BAB III METODE PENELITIAN
C. Instrumen Penelitian Dan Teknik Pengumpulan Data
1. Instrumen Penelitian Yaitu Soal Pengetahuan Laboratorium Kimia
Soal pengetahuan laboratorium, berupa seperangkat soal pengetahuan laboratorium. Sebelum digunakan, terlebih dahulu dilakukan validasi secara empiris, yaitu dengan mengujicobakan soal terlebih dahulu terhadap peserta didik di luar kelas penelitian. Soal kelas validasi terdiri atas 105 butir dan dikembangkan dengan mengacu pada pengetahuan alat, bahan, simbol-simbol bahaya, keselamatan kerja, dan teknik dasar penggunaan alat, dengan alternatif jawaban a,b,c,d dan e. setiap soal hanya ada satu jawaban yang benar. Penyusunan soal didahului dengan pembuatan kisi-kisi soal pengetahuan laboratorium seperti terlihat pada tabel 2.
43
Tabel 2. Kisi-Kisi Soal Pengetahuan Laboratorium Kimia Kelas Validasi No Aspek yang diukur C1 C2 Jumlah soal
awal
Jumlah soal validasi 1. Nama dan fungsi alat-alat
laboratorium kimia a. Alat-alat gelas 1. Gelas ukur 1 1 2. Gelas kimia 3*,4* 2 3. Erlenmeyer 5*,6* 2 4. Tabung reaksi 2* 1 5. Gelas arloji 7*,8*,9* 3 6.Pipet (tetes, volum,
gondok). 10*,11*,12*,14 *,23 5 7. Labu ukur 13,18* 2 8. Corong pisah 15,19*,21* 3 9. Buret 20* 1 10. Kondensor 22* 1 11. thermometer 24* 1 12. Corong gelas 25 1
b. Alat berbahan besi
1. Spatula 26* 1
2. Kaki tiga 27* 1
3. Kasa asbes 28* 1
c. penjepit tabung reaksi 29* 1
d. Neraca analitis 16* 1
e. Kertas saring 17* 1
2 Zat (bahan ) kimia
1. Bahan kimia beracun atau toksik
30*,31* 32* 3
2. Bahan kimia korosif atau Iritant
33*,40 34*,36*,41 5
3. Bahan kimia mudah Terbakar (flammable substance)
37* 39* 2
4. Bahan kimia mudah meledak atau eksplosif ( eksplosif substance)
44 5. Bahan kimia oksidator
(oxidizing agents)
43*,44*,45* 3
6. Bahan kimia reaktif terhadap air (water reactive substances)
46*,47* 38* 3
7. Bahan kimia reaktif terhadap asam (acid reactive substnces)
48 1
8. Gas bertekanan tinggi. 49*,50 2 9. Bahan kimia reaktif
Terhadap cahaya Matahari 42* 1 3 Simbol-simbol bahaya 1.Tujuan pemberian Simbol 51 1 2.Simbol-simbol Berbahaya 52*,53*,54,55, 56,57*,58*,59* ,60,61 62,*63 12 4 Keselamatan kerja 1. Pencegahan terjadinya
Kecelakaan kerja selama praktikum berlangsung 64,66*,67*,68* ,69*,70*,71*, 76,78 79*,80*,81* 12 2.Bahaya kecelakaan Akibat sarana Laboratorium 65 1 a. Listrik 72*,73 2 b. Air 74* 1 3.Tindakan PPPK Terhadap korban Kecelakaan a. Luka bakar 75* 82* 2 b. Keracunan 77 83 2
5 Teknik dasar penggunaan alat labolatorium 1. Memanaskan zat dalam tabung reaksi
84 98*,99 3
2. Mengukur volume zat Cair
45
3.Menggunakan pipet tetes 86 1 4. Mengambil larutan
dengan pipet volum
87* 1 5. Menggunakan Termometer 88* 1 6. Menimbang dengan neraca o”house” 89 1 7. Mengencerkan asam Pekat 90* 100* 2
8.Mengambil larutan asam Pekat
91*,92 2
9. Membuang sisa bahan kimia yang tidak terpakai 93 1 10. Penggunaan buret 94 103,104* 3 11. Cara aman mengidentifikasi gas 95,105 2
12.Cara membaca skala Alat
96* 1
13. Menghaluskan bahan kimia dalam bentuk bongkahan
97* 1
14. Mengukur pH Larutan 101* 1 15. Tehnik mendekantir 102 1
Jumlah 105
Keterangan : * = Nomor butir soal yang gugur
Penskoran soal objektif ini menggunakan penskoran dikhotomi asli yaitu Skor satu (1) untuk jawaban benar dan skor nol (0) untuk jawaban salah.
Validasi empiris masing-masing butir soal pengetahuan laboratorium dianalisis menggunakan software Anates.
46
Anates merupakan sebuah program aplikasi komputer yang bertujuan untuk menganalisis butir soal. Program ini sangat bermanfaat khususnya bagi para guru umumnya para pemerhati evaluasi pendidikan. Program ini dikembangkan oleh Bapak Drs. Karnoto, M.Pd. seorang dosen Psikologi di UPI dan Bapak Yudi Wibisono, S.T. seorang Konsultan komputer.
A.Fasilitas yang ada dalam program Anates a) Penyekoran Data, meliputi:
1) Memasukan skor data hasil tes
2) Membobot skor data sesuai yang dibutuhkan b)Pengolahan Data, meliputi:
1) Kelompok unggul dan asor 2) Daya Pembeda
3) Tingkat Kesukaran Soal
4) Korelasi skor butir soal dengan skor total 5) Kualitas pengecoh
6) Reliabilitas B. Menginstall Anates
Untuk menggunakan program ini, sebelumnya program perlu diinstalkan pada Komputer. Cara menginstalnya adalah:
a) Buka dan kopikan file master ANATES (baik melalui CD maupun Flashdisk) b) Klik START > RUN > BROWSE > Pilih file ANATES sesuai drive yang ada
47
c) Kemudian klik OPEN > OK akan muncul seperti berikut:
d) Klik SELANJUTNYA hingga INSTALASI selesai
e) Jika instalasi berhasil ICON ANATES akan muncul pada layar (desktop)
C.Memulai ANATES
1. Klik Icon ANATES dua kali
48
3. Memasukkan Data, klik Buat File Baru, isikan data seperti berikut:
4. Jika sudah terisi Jumlah Subjek, Jumlah butir soal, dan Jumlah Pilihan Jawaban, klil OK, muncul seperti berikut:
5. Contoh pengisian data:
49 Masukkan nama siswa pada kolom nama/subjek
Masukkan jawaban siswa pada sel/kolom yang berwarna putih, jika siswa tidak menjawab isikan tanda bintang (*)
6. Fungsi-fungsi pada Menu Bar a. Kembali ke menu Utama
Jika diklik menu ini,tampilan akan ke tampilan pertama membuka program b. Buat File Baru
Untuk memasukkan data baru, klik menu Buat File Baru, kemudian isikan data-data seperti pada langkah di atas
c. Simpan
Data yang sudah dimasukkan simpan atau saving pada harddisk untuk pengamanan data
50 d. Baca File
Menu ini untuk membuka file yang sudah ada pada data sebelumnya Misal untuk mengeditnya kembali
e. Cetak
Menu ini untuk mencetak lembar yang dibutuhkan, misalnya data keseluruhan atau suatu hasil olahan data.
7. Untuk pengamanan, data yang sudah diisikan disimpan (saving) dalam harddisk, dengan mengklik menu Simpan yang ada pada menu bar di bagian atas
8. Jika data sudah diisikan pada kolom yang tersedia, maka data tersebut sudah siap untuk diolah sesuai keperluan dalam menganalisis butir soal.
D.Penyekoran
Menu penyekoran untuk melihat hasil jawaban siswa. Jawaban benar ditandai dengan angka 1, jawaban salah 0 (-), dan tidak menjawab dengan tanda bintang (*). Contoh:
51 E. Skor dibobot
Menu ini untuk melihat jumlah hasil jawaban siswa. Jika akan mengganti bobot skor klik Ganti Bobot (bagian kanan atas). Bobot standar 1 jawaban benar = bernilai 1.
52
Misalnya data di atas bobotnya diubah menjadi 1 jawaban benar = bernilai 5, jawaban salah = bernilai -1, dan tidak menjawab = bernilai 0, maka data akan berubah seperti berikut:
53
Perhatikan kolom SKr bobot, berbeda dengan tampilan di atasnya. F. Reliabilitas
54
Hasil olahan data yang diperoleh pada menu ini adalah: Rata-rata nilai = 50,88
Simpangan baku = 9,29 Korelasi XY = 0,89 Reliabilitas = 0,94
55 G.Kelompok Unggul dan Asor
Untuk keperluan analisis butir soal yang dianalisis adalah 27% dari kelompok unggul dan 27% dari kelompok asor
H.Daya Pembeda
Daya pembeda merupakan perbandingan jawaban siswa kelompok unggul dan kelompok asor. Soal yang dianggap baik antara kelompok unggul dan kelompok asor memiliki perbedaan yang signifikan. Semakin besar perbedaannya dianggap semakin baik dan sebaliknya. Jika Perbedaanya negatif soal dianggap menyesatkan.
56 I. Tingkat Kesukaran
Tingkat kesukaran merupakan perbandingan antara jumlah jawaban benar dari setiap nomor soal dengan jumlah subjek.
57 J. Korelasi Butir dengan Skor Total
Butir soal yang memiliki korelasi tinggi dianggap sebagai soal yang lebih baik dibandingkan dengan butir soal yang nilai korelasinya rendah. Dengan demikian soal yang memiliki korelasi tinggi dianggap sebagai signifikan untuk digunakan pada tes berikutnya, dan sebaliknya.
K.Kualitas Pengecoh
Kualitas Pengecoh merupakan hasil analisis untuk melihat alternatif (option atau pilihan) jawaban yang baik untuk digunakan kembali dan alternatif jawaban yang buruk agar diubah atau diganti.
58 L. Olah Semua Otomatis
Jika ingin melihat hasil pengolahan secara menyeluruh, klik Olah Semua Otomatis (Yudha Andana Prawira,2008).
59
Uji Validitas masing-masing butir soal dilakukan dengan software anates. Pengujian dilakukan pada kelas XII IPA sebanyak 26 peserta didik kemudian jumlah soal yang diuji yaitu sebanyak 105 butir soal. Uji validitas tes dapat diukur dengan melihat korelasi skor butir soal (skor item) atau dibandingkan dengan r tabel 5% (0.404). Jika korelasi skor ≥ r Tabel maka soal tersebut Valid atau sebaliknya jika korelasi skor ≤ r Tabel maka soal tersebut Tidak Valid. Hasil pengolahan data dapat dilihat pada lampiran 12.
Menurut Zainal Arifin,(2014). Kriteria indikator pengukuran reliabilitas dalam penelitian ini yang digunakan adalah sebagai berikut:
0,00-0,20 : Sangat Rendah 0,21-0,40 : Rendah
0,41-0,60 : Cukup 0,61-0,80 : Tinggi 0,81-1,00 : Sangat tinggi
Hasil pengukuran reliabilitas terhadap soal yang akan diujikan termasuk reliabilitas sangat tinggi yaitu mempunyai nilai Reliabilitas tes = 0,94. Yang dapat dilihat pada lampiran 11. Berdasarkan kriteria yang terdapat diatas dapat disimpulkan bahwa soal yang akan diujikan mempunyai reliabilitas sangat tinggi dengan demikian soal tersebut memenuhi persyaratan untuk digunakan dalam penelitian.
60 2. Teknik Pengumpulan Data
Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik ujian (tes).
Teknik ujian dilakukan untuk mengumpulkan data kemampuan laboratorium kimia peserta didik. Pada teknik ini digunakan instrumen berupa soal objektif/pilihan ganda, yang kemudian diujikan kepada peserta didik kelas XI IPA 2 dan kelas XI IPA 4 sebanyak 56 peserta didik.
D. Penentuan Persentase Dan Kriteria Dalam Pengetahuan Laboratorium