• Tidak ada hasil yang ditemukan

METODE PENELITIAN A.Jenis Penelitian

G. Instrumen Penelitian

Instrumen penelitian yang dilakukan oleh peneliti adalah instrumen berupa tes dan non tes. Instrumen tes dilakukan untuk mengetahui dan mengukur hasil prestasi siswa, sedangkan instrumen non tes dilakukan untuk mengetahui tingkat minat siswa.

1. Tes a. Kuis

Kuis diberikan kepada siswa setiap awal pembelajaran sebagai bahan apersepsi mengenai mata pelajaran yang telah dipelajari sebelumnya. Kuis juga digunakan untuk mengetahui seberapa paham siswa dalam mempelajari materi yang sudah diberikan pada pertemuan sebelumnya. Kuis ini diberikan hanya sebagai cara untuk mengetahui apakah siswa belajar dengan membuat peta konsep dan benar-benar

sudah memahami materi atau belum. Jika hasil yang diperoleh siswa mencapai KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal) maka dapat dikatakan siswa sudah mengerti.

b. Tes sebagai instrumen pengumpulan data adalah serangkaian pernyataan/latihan yang digunakan untuk mengukur ketrampilan pengetahuan, intelegensi, kemampuan atau bakat yang dimiliki individu/kelompok. Peneliti melaksanakan tes akhir atau ulangan akhir pada akhir pertemuan untuk mengetahui prestasi yang dicapai oleh siswa apakah prestasi yang dicapai baik atau tidak dalam menggunakan model pembelajaran mind map atau peta konsep dalam pembelajaran matematika di kelas. Soal ulangan terdiri dari 10 soal dimana tersusun dari bebrapa soal dalam kategori tingkat kesulitan yang mudah, sedang dan tinggi. Diharapkan siswa dapat memperoleh hasil yang memuaskan dan memenuhi KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal) yang sudah ditentukan oleh guru.

2. Non Tes

a. Instrumen non tes berupa instrumen pembelajaran yang digunakan untuk mengamati penerapan model pembelajaran mind map atau peta konsep pada materi matriks. Instrumen pembelajaran berupa Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) pada materi matriks dengan menggunakan model pembelajaran mind map atau peta konsep. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) terdiri dari tiga kali

pertemuan dengan alokasi waktu 90 menit setiap pertemuan. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) mencakup beberapa komponen, yaitu: kompetensi inti, kompetensi dasar, indikator, tujuan pembelajaran, materi pembelajaran, metode pembelajaran, kegiatan pembelajaran, alat/media/sumber pembelajaran dan penilaian. Adapaun rencana pembelajaran yang akan dilaksanakan adalah

Pertemuan ke- Materi yang diajarkan

I Pengertian matriks dan

jenis-jenis matriks

II Kesamaan dan operasi

hitung pada matriks

III Invers matriks dan

determinan matriks

Keterlaksanaan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) diamati oleh tiga observer. Lembar pengamatan Keterlaksanaan Rencana Pembelajaran (RPP) berisi mengenai langkah-langkah kegiatan pembelajaran yang sesuai dengan komponen-komponen pada Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Observer mencatat hasil pengamatan pada lembar pengamatan dengan memberi tanda chek list

( ) pada kolom “ya” untuk kegiatan yang terlaksana atau memberikan tanda chek list ( ) pada kolom “tidak” untuk kegaiatan yang tidak terlaksana. Contoh lembar pengamatan keterlaksanaan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) adalah sebagai berikut :

Aspek yang diamati Ya Tidak Catatan Perbaikan Kegiatan Pendahuluan

Apersepsi dan Motivasi

1 Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dengan menyapa dan memberi salam

2 Mengaitkan materi dengan

materi pembelajaran

sebelumnya

3 Mengajukan pertanyaan menantang untuk memotivasi 4 Mendemonstrasikan sesuatu

yang terkait dengan materi pembelajaran

5 Menyampaiakan manfaat materi pembelajaran

Penyampaian kompetensi dan rencana kegaitan

1 Menyampaikan kompetensi yang akan dicapai peserta didik

2 Menyampaikan rencana

kegaiatan misalnya, individual, kerja kelompok, dan melakukan observasi

Kegiatan inti

Penguasaan materi pembelajaran 1 Kemampuan menyesuaikan materi dengan tujuan pembelajaran

2 Kemampuan mengaitkan materi dengan pengetahuan lain yang relevan, perkembangan iptek, dan kehidupan nyata

3 Menyajikan pembahasan materi pembelajaran dengan tepat 4 Menyajikan materi secara

sistematis ( mudah ke sulit, dari konkrit ke abstrak)

Penerapan strategi pembelajaran yang mendidik

1 Melaksanakan pembelajaran sesuai dengan kompetensi yang akan dicapai

2 Melaksanakan pembelajaran secara runtut

3 Menguasai kelas

4 Melaksanakan pembelajaran yang menumbuhkan partisipasi aktif peserta didik dalam

mengajukan pertanyaan

5 Melaksanakan pembelajaran yang menumbuhkan partisipasi aktif peserta didik dalam mengemukakan pendapat

6 Melaksanakan pembelajaran

yang mengembangkan

ketrampilan peserta didik sesuai dengan materi ajar

7 Melaksanakan pembelajaran yang bersifat kontekstual

8 Melaksanakan pembelajaran

yang memungkinkan

tumbuhnya kebiasan dan sikap positif

9 Melaksanakan pembelajaran sesuai dengan alokasi waktu yang direncanakan

Penerapan pendekatan saintifik 1 Memfasilitasi dan menyajikan

kegiatan peserta didik untuk mengamati

2 Memancing peserta didik untuk bertanya apa, mengapa dan bagaimana

3 Memfasilitasi dan menyajikan kegiatan bagi peserta didik untuk mengumpulkan informasi

4 Memfasilitasi dan menyajikan kegiatan bagi perserta didik untuk mengasosiasikan data dan informasi yang dikumpulkan 5 Memfasilitasi dan menyajikan

kegiatan bagi peserta didik untuk mengkomunikasikan pengetahuan dan ketrampilan yang diperolehnya

Pemanfaatan sumber belajar/ media dalam pembelajaran

1 Menunjukkan keterampilan dalam penggunaan sumber belajar bervariasi

2 Menunjukkan keterampilan dalam penggunaan media pembelajaran

3 Melibatkan peserta didik dalam pemanfaatan sumber belajar 4 Melibatkan peserta didik dalam

pemanfaatan media

pembelajaran

5 Menghasilkan pesan yang menarik

Pelaksanaan penilaian

pembelajaran

1 Melaksanakan penilaian sikap 2 Melaksanakan penilaian

pengetahuan

3 Melaksanakan penilaian keterampilan

Pelibatan peserta didik dalam pembelajaran

1 Menumbuhkan partisipasi aktif peserta didik melalui interaksi guru, peserta didik, sumber belajar

2 Merespon positif partisipasi peserta didik

3 Menunjukkan sikap terbuka terhadap respons peserta didik 4 Menunjukkan hubungan antar

pribadi yang kondusif

5 Menumbuhkan keceriaan atau antusiasme peserta didik dalam belajar

Penggunaan bahasa yang benar dan tepat dalam pembelajaran 1 Menggunakan bahasa lisan

secara jelas dan lancar

2 Menggunakan bahasa tulis yang baik dan benar

Penutup pembelajaran

1 Memfasilitasi dan membimbing peserta didik merangkum materi pelajaran

2 Menfasilitasi dan membimbing peserta didik untuk merefleksi proses dan materi pelajaran 3 Memberikan tes lisan atau

tulisan

4 Mengumpulkan hasil kerja sebagai bahan portofolio

5 Melaksanakan tindak lanjut dengan memberikan arahan kegiatan berikutnya dengan tugas pengayaan

Jumlah

Analisis data keterlaksanaan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dengan model pembelajaran menggunakan mind map

atau peta konsep menggunakan rumus sebagai berikut :

PERINGKAT NILAI

Amat Baik (AB)

Baik (B)

Cukup (C)

Kurang (K)

Analisis data keterlaksanaan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dapat dilakukan setalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) telah disetujui oleh dosen dan guru sebelum digunakan dalam penelitian meskipun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang dibuat adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) kolaborasi yang dibuat oleh peneliti dan guru namun peneliti tetap melaksanakan Telaah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) agar tidak terjadi kesalahan baik dalam penyususnan maupun dalam pelaksanaanya nanti. Telaah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang akan digunakan ditelaah dengan instrumen telaah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) sebagai berikut :

No Komponen Rencana Pelaksanaan Pembelajaran

Hasil Penelaah dan Skor Catatan Revisi

1 2 3

A Identitas Mata Pelajaran Tidak ada

Kurang Lengkap

Sudah Lengkap 1 Terdapat : satuan pendidikan,

kelas, semester, mata

pelajaran jumlah pertemuan B Kompetensi Inti dan

Kompetensi Dasar Tidak Sesuai Sesuai Sebagian Sesuai Seluruhnya 1 Kompetensi Inti 2 Kompetensi Dasar

C Perumusan Indikator Tidak Sesuai Sesuai Sebagian Sesuai Seluruhnya 1 Kesesuaian dengan Kompetensi Dasar

2 Kesesuaian penggunaan kata kerja operasional dengan kompetensi yang diukur 3 Kesesuaian rumusan dengan

aspek pengetahuan

4 Kesesuaian rumusan dengan aspek ketrampilan D Perumusan Tujuan Pembelajaran Tidak Sesuai Sesuai Sebagian Sesuai Seluruhnya 1 Kesesuaian dengan KD

2 Kesesuaian dengan indikator

3 Kesesuaian perumusan

dengan aspek Audience, Behaviour, Condition, dan Degree

E Pemilihan Materi Ajar Tidak Sesuai Sesuai Sebagian Sesuai Seluruhnya 1 Kesesuaian dengan KD

2 Kesesuaian dengan tujuan pembelajaran

3 Kesesuaian dengan

karakteristik peserta didik 4 Keruntutan uraian materi

F Pemilihan Sumber Belajar Tidak Sesuai

Sesuai Sebagian

Sesuai Seluruhnya

1 Kesesuaian dengan Tujuan Pembelajaran

2 Kesesuaian dengan materi pembelajaran

3 Kesesuaian dengan pendekatan saintifik

4 Kesesuaian dengan

karakteristik peserta didik

G Pemilihan Media Belajar Tidak Sesuai

Sesuai Sebagian

Sesuai Seluruhnya 1 Kesesuaian dengan tujuan

pembelajaran

2 Kesesuaian dengan materi pembelajaran

3 Kesesuaian dengan

pendekatan saintifik

4 Kesesuaian dengan

karakteristik peserta didik

H Model Pembelajaran Tidak Sesuai

Sesuai Sebagian

Sesuai Seluruhnya 1 Kesesuaian dengan tujuan

pembelajaran

2 Kesesuaian dengan

karakteristik materi

I Metode Pembelajaran Tidak

Sesuai

Sesuai

Sebagian

Sesuai

Seluruhnya 1 Kesesuaian dengan tujuan

pembelajaran

2 Kesesuaian dengan

karakteristik materi

3 Kesesuaian dengan

karakteristik peserta didik

J Skenario Pembelajaran Tidak

Sesuai Sesuai Sebagian Sesuai Seluruhnya 1 Menampilkan kegiatan

pendahuluan, inti, dan penutup dengan jelas

2 Kesesuaian kegiatan dengan pendekatan saintifik ( mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, mengasosiasikan informasi, mengkomunikasikan)

3 Kesesuain dengan metode

pembelajaran

4 Kesesuaian kegaiatan dengan sistematika/keruntutan materi 5 Kesesuaian alokasi waktu

kegiatan pendahuluan,

kegiatan inti dan kegiatan penutup dengan cakupan materi K Rancangan Penilaian Pembelajaran Tidak Sesuai Sesuai Sebagian Sesuai Seluruhnya

1 Kesesuain bentuk, tehnik dan instrumen dengan indikator pencapaian kompetensi 2 Kesesuaian antara bentuk,

tehnik dan istrumen penilaian sikap

3 Kesesuaian antara bentuk,

tehnik dan instrumen

penilaian pengetahuan 4 Kesesuain antara bentuk,

tehnik dan instrumen

penilaian ketrampilan Jumlah Skor

Analisis telaah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) menggunakan rumus sebagai berikut :

PERINGKAT NILAI

Amat Baik (AB)

Baik (B)

Cukup (C)

Kurang (K)

b. Instrumen non tes digunakan untuk mengetahui seberapa besar minat siswa terhadap mata pelajaran matematika menggunakan model pembelajaran mind map atau peta konsep. Instrumen non tes dilakukan dengan cara memberikan kuisoner kepada siswa berupa pernyataan-pernyataan mengenai ketertarikan atau minat. Pernyataan yang harus diisi oleh siswa sesuai dengan apa yang terjadi pada siswa pada setiap kolom pernyataan. Pernyataan kuisoner minat terdapat 20 pernyataan yang mencakup 10 pernyataan positif dan 10 pernyataan negatif. Peneliti membuat kuisoner minat berdasarkan indikator kuisoner minat dan pengisian kuisoner dengan cara memberikan tanda check list ( ) pada kolom pilihan jawaban yang sudah disediakan, dimana pilihan jawabannya adalah Sangat Sesuai (SS), Sesuai (S), Tidak Sesuai (TS),

dan Sangat Tidak Sesuai (STS). Berikut kisi-kisi kuisoner penelitian minat : No Indikator Pernyataan Positif Pernyataan Negatif 1 Minat bobot egosentris,

artinya jika seseorang

senang terhadap

sesuatu, maka akan timbul hasrat untuk memilikinya 1 , 2 , dan 15 17 , 3 , dan 6 2 Minat berbobot emosional. Minat berhubungan dengan perasaan , maksudnya

bila suatu objek

dihayati sebagai sesuatu yang sangat berharga,

maka akan timbul

perasaan senang yang akhirnya dapat diminati

4 11

3 Minat bergantung pada

kegiatan belajar.

Kesiapan belajar

merupakan salah satu penyebab

meningkatnya minat

seseorang.

10 dan 14 5 , 13 , dan 16 Tabel 3.6 Kisi-Kisi Kuisoner Minat Siswa

4 Minat tergantung pada kesempatan belajar.

Kesempatan belajar

merupakan faktor yang sangat berharga, sebab

tidak semua orang

dapat memilikinya. 7 18 5 Perkembangan minat mungkin terbatas. Keterbatasan ini mungkin dikarenakan

keadaan fisik yang tidak memungkinkan.

9 dan 12 8

6 Respon dan rasa suka

terhadap model

pembelajaran yang

digunakan.

19 20

c. Lembar wawancara

Lembar wawancara yang dibuat oleh peneliti berupa lembar-lembar pertanyaan yang dibuat dan dipersiapkan yang ditujukan untuk beberapa siswa. lembar wawancara ini dibuat untuk mengetahui apakah siswa benar-benar berminat belajar matematika dan senang dalam belajar menggunakan model pembelajaran mind map atau peta konsep. Pertanyaan-pertanyaan yang diajukan kepada siswa adalah sebagai berikut :

1. Apakah kamu merasa senang belajar matematika?

2. Apakah pelajaran matematika merupakan mata pelajaran yang kamu sukai ?

3. Apakah kamu memiliki catatan matematika yang lengkap dan rapi?

4. Apakah kamu bisa memahami pelajaran matematika dengan model pembelajaran yang dilakukan oleh guru ?

5. Catatan yang rapi dan lengkap dapat membantu kamu dalam belajar ?

6. Apakah kamu selalu belajar di rumah dan selalu mengerjakan PR?

7. Ketika guru menjelaskan kamu selalu memperhatikan atau sibuk sendiri dengan teman sebelah ?

8. Apakah kamu selalu mendapatkan nilai yang maksimal dalam mata pelajaran matematika baik dalam tugas ataupun nilai ulangan ?

9. Apakah kamu rajin dalam berlatih mngerjakan soal-soal ? 10.Kesulitan apa yang kamu hadapi dalam mempelajari

matematika ?

11.Apakah dengan model pembelajaran mind map atau peta konsep dapat membantu kamu dalam belajar?

12.Menurut kamu lebih menarik mana belajar menggunakan catatan yang dibuat menarik seperti mind map atau peta konsep atau dengan buku catatan yang biasa kamu buat?

13.Manfaat apa yang kamu dapatkan dengan membuat ringkasana dalam bentuk mind map atau peta konsep?

14.Kesulitan apa yang kamu temui ketika membuat mind map

atau peta konsep?

15.Apakah belajar menggunakan mind map atau peta konsep lebih membantu kamu dalam mendapatkan nilai yang lebih bagus dari biasanya?

H. Validasi dan reliabilitas

Dokumen terkait