PERSETUJUAN TETANGGA TERDEKAT
NO KOMPONEN URAIAN
39. Izin Pemamfaatan Air Bawah Tanah Sumur Bor
NO. KOMPONEN URAIAN
1. Dasar Hukum 1. Pasal 10, Pasal 12 ayat (3), Pasal 13 ayat (5), Pasal 37 ayat (3), Pasal 57 ayat (3), Pasal 58 ayat (2), Pasal 60, Pasal 69, dan Pasal 76 Undang- Undang Nomor 7 Tahun 2004 tentang Sumber Daya Air, perlu menetapkan Peraturan Pemerintah tentang Air Tanah.
2. Pasal 5 ayat (2) Undang–Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945;
3. Undang–Undang Nomor 7 Tahun 2004 tentang Sumber Daya Air (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 32, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4377)
4. Peraturan Bupati Raja Ampat Nomor 10 Tahun 2018 Tentang Pelimpahan Wewenang Bupati Kepada Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Dalam Pelayanan Perizinan dan Non Perizinan;
5. Peraturan Bupati Raja Ampat Nomor 11 Tahun 2018 Tentang Standar Operasional Prosedur Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Raja Ampat
2. Persyaratan Pelayanan
1. Surat permohonan yang didalamnya terdapat pernyataan kebenaran dan keabsahan dokumen
& data di atas kertas bermatrai Rp 6000 2. Indentitas Pemohon/Penangung Jawab
3. WNI : Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK) (Fotokopi)
4. WNA : Kartu Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS) atau VISA / Paspor (Fotokopi)
5. Jika dikuasakan Surat kuasa di atas kertas bermaterai RP 6.000 dan KTP orang yang diberi kuasa
6. Jika Badan Hukum / Badan Usaha
7. Akta pendirian dan perubahan (Kantor Pusat dan Kantor Cabang, jika ada) (Fotokopi)
8. SK pengesahan pendirian dan perubahan (Fotokopi) yang dikeluarkan oleh
9. Kemenkunham, jika PT danYayasan 10.Kementrian, jika Koperasi
11.Pengadilan Negeri, jika CV 12.NPWP Badan Hukum (Fotokopi) 13.Neraca Penggunaan Air
14.Hasil analisa kualitas air dari laboratorium yang diakui oleh pemerintah
15.Laporan Pemakaian Air Tanah, 6 bulan terakhir.
16.Lembar perhitungan neraca kebutuhan pemakaian air 12 bulan terakhir Lembar perhitungan neraca kebutuhan pemakaian air 12 bulan terakhir
17.Surat pernyataan di atas kertas bermaterai Rp 6.000 yang menyatakan
18.Pembuatan sumur resapan
19.Pemanfaatan air tanah sumur pantek sebagai cadangan
20.Pembuatan bak meter air yang laik dan mudah diperiksa untuk melindungi meter air
21.Data Teknis Sumur (terlampir) 22.Surat Izin Bor (SIB) (Fotokopi)
23.Izin Pemanfaatan Air Bawah Tanah Sumur Bor, terdahulu (bila perpanjangan)
3. Sistem,
mekanisme dan prosedur
1. Menerima, meneliti, mencek list formulir permohonan yang sudah diisi dan di ttd diatas meterai 6000 dgn kelengkapan persyaratan serta memutuskan. Jika berkas lengkap dan benar secara administratIf, maka menyampaikan jadwal peninjauan lapangan, menyerahkan tanda bukti penerimaan berkas dan menginformasikan kepada pemohon "status permohonan diterima secara administrasi" by system (tracking data) serta menyerahkan satu rangkap berkas permohonan lengkap kepada Tim Teknis. Jika berkas tidak lengkap dan benar secara administrasi, maka berkas dikembalikan kepemohon
2. Menerima berkas permohonan yang lengkap dan benar secara admnistratif, mevalidasi keteknisan dan menyiapkan bahan dan alat untuk peninjauan lapangan serta mengupdate "status pemeriksaan teknis" kepada pemohon by system (tracking data).
3. Melakukan Pemeriksaan lapangan, melakukan verifikasi / validasi di lapangan, meneliti / menguji secara keteknisan di lapangan, membuat dan menandatangani Berita Acara Pemeriksaan Lapangan (BPAL) bersama Pemohon saat peninjauan lapangan dan membubuhkan stempel dari pemohon (bila badan usaha).
4. Mengumpulkan dan mengkaji data / informasi lapangan, membuat dan menandatangani Berita Acara Pemeriksaan Teknis (BAPT) pada kolom
"dibuat oleh", mencatat / merekam dan mendokumentasikan.
5. Menerima, dan meneliti berkas permohonan beserta kelengkapan persyaratannya, BAPL yang
sudah di ttd Tim Teknis Bersama dan pemohon, BAPT yg sdh di tanda tangan Tim Teknis Bersama. Jika Ya sesuai, maka menandatangani perhitungan biaya retribusi dan menandatangani BAPT pada kolom "disetujui oleh" serta mencatat / merekam dan menyerahkan kepada Kabid Pelayanan Teknis. Jika Tidak sesuai, maka mengembalikan kepada Tim Teknis Bersama utk diperbaiki.
6. Menerima, meneliti dan memutuskan berkas permohonan yg telah dilengkapi BAPL yg dittd Tim Teknis Bersama dan pemohon, BAPT yang sudah dittd Tim Teknis Bersama dan Kordinator Tim Teknis. Jika Ya sesuai secara keteknisan, maka menandatangani BAPT pada kolom "ditetapkan oleh" dan menyerahkan ke Kasubbag Keuangan.
Jika Tidak sesuai secara keteknisan, maka menandatangani BAPT pada kolom "ditetapkan oleh"dan menugaskan Kord Tim Teknis utk mencatat / merekam pada Buku Agenda Penolakan, mendokumentasikan dan menyerahkan kepada Kabid Pelayanan Administrasi.
7. Menerima berkas permohonan yg telah dilengkapi BAPL yg dittd Tim Teknis Bersama dan Pemohon, BAPT yg dittd Kabid Pel Teknis, Kord Tim Teknis
& Tim Teknis Bersama, dan menerbitkan dan mencetak SIPA Bor, membubuhkan paraf pada SIPA Bor dan mencatat / merekam pada Buku Agenda Kasubbag Umum.
8. Menerima berkas permohonan yg telah dilengkapi BAPL yg dittd Tim Teknis Bersama dan Pemohon, BAPT yg dittd Kabid Pel Teknis, Kord Tim Teknis
& Tim Teknis Bersama, dan SIPA Bor yg sudah di paraf Kasubbag Umum serta membubuhkan paraf pada SIPA Bor.
9. Menerima dan meneliti; berkas permohonan yg telah dilengkapi BAPL yg dittd Tim Teknis Bersama dan Pemohon, BAPT yg dittd Kabid Pel Teknis, Kord Tim Teknis & Tim Teknis Bersama, dan SIPA Bor yg sudah di paraf Kasubbag Umum dan Sekretaris BPTSP. serta memutuskan. Jika Ya Sesuai, maka menandatangani SIPA Bor. Jika Tidak Sesuai, maka mengembalikan kepada Sekretaris BPTSP utk koordinasi perbaikan.
10.Menerima berkas permohonan yg telah dilengkapi BAPL yg dittd Tim Teknis Bersama dan Pemohon, BAPT yg dittd Kabid Pel Teknis, Kord Tim Teknis
& Tim Teknis Bersama, dan SIPA Bor yg sudah di paraf Kasubbag Umum, Sekretaris BPTSP & dittd
Kepala BPTSP, memberikan nomor dan menstempel pd SIPA Bor, mencatat/merekam pd buku agenda/database, mengupdate "status Izin/Non Izin disetujui" by system (tracking data), menyerahkan (salinan, berkas permohonan dan hasil proses) kepada Kabid Pelayanan Administrasi utk diarsipkan, serta menyerahkan SIPA Bor asli yg dittd Ka BPTSP kepada Kabid Pel Administrasi untuk diserahkan kepada pemohon melalui Tim Administrasi.
11.Menerima seluruh berkas permohonan, hasil proses, salinan SIPA Bor, SIPA Bor asli yang sudah dittd Kepala BPTSP, mencatat/merekam pd buku agenda/database, mengupdate "status Izin/Non Izin siap diambil" by system (tracking data), menghubungi pemohon (email/telepon), mengarsipkan (salinan SIPA Bor, berkas permohonan dan hasil proses), dan menyerahkan SIPA Bor yg sudah dittd Ka BPTSP kepada Tim Administrasi utk diserahkan kepada Pemohon.
12.Menerima SIPA Bor yang telah ditandatangani Kepala BPTSP, sudah diberi nomor, dan sudah dibubuhkan stempel basah, mencetak tanda pengambilan Izin/Non Izin, mencatat, menerima dan menyerahkan arsip tanda bukti pengambilan Izin/Non
13.Izin yg sudah dittd pemohon/kartu identitas/kuasa kepada Kabid Pel Administrasi 4. Jangka waktu
penyelesaian 30 hari kerja, apabila persyaratan lengkap dan benar 5. Biaya/tarif Tidak dipungut biaya
6. Produk pelayanan Dokumen Izin Pemamfaatan Air Bawah Tanah Sumur Bor
7. Sarana, prasarana
dan/atau fasilitas Sesuai Standar Pelayanan Perizinan.
8. Kompetensi
Pelaksana Sesuai Standar Pelayanan Perizinan.
9. Pengawasan
internal Dilakukan secara berjenjang dan terus menerus 10. Penanganan
pengaduan, Saran dan Masukan
Sesuai Standar Pelayanan Perizinan
11. Jumlah pelaksana 7 orang 12. Jaminan
pelayanan Sesuai maklumat pelayanan 13. Jaminan
keamanan dan keselamatan pelayanan
Penyelenggaraan pelayanan perizinan dilaksanakan di ruang/gedung yang memiliki tingkat keamanan dan kenyaman yang baik
14. Evaluasi kinerja
Pelaksana 1. Evaluasi kinerja pelaksana secara periodik dilakukan sedikitnya 3 bulan sekali;
2. Hasil evaluasi digunakan untuk mengukur keberhasilan dan mengetahui hambatan yang ditemukan dalam pelaksanaan pelayanan serta merumuskan langkah perbaikan.