• Tidak ada hasil yang ditemukan

NAMA ; KELAS :

A. Jawablah pertanyaan dibawah ini dengan memberi silang (X) pada a,b,c atau d!

1. Pasar yang harga barangnya bisa ditawar disebut … a. Pasar produksi b. Pasar swalayan

c. Pasar loak d. Pasar tardisional

2. Pasar yang pembelinya mengambil barang-barang sendiri disebut … a. Toko b. Warung c. Swalayan d. Kedelai

3. Suatu alat yang dijadikan sebagai alat tukar masa kini adalah … a. Emas b. Uang c. Barang d. Perak

4. Kegunaan uang yang paling pokok adalah …

a. Alat pemindah kekayaan b.Alat penimbun kekayaan c. Satuan hitung d. Alat tukar menukar

5. Menggunakan uang sesuai kebutuhan kita berarti kita … a. Hemat b. Kikir c. Rakus d. Pelit

6. Nama mata uang Negara kita adalah …

a. Dollar b. Rupiah c. Ringgit d. Real

7. Tujuan manusia bekerja adalah …

a. Untuk memenuhi kebutuhan hidup b. Untuk bersenang – senang c. Untuk bermalas – malasan d. Untuk berfoya - foya

8. Tempat bertemunya antara penjual dan pembeli adalah … a. Sekolah b. Pasar c. Bioskop d. Kantor

9. Alat pembayaran yang sah dan umujm dipakai oleh masyarakat adalah … a. Uang b. Cek c. Wesel d. Giro

Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan benar ! 1. Apa yang dimaksud dengan pasar ?

... ... 2. Jelaskan apa yang dimaksud transaksi jual beli !

... ... 3. Bagaimana harga barang dagangan di pasar swalayan ?

... 4. Untuk mendapatkan harga barang yang murah pembeli harus pandai ...

5. Murid - murid sekolah membeli buku di ... 6. Pasar adalah merupakan suatu tempat yang digunakan untuk melakukan kegiatan ...

7. Tempat bertemunya penjual dan pembeli untuk melakukan transaksi disebut ...

8. Koperasi sekolah didirikan untuk memenuhi kebutuhan para ... 9. Kita disuruh ibu membeli gula pasir, seharusnya kita pergi ke ... 10. Andi belanja di toko swalayan. Andi membayar di ...

NO Pertanyaan Ya Tidak Biasa

1

Pembelajaran IPS dengan metode field trip sangat menarik, karena siswa berinteraksi langsung dengan para penjual di pasar

2

Pembelajaran IPS dengan metode field trip tidak membosankan, karena saya jarang belajar di lingkungan terbuka atau alam

bebas.

3

Pembelajaran IPS dengan metode field trip membuat siswa menjadi aktif, karena dalam metode ini siswa langsung turun ke lapangan untuk membelanjakan uang.

4

Pembelajaran IPS dengan metode field trip memotivasi siswa untuk menyukai pembelajaran IPS

5

Siswa senang dengan cara guru mengajar melalui metode field trip karena secara langsung siswa mempraktekkan apa yang

dipelajari

6

Pembelajaran Field Trip membuat siswa lebih paham materi yang diajarkan

7

Metode Field trip membuat kegiatan pembelajaran lebih berkesan dan tak terlupakan karena siswa menjadi pelaku

Siswa-siswi pada saat pretest dan post test

Siswa – siswi pada saat field trip ke warung

Siswa – Siswi Field Trip ke koperasi sekolah

A. Satuan Pendidikan : MI Mu’awanatul Ikhwan B. Mata Pelajaran : IPS

C. Kelas/ Semester : III / Genap

D. Materi Pokok/ Topik : Kegiatan Jual Beli

E. Pertemuan Ke- : 10

F. Alokasi Waktu : 2 x 35 Menit

G. Kompetensi Inti :

3.Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati (mendengar, melihat, membaca) dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah dan di sekolah.

H. Kompetensi Dasar

Memahami Kegiatan Jual Beli di Lingkungan Rumah dan Sekolah. I. Indikator Pencapaian Kompetensi

1 . Mengidentifikasi pengertian kegiatan jual beli 2 . Menjelaskan unsur-unsur jual beli

3 . Menyebutkan tempat-tempat kegiatan jual beli J. Tujuan Pembelajaran :

1. Siswa mampu mengidentifikasi pengertian kegiatan jual beli melalui kegiatan tanya jawab antar siswa.

2. Siswa mampu menjelaskan unsur-unsur jual beli melalui pengamatan gambar.

3. Siswa mampu menyebutkan tempat- tempat kegiatan jual beli setelah mendengar penjelasan guru dengan metode ceramah

Materi Pembelajaran :

Kegiatan Jual Beli di Lingkungan Rumah

Setiap keluarga mempunyai kebutuhan. Kebutuhan tersebut antara lain adalah makanan, pakaian, dan kebutuhan hidup lainnya. Untuk mendapatkan semua kebutuhan kita harus berbelanja.Tempat-tempat perbelanjaan antara lain warung, toko, dan pasar. Di pasar banyak pedagang yang menjual kebutuhan sehari-hari yang kita butuhkan. Orang yang tinggal di dekat pasar pun dapat menambah penghasilan mereka. Misalnya, membuka titipan sepeda, menjual makanan dan minuman, atau menjadi kuli angkut barang.

1. Macam-Macam Tempat Kegiatan Jual Beli

Tempat terjadinya kegiatan jual beli, antara lain di warung, toko-toko, dan pasar, baik pasar tradisional maupun pasar swalayan. Berikut adalah tempat-tempat kegiatan jual beli.

a. Warung

Warung adalah tempat untuk menjual dan membeli barang kebutuhan sehari-hari. Contohnya, beras, minyak, gula, kopi, teh, sayur-sayuran,

b. Toko

Barang yang dijual di toko biasanya lebih banyak daripada di warung. Sekarang ada toko yang khusus menjual satu macam kebutuhan saja. Misalnya, toko beras, sepatu, pakaian, alat listrik, dan mainan. Harga barang di toko sudah ditetapkan dan tidak boleh ditawar. Di toko kita bisa memilih barang dengan bebas dan membayar sesuai dengan harga yang telah ditetapkan.

Untuk membeli bahan-bahan bangunan, orang harus pergi ke toko bahan bangunan. Di sana semua keperluan untuk membuat dan memperbaiki rumah tersedia. Contohnya, pasir, semen, paku, amplas, kayu, dan masih banyak lagi alat dan bahan bangunan yang dijual di sana. Ada lagi toko yang sangat besar. Pembelinya dapat mengambil sendiri barang-barang yang akan dibelinya. Tempatnya juga nyaman. Bahkan ada tempat untuk bermain. Toko ini disebut swalayan.

c. Pasar

Pasar merupakan tempat berkumpulnya para penjual dan pembeli. Semua kebutuhan sehari-hari tersedia di pasar. Di pasar banyak terdapat kios-kios yang menjual berbagai macam barang. Ada kios yang khusus menjual sayuran, daging sapi, daging ayam, buah, sembako, dan masih banyak lagi barang-barang yang dijual di pasar. Di pasar kita dapat memilih dan menawar barang yang akan kita beli, sehingga kita dapat membeli kebutuhan kita dengan harga yang lebih murah.

d. Supermarket

Supermarket adalah toko yang pembelinya dapat memilih dan mengambil barang yang ingin dibeli. Barang-barang di supermarket tidak bisa ditawar. Persediaan barang di supermarket lebih banyak dan lebih lengkap dibanding toko biasa. Setelah mengambil barang- barang yang dibutuhkan, pembeli membawanya ke kasir. Kasir akan menghitung

pembelanjaan di supermarket dibuat nyaman. Ruangannya diberi penyejuk udara atau AC. Di supermarket juga dilengkapi dengan arena permainan anak dan kantin.

2. Barang Kebutuhan Sehari-Hari

Kita hidup membutuhkan berbagai macam barang. Misalnya, kebutuhan untuk makan. Makan merupakan kebutuhan pokok. Kita memerlukan nasi yang berasal dari beras. Kita juga memerlukan sayuran, telur, daging, ikan, tahu, dan tempe untuk

lauk pauk. Untuk membersihkan badan kita perlu mandi. Untuk mandi kita membutuhkan sabun, sampo, sikat gigi, dan pasta gigi. Sabun mandi untuk membersihkan badan. Sikat gigi dan pasta gigi berguna untuk membersihkan gigi dari kuman penyakit, dan sampo untuk mencuci rambut.

Ibu berbelanja ke pasar. Ibu membeli kebutuhan sehari-hari. Ada beras, gula pasir, teh, kopi, susu, minyak goreng, telur, daging, ikan, dan sampo. Ibu juga membeli sayuran dan buah-buahan. Ada bayam, wortel, kacang, buncis, kangkung dan terung. Ada juga buah-buahan, seperti pepaya, mangga, nanas, apel, dan sebagainya. Ibu juga membeli keperluan bumbu dapur, seperti garam, gula merah, merica, bawang putih, bawang merah, dan cabai.

L. PendekatandanMetodePembelajaran :

 Pendekatan : Saintifik

Pendahuluan 1. Orientasi

 Guru Mengucapkan salam

sebagai pembuka

pertemuan dan

menanyakan kabar siswa

 Guru Memimpin Do’a

 Guru Mengecek

kehadiran siswa

 Guru bersama siswa mengecek kesiapan perangkat pembelajaran 2. Apersepsi

 Guru memberikan

pertanyaan kepada siswa yang berkaitan dengan kegiatan jual beli yang mereka ketahui.

3. Motivasi

 Guru menyampaikan

motivasi tentang

pentingnya belajar IPS

 Guru memberikan

informasi tentang pasar yang Menarik

 Guru mendorong siswa

untuk senantiasa

mencintai pelajaran IPS 4. Tujuan

yang terkait dengan materi kegiatan Jual beli

Inti  Guru membagi 8 kelompok

dimana masing-masing kelompok terdiri dari 8 orang

 Tiap kelompok mengunjungi tempat jual beli yang sudah ditentukan

 Masing – masing siswa di tiap kelompok mengamati hal apa saja yang terdapat di tempat jual beli

 Tiap siswa mencatat hasil pengamatan mereka.

 Setelah selesai, semua siswa kembali ke kelas

 Di kelas siswa menyelesaikan soal yang telah disiapkan oleh guru.

1. Mengamati

 Guru mengajak siswa ke pasar.

 Siswa mengamati keadaan pasar dan mencatat semua kejadia yang mereka lihat di pasar. 2. Menanya

 Guru mengarahkan siswa untuk menanyakan hal-hal tentang jual beli yang

tentang materi yang belum dipahami

 Guru menjawab

pertanyaan siswa 3. Mencoba

 Siswa menyebutkan jenis-jenis tempet jual beli yang mereka ketahui.

 Siswa secara

berkelompok menyusun cara belanja cerdas yang mereka ketahui

4. Menalar

 Siswa mengingat kembali materi yang telah dijelaskan guru tentang jual beli melalui kegiatan menjawab soal

5. Mengkomunikasikan

 Siswa menyebutkankan kembali jenis-jenis tempat jual beli yang telah dipelajari

 Siswa menunjukkan gambar yang sesuai dengan jenis-jenis kegiatan jual beli

kesimpulan tentang kegiatan jual beli

3. Refleksi

 Guru bertanya kepada siswa tentang materi yang telah diajarkan sebagai penguatan

 Guru bersama siswa merefleksi proses pembelajaran yang telah berlangsung meliputi kelemahan dan kelebihan yang dihadapi siswa 4. Umpan Balik

 Guru memberikan

pertanyaan kepada sebagian siswa tentang materi pembelajaran yang sudah diajarkan sebagai penguatan materi yang telah dipelajari

5. Tindak Lanjut

Penugasan Terstuktur (PT)

Siswa mengisi soal tes PG dan Essay

Kegiatan mandiri tidak terstruktur (KMKT)

informasi kegiatan selanjutnya

 Guru memberikan

informasi kepada siswa

mengenai materi

pembelajaran yang akan diajarkan minggu depan.

N. Media dan Alat Pembelajaran

o Media

 Visual (Media cetak)

o Alat

 Buku pelajaran

O. Sumber Belajar / Bahan Ajar

o Sumber Belajar

 www.nurul-fajria.blogspot.com

 IPS Terpadu, SD/MI kelas III, Erlangga.

o Bahan Ajar

 IPS Terpadu, SD/MI kelas III, Erlangga.

P. Penilaian Pembelajaran

o Teknik : Tes dan Non Tes

o Bentuk : Kinerja

o Instrumen : Soal PG dan Essay, Lembar observasi

o Pedoman Penskoran

a. Pasar produksi b. Pasar swalayan c. Pasar loak d. Pasar tardisional

2. Pasar yang pembelinya mengambil barang-barang sendiri disebut … a. Toko b. Warung c. Swalayan d. Kedelai

3. Suatu alat yang dijadikan sebagai alat tukar masa kini adalah … a. Emas b. Uang c. Barang d. Perak

4. Kegunaan uang yang paling pokok adalah …

a. Alat pemindah kekayaan b.Alat penimbun kekayaan c. Satuan hitung d. Alat tukar menukar 5. Menggunakan uang sesuai kebutuhan kita berarti kita … a. Hemat b. Kikir c. Rakus d. Pelit 6. Nama mata uang Negara kita adalah …

a. Dollar b. Rupiah c. Ringgit d. Real 7. Tujuan manusia bekerja adalah …

a. Untuk memenuhi kebutuhan hidup b. Untuk bersenang – senang c. Untuk bermalas – malasan d. Untuk berfoya - foya

8. Tempat bertemunya antara penjual dan pembeli adalah … a. Sekolah b. Pasar c. Bioskop d. Kantor

9. Alat pembayaran yang sah dan umujm dipakai oleh masyarakat adalah a. Uang b. Cek c. Wesel d. Giro

10. Orang yang bertugas mengurusi pembayaran di swalayan adalah … a. Bendahara b. Kasir c. Pimpinan d. Manager

... 2. Jelaskan apa yang dimaksud transaksi jual beli !

... 3. Bagaimana harga barang dagangan di pasar swalayan ?

... 4. Untuk mendapatkan harga barang yang murah pembeli harus pandai ... 5. Murid - murid sekolah membeli buku di

...

6. Pasar adalah merupakan suatu tempat yang digunakan untuk melakukan kegiatan ...

7. Tempat bertemunya penjual dan pembeli untuk melakukan transaksi disebut ...

8. Koperasi sekolah didirikan untuk memenuhi kebutuhan para ...

9. Kita disuruh ibu membeli gula pasir, seharusnya kita pergi ke ...

10. Andi belanja di toko swalayan. Andi membayar di ...

Nilai maksimal : (10x1) + (10x2) = 30

Nilai akhir : jumlah skor benar x 100 = ...

PENGAMATAN DISKUSI KELOMPOK N O NAMA PENGAMATAN Menjaw ab Pertanya an MengajukanPertan yaan Kerjasa ma Keaktif an NilaiMaksi mal 1 Ahmad     4 2 Nurhaya nah -    3 3 Dst Jumlah Keterangan

o CEKLIST 4 : SANGAT BAIK

o CEKLIST 3 : BAIK

o CEKLIST 2 :CUKUP

o CEKLIST 1 : KURANG

Jakarta, 12 Januari 2015

KepalaSekolah Guru pendidik

C. Kelas/ Semester : III / Genap

D. Materi Pokok/ Topik : Kegiatan Jual Beli

E. Pertemuan Ke- : 11

F. Alokasi Waktu : 2 x 35 Menit

G. Kompetensi Inti :

3. Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati (mendengar, melihat, membaca) dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah dan di sekolah

H. Kompetensi Dasar

Memahami Kegiatan Jual Beli di Lingkungan Rumah dan Sekolah. : I. Indikator Pencapaian Kompetensi

1 . Mengidentifikasi pengertian uang 2 . Menjelaskan jenis-jenis uang 3 . Menjelaskan cara belanja cerdas J. Tujuan Pembelajaran :

1. Siswa mampu mengidentifikasi pengertian uang melalui kegiatan tanya jawab antar siswa.

2. Siswa mampu menjelaskan jenis-jenis uang melalui pembelajaran dengan Field Trip.

3. Siswa mampu menjelaskan cara belanja cerdas setelah melakukan belanja secara langsung melalui pembelajaran field Trip.

K. Materi Pembelajaran Fakta :

yang sah dan wajib diterima oleh masyarakat dalam melakukan transaksi jual beli sehari-hari.

Menurut Undang-undang Bank Sentral No. 13 tahun 1968 pasal 26 ayat 1, Bank Indonesia mempunyai hak tunggal untuk mengeluarkan uang logam dan kertas. Hak tunggal untuk mengeluarkan uang yang dimiliki Bank Indonesia tersebut disebut hak oktroi.

Jenis Uang Menurut Lembaga Yang Mengeluarkannya

Menurut Undang-Undang Pokok Bank Indonesia No. 11/1953, terdapat dua jenis uang kartal, yaitu uang negara dan uang bank.

Uang negara adalah uang yang dikeluarkan oleh pemerintah, terbuat dari plastik yang memiliki ciri-ciri :

Dikeluarkan oleh pemerintah

Dijamin oleh undang undang

Bertuliskan nama negara yang mengeluarkannya

Ditanda tangani oleh mentri keuangan

Namun, sejak berlakunya Undang-undang No. 13/1968, uang negara dihentikan peredarannya dan diganti dengan Uang Bank.

Uang Bank adalah uang yang dikeluarkan oleh Bank Sentral berupa uang logam dan uang kertas, Ciri-cirinya sebagai berikut.

Dikeluarkan oleh Bank Sentral

Dijamin dengan emas atau valuta asing yang disimpan di bank sentral

Bertuliskan nama bank sentral negara yang bersangkutan (di Indonesia : Bank Indonesia)

Ditandatangani oleh gubernur bank sentral.

Jenis Uang Kartal Menurut Bahan Pembuatnya[sunting | sunting sumber] A. Uang logam

Uang logam biasanya terbuat dari emas atau perak karena emas dan perak memenuhi syarat-syarat uang yang efesien. Karena harga emas dan perak yang cenderung tinggi dan stabil, emas dan perak mudah dikenali dan diterima orang. Di samping itu, emas dan perak tidak mudah musnah. Emas dan perak juga mudah dibagi-bagi menjadi unit yang lebih kecil. Di zaman sekarang, uang logam tidak dinilai dari berat emasnya, namun dari nilai nominalnya. Nilai nominal itu merupakan pernyataan bahwa sejumlah emas dengan berat tertentu terkandung di dalamnya.

dijadikan sebagai bahan uang antara lain :

Tahan lama dan tidak mudah rusak (Rp. 100,00), atau lima ratus rupiah (Rp. 500,00).

Nilai Tukar, nilai tukar adalah kemampuan uang untuk dapat ditukarkan dengan suatu barang (daya beli uang). Misalnya uang Rp. 500,00 hanya dapat ditukarkan dengan sebuah permen, sedangkan Rp. 10.000,00 dapat ditukarkan dengan semangkuk bakso).

Uang kertas adalah uang yang terbuat dari kertas dengan gambar dan cap tertentu dan merupakan alat pembayaran yang sah. Menurut penjelasan UU No. 23 tahun 1999 tentang Bank Indonesia, yang dimaksud dengan uang kertas adalah uang dalam bentuk lembaran yang terbuat dari bahan kertas atau bahan lainnya (yang menyerupai kertas).

Uang kertas mempunyai nilai karena nominalnya. Oleh karena itu, uang kertas hanya memiliki dua macam nilai, yaitu nilai nominal dan nilai tukar. Ada 2(dua) macam uang kertas :

Uang Kertas Negara (sudah tidak diedarkan lagi), yaitu uang kertas yang dikeluarkan oleh pemerintah dan alat pembayaran yang sah dengan jumlah yang terbatas dan ditandatangani mentri keuangan.

Uang Kertas Bank, yaitu uang yang dikeluarkan oleh bank sentral, Beberapa keuntungan penggunaan alat tukar (uang) dari kertas di antaranya :

Penghematan terhadap pemakaian logam mulia

Ongkos pembuatan relatif murah dibandingkan dengan ongkos pembuatan uang logam.

Peredaran uang kertas bersifat elastis (karena mudah dicetak dan diperbanyak) sehingga mudah diseusaikan dengan kebutuhan akan uang

Mempermudah pengiriman dalam jumlah besar

L. PendekatandanMetodePembelajaran :

 Pendekatan : Saintifik

 Metode : Fieldtrip M. KegiatanPembelajaran

pembuka pertemuan dan menanyakan kabar siswa

 Guru Memimpin Do’a

 Guru Mengecek kehadiran siswa

 Guru bersama siswa mengecek kesiapan perangkat pembelajaran 2. Apersepsi

 Guru memberikan pertanyaan kepada siswa yang berkaitan dengan kegiatan jual beli yang mereka ketahui.

3. Motivasi

 Guru menyampaikan motivasi tentang pentingnya belajar IPS

 Guru memberikan informasi tentang pasar yang Menarik

 Guru mendorong siswa untuk senantiasa mencintai pelajaran IPS 4. Tujuan

 Guru menyampaikan tujuan

pembelajaran IPS yang terkait dengan materi kegiatan Jual beli

Inti  Guru membagi 8 kelompok dimana masing-masing kelompok terdiri dari 8 orang

 Tiap kelompok mengunjungi tempat jual beli yang sudah ditentukan

 Masing – masing siswa di tiap kelompok melakukan transaksi jual beli dengan membelajakan uang yang sudah disiapka sebelumnya

 Tiap siswa mencatat harga barang yang dibeli .

 Setelah selesai, semua siswa kembali ke kelas

 Di kelas siswa menyelesaikan soal yang telah disiapkan oleh guru.

1. Mengamati

 Guru mendampingi siswa untuk mengunjungi tempat yang berkaitan dengan jual beli .

 Siswa mengamati barang apa saja yang 50

 Guru mengarahkan siswa untuk melakukan tanya jawab / berinteraksi dengan penjual.

 Siswa selaku pembeli berinteraksi dengan penjual

3. Mencoba

 Siswa mencoba membelanjakan uang yang sebelumnya diberikan oleh guru.

 Siswa melakukan kegiatan menawar untuk mendapatkan barang dengan harga murah.

4. Menalar

 Siswa mengingat kembali apa saja yang mereka lakukan pada saat pembelajaran melalui Field Trip

5. Mengkomunikasikan

 Siswa menyebutkankan kembali jenis-jenis tempat jual beli yang telah dikunjungi.

 Siswa menceritakan pengalaman menarik yang mereka dapati melalui pembelajaran Field Trip

Penutup 1. Kesimpulan

2. Guru bersama-sama membuat kesimpulan tentang kegiatan jual beli

3. Refleksi

 Guru bertanya kepada siswa tentang materi yang telah diajarkan sebagai penguatan

 Guru bersama siswa merefleksi proses pembelajaran yang telah berlangsung meliputi kelemahan dan kelebihan yang dihadapi siswa

4. Umpan Balik

 Guru memberikan pertanyaan kepada sebagian siswa tentang materi pembelajaran yang sudah diajarkan sebagai penguatan materi yang telah dipelajari

5. Tindak Lanjut

Penugasan Terstuktur (PT) Siswa mengisi soal tes PG dan Essay

Kegiatan mandiri tidak terstruktur (KMKT)

Siswa menyebutkan cara belanja cerdas

yang akan diajarkan minggu depan.

N. Media dan Alat Pembelajaran

o Media

 Visual (Media cetak)

o Alat

 Buku pelajaran O. Sumber Belajar / Bahan Ajar

o Sumber Belajar

 Pasar Kam

 Kantin Sekolah

 IPS Terpadu, SD/MI kelas III, Erlangga.

o Bahan Ajar

 IPS Terpadu, SD/MI kelas III, Erlangga. P. Penilaian Pembelajaran

o Teknik : Tes dan Non Tes

o Bentuk : Kinerja

o Instrumen : Soal PG dan Essay, Lembar observasi

o Pedoman Penskoran

A. Jawablah pertanyaan dibawah ini dengan memberi silang (X) pada a,b,c atau d! 1. Pasar yang harga barangnya bisa ditawar disebut …

a. Pasar produksi b. Pasar swalayan c. Pasar loak d. Pasar tardisional

2. Pasar yang pembelinya mengambil barang-barang sendiri disebut … a. Toko b. Warung c. Swalayan d. Kedelai

3. Suatu alat yang dijadikan sebagai alat tukar masa kini adalah … a. Emas b. Uang c. Barang d. Perak

4. Kegunaan uang yang paling pokok adalah …

a. Alat pemindah kekayaan b.Alat penimbun kekayaan c. Satuan hitung d. Alat tukar menukar

5. Menggunakan uang sesuai kebutuhan kita berarti kita … a. Hemat b. Kikir c. Rakus d. Pelit

7. Tujuan manusia bekerja adalah …

a. Untuk memenuhi kebutuhan hidup b. Untuk bersenang – senang c. Untuk bermalas – malasan d. Untuk berfoya - foya

8. Tempat bertemunya antara penjual dan pembeli adalah … a. Sekolah b. Pasar c. Bioskop d. Kantor

9. Alat pembayaran yang sah dan umujm dipakai oleh masyarakat adalah … a. Uang b. Cek c. Wesel d. Giro

10. Orang yang bertugas mengurusi pembayaran di swalayan adalah … a. Bendahara b. Kasir c. Pimpinan d. Manager

Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan benar ! 1. Apa yang dimaksud dengan pasar ?

...

...

2. Jelaskan apa yang dimaksud transaksi jual beli ! ...

...

3. Bagaimana harga barang dagangan di pasar swalayan ? ...

4. Untuk mendapatkan harga barang yang murah pembeli harus pandai ...

5. Murid - murid sekolah membeli buku di ...

6. Pasar adalah merupakan suatu tempat yang digunakan untuk melakukan kegiatan ...

7. Tempat bertemunya penjual dan pembeli untuk melakukan transaksi disebut ...

8. Koperasi sekolah didirikan untuk memenuhi kebutuhan para ...

9. Kita disuruh ibu membeli gula pasir, seharusnya kita pergi ke ...

10. Andi belanja di toko swalayan. Andi membayar di ...

Nilai maksimal : (10x1) + (10x2) = 30 Nilai akhir : jumlah skor benar x 100 = ...

PENGAMATAN DISKUSI KELOMPOK N O NAMA PENGAMATAN Menjawa b Pertanyaa n MengajukanPertanya an Kerjasam a Keaktifa n NilaiMaksim al 1 Ahmad     4 2 Nurhayana h -    3 3 Dst Jumlah Keterangan

o CEKLIST 4 : SANGAT BAIK

o CEKLIST 3 : BAIK

o CEKLIST 2 :CUKUP

o CEKLIST 1 : KURANG

Jakarta, Januari 2015

KepalaSekolah Guru pendidik

Nur Malahayat, Lahir di Jakarta pada tanggal 08 Oktober 1987 anak ke satu dari pasangan Bapak Muhammad Satar dengan Ibu Latifah. Menuntaskan pendidikan dasar di SDN Mekar Sari 07 Tambun pada tahun 2001. Kemudian melanjutkan kejenjang pendidikan Sekolah Menengah Pertama Tsanawiyah Mu’awanatul Ikhwan dan lulus tahun 2004. Setelah itu lanjutkan kejenjang pendidikan Sekolah Menegah Atas (SMA) Negeri 50 Jakarta tahun 2007.

Pada tahun 2011 penulis mendapatkan kesempatan untuk melanjutkan pendidikan S1 PGMI (Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah) dan Alhamdulillah berkat ijin Allah. Penulis mendapatkan kesempatan tersebut di Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta.

Adapun riwayat mengajar, penulis dimulai pada tahun 2007 dengan menjadi tenaga pengajar honorer di Madrasah Ibtidaiyah Mu’awanatul Ikhwan Jatinegara Jakarta Timur, sampai sekarang. Semoga karir saya menjadi tenaga pengajar selalu mendapatkan keberkahan dari Allah SWT. Dan senan tiasa memberikan subangsih terhadap agama bangsa dan negara Amiin….