• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V PENUTUP

B. Saran

Berdasarkan hasil penelitian tindakan kelas X IPA3 SMA Negeri 9 Luwu Utara, peneliti memberikan saran sebagai berikut:

1. Dalam mengembangkan pembelajaran matematika sebaiknya guru memulai dengan memberikan permasalahan terlebih dahulu. Permasalahan tersebut haruslah yang berkaitan dengan dunia nyata karena akan membantu pemahaman siswa. Setelah itu guru harus membantu siswa memahami masalah dengan menemukan apa yang ditanyakan dan apa yang diketahui dari permasalahn tersebut.

2. Dalam pembelajaran hendaknya guru mengarahkan siswa untuk aktif dalam proses pembelajaran.

3. Dalam membimbing diskusi kelompok hendaknya guru menyebarkan partisipasi siswa dalam diskusi kelompok, meningkatkan urunan peserta didik dalam menyelesaikan masalah, serta membimbing siswa untuk menyusun dan menyajikan laporan hasil diskusi (artefak dan exhibit)

4. Guru harus lebih aktif untuk memancing terjadinya diskusi antar siswa dengan saling mengomentari hasil pekerjaan setiap kelompok.

5. Untuk peneliti selanjutnya yang tertarik dapat melanjutkan penelitian ini dengan menggunakan model Problem Based learning yang berorientasi pada aktivitas guru.

DAFTAR PUSTAKA

Abdurrahman. 2003. Pendidikan Bagi Anak yang berkesulitan Belajar. Jakarta: PT. Rineka Cipta

Amatullah, Hanifah, Dkk. 2016. Penerapan Model Problem Based Learning

untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Kelas X2 SMA Negeri 1 Tanah Merah. Riau: Jurnal

Aqib, Zainal. 2009. Penelitian Tindakan Kelas. CV. Yrama Widya: Bandung

Daryanto. 2010. Media Pembelajaran. Bandung: Satu Nusa

Hidayah, Marfuqotul. 2015. Penerapan Problem Based Learning Dalam

Pembelajaran Matematika Untuk Peningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Pada Siswa Kelas Viii Semester Ii Smpn 1 Teras Tahun 2014/2015. Surakarta: Skripsi

Huda, Miftahul. 2013. Model-model Pengajaran dan Pembelajaran. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Iskandar, Bayu. 2013. Peningkatan Kualitas Pembelajaran Matematika Melalui

Problem Based Learning Berbantuan Video Pembelajaran Di Kelas V Sdn Karangayu 02 Semarang. Semarang: Skripsi

Maolani, Rukaesih A. Dan Ucu Cahaya.2015. Metodologi Penelitian Pendidikan. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada

Nirmala. 2012. Kamus Lengkap Bahasa Indonesia. Surabaya: Pratama Media Paizaluddin, dkk. 2013. Penelitian Tindakan Kelas (ClassRoom Action Reserch).

Bandung: Alfabeta

Poerwanti, Endang. 2008. Asessmen Pembelajaran SD. Tidak diterbitkan Purwanto, Ngalim. 2008. Prinsip-prinsip dan Teknik Evaluasi Pengajaran. Remaja Rosdakarya: Bandung.

Sanjaya, Wina. 2012. Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Kencana

Suliyanto. 2011. Perbedaan Pandangan Skala Likert sebagai Skala Ordinal

atau Skala Interval. ISBN: 978-979-097-142-4

Suprijono, Agus. 2012. Cooperatif Learning. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Widyanarto, Sigit. 2008. Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah

Matematika Melalui Model Pembelajaran Berbalik (Reciprocal Teaching). Surakarta: Skripsi

Yuani, Fasih Dwi. 2013. Peningkatan Kualitas Pembelajaran Matematika

Melalui Pendidikan Matematika Realistik Berbantuan Media Manipulatif Di Kelas IV SD Negeri Karangayu 02 Semarang. Semarang: Skripsi

Yusuf, Rahmi. 2012. Perbandingan Hasil Belajar Matematika Melalui

Pembelajaran Koopertif Two Stay Two Stray dengan Tipe Snowball Throwing pada Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Tanateriaja Kabupaten Barru. Makassar: Skripsi

LAMPIRAN A

A1. RPP

A2. LKS

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP)

Satuan Pendidikan : SMA Negeri 9 Luwu Utara Mata Pelajaran : Matematika

Kelas / Semester : X / Ganjil

Pokok Bahasan : Persamaan dan Pertidaksamaan Nilai Mutlak

Pertemuan : 1 (Satu) Alokasi Waktu : 3 x 45 Menit

A. Kompetensi Inti

1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.

2. Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsive dan pro-aktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.

3. Memahami, menerapkan, dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan,dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.

4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di

sekolah secara mandiri, bertindak secara efektif dan kreatif,serta mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.

B. Kompetensi Dasar

2.1 Memiliki motivasi internal, kemampuan bekerjasama, konsisten, sikap disiplin, rasa percaya diri, dan sikap toleransi dalam perbedaan strategi berpikir dalam memilih dan menerapkan strategi menyelesaikan masalah.

2.2 Mampu mentransformasi diri dalam berpilaku jujur, tangguh mengadapi masalah, kritis dan disiplin dalam melakukan tugas belajar matematika.

2.3 Menunjukkan sikap bertanggungjawab, rasa ingin tahu, jujurdan perilaku peduli lingkungan.

3.2 Mendeskripsikan dan menganalisis konsep nilai mutlak dalam persamaan dan pertidaksamaan serta menerapkannya dalam pemecahan masalah nyata

C. Indikator Pencapaian Kompetensi

1. Terlibat aktif dalam pembelajaran persamaan dan pertidaksamaan nilai mutlak.

2. Toleran terhadap proses pemecahan masalah yang berbeda dan kreatif.

3. Menjelaskan konsep nilai mutlak dalam persamaan dan pertidaksamaan serta menerapkannya dalam pemecahan masalah. 4. Terampil menerapkan konsep dan strategi pemecahan masalah yang

relevan yang berkaitan dengan menjelaskan konsep nilai mutlak dalam persamaan dan pertidaksamaan serta menerapkannya dalam pemecahan masalah.

D. Tujuan Pembelajaran

Selama proses pembelajaran dalam pembelajaran persamaan dan pertidaksamaan nilai mutlak ini diharapkan siswa terlibat aktif dalam kegiatan pembelajaran dan bertanggung jawab dalam menyampaikan pendapat, menjawab pertanyaan, serta dapat

1. Menjelaskan konsep nilai mutlak dalam persamaan dan pertidaksamaan serta menerapkannya dalam pemecahan masalah. E. Materi Matematika

Memahami dan Menemukan konsep nilai mutlak dan pengertian persamaan linear serta memberikan contoh masing – masing ( buku Matematika siswa kelas X kurikulum 2013, Kementrian dan Kebudayaan )

F. Model / Metode Pembelajaran

Pendekatan pembelajaran : saintifik (scientific).

Model pembelajaran : Pembelajaran Problem Based Learning (PBL)

Metode pembelajaran : Diskusi, Tanya jawab, dan Pemberian tugas. G. Kegiatan Pembelajaran

Tahapan Pembelajaran

Kegiatan

Pendahuluan 1. Guru memberi salam memberikan gambaran tentang pentingnya memahami konsep nilai mutlak dan

memberikan gambaran tentang aplikasi nilai sehari-hari. Sambil presensi peserta didik, dan kesiapan kelas. 2. Sebagai apersepsi untuk mendorong rasa ingin tahu dan

berpikir kritis, peserta didik diajak memecahkan

masalah mengenai persamaan nilai mutlak

3. Guru memberikan petujuk kerja dan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai.

Mengamati Fase 1

1. Guru menginformasikan masalah yang mau diamati. 2. Peserta Didik mengamati dan mencermati masalah yang

diberikan oleh guru Menanya Fase 2

1. Pertanyaan terdapat pada seputar masalah yang diamati. 2. Guru memberikan pancingan agar peserta didik

menanya dari pengamatan yang dilakukan.

3. Peserta didik menanya/mendiskusikan (antar peserta didik dalam satu kelompok atau diluar kelompok, atau guru) tentang masalah yang diamati.

Mengumpulkan informasi

Fase 3

1. Guru berkeliling kesemua kelompok untuk melihat diskusi yang dilakukan peserta didik, melihat keterlibatan semua peserta didik dalam kelompok serta mengarahkan jika ada kelompok yang melenceng dari pekerjaannya.

2. Peserta didik mencari contoh lain permasalahan nyata yang berkaitan dengan nilai mutlak

3. Melalui pengamatan literatur, peserta didik melakukan eksplorasi tentang ditemukan pengertian nilai mutlak 4. Melalaui pengamatan literatur, peserta didik melakukan

eksplorasi tentang sifat-sifat yang dapat ditemukan pada nilai mutlak

Mengasosiasikan Fase 4

1. Setiap kelompok mendeskripsikan sifat-sifat yang berlaku pada nilai mutlak

2. | |

2x – 1 = 7, 2x = 7 + 1, 2x = 8, x = 4 Mengkomunikasikan Fase 5

1. Guru menunjuk salah satu kelompok untuk mempresentasikan hasil diskusinya ke depan kelas. Sementara kelompok lain, menanggapi dan menyempurnakan apa yang dipresentasikan serta mengumpulkan hasil diskusi dari setiap kelompok yang sudah ditampilkan Peserta didik menyimpulkan

2. Guru memberikan penghargaan kepada kelompok dengan kata pujian

Penutup 1. Peserta didik diminta menyimpulkan tentang bagaimana memahami dan menghitung nilai mutlak.

2. Guru menjelaskan kesimpulan mengenai nilai mutlak 3. Guru memberikan tugas untuk dibaca dirumah

pertidaksamaan linear.

H. Alat / Sumber Pembelajaran - Penggaris

- Buku Matematika siswa kelas X Kurikulum 2013, Kementrian dan Kebudayaan.

I. Penilaian Hasil Belajar

1. Teknik Penilaian : Pengamatan, dan Tes tertulis 2. Prosedur Penilaian :

No Aspek yang dinilai Teknik penilaian Waktu penilaian 1. Sikap

a. Terlibat aktif dalam pembelajaran persamaan dan pertidaksamaan nilai mutlak.

b. Toleran terhadap proses pemecahan masalah yang berbeda dan kreatif.

Pengamatan Selama pembelajaran

2. Pengetahuan

a. Menjelaskan konsep nilai mutlak dalam persamaan dan pertidaksamaan serta menerapkannya dalam pemecahan masalah.

Tes tertulis Penyelesaian tugas individu

3. Keterampilan

a. Terampil menerapkan konsep dan strategi pemecahan masalah yang relevan yang berkaitan dengan menjelaskan konsep nilai mutlak dalam

persamaan dan pertidaksamaan serta menerapkannya dalam pemecahan masalah. pengamatan Penyelesaian tugas individu

J. Instrumen Penilaian Hasil Belajar Tes tertulis

1. Selesaikanlah persamaaan berikut: a. ǀ2x - 5ǀ = 7

b. ǀ2x-1ǀ = ǀ2-3xǀ

2. Tentukan himpunan penyelesaian dari a. 4x – 3 = 3x + 5

3. Seorang petani mempunyai sebidang tanah berbentuk persegi

panjang. Lebar tanah tersebut 6 m lebih pendek daripada panjangnya. Jika keliling tanah tersebut 60 m, tentukan luas tanah tersebut ! Alternatif Jawaban

No Jawaban Skor Bobot 1. a. ǀ2x – 5ǀ = 7  2x – 5 = 7 2x = 7 + 5 2x = 12 x = 6  2x – 5 = -7 2x = -7 + 5 2x = -2 x = -1 jadi, Hp = { 6 , -1 } b.ǀ2x – 1ǀ = ǀ2 – 3xǀ

2x – 1 = 2 – 3x ruas kanan dikalikan dengan + 2x + 3x = 2 + 1

5x = 3 x =

 2x – 1 = - (2 – 3x) ruas kanan dikalikan dengan – 2x – 1 = -2 + 3x 2x – 3x = -2 + 1 -x = -1 x = 1 jadi, Hp = { , 1} 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 2 1 1 1 2 1 1 1 1 1 22 2. a. 4x – 3 = 3x + 5 4x – 3 + 3 = 3x + 5 + 3 4x = 3x + 8 1 1 1 13

4x – 3x = 3x – 3x + 8 x = 8 jadi, Hp = { 8 } b. 3 ( x + 1 ) = 2 (x + 4 ) 3x + 3 = 2x + 8 3x + 3 - 3 = 2x + 8 – 3 3x = 2x + 5 3x – 2x = 2x – 2x + 5 x = 5 jadi, Hp ={ 5 } 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1

3. Misalkan: panjang tanah = x , maka lebar tanah = x – 6 Model matematikanya adalah

P = x dan l = x – 6, sehingga K = 2 ( p + l ) 60 = 2 ( x + x – 6 ) 60 = 2 ( 2x – 6 ) 60 = 4x – 12 60 + 12 = 4x 72 = 4x x = 18 L = p × l = x ( x – 6 ) = 18 ( 18 – 6 ) = 18 (12) = 216

Jadi, Luas tanah petani tersebut adalah 216 .

1 1 1 2 2 2 1 1 1 1 2 1 1 1 1 1 20 Jumlah 55

Nilai Akhir =

× 100

Luwu Utara, Agustus 2017

Mengetahui,

Guru Mata Pelajaran Mahasiswa Peneliti

NURWANTI,S.Pd ALVIN DAMALA NIM. 10536 4522 13

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP)

Satuan Pendidikan : SMA Negeri 9 Luwu Utara Mata Pelajaran : Matematika

Kelas / Semester : X / Ganjil

Pokok Bahasan : Persamaan dan Pertidaksamaan Nilai Mutlak

Pertemuan : 2 (Dua) Alokasi Waktu : 2 x 45 Menit A. Kompetensi Inti

1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.

2. Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsive dan pro-aktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia. 3. Memahami, menerapkan, dan menganalisis pengetahuan faktual,

konseptual, prosedural, dan metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan,dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.

4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, bertindak secara efektif dan kreatif,serta mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.

B. Kompetensi Dasar

2.4 Memiliki motivasi internal, kemampuan bekerjasama, konsisten, sikap disiplin, rasa percaya diri, dan sikap toleransi dalam perbedaan strategi berpikir dalam memilih dan menerapkan strategi menyelesaikan masalah.

2.5 Mampu mentransformasi diri dalam berpilaku jujur, tangguh mengadapi masalah, kritis dan disiplin dalam melakukan tugas belajar matematika.

2.6 Menunjukkan sikap bertanggungjawab, rasa ingin tahu, jujurdan perilaku peduli lingkungan.

3.2 Mendeskripsikan dan menganalisis konsep nilai mutlak dalam persamaan dan pertidaksamaan serta menerapkannya dalam pemecahan masalah nyata

C. Indikator Pencapaian Kompetensi

1. Terlibat aktif dalam pembelajaran persamaan dan pertidaksamaan nilai mutlak.

2. Bekerjasama dalam kegiatan kelompok

3. Toleran terhadap proses pemecahan masalah yang berbeda dan kreatif.

4. Menjelaskan konsep nilai mutlak dalam persamaan dan pertidaksamaan serta menerapkannya dalam pemecahan masalah. 5. Terampil menerapkan konsep dan strategi pemecahan masalah yang

relevan yang berkaitan dengan menjelaskan konsep nilai mutlak dalam persamaan dan pertidaksamaan serta menerapkannya dalam pemecahan masalah.

D. Tujuan Pembelajaran

1. Dengan kegiatan diskusi dan pembelajaran kelompok dalam pembelajaran persamaan dan pertidaksamaan nilai mutlak ini diharapkan siswa terlibat aktif dalam kegiatan pembelajaran dan

bertanggung jawab dalam menyampaikan pendapat, menjawab pertanyaan, serta dapat

2. Menjelaskan konsep nilai mutlak dalam persamaan dan pertidaksamaan serta menerapkannya dalam pemecahan masalah.

E. Materi Matematika

- Pengertian pertidaksamaan Linear ( Buku Matematika SMA Kelas X Semester ganjil, karangan Johanes, dkk. 2006. Jakarta : Yudhistira) - Contoh pertidaksamaan Linear berbentuk nilai mutlak ( Buku

Matematika siswa kelas X Kurikulum 2013 , Kementrian dan Kebudayaan )

F. Model / Metode Pembelajaran

Pendekatan pembelajaran : saintifik (scientific).

Model pembelajaran : Pembelajaran Problem Based Learning (PBL)

Metode pembelajaran : Diskusi, Tanya jawab, dan Pemberian tugas. G. Kegiatan Pembelajaran

Tahapan Pembelajaran

Kegiatan

Pendahuluan 4. Guru memberi salam memberikan gambaran tentang pentingnya memahami konsep nilai mutlak dan

memberikan gambaran tentang aplikasi nilai sehari-hari. Sambil presensi peserta didik, dan kesiapan kelas.

5. Sebagai apersepsi untuk mendorong rasa ingin tahu dan

berpikir kritis, peserta didik diajak memecahkan masalah

mengenai pertidaksamaan nilai mutlak. Guru memberikan petujuk kerja dan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai.

Mengamati Fase 1

3. Guru menginformasikan masalah yang mau diamati. 4. Peserta Didik mengamati dan mencermati masalah yang

diberikan Menanya Fase 2

4. Pertanyaan terdapat pada seputar masalah yang diamati. 5. Guru memberikan pancingan agar peserta didik menanya

6. Peserta didik menanya/mendiskusikan (antar peserta didik dalam satu kelompok atau diluar kelompok, dan guru) tentang masalah yang diamati.

Mengumpulkan informasi

Fase 3

5. Guru berkeliling kesemua kelompok untuk melihat diskusi yang dilakukan peserta didik, melihat keterlibatan semua peserta didik dalam kelompok serta mengarahkan jika ada kelompok yang melenceng dari pekerjaannya. 6. Peserta didik mencari contoh lain permasalahan nyata

yang berkaitan dengan nilai mutlak

7. Melalui pengamatan literatur, peserta didik melakukan eksplorasi tentang ditemukan pengertian nilai mutlak 8. Melalaui pengamatan literatur, peserta didik melakukan

eksplorasi tentang sifat-sifat yang dapat ditemukan pada nilai mutlak

Mengasosiasikan Fase 4

3. Setiap kelompok mendeskripsikan sifat-sifat yang berlaku pada nilai mutlak

4. | | √ Mengkomunikasikan Fase 5

3. Guru menunjuk salah satu kelompok untuk mempresentasikan hasil diskusinya ke depan kelas. Sementara kelompok lain, menanggapi dan menyempurnakan apa yang dipresentasikan serta mengumpulkan hasil diskusi dari setiap kelompok yang sudah ditampilkan

4. Peserta didik menyimpulkan hasil diskusi

5. Guru memberikan penghargaan kepada kelompok dengan kata pujian

Penutup 4. Peserta didik diminta menyimpulkan tentang bagaimana memahami dan menghitung pertidaksamaan nilai mutlak. 5. Tugas rumah buku siswa

H. Alat / Sumber Pembelajaran - Penggaris

- LKS

- Buku Matematika siswa kelas X Kurikulum 2013, Kementrian dan Kebudayaan.

- Buku Matematika SMA kelas X semester ganjil, karangan Johannes,dkk. 2006. Jakarta : Yudhistira.

I. Penilaian Hasil Belajar

3. Teknik Penilaian : Pengamatan, dan Tes tertulis 4. Prosedur Penilaian :

No Aspek yang dinilai Teknik penilaian Waktu penilaian 1. Sikap

c. Terlibat aktif dalam pembelajaran persamaan dan pertidaksamaan nilai mutlak.

d. Bekerjasama dalam kegiatan kelompok. e. Toleran terhadap proses

pemecahan masalah yang berbeda dan kreatif.

Pengamatan Selama

pembelajaran dan saat diskusi.

2. Pengetahuan

b. Menjelaskan konsep nilai mutlak dalam persamaan dan pertidaksamaan serta menerapkannya dalam pemecahan masalah.

Tes tertulis Penyelesaian tugas individu dan kelompok.

3. Keterampilan

b. Terampil menerapkan konsep dan strategi pemecahan masalah yang relevan yang berkaitan dengan menjelaskan konsep nilai mutlak dalam

persamaan dan pertidaksamaan serta menerapkannya dalam pemecahan masalah. Pengamatan Penyelesaian tugas( baik individu maupun kelompok ) saat diskusi.

J. Instrumen Penilaian Hasil Belajar Tes tertulis

1. Tentukan himpunan penyelesaian dari pertidaksamaan berikut ini ! a. 2x + 3 < 9

b. -4x > - 20

2. Tentukan nilai x yang memenuhi pada ǀx – 2ǀ < 3 Alternatif Jawaban

No Jawaban Skor Bobot 1. a. 2x + 3 < 9 2x + 3 – 3 < 9 – 3 2x < 6 x < x < 3 jadi, Hp = { 0, 1, 2 } b. -4x > -20

-4x < -20 ( masing – masing dibagi -4 ) x < 5 jadi , Hp = { 0, 1, 2, 3, 4 } 1 1 1 1 1 1 1 1 1 10 2. ǀx - 2ǀ < 3 < - 4x + 4 < 9 - 4x + 4 – 9 < 0 - 4x – 5 < 0 ( x + 1 ) ( x – 5 ) < 0 x = -1 atau x = 5 jadi, Hp = {x ǀ -1 < x < 5 , x ϵ R } 1 2 2 2 2 2 2 2 15 Jumlah 25 Nilai Akhir = × 100

Luwu Utara, Agustus 2017

Mengetahui,

Guru Mata Pelajaran Mahasiswa Peneliti

NURWANTI,S.Pd ALVIN DAMALA NIM. 10536 4522 13

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP)

Satuan Pendidikan : SMA Negeri 9 Luwu Utara Mata Pelajaran : Matematika

Kelas / Semester : X / Ganjil

Pokok Bahasan : Persamaan dan Pertidaksamaan Nilai Mutlak

Pertemuan : 3 (Tiga) Alokasi Waktu : 3 x 45 Menit

A. Kompetensi Inti

1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.

2. Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsive dan pro-aktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia. 3. Memahami, menerapkan, dan menganalisis pengetahuan faktual,

konseptual, prosedural, dan metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan,dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.

4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di

sekolah secara mandiri, bertindak secara efektif dan kreatif,serta mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.

B. Kompetensi Dasar

2.7 Memiliki motivasi internal, kemampuan bekerjasama, konsisten, sikap disiplin, rasa percaya diri, dan sikap toleransi dalam perbedaan strategi berpikir dalam memilih dan menerapkan strategi menyelesaikan masalah.

2.8 Mampu mentransformasi diri dalam berpilaku jujur, tangguh mengadapi masalah, kritis dan disiplin dalam melakukan tugas belajar matematika.

2.9 Menunjukkan sikap bertanggungjawab, rasa ingin tahu, jujurdan perilaku peduli lingkungan.

4.2 Menerapkan konsep nilai mutlak dalam persamaan dan pertidaksamaan linear dalam memecahkan masalah nyata.

C. Indikator Pencapaian Kompetensi

1. Terlibat aktif dalam pembelajaran persamaan dan pertidaksamaan nilai mutlak.

2. Bekerjasama dalam kegiatan kelompok

3. Toleran terhadap proses pemecahan masalah yang berbeda dan kreatif.

4. Menggunakan konsep nilai mutlak dalam persamaan dan pertidaksamaan linear dalam memecahkan masalah nyata.

5. Terampil menerapkan konsep dan strategi pemecahan masalah yang relevan yang berkaitan dengan menggunakan konsep nilai mutlak dalam persamaan dan pertidaksamaan linear dalam memecahkan masalah nyata.

D. Tujuan Pembelajaran

1. Dengan kegiatan diskusi dan pembelajaran kelompok dalam pembelajaran persamaan dan pertidaksamaan nilai mutlak ini diharapkan siswa terlibat aktif dalam kegiatan pembelajaran dan

bertanggung jawab dalam menyampaikan pendapat, menjawab pertanyaan, serta dapat

2. Menggunakan konsep nilai mutlak dalam persamaan dan pertidaksamaan linear dalam memecahkan masalah nyata.

E. Materi Matematika

- Persamaan dan Pertidaksamaan Linear berbentuk nilai mutlak( Buku Matematika siswa kelas X kurikulum 2013, Kementrian dan Kebudayaan)

- Pertidaksamaan Linear berbentuk nilai mutlak ( Buku Matematika SMA kelas X semester ganjil, karangan Johannes,dkk.2006. Jakarta : Yudhistira )

F. Model / Metode Pembelajaran

Pendekatan pembelajaran : saintifik (scientific).

Model pembelajaran : Pembelajaran Problem Based Learning (PBL)

Metode pembelajaran : Diskusi, Tanya jawab, dan Pemberian tugas. G. Kegiatan Pembelajaran

Tahapan Pembelajaran

Kegiatan

Pendahuluan 1. Guru memberi salam memberikan gambaran tentang pentingnya memahami konsep nilai mutlak dan

memberikan gambaran tentang aplikasi nilai sehari-hari. Sambil presensi peserta didik, dan kesiapan kelas. 2. Sebagai apersepsi untuk mendorong rasa ingin tahu dan

berpikir kritis, peserta didik diajak memecahkan masalah

mengenai pertidaksamaan nilai mutlak. Guru memberikan petujuk kerja dan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai. Mengamati Fase 1

1. Guru menginformasikan masalah yang mau diamati.

2. Peserta Didik mengamati dan mencermati masalah yang diberikan

Menanya Fase 2

1. Pertanyaan terdapat pada seputar masalah yang diamati. 2. Guru memberikan pancingan agar peserta didik menanya

3. Peserta didik menanya/mendiskusikan (antar peserta didik dalam satu kelompok atau diluar kelompok, dan guru) tentang masalah yang diamati.

Mengumpulkan informasi

Fase 3

1. Guru berkeliling kesemua kelompok untuk melihat diskusi yang dilakukan peserta didik, melihat keterlibatan semua peserta didik dalam kelompok serta mengarahkan jika ada kelompok yang melenceng dari pekerjaannya.

2. Peserta didik mencari contoh lain permasalahan nyata yang berkaitan dengan nilai mutlak

3. Melalui pengamatan literatur, peserta didik melakukan eksplorasi tentang ditemukan pengertian nilai mutlak 4. Melalaui pengamatan literatur, peserta didik melakukan

eksplorasi tentang sifat-sifat yang dapat ditemukan pada nilai mutlak

Mengasosiasikan Fase 4

1. Setiap kelompok mendeskripsikan sifat-sifat yang berlaku pada nilai mutlak

ǀxǀ < 5 < < 25 - 25 < 0 – 5 ) < 0 x = -5 atau x = 5 jadi, Hp = { x ǀ -5 < x < 5 , x ϵ R } Mengkomunikasikan Fase 5

1. Guru menunjuk salah satu kelompok untuk mempresentasikan hasil diskusinya ke depan kelas. Sementara kelompok lain, menanggapi dan menyempurnakan apa yang dipresentasikan serta mengumpulkan hasil diskusi dari setiap kelompok yang sudah ditampilkan

2. Peserta didik menyimpulkan hasil diskusi

3. Guru memberikan penghargaan kepada kelompok dengan kata pujian

Penutup 1. Peserta didik diminta menyimpulkan tentang bagaimana memahami dan menghitung pertidaksamaan nilai mutlak. 2. Tugas rumah buku siswa

a. Alat / Sumber Pembelajaran - Penggaris

- LKS

- Buku Matematika siswa kelas X Kurikulum 2013, Kementrian dan Kebudayaan.

- Buku Matematika SMA kelas X semester ganjil, karangan Johannes,dkk. 2006. Jakarta : Yudhistira.

3. Penilaian Hasil Belajar

5. Teknik Penilaian : Pengamatan, dan Tes tertulis 6. Prosedur Penilaian :

No Aspek yang dinilai Teknik penilaian Waktu penilaian 1. Sikap

f. Terlibat aktif dalam pembelajaran persamaan dan pertidaksamaan nilai mutlak.

g. Bekerjasama dalam kegiatan kelompok. h. Toleran terhadap proses

pemecahan masalah yang berbeda dan kreatif.

Pengamatan Selama

pembelajaran dan saat diskusi.

2. Pengetahuan

c. Menggunakan konsep nilai mutlak dalam persamaan dan pertidaksamaan linear dalam memecahkan masalah nyata.

Tes tertulis Penyelesaian tugas individu dan kelompok.

3. Keterampilan

c. Terampil menerapkan konsep dan strategi

Pengamatan Penyelesaian tugas( baik individu maupun

pemecahan masalah yang relevan yang berkaitan dengan menggunakan konsep nilai mutlak dalam persamaan dan pertidaksamaan linear dalam memecahkan masalah nyata. kelompok ) saat diskusi.

I. Instrumen Penilaian Hasil Belajar Tes tertulis

a. Tentukan himpunan penyelesaian dari persamaan berikut ini ! b. ǀ3 - ǀ = 1

c. ǀ5x + 10ǀ = - ǀ3x + 6ǀ

d. Tentukan himpunan penyelesaian dari pertidaksamaan berikut ini ! a. ǀ5x – 7 ǀ > 2x + 1

b. ǀ4x - 2ǀ > ǀx - 3ǀ

e. Tentukan nilai x yang memenuhi pada : a. ǀxǀ < 5

b. ǀx - 1ǀ > 4

Alternatif Jawaban

No Jawaban Skor Bobot 1. a. ǀ3 - ǀ = 1

 3 - x = 1 jika ruas kanan positif - = 1 – 3 - = -2 x = 8 1 1 1 1 1 16

 3 - = -1 jika ruas kanan negative - = -1 – 3 - = -4 x = 16 jadi, Hp = { 8 , 16 } b. ǀ5x + 10ǀ = - ǀ3x + 6ǀ 5 ǀx + 2ǀ = -3 ǀx + 2ǀ 8 ǀx + 2ǀ = 0 ǀx + 2ǀ = 0 x = -2 jadi, Hp = { -2 } 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 2. a. ǀ5x – 7 ǀ > 2x + 1 > – 70x + 49 > + 4x + 1 - - 70x – 4x + 49 – 1 > 0 – 74x + 48 > 0 ( 7x – 6 ) ( 3x – 8 ) > 0 Untuk ( 7x – 6 ) ( 3x – 8 ) = 0 x = atau x = jadi, Hp = {x ǀ x < atau x > , x ϵ R } b. ǀ4x - 2ǀ > ǀx - 3ǀ > - 16x + 4 > - 6x + 9 - - 16x + 6x + 4 – 9 > 0

- 10x – 5 > 0 masing – masing dibagi 5 - 2x – 1 > 0 1 1 1 1 1 1 1 1 2 1 1 1 1 1 1 19

( x – 1 ) ( 3x + 1 ) x = 1 atau x = jadi, Hp = { x ǀx < 1 atau x > , x ϵ R } 1 1 1 3. a. ǀxǀ < 5 < < 25 - 25 < 0 – 5 ) < 0 x = -5 atau x = 5 jadi, Hp = { x ǀ -5 < x < 5 , x ϵ R } b. ǀx - 1ǀ > 4 > - 2x + 1 > 16 - 2x + 1 – 16 > 0 - 2x – 15 > 0 - 5 ) ( x + 3 ) > 0 atau x = -3 = { -3 < x < 5 , x ϵ R } 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 15 Jumlah 50

Nilai Akhir = skor perolehan

skor total × 100

Luwu Utara, Agustus 2017

Mengetahui,

Guru Mata Pelajaran Mahasiswa Peneliti

NURWANTI,S.Pd ALVIN DAMALA NIM. 10536 4522 13

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP)

Satuan Pendidikan : SMA Negeri 9 Luwu Utara Mata Pelajaran : Matematika

Kelas / Semester : X / Ganjil

Pokok Bahasan : Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel

Pertemuan : 4 (Empat) dan 5 (Kelima) Alokasi Waktu : 3 x 45 Menit

a. Kompetensi Inti

1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.

Dokumen terkait