f Access Point
Materi 2. Mengumpulkan informasi mengenai perangkat jaringan yang ada di pasaran 2.1 Daftar perangkat jaringan yang dapat memenuhi kebutuhan dari berbaga
4. Kabel Jaringan
Untuk kabel sebagai media jaringan dapat digunakan beberapa alternatif jenis kabel. Jenis kabel yang umum dipakai di antaranya dalah kabel UTP (Unsheilded, coaxial dan kabel Fiber Optic (FO). Berikut ini adalah spesifikasi teknis tentang masing – masinge jenis kabel tersebut :
1. Kabel UTP (Unshielded Twisted Pair)
Kabel UTP adalah jenis kabel yang terbuat dari bahan penghantar tembaga, mempunyai isolasi dari plastik dan terbungkus oleh bahan isolasi yang dapat melindungi dari api dan juga kerusakan fisik tetapi tidak memiliki pelindung dari interferensi elektromagnetik, namun jenis kabel ini banyak digunakan karena harga yang relatif murah dan fungsinya yang memang sudah sesuai dengan standar yang diharapkan., kabel UTP sendiri terdiri dari 4 pasang inti kabel yang saling berbelit dimana masing-masing pasang mempunyai kode warna berbeda. Berdasarkan kategorinya,jenis kabel UTP dibagi menjadi 7 kategori (disingkat cat) yatu :
• cat 1, yaitu jenis kabel UTP dengan kualitas transmisi yang terendah, didesain untuk mendukung komunikasi suara analog saja.
• cat 2, yaitu jenis kabel UTP memiliki kualitas transmisi yang lebih baik dibandingkan dengan kabel UTP Cat1, jenis atau kategori ini didesain untuk mendukung komunikasi data dan juga suara digital. Kabel ini bisa mentransmisikan data sampai 4 megabit/detik.
cat 3, yaitu jenis kabel UTP dengan kualitas transmisi yang lebih baik dibandingkan dengan kabel UTP Category 2, jenis atau kategori ini didesain untuk mendukung komunikasi data dan suara pada kecepatan hingga 10 Mbit/s.
cat 4, yaitu jenis kabel UTP dengan kualitas transmisi yang jauh lebih lebih baik jika dibandingkan dengan kabel UTP Category 3 (Cat3) atau sebelumnya, didesain untuk mendukung komunikasi data dan juga suara sampai kecepatan 16 Mbit/s. cat 5, yaitu jenis kabel UTP dengan kualitas transmisi yang lebih baik jika
126
didesain untuk mendukung komunikasi data dan komunikasi suara pada kecepatan sampai 100 Mbit/s.
Cat 5e adalah pengembengan dari jenis kabel UTP yang telah ditingkatkan kemampuan untuk menampung lebar data, maupun kemampuan mengirimkan data. Cat5e memiliki kemampuan speed maksimal 350 Mhz atau setara dengan 1 Gbit/s. Selain memiliki kemampuan speed 1Gbit/s, cat5e memiliki noise yang sangat kecil ketika mengirimkan data jika dibandingkan dengan cat5, hal ini dapat dilihat dengan minimnya waktu delay respon ketika mengirimkan data besar. cat 6 atau cat 6e, yaitu jenis kabel UTP kelas premium yang di pasaran jauh lebih
mahal dibandingkan dengan cat5e. Cat6 ini memiliki kemampuan waktu delay yang nyaris 0 [ nol ] ketika mengirimkan data, sekaligus memiliki kemampuan maksimal panjang kabel lebih dari 100 meter. Maksimal kabel cat6 adalah 200 meter dan maksimal lebar data adalah 10Gbit/s.
cat 7 atau cat 7e, yaitu jenis kabel kabel premium yang sangat cocok sebagai media yang high traffic berbagai aplikasi dalam 1 kabel [ single cable ]. Maksimum data yang terkirim adalah 10 Gbit/s dengan frekuensi 1000 Mhz. Berdasarkan spectrum analyze tools, panjang kabel cat7 / cat7e sepanjang 50 meter mampu mengirimkan signal dan data sebesar 40 Gbit/s. Sedangkan untuk kabel cat7 / cat7e sepanjang 15 meter mampu mengirimkan signal dan data sebesar 100 Gbit/s.
Pemberian kategori 1, 2, 3, 4, 5 atau 6 merupakan kategori spesifikasi untuk masing-masing kabel tembaga dan juga untuk jacknya. kabel UTP yang ada dipasaran pada umumnya adalah yaitu : cat5, cat5e, cat6, dan cat7. Dari ketiga kategori itu, yang paling umum digunakan pada suatu jaringan LAN adalah cat5e.
2. Kabel Fiber Optic (FO)
Kabel fiber optik adalah suatu jenis kabel yang diperuntukkan sebagai media transmisi terarah (guieded/wireline) guna kepentingan perpindahan arus data dalam dunia jaringan komputer. Ditinjau dari tipenya, Fiber Optic terdiri dari dua tipe yaitu Singlemode dan Multimode. Single mode berdiameter 9 micron dan biasanya lebih banyak digunakan untuk media transmisi jarak jauh, Antar Gedung atau Kawasan sedangkan Multimode terdiri dari dua jenis, berdiameter 62.5 micron dan 50 micron, tipe kabel Multimode digunakan sebagai media transmisi jarak dekat, Antar Lantai, atau dengan jarak kurang dari 450 meter. Jika dilihat dari fungsinya, kabel Fiber Optic terbagi menjadi dua, Tipe Outdoor (Kabel Tanam dan Kabel Udara) digunakan untuk luar ruang dengan kondisi medan yang ekstrim dan kelembaban suhu yang tinggi, sedangkan Tipe Indoor lebih banyak digunakan didalam ruangan atau gedung.
127
2.3. Nilai kapasitas yang dapat dipenuhi oleh beberapa vendor ditentukan.
Dari rentang kapasitas perangkat jaringan yang diperoleh dari survey di pasaran, maka untuk selanjutnya ditentukan nilai kapasitas yang dapat dipenuhi oleh beberapa vendor. Misalnya untuk switch , dipilih produk switch dari vendor “X” dengan no.seri produk “Y” yang memenuhi kebutuhan yang direncanakan. Begitu juga untuk perangkat – perangkat yang lain.
3.1. Dokumen spesifikasi perangkat jaringan dibuat.
Setiap perangkat jaringan pasti memiliki spesifikasi teknis yang berkaitan dengan fungsi dan kemampuan dari perangkat tersebut. Berikut ini adalah hal – hal yang berkaitan dengan spesifikasi dari beberapa perangkat yang umum digunakan di jaringan komputer.
1. Kabel UTP
Spesifikasi tentang kabel UTP adalah kategorinya, misalkan cat5e atau cat 6. 2. Kabel Fiber Optic
Spesifikasi kabel fiber yang dapat dipertimbangkan misalkan kabel FO Multimode Outdoor.
3. Switch
Spesifikasi tentang switch misalkan jumlah port, kecepatan transfer data (Mbit/s) dan besarnya memori MAC Address.
4. Access Point
Spesifikasi tentang access point yang perlu dipertimbangkan adalah standar wirelessnya misalkan 8011a/b/g/n
5. Router
Spesifikasi tentang router yang perlu dipertimbangkan adalah jumlah interfacenya dan kecepatan transfer data.
6. Modem
Spesfiifkasi tentang Modem yang peru dipertimbangkan adalah jumlah interface dan port yang tersedia untuk koneksi ke jaringan WAN.
3.2. Spesifikasi yang sesuai dengan pasar dan kebutuhan dikumpulkan
Dari semua spesifikasi perangkat yang telah dibuat, maka untuk selanjutnya dilakukan pengumpulan catatan spesifikasi perangkat jaringan yang sesuai dengan pasar. Misalkan spesifikasi tentang switch dari vendor “X”, no. seri produk “Y” : 24-ports Gigabit Switch, bentuk Rack-mountable.
128
D. Instruksi Kerja
1. Buat rancangan topologi jaringan sebuah instansi yang terdiri atas 2 lab. Komputer, 1 ruang administrator dan 1 ruang server.
2. Buat daftar perangkat jaringan dan rancangan kapasitas sesuai dengan topologi no.1. 3. Buat daftar perangkat jaringan yang dapat memenuhi kebutuhan dari berbagai vendor (multi-vendor)
4. Buat spesifikasi untuk setiap perangkat jaringan sesuai kebutuhan pada topologi no.1
E. Daftar Pustaka
Iwan Sofana (2011). TEORI & MODUL PRAKTIKUM JARINGAN KOMPUTER. Bandung: Modula.
Jogiyanto Hartono (2004). PENGENALAN KOMPUTER: Dasar Ilmu Komputer, Pemrograman, Sistem Informasi dan Intelegensi Buatan. Yogyakarta: ANDI. Lukas Tanutama. Manuskrip buku Pengantar Komunikasi, Edisi 2.
http://repository.binus.ac.id/content/H0515/H051582828.doc. Diakses pada tanggal 31 Juli 2017
Zaki Riyanto (2004). Komunikasi Data. http://zaki.web.ugm.ac.id. Diakses pada tanggal 30 Juli 2017
Siemens IT Solution and Services . Selective Outsourcing with Multiple Providers: A Growing Trend.Norwalk, 2007(post at http://www.usa.siemens.com/it-solutions). www.bhinneka.com, diakses pada tanggal 30 Juli 2017