7 Penerapan akhlak dalam
4) Kalibrasi dan hasil uji coba instrumen sikap diri
a) Uji validitas
Uji validitas pada 20 responden di AMIK Dian Cipta Cendikia Bandar Lampung. Hal ini dilakukan mengingat uji instrumen memang harus dilakukan pada populasi di luar penelitian dengan catatan mereka memiliki karekteristik yang sama. Proses input data menggunakan program SPSS 16,0
Pada lampiran 2 menunjukan hasil perhitungan uji validitas. Model uji validitas yang dilakukan adalah model alpha (model alpha ini sudah disediakan dalam fasilitas aplikasi program SPSS 16,0) Menentukan tingkat validitas item soal non-tes dilakukan dengan membandingkan nilai rhitung dengan r tabel. Nilai r hitung dapat
dilihat pada kolom ―corrected Item-Total Correlation” kemudian nilai r tabel dapat dilihat pada nilai koefesien korelasi dengan taraf signifikan 5 % (0,05) dan df=n-2=30-2=28, r tabel dalam hal ini adalah 0,367. kriteria uji yang digunakan adalah jika r hitung > r tabel maka item angket tersebut valid.
Rekap hasil analisis uji validasi setelah dibandingkan dengan kriteria uji adalah sebagai berikut:
116 Tabel 3.8. Validitas soal non tes
Korelasi antar Nilai korelasi (r) Nilai r tabel df=n-2 α =5% Keterangan Kesimpulan Item 1 dengan total 0,012 0,367 r positif ,
nilai r hitung > r tabel Tidak Valid Item 2
dengan total -0,109
0,367 r positif ,
nilai r hitung > r tabel Tidak Valid Item 3
dengan total 0,384
0,367 r positif , nilai r hitung > r tabel Valid Item 4
dengan total 0,369
0,367 r positif , nilai r hitung > r tabel
Valid Item 5
dengan total 0,483
0,367 r positif , nilai r hitung > r tabel Valid Item 6
dengan total 0,392
0,367 r negatif, nilai r hitung > r tabel Valid Item 7
dengan total 0,496
0,367 r positif , nilai r hitung > r tabel Valid Item 8
dengan total 0,184
0,367 r negatif, nilai r hitung >r tabel
Tidak Valid Item 9
dengan total 0,381
0,367 r positif , nilai r hitung > r tabel Valid Item 10
dengan total 0,014
0,367 r positif ,
nilai r hitung > r tabel Tidak Valid Item 11
dengan total 0,382
0,367 r positif , nilai r hitung > r tabel
Valid Item 12
dengan total 0,371
0,367 r positif , nilai r hitung > r tabel
Valid Item 13
dengan total -0,102
0,367 r positif ,
nilai r hitung > r tabel Tidak Valid Item 14
dengan total 0,101
0,367 r negatif, nilai r hitung >r tabel
Tidak Valid
Item 15
dengan total 0,178
0,367 r positif , nilai r hitung > r tabel
Tidak Valid
Item 16
dengan total 0,411
0,367 r positif , nilai r hitung > r tabel
117 Tabel 3.8. Validitas soal non tes (lanjutan)
Korelasi antar Nilai korelasi (r) Nilai r tabel df=n-2 α =5% Keterangan Kesimpulan Item 17 dengan total 0,214 0,367 r positif , nilai r hitung > r tabel
Tidak Valid Item 18
dengan total 0,191
0,367 r positif , nilai r hitung > r tabel
Tidak Valid Item 19
dengan total 0,054
0,367 r positif , nilai r hitung > r tabel
Tidak Valid Item 20
dengan total 0,.097
0,367 r positif , nilai r hitung > r tabel
Tidak Valid Item 21
dengan total 0,369
0,367 r positif , nilai r hitung > r tabel
Valid Item 22
dengan total 0,392
0,367 r positif , nilai r hitung > r tabel Valid Item 23
dengan total 0,143
0,367 r positif , nilai r hitung > r tabel
Tidak Valid Item 24
dengan total 0,297
0,367 r positif , nilai r hitung > r tabel
Tidak Valid Item 25
dengan total 0,378
0,367 r positif , nilai r hitung > r tabel
Tidak Valid Item 26
dengan total 0,022
0,367 r positif , nilai r hitung >r tabel
Tidak Valid Item 27
dengan total 0,368
0,367 r positif , nilai r hitung > r tabel Valid Item 28
dengan total 0,138
0,367 r positif ,
nilai r hitung >r tabel Tidak Valid Item 29
dengan total 0,514
0,367 r positif , nilai r hitung > r tabel Valid Item 30
dengan total 0,373
0,367 r positif , nilai r hitung > r tabel Valid
Berdasarkan rekapitulasi pada tabel 3.8 maka dapat disimpulkan bahwa dari 30 Item soal non tes terdapat 14 item soal non-tes valid yaitu item soal 3,4,5,6,7,9,11,12,16,21,22,27,29,30 sedangkan item soal yang tidak valid sebanyak 16 item yaitu 1,2,8,10,13,14,15,17,18,19,20,23,24,25,26,28. Item soal valid kemudian digunakan untuk menguji reliabilitas soal non tes.
118 b) Reliabilitas variabel sikap diri
Hasil validitas angket sikap yang valid akan diujikan reliabilitas dengan dilakukan menggunakan cara Split Half atau belah dua. Item-item dikelompokkan dengan skor ganjil dan genap kemudian skor ganjil genap tersebut dikorelasikan dan telah menetapkan kriteria dalam menafsirkan hasil analisis86.
Tes diujikan pada sampel kelompok kecil dengan kriteria sampel menyerupai populasi sebanyak 20 orang dari siswa. Setelah uji coba dilakukan hasilkan dijadikan input data pada program SPSS 16. model pengujian uji reliabilitas adalah model split hall (item instrumen dibelah dua menjadi belahan atas dan belahan bawah atau belahan nomor ganjil dan belahan nomor genap) dimana
fasilitas ini telah disediakan pada kotak dialog ―model‖ program SPSS 16,0. proses input data dan hasil perhitungan secara lengkap dapat dapat dilihat pada lampiran 2
Berdasarkan analisis dengan menggunakan SPSS 16,0 maka dapat disimpulkan bahwa hasil uji coba instrumen non tes dapat berpedoman pada nilai koefisien reliabilitas split halp (dengan metode guttman) nilai koefesien ini selanjutnya dibandingkan dengan r tabel. Setelah dihitung dengan rumus alpha cronbach belahan pertama (part1) nilainya adalah 0,700 yang terdiri dari 15 item soal non tes yaitu item 3,4,5,6,7,9,11,12,16,21,22,27,29,30 dan 14, .Menentukan reliabilitas dengan membandingkan r hitung terhadap r tabel. r hitung diketahui 0,700 (metode guttman) > r tabel 0,367 dengan df=2, yaitu 30-2. dengan kriteria uji bila r hitung > r
86
Arikunto, Suharsimi. Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktek. Rineka Cipta, 2006: Jakarta, hal.225
119
tabel, maka instrumen adalah baik reliabilitasnya dengan demikian dapat dinyatakan bahwa instrumen soal non tes mempunyai reliabilitas yang tinggi.
Cara menentukan reliabilitas instrumen tes ada dua. Cara pertama yaitu dengan membandingkan r hitung terhadap r tabel. r hitung diketahui 0,700 (metode guttman) > r tabel 0,367 dengan df=2, yaitu 30-2. dengan kriteria uji bila r hitung > r tabel, maka instrumen adalah baik reliabilitasnya dengan demikian dapat dinyatakan bahwa instrumen tes mempunyai reliabilitas yang baik.
Cara kedua untuk menentukan reliabilitas instrumen tes adalah dengan membandingkan r hitung dengan tabel kriteria tes dibawah ini:
Tabel 3.9. Kriteria Tes
Parameter Indeks Kriteria Penafsiran
Tingkat Kesukaran Prop. Correct (P)
0,000-0,099 Sangat Sukar Dibuang 0,100 - 0,299 Sukar Direvisi
0,300 - 0,700 Sedang Baik
0,701 – 0,900 Mudah Direvisi 0,901- 1,000 Sangat Mudah Dibuang Daya Beda
Biser (D)
0,199 Sangat rendah Dibuang 0,200 – 0,299 Rendah Direvisi 0,300 – 0,399 Sedang Baik
0,400 Tinggi Baik sekali
Reliabilitas 0,000-0,400 Rendah Buruk 0,401 – 0,700 Sedang Cukup 0,701 – 1,000 Tinggi Baik Proporsi Jawaban/pengecoh (Prop. Endorsing) 0,000- 0,010 Kurang Direvisi 0,011- 0,050 Cukup Baik
0,051-1,000 Baik Baik sekali
Berdasarkan kriteria tabel di atas maka dapat disimpulkan bahwa kriteria soal tes adalah sedang dan penaksiran terhadap soal tes cukup karena r hitung (metode guttman) sebesar 0,700 berada dalam rentang 0,401 – 0,700.
120
5) Instrumen yang digunakan dalam penelitian
Instrumen penelitian adalah alat atau fasilitas yang digunakan oleh penelitian dalam mengumpulkan data agar pekerjaan lebih mudah dan hasilnya lebih baik sehingga lebih cermat, lengkap dan sistematis. Dari penelitian yang dilakukan untuk mengumpulkan data yang berkenaan dengan sikap diri mahasiswa terhadap mata kuliah PAI, penulis menggunakan instrumen penelitian dalam bentuk soal non tes dan mempunyai 30 item soal yang diberikan kepada 20 responden. Instrumen penelitian lebih lengkap dapat dilihat pada lampiran 2.