HASIL PENELITIAN
A. Karakter Disiplin a. Pembiasaan
Siswa dibiasakan untuk melakukan hal-hal dengan tertib dan teratur.
Kebiasaan ini akan berpengaruh besar terhadap kebiasaan ketertiban dan keteraturan dalam hal-hal lain. Pembisaan yang baik, penting artinya bagi pembentukan watak. Pembiasaan juga akan terus berpengaruh terhadap pribadi sampai orang tuanya karena segala yang menjadi kebiasaan akan sulit untuk mengubahnnya.
Berdasarkan hasil observasi yang penulis lakukan pada tanggal 04 maret 2019 dengan membiasakan siswa dengan sifat terpuji yang konsisten adapun pembiasaan perilaku terpuji kepada siswa membuang sampah pada tempatnya,
melakukan tugas piket sesuai jadwalnya, mengikuti upacara dengan tertib dan menegur setiap aktifitas siswa yang melangar tata tertib.82
Hal ini didukung oleh hasil wawancara penulis dengan guru wali kelas.
“Sebelum masuk kelas siswa membiasakan meletakkan sepatu di rak dengan rapi. Siswa setiap harinya melaksanakan piket, setiap piket terdiri dari 5 orang nanti 5 orang itu diganti piketnya, 3 orang membersihkan dalam kelas, 2 orang lagi membersihkan halaman depan kelas. Piket ini dilakukan pada pagi hari sebelum masuk kelas, jadi saya dan siswa membuat kesepakatan pembagian piket dan menjabarkan bagian-bagian yang perlu dibersihkan , dengan adanya kesepakatan akan mencegah anak-anak untuk tidak disiplin..”83
Dari hasil wawancara dengan wali kelas terungkap bahwa pembiasaan yang dilakukan siswa di mts muhammadiyah pangkalan terlihat bahwa pelaksanaannya cukup berjalan dengan baik serta guru senang dengan adanya pembiasaan yang dilakukan siswa setiap paginya, karna dapat membawa manfaat bagi siswa terutama pada karakter disiplin sehingga bisa menyeimbangkan kehidupan sehari-hari.
Senada dengan hal ini penulis juga melakukan wawancara dengan ibu F selaku guru bimbingan dan konseling pada tanggal 4 mei 2020 sebagai berikut:
Ya, Perilaku terpuji dengan membiasakan prilaku terpuji dan dibiasakan itu harus oleh semua guru artinya membiasakan prilaku terpuji bukan saja tugas guru bimbingan dan konseling tapi seluruh guru harus bekerja sama berbuat dan mengajak dalam keseharian siswa. Karna prilaku siswa memang kita ajak untuk berkarakter,bermoral,bersikap disiplin, jadi dengan kita ajak, kita beri contoh dan kita biasakan yaitu kita suruh kemudian kita bimbing secara terus menurus kedisiplinan akan meningkat.84
Senada dengan hal penulis juga melakukan wawancara dengan beberapa siswa
82 Observasi, 04 Maret 2019
83 Hasil Wawancara dengan Ibu RA wali kelas di Mts Muhammadiyah pangkalan pada tanggal 4 Mei 2020
84 Hasil Wawancara Dengan Ibu F Guru BK Di Mts Muhammadiyah Pangkalan Pada Tanggal 4 Mei 2020
66
Siswa NA menjawab:
“Ya, karena menurut saya pembiasaan mengenai karakter disiplin sedikit berpengaruh kedalam diri saya, saya menyadari betapa pentingnya disiplin apalagi bagi saya yang seorang siswa, walaupun terkadang saya masih ada tidak menanamkan kedisiplinan dalam diri saya”85
Siswa A menjawab:
“Menurut saya pembiasaan mengenai perilaku terpuji terhadap karakter disiplin cukup berpengaruh kepada diri saya, karna saya pernah masuk ruangan BK karna saya sering terlambat masuk sekolah dan saya tidak membuat PR, pada saat itu guru BK menjelaskan kepada saya tentang kedisiplinan, sehingga saya takut kalau saya melanggar aturan lagi”86
Siswa RY menjawab:
“Menurut saya pembiasaan mengenai karakter disiplin berpengaruh atau tidaknya kepada diri saya tentu ada, walaupun masih ada melakukan tidak disiplin disaat-saat tertentu”87
Sesuai dengan hasil observasi dan wawancara di atas terungkap bahwa salah satu strategi yang dilakukan guru bimbingan dan konseling dalam menanamkan karakter disiplin adalah dengan membiasakan perilaku terpuji kepada siswa. Walaupun pembiasaan yang diberikan oleh guru bimbingan tersebut masih ada siswa yang tidak disiplin
b. Contoh atau Teladan
Dalam hal ini baik orang tua, pemimpin maupun para pendidik harus menjadi contoh dan teladan bagi anak. Jangan sampai membiasakan sesuatu bagi anak, jika dirinya sendiri tidak melakukan hal tersebut. Hal yang demikian akan menimbulkan akan menimbulkan rasa tidak adil di hati anak, rasa tidak senang dan tidak ikhlas melakukan sesuatu yang dibiasakan. Pembisaan itu akan menjadi
85 Hasil Wawancara dengan siswa NA di Mts Muhammadiyah pangkalan Bukitinggi pada tanggal 11 mei 2020
86 Hasil Wawancara dengan Siswa A di Mts Muhammadiyah pangkalan pada tanggal 11 mei 2020
87 Hasil Wawancara dengan Siswa RY di Mts Muhammadiyah pangkalan pada tanggal 11 mei 2020
pembiasaan yang dipaksakan sulit sekali menjadi disiplin yang tumbuh dan dalam.
Berdasarkan hasil observasi pada tanggal 04 Maret 2019 terlihat bahwa, guru bimbingan dan konseling memberikan contoh teladan yang baik kepada siswa agar tidak ada lagi siswa yang datang terlambat ke sekolah.88 Kemudian diperkuat dari hasil wawancara yang penulis lakukan dengan guru bimbingan dan konseling sebagai berikut:
”Sudah menjadi kewajiban dan tanggung jawab saya sebagai guru BK.
Teladan dan sikap hidup saya harus menampakkan yang baik di sekolah.
Alasannya karena siswa-siswa disini mudah melihat dan meniru apa yang guru lakukan. Misalnya dalam hal waktu. Saya harus sadar bahwa sebagai guru saya profesional saya harus tepat waktu baik waktu datang ke sekolah maupun saat masuk dan keluar kelas saat pelajaran. Jangan sekali-kali menegur siswa kalau guru sendiri tidak memancarkan apa yang menjadi tugas dan tanggung jawabnya sebagai guru.” Untuk menjaga agar aturan yang dibuat oleh sekolah berjalan dengan baik guru BK harus memberikan contoh tentang cara mematuhi aturan. Menurut saya memang benar kalau salah satu alasan siswa masih tidak disiplin dalam melaksanakan aturan yang di buat sekolah adalah karena kurangnya pengetahuan tentang aturan di sekolah tersebut. Dengan kurangnya pengetahuan tersebut maka dengan mudahnya untuk berlalai-lalai dalam segala hal. Mudah-mudahan dengan memberikan materi tentang cara mematuhi aturan ini bisa memberikan perubahan terhadap siswa dalam disiplin dengan baik di sekolah maupun di rumah. Dan juga bisa mengamalkannya dikehidupan sehari-hari89
Senada dengan penjelasan guru bk diatas penulis juga melakukan wawancara dengan wali kelas RA di mtsm pangkalan:
“Memang sebenarnya kita jangan bilang-bilang aja sama anak-anak jangan cuma suruh-suruh aja anak harus begini begitu sedangkan gurunya sendiri tidak disiplin apa ngaruhya pada anak-anak tersebut tidak ada kosong, sebagai contoh kita suruh ana-anak datang jam 7:00 kesekolah karena sudah peraturan seperti itu untuk semua tanpa kecuali sementara kita datangnya jam 8 nah itukan tidak bisa memberi contoh disiplin belum lagi dari segi yang lain-lain seperti tatakrama, sopan santun, sikap, dan semua itu kita duluan yang memulainya guru BKnya dulu baru anak-anak kalau anak-anak kita suruh saja, sementara kita tidak ya, sama saja bohong. 90
88 Observasi Pada Tanggal 04 Maret 2019
89 Hasil Wawancara dengan Ibu F Guru BK di Mts Muhammadiyah pangkalan pada tanggal 4 mei 2020
90 Hasil Wawancara dengan Ibu RA Wali Kelas di Mts Muhammadiyah pangkalan pada tanggal 4 mei 2020
68
Senada dengan penjelasan guru bk diatas penulis juga melakukan wawancara dengan siswa di mtsm pangkalan:
“ya, ada misalnya guru suruh kami datang tepat waktu yaitu jam 7: 00 sedangkan guru terlambat datang ke sekolah, kami agak dongkol sedikit tapi tidak banyak”.91
Berdasarkan hasil observasi dan wawancara di atas terungkap bahwa, dengan adanya pelaksanaan bimbingan konseling yang dilakukan oleh guru BK, dapat memberikan pengetahuan atau hal-hal baru kepada siswa untuk diterapkan dikehidupan sehari-harinya. Karena manusia itu dilahirkan dalam keadaan tidak mengetahui apapun, kemudian Allah SWT menugaskan manusia untuk mencari tahu. Begitu juga dengan guru bimbingan konseling dan wali kelas memberikan materi tentang cara mematuhi aturan.
c. Penyadaran
Disiplin berguna untuk menyadarkan seseorang bahwa dirinya perlu menghargai orang lain dengan cara mentaati dan mematuhi peraturan yang berlaku. Ketaatan dan kepatuhan itu membatasi dirinya merugikan pihak lain, tetapi hubungan dengan sesama menjadi baik dan lancar.
Hal ini juga dikuatkan oleh ibu F berikut hasil wawancara:
“Ya, dengan nasehat dia akan berubah dan menegur karena nasehat itu perlu untuk siswa dengan adanya nasehat gak boleh begini, begitu siswa terjaga prilakunya dari hal-hal negative, dan mereka sadar betapa penting nya disiplin buat kehidupannya sehari-hari”.92
Senada dengan itu dalam wawancara dengan wali kelas yang mengatakan:
“ada, menegur itu kalau perlu kita akan melihat gerak gerik anak apa ada kelainan misalnya anak-anak MTS, anak-anak MTS kan sedang masa peralihan dari anak-anak ke remaja awal ada anak-anak dari sekian banyak anak-anak yang berprilaku yang tidak wajar, dari segi laki-laki dan perempuan memang disini kita pisahkan antara laki-laki dan perempuan ada
91 Hail Wawancara Dengan Siswa NA dI MTsM Pangkalan Pada Tanggal 4 mei 2020
92 Hasil Wawancara Dengan Ibu F Guru BK di MTsM Pangkalan Pada Tanggal 11 Mei 2020
saatnya mereka saling bergabung tapi harus kita tegur jangan sampai terus menerus nah jadi, guru dan staf sekolah ini awal-awal harus diperhatikan jangan sudah parah nanti baru kita obati jadi kita cegah supaya anak- anak jangan berperilaku aneh-aneh ya seperti itu ibuk rasa.93
Senada dengan itu dalam wawancara dengan siswa yang mengatakan:
Siswa A menjawab :
“iya dapat, karena dengan dinasehati bisa jadi motivasi bagi kami.”94
Siswa NA menjawab :
“Iya, karena dengan dinasehati dan ditegur kami bisa termotivasi untuk disiplin dalam hal apa pun” 95
Siswa RY
“Iya, karena dengan dinasehati dan ditegur oleh guru kami termotivasi untuk disiplin dan mengerjakan hal-hal yang baik dalam kehidupan kami sehari-hari.”
Berdasarkan hasil observasi dan wawancara di atas terungkap bahwa, dengan adanya pelaksanaan bimbingan konseling yang dilakukan oleh guru BK, dapat memberikan pengetahuan atau hal-hal baru kepada siswa untuk diterapkan dikehidupan sehari-harinya. Karena manusia itu dilahirkan dalam keadaan tidak mengetahui apapun, kemudian Allah SWT menugaskan manusia untuk mencari tahu.
d. Pengawasan
Pengawasan bertujuan untuk menjaga atau mencegar agar tidak terjadi sesuatu yang tidak diinginkan. Dan untuk memperkuat kedudukan dari pengawasan, maka dapat diikuti adanya hukuman-hukuman dimana perlu.
93 Hasil Wawancara Dengan Ibu RA Wali Kelas di MTsM Pangkalan Pada Tanggal 11 Mei 2020
9494 Hail Wawancara Dengan Siswa A dI MTsM Pangkalan Pada Tanggal 11 mei 2020
9595
Hail Wawancara Dengan Siswa NA dI MTsM Pangkalan Pada Tanggal 11 mei 2020
70
Berdasarkan hasil observasi pada tanggal 04 Maret 2019 terlihat bahwa, guru bimbingan dan konseling memberikan hukuman kepada siswa agar tidak ada lagi siswa yang melanggar aturan sekolah. Kemudian diperkuat dari hasil wawancara yang penulis lakukan dengan guru bimbingan dan konseling sebagai berikut:
“Peraturan yang kita buat disini adalah supaya siswa bisa menjalankan nya dengan baik, jika kita kedapatan ada siswa yang melanggar peraturan yang telah ditetapkan oleh sekolah maka kita panggil anak tersebut untuk dinasehati, jikalau anak tersebut masih kedapatan melanggar aturan maka anak tersebut kita panggil orang tuanya dan tingkah lakunya tidak terkontrol lagi maka kita akan keluarkan dari sekolah.”96
Berdasarkan hasil wawancara di atas di MTsM 2 Pangkalan terungkap bahwa dengan adanya pelaksanaan bimbingan dan konseling yang dilakukan guru BK cukup dapat membantu siswa dalam mengatasi kebiasaan buruk nya dalam mematuhi aturan, sehingga nantinya siswa sudah terbiasa dalam menjalankan aturan yang dibuat oleh sekolah tanpa di pantau-pantau lagi kegiatannya.
B. Menanamkam karakter jujur