• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

4.2 Hasil Penelitian

4.2.1.1. Karakteristik Responden

Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner.

Berdasarkan kuesioner yang disebarkan tersebut diperoleh gambaran umum mengenai karakteristik responden. Hasil angket Menunjukkan Karakteristik responden seperti tabel-tabel berikut :

Tabel 4.1

Karakteristik Responden Berdasarkan Jenis Kelamin

Jenis Kelamin Jumlah ( Orang ) Persentase (%)

Laki-laki 72 80

Perempuan 18 20

Jumlah 90 100

Sumber : Data Olahan Penulis (2015)

Responden berdasarkan jenis kelamin pada Tabel 4.1 terlihat bahwa responden dengan jenis kelamin laki-laki berjumlah 72 orang ( 80%) sedangkan responden perempuan berjumlah 18 orang ( 20%). Dengan demikian terlihat bahwa responden laki-laki lebih banyak dibanding responden perempuan, hal ini terjadi karena bagian Pemasaran PT Everbright Medan lebih banyak membutuhkan karyawan laki-laki dibanding karyawan perempuan karena pekerjaan di bagian pemasaran lebih banyak dibidang pengangkatan dan pemindahan barang ke mobil pengiriman barang, dan aktivitas pengiriman dan proses pengorderan barang sehingga karyawan laki-laki dianggap lebih sesuai

71 untuk pekerjaan tersebut. Sedangkan karyawan perempuan secara keseluruhan bertugas di bagian administrasi kantor.

Tabel 4.2

Karateristik Responden Berdasarkan Umur

Umur Orang Persentase

20 – 30 Tahun 34 37,8

30 – 40 Tahun 41 45,6

40 – 50 Tahun 13 14,4

50 – 60 Tahun 2 2,2

Jumlah 90 100%

Sumber : Data Olahan Penulis (2015)

Karakteristik responden berdasarkan usia pada Tabel 4.2 terlihat bahwa responden yang berusia 20-30 tahun berjumlah 34 orang (37,8%), berusia 30-40 tahun berjumlah 41 orang (45,6%), berusia 40-50 tahun berjumlah 13 orang (14,4%), berusia 50-60 tahun berjumlah 2 orang ( 2,2%). Dari hasil tersebut terlihat bahwa responden yang berusia 30-40 tahun merupakan umur yang paling dominan. Hal ini menunjukkan bahwa karyawan bagian pemasaran adalah karyawan yang berada di usia yang produktif, karyawan yang mampu melakukan kegiatan pemasaran didalam maupun diluar kantor.

Tabel 4.3

Karateristik Responden Berdasarkan Pendidikan

Tingkat Pendidikan Jumlah Responden Persentase %

SMA 39 43,3

Diploma 23 25,6

S1 28 31,1

Jumlah 90 100%

Sumber : Data Olahan Penulis (2015)

Karakteristik responden berdasarkan tingkat pendidikan pada tabel 4.3 terlihat bahwa responden dengan tingkat pendidikan SMA berjumlah 39 orang

72 (43,3%), diploma berjumlah 23 orang (25,6%) dan responden dengan tingkat pendidikan S1berjumlah 28 orang (31,1%). Dari data tersebut terlihat bahwa responden dengan tingkat pendidikan yang paling dominan adalah SMA karena posisi ini diisi oleh helper gudang, asisten salesman dan supir. Untuk posisi karyawan bagian administrasi pemasaran, administrasi gudang dan ketua sales di isi oleh karyawan yang berpendidikan S1 dan diploma

Tabel 4.4

Karakteristik responden berdasarkan Masa Kerja

Masa Kerja (Tahun) Jumlah ( Orang) Persentase (%)

1 - 5 Tahun 46 51,1

5 - 10 Tahun 27 30

10 - 15 Tahun 6 6,67

15 - 20 Tahun 11 12,2

Jumlah 90 100%

Sumber : Data Olahan Penulis ( 2015)

Karakteristik responden masa kerja pada Tabel 4.4 terlihat bahwa responden dengan masa kerja 1-5 tahun berjumlah 46 orang (51,1%), 5-10 tahun berjumlah 27 orang (30%), 10-15 tahun berjumlah 6 orang (6,67) dan masa kerja 15-20 tahun sebanyak 11 orang (12,2%). Dari data tersebut bahwa masa kerja yang paling dominan adalah 1-5 tahun dan 5 – 10 Tahun. Hal ini dikarenakan karyawan baru mengisi kekosongan jabatan karena berakhirnya masa jabatan karyawan yang berumur 55 tahun dan keluarnya karyawan dari perusahaan yang ingin mencari pekerjaan yang lebih baik.

73 4.2.1.2 Deskripsi Jawaban Responden

Deskripsi jawaban responden menggambarkan bagaimana frekuensi jawaban responden atas pernyataan yang diajukan dalam kesioner. Berikut ini dapat dilihat frekuensi jawaban responden tentang variabel iklim organisasi (X1), Stres Kerja (X2), Budaya Organisasi (X3) dan Perilaku Menyimpang (Y). Pada tabel 4.5 berikut dapat dilihat frekuensi jawaban responden tentang variabel Iklim organisasi.

Tabel 4.5

Frekuensi Jawaban Responden Tentang Iklim Organisasi (X1)

Q STS TS KS S SS Rata- Sumber : Pengolahan SPSS ( 2015 )

Berdasarkan Tabel 4.5 diatas, terlihat bahwa responden memberikan jawaban yang bervariasi untuk setiap butir pernyataan yaitu :

1. Untuk pernyataan pertama (Setiap karyawan mengetahui tanggung jawab masing-masing). Mayoritas responden sebanyak 45 responden menyatakan setuju bahwa karyawan mengetahui apa yang menjadi tugas dan tanggung

74 jawab mereka sebagai karyawan PT Everbright. Karyawan mengetahui prosedur pelaksanaan tugasnya dan karyawan bekerja tanpa harus menunggu perintah dari atasan. Namun masih ada karyawan yang mengatakan kurang setuju sebanyak 2 responden hal ini dikarenakan karyawan sering mengerjakan tugas yang bukan menjadi tugasnya.

2. Untuk pernyataan kedua ( Standar operasional prosedur yang telah ditetapkan memperjelas alur tugas, tanggung jawab dan wewenang karyawan).

Mayoritas responden sebanyak 50 responden menyatakan setuju bahwa standar operasional yang telah ditetapkan perusahaan dapat memperjelas tugas-tugas dari masing-masing karyawan dan bagaimana prosedur pengerjaan tugasnya. Namun masih ada karyawan yang menyatakan kurang setuju sebanyak 8 responden.

3. Untuk pernyataan ketiga ( Saya bertanggung jawab terhadap tugas yang diberikan kepada saya ). Mayoritas responden sebanyak 54 responden menyatakan setuju bahwa karyawan bertanggung jawab terhadap tugas yang diberikan kepadanya. Karyawan bagian pemasaran melaksanakan tugasnya dengan baik karena setiap tugas berkaitan dengan tugas lain untuk itu karyawan berusaha untuk mengerjakan tugas dengan baik.

4. Untuk pernyataan keempat ( Pimpinan memberi penghargaan jika saya dapat menyelesaikan tugas dengan baik). Mayoritas responden sebanyak 37 responden menyatakan setuju bahwa pimpinan memberi penghargaan ketika karyawan dapat menyelesaikan tugas dengan baik. Pimpinan akan memberikan penghargaan bagi karyawan yang mampu mengerjakan tugasnya

75 dengan baik seperti pengakuan, ucapan terima kasih dan pemberian piagam.

Namun masih ada responden yang menjawab tidak setuju sebanyak 6 responden hal ini dikarenakan program penghargaan seperti pemberian piagam kepada tim salesman yang bekerja baik sudah tidak laksanakan lagi semenjak tahun 2005.

5. Untuk pernyataan kelima (Saya dihargai sesuai dengan hasil pekerjaan saya).

Mayoritas responden sebanyak 50 responden menyatakan setuju bahwa karyawan dihargai sesuai dengan hasil pekerjaannya.Hal ini menunjukkan bahwa karyawan pemasaran PT Everbright puas dengan gaji yang didapat.

Namun masih ada karyawan yang menjawab tidak setuju sebanyak 8 responden karena tidak ada uang tambahan lain yang didapat selain gaji dan uang makan disetiap bulannya, uang tambahan lain didapat ketika karyawan bekerja lembur dan uang tunjangan hari raya pada saat akhir tahun.

6. Untuk pernyataan keenam (Saya dan rekan kerja saling mempercayai satu sama lain). Mayoritas responden sebanyak 48 responden menyatakan setuju bahwa sesama rekan kerja saling mempercayai satu sama lain. Hal ini menunjukkan karyawan saling mendukung dan membantu dalam menjalankan aktivitas pekerjaan. Namun masih ada karyawan yang menyatakan tidak setuju sebanyak 2 responden hal ini dikarenakan bahwa masih ada karyawan tidak dapat mempercayai rekan kerjanya seperti karyawan yang bekerja berhubungan dengan uang tidak dapat mempercayakan tugas ini kepada karyawan yang lain.

76 7. Untuk pernyataan ketujuh( Jika mendapat tugas yang sulit, saya mendapat bantuan dari atasan dan rekan kerja). Mayoritas responden sebanyak 57 responden menjawab setuju bahwa karyawan akan mendapatkan bantuan dari atasan maupun rekan kerja apabila mendapat suatu kesulitan.Apabila karyawan mendapati masalah atau kesulitan dalam tugasnya, supervisor atau kepala administrasi bersedia membantu. Namun masih terdapat responden yang menjawab sangat tidak setuju sebanyak 1 responden, karena tidak setiap saat karyawan mendapat bantuan dari atasan ataupun rekan kerja karena karyawan lain juga harus mengerjakan tugas rutinnya, apabila tugas rutin telah selesai dikerjakan maka karyawan yang lain bersedia membantu karyawan yang mengalami kesulitan.

8. Untuk Pernyataan kedelapan (Saya bangga menjadi karyawan bagian Pemasaran PT Everbright Medan). Mayoritas Responden sebanyak 61 responden menyatakan setuju bahwa karyawan bangga menjadi karyawan bagian pemasaran PT Everbright mengingat perusahaan PT Everbright sudah dikenal masyarakat luas dan produknya banyak digunakan masyarakat. Hal ini dapat dilihat dari loyalitas karyawan yang bekerja terkadang melebihi jam kerja yang telah ditetapkan.

Berdasarkan Tabel 4.5 dapat diketahui rata-rata jawaban responden terhadap variabel iklim organisasi. Agar lebih mempermudah penilaian dari rata-rata tersebut, maka perlu dibuat interval. Dalam penelitian ini banyak kelas interval sebesar lima (5) kelas. Rumus yang digunakan adalah sebagai berikut :

77 Panjang Kelas Interval =

Berdasarkan rumus di atas maka panjang kelas interval adalah : Panjang Kelas Interval = = 0,8

Tabel 4.6

Interpretasi Nilai Rata-Rata Jawaban Responden Terhadap Iklim Organisasi (X1)

Nilai Keterangan

1,00-1,79 Sangat Tidak Baik

1,80-2,59 Tidak Baik

2,60-3,39 Kurang Baik

3,40-4,19 Baik

4,20-5,00 Sangat Baik

Dari hasil jawaban responden dapat dilihat bahwa rata-rata jawaban responden mengenai iklim organisasi sebesar 4,063. Dapat dilihat bahwa nilai 4,063 termasuk dalam kategori baik.Berdasarkan distribusi jawaban responden memgenai iklim organisasi menunjukkan bahwa iklim organisasi di bagian pemasaran PT Everbright telah kondusif dapat dilihat dari setiap karyawan mengetahui tanggung jawab masing-masing, standar operasional prosedur yang telah ditetapkan memperjelas alur tugas, tanggung jawab dan wewenang karyawan, karyawan bertanggung jawab terhadap tugas yang diberikan, sesama rekan kerja saling mempercayai dan kebanggaan karyawan menjadi karyawan PT Everbright medan. Meskipun begitu masih ada karyawan yang menyatakan kurang setuju pada pemberian penghargaan kepada karyawan, memberi kompensasi yang adil sesuai kinerja karyawan. Untuk Perlu bagi perusahaan untuk memperhatikan dan memperbaiki sistem kompensasi dan pemberian

78 penghargaan bagi karyawan untuk meningkatkan motivasi dan perilaku positif karyawan. Sehingga karyawan akan merasakan iklim yang kondusif dan karyawan akan merasa puas terhadap organisasi dan pekerjaanya.

Pada Tabel 4.7 berikut ini dapat dilihat frekuensi jawaban responden tentang variabel Stres Kerja (X2).

Tabel 4.7

Frekuensi Jawaban Responden Tentang Stres Kerja (X2)

Q STS TS KS S SS Rata

Sumber : pengolahan SPSS (2015)

Berdasarkan Tabel 4.7 diatas, terlihat bahwa responden memberikan jawaban yang bervariasi untuk setiap butir pernyataan yaitu :

1. Untuk pernyataan pertama ( Saya dituntut untuk menyelesaikan tugas dengan cepat ). Mayoritas responden sebanyak 65 responden menyatakan setuju bahwa karyawan dituntut untuk menyelesaikan tugas dengan cepat. Setiap karyawan di bagian pemasaran baik karyawan administrasi, gudang, dan tim

79 salesman memiliki keterkaitan satu sama lain. Setelah melakukan pengiriman barang kepada pelanggan, Supir dan asisten salesman harus cepat kembali ke kantor untuk melakukan pemuatan barang yang akan dikirim keesokan harinya. Proses pemuatan barang melibatkan karyawan gudang dan bagian administrasi, apabila supir dan asisten salesman terlambat kembali ke kantor membuat karyawan gudang dan administrasi harus menunggu dan terlambat pulang kerja karena harus memuat barang ke mobil delivery order untuk dapat dikirim ke pelanggan pada pagi harinya.

2. Untuk pernyataan kedua (Saya dituntut untuk dapat mengambil keputusan pekerjaan dengan cepat dan tepat meskipun informasi yang diberikan kurang lengkap dan jelas). Mayoritas responden Sebanyak 35 responden menyatakan Kurang setuju yang menyatakan bahwa karyawan dituntut untuk mengambil keputusan pekerjaan dengan cepat tanpa informasi yang jelas. Hal ini menunjukkan bahwa setiap pekerjaan di bagian pemasaran telah memiliki informasi yang jelas untuk dilaksanakan setiap pegawai. Namun masih terdapat karyawan yang menyatakan setuju bahwa mereka pernah menjalankan sebuah tugas tanpa informasi yang jelas. dimana karyawan diminta untuk mengerjakan sebuah tugas namun tidak mendapat informasi yang cukup untuk dapat mengerjakan tugas tersebut hal ini membuat karyawan merasa frustasi.

3. Untuk pernyataan ketiga ( Suhu di lingkungan kantor membuat saya tidak nyaman ). Mayoritas respondensebanyak 42 responden menjawab kurang setuju dengan pernyataan suhu di lingkungan kantor membuat karyawan tidak

80 nyaman. Keadaan suhu lingkungan kantor di bagian pemasaran telah disesuaikan sehingga membuat para karyawan dapat bekerja dengan nyaman, namun masih ada karyawan yang menyatakan setuju karena apabila terjadi mati lampu atau AC mengalami kerusakan akan membuat suasana kantor menjadi panas dan jendela perusahaan yang kecil membuat udara sulit untuk masuk ke kantor dan gudang.

4. Untuk pernyataan keempat (Ruang kerja saya menghambat saya untuk berinteraksi sosial dengan karyawan lain). Mayoritas responden sebanyak 38 responden menjawab kurang setuju bahwa ruang kerja menghambat karyawan untuk berinteraksi sosial. Ruang kerja di bagian pemasaran tersusun rapi dan memiliki ruang yang cukup luas sehingga mempermudah untuk berinteraksi dengan karyawan lain. Namun Masih ada karyawan yang menyatakan Setuju karena bangunan kantor yang berlantai membuat karyawan harus naik turun tangga apabila ingin bertemu karyawan lain yang tidak berada dalam lantai yang sama.

5. Untuk pernyataan kelima (Saya merasa sakit kepala jika diminta untuk mengerjakan tugas lain disaat saya mengerjakan tugas rutin). Mayoritas responden sebanyak 33 responden menyatakan merasa sakit kepala jika diminta mengerjakan tugas lain disaat karyawan mengerjakan tugas rutinnya.

karena hal ini dapat menunda pekerjaan rutinnya. Namun ada karyawan yang menyatakan sangat tidak setuju sebanyak 9 responden karena pekerjaan tambahan yang mereka terima disaat mereka mengerjakan tugas rutin tidak

81 terlalu banyak dan masih bisa di atasi oleh karyawan sehingga tidak menimbulkan sakit kepala.

6. Untuk pernyataan keenam (Saya merasa peran saya tidak jelas dalam organisasi atau kelompok). Mayoritas responden sebanyak 32 responden menyatakan kurang setuju karena karyawan merasa memiliki peran yang jelas dalam perusahaan. Karyawan mengetahui posisi masing-masing serta tugasnya.Namun masih ada karyawan yang menyatakan sangat setuju sebanyak 1 responden. Hal ini sering dirasakan oleh karyawan administrasi yang sering diminta mengerjakan tugas karyawan administrasi yang sedang bertugas keluar kota.

7. Untuk Pernyataan ketujuh (Saya merasa stres jika pimpinan tidak mengijinkan saya terlibat dalam kegiatan organisasi ). Mayoritas responden sebanyak 33 responden menyatakan kurang setuju bahwa karyawan merasa tidak stres apabila pimpinan tidak mengijinkan karyawan terlibat dalam kegiatan organisasi seperti pengambilan keputusan. Hal ini dikarenakan menurut karyawan pimpinan lebih mengetahui apa yang terbaik yang seharusnya di lakukan untuk di putuskan, dan karyawan lebih mengutamakan untuk mengerjakan tugasnya dengan baik. Namun masih ada karyawan yang menyatakan setuju sebanyak 24 karena keterlibatan karyawan dalam kegiatan organisasi seperti pengambilan keputusan sangatlah penting. Walaupun hanya sekedar penyampaian ide, bagi karyawan hal ini menunjukkan penghargaan pimpinan bagi anggotanya.

82 8. Untuk Pernyataan kedelapan ( Saya merasa emosi jika diminta bekerja sama dengan rekan kerja yang memiliki kepribadian yang berbeda dengan saya ).

Mayoritas responden sebanyak 29 responden menyatakan kurang setuju bahwa karyawan tidak merasa emosi jika diminta bekerja sama dengan karyawan lain yang berbeda kepribadian. Bagi karyawan yang terpenting dalam sebuah tim atau kelompok adalah bagaimana suatu pekerjaan dapat diselesaikan dengan cepat. Namun masih ada karyawan yang menjawab sangat setuju sebanyak 6 responden hal ini dikarenakan bekerja sama dengan karyawan yang tidak memiliki kepribadian yang sama akan membuat karyawan tersebut merasa tidak nyaman.

Berdasarkan Tabel 4.7 dapat diketahui rata-rata jawaban responden terhadap variabel stres kerja. Agar lebih mempermudah penilaian dari rata-rata tersebut, maka perlu dibuat interval. Dalam penelitian ini banyak kelas interval sebesar lima (5) kelas. Rumus yang digunakan adalah sebagai berikut :

Panjang Kelas Interval =

Berdasarkan rumus di atas maka panjang kelas interval adalah : Panjang Kelas Interval = = 0,8

83 Tabel 4.8

Interpretasi Nilai Rata-Rata Jawaban Responden Terhadap Stres Kerja (X2)

Nilai Keterangan

1,00-1,79 Sangat Tidak Stres 1,80-2,59 Tidak stress

2,60-3,39 Kurang Stres/Tidak Terlalu Stres 3,40-4,19 Stres

4,20-5,00 Sangat Stres

Sumber : Data diolah (2015)

Dari hasil jawaban responden dapat dilihat bahwa rata-rata jawaban responden mengenai stres kerja sebesar 3,06. Dapat dilihat bahwa nilai 3,06 termasuk dalam kategori kurang stres atau tidak terlalu stres. Secara keseluruhan jawaban responden atas variabel stres kerja adalah mayoritas menjawab kurang setuju (KS) hal ini dapat dilihat dari setiap pengambilan keputusan pekerjaan yang dilengkapi dengan informasi yang jelas, suhu di lingkungan kantor yang telah disesuaikan, Ruang kerja yang tersusun rapi dan luas membuat karyawan mudah berinteraksi dengan karyawan lain, pemberian tugas lain selain tugas rutin, peran karyawan yang jelas dalam organisasi, bekerja sama dengan karyawan yang memiliki kepribadian yang berbeda tidak membuat karyawan emosi. Meskipun begitu masih ada karyawan yang menyatakan setuju pada Penuntutan pekerjaan yang harus diselesaikan dengan cepat, pengambilan keputusan pekerjaan tanpa informasi yang jelas dan pemberian tugas tambahan disaat karyawan mengerjakan tugas rutin.

84 Pada Tabel 4.9 berikut ini dapat dilihat frekuensi jawaban responden tentang variabel Budaya Organisasi (X3).

Tabel 4.9

Frekuensi Jawaban Responden Tentang Budaya Organisasi (X3)

STS TS KS S SS

1. Untuk pernyataan pertama (Karyawan mengetahui makna dari logo perusahaan). Mayoritas responden sebanyak 49 responden menjawab setuju bahwa karyawan mengetahui makna dari logo perusahaan. Namun masih ada karyawan menjawab tidak setuju sebanyak 5 responden karena kurangnyapengenalan budaya organisasi bagi karyawan membuat karyawan kurang mengetahui makna dari logo perusahaan.

2. Untuk pernyataan kedua (Model dan warna seragam PT Everbright mencerminkan budaya perusahaan ). Mayoritas responden sebanyak 61 responden menjawab setuju bahwa model dan warna seragam PT Everbright mencerminkan budaya perusahaan, karena pada seragam terdapat logo perusahaan dan warna merah yang dimasukkan ke dalam seragam yang

85 disesuaikan dengan bentuk dan warna yang terdapat dalam barang produksi PT Everbright. Namun masih terdapat karyawan yang menyatakan tidak setuju sebanyak 4 responden hal ini dikarenakan secara khusus tidak ada pengenalan mengenai identitas perusahaan yang ada pada seragam pegawai.

3. Untuk pernyataan ketiga (Acara seremonial dilaksanakan untuk merayakan ulang tahun perusahaan sebagai momen untuk memperkuat pencapaian nilai-nilai budaya perusahaan kepada karyawan). Mayoritas responden sebanyak 40 responden menjawab setuju bahwa acara seremonial dilaksanakan untuk merayakan ulang tahun perusahaan sebagai momen pencapaian nilai-nilai.

Perusahaan mengundang karyawan yang berada di luar kota untuk datang ke medan dalam acara perusahaan, untuk merayakan suatu momen dan berkenalan dengan sesama Karyawan PT Everbright. Namun masih ada karyawan yang menyatakan tidak setuju sebanyak 6 responden hal ini karenakan kegiatan tersebut sudah jarang dilaksanakan kembali.

4. Untuk pernyataan keempat (Pemimpin sering mengingatkan karyawan untuk melaksanakan budaya organisasi). Mayoritas responden sebanyak 44 responden menyatakan setuju bahwa pimpinan sering mengingatkan karyawan untuk melaksanakan budaya organisasi. Namun masih ada karyawan yang menyatakan tidak setuju sebanyak 6 responden hal ini dikarenakan pimpinan jarang berada di kantor karena harus melakukan survey ke dalam dan luar kota.

5. Untuk pernyataan kelima (Nilai-nilai organisasi seperti cara pelaksanaan tugas dan cara melayani pelanggan diterapkan dan dikembangkan secara berkala).

86 Mayoritas responden sebanyak 60 responden menjawab setuju bahwa nilai-nilai organisasi seperti cara pelaksanaan tugas dan cara melayani pelanggan diterapkan dan dikembangkan secara berkala. Hal ini dapat terlihat dari cara pelayanan pelanggan yang semakin hari semakin diperbaharui guna mempertahankan pelanggan. seperti pemberian promo atau diskon. Namun masih ada karyawan yang menjawab tidak setuju sebanyak 4 responden hal ini karenakan cara pelaksanaan tugasnya setiap tahun sama dan tidak ada perubahan atau perkembangan.

6. Untuk pernyataan keenam ( Peraturan mengenai hari masuk kerja telah saya jalankan dengan benar).Mayoritas responden menjawab Setuju (S) sebanyak 71 responden (78,1%). Hal ini menunjukkan bahwa karyawan bagian pemasaran PT Everbright medan telah melaksanakan dengan baik peraturan mengenai hari kerja dimana karyawan harus datang kekantor mulai hari senin sampai hari sabtu. Namun masih terdapat responden menjawab kurang setuju sebanyak 2 responden hal ini terjadi karena masih ada karyawan yang tidak masuk kerja di hari operasional yang ditetapkan perusahaan.

7. Untuk pernyataan ketujuh (Seluruh karyawan mengetahui sejarah berdirinya PT Everbright). Mayoritas responden sebanyak 55 responden menjawab setuju bahwa karyawan mengetahi sejarah berdirinya PT Everbright. Namun masih ada karyawan yang menyatakan sangat tidak setuju sebanyak 1 karyawan yang belum mengetahui sejarah berdirinya perusahaan hal ini di akibatkan karena kurangnya sosialisasi mengenai budaya perusahaan kepada karyawan.

87 8. Untuk pernyataan kedelapan (Pimpinan dan karyawan menjunjung tinggi filsafat organisasi “memenuhi kebutuhan dan harapan pelanggan serta pihak berkepentingan lainnya dalam hal kualitas, harga, pengiriman dan jasa, pencegahan polusi dengan aktivitas perusahaan, produk dan jasa). Mayoritas respondensebanyak 57 responden menyatakan setuju bahwa pimpinan dan karyawan mengetahui dan menjunjung tinggi filsafat organisasi. Pimpinan dan karyawan sangat menghargai kepuasan dari pihak yang berkepentingan dengan bagian pemasaran PT Everbright.

Berdasarkan Tabel 4.9 dapat diketahui rata-rata jawaban responden terhadap variabel budaya organisasi. Agar lebih mempermudah penilaian dari rata-rata tersebut, maka perlu dibuat interval. Dalam penelitian ini banyak kelas interval sebesar lima (5) kelas. Rumus yang digunakan adalah sebagai berikut :

Panjang Kelas Interval =

Berdasarkan rumus di atas maka panjang kelas interval adalah : Panjang Kelas Interval = = 0,8

Tabel 4.10

Interpretasi Nilai Rata-Rata Jawaban Responden Terhadap Budaya Organisasi (X3)

Nilai Keterangan

1,00-1,79 Sangat Tidak Baik

1,80-2,59 Tidak Baik

2,60-3,39 Kurang Baik

3,40-4,19 Baik

4,20-5,00 Sangat Baik

Sumber : Data diolah (2015)

88 Dari hasil jawaban responden dapat dilihat bahwa rata-rata jawaban responden mengenai budaya organisasi sebesar 3,86. Dapat dilihat bahwa nilai 3,83 termasuk dalam kategori baik. Secara keseluruhan jawaban responden atas variabel budaya organisasi adalah mayoritas menjawab Setuju (S). Hal ini menunjukkan bahwa budaya organisasi perusahaan telah dikelola perusahaan dengan baik dapat dilihat dari karyawan mengetahui makna dari logo perusahaaan, model dan warna seragam mencerminkan budaya perusahaan, pelaksanaan acara seremonial untuk memperkuat pencapaian nilai-nilai budaya perusahaan kepada karyawan, pemimpin mengingatkan karyawan untuk melaksanakan budaya organisasi, penerapan dan pengembangan nilai-nilai organisasi, pematuhan hari kerja, pengetahuan karyawan mengenai sejarah perusahaan dan menjunjung tinggi filsafat organisasi. Meskipun begitu masih ada karyawan yang menjawab kurang setuju pada pelaksanaan acara seremonial, pemimpin mengingatkan karyawan melaksanakan budaya organisasi dan pengetahuan mengenai budaya organisasi.

Hal ini terjadi karena pelaksanaan acara seremonial sebagai momen yang tepat bagi perusahaan untuk menyampaikan nilai-nilai organisasi pada karyawan sudah jarang dilaksanakan kembali.

89 Pada Tabel 4.11 berikut ini dapat dilihat frekuensi jawaban responden tentang variabel Perilaku Menyimpang (Y).

Tabel 4.11

Frekuensi Jawaban Responden Tentang Perilaku Menyimpang(Y)

Frekuensi Jawaban Responden Tentang Perilaku Menyimpang(Y)