• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

4.3 Pembahasan

4.3.3 Pengaruh Budaya Organisasi Terhadap Perilaku

Berdasarkan uji hipotesis secara parsial (Uji-t) budaya organisasi berpengaruh secara negatif dan signifikan terhadap perilaku menyimpang karyawan bagian pemasaran pada PT Everbright Medan, artinya jika budaya organisasi dapat dikelola perusahaan dengan baik melalui program sosialiasi maka akan menurunkan perilaku yang melanggar nilai-nilai budaya perusahaan.

Menurut Sutrisno (2010:6) Budaya organisasi harus benar-benar dikelola perusahaan sebagai alat manajemen yang akan memberi pengaruh positif dan menjadi pendorong bagi karyawan untuk berperilaku positif, dedikatif dan

110 produktif. Namun apabila budaya organisasi tidak dikelola dan dijalankan dengan baik akan mengakibatkan karyawan berperilaku menyimpang.

Berdasarkan hasil analisis deskriptif tentang variabel Budaya Organisasi yang telah di uraikan sebelumnya terlihat bahwa frekuensi jawaban responden tentang variabel budaya Organisasi untuk seluruhan item/butir pernyataan secara umum didominasi oleh jawaban Setuju (S). Hal tersebut menunjukkan bahwa budaya organisasi PT Everbright telah dijalankan dan disosialisasi dengan baik Seperti karyawan mengetahui makna dari logo perusahaan, pelaksanaan acara ulang tahun perusahaan sebagai momen pencapaian nilai-nilai budaya perusahaan kepada karyawan, penerapan dan pengembangan nilai-nilai perusahaan, karyawan mematuhi peraturan hari kerja perusahaan dan menjunjung tinggi filsafat organisasi.

Hal ini dapat terlihat dari pengetahuan karyawan akan makna logo dari perusahaan. Perusahan PT Everbright sebagai produsen baterai kering mencantum gambar energi pada logo perusahaan. Dengan ini karyawan mengetahui bahwa produk yang dihasilkan oleh perusahaan menghasilkan energi. Begitu juga pada seragam karyawan yang dicantumkan logo perusahaan sebagai identitas perusahaan. pimpinan dan karyawan sangat menghargai hubungan dengan pelanggan dan pihak berkepentingan lain. Pimpinan dan karyawan sangat menjunjung tinggi kepuasan pelanggan akan kualitas dari produk mereka. apabila terdapat barang yang rusak selama pengoderan barang. perusahaan akan mengganti dengan produk yang baru dan melakukan pemusnahan kepada barang yang rusak agar tidak digunakan kembali.

111 Namun masih terdapat pernyataan Kurang Setuju (KS) untk beberapa Item pernyataan seperti pada Item no 3, 4 dan 7. Acara-acara perusahaan seperti acara perayaan ulang tahun sudah jarang terjadi dilaksanakan di perusahaan ini. acara ini dapat digunakan pimpinan untuk menyampaikan nilai-nilai organisasi kepada karyawan. dengan begitu karyawan akan lebih mengetahui mengenai perusahaan dan rencana masa depan perusahaan. Program sosialisasi budaya perusahaan juga jarang dilakukan oleh pimpinan, setiap karyawan baru tidak diberikan sosialisasi mengenai budaya organisasi namun diberikan sosialisasi mengenai tugas yang akan dikerjakan. Seharusnya sosialisasi budaya perlu di terapkan bagi karyawan baru dan karyawan lama dengan begitu karyawan akan mengetahui dengan jelas mengenai sejarah perusahaan dan apa yang diharapkan perusahaan dari karyawan melalui perilaku mereka. Contohnya seperti peraturan mengenai jam kerja. telah ditetapkan bahwa karyawan harus datang kekantor tepat pada pukul 08.00 pagi namun masih ada karyawan yang datang terlambat kekantor. Jam istirahat karyawan dari pukul 12.00 – 14.00 namun masih ada karyawan yang belum hadir dikantor setelah jam istirahat selesai. Hal-hal tersebut perlu dimanajemen oleh perusahaan karena merupakan pemborosan waktu dan penundaan pekerjaan.

Hasil penelitian ini di dukung oleh penelitian sebelumnya oleh Sembiring (2014) yang berjudul “ Pengaruh budaya perusahaan terhadap perilaku menyimpang di tempat kerja pada PT Central Sentosa Finance Medan” budaya perusahaan berwujud dan tidak berwujud secara bersama-sama memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap perilaku menyimpang di tempat kerja pada PT Central Sentosa Finance Medan.

112 4.3.4 Pengaruh iklim Organisasi, Stres Kerja dan Budaya Organisasi Terhadap Perilaku Menyimpang Karyawan

Pada uji hipotesis secara serempak (Uji - F) iklim organisasi, stres kerja dan budaya organisasi berpengaruh signifikan terhadap perilaku menyimpang karyawan bagian pemasaran PT Everbright Medan. Artinya iklim organisasi yang sehat dan kondusif, stres kerja yang stabil dan tidak tinggi, dan budaya organisasi yang dikelola perusahaan dengan baik akan mendorong karyawan berperilaku positif.

Jika organisasi memperlakukan karyawan dengan penuh kepercayaan, menerapkan kebijakan yang adil serta memberikan dukungan kepada karyawan.

Akan membuat karyawan merasakan iklim organisasi yang kondusif dan menyenangkan sehingga karyawan akan menunjukkan perilaku yang positif dan kepuasan terhadap organisasi dan pekerjaan mereka.

Menurut Wirawan (2007:124) Apabila ruang kerja yang tidak baik, hubungan atasan dan bawahan yang kurang baik, dan birokrasi yang kaku dapat menimbulkan stres kerja yang tinggi serta motivasi dan kepuasan kerja akan menjadi rendah. Jika karyawan bekerja di dalam ruangan yang nyaman dan bersih, hubungan atasan dan bawahan yang kondusif, penghargaan dan dukungan yang yang sebanding dengan kinerja karyawan akan menurunkan stress kerja karyawan serta menimbulkan sikap yang positif dan meningkatkan motivasi dan kepuasaan kerja karyawan.

Ketika anggota organisasi menerima budaya organisasi maka karyawan akan menyatukan harapannya dengan harapan organisasi. Karyawan akan

113 menerapkan standar perilaku yang dapat diterima dan tidak dapat diterima oleh perusahaan. Perusahaan harus melakukan sosialisasi budaya perusahaan terhadap sumber daya manusia yang dimiliki agar hasil dari proses sosialisasi tersebut akan memiliki dampak yang positif bagi perilaku karyawan, produktivitas, komitmen terhadap organisasi, dan turnover (Sutrisno, 2010:30).

Besarnya pengaruh antara variabel iklim organisasi, stres kerja dan budaya organisasi terhadap perilaku menyimpang yang diperoleh pada penelitian ini dapat dilihat dari koefesinsi determinasi yaitu sebesar 0,432. Hal ini bahwa iklim organisasi, stres kerja dan budaya organisasi terhadap perilaku menyimpang sebesar 43,2% sedangkan sisanya 56,8% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain diluar model.

Besarnya koefisien korelasi yakni sebesar 0,671. Hal ini berarti bahwa hubungan antara iklim organisasi, stres kerja dan budaya organisasi terhadap perilaku menyimpang sebesar 67,1% artinya hubungannya erat.

114 BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN 5.1 Kesimpulan

Berdasarkan pembahasan, Penulis mengambil kesimpulan sebagai berikut:

1. Berdasarkan uji secara parsial ( Uji-t) bahwa iklim organisasi berpengaruh negatif dan signifikan terhadap perilaku menyimpang karyawan bagian pemasaran pada PT Everbright Medan. Artinya, apabila iklim organisasi semakin kondusif dan menyenangkan maka perilaku menyimpang karyawan akan semakin rendah.

2. Berdasarkan uji secara parsial (Uji-t) bahwa stres kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku menyimpang karyawan bagian pemasaran pada PT Everbright Medan Artinya, apabila stres kerja yang dialami karyawan semakin tinggi maka niat untuk melakukan perilaku menyimpang akan meningkat. Dari semua variabel yang diteliti stres berpengaruh dominan terhadap perilaku menyimpang karyawan.

3. Berdasarkan uji secara parsial (Uji-t) bahwa budaya organisasi berpengaruh negatif dan signifikan terhadap perilaku menyimpang karyawan bagian pemasaran pada PT. Everbright Medan Artinya, apabila budaya organisasi semakin baik dan terkelola maka niat untuk melakukan perilaku menyimpang akan menurun.

4. Berdasarkan hasil analisis Uji signifikansi simultan (Uji-f) iklim organisasi, stres kerja dan budaya organisasi secara bersama-sama memiliki pengaruh yang signifikan terhadap perilaku menyimpang karyawan bagian pemasaran

115 Pada PT Everbright Medan. Artinya Jika semakin kondusif iklim organisasi, Semakin tinggi pengelolaan stres kerja karyawan dan budaya organisasi yang dikelola dengan baik akan berpengaruh pada berkurangnya niat untuk melakukan perilaku menyimpang karyawan bagian pemasaran pada PT.

Everbright Medan.

5.2 Saran

Berdasarkan Hasil Pembahasan, Penulis memberikan saran-saran sebagai berikut:

1. Iklim organisasi berpengaruh signifikan terhadap perilaku menyimpang karyawan bagian pemasaran pada PT Everbright. Oleh karena itu organisasi harus mampu menciptakan kondisi lingkungan yang baik maka akan menurunkan perilaku menyimpang. Untuk itu peneliti memberi saran agar kompensasi yang diberikan kepada karyawan lebih diperhatikan. Kompensasi yang diberikan tidak hanya berupa gaji, insentif, uang makan dan tunjangan hari raya tetapi juga berupa tambahan lain seperti uang transportasi, uang telefon, uang listrik dan pelayanan terhadap karyawan seperti rekreasi. Maka dengan adanya kesesuaian pemberian kompensasi, perilaku menyimpang diharapkan dapat berkurang dan meningkatkan karyawan untuk tetap berperilaku sesuai dengan aturan perusahaan. Dukungan oleh pimpinan juga diperlukan oleh pegawai untuk dapat menyemangati dan mengingatkan karyawan akan tujuan perusahaan, walaupun pimpinan harus jarang berada dikantor karena harus melakukan survey lapangan, ada baiknya apabila

116 pimpinan menyediakan sedikit waktu untuk berinteraksi dan memotivasi karyawan setiap hari untuk meningkatkan kinerjanya.

2. Stres kerja mempunyai pengaruh yang dominan terhadap perilaku Menyimpang karyawan bagian pemasaran pada PT Everbright Medan. Maka perusahaan harus lebih memperhatikan penyebab stres kerja karyawan yang menyangkut pelimpahan tugas lain pada saat karyawan mengerjakan tugas rutin untuk perlu diperhatikan pimpinan karena hal ini dapat membuat karyawan menjadi stres dan pada akhirnya menimbulkan niat berperilaku menyimpang. Untuk itu stres kerja harus dikelola dengan baik meskipun penerapan waktu kerja dan target kerja yang ketat mampu mendorong karyawan untuk bekerja lebih giat. Tidak perlu ada penambahan pekerjaan sebelum pekerjaan rutin pegawai selesai. Maka disarankan kepada perusahaan untuk mengurangi penyebab stres karyawan seperti memberikan tugas tambahan apabila pekerjaan rutin karyawan telah selesai. Perlunya melakukan koordinasi terhadap pihak-pihak yang berhubungan dengan proses pengiriman barang agar tidak terjadi keterlambatan dalam proses pemuatan barang sehingga karyawan lain tidak harus menunggu sampai melewati jam pulang kantor. Maka disarankan kepada supervisor untuk selalu memantau proses pengiriman barang untuk mengetahui keberadaan supir dan asisten salesman pada saat melakukan pengiriman barang. Melakukan pertemuan dengan karyawan dalam upaya mendiskusikan berbagai permasalahan yang memungkinkan terjadinya stress, mengadakan training tentang penata laksanaan stress di tempat kerja (occupational stress management) bagi para

117 pimpinan sehingga diharapkan mereka dapat lebih sensitif terhadap penyebab-penyebab dan symptom awal dari stress di lingkungan kerja mereka dan pelaksanaan berbagai kegiatan yang bersifat informal yang merujuk pada tujuan peningkatan upaya relaksasi bagi karyawan, seperti happy hours, afternoon tea, outbound activities, tamasya keluarga.

3. Budaya organisasi yang meliputi budaya berwujud dan tidak berwujud telah di kelola perusahaan dengan baik agar lebih ditingkatkan terutama mengenai sosialisasi budaya perusahaan agar dapat menurunkan perilaku menyimpang karyawan. Pihak manajemen perusahaan harus senantiasa memberikan dorongan kepada anggota organisasi untuk mengimplementasikan budaya perusahaan. Penyampaian budaya perusahaan dapat disampaikan melalui acara penting perusahaan seperti acara hari ulang tahun perusahaan, acara bulanan seperti pertemuan pimpinan dan karyawan untuk mengevaluasi kinerja disetiap bulannya dan melakukan komunikasi secara horizontal dan vertikal agar perusahaan dan karyawan bersama-sama melaksanakan budaya organisasi.

Pemahaman mengenai nilai dan norma perusahaan akan mengarahkan karyawan menjalankan peraturan perusahaan.

4. Bagi peneliti selanjutnya diharapkan untuk dapat meneruskan dan mengembangkan penelitian ini pada masa yang akan datang melalui penelitian yang lebih mendalam dengan menambahkan variabel-variabel lain seperti kecerdasan emosional, kepribadian individu, kepemimpinan, kompensasi dan pengawasan untuk mendapatkan hasil yang lebih optimal mengenai pengaruh

118 iklim organisasi, stres kerja, dan budaya organisasi terhadap perilaku menyimpang karyawan.

119 DAFTAR PUSTAKA

Buku

Anderson, N. dkk, 2005. Handbook of Industrial Work and Organizational Psychology, Vol 1, Sage Publication, London

Griffin, Ricky W, 2004, Manajemen , Edisi 7, Jilid 2, Penerbit Erlangga, Jakarta.

Ivancevich, John M, Robert Konopaske, Michael T Matteson, 2006, Perilaku dan Manajemen organisasi, , Edisi 7, Jilid 1, Penerbit Erlangga, Jakarta.

Kidwell, Roland E, Christopher L Martin, 2005. Managing Organizational Deviance, Sage Publication , London.

Mullins, Laurie J, 2005. Management and Organizational Behavior, 7th ed, Prentice Hall, London.

Mangkunegara, A.A Prabu Anwar, 2005. Perilaku dan Budaya Organisasi, PT.

Refika Aditama, Bandung.

Rivai, Veithzal, Deddy Mulyadi, 2009. Kepemimpinan dan Perilaku Organisasi, Edisi 3, Rajawali Press, Jakarta.

Robbins, Stephen P, dkk, 2013. Organisational Behaviour, 7th Edition, Pearson, Australia.

Robbins, Stephen P, Timothy A Judge, 2007. Perilaku Organisasi, Edisi 12, Buku 1, Salemba Empat, Jakarta.

________, 2008, Perilaku Organisasi, Edisi 12, Buku 2, Salemba Empat, Jakarta.

Robbins, Stephen P, Mary Coulter, 2010. Manajemen, Edisi 10, Jilid 1, Penerbit Erlangga, Jakarta.

Situmorang, Syafrizal Helmi, Muslich Lufti, 2014. Analisis Data untuk Riset Manajemen dan Bisnis, Edisi 3, USU Press, Medan.

Sugiyono, 2012. Metode Penelitian Bisnis, CV Alfabeta, Bandung.

Sutrisno, Edy, 2010. Budaya Organisasi, Edisi 1, Penerbit Kencana, Jakarta.

Tampubolon, Manahan P, 2004. Perilaku Keorganisasian, Edisi 1, Penerbit Ghalia Indonesia, Jakarta.

Waluya, Bagja, 2007. Sosiologi : Menyelami Fenomena Sosial di Masyarakat, Cetakan 1, PT Setia Puing Inves, Bandung.

Williams, Chuck, 2001. Manajemen, Buku 1, Penerbit Salemba Empat, Jakarta.

120 Wirawan, 2007. Budaya dan Iklim Organisasi: Teori Aplikasi dan Penelitian,

Salemba Empat, Jakarta.

Skripsi

Sembiring, Jhon Roy, 2014. Pengaruh Budaya Organisasi Terhadap Perilaku Menyimpang Ditempat Kerja Pada PT Central Sentosa Finance Medan, Skripsi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Sumatera Utara.

Modul

BPKP, 2008, Perilaku Menyimpang (Fraud) dalam Modul 2 Audit Forensic, Bogor, Pusdiklatwas BPKP.

Jurnal

Himmah, Dewi Faikhotul, 2013. “ Pengaruh Dimensi Budaya Hofstede Terhadap Deviant Workplace Behavior Studi Pada Karyawan Kantor Pelayanan Pajak Pratama Singosari”, Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB, Universitas Brawijaya, Volume 2 No 1. Halaman 1-11.

Golparvar, Mohsen, Manouchehr Kamkar and Zahra Javadian, 2012.

“Moderating Effects of Job Stress in Emotional Exhaustion and Feeling of Energy Relationships with Positive and Negative Behaviors: Job Stress Multiple Functions Approach”, International Journal of Psychological Studie, Volume 4 Nomor 4, Halaman 99-112.

Kanten, Pelin, Funda Er Ulker, 2013. “ The Effect of Organizational Climate on Counterproductive Behaviors: An Empirical Study on the Employees of Manufacturing Enterprises”, The Macrotheme Review, Volume 2 Nomor 4, Halaman 144-160.

Omar, F, dkk, 2011. “ Stress and Job Satisfaction as Antecedents Of Workplace Deviant Behavior”, World Applied Sciences Journal (Special Issue of Social and Psychological Sciences for Human Development), Volume 12, Halaman 46-61.

121 LAMPIRAN 1. SURAT PENELITIAN

122 LAMPIRAN 2. KUESIONER

Responden yang terhormat,

Bapak/Ibu yang saya hormati. Saya mahasiswa Universitas Sumatera Utara Medan memohon kepada Bapak/Ibu untuk berkenan mengisi kuesioner di bawah sesuai dengan keadaan yang sebenarnya. Kuesioner ini disebarkan dalam rangka untuk menyelesaikan skripsi yang berjudul “ Pengaruh Iklim Organisasi, Stress Kerja dan Budaya Organisasi Terhadap Perilaku Menyimpang Karyawan Bagian Pemasaran Pada PT Everbright Medan”. Adapun hasil dari penelitian ini digunakan sebagai kepentingan penulisan skripsi. Atas bantuan dan kesediaannya saya ucapkan terima kasih.

A. Petunjuk Pengisian Kuesioner

1.Lingkarilah angka yang tersedia di kolom dengan memilih sesuai dengan keadaaan sebenarnya.

2. Alternetif jawaban untuk pernyataan yang diberikan kepada karyawan.

Sangat Tidak Setuju 1 2 3 4 5 Sangat Setuju Keterangan :

1 = Sangat Tidak Setuju 2 = Tidak Setuju

3 = Kurang Setuju 4 = Setuju

5 = Sangat Setuju

B. Karakteristik Responden

1. Usia : 20 – 30 Tahun 30 – 40 Tahun 40 – 50 Tahun 50 – 60 Tahun 2. Jenis Kelamin : Laki- laki Perempuan

No. Responden

:

123 Pertanyaan untuk Variabel Iklim organisasi

No Pernyataan Skor Struktur

1. Setiap karyawan mengetahui tanggung jawab masing-masing

1 2 3 4 5

Standar

2. Standar operasional prosedur yang telah ditetapkan memperjelas alur tugas, tanggung jawab dan wewenang karyawan

1 2 3 4 5

Tanggung Jawab

3. Saya bertanggung jawab terhadap tugas yang diberikan kepada saya

1 2 3 4 5

Penghargaan

4. Pimpinan memberi penghargaan jika saya dapat menyelesaikan tugas dengan baik

1 2 3 4 5

6. Saya dihargai sesuai dengan hasil pekerjaan saya 1 2 3 4 5 Dukungan

6. Saya dan rekan kerja saling mempercayai satu sama lain 1 2 3 4 5 7. Jika mendapat tugas yang sulit, saya mendapat bantuan

dari atasan dan rekan kerja

1 2 3 4 5

Komitmen

8. Saya bangga menjadi karyawan bagian pemasaran PT Everbright Medan

1 2 3 4 5

Pertanyaan untuk Variabel Stres Kerja

No Pernyataan Skor

Tuntutan Tugas

1. Saya di tuntut untuk menyelesaikan tugas dengan cepat 1 2 3 4 5 2. Saya dituntut untuk dapat mengambil keputusan pekerjaan

yang cepat dan tepat meskipun informasi yang diberikan kurang lengkap dan jelas

1 2 3 4 5

124 Tuntutan Fisik

3 Suhu dilingkungan kantor membuat saya tidak nyaman 1 2 3 4 5 4 Ruang kerja saya menghambat saya untuk berinteraksi

sosial dengan karyawan lain

1 2 3 4 5

Tuntutan Peran

5 Saya merasa sakit kepala jika diminta untuk mengerjakan tugas lain disaat saya mengerjakan tugas rutin

1 2 3 4 5

6 Saya merasa peran saya tidak jelas dalam organisasi atau kelompok

1 2 3 4 5

Tuntutan interpersonal

7 Saya merasa stres jika pimpinan tidak mengijinkan saya terlibat dalam kegiatan organisasi

1 2 3 4 5

8 Saya merasa emosi jika diminta bekerja sama dengan rekan kerja yang memiliki kepribadian yang berbeda dengan saya

1 2 3 4 5

Pertanyaan untuk Variabel Budaya Organisasi

No Pernyataan Skor

Budaya Perusahaan berwujud

1 Karyawan mengetahui makna dari logo perusahaan 1 2 3 4 5 2 Model dan warna seragam PT Everbright mencerminkan

budaya perusahaan

1 2 3 4 5

3. Acara seremonial dilaksanakan untuk merayakan ulang tahun perusahaan sebagai momen untuk memperkuat pencapaian nilai-nilai budaya perusahaan kepada karyawan

1 2 3 4 5

4 Pemimpin sering mengingatkan karyawan untuk melaksanakan budaya organisasi

1 2 3 4 5

Budaya Perusahaan Tidak Berwujud

5 Nilai-nilai organisasi seperti cara pelaksanaan tugas dan cara melayani pelanggan diterapkan dan dikembangkan secara berkala.

1 2 3 4 5

6 Peraturan mengenai hari masuk kerja telah saya jalankan dengan benar

1 2 3 4 5

7 Seluruh karyawan mengetahui sejarah berdirinya PT.

Everbright

1 2 3 4 5

8 Pimpinan dan karyawan menjunjung tinggi filsafat organisasi “memenuhi kebutuhan dan harapan pelanggan serta pihak berkepentingan lainnya dalam hal kualitas, harga, pengiriman dan jasa, Pencegahan polusi dengan aktivitas perusahaan, produk dan jasa”.

1 2 3 4 5

125 Pertanyaan untuk Variabel Perilaku Menyimpang

No Pernyataan Skor

Penyimpangan Properti

1. Saya menggunakan komputer atau tablet perusahaan untuk online atau untuk kepentingan pribadi lainnya

1 2 3 4 5

2. Saya menggunakan transportasi kantor untuk pergi makan siang atau untuk kepentingan pribadi lainnya

1 2 3 4 5

Penyimpangan produksi

3. Saya datang terlambat ke kantor 1 2 3 4 5

4 Saya menggunakan jam istirahat berlebihan 1 2 3 4 5 Penyimpangan politik

5. Masih ada karyawan yang menunjukkan sifat favoritisme/memihak kepada karyawan lain

1 2 3 4 5

6. Saya pernah menunjukkan kesalahan kerja oleh rekan kerja di depan karyawan lain

1 2 3 4 5

Agresi Individu

7. Saya bercanda mengandung SARA dengan rekan kerja 1 2 3 4 5 8. Saya mengakui ide/pemikiran rekan kerja sebagai hasil ide

pribadi

1 2 3 4 5

126 LAMPIRAN 3. JAWABAN KUESIONER UJI VALIDITAS DAN REABILITAS

IKLIM ORGANISASI STRES KERJA

127

BUDAYA ORGANISASI PERILAKU MENYIMPANG

Q1 Q2 Q3 Q4 Q5 Q6 Q8 Q9 Q1 Q3 Q4 Q7 Q8 Q10 Q12 Q13

128 LAMPIRAN 4. UJI VALIDITAS DAN REABILITAS

Item-Total Statistics Cronbach's Alpha N of Items

,936 32

129 LAMPIRAN 5. UJI ASUMSI KLASIK

One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test

Unstandardized Residual

N 90

Normal Parametersa,b Mean 0E-7

Std. Deviation 4,91038940

Most Extreme Differences

Absolute ,102

Positive ,062

Negative -,102

Kolmogorov-Smirnov Z ,972

Asymp. Sig. (2-tailed) ,301

a. Test distribution is Normal.

130

Coefficientsa

Model Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients

a. Dependent Variable: Absut

Coefficients

131 LAMPIRAN 6. ANALISIS REGRESI LINEAR BERGANDA

Uji Signifikansi Simultan ( Uji F )

ANOVAa

b. Predictors: (Constant), Budaya, Stres, Iklim

Uji Signifikansi Parsial ( Uji T )

Coefficients

Model Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients

a. Dependent Variable: Menyimpang

Uji Koefisien Determinasi ( Uji R2 )

a. Predictors: (Constant), Budaya, Stres, Iklim

132 LAMPIRAN 7. FREKUENSI JAWABAN RESPONDEN

XIP1

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

133

X1P5

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid

2,00 8 8,9 8,9 8,9

3,00 19 21,1 21,1 30,0

4,00 50 55,6 55,6 85,6

5,00 13 14,4 14,4 100,0

Total 90 100,0 100,0

X1P6

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid

2,00 2 2,2 2,2 2,2

3,00 15 16,7 16,7 18,9

4,00 48 53,3 53,3 72,2

5,00 25 27,8 27,8 100,0

Total 90 100,0 100,0

X1P7

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid

1,00 1 1,1 1,1 1,1

2,00 2 2,2 2,2 3,3

3,00 8 8,9 8,9 12,2

4,00 57 63,3 63,3 75,6

5,00 22 24,4 24,4 100,0

Total 90 100,0 100,0

134

X1P8

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid

3,00 7 7,8 7,8 7,8

4,00 61 67,8 67,8 75,6

5,00 22 24,4 24,4 100,0

Total 90 100,0 100,0

X2P1

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid

2,00 2 2,2 2,2 2,2

3,00 13 14,4 14,4 16,7

4,00 65 72,2 72,2 88,9

5,00 10 11,1 11,1 100,0

Total 90 100,0 100,0

X2P2

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid

1,00 9 10,0 10,0 10,0

2,00 10 11,1 11,1 21,1

3,00 35 38,9 38,9 60,0

4,00 33 36,7 36,7 96,7

5,00 3 3,3 3,3 100,0

Total 90 100,0 100,0

135

X2P3

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

136

X2P6

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

137

X3P1

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid

2,00 5 5,6 5,6 5,6

3,00 16 17,8 17,8 23,3

4,00 49 54,4 54,4 77,8

5,00 20 22,2 22,2 100,0

Total 90 100,0 100,0

X3P2

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid

2,00 4 4,4 4,4 4,4

3,00 15 16,7 16,7 21,1

4,00 61 67,8 67,8 88,9

5,00 10 11,1 11,1 100,0

Total 90 100,0 100,0

X3P3

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid

2,00 6 6,7 6,7 6,7

3,00 20 22,2 22,2 28,9

4,00 40 44,4 44,4 73,3

5,00 24 26,7 26,7 100,0

Total 90 100,0 100,0

138

X3P4

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

139

X3P8

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

140

YP4

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid

1,00 25 27,8 27,8 27,8

2,00 14 15,6 15,6 43,3

3,00 22 24,4 24,4 67,8

4,00 29 32,2 32,2 100,0

Total 90 100,0 100,0

YP5

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid

1,00 19 21,1 21,1 21,1

2,00 15 16,7 16,7 37,8

3,00 23 25,6 25,6 63,3

4,00 32 35,6 35,6 98,9

5,00 1 1,1 1,1 100,0

Total 90 100,0 100,0

YP6

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid

1,00 27 30,0 30,0 30,0

2,00 13 14,4 14,4 44,4

3,00 26 28,9 28,9 73,3

4,00 24 26,7 26,7 100,0

Total 90 100,0 100,0

141

YP7

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid

1,00 32 35,6 35,6 35,6

2,00 23 25,6 25,6 61,1

3,00 27 30,0 30,0 91,1

4,00 7 7,8 7,8 98,9

5,00 1 1,1 1,1 100,0

Total 90 100,0 100,0

YP8

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid

1,00 27 30,0 30,0 30,0

2,00 17 18,9 18,9 48,9

3,00 28 31,1 31,1 80,0

4,00 18 20,0 20,0 100,0

Total 90 100,0 100,0