• Tidak ada hasil yang ditemukan

KARAKTERISTIK RESPONDEN KAMPANYE SUSTAINABLE SEAFOOD, WWF

Karakteristik responden Kampanye Sustainable Seafood, WWF yang diamati dalam penelitian ini meliputi usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan, jenis pekerjaan, dan tingkat pendapatan. Responden dalam penelitian ini dibagi menjadi dua yakni responden kategori konsumen dan responden kategori produsen.

Usia

Usia adalah lamanya seseorang hidup, terhitung sejak dia lahir hingga saat menjadi responden penelitian. Karakteristik responden pada penelitian ini dikelompokkan menjadi empat kategori yakni kategori remaja (usia responden 16-22 tahun), dewasa muda (usia responden 23-30 tahun), dewasa menengah (usia responden 31-50 tahun), dan usia tua (usia responden lebih dari 50 tahun). Karakteristik usia responden Kampanye Sustainable Seafood dapat dilihat pada tabel 1.

Tabel 1 Jumlah dan persentase responden Kampanye Sustainable Seafood, WWF berdasarkan kategori usia

Usia Konsumen Produsen Total

Jumlah % Jumlah % Jumlah %

Remaja 21 81.0 1 5.6 22 50.0 Dewasa Muda 5 19.0 4 22.2 9 20.5 Dewasa Menengah 0 0.0 11 61.1 11 25.0 Usia Lanjut 0 0.0 2 11.1 2 4.5 Total 26 100.0 18 100.0 44 100.0

Berdasarkan tabel 1 responden kategori konsumen diperoleh data bahwa usia responden kategori konsumen mayoritas tergolong dalam usia kategori remaja (usia responden 16-22) tahun yakni sebesar 81 persen. Salah satu alasan responden kategori konsumen termasuk dalam usia kategori remaja karena Kampanye Sustainable Seafood sering diselenggarakan di perguruan tinggi dan melibatkan mahasiswa. Sementara pada responden kategori produsen produsen mayoritas tergolong dalam usia kategori dewasa menengah (usia responden 31-50 tahun) yakni sebesar 61.1 persen. Tabel 1 menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pada responden kategori konsumen dan produsen Kampanye Sustainable Seafood dilihat berdasarkan kategori usia.

Jenis Kelamin

Jenis kelamin adalah sifat fisik responden yang tercata dalam kartu identitas yang dimiliki oleh responden dan merupakan identitas seksual yang melekat pada diri responden. Berdasarkan jenis kelamin, responden Kampanye Sustainable Seafood terbagi menjadi responden laki-laki dan responden

perempuan. Karakteristik usia responden Kampanye Sustainable Seafood dapat dilihat pada tabel 2.

Tabel 2 Jumlah dan persentase responden Kampanye Sustainable Seafood, WWF berdasarkan kategori sumber pesan

Jenis Kelamin Konsumen Produsen Total

Jumlah % Jumlah % Jumlah %

Laki-laki 16 61.5 18 100.0 34 77.3

Perempuan 10 38.4 0 0.0 10 22.7

Total 26 100.0 18 100.0 44 100.0

Berdasarkan tabel responden kategori konsumen diperoleh data bahwa jenis kelamin responden kategori konsumen mayoritas adalah laki-laki yakni sebanyak 61.5 persen dan perempuan sebanyak 38.4 persen. Sementara pada responden kategori produsen produsen adalah laki-laki. Hal ini menurut salah satu pengurus LSM aliansi WWF disebabkan oleh responden kategori produsen bermatapencaharian nelayan yang semuanya berjenis kelamin laki-laki. Berdasarkan tabel 2 responden kategori konsumen dan produsen pada Kampanye Sustainable Seafood mayotitas berjenis kelamin laki-laki yakni sebanyak 77.3 persen.

Tingkat Pendidikan

Tingkat pendidikan adalah jenjang pendidikan formal yang pernah ditempuh oleh responden. Karakteristik tingkat pendidikan ini dibagi menjadi tiga kategori, yaitu pendidikan rendah, sedang, dan tinggi. Penggolangan tingkat pendidikan ini dilihat dari jenjang pendidikan formal terakhir yang ditempuh oleh responden. Pendidikan rendah untuk mereka yang tidak bersekolah atau tidak tamat Sekolah Dasar (SD). Pendidikan sedang untuk mereka yang tamat Sekolah Dasar (SD) sampai Sekolah Menegah Pertama (SMP). Pendidikan tinggi untuk mereka yang tamat Sekolah Menengah Atas (SMA) sampai Perguruan Tinggi. Karakteristik responden berdasarkan tingkat pendidikan dapat dilihat pada tabel 3. Tabel 3 Jumlah dan persentase responden Kampanye Sustainable Seafood,

WWF berdasarkan tingkat pendidikan

Tingkat Pendidikan Konsumen Produsen Total

Jumlah % Jumlah % Jumlah %

Rendah 0 0.0 6 33.3 6 13.6

Sedang 0 0.0 9 50.0 9 20.4

Tinggi 26 100.0 3 16.7 29 65.9

Total 26 100.0 18 100.0 44 100.0

Berdasarkan tabel 3 responden kategori konsumen tergolong dalam kategori pendidikan tinggi (tamat Sekolah Menengah Atas sampai Perguruan Tinggi) yakni sebesar 100 persen. Sementara pada responden kategori produsen tergolong dalam kategori pendidikan sedang (tamat Sekolah Dasar sampai

25

Sekolah Menangah Pertama) yakni sebesar 50.0 persen dan 33.3 persen tergolong dalam kategori pendidikan rendah serta 16.7 persen tergolong tergolong dalam kategori pendidikan tinggi. Jika dilihat secara keseluruhan responden pada penelitian ini tergolong dalam kategori pendidikan tinggi yakni sebesar 65.9 persen. Tabel 3 menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pada responden kategori konsumen dan produsen Kampanye Sustainable Seafood dilihat berdasarkan tingkat pendidikan.

Jenis Pekerjaan

Jenis pekerjaan adalah kegiatan yang dilakukan oleh responden sebagai sumber utama yang menghasilkan uang. Pengolahan jenis pekerjaan responden dibagi menjadi empat kategori yakni pegawai swasta. Non pegawai swasta, pelajar atau mahasiswa dan tidak bekerja. Non-pegawai swasta terdiri dari terdiri dari Pegawai Negeri Sipil (PNS), wiraswasta, freelancer, dan nelayan sedangkan tidak bekerja terdiri dari ibu rumah tangga dan pensiunan. Karakteristik responden Kampanye Sustainable Seafood berdasarkan jenis pekerjaan dapat dilihat pada tabel 4.

Tabel 4 Jumlah dan persentase responden Kampanye Sustainable Seafood, WWF berdasarkan jenis pekerjaan

Jenis Pekerjaan Konsumen Produsen Total

Jumlah % Jumlah % Jumlah %

Pegawai Swasta 0 0.0 0 0.0 0 0.0

Wiraswasta 5 19.2 0 0.0 5 11.4

Pelajar/Mahasiswa 21 80.1 0 0.0 21 47.7

Nelayan 0 0.0 18 100.0 18 40.1

Total 26 100.0 18 100.0 44 100.0

Berdasarkan tabel 4 responden kategori konsumen didominasi oleh pelajar/mahasiswa sebesar 80.1 persen yang pernah mengikuti Kampanye Sustainable Seafood yang diadakan oleh WWF. Hal ini disebabkan oleh pihak WWF yang kerap mengunjungi perguruan tinggi untuk memberikan informasi mengenai Kampanye Sustainable Seafood. Berbeda dengan responden kategori konsumen pada responden kategori produsen memiliki jenis pekerjaan sebagai non-pegawai swasta yakni sebesar 100.0 persen. Menurut salah satu pengurus WWF pada responden kategori produsen target Kampanye Sustainable Seafood seluruhnya bermatapencaharian nelayan.

Tingkat Pendapatan

Tingkat pendapatan adalah rata-rata uang (rupiah) yang didapatkan oleh responden setiap bulan. Karakteristik responden dalam penelitian ini berdasarkan tingkat pendapat dapat digolongkan menjadi rendah, sedang, dan tinggi. Tingkat pendapatan yang tergolong rendah berada dalam rentang 500 ribu rupiah-1,5 juta rupiah; tingkat pendapatan yang tergolong sedang berada pada rentang 1,5 juta rupiah-2,5 juta rupiah; dan tingkat pendapatan yang tergolong tinggi berada dalam

rentang 2,5 juta rupiah-3,5 juta rupiah. Karakteristik responden berdasarkan tingkat pendapatan dapat dilihat dalam tabel 5.

Tabel 5 Jumlah dan persentase responden Kampanye Sustainable Seafood, WWF berdasarkan tingkat pendapatan

Tingkat Pendapatan

Konsumen Produsen Total

Jumlah % Jumlah % Jumlah %

Rendah (Rp500.000-Rp1.500.000) 21 80.7 16 88.9 37 84.1 Sedang (Rp1.500.000-Rp2.500.000) 3 11.5 2 11.1 5 11.4 Tinggi (Rp2.500.000-Rp3.500.000) 2 7.7 0 0.0 2 4.5 Total 26 100.0 18 100.0 44 100.0

Tingkat pendapatan responden Kampanye Sustainable Seafood mayoritas tergolong rendah baik pada kategori konsumen maupun produsen. Hal ini disebabkan oleh responden Kampanye Sustainable Seafood pada ketegori konsumen mayoritas bekerja sebagai pelajar/mahasiswa dan belum memiliki pendapatan sendiri sedangkan pada responden kategori produsen mayoritas bekerja sebagai nelayan yang memiliki penghasilan Rp50.000 per hari.

Dokumen terkait