BAB III. METODE PENELITIAN
4.2 Penyajian Data
4.2.1 Karakteristik Responden
Penelitian ini dilakukan dengan melibatkan 81 orang responden yang keseluruhan dari responden tersebut adalah anggota Kompas USU yaitu anggota muda yaitu mahasiswa USU yang telah mendaftarkan diri sebagai anggota dan dinyatakan lulus dalam masa orientasi anggota, anggota biasa yaitu anggota muda yang telah mengikuti masa bimbingan dan masa bakti anggota selama 1 ( satu ) tahun menurut ketentuan yang ditetapkan pengurus, dan anggota luar biasa yaitu anggota muda dan anggota biasa yang telah melepaskan status kemahasiswaanya dari USU. Adapun responden yang terlibat dalam penelitian ini memiliki karakteristik sebagai berikut :
4.2.1.1 Komposisi Frekuensi Responden Berdasarkan Jenis Kelamin
Adapun responden yang terlibat dalam penelitian ini terdiri dari laki-laki dan perempuan. Dan dari data dilapangan menunjukkan bahwa antara laki-laki dan
perempuan tidak terdapat perbedaan yang signifikan dalam keanggotaan Kompas USU. Dalam arti bahwa untuk bergabung dengan Kompas USU tidak ada penentuan jenis kelamin tertentu serta tidak adanya pembedaan hak antara laki-laki dan perempuan untuk bergabung dengan organisasi pecinta alam. Hal ini dapat dilihat pada tabel dibawah ini :
Tabel 4.1 : Distribusi Responden Berdasarkan Jenis Kelamin No. Jenis Kelamin Frekuensi (F) Persentase (%)
1. Laki-laki 50 61,7
2. Perempuan 31 38,3
Jumlah 81 100
Sumber : Data Penelitan Lapangan (Kuesioner) April 2011
Dari sebaran kuesioner kepada 81 orang responden, maka rincian untuk jenis kelamin responden sebanyak 61,7 % adalah laki-laki dan 38,3 % adalah perempuan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa dalam keanggotaan Kompas juga terdapat perempuan tidak hanya laki-laki, dan dari data diatas juga dapat dilihat bahwa jumlah responden laki-laki lebih banyak dari jumlah responden perempuan. 4.2.1.2 Komposisi Frekuensi Responden Berdasarkan Usia
Adapun seluruh responden dalam penelitian ini memiliki kelompok usia yang cukup bervariasi, karena sesuai dengan sampel yang telah ditentukan berdasarkan status keanggotaanya yaitu yang terdiri dari anggota muda, anggota biasa, dan anggota luar biasa yang tentunya memiliki perbedaan usia.
Tabel 4.2 : Distribusi Responden Berdasarkan Usia
No. Usia Frekuensi (F) Persentase (%)
2. 21-22 tahun 13 16,0
3. 23-24 tahun 15 19,0
4. 25-26 tahun 13 16,0
5 ± 27 tahun 35 43,0
Jumlah 81 100
Sumber : Data Penelitan Lapangan (Kuesioner) April 2011
Adapun yang menjadi responden dalam penelitian ini memiliki usia antara 19 tahun hingga ±27 tahun. Pada tabel 4.2 diatas menunjukkan bahwa usia responden dalam penelitian ini bervariasi. Adapun responden dengan usia 19-20 tahun sebanyak 6,0 % responden, usia 21-22 tahun sebanyak 16,0 % responden, usia 23-24 tahun sebanyak 19,0 % responden, usia 25- 26 tahun sebanyak 16,0 % responden, dan responden dengan usia ± 27 tahun sebanyak 43,0 %. Dari data diatas menunjukkan bahwa usia responden didominasi dengan usia ± 27 tahun hal ini karena mayoritas responden adalah anggota luar biasa.
4.2.1.3 Komposisi Frekuensi Responden Berdasarkan Fakultas
Seluruh responden dalam penelitian ini berasal dari berbagai fakultas yang ada di USU yang berstatus sebagai anggota Kompas USU, hal ini karena Kompas USU tidak membatasi fakultas tertentu untuk bergabung dalam keanggotaannya. Tabel 4.3 : Distribusi Responden Berdasarkan Fakultas
No. Fakultas Frekuensi (F) Persentase (%)
1. Isip 19 23,5
2. Ekonomi 6 7,4
3. Mipa 10 12,3
4. Pertanian 19 23,5
6. Sastra 9 11,0
7. Hukum 2 2,5
8. Kedokteran 2 2,5
Jumlah 81 100
Sumber : Data Penelitan Lapangan (Kuesioner) April 2011
Pada tabel 4.3 diatas dapat dilihat bahwa terdapat beberapa fakultas pada responden penelitian yaitu : fakultas Isip sebanyak 23,5 % responden, fakultas Ekonomi sebanyak 7,4 % responden, fakultas Mipa sebanyak 12,3 % responden, fakultas Pertanian sebanyak 23,5 % responden, fakultas Teknik sebanyak 17,3 % responden, dan fakultas Sastra sebanyak 11,0 % responden, fakultas Hukum sebanyak 2,5 % responden, fakultas Kedokteran sebanyak 2,5 % responden. Dengan demikian, hal ini menunjukkan bahwa untuk menjadi keanggotaan di Kompas USU tidak hanya untuk fakultas atau jurusan yang berbasis lingkungan alam akan tetapi terbuka untuk semua jurusan.
4.2.1.4 Komposisi Frekuensi Responden Berdasarkan Status Keanggotaan
Sesuai dengan populasi dan sampel yang telah ditentukan, maka responden dalam penelitian ini adalah anggota Kompas USU yang terdiri dari anggota muda (mahasiswa USU yang telah mendaftarkan diri sebagai anggota dan dinyatakan lulus dalam masa orientasi anggota), anggota biasa (anggota muda yang telah mengikuti masa bimbingan dan masa bakti anggota selama 1 ( satu ) tahun menurut ketentuan yang ditetapkan pengurus), dan anggota luar biasa (anggota muda dan anggota biasa yang telah melepaskan status kemahasiswaanya dari USU). Pada tabel dibawah ini dapat dilihat distribusi responden berdasarkan status keanggotaan di Kompas USU.
Tabel 4.4 : Distribusi Responden Berdasarkan Status Keanggotaan No. Status Anggota Frekuensi (F) Persentase (%)
1. Anggota Muda 24 29,6
2. Anggota Biasa 7 8,7
3. Anggota Luar Biasa 50 61,7
Jumlah 81 100
Sumber : Data Penelitan Lapangan (Kuesioner) April 2011
Dari sebaran kuesioner kepada 81 orang responden, dapat diketahui bahwa status keanggotaan responden di Kompas USU terdiri dari anggota muda sebanyak 29,6 %, dan anggota biasa sebanyak 8,7 %, sedangkan jumlah anggota luar biasa sebanyak 61,7 %. Pada tabel 4.4 diatas menunjukkan bahwa responden lebih banyak didominasi oleh anggota luar biasa. Hal ini dikarenakan status keanggotaan di Kompas USU berpengaruh pada status kemahasiswaan di fakultas. Apabila anggota biasa sudah menyelesaikan studinya di fakultas, maka ia akan dianggap sebagai anggota luar biasa.
4.2.1.5 Komposisi Frekuensi Responden Berdasarkan Stambuk
Dalam penelitian ini, responden terdiri dari beberapa angkatan stambuk yang berbeda-beda, hal ini sesuai dengan tahun masuk anggota sebagai mahasiswa di Universitas Sumatera Utara, dan dapat dilihat pada tabel dibawah ini distribusi responden berdasarkan angkatan stambuk yang dimulai dari angkatan stambuk 1998 sampai dengan angkatan stambuk 2009
Tabel 4.5 : Distribusi Responden Berdasarkan Stambuk
No. Kategori Frekuensi (F) Persentase (%)
1. Stambuk 1998 3 3,7 2. Stambuk 1999 1 1,2 3. Stambuk 2000 6 7,4 4. Stambuk 2001 19 23,5 5. Stambuk 2002 6 7,4 6. Stambuk 2003 7 8,6 7. Stambuk 2004 3 3,7 8. Stambuk 2005 11 13,6 9. Stambuk 2006 7 8,6 10. Stambuk 2007 4 5,0 11. Stambuk 2008 8 9,9 12. Stambuk 2009 6 7,4 Jumlah 81 100
Sumber : Data Penelitan Lapangan (Kuesioner) April 2011
Dari sebaran kuesioner kepada 81 orang responden maka dapat dilihat jumlah responden dengan karakteristik angkatan atau stambuk yaitu stambuk 1998 sebanyak 3,7 % responden, stambuk 1999 sebanyak 1,2 % responden, stambuk 2000 sebanyak 7,4 %, stambuk 2001 sebanyak 23,5 % responden, stambuk 2002 sebanyak 7,4 % responden, stambuk 2003 sebanyak 8,6 %, stambuk 2004 sebanyak 3,7 % responden, stambuk 2005 sebanyak 13,6 % responden, stambuk 2006 sebanyak 8,6 % responden, stambuk 2007 sebanyak 5,0 % responden, stambuk 2008 sebanyak 9,9 % responden, stambuk 2009 sebanyak 7,4 % responden.