PENGUMPULAN DAN PENGOLAHAN DATA
C. Kebutuhan fungsional
Kebutuhan fungsional merupakan kemampuan atau fungsi-fungsi yang sebaiknya ada pada prototipe SIG fasilitas kesehatan Kota Surakarta. Kebutuhan fungsional prototipe SIG fasilitas kesehatan Kota Surakarta ini diperoleh dari hasil telaah dan penggabungan informasi yang ada pada tahap studi pustaka penelitian
commit to user
IV-12
SIG fasilitas kesehatan dan tahap identifikasi informasi fasilitas kesehatan di Kota Surakarta serta pengamatan terhadap website SIG lain seperti google maps, urban planning Pula, dan lainnya.
Tabel 4.7 menampilkan kemampuan atau fungsi-fungsi yang sebaiknya ada pada prototipe SIG fasilitas kesehatan Kota Surakarta disertai dengan keterangan dari sumber mana kemampuan atau fungsi-fungsi tersebut muncul. Sebagai contoh pada tabel 4.7 tercantum kemampuan atau fungsi menampilkan peta lokasi fasilitas kesehatan sebaiknya ada pada prototipe SIG fasilitas kesehatan Kota Surakarta yang dirancang. Kemampuan atau fungsi menampilkan fasilitas kesehatan muncul karena pada penelitian Dharmaputeri (2009), Nugraha dan Agushinta (2010), Babu (2008), dan Sukoco (2010) terdapat fungsi tersebut.
Tabel 4.7 Fungsi-fungsi pada prototipe SIG fasilitas kesehatan Kota Surakarta
Fungsi Sumber Keterangan
Menampilkan peta lokasi fasilitas kesehatan
Dharmaputeri (2009), Nugraha dan Agushinta (2010), Babu (2008), Sukoco (2010)
Fasilitas kesehatan yang ditampilkan yaitu rumah sakit, puskesmas, rumah bersalin, klinik atau balai
pengobatan, dokter praktek, apotek, dan laboratorium
Menampilkan informasi fasilitas kesehatan
Dharmaputeri (2009), Nugraha dan Agushinta (2010), Babu (2008), Sukoco (2010)
Informasi untuk masing-masing fasilitas kesehatan berbeda-beda. Informasi apa saja yang ditampilkan telah dibahas sebelumnya dan dapat dilihat pada tabel 4.6
Mencari fasilitas
kesehatan Babu (2008)
Pencarian fasilitas kesehatan dilakukan dengan cara mengetik nama fasilitas kesehatan atau layanan fasilitas kesehatan yang ingin dicari
Mencari fasilitas kesehatan berdasarkan radius
Babu (2008)
Pencarian fasilitas kesehatan
berdasarkan radius dilakukan dengan cara mengetik besarnya radius kemudian melakukan klik pada peta
commit to user
IV-13
Tabel 4.7 Fungsi-fungsi pada prototipe SIG fasilitas kesehatan Kota Surakarta (lanjutan)
Fungsi Sumber Keterangan
Mencari dan menampilkan rute menuju fasilitas kesehatan Babu (2008), Sukoco (2010)
Pencarian rute dilakukan dengan cara memilih tempat asal, fasilitas
kesehatan tujuan, dan rentang waktu keberangkatan. Rute ditampilkan dalam bentuk gambar hasil ungggahan. Pencarian rute
menggunakan langkah-langkah yang ada pada penelitian Sukoco (2010). Informasi yang ditampilkan pada hasil pencarian rute berupa gambar, rute yang dilalui, waktu tempuh, dan jarak
Melakukan perbesaran dan pengecilan skala peta
Dharmaputeri (2009), Nugraha dan Agushinta (2010), Babu (2008),
website SIG lain
Melakukan pergeseran peta
Dharmaputeri (2009), Nugraha dan Agushinta (2010), Babu (2008),
website SIG lain
Menampilkan dan menyembunyikan layer
Dharmaputeri (2009), Nugraha dan Agushinta (2010), Babu (2008),
website SIG lain
Layer yang ditampilkan yaitu fasilitas kesehatan, Kota Surakarta, dan jaringan jalan Kota Surakarta
Melakukan pembaharuan data spasial
Nugraha dan Agushinta (2010), Babu (2008)
Data spasial yang dapat diubah yaitu data spasial fasilitas kesehatan. Pembaharuan data spasial dapat dilakukan oleh pengguna khusus dan administrator
commit to user
IV-14
Tabel 4.7 Fungsi-fungsi pada prototipe SIG fasilitas kesehatan Kota Surakarta (lanjutan)
Fungsi Sumber Keterangan
Melakukan pembaharuan data non spasial
Dharmaputeri (2009), Nugraha dan Agushinta (2010), Babu (2008)
Data non spasial yang dapat diubah yaitu data informasi tentang fasilitas kesehatan, rute, dan data pengguna. Pembaharuan data non spasial dapat dilakukan oleh pengguna khusus dan administrator
Melakukan pengunduhan
peta Website SIG lain Peta hasil unduhan berupa gambar
Melakukan pengukuran
peta Website SIG lain
Pengukuran dilakukan seperti menggunakan penggaris yaitu mengukur garis lurus dari satu titik ke titik yang lain
Selain fungsi-fungsi tersebut di atas terdapat fungsi-fungsi tambahan. Sesuai dengan pembahasan sebelumnya bahwa terdapat pengguna khusus dan administrator. Pengguna khusus dan administrator memiliki peran tersendiri. Pengguna khusus berperan untuk melakukan pembaharuan informasi fasilitas kesehatan yang dimiliki maka perlu dibuat fungsi-fungsi tambahan untuk pengguna khusus agar dapat melakukan pembaharuan data. Sedangkan administrator berperan untuk melakukan manajemen pengguna dan manajemen rute. Oleh karena itu perlu dibuat fungsi-fungsi tambahan untuk administrator. Berikut ini merupakan penjelasan selengkapnya fungsi-fungsi tambahan yang dapat digunakan oleh pengguna khusus dan administrator.
1. Pengguna Khusus
Fungsi-fungsi yang dapat digunakan oleh pengguna khusus yaitu : a. Melakukan proses pendaftaran atau registrasi
Fungsi pendaftaran atau registrasi muncul untuk memudahkan pengguna khusus untuk melakukan pendaftaran tanpa harus datang langsung ke Dinas Kesehatan Kota Surakarta.
commit to user
IV-15 b. Melakukan proses login dan logout
Fungsi login dan logout muncul untuk membedakan hak akses pengguna sehingga tidak terjadi salah melakukan pembaharuan data.
c. Melakukan perubahan terhadap data profil pengguna
Fungsi ini muncul untuk memudahkan pengguna jika ingin melakukan perubahan terhadap data profil yang dimiliki seperti nama, nomor telepon,
email, dan password.
d. Melakukan pembaharuan data spasial fasilitas kesehatan sesuai yang dimiliki.
Seperti yang sudah ditampilkan pada tabel 4.7 terdapat fungsi pembaharuan data spasial fasilitas kesehatan. Fungsi pembaharuan data spasial ini membantu pengguna khusus jika fasilitas kesehatan yang dimiliki berpindah tempat. Sebagai contoh ada seorang dokter yang tadinya praktek di jalan Ir. Sutami dan sudah mencatat titik pada prototipe SIG fasilitas kesehatan Kota Surakarta. Kemudian dokter tersebut pindah praktek ke jalan MT. Haryono. Dokter tersebut dapat mengubah titik koordinat lokasi tempat praktek yang lama dengan titik koordinat tempat praktek yang baru pada prototipe SIG fasilitas kesehatan Kota Surakarta.
e. Melakukan pembaharuan data non spasial fasilitas kesehatan sesuai yang dimiliki.
Seperti yang sudah ditampilkan pada tabel 4.7 terdapat fungsi pembaharuan data non spasial fasilitas kesehatan. Data non spasial yang dapat diperbaharui seperti nama, alamat, nomor telepon, nomor fax, email,
website, layanan, fasilitas, dan lain sebagainya sesuai dengan fasilitas yang dimiliki dan sesuai dengan informasi yang ingin disajikan pada prototipe SIG fasilitas kesehatan Kota Surakarta.
2. Administrator
Fungsi-fungsi tambahan yang dapat digunakan oleh administrator yaitu : a. Melakukan proses login dan logout
b. Manajemen pengguna khusus
Fungsi manajemen pengguna khusus muncul untuk memudahkan Dinas Kesehatan Kota Surakarta mengelola dan memantau penyedia fasilitas
commit to user
IV-16
kesehatan. Fungsi manajemen pengguna khusus terdiri dari penambahan, perubahan data profil, penghapusan, pengaktifan atau penonaktifan pengguna khusus, melakukan pembaharuan data spasial dan data non spasial fasilitas kesehatan milik pengguna khusus.
c. Manajemen rute
Fungsi manajemen rute muncul karena rute menuju fasilitas kesehatan berupa gambar yang perlu diunggah. Algoritma pencarian rute menuju fasilitas kesehatan belum ditambahkan pada prototipe SIG fasilitas kesehatan Kota Surakarta. Fungsi manajemen rute terdiri dari penambahan data rute, perubahan data rute, dan penghapusan data rute.