• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V PENUTUP

B. Saran

Tabel 3.6

Daftar Sarana dan Prasarana MI Al-Ma’arif Gondanglegi

No Jenis Jumlah Kondisi Baik Rusak Ringan Rusak Berat 1 Ruang Kepala 1 1 - - 2 Ruang Guru 1 1 - - 3 Ruang Kelas 6 - 5 1 4 Perpustakaan 1 - 1 - 5 Lab. Komputer - - - - 6 Mushola 1 1 - - 7 Dapur 1 1 - - 8 Gudang 1 - 1 - 9 WC Guru 1 - 1 - 10 WC Siswa 1 - - 1

63

8. Struktur Organisasi MI Al-Ma’arif Gondanglegi

Untuk mengembangkan dan memajukan madrasah suatu lembaga pendidikan perlu melakukan hubungan yang harmonis dan kerja sama antar pihak baik komite madrasah, kepala madrasah, guru, karyawan, dan siswa. Agar semua pihak dapat bekerja dengan maksimal, maka diperlukan adanya struktur organisasi. Adapun struktur organisasi MI Al-Ma’arif

Gondanglegi sebagai berikut:

Gambar 3.1

Struktur Organisasi MI Al-Ma’arif Gondanglegi

64 9. Pelaksanaan Penelitian

Dalam penelitian ini peneliti mengambil mata pelajaran IPA (Ilmu Pengetahuan Alam) materi Perubahan Lingkungan Fisik dan Pengaruhnya yang dilaksanakan di MI Al-Ma’arif Gondanglegi Kecamatan Klego

Kabupaten Boyolali. Penelitian ini menggunakan model guided discovery learning, penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Siklus I dilaksanakan pada hari Selasa tanggal 9 Mei 2017 dan siklus II dilaksanakan pada hari Kamis 11 Mei 2017. Subyek penelitiannya yaitu siswa kelas IV MI Al-Ma’arif Gondanglegi yang berjumlah 15 siswa. B. Deskripsi Awal (Pra Siklus)

Pada tahap ini peneliti menggunakan nilai ulangan harian mata pelajaran IPA (Ilmu Pengetahuan Alam) untuk mengetahui kemampuan awal siswa kelas IV MI Al-Ma’arif Gondanglegi. Berikut ini perolehan nilai

ulangan harian sebelum menggunakan model guided discovery learning: Tabel 3.7

Nilai Ulangan Harian (Pra Siklus) Siswa Kelas IV

No Nama Siswa KKM Nilai Keterangan

1 MAF 70 50 Belum Tuntas

2 TK 70 40 Belum Tuntas 3 AS 70 50 Belum Tuntas 4 RFA 70 70 Tuntas 5 AM 70 40 Belum Tuntas 6 NN 70 50 Belum Tuntas 7 NS 70 30 Belum Tuntas 8 RS 70 70 Tuntas 9 DA 70 80 Tuntas 10 NJ 70 40 Belum Tuntas 11 KP 70 40 Belum Tuntas 12 AR 70 50 Belum Tuntas

13 MNA 70 60 Belum Tuntas

65

15 HFA 70 80 Tuntas

Nilai rata-rata 70 54,67

Sumber: Nilai Ulangan Harian Mata Pelajaran IPA Kelas IV MI Al-Ma’arif

Gondanglegi C. Deskripsi Pelaksanaan Penelitian Siklus I

Siklus I dilaksanakan di semester genap pada hari Selasa tanggal 9 Mei 2017 di MI Al-Ma’arif Gondanglegi pada siswa kelas IV. Alokasi waktudalam siklus I adalah 2 X 35 menit. Dengan langkah-langkah sebagai berikut:

Menyiapkan RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran)

Mata Pelajaran : IPA (Ilmu Pengetahuan Alam)

Kelas/Semester : Empat (IV) / Genap

1. Standar Kompetensi (SK)

Memahami perubahan lingkungan fisik dan pengaruhnya terhadap daratan.

2. Kompetensi Dasar (KD)

Mendeskripsikan berbagai penyebab perubahan lingkugan fisik (angin, hujan, cahaya matahari, dan gelombang air laut).

3. Indikator

a. Menjelaskan penyebab perubahan lingkungan fisik.

b. Mendeskripsikan berbagai penyebab perubahan lingkungan fisik

(angin, hujan, cahaya matahari, dan gelombang air laut).

4. Tujuan Pembelajaran

a. Siswa dapat menyebutkan penyebab perubahan lingkungan fisik

66

b. Siswa dapat mendeskripsikan penyebab-penyebab perubahan

lingkungan fisik (angin, hujan, cahaya matahari, dan gelombang air laut) dengan jelas.

5. Materi Pembelajaran

Penyebab perubahan lingkungan fisik

a. Angin

b. Hujan

c. Cahaya matahari

d. Gelombang lautan

6. Metode Pembelajaran

Metode Pembelajaran : Ceramah, Diskusi dan Penugasan

Model Pembelajaran : Guided Discovery Learning

7. Media dan Sumber Belajar

Media : Gambar

Sumber Belajar : Ilmu Pengetahuan Alam Kelas IV Penerbit

Pustaka Persada.

Tahapan siklus I ini dilaksanakan dalam 4 (empat) tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Secara garis besarpelaksanaan pada siklus I adalah sebagai berikut:

67

1. Tahap Perencanaan

Dalam tahap ini mencakup kegiatan sebagai berikut:

a. Guru menentukan pokok materi yang akan diajarkan yaitu perubahan lingkungan fisik dan pengaruhnya.

b. Mempersiapkan RPP (Rencana pelaksanaan Pembelajaran) yang sesuai

dengan Standar Kompetensi (SK) dan Kompetensi Dasar (KD).

c. Mempersiapkan media pembelajaran yang sesuai dengan materi.

d. Mempersipkan soal evaluasi sebagai sarana untuk mengetahui hasil belajar siswa.

e. Mempersiapkan lembar pengamatan untuk guru dan siswa pada saat proses pembelajaran.

2. Tahap Pelaksanaan

Pada tahap pelaksanaan guru melaksanakan kegiatan pembelajaran sesuai dengan RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran) yang telah tersusun sebagai berikut:

a. Kegiatan awal

1) Guru membuka pelajaran dengan mengucapkan salam dan

mengajak siswa berdo’a.

2) Guru mengkondisikn siswa sebelum memulai pembelajaran dan mengabsen kehadiran siswa.

3) Guru memberikan apresepsi

4) Guru menginformasikan kepada siswa tentang materi yangakan dipelajari pada hari ini.

68

5) Guru menjelaskan tujuan pembelajaran yang harus dicapai siswa. b. Kegiatan inti

Stimulation (Pemberian Rangsang)

1) Guru memberikan contoh lingkungan fisik (keadaan sekitar) pada siswa.

2) Guru menyampaikan pernyataan-pernyataan tentang penyebab

perubahan lingkungan fisik (keadaan sekitar) Problem Statement (Pernyataan/Identifikasi Masalah)

1) Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk memberikan

pendapat tentang sebab-sebab perubahan lingkungan.

2) Guru membagi siswa menjadi 3 kelompok.

3) Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk

mengidentifikasi apa saja penyebab perubahan lingkungan fisik. 4) Siswa berdiskusi dan mencatat hasil diskusi di buku tugas

masig-masing.

5) Siswa mengumpulkan buku tugasnya.

Data Collection dan Data Processing (Pengolahan Data)

1) Guru mengambil beberapa pendapat dari hasil identifikasi siswa yang relevan untuk dijadikan sebagai hipotesis.

Verification (Pembuktian)

1) Melalui bimbingan guru baik secara lisan maupun tertulis, siswa sesuai kelompoknya diminta melakukan percobaan penemuan untuk mendapatkan lebih banyak lagi penyebab-penyebab

69

perubahan lingkungan fisik dan membuktikan benar atau tidaknya hipotesis yang telah ditetapkan.

Generalisasi (Menarik Kesimpulan)

1) Perwakilan kelompok maju ke depan untuk membacakan hasil dari

diskusinya.

2) Kelompok yang lainnya menanggapi penjelasan kelompok yang maju.

3) Setelah semua kelompok maju, guru memberikan tes tertulis dan siswa mengerjakan tes tersebut dan dikumpulkan.

c. Kegiatan Akhir (Penutup)

1) Guru dan siswa menyimpulkan materi yang telah dipelajari. 2) Guru mengakhiri dengan berdo’a dan mengucapkan salam.

3. Tahap Observasi

Tahap pengamatan ini peneliti mengamati jalannya proses belajar mengajar. Aspek yang diamati antara lain: persiapan guru dalam pembelajaran dan kodisi siswa pada saat pembelaaran sedang berlangsung. 4. Refleksi

Refleksi dilakukan dengan menganalisis hasil tindakan seberapa jauh tingkat perubahan kemampuan siswa sebelum dan sesudah dilakukan tindakan. Adapun refleksi yang didapatkan dalam pelaksanaan siklus I

adalah penggunaan model guided discovery learning masih belum

maksimal, hal ini disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya: a. Beberapa siswa tidak memperhatikan penjelasan guru.

70

b. Siswa kurang berani bertanya dan mengemukakan pendapat.

c. Kemampuan siswa untuk memahami materi masih kurang.

Berdasarkan pada hasil evaluasi pada siklus I ini hanya ada 7 siswa yang mengalami ketuntasan belajar, maka dari itu perlu diadakan perbaikan pada siklus berikutnya.

D. Deskripsi Pelaksanaan Siklus II

Siklus II dilaksanakan di semester genap pada hari Kamis tanggal 11 Mei 2017 di MI Al-Ma’arif Gondanglegi pada siswa kelas IV. Alokasi waktu dalam siklus I adalah 2 X 35 menit. Dengan langkah-langkah sebagai berikut: Menyiapkan RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran)

Mata Pelajaran : IPA (Ilmu Pengetahuan Alam)

Kelas/Semester : Empat (IV) / Genap

1. Standar Kompetensi (SK)

Memahami perubahan lingkungan fisik dan pengaruhnya terhadap daratan.

2. Kompetensi Dasar (KD)

Menjelaskan pengaruh perubahan lingkugan fisik (angin, hujan, cahaya matahari, dan gelombang air laut).

3. Indikator

a. Mengidentifikasi berbagai dampak perubahan lingkungan fisik (angin, hujan, cahaya matahari, dan gelompang air laut).

b. Mendeskripsikan berbagai dampak perubahan lingkungan fisik (angin,

hujan, cahaya matahari, dan gelombang air laut).

71

a. Siswa dapat menyebutkan dampak perubahan lingkungan fisik (angin,

hujan, cahaya matahari, dan gelombang air laut) dengan tepat.

b. Siswa dapat mendeskripsikan dampak perubahan lingkungan fisik (angin, hujan, cahaya matahari, dan gelombang air laut) dengan jelas.

5. Materi Pembelajaran

Dampak perubahan lingkungan fisik pada dataran a. Erosi tanah

b. Banjir

c. Abrasi

d. Tanah longsor

6. Metode Pembelajaran

Metode Pembelajaran : Ceramah, Diskusi dan Penugasan

Model Pembelajaran : Guided Discovery Learning

7. Media dan Sumber Belajar

Media : Gambar

Sumber Belajar : Ilmu Pengetahuan Alam Kelas IV

Penerbit Pustaka Persada.

Tahapan siklus II ini dilaksanakan dalam 4 (empat) tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Secara garis besarpelaksanaan pada siklus II adalah sebagai berikut:

1. Tahap Perencanaan

72

a. Guru menentukan pokok materi yang akan diajarkan yaitu perubahan lingkungan fisik dan pengaruhnya.

b. Mempersiapkan RPP (Rencana pelaksanaan Pembelajaran) yang sesuai

dengan Standar Kompetensi (SK) dan Kompetensi Dasar (KD).

c. Mempersiapkan media pembelajaran yang sesuai dengan materi.

d. Mempersipkan soal evaluasi sebagai sarana untuk mengetahui hasil belajar siswa.

e. Mempersiapkan lembar pengamatan untuk guru dan siswa pada saat proses pembelajaran.

2. Tahap Pelaksanaan

Pada tahap pelaksanaan guru melaksanakan kegiatan pembelajaran sesuai dengan RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran) yang telah tersusun sebagai berikut:

2) Kegiatan awal

1) Guru membuka pelajaran dengan mengucapkan salam dan

mengajak siswa berdo’a.

2) Guru mengkondisikn siswa sebelum memulai pembelajaran dan mengabsen kehadiran siswa.

3) Guru memberikan apresepsi

4) Guru menginformasikan kepada siswa tentang materi yangakan dipelajari pada hari ini.

5) Guru menjelaskan tujuan pembelajaran yang harus dicapai siswa. 3) Kegiatan inti

73 Stimulation (Pemberian Rangsang)

1) Guru memberikan contoh dampak perubahan lingkungan fisik

(keadaan sekitar) pada siswa.

2) Guru menyampaikan pernyataan-pernyataan tentang

dampak-dampak perubahan lingkungan fisik (keadaan sekitar). Problem Statement (Pernyataan/Identifikasi Masalah)

1) Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk memberikan

pendapat tentang dampak-dampak perubahan lingkungan

(misalnya: memberikan solusi).

2) Guru membagi siswa menjadi 3 kelompok.

3) Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk

mengidentifikasi apa saja dampak perubahan lingkungan fisik. 4) Siswa berdiskusi dan mencatat hasil diskusi di buku tugas

masig-masing.

6) Siswa mengumpulkan buku tugasnya.

Data Collection dan Data Processing (Pengolahan Data)

1) Guru mengambil beberapa pendapat dari hasil identifikasi siswa yang relevan untuk dijadikan sebagai hipotesis.

Verification (Pembuktian)

1) Melalui bimbingan guru baik secara lisan maupun tertulis, siswa sesuai kelompoknya diminta melakukan percobaan penemuan untuk mendapatkan lebih banyak lagi dampak-dampak perubahan

74

lingkungan fisik dan membuktikan benar atau tidaknya hipotesis yang telah ditetapkan.

Generalisasi (Menarik Kesimpulan)

1) Perwakilan kelompok maju ke depan untuk membacakan hasil dari

diskusinya.

2) Kelompok yang lainnya menanggapi penjelasan kelompok yang maju.

3) Setelah semua kelompok maju, guru memberikan tes tertulis dan siswa mengerjakan tes tersebut dan dikumpulkan.

4) Kegiatan Akhir (Penutup)

1) Guru dan siswa menyimpulkan materi yang telah dipelajari. 2) Guru mengakhiri dengan berdo’a dan mengucapkan salam.

3. Tahap Observasi

Tahap pengamatan ini peneliti mengamati jalannya proses belajar mengajar. Aspek yang diamati antara lain: persiapan guru dalam pembelajaran dan kodisi siswa pada saat pembelaaran sedang berlangsung. 4. Refleksi

Refleksi dilakukan dengan menganalisis hasil tindakan seberapa jauh tingkat perubahan kemampuan siswa sebelum dan sesudah dilakukan tindakan. Adapun refleksi yang didapatkan dalam pelaksanaan siklus II

adalah penggunaan model guided discovery learning sudah lebih

maksimal dibandingkan siklus sebelumnya dan sudah memenuhi target yang direncanakan, berikut gambarannya:

75

a. Perhatian siswa dalam mengikuti pembelajaran sudah sangat baik. b. Keaktifan siswa dalam mengikuti pelajaran menjadi lebih baik.

c. Sebagian besar siswa telah memahami materi yang disampaikan guru dengan baik.

d. Sebagian besar siswa sudah berani bertanya dan mengemukakan

pendapatnya.

Berdasarkan pada hasil evaluasi pada siklus II ini telah diperoleh data yang cukup memuaskan karena dari 15 siswa 13 siswa diantaranya telah memenuhi kriteria ketuntasan. Jumlah siswa yang tuntas pada siklus II ini sudah mencapai target yang ditetapkan.

76 BAB IV

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

A. Hasil Penelitian 1. Pra Siklus

Pada penelitian ini, peneliti melaksanakn PTK (Penelitian Tindakan Kelas) dengan menggunakan model guided discovery learning. Acuan penilaian pada penelitian ini yaitu KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal) mata pelajaran IPA kelas IV MI Al-Ma’arif Gondanglegi adalah

70, dan peneliti menggunakan ketuntasan klasikal sebesar 85%.

Di bawah ini adalah hasil nilai ulangan harian (pra siklus) mata pelajaran IPA kelas IV MI Al-Ma’arif Gondanglegi Kecamatan Klego Kabupaten Boyolali tahun pelajaran 2016/2017sebelum menggunakan model guided discovery learning:

Tabel 4.1

Nilai Ulangan Harian (Pra Siklus) Siswa Kelas IV

No Nama Siswa KKM Nilai Keterangan

1 MAF 70 50 Belum Tuntas

2 TK 70 40 Belum Tuntas 3 AS 70 50 Belum Tuntas 4 RFA 70 70 Tuntas 5 AM 70 40 Belum Tuntas 6 NN 70 50 Belum Tuntas 7 NS 70 30 Belum Tuntas 8 RS 70 70 Tuntas 9 DA 70 80 Tuntas 10 NJ 70 40 Belum Tuntas 11 KP 70 40 Belum Tuntas 12 AR 70 50 Belum Tuntas

13 MNA 70 60 Belum Tuntas

77

15 HFA 70 80 Tuntas

Nilai rata-rata 70 54,67

Sumber: Nilai Ulangan Harian Mata Pelajaran IPA Kelas IV MI Al-Ma’arif

Gondanglegi Keterangan :

KKM : Kriteria Ketuntasan Minimal

Belum tuntas : 10 siswa

Tuntas : 5 siswa

Dari data di atas dapat diketahui berapa presentase siswa yang telah mencapai KKM, presentase siswa yang belum mencapai KKM, dan nilai rata-rata kelas. Berikut rinciannya:

1) Persentase Siswa yang Mencapai KKM

2) Persentase Siswa yang Belum Mencapai KKM

3) Nilai Rata-rata Kelas Siklus I

78

Pada pra siklus ini menunjukkan siswa yang tuntas sebanyak 5 (33,33%), siswa yang tidak tuntas sebanyak 10 (66,67%), dan nilai rata-rata di kelas ini adalah 54,67.

2. Siklus I

Pada siklus I peneliti bertindak sebagai pengamat. Peneliti mengamati seluruh proses pembelajaran yang berlangsung pada siklus I diantaranya hasil belajar, kegiatan belajar siswa, dan kegiatan guru. Adapun hasil dari pengamatan peneliti pada siklus I adalah sebagai berikut:

a. Hasil Belajar

Hasil belajar yang diperoleh siswa pada siklus I dapat dilihat dari tabel di bawah ini:

Tabel 4.2 Hasil Belajar Siklus I

No Nama Siswa KKM Nilai Keterangan

1 MAF 70 24 Belum Tuntas

2 TK 70 44 Belum Tuntas 3 AS 70 64 Belum Tuntas 4 RFA 70 72 Tuntas 5 AM 70 32 Belum Tuntas 6 NN 70 52 Belum Tuntas 7 NS 70 72 Tuntas 8 RS 70 84 Tuntas 9 DA 70 92 Tuntas 10 NJ 70 60 Belum Tuntas 11 KP 70 60 Belum Tuntas 12 AR 70 27 Belum Tuntas 13 MNA 70 80 Tuntas 14 ASA 70 72 Tuntas 15 HFA 70 96 Tuntas

79

Nilai rata-rata 70 62,07

Keterangan :

KKM : Kriteria Ketuntasan Minimal

Belum tuntas : 8 siswa

Tuntas : 7 siswa

Dari data di atas dapat diketahui berapa presentase siswa yang telah mencapai KKM, presentase siswa yang belum mencapai KKM, dan nilai rata-rata kelas. Berikut rinciannya:

1) Persentase Siswa yang Mencapai KKM

2) Persentase Siswa yang Belum Mencapai KKM

3) Nilai Rata-rata Kelas Siklus I

80

Pada siklus I ini menunjukkan siswa yang tuntas sebanyak 7 (46,67%), siswa yang tidak tuntas sebanyak 8 (53,33%), dan nilai rata-rata di kelas ini adalah 62,07.

b. Kegiatan Belajar Siswa Siklus I

Kegiatan belajar siswa pada siklus I dapat dilihat dari tabel di bawah ini:

Tabel 4.3

Kegiatan Belajar Siswa Siklus I

No Aspek Pengamatan

Skor Penilaian

B C K

Kegiatan Awal

1 Siswa menjawab salam dengan

semangat.

2 Siswa mulai berdo’a dengan khusyu’

dan tenang.

3 Siswa merespon panggilan presensi

dari guru.

4 Siswa menjawab pertanyaan

apersepsi dari guru.

Kegiatan Inti

5 Siswa memperhatikan penjelasan dari

guru.

Elaborasi

6 Siswa membagi kelompok yang

sudah ditentukan guru.

7. Siswa berdiskusi dengan teman

sekelompoknya.

8 Siswa mempresentasikan hasil

diskusi didepan kelas.

Konfirmasi

9 Siswa berani mengajukan pertanyaan

kepada guru.

10 Siswa mengerjakan soal yang

diberikan guru.

Penutup

11 Siswa dengan guru menyimpulkan

materi secara bersama-sama.

81

Jumlah 9 12 3

Jumlah Total 24

Kategori Kurang

Keterangan:

Skor 3 (Baik) : Seluruh siswa memperhatikan penjelasan guru,

tidak mengobrol ketika di kelas, dan siswa mampu mengajuakan pertanyaan kepada guru sesuai dengan materi.

Skor 2 (Cukup) : Sebagian besar siswa memperhatikan penjelasan

guru, ada beberapa siswa yang mengobrl di kelas, dan ada siswa yang belum mamapu mengajukan pertanyaan kepada guru sesuai materi.

Skor 1(Kurang) : Sebagian besar siswa tidak memperhatikan

penjelasan guru, sebagian besar siswa mengobrol di kelas, dan seluruh siswa belum mampu

mengajukan pertanyaan kepada guru sesuai materi.

Kriteria Skor:

Baik : 25-36

Cukup : 13-24

Kurang : 0-12

c. Kegiatan Guru Siklus I

Kegiata guru pada siklus I dapat dilihat pada tabel di bawah ini: Tabel 4.4

82

No Keterangan Skor

1 2 3 4

1 Persiapan guru dalam mengajar

Menyiapkan RPP Menyiapkan absensi Memeriksa kesiapan siswa Menyiapkan lembar observasi Penguasaan materi

2 Kemampuan guru dalam

penguasaan kelas

Mampu membuat siswa lebih aktif bertanya

Menciptakan suasana kelas

menyenangkan

Memicu kreatifitas siswa

Mampu membuat ice-breaking

yang menyenangkan Mampu memotivasi siswa

3 Kemampuan guru dalam

apersepsi

Mendeskripsikan awal pelajaran dengan kehidupan sehari-hari Motivasi siswa

Menarik perhatian siswa

Mampu mengajak siswa berfikir kritis

4 Ketepatan guru menggunakan

media

a. Guru paham mengenai

model guided discovery

lerarning

b. Guru mampu

menggunakan model

guided discovery learning

c. Guru dapat memanfaatkan

metode dan media yang

sesuai dengan model

guided discovery learning dengan baik

d. Guru dapat

mengembangkan model

guided discovery leraning sesuai kebutuhan

5 Kemampuan guru dalam menutup

pelajaran

a. Kesimpulan

83

b. Melakukan evaluasi

c. Memberikan tindak lanjut

d. Memberikan motivasi e. Salam penutup Jumlah 15 Kategori Baik Keterangan: Skor 1 : Kurang (1-5) Skor 2 : Cukup (6-10) Skor 3 : Baik (11-15)

Skor 4 : Sangat Baik (16-20)

3. Siklus II

Pada siklus II peneliti bertindak sebagai pengamat. Peneliti mengamati seluruh proses pembeajaran yang berlangsung pada siklus II diantaranya hasil belajar, kegiatan belajar siswa, dan kegiatan guru. adapun hasil dari pengamatan peneliti pada siklus II adalah sebagai berikut:

a. Hasil Belajar

Hasil belajar yang diperoleh siswa pada siklus II dapat dilihat pada tabel di bawah ini:

Tabel 4.5

Hasil Belajar Siswa Siklus II

No Nama Siswa KKM Nilai Keterangan 1 MAF 70 76 Tuntas 2 TK 70 68 Belum Tuntas 3 AS 70 80 Tuntas 4 RFA 70 88 Tuntas

84 5 AM 70 72 Tuntas 6 NN 70 84 Tuntas 7 NS 70 84 Tuntas 8 RS 70 92 Tuntas 9 DA 70 96 Tuntas 10 NJ 70 80 Tuntas 11 KP 70 68 Belum Tuntas 12 AR 70 84 Tuntas 13 MNA 70 92 Tuntas 14 ASA 70 100 Tuntas 15 HFA 70 100 Tuntas Jumlah 70 1.261 Keterangan:

KKM : Kriteria Ketuntasn Minimal

Belum tuntas : 2 siswa

Tuntas : 13 siswa

Dari data di atas dapat diketahui berapa presentase siswa yang mencapai KKM, presentase siswa yang belum mencapai KKM, dan nilai rata-rata kelas. Berikut rinciannya:

1) Persentase Siswa yang Mencapai KKM

2) Persentase Siswa yang Belum Mencapai KKM

85 3) Nilai Rata-rata Kelas

Pada siklus II ini menunjukkan siswa yang tuntas sebanyak 13 (86,67%), siswa yang tidak tuntas sebanyak 2 (13,33%), dan nilai rata-rata kelas adalah 84,07.

b. Kegiatan Belajar Siswa Siklus II

Kegiatan belajar siswa pada siklus II dapat dilihat dari tabel berikut ini:

Tabel 4.6

Kegiatan Belajar Siswa Siklus II

No Aspek Pengamatan

Skor Penilaian

B C K

Kegiatan Awal

1 Siswa menjawab salam dengan

semangat.

2 Siswa mulai berdo’a dengan khusyu’

dan tenang.

3 Siswa merespon panggilan presensi

dari guru.

4 Siswa menjawab pertanyaan

apersepsi dari guru.

Kegiatan Inti

5 Siswa memperhatikan penjelasan dari

guru.

Elaborasi

6 Siswa membagi kelompok yang

sudah ditentukan guru.

7. Siswa berdiskusi dengan teman

sekelompoknya.

8 Siswa mempresentasikan hasil

diskusi didepan kelas.

86 Konfirmasi

9 Siswa berani mengajukan pertanyaan

kepada guru.

10 Siswa mengerjakan soal yang

diberikan guru.

Penutup

11 Siswa dengan guru menyimpulkan

materi secara bersama-sama.

12 Siswa menjawab salam penutup.

Jumlah 24 8 0

Jumlah Total 32

Kategori Baik

Keterangan:

Skor 3 (Baik) : Seluruh siswa memperhatikan penjelasan guru,

tidak mengobrol ketika di kelas, dan siswa mampu mengajuakan pertanyaan kepada guru sesuai dengan materi.

Skor 2 (Cukup) : Sebagian besar siswa memperhatikan penjelasan

guru, ada beberapa siswa yang mengobrl di kelas, dan ada siswa yang belum mamapu mengajukan pertanyaan kepada guru sesuai materi.

Skor 1(Kurang) : Sebagian besar siswa tidak memperhatikan

penjelasan guru, sebagian besar siswa mengobrol di kelas, dan seluruh siswa belum mampu

mengajukan pertanyaan kepada guru sesuai materi.

Kriteria Skor:

Baik : 25-36

87

Kurang : 0-12

c. Kegiatan Guru Siklus II

Kegiatan guru pada siklus II dapat dilihat dari tabel berikut ini: Tabel 4.7

Kegiatan Guru Siklus II

No Keterangan Skor

1 2 3 4

1 Persiapan guru dalam mengajar

Menyiapkan RPP Menyiapkan absensi Memeriksa kesiapan siswa Menyiapkan lembar observasi Penguasaan materi

2 Kemampuan guru dalam

penguasaan kelas

Mampu membuat siswa lebih aktif bertanya

Menciptakan suasanakelas

menyenangkan

Memicu kreatifitas siswa

Mampu membuat ice-breaking

yang menyenangkan Mampu memotivasi siswa

3 Kemampuan guru dalam

apersepsi

Mendeskripsikan awalpelajaran

dengan kehidupan sehari-hari Motivasi siswa

Menarik perhatian siswa

Mampu mengajak siswa berfikir kritis

4 Ketepatan guru menggunakan

media

Guru paham mengenai model guided discovery lerarning

Guru mampu menggunakan

model guided discovery learning Guru dapat memanfaatkan metode dan media yang sesuai dengan

model guided discovery

learningdengan baik

88

Guru dapat mengembangkan

model guided discovery leraning sesuai kebutuhan

5 Kemampuan guru dalam menutup

pelajaran Kesimpulan

Melakukan evaluasi Memberikan tindak lanjut Memberikan motivasi Salam penutup

Jumlah 18

Kategori Sangat Baik

Keterangan:

Skor 1 : Kurang (1-5)

Skor 2 : Cukup (6-10)

Skor 3 : Baik (11-15)

Skor 4 : Sangat Baik (16-20)

B. Pembahasan

1. Kegiatan Belajar Siswa

Kegiatan belajar siswa dari siklus I ke siklus II juga mengalami perubahan yang lebih baik. Perubahan tersebut dapat dilihat di tabel di bawah ini:

Tabel 4.8

Peningkatan Kegiatan Belajar Siswa Siklus I keSiklus II

No Aspek Pengamatan Skor Penilaian Siklus I Skor Penilaian Siklus II B C K B C K Kegiatan Awal

89

1 Siswa menjawab salam dengan

semangat.

2 Siswa mulai berdo’a dengan khusyu’ dan tenang.

3 Siswa merespon panggilan

presensi dari guru.

4 Siswa menjawab pertanyaan

apersepsi dari guru.

Kegiatan Inti

5 Siswa memperhatikan

penjelasan dari guru.

Elaborasi

6 Siswa membagi kelompok yang

sudah ditentukan guru.

7. Siswa berdiskusi dengan teman

sekelompoknya.

8 Siswa mempresentasikan hasil

diskusi didepan kelas.

Konfirmasi

9 Siswa berani mengajukan

pertanyaan kepada guru.

10 Siswa mengerjakan soal yang diberikan guru.

90 Penutup

11 Siswa dengan guru

menyimpulkan materi secara bersama-sama.

12 Siswa menjawab salam penutup.

Jumlah 9 12 28 4 0

Jumlah Total 24 32

Kategori Cukup Baik

Keterangan:

Skor 3 (Baik) : Seluruh siswa memperhatikanpenjelasan guru,

tidak mengobrol ketika di kelas, dan siswa mampu mengajuakan pertanyaan kepada guru sesuai dengan materi.

Skor 2 (Cukup) : Sebagian besar siswa memperhatikan penjelasan

guru, ada beberapa siswa yang mengobrl di kelas, dan ada siswa yang belum mamapu mengajukan pertanyaan kepada guru sesuai materi.

Skor 1(Kurang) : Sebagian besar siswa tidak memperhatikan

penjelasan guru, sebagian besar siswa mengobrol di kelas, dan seluruh siswa belum mampu

mengajukan pertanyaan kepada guru sesuai materi.

91 Kriteria Skor:

Baik : 25-36

Cukup : 13-24

Kurang : 0-12

Dari data di atas menunjukkan adanya peningkatan kegiatan belajar siswa dari siklus I ke siklus II. Kegitan belajar siswa pada siklus I memperoleh jumlah total skor 24 atau masuk kategori cukup dan kegiatan belajar siswa pada siklus II mengalami peningkatan jumlah skor total yaitu 32 atau masuk kategori baik.

2. Kegiatan Guru

Kegiatan guru mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus II.

Dokumen terkait