BAB V ANALISA DATA
5.1 Analisa Data
5.1.2 Produktivitas Kerja Pegawai
5.1.2.2 Kemampuan Kerja
Kemampuan kerja adalah menyangkut bagaimana pegawai memandang pekerjaannya dan caranya dalam bekerja, tergambar dari aktivitas kerja yang terus mencari cara kerja yang terbaik agar pekerjaannya dapat diselesaikan sesuai dengan standart kerja. Berdasarkan distribusi jawaban responden mengenai pencarian cara terbaik dalam melakukan pekerjaan, sebanyak 16 responden (50%) menyatakan bahwa pegawai selalu berusaha mencari cara terbaik dalam melakukan pekerjaan (lihat tabel 22). Hal ini berarti bahwa para pegawai menginginkan kenyamanan dalam bekerja sehingga dapat meningkatkan semangat dalam bekerja dan produktivitas kerja pun juga akan meningkat.
Mengenai pekerjaan yang harus selalu diorientasikan terhadap hasil guna dan daya guna, sebanyak 20 responden (62,5%) menyatakan bahwa mereka sangat setuju (lihat tabel 23). Hal ini berarti bahwa para pegawai sadar untuk selalu bekerja dengan seoptimal mungkin guna mencapai sasaran yang ingin dicapai dan menghasilkan kinerja yang bermanfaat dan dapat dipertanggung jawabkan.
Selanjutnya mengenai tugas-tugas yang telah dikerjakan senantiasa dapat mencapai hasil yang memuaskan sesuai dengan standart kerja, sebanyak 17 responden (53,125%) menyatakan bahwa selalu dapat mencapai hasil yang memuaskan sesuai standart kerja (lihat tabel 24). Hal ini berarti bahwa pegawai merasa sangat puas dengan hasil kerja mereka yang sudah mencapai standart kerja yang ditentukan.
5.1.2.3Perilaku Kerja
Perilaku kerja merupakan cara pandang yang mendalam dari pegawai terhadap pekerjaan yang dilakukan dan tergambar dari disiplin kerja, kegiatan dalam memanfaatkan waktu luang, dan keinginan membantu rekan kerja lain. Berdasarkan jawaban responden mengenai diskusi yang dilakukan dengan rekan- rekan kerja lain bila kurang memahami tugas-tugas yang akan diselesaikan, sebanyak 22 responden (68,75%) menyatakan selalu mendiskusikannya dengan rekan kerja yang lain (lihat tabel 25). Hal ini berarti bahwa sesama pegawai dikantor tersebut saling bantu membantu sesama rekan kerja agar pegawai bisa menyelesaikan pekerjaannya dengan baik dan tepat waktu. Disini juga terjalin kebersamaan yang baik dimana apabila pegawai yang satu menemui kesulitan, maka pegawai yang lain bersedia untuk membantu.
Mengenai disiplin kerja yang diterapkan pimpinan, apakah dapat diterima, sebanyak 16 responden (50%) menyatakan diterima (lihat tabel 26). Hal ini berarti bahwa disiplin yang diterapkan pimpinan tidak memberatkan pegawai yang ada dan mudah untuk dilaksanakan.
Kemudian mengenai pemanfaatan waktu luang untuk mengerjakan tugas- tugas lain, sebanyak 15 responden (46,875%) menyatakan bahwa sering memanfaatkan waktu luang untuk mengerjakan tugas-tugas lain (lihat tabel 27). Hal ini berarti bahwa pegawai telah menunjukkan suatu sikap kerja yang baik karena mereka dapat menjalankan efisiensi waktu yang baik, dengan kata lain tidak menyia-nyiakan waktu yang dimiliki.
Mengenai kedatangan yang terlambat pada jam masuk kerja, sebanyak 19 responden (59,375%) menyatakan bahwa sesekali mereka datang terlambat pada
jam masuk kerja (lihat tabel 28). Hal ini menunjukkan bahwa kedisiplinan mereka masih kurang baik. Banyak alasan kenapa mereka datang terlambat, salah satunya adalah macetnya jalan. Padahal kalau mereka mau pergi lebih awal, maka terlambat datang ke kantor pun bisa dihindari. Namun untuk alasan ini, pimpinan kurang tegas dan terkesan tidak memberikan sanksi apa-apa, hanya sebatas teguran saja, yang mungkin oleh pegawai akan diacuhkan dan tidak ditakuti sehingga mereka akan terus mengulanginya lagi karena tidak menimbulkan efek jera bagi mereka.
Selanjutnya mengenai pemakaian seragam dinas pada saat bekerja, sebanyak 20 responden (62,5%) menyatakan bahwa hanya sesekali memakainya (lihat tabel 29). Dari hasil wawancara didapat bahwa di Kementerian PU tersebut tidak diberlakukan seragam dinas. Hanya saja pada hari jumat diharuskan memakai pakaian batik sebagai tanda penghormatan atas budaya Indonesia dan menghargai hari batik se-Indonesia.
Mengenai kepatuhan terhadap peraturan-peraturan/disiplin kerja yang diberikan oleh pemerintah, sebanyak 23 responden (71,875%) menyatakan bahwa sering patuh terhadap peraturan (lihat tabel 30). Hal ini menunjukkan bahwa pegawai kadang-kadang kurang disiplin dalam mematuhi peraturan dan kurang menghargai waktu yaitu kurang mendisiplinkan diri untuk selalu tepat waktu datang kekantor.
Kemudian mengenai sikap dalam mengatasi pimpinan/.atasan pada saat bekerja, sebanyak 17 responden (53,125%) menyatakan bahwa mereka menghormati pimpinan mereka (lihat tabel 31). Hal ini berarti bahwa pimpinan merupakan sosok yang berwibawa dan selalu membantu mereka dalam proses
pengerjaan tugas/pekerjaan, sehingga pegawai menghormati pimpinan sebagai orang yang mudah diajak berdiskusi bersama karena setiap instruksi yang diberikan pimpinan akan sangat berguna bagi mereka.
Selnjutnya dalam hal penyelesaian proyek apakah selalu memakai konsultan atau tidak, sebanyak 16 responden (50%) menyatakan bahwa para pegawai sering memakai konsultan dalam menyelesaikan proyek (lihat tabel 32). dari hasil wawancara menunjukkan bahwa pegawai sering memakai konsultan karena konsultan itu berguna memberi arahan untuk solusi dari masalah, misalnya saja yang berkaitan dengan kendala dilapangan, masalah prosedur pelaksanaan, masalah lahan, proyek terkendala dan lain-lain yang berhubungan dengan proyek, yang membantu adalah konsultan, juga konsultan membantu dalam hal blue print (pembuatan rencana kerja). Jadi konsultan sangat diperlukan untuk memperlancar jalannya proyek yang sedang ditangani.
5.1.2.4Efektivitas
Efektivitas berkaitan dengan ketepatan dalam menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan yang telah ditetapkan. Berdasarkan distribusi jawaban responden mengenai pengeluaran biaya ekstra yang dikeluarkan pemerintah untuk pekerjaan yang ada dibidang/bagian yang dilakukan, sebanyak 16 responden (50%) menyatakan bahwa pemerintah sering mengeluarkan biaya ekstra untuk pekerjaan yang ada dibidang/bagian yang responden lakukan (lihat tabel 33). Dari hasil wawancara juga diketahui bahwa biaya ekstra itu digunakan untuk mengadakan suatu acara atau kegiatan yang berhubungan dengan kepentingan Kementerian PU tersebut, bukan untuk keperluan yang lain-lain Hal ini menunjukkan bahwa pemerintah selalu berusaha memperhatikan kebutuhan dari setiap keperluan
pekerjaan dikantor agar pegawai tidak kekurangan sehingga kegiatan berjalan dengan lancar tanpa kendala apa pun.
Selanjutnya mengenai pekerjaan yang ditugaskan apakah dapat selesai tepat pada waktunya, sebanyak 23 responden (71,875%) menyatakan bahwa pegawai sering menyelesaikan pekerjaan tepat pada waktunya (lihat tabel 34). Hal ini berarti bahwa pegawai selalu berusaha untuk dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan untuk mencapai hasil yang sangat baik dan pimpinan akan merasa puas dengan hasil kerjanya.
BAB VI PENUTUP
6.1 Kesimpulan
7. Berdasarkan data-data yang diperoleh dari kuesioner menunjukkan bahwa pemberian kompensasi pada Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Bagian Bidang Ketatalaksanaan Balai Wilayah Sungai Sumatera II Kementerian Pekerjaan Umum Medan Johor berada pada kategori sangat tinggi. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pemberian kompensasi sudah berjalan dengan sangat baik. Dimana pemerintah cukup memperhatikan faktor- faktor yang mempengaruhi kebijakan pemberian kompensasi yaitu kompensasi harus dapat memnuhi kebutuhan minimal, harus dapat mengikat, harus dapat menimbulkan semangat dan kegairahan kerja, harus adil, tidak bersifat statis, dan komposisi dari kompensasi yang diberikan harus diperhatikan. Bentuk-bentuk kompensasi yang diberikan pemerintah berupa : gaji/upah, tunjangan (asuransi kesehatan, cuti berbayar, tunjangan kompensasi karyawan, tunjangan uang makan, tunjangan anak, tunjangan suami/istri, uang perjalanan dinas, dan tunjangan pensiun).
8. Produktivitas kerja pegawai pada Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Bagian Bidang Ketatalaksanaan Balai Wilayah Sungai Sumatera II Kementerian Pekerjaan Umum Medan Johor sudah tergolong baik yaitu berada pada kategori tinggi. Oleh karena itu, masih diperlukan adanya
dorongan bagi pegawai untuk bisa meningkatkan produktivitas kerja mereka.
9. Dari hasil perhitungan korelasi product meoment antara pemberian kompensasi terhadap produktivitas kerja menunjukkan nilai hasil koefisien sebesar 0,585 yang berarti bahwa terdapat hubungan yang positif antara pemberian kompensasi terhadap produktivitas kerja pegawai pada Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Bagian Bidang Ketatalaksanaan Balai Wilayah Sungai Sumatera II Kementerian Pekerjaan Umum Medan Johor. Dengan demikian hipotesa yang menunjukkan bahwa ada pengaruh positif antara pemberian kompensasi terhadap produktivitas kerja pegawai Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Bagian Bidang Ketatalaksanaan Balai Wilayah Sungai Sumatera II Kementerian Pekerjaan Umum Medan Johor dapat diterima.
10. Berdasarkan perhitungan koefisien determinasi maka dapat diketahui bahwa besarnya pengaruh pemberian kompensasi terhadap produktivitas kerja pegawai Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Bagian Bidang Ketatalaksanaan pada Balai Wilayah Sungai Sumatera II Kementerian Pekerjaan Umum Medan Johor sebesar 34,22%, yang berarti selebihnya yaitu 65,78% lagi dipengaruhi oleh faktor lain yang belum diperhitungkan dalam penelitian ini seperti faktor-faktor eksternal dan lain-lain yang tidak termasuk dalam penelitian ini.
6.2 Saran
1. Untuk mencapai suatu produktivitas kerja yang lebih baik lagi, pemerintah diharapkan mampu memotivasi pegawai agar pegawai dapat lebih bersemangat lagi dalam bekerja. Karena dengan meningkatnya semangat kerja maka akan banyak keuntungan yang dapat diperoleh dan pekerjaan akan lebih cepat diselesaikan, kesalahan dapat dikurangi dan absensi akan dapat diperkecil seminimal mungkin.
2. Dalam usaha pemerintah meningkatkan kesejahteraan pegawai, maka hendaknya pegawai juga harus memberikan umpan balik dengan cara meningkatkan produktivitas kerja.
3. Pegawai hendaknya ditempatkan sesuai dengan keahlian dan skill yang dimilikinya sehingga dapat mendorong kualitas kerja yang maksimal.
DAFTAR PUSTAKA
Anoraga, Pandji & Sri Sayuti. 1995. Psikologi industri dan psikologi sosial. Jakarta : Pustaka Jaya
Arikunto, Suharsimi. 1998. Prosedur Penelitian : Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta : PT. Rineka Cipta
Bungin, Burhan. 2004. Metode Penelitian Kuantitatif. Jakarta : Kencana Prenada Media Group
Handari Nawawi. 1990. Administrasi Personel untuk Peningkatan Produktivitas Kerja. Jakarta : Haji Masagung.
Handoko, T. Hani. 2008. Manajemen Personalia dan Sumber Daya Manusia, Edisi II. Yogyakarta : BPFE
Husnan, Heidjrachman Saud. 1990. Manajemen Personalia, Edisi IV. Yogyakarta : BPFE
Mangkuprawira, Sjafri dan Hubeis Aida Vitalaya. 2006. Manajemen Mutu Sumber Daya Manusia. Bogor : Ghalia Indonesia
Martoyo, Susilo. 1990. Manajemen Sumber Daya Manusia. Yogyakarta : BPFE Mathis, Robert L dan Jackson, Jhon H. 2006. Manajemen Sumber Daya Manusia,
Edisi 10. Jakarta : Salemba Empat
Nitisemito, Alex S. 1991. Manajemen Personalia. Bogor : Ghalia Indonesia
Panggabean, Mutiara S. 2002. Manajemen Sumber Daya Manusia. Bogor : Ghalia Indonesia
Sedarmayanti. 1995. Sumber Daya Manusia dan Produktivitas Kerja. Bandung : Ilham Jaya
Singarimbun, Masri, Sofian Efendi. 2006. Metode Penelitian Survei Edisi Revisi. Jakarta : LP3ES
Sugiyono. 2005. Metode Penelitian Administrasi Negara. Bandung : Alfabeta
Yuli, Sri Budi Cantika. 2005. Manajemen Sumber Daya Manusia. Malang : UMM Press
Internet :
diakses sabtu 9 april pada jam 20.00 WIB 20.25 WIB
16.10 WIB
A. PETUNJUK PENGISIAN
A. Bapak/Ibu cukup memilih jawaban yang dianggap sesuai atau yang paling benar, setelah terlebih dahulu membaca dan memahami angket/pertanyaan yang tersedia.
B. Bapak/Ibu cukup memberi tanda silang (X) pada salah satu jawaban yang tersedia.
B. IDENTITAS RESPONDEN
1. Jenis Kelamin : a. Laki-laki b. Perempuan 2. Umur : a. 20 s/d 30 tahun b. 31 s/d 40 tahun c. 41 s/d 50 tahun d. 51 tahun keatas 3. Pendidikan : a. SMU/Sederajat d. S2 b. D3 e. S3 c. S1 4. Pangkat/Golongan : a. I c. III b. II d. IV
5. Lama Bekerja : a. kurang dari 1 tahun b. 2 s/d 5 tahun c. 6 s/d 10 tahun d. 11 s/d 15 tahun e. 15 tahun keatas
C. PERTANYAAN
1. Variabel X (Pemberian Kompensasi) a. GAJI/UPAH
1. Apakah menurut Bapak/Ibu besarnya gaji/upah yang diterima cukup untuk memenuhi kebutuhan layak minimum ?
a. Sangat layak d. Kurang layak
b. Layak e. Tidak layak
c. Cukup layak
Alasan :
2. Apakah besarnya gaji/upah dapat meningkatkan semangat kerja dan kegairahan kerja Bapak/Ibu?
a. Sangat meningkatkan d. Kurang meningkatkan b. Meningkatkan e. Tidak meningkatkan c. Cukup meningkatkan
3. Apakah menurut Bapak/Ibu besarnya gaji.upah yang diberikan oleh pemerintah adil?
a. Sangat adil d. Kurang adil
b. Adil e. Tidak adil
c. Cukup adil
4. Apakah menurut Bapak/Ibu besarnya gaji/upah dalam penetapan yang ditentukan pemerintah sesuai dengan perubahan situasi dan kondisi (bersifat dinamis)?
a. Sangat sesuai d. Kurang sesuai
b. Sesuai e. Tidak sesuai
c. Cukup sesuai
Alasan :
5. Dalam hal penerimaan gaji/upah dari pemerintah apakah Bapak/Ibu menerimanya tepat pada waktunya?
a. Sangat tepat waktu d. Kurang tepat waktu b. Tepat waktu e. Tidak tepat waktu c. Cukup tepat waktu
b. INSENTIF
6. Apakah Bapak/Ibu selalu menerima penghasilan tambahan yang diberikan pemerintah secara kontiniu (terus menerus) ?
a. Selalu d. Sesekali
b. Sering e. Tidak pernah
c. Kadang-kadang
7. Apakah menurut Bapak/Ibu pembagian penghasilan tambahan sudah adil?
a. Sangat adil d. Kurang adil
c. Cukup adil
Alasan :
8. Apakah Bapak/Ibu termotivasi (bergairah) bekerja lebih baik dengan adanya penghasilan tambahan?
a. Sangat termotivasi d. Kurang termotivasi b. Termotivasi e. Tidak termotivasi c. Cukup termotivasi
c. TUNJANGAN
9. Apakah pemerintah selalu memberikan jaminan dihari tua yang dibayar sekaligus atau berkala pada saat pegawai mencapai usia pensiun?
a. Selalu d. Sesekali
b. Sering e. Tidak pernah
c. Kadang-kadang
10.Apakah pemerintah selalu memberikan jaminan/tunjangan bila terjadi kecelakaan pada jam kerja?
a. Selalu d. Sesekali
b. Sering e. Tidak pernah
c. Kadang-kadang
11.Apakah pemerintah ada menyediakan jaminan kesehatan untuk Bapak/Ibu atau keluarga dalam menunjang kesehatan para pegawai?
a. Sangat tersedia d. Kurang tersedia
b. Tersedia e. Tidak tersedia
c. Cukup tersedia
12.Untuk menunjang kesejahteraan para pegawai apakah pemerintah menyediakan fasilitas perumahan dan kendaraan bermotor (motor atau mobil dinas)?
a. Sangat tersedia d. Kurang tersedia
b. Tersedia e. Tidak tersedia
c. Cukup tersedia
Alasan :
13.Apakah pemerintah selalu memberikan tunjangan-tunjangan lain (selain tunjangan yang disebut diatas) dalam meningkatkan kesejahteraan pegawai?
a. Selalu d. Sesekali
b. Sering e. Tidak pernah
c. Kadang-kadang
2. Variabel Y (Produktivitas Kerja) a. HASIL KERJA NYATA
14.Apakah pekerjaan yang ditugaskan kepada Bapak/Ibu dapat diselesaikan sesuai standart?
a. Sangat sesuai d. Kurang sesuai
b. Sesuai e. Tidak sesuai
c. Cukup sesuai
15.Apakah Bapak/Ibu senantiasa selalu dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan sasaran yang ditentukan pemerintah/perusahaan?
a. Selalu d. Sesekali
b. Sering e. Tidak pernah
c. Kadang-kadang
16.Bagaimana tanggapan pimpinan Bapak/Ibu terhadap hasil kerja Bapak/Ibu selama ini?
a. Sangat baik d. Kurang baik
b. Baik e. Tidak baik
c. Cukup baik
Alasan :
b. KEMAMPUAN KERJA
17.Apakah Bapak/Ibu selalu berusaha mencari cara terbaik dalam melakukan pekerjaan?
a. Selalu d. Sesekali
b. Sering e. Tidak pernah
c. Kadang-kadang
18.Apakah menurut Bapak/Ibu dalam setiap kali melakukan pekerjaan harus selalu diorientasikan terhadap hasil guna dan daya guna?
a. Sangat setuju d. Kurang setuju
b. Setuju e. Tidak setuju
c. Cukup setuju
19.Apakah tugas-tugas yang telah Bapak/Ibu kerjakan senantiasa selalu dapat mencapai hasil yang memuaskan sesuai dengan standart kerja?
a. Selalu d. Sesekali
b. Sering e. Tidak pernah
c. Kadang-kadang
Alasan :
c. PERILAKU KERJA
20.Seberapa seringkah Bapak/Ibu berdiskusi dengan rekan-rekan kerja yang lain bila kurang memahami tugas-tugas yang akan diselesaikan?
a. Selalu d. Sesekali
c. Kadang-kadang
21.Bagaimana disiplin kerja yang diterapkan oleh pimpinan, apakah dapat diterima?
a. Sangat diterima d. Kurang diterima
b. Diterima e. Tidak diterima
c. Cukup diterima
Alasan :
22.Apakah Bapak/Ibu selalu memanfaatkan waktu luang untuk mengerjakan tugas-tugas lain?
a. Selalu d. Sesekali
b. Sering e. Tidak pernah
c. Kadang-kadang
Alasan :
23.Seberapa seringkah Bapak/Ibu datang terlambat pada jam masuk kerja?
a. Selalu d. Sesekali
b. Sering e. Tidak pernah
c. Kadang-kadang
24.Apakah Bapak/Ibu selalu memakai pakaian dinas pada saat bekerja sesuai dengan yang telah ditetapkan pemerintah?
a. Selalu d. Sesekali
b. Sering e. Tidak pernah
c. Kadang-kadang
Alasan :
25.Apakah Bapak/Ibu selalu mematuhi peraturan- peraturan/disiplin kerja yang diberikan oleh pemerintah?
a. Selalu d. Sesekali
b. Sering e. Tidak pernah
c. Kadang-kadang
Alasan :
26.Bagaimana sikap Bapak/Ibu dalam mengatasi atasan/pimpinan pada saat bekerja, apakah Bapak/Ibu menghormatinya?
a. Sangat menghormati d. Kurang menghormati b. Menghormati e. Tidak menghormati c. Cukup menghormati
27.Apakah Bapak/Ibu selalu memakai konsultan dalam menyelesaikan proyek?
a. Selalu d. Sesekali
b. Sering e. Tidak pernah
c. Kadang-kadang
Alasan :
d. EFEKTIVITAS
28.Apakah pemerintah selalu mengeluarkan biaya ekstra untuk pekerjaan yang ada dibidang/bagian yang Bapak/Ibu lakukan?
a. Selalu d. Sesekali
b. Sering e. Tidak pernah
c. Kadang-kadang
Alasan :
29.Apakah pekerjaan yang ditugaskan kepada Bapak/Ibu dapat selesai tepat pada waktunya?
a. Sangat tepat waktu d. Kurang tepat waktu b. Tepat waktu e. Tidak tepat waktu c. Cukup tepat waktu
Nilai Jawaban Responden Terhadap Variabel Kompensasi (Variabel X) No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 Jumlah Rata-rata 1 5 5 5 5 5 4 4 4 5 4 4 4 3 57 4.38462 2 5 5 5 5 5 5 5 5 5 4 5 5 4 63 4.84615 3 5 5 5 5 5 4 4 4 5 5 5 5 4 61 4.69231 4 5 5 5 4 5 4 4 4 5 4 4 4 4 57 4.38462 5 5 5 5 5 5 4 4 4 5 5 5 5 4 61 4.69231 6 4 4 4 4 4 4 4 4 5 5 4 4 4 54 4.15385 7 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 65 5 8 5 5 5 5 5 4 4 5 5 5 5 4 4 61 4.69231 9 5 5 5 5 5 4 5 4 5 5 5 5 4 62 4.76923 10 5 5 5 5 5 5 4 4 5 5 5 4 5 62 4.76923 11 4 4 4 4 4 3 3 3 5 4 4 3 4 49 3.76923 12 5 5 5 5 5 5 4 4 5 4 5 4 4 60 4.61538 13 5 5 5 5 5 5 4 4 5 4 5 4 4 60 4.61538 14 4 4 5 5 4 4 3 3 5 5 5 4 4 55 4.23077 15 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 4 64 4.92308 16 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 65 5 17 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 4 5 64 4.92308 18 5 5 5 5 5 4 3 4 5 5 4 4 4 58 4.46154 19 4 4 5 5 5 5 4 4 5 5 4 5 4 59 4.53846 20 4 4 4 4 4 4 4 4 5 5 5 4 4 55 4.23077 21 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 65 5 22 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 65 5 23 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 65 5 24 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 65 5 25 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 65 5 26 4 4 5 4 4 5 4 5 5 5 5 4 5 59 4.53846 27 4 4 4 4 5 4 4 4 5 4 4 3 3 52 4 28 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 65 5 29 5 5 5 5 5 5 4 4 5 5 5 4 4 61 4.69231 30 5 5 5 5 4 4 4 4 5 5 5 4 4 59 4.53846 31 5 5 5 5 5 4 4 5 5 5 4 4 4 60 4.61538 32 5 5 5 5 5 4 4 5 5 5 5 4 4 61 4.69231 Jlh 1934 148.769
Nilai Jawaban Responden Terhadap Variabel Kompensasi (Variabel Y) N0 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 Jumlah Rata-rata 1 4 4 4 4 5 4 4 4 4 2 2 4 4 3 4 3 59 3.6875 2 4 4 4 4 5 4 4 4 4 2 2 4 4 3 4 3 59 3.6875 3 4 4 4 4 4 4 5 4 4 2 2 4 4 4 3 4 60 3.75 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 3 1 5 5 5 4 4 62 3.875 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 2 1 5 5 4 4 3 69 4.3125 6 5 5 5 5 4 4 4 4 5 3 1 4 4 4 3 4 64 4 7 4 4 4 4 4 4 5 5 4 2 2 4 5 4 3 4 62 3.875 8 5 5 5 5 5 4 5 4 5 2 2 5 5 5 4 4 70 4.375 9 4 4 4 4 5 5 5 5 4 3 2 4 5 3 3 4 64 4 10 4 4 4 5 5 5 5 4 4 3 2 4 5 4 4 4 66 4.125 11 4 4 4 5 5 5 5 4 4 1 2 4 5 5 4 4 65 4.0625 12 3 3 3 4 4 4 3 4 4 3 2 4 4 4 3 3 55 3.4375 13 5 5 5 5 5 5 5 5 4 2 4 5 4 4 4 5 72 4.5 14 4 4 4 4 4 4 4 4 4 2 2 4 4 2 4 4 58 3.625 15 3 3 3 4 4 3 4 4 3 2 2 4 4 2 4 3 52 3.25 16 5 5 5 4 4 4 5 4 4 2 2 4 4 4 4 4 64 4 17 4 4 4 5 5 5 5 5 4 2 2 4 4 4 4 4 65 4.0625 18 5 5 5 5 5 5 5 5 5 2 4 5 4 4 4 4 72 4.5 19 4 4 4 4 4 4 5 4 4 3 2 4 5 4 4 4 63 3.9375 20 5 5 5 5 5 4 4 4 4 2 1 4 4 4 4 4 64 4 21 5 5 5 5 5 5 5 5 5 3 2 4 4 2 3 4 67 4.1875 22 5 5 5 5 5 5 5 5 5 3 2 4 5 4 4 4 71 4.4375 23 4 4 4 4 5 4 4 4 4 2 1 4 4 4 4 4 60 3.75 24 4 4 4 4 4 5 5 5 5 3 2 4 4 2 3 4 62 3.875 25 4 4 4 4 5 5 5 4 5 3 2 4 5 4 4 4 66 4.125 26 5 5 5 5 5 5 5 5 5 3 1 4 5 4 5 5 72 4.5 27 5 5 5 5 5 5 5 5 5 3 1 5 4 5 5 4 72 4.5 28 5 5 5 5 5 5 5 5 5 2 4 5 5 2 4 5 72 4.5 29 5 5 5 5 5 5 5 5 5 2 1 5 5 3 4 4 69 4.3125 30 3 3 3 3 4 3 3 3 3 2 4 5 5 2 4 3 53 3.3125 31 5 5 5 5 5 5 5 5 5 2 2 4 4 5 4 4 70 4.375 32 4 4 4 4 4 5 5 5 5 2 2 4 5 5 4 4 66 4.125 Jlh 2065 129.063
Koefisien korelasi antara variabel kompensasi dengan variabel produktivitas kerja No ∑ x ∑ y ∑ x2 ∑ y2 ∑ xy 1 57 59 3249 3481 3363 2 63 59 3969 3481 3717 3 61 60 3721 3600 3660 4 57 62 3249 3844 3534 5 61 69 3721 4761 4209 6 54 64 2916 4096 3456 7 65 62 4225 3844 4030 8 61 70 3721 4900 4270 9 62 64 3844 4096 3968 10 62 66 3844 4356 4092 11 61 65 3721 4225 3965 12 49 55 2401 3025 2695 13 60 72 3600 5184 4320 14 60 58 3600 3364 3480 15 55 52 3025 2704 2860 16 64 64 4096 4096 4096 17 65 65 4225 4225 4225 18 64 72 4096 5184 4608 19 58 63 3364 3969 3654 20 59 64 3481 4096 3776 21 55 67 3025 4489 3685 22 65 71 4225 5041 4615 23 59 60 3481 3600 3540 24 65 62 4225 3844 4030 25 65 66 4225 4356 4290 26 65 72 4225 5184 4680 27 65 72 4225 5184 4680 28 65 72 4225 5184 4680 29 59 69 3481 4761 4071 30 52 53 2704 2809 2756 31 60 70 3600 4900 4200 32 61 66 3721 4356 4026 Jumlah 1934 2065 117430 134239 125231
TABEL NILAI-NILAI r “PRODUCT MOMENT”
N
Taraf signifikanN
Taraf signifikanN
Taraf signifikan5% 1% 5% 1% 5% 1% 3 0.997 0.999 26 0.388 0.496 55 0.266 0.345 4 0.950 0.990 27 0.381 0.487 60 0.254 0.330 5 0.878 0.959 28 0.374 0.478 65 0.244 0.317 29 0.367 0.470 70 0.235 0.306 30 0.361 0.463 75 0.227 0.296 6 0.811 0.917 31 0.355 0.456 80 0.220 0.286 7 0.754 0.874 32 0.349 0.449 85 0.213 0.278 8 0.707 0.834 33 0.344 0.442 90 0.207 0.270 9 0.666 0.798 34 0.339 0.436 95 0.202 0.263 10 0.632 0.765 35 0.334 0.430 100 0.195 0.256 11 0.602 0.735 36 0.329 0.424 125 0.176 0.230 12 0.576 0.708 37 0.325 0.418 150 0.159 0.210 13 0.553 0.684 38 0.32 0.413 175 0.148 0.194 14 0.532 0.661 39 0.316 0.408 200 0.138 0.181 15 0.514 0.641 40 0.312 0.403 300 0.113 0.148 16 0.497 0.623 41 0.308 0.398 400 0.098 0.128 17 0.482 0.606 42 0.304 0.393 500 0.088 0.115 18 0.468 0.590 43 0.301 0.389 19 0.456 0.575 44 0.297 0.384 600 0.080 0.105 20 0.444 0.561 45 0.294 0.380 700 0.074 0.097 21 0.433 0.549 46 0.291 0.376 800 0.070 0.091 22 0.423 0.537 47 0.288 0.372 23 0.413 0.526 48 0.284 0.368 900 0.065 0.086 24 0.404 0.515 49 0.281 0.364 25 0.396 0.505 50 0.279 0.361 1000 0.062 0.081