• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II KAJIAN TEORI KAJIAN TEORI

AKTIVITAS GURU SIKLUS I

13. Kemampuan memberikan evaluasi pembelajaran

11. Memberi waktu untuk siswa bertanya dan

mengemukakan pendapat

12. Keterampilan menerangkan kembali materi yang

diajarkan atau

menyimpulkan materi

13. Kemampuan memberikan evaluasi pembelajaran berupa tes objektif (posttest) yang sesuai dengan

indikator yang ingin dicapai

.

Berdasarkan aktivitas guru dalam proses pembelajaran fiqh menggunakan metode pembelajaran make a match card pada siklus I masih rendah. Hal ini terjadi karena guru kurang mengkondisikan siswa dalam belajar, kurang dalam penerapan dan penbelolaan metode pembelajaran make a match card serta kurang dalam mengamati kemajuan dan kesulitan siswa dalam belajar.

d. Tahap refleksi

Tahap refleksi pada siklus I ini, maih banyak kekurangan yang harus diperbaiki dalam melaksanakan metode pembelajaran make a match card. Adapun kekurangan pada siklus I berdasarkan lembar observasi adalah sebagai berikut:

1) Guru belum terbiasa menciptakan suasana metode pembelajaran make a match card dalam proses pembelajaran, sehingga guru harus membiasakan dengan keadaan kelas dan suasana kelas.

2) Guru kurang mengkondisikan keadaan siswa dalam proses pembelajaran. Sehingga penerapan metode pembelajaran make a match kurang maksimal.

3) Kurangnya antusias siswa dalam proses pembelajaran menggunakan metode make a match.

Berdasarkan hasil observasi, masih banyak yang harus diperbaki dalam pemberian tindakan. Sehingga untuk memperbaiki siklus I dengan berbagai kelemahannya maka pada siklus II perlu dibuat pengembanga perencanaan pemberian tindakan berdasarakan hasil refleksi siklus I.

1) Tindakan Pembelajaran Siklus II

Seperti pada tahap siklus I, siklus II terdiri perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi.

a) Tahap Perencanaan

Berdasarkan hasil refleksi pada siklus I, maka perencanaan pada siklus II ini lebih dikembangkan agar indikator keberhasilannya tercapai. Perencanaan dimulai dengan membuat Rencana pelaksanan Pembelajaran (RPP) mata pelajaran fiqh dengan materi dengan menggunakan metode pembelajaran make a match card tentang salat Jamak, Qasarr dan Jamak qasar. Menyiapkan gambar dan kartu, menyiapkan instrumen hasil belajar, lembar observasi siswa dan lembar observasi guru.

b) Tahap Pelaksanaan

Proses pembelajaran sikus II dilaksanakan dua kali pertemuan yaitu, pada tanggal 19 dan 26 Februari 2016.

(1) Pertemuan Pertama

Sebelum proses pembelajaran guru mengajak siswa berdoa bersama, mengecek kehadiran siswa dan kemudian melakukan apersepsi materi yang telah disampaikan pada siklus I. Kemudian menjelaskan tujuan pembelajaran dan teknik

60

metode pembelajaran make a match card. Selanjutnya guru memberikan soal pretest kepada siswa yang harus di kerjakan sebelum guru menjelaskan materi yang pembelajaran. Setelah itu guru menjelaskan materi tentang Salat Jama, Qasar dan Salat Jama Qasar.

Kegiatan berikutnya guru minta siswa mempelajari materi yang ada dalam LKS dan buku paket, kemudian meminta siswa untuk membentuk 5 kelompok yang setiap kelompoknya terdiri dari 5-6 orang siswa, lalu meminta siswa mendiskusikan sub bab materi yang berbeda, setelah itu guru memberikan kartu yang berisi jawaban atau pertanyaan seputar materi ajar, dan meminta siswa untuk mencari pasangan dari kartunya baik jawaban maupun pertanyaan dengan batas waktu yang diberikan (10 menit). Setelah siswa menemukan pasangan kartunya, maka guru meminta siswa untuk maju ke depan kelas bersama pasangan dan kartu yang di milikinya kemudian dibacakan di depan teman-teman yang lain, sambil di koreksi bersama guru dan siswa.

Pada akhir kegiatan pembelajaran guru bersama siswa menyimpulkan materi yang telah dipelajari kemudian menutup pembelajaran dengan berdoa.

(2) Pertemuan kedua

Sebelum proses pembelajaran di mulai guru mengajak siswa untuk berdoa bersama, mengecek kehadiran siswa, kemudian menyampaikan tujuan pembelajaran, dan memotivasi siswa agar lebih semangat dalam mengikuti proses pembelajaran.

Kemudian guru menjelaskan materi pelajaran dan sedikit mempraktikkan tatacara melaksanakan salat Jamak, Qasar dan Jamak Qasar di depan kelas yang ikuti oleh beberapa siswa. Lalu setelah selesai guru memberikan waktu kepada siswa yang

ingin memberi tanggapan atau bertanya tentang materi yang diajarkan. Setelah selesai guru membagikan kemabali katu yang berisi jawaban dan pertanyaan dan meminta siswa untuk mencari jawaban dari kartu yang dimilikinya sesuai dengan waktu yang ditetapkan. Setelahsemua selesai dan waktu habis guru meminta siswa bersama pasangannya membacakan kartu yang dimiliki dan di koreksi bersama-sama.

Pada akhir kegiatan pembelajaran guru memberikan

posttest dengan tujuan untuk mengetahui penguasaan siswa

pada materi yang telah dipelajari. c. Tahap Observasi

Seperti halnya pada siklus I, pada tahap observasi, peneliti melakukan observasi dengan menyiapkan lembar observasi yang terdiri dari lembar observasi aktivitas siswa dan aktivitas guru. 1) Hasil observasi aktivitas siswa dalam pembelajaran pada siklus

II dapat di lihat pada tabel berikut: Tabel 5.3

Aktivitas Siswa Siklus II

No Aspek yang diamati keterangan Nilai

Ada Tidak SB B C K SK

1. Melakukan tes awal (pretest)

2. Mendegarkan penjelasan materi yang disampaikanoleh guru

3. Memperhatikan penjelasan guru tentang tahapan pembelajaran dengan menggunakan metode make a match card

4. Semangat dan antusias mengikuti kegiatan belajar mengajarr

62

5. Komunikasi dan kerjasama

6. Aktif dalam mengungkapna pendapat

7. Aktif dalam mengajukan pertanyaan

8. Melakukan tes akhir (posttest)

Berdasarkan tabel di atas,dapat disimpulkan bahwa aktivitas siswa meningkat dibanding dengan aktivitas siswa pada siklus sebelumnya. Komunikasi antar siswa dan guru sangat baik. Dan siswa lebih berani dalam mengungkapkan pendapatnya serta mengajukan atau menjawab pertanyaan baik dari guru atau siswa yang lainnya.

2) Hasil observasi aktivitas guru dalam proses pembelajaran fiqh menggunakan metode pembelajaran mke a match card pada siklus II dapat dilihat pada tabel berikut :

Tabel 5.4

Aktivitas Guru Siklus II

No Aspek yang diamati Keterangan Nilai

Ada Tidak SB B C K SK 1. Mengkondisikan situasi

pembelajaran dan kesiapan siswa untuk mengikuti proses pembelajaran

2. Guru memberikan apersepsi

3. Guru membangkitkan semangat dan motivasi siswa

4. Menyampaikan tujuan pembelajaran

5. Menjelaskan cara mengisi

pretest dan memberikan

soal pretests

6. Guru menjelaskan langkah-langkah pembelajaran metode make a match card

7. Teknik menyampaikan materi 8. Pengelolaan kegiatan pembelajaran dengan metode make a match card

9. Memberi bimbingan kepada kelompok 10. Pemusatan perhatian terhadap proses pembelajaran

11. Memberi waktu untuk siswa bertanya dan

mengemukakan pendapat

12. Keterampilan menerangkan kembali materi yang

diajarkan atau

menyimpulkan materi

13. Kemampuan memberikan evaluasi pembelajaran berupa tes objektif (posttest) yang sesuai dengan

indikator yang ingin dicapai

Dilihat dari hasil observasi di atas guru telah menjalankan proses pembelajaran sesuai dengan konsep yang telash di buat

64

sebelumnya. Guru sudah dapat beradapatasi dengan siswa secara baik dan guru membuat ruang kelas menjadi lebih kondusif sehinggak proses pembelajaran berlangsung dengan baik dibandingkan pada siklus pertama.

d. Tahap Refleksi

Berdasarkan observasi pada saat proses pembelajaran maka dapat disimpulkan keberhasilan yang dicapai pada siklus II sebagai berikut :

1) Aktifitas guru semakin meningkat, guru mulai terbiasa menggunakan metode pembelajaran make a match card.

2) Guru mampu meningkatkan suasana belajar dalam kelas menjadi lebih aktif dan menyenangkan.

3) Aktivitas siswa meningkat karena dalam peroses pembelajaran siswa dapat berinteraksi dengan baik kepada guru dan siswa yang lainnya.

4) Siswa lebih aktif, antusias, dan lebih berani dalam mengungkapkan pendapatnya atau mengajukan pertanyaan.

Dokumen terkait