SEKSI
PAJAK KENDARAAN BERMOTOR DAN BEA BALIK NAMA KENDARAAN BERMOTOR
SEKSI
PENDAPATAN LAIN-LAIN
GAMBAR 2.2
STRUKTUR ORGANISASI UPTD
2.4 SUMBER DAYA MANUSIA DPPKD
Sumber daya yang dimiliki oleh Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan Daerah (DPPKD) Provinsi Banten dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya mancakup:
1. Sumber Daya Aparatur
Sumber Daya Aparatur Dinas Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan Daerah (DPPKD) Provinsi Banten Tahun 2015 berjumlah 1.050 orang yang tersebar di DPPKD Pusat dan di 11 Unit Pelaksana Teknis, dengan rincian sebagai berikut :
BAPPEDA
PROVINSI
Tabel 2.1
Kondisi Sumberdaya Manusia Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan Daerah
Provinsi Banten Tahun 2015
Sumber : Subag Umum dan Kepegawaian DPPKD
Tabel 2.2
Data Pegawai Berdasarkan Golongan dan Tingkat Pendidikan Tahun 2015
Sumber : Subag Umum dan Kepegawaian DPPKD
2. Aset/Modal
Sampai dengan tahun 2014 jumlah aset yang dimiliki oleh Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan Daerah (DPPKD) Provinsi Banten antara lain:
PNS CPNS JML (3-4) TPP SATPAM PRAMU BAKTI SUPIR JML (6-9) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 1 DPKAD PUSAT 146 - 146 104 11 10 8 133 279 2 UPT SERANG 29 - 29 38 9 6 1 54 83 3 UPT CIKANDE 22 - 22 31 8 4 0 43 65 4 UPT SERPONG 23 - 23 28 5 1 3 37 60 5 UPT CIPUTAT 17 - 17 37 8 6 1 52 69 6 UPT BALARAJA 20 - 20 53 17 12 1 83 103 7 UPT CIKOKOL 21 - 21 41 7 2 1 51 72 8 UPT CILEDUG 17 - 17 38 8 5 2 53 70 9 UPT CILEGON 21 - 21 46 6 3 1 56 77 10 UPT PANDEGLANG 24 - 24 32 9 4 1 46 70 11 UPT RANGKASBITUNG 20 - 20 22 11 13 1 47 67 12 UPT MALINGPING 13 - 13 9 5 7 1 22 35 373 - 373 479 104 73 21 677 1050 35,52 64,48 PRESENTASE JUMLAH NO KANTOR
Pegawai Negeri Sipil Pegawai Tidak Tetap
TOTAL
No
1 IV 18 Ora ng S3 1 Ora ng 2 III 293 Ora ng S2 78 Ora ng 3 II 62 Ora ng S1 210 Ora ng 4 D4 1 Ora ng 5 D3 39 Ora ng 6 D1 1 Ora ng 7 SMA 43 Ora ng 373 Ora ng 373 Ora ng Be rda sa rka n Golonga n Be rda sa rka n Tingka t Pe ndidika n
BAPPEDA
PROVINSI
a. Tanah dan gedung bangunan beserta kelengkapan dan peralatan kantor lainnya yang mendukung pelaksanaan tugas pokok dan fungsinya yang tersebar di kantor DPPKD dan 11 UPT Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan Daerah (DPPKD) Provinsi Banten. Namun dari 11 UPTD tersebut, 2 UPTD masih menempati lahan dan gedung sewa dan pinjam pakai.
b. Aset kendaraan yang dimiliki oleh Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan Daerah Provinsi Banten, terdiri dari:
- Kendaraan operasional Roda 4 sebanyak 58 unit - Kendaraan operasional Roda 2 sebanyak 119 unit - Kendaraan khusus Samsat Keliling sebanyak 9 unit
3. Unit Pelayanan Teknis (UPT) DPPKD
Sampai Tahun 2015 Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan Daerah Provinsi Banten mempunyai 11 Kantor Unit Pelaksana Teknis yang tersebar di 8 Kabupaten/Kota di wilayah Provinsi Banten, 27 Gerai Samsat dan 2 Gerai Samsat Online yang dapat melayani wajib pajak diwilayah Provinsi DKI, Jawa Barat dan Banten,9 Bus Pelayanan Samsat Keliling, dan pada anggaran tahun 2015 ini sudah di rencanakan dan dianggaran untuk membeli 4 Bus Pelayanan Samsat Keliling.
Tabel 2.3
Lokasi Sebaran UPT dan SAMSAT DPPKD Provinsi Banten
BAPPEDA
PROVINSI
Jumlah Gerai Samsat yang telah dibuka dan sudah beroperasi terdiri dari :
Gerai Samsat on-line 3 Provinsi (Provinsi DKI Jakarta, Provinsi Jawa Barat dan Provinsi Banten), terdiri dari :
1. Gerai Samsat online Cinere, Jakarta Selatan
2. Gerai Samsat online Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan
Direncanakan di Tahun 2015 akan dibuka 2 gerai lagi, diantaranya : 1. Gerai Samsat Ciomas, Kabupaten Serang
2. Gerai Samsat Gunung Kencana, Kabupaten Lebak
Selain itu juga Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan Daerah dalam meningkatkan pengelolaan keuangan, di Bidang Anggaran yang tugas dan fungsi sebagai bidang penyusunan anggaran Provinsi Banten, untuk memudahkan proses tersebut dalam penyusunan anggaran menggunakan Sistem Managemen Keuangan Daerah (SIMDA, dan untuk memudahkan dalam pengelolaannya menggunakan Sistem Manajemen Barang Daerah (SIMDA), dan di Bidang Perbendaharaan dalam meningkatkan sistem pelaporan keuangan dan juga proses percepatan dalam pencairan uang APBD, untuk memudahkan hal tersebut menggunakan Sistem Pencairan Dana (SIMDA).
Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan Daerah Provinsi Banten sudah memulai proses penyusunan anggaran dengan menggunakan Sistem Informasi Manajemen Daerah (SIMDA) bekerjasama dengan Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Hal ini ditujukan agar penyusunan anggaran ini sudah
BAPPEDA
PROVINSI
menggunakan sistem online antar bidang di lingkungan DPPKD Provinsi Banten, sehingga mempermudah proses pengelolaan keuangan mulai dari penyusunan anggaran hingga pertanggungjawaban anggaran, dan diharapkaan proses ini dapat meminimalisir kesalahan dan mempermudah pelayanan kepada Satuan Kerja Perangkat Daerah.
Seiring dengan tuntutan terhadap peningkatan pelayanan publik yang merata di setiap Kantor Unit Pelaksana Teknis Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan Daerah Provinsi Banten, Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan Daerah Provinsi Banten berkeinginan untuk mewujudkan pemenuhan fasilitas pelayanan publik secara bertahap dan memperbanyak jenis-jenis pelayanan tertentu yang dirasakan dapat memberikan kemudahan, kecepatan dan kenyamanan pelayanan publik.
2.5 SARANA PRASARANA DPPKD
Sampai dengan Tahun 2015 Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan Daerah Provinsi Banten menpunyai 11 UPT. Pada Rencana Kerja Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan Daerah Provinsi Banten Tahun 2016 Prioritas adalah Pengadaan Tanah untuk UPT Cikande dan UPT Malingping.
BAPPEDA
PROVINSI
3.1 EVALUASI PELAKSANAAN RENJA DPPKD TAHUN 2014 DAN 2015 3.1.1 Evaluasi Pelaksanaan Renja DPPKD Tahun 2014
Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan Daerah pada Tahun Anggaran 2014 mengelola anggaran Belanja Langsung sebesar Rp 106.988.000.000,- yang dilaksanakan melalui 4 Program dan 73 kegiatan yang ada dalam lingkungan Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan Daerah Provinsi Banten, dengan realisasi keuangan Rp. 90.675.787.509,- (84,75 %) dan
realisasi fisik 100 %.
Realisasi Capaian Program dan Kegiatan Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Daerah Provinsi Banten Tahun 2014 sebagai berikut :
1. Program Peningkatan Sarana, Prasarana Perkantoran dan Kapasitas Aparatur Jumlah pagu Rp. 64.953.856.550,- realisasi keuangan sebesar Rp. 56.937.899.753,- (87,66%) dan realiasi fisik 100 %, terdiri dari 39 kegiatan dan 4 Indikator Kinerja Program :
Indikator Kinerja Program Rasio Penyediaan, Barang dan Jasa Adminstrasi Perkantoran serta Pelayanan Tata Usaha Kerumahtanggaan jumlah pagu Rp. 35.598.367.317,- terdiri dari 13 Kegiatan dengan realisasi keuangan Rp. 30.028.186.756,- (84.35 %) dan realisasi fisik 100 %.
Indikator Kinerja Program Rasio Pembangunan, Pengadaan, Pemeliharaan Serta Rehabilitasi Prasarana Dan Sarana Aparatur jumlah pagu Rp. 27.048.434.233,- terdiri dari 24 Kegiatan dengan realisasi keuangan Rp. 25.178.777.258,- (93,09 %) dan realisasi fisik 100 %.
Indikator Kinerja Program Rasio Penyelenggaraan Rapat Koordinasi Dan Konsultasi di Dalam dan Luar Daerah jumlah pagu Rp. 1.650.000.000,- terdiri dari 1 kegiatan dengan realisasi keuangan Rp. 1.150.915.339,- (69,79 %) dan realisasi fisik 100%.
Indikator Kinerja Program Rasio Pembinaan Dan Peningkatan Pelayanan, Tatausaha dan Administrasi Kepegawaian jumlah pagu Rp. 657.650.000,- terdiri dari 1 kegiatan dengan realisasi keuangan Rp. 580.020.400,- (88,28 %) dan realisasi fisik 100 %.