• Tidak ada hasil yang ditemukan

7. Fenomena Game Online Clash Of Clans (COC)

2.3 Kerangka Teori

New media berasal dari kata media yang berarti perantara atau alat dan new yang berarti baru dan berinovasi. Jadi new media dapat disimpulkan sebagai perantara baru. Perantara baru atau new media dlihat dari waktu, manfaat dan produksinya.

New media di definisikan sebagai munculnya perkembangan era teknologi digital bersamaan dengan munculnya komputer. New media yaitu computer, internet,video games, DVD, televisi digital.(Flew,2008

:29

Pada tahun 1990, Mark Poster meluncurkan buku besarnya, The Second

Media Age, yang menandai periode baru di mana teknologi interaktif

dan komunikasi jaringan, khusunya dunia maya akan mengubah masyarakat. Gagasan tentang era media kedua yang sebenarnya telah dikembangkan sejak tahun 1980-an hingga saat ini melonggarkan konsep

“media” dari komunikasi “massa” hingga berbagai media yang berkisar dari jangkauan yang sangat luas hingga yang sangat pribadi.

Kedua, konsep tersebut menarik perhatian kita pada bentuk-bentuk penggunaan media yang baru yang dapat berkisar dari informasi

8http://trendezia.blogspot.com, 10:00, 13/6/15

individu dan kepemilikan pengetahuan hingga interaksi. Ketiga, tesis tentang era media kedua membawa teori media dari kasmaran yang relative pada tahun 1960-an pada popularitas yang baru pada tahun 1990-an dan seterusnya. Kekuatan media dalam dan dari media itu sendiri kembali menjadi fokus, termasuk sebuah minat baru dalam karakteristik penyebaran dan penyiaran media.

Era media yang pertama digambarkan oleh : 1. Sentralisasi produksi (satu menjadi banyak) 2. Komunikasi satu arah

3. Kendali situasi, untuk sebagian besar

4. Reproduksi stratifikasi sosial dan perbedaan melalui media 5. Audiens massa yang terpecah

6. Pembentukan kesadaran sosial.

Era media kedua, sebaliknya dapat digambarkan sebagian : 1. Desentralisasi

2. Dua arah

3. Di luar kendali situasi 4. Demokratisasi

5. Mengangkat kesadaran individu

6. Orientasi individu. (Littlejohn, Stephen W & Karen A.Ross, 2009)

Mungkin ada dua pandangan yang dominan tentang perbedaan antara era media pertama, dengan penekannya pada penyiaran dan era media kedua, dengan penekannya pada jaringan. Kedua pandangan tersebut

adalah pendekataan interaksi sosial (social interaction) dan pendekatan integrasi sosial (social integration)

2. Teori Computer Mediated Communication (CMC)

Kini internet telah menjadi salah satu mediator manusia untuk saling berkomunikasi dan berhubungan atau yang biasa disebut dengan

computer mediated communication (CMC). Pengertian mengenai computer mediated communication (CMC) menurut John December

(1997) adalah suatu proses komunikasi yang dilakukan mengenai komputer, yang melibatkan manusia menjadi konteks tertentu, dimana didalamanya melibatkan proses pembentukan media untuk berbagai tujuan (Thurlow, et, all, 2004:15). Dari penjelasan tersebut dapat dijelaskan bahwa computer mediated communication merupakan studi yang mempelajari mengenai bagaimana perilaku manusia yang dijaga serta diubah dengan pertukaran informasi melalui mesin, dalam hal ini mesin mesin tersebut adalah komputer.

Peneliti menggunakan computer mediated communication karena konsep ini dapat digunakan untuk menjelaskan hubungan yang dimediasi oleh komputer atau handphone.

Menurut pakar Computer Mediated Communication Joseph Walther dan Malcolin Parks dalam buku Computer Mediated Communication dari (Thurlow, et, all, 2004:31), berikut merupakan bentuk teknologi internet yang cenderung menarik di Computer Mediated Communication: (a).

Email, listserver dan mailing list, (b). NewsGroup, bulletinboard dan blog, (c). Personal homepage and webcame.

Dalam permainan Clash Of Clans(COC) memiliki chatroom tersendiri untuk saling berkomunikasi secara non verbal, jadi antara sesama pemain COC bisa langsung berinteraksi seputar permainan ini. Untuk COC sendiri memiliki 2 versi chatroom yaitu global dan clan, yang pada intinya untuk global itu sendiri kita bisa chatting ke seluruh pengguna gamers COC, dan untuk clan itu sendiri kita harus joinke COC pemain untuk lebih terfokus dan secara pribadi.

CMC memiliki sistem yang dapat mendukung operasional komunikasi, seperti halnya komunikasi tatp muka, dimana pesannya dapat disampikan secara verbal dan non verbal, demikian pula komunikasi yang dilakukan diinternet pun dapat dilakukan secara verbal dan non verbal. Terdapat lima jenis sistem media yang mendukung CMC secara verbal dan non verbal yaitu: Test, graphics, image, audio, dan video. Lima jenis media ini digunakan untuk mendukung aktivitas komunikasi melalui internet yang disampaikan secara verbal maupun non verbal dan akan memberikan efek psikologis tertentu sesuai dengan keinginan dan ekspresi yang ingin ditampilkan pengguna internet.

3. Teori Interaksi Simbolik

Teori interaksi simbolik (symbolic interactionism) memfokuskan perhatiannya pada cara-cara yang digunakan manusia utnuk membentuk makna dan struktur masyarakat melalui percakapan. Interaksi simbolis pada awalnya merupakan suatu gerakan pemikiran dalam ilmu sosiologi yang dibangun oleh George Herbert Mead, dan karyanya kemudia

menjadi inti dari aliran pemikiran yang dinamakan Chicago School. Interaksi simbolis mendasarkan gagasanya atas enam hal yaitu:

a) Manusia membuat keputusan dan bertindak pada situasi yang dihadapinnya sesuai dengan pengertian subjektifnya.

b) Kehidupan sosial merupakan proses interaksi, kehidupan sosial bukanlah struktur atau bersifat struktural dan karena itu akan terus berubah.

c) Manusia memahami pengalamannya melalui makna dari simbol yang digunakan di lingkungan terdekatnya (primary group), dan bahasa merupakan bagian yang sangat penting dalam kehidupan sosial.

d) Dunia terdiri dari berbagai objek sosial yang memiliki nama dan makna yang ditentukan secara sosial.

e) Manusia mendasarkan tindakannya atas interpretasi mereka, dengan mempertimbangkan dan mendefinisikan objek-objek dan tindakan yang relevan pada situasi saat itu.

f) Diri seseorang adalah objek signifikan dan sebagaimana objek sosial lainnya diri didefinisikan melalui interaksi sosial dengan orang lain.

Terdapat tiga konsep penting dalam teori yang dikemukakan Mead ini yaitu masyarakat, diri, dan pikiran. Ketiga konsep tersebut memiliki aspek-aspek yang berbeda namun berasal dari proses umum yang sama disebut “tindakan sosial” (social act), yaitu suatu unit

tingkah laku lengkap yang tidak dapat dianalisis ke dalam sub bagian tertentu. (Morissan,2013:224-225).

Dalam membahas perilaku manusia, Mead menandai perilaku tersebut sebagai sosial dan berbeda dengan perilaku hewan pada umumnya yang ditandai dengan mekanisme stimulus – respons. Ia memandang tindakan manusia sebagai meliputi bukan saja tindakan terbuka, namun juga tindakan tertutup, jadi mengkonseptualisasikan perilaku dalam pengertian yang lebih luas. Gagasan tentang “kesadaran” (consciousness) subjek yang sedang diteliti merupakan istilah kunci karena hal itu merupakan esensi diri. Mead menggunakan istilah kesadaran sebagai hal yang bergandengan dengan pengalaman yang meliputi relasi organisme yang peka dengan lingkungannya sejauh lingkungan tersebut eksis bagi organisme tersebut.

Bagi Cooley dan Mead, diri muncul karena komunikasi, Tanpa bahasa, diri tidak akan berkembang. Manusia unik karena mereka memiliki kemampuan memanipulasi simbol-simbol berdasarkan kesadaran. Mead menekankan pentingnya komunikasi khususnya melalui mekanisme isyarat vokal (bahasa), meskipun teorinya bersifat umum. Isyarat vollah yang potensial menjadi seperangkat simbol yang membentuk bahasa. “simbol adalah suatu rangsangan yang mengandung makna dan nilai yang dipelajari bagi manusia dan respons manusia terhadap simbol adalah dalam pengertian makna dan nilainya alih-alih dalam pengertian stumylasi fisik dari alat-alat indranya. (Mulyana, 2004:77)

Proses interaksi analisis klasik dilapangan menurut Robert Bales‟s suatu komunikasi kelompok kecil yang berinteraksi menggunakan beberapa pengalaman meneliti sebagai dasar, Bales‟s menciptakan sebuah hal yang tidak dapat disatukan dan teori pengembangan dengan baik dalam sebuah komunikasi kelompok kecil, menyamakan dan menjelaskan beberapa pesan untuk orang-orang merubahnya didalam kelompok, gimana cara ini berperan penting dan anggota personal dari group itu, oleh karena itu cara mereka mempengaruhi karakter dari group.

Ada beberapa tingkah laku yang harus dipasang, dan setiap pasang berisi keterangan masalah di area untuk group, sebagai peran berikut: memberi sebuah sepasang informasi dengan menanyakan informasi itu, dan memberi sepasang opini dengan menanyakan opini itu, dan memberi saran dengan menanyakan saran itu.

Teori Bales‟s termasuk dua kelas umum tentang kelakuan komunikasi sebuah divisi mempunyai bentuk padat dan besar dalam sebuah literatul kelompok kecil.

Biasanya tugas dan sosial emosional pemimpin berbeda-beda dalam sebuah kelompok yang bekerja dalam proyek kelas bersama contohnya : kamu bisa memiliki satu anggota pada saaat pertemuan, membuat kepastian semuanya dapat disana, mempersiapkan agenda dan membuat panggilan yang benar dan menunjukkan yang terbaik untuk projek yang berkwalitas. Ini akan menjadi tugas seorang pemimpin, disana juga ada seseorang yang hadir untuk hubungan didalam kelompok petinggi

emosi sosial. Ini adalah seseorang untuk mendorong yang lain dengan cara yang lebih baik, melebihi konflik orang yang berdo‟a untuk kerja yang baik dan umumnya mempunyai hubungan dan fasilitas yang positif.

Bales‟s sudah menunjukkan bagaimana cara mempersepsikan sebuah posisi individual dalam sebuah kelompok adalah fungsi dalam tiga dimensi: (1) dominan lawan pasif; (2) ramah lawan tidak ramah; (3) aktif lawan emosional. Dalam sebuah kelompok tertentu perilaku anggota dapat ditempatkan pada ketiga dimensi ini. Posisi individu bergantung pada kuadran individu anda (sebagai contoh, berkuasa, ramah, aktif).

Cara anda tampil dihadapan anggota lainnya dari sebuah kelompok sangat ditentukan oleh bagaimana anda menggabungkan semua dimensi ini dalam komunikasi anda. Jika gaya bicara anda cenderung berkuasa, tidak ramah, dan emosional, anda mungkin saja akan dirasa sebagai seorang yang bermusuhan dan keras. Sebaliknya, jika anda berkuasa, ramah, dan aktif, mungkin anda akan sangat dihargai untuk kepemimpinan tugas anda yang snagat berguna. Jika anda cenderung keras, tidak ramah, dan emosional, anda mungkin dianggap sebagai orang yang negatif dan tidak koperatif.

Oleh karena semua faktor ini bervariabel, anda dapat memberika nilai tinggi, medium, dan rendah untuk tiap-tiap mereka, menciptakan campuran karakteristik daripada kategori tetap. Ketika jenis perilaku anggota kelompok diarahkan disini, jaringan hubungan mereka dapat

dilihat. Semakin besar kelompok, semakin besar kecenderungan adanya berbagai subkelompok dari individu dengan karakteristik dna nilai yang sama supaya berkembang.

5. Langkah-Langkah Penelitian Fenomenologi

Teknik analisis data yang akan saya paparkan disini adalah modifikasi teknik analisis fenomenologi dari Van Kaam (Moustakas, 1994:121)

1. Listing and Preliminary Grouping

Mendaftar semua ekspresi yang relevan dengan pengalaman yaitu daftar jawaban partisipan atau responden penelitian (horizonalization).

2. Reduction and Elimination

Menguji setiap ekspresi yang ada dengan dua persyaratan berikut :

 Apakah ekspresi tersebut mengandung momen pengalaman yang penting dan mengandung unsur pokok yang cukup baik untuk memahami fenomena?

 Apakah ekspresi tersebut memungkinkan untuk dikelompokkan dalam suatu kelompok besar dan diberi label ?

3. Clustering and Thematizing the Invariant Constituents (Thematic potrayal)

pengalaman responden penelitian yang berkaitan kedalam label-label tematik. Constituent (unsur pokok) yang dikelompokkan dan diberi label ini adalah tema inti dari pengalaman. Jadi tema-tema yang ada pada

thematic potrayal adalah benang merah dari jawaban-jawaban semua

responden.

4. Final Identification of the Invariant Constituents and Themes by Application Validation

Merupakan proses memvalidkan Invariant Constituent. Yang dilakukan dalam tahap ini adalah mencek invariant constituent dan tema yang menyertainya terhadap rekaman utuh pernyataan responden penelitian.

Apakah diekspresikan secara eksplisit dalam trasnkripsi utuh ?

Apakah sesuai atau cocok dengan konteks dalam transkrip ? ( jika tidak diekspresikan secara eksplisit )

Apabila tidak dinyatakan secara eksplisit dan tidak cocok, maka hal itu tidak relevan terhadap pengalaman responden penelitian dan harus dihapuskan.

6. Individual Textural Description

Dengan menggunakan invariant constituent dan tema yang valid dan relevan dari tahap sebelumnya, dapat disusun IndividualTextural

Description dari pengalaman setiap responden penelitian. Termasuk

didalamnya adalah ekspresi harfiah (kata per kata) dari catatan interview yang ada.

7. Individual Structural Description

Hasil dari penyusunan Individual Textural Description dan Imaginative

Variation akan membangun Individual Structural Description dari

8. Textural-Structural Description

Tahap ini merupakan proses penggabungan antara Textural Description dan Structural Description dari pengalaman masing-masing setiap responden penelitian.

Setelah Individual Textural – Structural Description tersusun maka dibuat suatu Composite Description dari makna dan esensi pengalaman sehingga menampilkan gambaran pengalaman kelompok secara satu kesatuan.10

Dokumen terkait