B. EVALUASI PELAKSANAAN PROGRAM DAN KEGIATAN RKPD TAHUN 2013 DAN REALISASI RPJMD
19) Kesatuan Bangsa dan Politik Dalam Negeri a) Program dan Kegiatan
Program dan kegiatan urusan Kesatuan Bangsa dan Politik Dalam Negeri pada Tahun 2013 dilaksanakan oleh 2 SKPD yaitu Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik dan Satuan Polisi Pamong Praja adalah :
Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik
(1) Program Peningkatan Keamanan dan Kenyamanan Lingkungan, dengan kegiatan :
(a) Koordinasi Pelaksanaan Pengamanan Hari Raya, Natal dan Tahun Baru;
(b) Antisipasi Pengamanan Wilayah;
(c) Komunitas Intelijen Daerah (Kominda);
(d) Pengamanan Pemilu Gubernur dan Wakil Gubernur Tahun 2013;
(e) Fasilitasi Tim Terpadu Penanganan Gangguan Keamanan Dalam Negeri Tingkat Kabupaten Pekalongan.
(2) Program Pengembangan Wawasan Kebangsaan,
dengan kegiatan :
(a) Peningkatan Kesadaran Masyarakat Akan Nilai-Nilai Luhur Budaya Bangsa;
(b) Peningkatan Kesadaran Bela Negara.
(3) Program Kemitraan Pengembangan Wawasan Kebangsaan, dengan kegiatan :
(a) Pengawasan Orang Asing;
(b) Fasilitasi Pemasyarakatan dan Revitalisasi Nilai-Nilai Pancasila;
(c) Fasilitasi Pembinaan Apresiasi Nilai-Nilai Kebangsaan melalui Seni dan Budaya Daerah.
(4) Program Pemberdayaan Masyarakat Untuk Menjaga Ketertiban dan Keamanan, dengan kegiatan :
(a) Koordinasi Penyelenggaraan pemerintah daerah bidang keamanan, ketentraman dan ketertiban masyarakat;
(b) Fasilitasi Pemberdayaan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB);
(c) Fasilitasi Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM);
(d) Fasilitasi Forum Persaudaraan Bangsa Indonesia (FPBI).
(5) Program Pendidikan Politik Masyarakat, dengan
Kegiatan Koordinasi Antar Pengurus Parpol Terwakili.
(6) Program Pembinaan Organisasi Masyarakat Sipil,
dengan Kegiatan Fasilitasi Pelaksanaan Penertiban Surat Keterangan Terdaftar Bagi Ormas/LSM di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan.
Satuan Polisi Pamong Praja
(1) Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia, dengan kegiatan :
(a) Bintek Peningkatan Kemampuan dan Ketrampilan Anggota Satpol PP;
(b) Outbond Training Satpol PP;
(c) Pengiriman Anggota Satpol PP ke Provinsi/Nasional;
(d) Pengiriman Peserta Diklat PPNS.
(2) Program Pemeliharaan Kamtibmas dan Pencegahan Tindak Kriminal, dengan kegiatan :
(a) Pengamanan dan Pengawalan Pejabat Pusat dan Daerah;
(b) Pengamanan Acara Pemda, Hari-hari Besar Keagamaan dan Nasional Daerah;
(c) PAM Pilkades 2013 Satpol PP; (d) PAM Pilgub 2013 (Linmas); (e) Patroli Wilayah.
(3) Program Penegakan Peraturan Daerah dan Keputusan Kepala Daerah, dengan kegiatan :
(a) Operasi Penegakan Perda dan Produk Hukum Daerah Lainnya;
(c) Pemberantasan Barang Kena Cukai Ilegal Dan Sarana Pendukungnya Tahun 2013.
(4) Program Penataan Peraturan Perundang-Undangan,
dengan kegiatan Penyusunan Pedoman Pelaksanaan Perda Tibum
b) Realisasi Pelaksanaan Program dan Kegiatan
Urusan Kesatuan Bangsa dan Politik Dalam Negeri dilaksanakan dengan anggaran Belanja Langsung Urusan (tidak termasuk Belanja Langsung rutin SKPD) sebesar Rp.2.695.966.600,00 dan terealisasi sebesar Rp.2.538.960.050,00 atau 94,18%.
Capaian target indikator sasaran keberhasilan pembangunan untuk Urusan Kesatuan Bangsa dan Politik Dalam Negeri dapat dilihat lebih rinci dari outcome yang telah dicapai selama Tahun 2012 – 2013 sebagai berikut :
Tabel 2.134
Realisasi Kinerja Urusan Kesatuan Bangsa dan Politik Dalam Negeri Kabupaten Pekalongan Tahun 2012-2013
NO. INDIKATOR KINERJA SATUAN CAPAIAN 2012 TAHUN 2013
TARGET REALISASI % 1 Kegiatan Pembinaan terhadap LSM, Ormas, OKP Kegiatan 3 5 3 60,00 2 Kegiatan Pembinaan
Politik Daerah Kegiatan 4 4 2 50,00
3 Jumlah LSM aktif LSM 26 17 26 152,94 4 Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kegiatan 1 1 1 100,00 5 Pengamanan dan Pengawalan Pejabat Pusat dan Daerah
Acara 66 120 110 91,67
6 Pengamanan Acara
Pemda, Hari-hari Besar Keagamaan dan Nasional Daerah Acara 13 20 17 85,00 7 PAM Pilkades 2013 Satpol PP orang 0 1062 725 68,27 8 PAM PilGub 2013 Linmas Orang 0 1416 1416 100,00
9 Patroli Wilayah Kegiatan 33 30 30 100,00
10 Operasi Penegakan Perda dan Produk Hukum Daerah Lainnya
Kec 9 19 10 52,63
11 Penertiban Periklanan Kec 12 15 12 80,00
12 Pemberantasan Barang Kena Cukai Ilegal dan Sarana
NO. INDIKATOR KINERJA SATUAN CAPAIAN 2012 TAHUN 2013
TARGET REALISASI %
Pendukungnya Tahun 2013
Sumber : Kankesbangpol dan Satpol PP Kabupaten Pekalongan, 2013
(1) Kegiatan Pembinaan terhadap LSM, Ormas, OKP, sejak pada tahun 2013 tidak menunjukan peningkatan, dari target 100% dapat terealisasi 60%. Pembinaan terhadap LSM, Ormas, OKP selama tahun 2013 yang telah dilaksanakan sebagai bentuk upaya untuk meningkatkan partisipasi masyarakat, Ormas/LSM terhadap pelaksanaan pembangunan daerah dan kehidupan demokrasi;
(2) Jumlah LSM pada Tahun 2013 dari target 100% terealisasi sebesar 158,82% dapat tercapai sesuai target dibandingkan Tahun 2012 indikator jumlah LSM mencapai 26 LSM sehingga ada peningkatan di Tahun 2013. Faktor keberhasilan Organisasi Masyarakat yang telah terdaftar di Kantor Kesbangpol sebanyak 70 Ormas, 27 LSM;
(3) Kegiatan Pembinaan Politik Daerah, dari target 100% mencapai dapat terealisasi 50% target. Faktor pendukung keberhasilan pencapaian target adalah mengadakan koordinasi dan komunikasi dengan pengurus partai politik terwakili, lembaga partai politik, lembaga penyelenggara pemilu dan pemerintah daerah.
20) Otonomi Daerah, Pemerintahan Umum, Administrasi Keuangan Daerah, Perangkat Daerah, Kepegawaian dan Persandian
a) Program dan Kegiatan
Urusan Otonomi Daerah, Pemerintahan Umum, Administrasi Keuangan Daerah, Perangkat Daerah, Kepegawaian dan Persandian dilaksanakan oleh : (1) Sekretariat DPRD, (2) Inspektorat, (3) Badan Kepegawaian Daerah, (4) Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan
Daerah, (5) Sekretariat Daerah yang meliputi Bagian Umum, Bagian Tata Pemerintahan, Bagian Hukum, Bagian Humas, Bagian Organisasi dan Kepegawaian, Bagian Pembangunan, Bagian Kesra, Bagian Perekonomian dan Bagian Asset, serta (6) 19 Kecamatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan.
Program dan kegiatan yang dilaksanakan berkenaan dengan penyelenggaraan Urusan Otonomi Daerah, Pemerintahan Umum, Administrasi Keuangan Daerah, Perangkat Daerah, Kepegawaian dan Persandian Tahun 2013 adalah sebagai berikut :
Sekretariat Daerah
(1) Program Pengembangan Data/Informasi, melalui
Kegiatan Identifikasi, Inventarisasi dan Pendataan Nama Rupabumi.
(2) Program Peningkatan Keamanan dan Kenyamanan Lingkungan, melalui Kegiatan Pemilihan Gubernur
Jawa Tengah Tahun 2013.
(3) Program Pelayanan Administrasi Perkantoran,
dengan kegiatan :
(a) Penyediaan Barang Cetakan dan Penggandaan Buku Administrasi Desa dan Kelurahan;
(b) Fasilitasi Permasalahan Pemerintahan Desa;
(c) Fasilitasi Penyaluran Bantuan kepada Pemerintah Desa.
(4) Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur, melalui kegiatan :
(a) Pembinaan Administrasi Desa dan Kelurahan; (b) Pelatihan Kepala Desa se-Kabupaten Pekalongan; (c) Pendidikan dan Pelatihan Formal;
(d) Sosialisasi Reformasi Birokrasi; (e) Evaluasi Kinerja SKPD.
(5) Program Peningkatan Pelayanan Kedinasan Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah, melalui Kegiatan
Partisipasi Pertemuan Asosiasi Pemerintah Daerah Kabupaten Seluruh Indonesia.
(6) Program Pembinaan dan Fasilitasi Pengelolaan Keuangan Desa, melalui Kegiatan Pendampingan dan
pendataan Aparatur Pemerintahan Desa Penerima TPAPD.
(7) Program Peningkatan Sistem Pengawasan Internal dan Pengendalian Pelaksanaan Kebijakan KDH,
melalui Kegiatan Penyusunan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD).
(8) Program Peningkatan Kerjasama Antar Pemerintah Daerah, melalui Kegiatan Sosialisasi dan Fasilitasi
Pelaksanaan Kerjasama Daerah.
(9) Program Penataan Daerah Otonomi Baru, melalui
Kegiatan Sosialisasi dan Pemeliharaan Batas Daerah Kabupaten Pekalongan.
(10) Program Penerapan Kepemerintahan Yang Baik,
melalui Kegiatan Peningkatan Kemampuan Aparat Kecamatan.
(11) Program Peningkatan Partisipasi Masyarakat Dalam Membangun Desa, melalui Kegiatan Pemilihan Kepala Desa di Kabupaten Pekalongan.
(12) Program Pengintensifikasian Penanganan Pengaduan Masyarakat, melalui Kegiatan Penanganan Perkara Litigasi dan Non Litigasi.
(13) Program Penataan Peraturan Perundang-undangan,
melalui kegiatan :
(a) Publikasi Peraturan Perundang-undangan;
(b) Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDI Hukum);
(c) Penyediaan Bahan Bacaan Peraturan Perundang-undangan;
(d) Fasilitasi dan Koordinasi Penyusunan Rancangan Peraturan Perundang-undangan;
(e) Rapat Kerja Program Legislasi Daerah;
(f) Harmonisasi dan Sinkronisasi Produk Hukum Daerah dan Desa;
(g) Koordinasi, Kajian Kerja Sama dan Permasalahan Peraturan Perundang-undangan;
(h) Sosialisasi Peraturan Perundang-undangan Daerah;
(i) Keluarga Sadar Hukum.
(14) Program Perlindungan dan Penegakan Hak Asasi Manusia, melalui Kegiatan Orientasi Rencana Aksi
Nasional Hak Asasi Manusia.
(15) Program Penyediaan Pelayanan Administrasi Kepegawaian, melalui Kegiatan Penyediaan Pengelolaan Tata Usaha Kepegawaian Sekretariat Daerah.
(16) Program Perencanaan Pembangunan Daerah,
dengan kegiatan :
(a) Koordinasi Penyusunan Laporan Kinerja Pemerintah Daerah dan Rencana Kinerja Tahunan;
(b) Penyusunan Penetapan Kinerja Pemerintah Daerah.
(17) Program Penataan Daerah Otonomi Baru, melalui
kegiatan :
(a) Penyusunan Uraian Tugas Jabatan;
(b) Penyusunan Standar Operasional Prosedur; (c) Analisis Jabatan.
(18) Program Peningkatan Pelayanan Publik, melalui
kegiatan Evaluasi Kinerja Pelayanan Publik.
(19) Program Peningkatan Sistem Pengawasan Internal dan Pengendalian Pelaksanaan Kebijakan Kepala Daerah, melalui kegiatan Penyusunan Laporan
Waskat.
(20) Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja, melalui kegiatan
Penyusunan Laporan Capaian Kinerja dan Ikhtisar Realisasi Kinerja SKPD.
(21) Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja dan Keuangan, dengan
kegiatan :
(a) Koordinasi pengendalian dan pelaporan kegiatan; (b) Penyusunan Buku Laporan Perkembangan
Pelaksanaan Belanja Langsung APBD, Bantuan Kab/Kota dan Tugas Pembantuan dan Dekon; (c) Fasilitasi Penyusunan Program/ Kegiatan
Masyarakat;
(d) Pembuatan Sistem Manajemen (SIM) Pelaporan Kegiatan.
(22) Program Pengaturan Jasa Konstruksi, dengan
kegiatan :
(a) Penyusunan Petunjuk Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa Kabupaten Pekalongan;
(b) Sosialisasi dan Diseminasi Peraturan Perundang-undangan Jasa Konstruksi dan Peraturan Lainnya yang terkait;
(c) Visualisasi Kegiatan fisik APBD Kabupaten Pekalongan.
(23) Program Optimalisasi Pemanfaatan Teknologi Informasi, melalui kegiatan Penunjang Kegiatan
LPSE.
(24) Program Peningkatan Penanggulangan
Narkoba,PMS termasuk HIV/AIDS, dengan kegiatan Penyuluhan Penanggulangan Narkoba PMS termasuk HIV/AIDS.
(25) Pembinaan Panti Asuhan / Panti Jompo, dengan
kegiatan Buka Puasa Bersama Bupati Pekalongan dengan anak Yatim/Panti dan Pemuda/Masyarakat.
(26) Pengembangan Nilai Budaya, dengan kegiatan :
(a) Penyelenggaraan dan Pengiriman MTQ/STQ/MHQ Kab. Pekalongan;
(b) Fasilitasi Peningkatan Nilai-Nilai Keyakinan Masyarakat.
(a) Pendampingan dan Pelayanan Kesehatan Jamaah Haji;
(b) Pemberangkatan dan Pemulangan Jamaah Haji (Non BPIH);
(c) Fasilitasi Pembinaan Paguyuban Warga Kab. Pekalongan di Jakarta.
(28) Program Program Peningkatan Ketahanan Pangan Pertanian/Perkebunan, melalui Kegiatan Pendampingan Program Raskin.
(29) Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur, dengan Kegiatan Pembinaan Pengelolaan
Barang Daerah.
(30) Program Peningkatan dan Pengembangan Pengelolaan Keuangan Daerah, melalui kegiatan :
(a) Sensus Barang Daerah ke VII;
(b) Pengadaan Sistem Informasi Barang Daerah/SIMBADA;
(c) Penyusunan Standarisasi Biaya Kegiatan dan Honorarium, Biaya Pemeliharaan dan Standarisasi Harga Barang Kebutuhan Pemerintah Kabupaten Pekalongan;
(d) Penyusunan Buku Induk Inventaris Barang Milik Daerah;
(e) Lelang Barang Daerah;
(f) Penunjang Penghapusan Asset Daerah; (g) Pelaksanaan Sertifikasi Asset Daerah.
(31) Program Penataan Peraturan Perundang-undangan, dengan kegiatan Penyusunan Keputusan
Bupati Dalam Rangka Tindak Lanjut Perda Pengelolaan Barang Daerah.
(32) Program Peningkatan Promosi dan Kerja Sama Investasi, dengan kegiatan Kerja Sama Pemanfaatan Asset Pemerintah Kabupaten Pekalongan
Sekretariat DPRD
Program Peningkatan Kapasitas Lembaga Perwakilan Rakyat Daerah, melalui kegiatan :
(a) Hearing/Dialog dan Koordinasi dengan Pejabat Pemerintah Daerah dan Tokoh Masyarakat/Tokoh Agama;
(b) Rapat-Rapat Alat Kelengkapan Dewan; (c) Rapat-Rapat Paripurna;
(d) Reses;
(e) Kunjungan Kerja Pimpinan dan Anggota DPRD keluar daerah;
(f) Kunjungan Kerja Pimpinan dan Anggota DPRD dalam daerah;
(g) Penerbitan Himpunan SK DPRD; (h) Penerbitan Buletin DPRD;
(i) Penerbitan Risalah DPRD Kabupaten Pekalongan; (j) Penyusunan Draf Raperda Inisiatif DPRD;
Inspektorat
(1) Program Peningkatan Sistem Pengawasan Internal dan Pengendalian Pelaksanaan Kebijakan Kepala Daerah, melalui kegiatan :
(a) Pelaksanaan Pengawasan Internal Secara Berkala;
(b) Penanganan Kasus Pengaduan di Lingkungan Pemerintah Daerah;
(c) Pengendalian Manajemen Pelaksanaan Kebijakan KDH;
(d) Inventarisasi Temuan Pengawasan;
(e) Tindak Lanjut Hasil Temuan Pengawasan; (f) Evaluasi Berkala Temuan Hasil Pengawasan; (g) Pelaksanaan Evaluasi Tahunan LAKIP SKPD; (h) Reviu Laporan Keuangan (Pemda dan SKPD); (i) Penelitian dan Penilaian LP2P;
(j) Koordinasi, Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Inpres Nomor 5 Tahun 2004;
(k) Penyelenggaraan SPIP di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan.
(2) Program Peningkatan Profesionalisme Tenaga Pemeriksa dan Aparatur Pengawasan, melalui
kegiatan :
(a) Pelatihan Pengembangan Tenaga Pemeriksa dan Aparatur Pengawasan;
(b) Pengiriman Peserta Diklat / Ujian / Sosialisasi / Bintek / Pelatihan / Kursus / Seminar ke Luar Daerah.
Badan Kepegawaian Daerah
(1) Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur, melalui kegiatan :
(a) Ujian dinas dan Ujian Penyesuaian Ijazah dan Penerbitan Ijin Belajar;
(b) Diklat Fungsional Bintek, Seminar bagi PNS. (c) Diklat Kepemimpinan;
(d) Pelatihan ESQ-Outbound;
(e) Pengiriman Tugas Belajar Diploma PBB STAN; (f) Diklat Sertifikasi Pengadaan Barang dan Jasa; (g) Pemberian Penghargaan Satya Lancana Karya
Satya.
(2) Program Pembinaan dan Pengembangan Aparatur,
melalui kegiatan : (a) Penataan PNS;
(b) Pemberian Bantuan Penyelenggaraan Penerimaan Praja IPDN;
(c) Operasional Kegiatan Baperjakat; (d) Sumpah Janji PNS;
(e) Penyelesaian Usulan Kenaikan Pangkat dan Pensiun;
(f) Promosi dan Mutasi Pegawai; (g) Penyusunan Formasi Pegawai; (h) Pengadaan CPNSD tahun 2013.
(3) Program Sistem Dokumentasi dan Informasi,
(a) Pemeliharaan Operasional SIMPEG; (b) Pengusulan Karis, Karsu dan Karpeg;
(c) Penerbitan Kartu Pegawai Negeri Sipil Elektronik dan Konversi Nomor Induk Pegawai;
(d) Penanganan Pengolahan LHKPN;
(e) Pemeliharaan Operasional SAPK dan Pengadaan Website;
(f) Sosialisasi Peraturan Perundang – undangan.
Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan Daerah (1) Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya
Aparatur, melalui kegiatan Bintek Penatausahaan
Keuangan Daerah.
(2) Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja dan Keuangan, dengan
kegiatan :
(a) Penyusunan Laporan Keuangan Semesterans; (b) Penyusunan Laporan Keuangan Daerah Akhir
Tahun;
(c) Asistensi Penyusunan Laporan Keuangan SKPD; (d) Pendampingan Pengelolaan Penatausahaan
Keuangan Daerah;
(e) Penyusunan Laporan Pertanggungjawaban Unit Akuntansi Pembantu Pengguna Anggaran/Barang Wilayah (UAPPA/B-W)
(f) Asistensi Penyusunan Pelaporan Prognosis Realisasi Anggaran Semesteran SKPD.
(3) Program Peningkatan dan Pengembangan Pengelolaan Keuangan Daerah, dengan kegiatan :
(a) Penyusunan Rancangan Peraturan Daerah Tentang APBD;
(b) Penyusunan Rancangan Peraturan KDH Tentang Penjabaran APBD;
(c) Penyusunan Rancangan Peraturan Daerah Tentang Perubahan APBD;
(d) Penyusunan Rancangan Peraturan KDH Tentang Penjabaran Perubahan APBD;
(e) Penyusunan Rancangan Perda Tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD;
(f) Penyusunan Rancangan Peraturan KDH Tentang Penjabaran Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD;
(g) Penyusunan Sistem Informasi Pengelolaan Keuangan Daerah;
(h) Intensifikasi dan Ekstensifikasi Sumber-Sumber Pendapatan Daerah;
(i) Administrasi Pengendalian Anggaran;
(j) Penerapan Sistem Kas Daerah Onlinelisasi; (k) Intensifikasi Pajak Bumi dan Bangunan; (l) Bagi Hasil PBB Kepada Desa;
(m) Pengadaan HARDWAre PBB Pedesaan dan Perkotaan;
(n) Administrasi Penatausahaan Dana Transfer Pusat Dan Bantuan Propinsi;
(o) SIM Gaji;
(p) Administrasi Penatausahaan SKPKD;
(q) Menunjang Optimalisasi Pajak Pusat dan Propinsi; (r) Penyediaan Sarana Pendukung Admnistrasi PBB; (s) Penyusunan Sistem Informasi Pelaporan
Keuangan Daerah;
(t) Pengadaan Sistem Informasi Manajemen Pendapatan Asli Daerah (SIAPADA);
(u) Pengembangan dan Pengelolaan Akses Data Elektronik Audit;
(v) Pendampingan Aplikasi PBB; (w) Optimalisasi Pajak Daerah;
(x) Pengadaan Sofware PBB Pedesaan dan Perkotaan.
(4) Program Peningkatan Sistem Pengendalian Internal dan Sistem Pengendalian Pelaksanaan Kebijakan KDH, dengan Kegiatan Penanganan
(5) Program Penataan Peraturan Perundang-Undangan
dengan Kegiatan Penyusunan Keputusan Bupati Dalam Rangka Mendukung Pelaksanaan APBD.
Kecamatan di Kabupaten Pekalongan
(1) Program Peningkatan Peran Serta Kepemudaan,
dengan Kegiatan Pembinaan organisasi kepemudaan.
(2) Program Peningkatan Partisipasi Masyarakat dalam Membangun Desa, dengan kegiatan :
(a) Pelaksanaan Musyawarah Pembangunan Desa; (b) Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan.
(3) Program Peningkatan Peran Perempuan dan Anak di Pedesaan, dengan Kegiatan Fasilitas Peningkatan
Peran Perempuan dan Anak di Pedesaan.
(4) Program Pengintensifikasian Penanganan Pengaduan Masyarakat, dengan Kegiatan Pembentukan Unit Khusus Penananan Pengaduan Masyarakat.
b) Realisasi Pelaksanaan Program dan Kegiatan
Program dan kegiatan Urusan Otonomi Daerah, Pemerintahan Umum, Administrasi keuangan Daerah, Perangkat Daerah, Kepegawaian dan Persandian seperti diuraikan di atas menggunakan anggaran sebesar Rp.27.863.169.160,00 dan dapat terealisasi sebesar Rp.25.542.548.473,00 atau 91,67%.
Capaian target indikator sasaran Urusan Otonomi Daerah, Pemerintahan Umum, Administrasi Keuangan Daerah, Perangkat Daerah, Kepegawaian dan Persandian tercermin dari terealisasinya indikator kinerja berupa outcome yang menujukkan keberhasilan pembangunan melalui pelaksanaan program dan kegiatan yang mendukungnya dalam tahun 2013. Keberhasilan Pembangunan pada Urusan Otonomi Daerah, Pemerintahan Umum, Administrasi Keuangan Daerah, Perangkat Daerah, Kepegawaian dan Persandian tahun 2013 sebagai berikut :
(1) Penyelenggaraan Pemerintahan Umum
Hal yang tak kalah pentingnya dalam reformasi birokrasi adalah sumber daya manusia yaitu Pegawai Negeri Sipil (PNS). Dengan manajemen kepegawaian yang baik diharapkan diperoleh aparatur pemerintah daerah yang profesional, sehingga efisiensi dan efektifitas pelaksanaan tugas pokok dan fungsi dari masing-masing SKPD dapat dicapai. Jumlah pegawai per 31 Desember 2013 sebanyak 10.484 orang PNS/CPNS. Bila dilihat berdasarkan jenjang kepangkatan PNS/CPNS Tahun 2013 sebagian besar terdapat pada golongan III (4.031 orang atau 38,45%), golongan IV (3.205 orang atau 30,57%), golongan II (2.2.913 orang atau 27,79%) dan golongan I (335 orang atau 3,20%).
Sedangkan bila dilihat berdasarkan tingkat pendidikan PNS/CPNS terbanyak dengan urutan pendidikan S1/D4 (4.963 orang atau 47,34%), SLTA (2.153 orang atau 20,54%), D1/D2 (1.450 orang atau 13,83%), D3 (1.039 orang atau 9,91%), SLTP/SD (592 orang atau 5,65%) dan S2 (287 orang atau 2,74%). (2) Pengawasan Daerah
Dalam rangka penyelenggaraan pemerintahan efisien, efektif, transparan dan akuntabel, maka dilakukan pengawasan yang obyektif dan profesional sesuai Norma dan Standar Audit Pemerintah, dengan realisasi indikator sebagai berikut :
(a) Jumlah pengecualian pada opini Wajar Dengan Pengecualian yang diberikan oleh BPK-RI atas pemeriksaan Laporan Keuangan Daerah dalam kurun tahun 2010 sampai dengan 2012, menunjukkan trend menurun yang terlihat pada tabel berikut :
Tabel 2.135
Opini BPK-RI terhadap LKD
Kabupaten Pekalongan Tahun 2010 - 2012
NO TAHUN PENGECUALIAN JUMLAH HAL YANG DIKECUALIKAN DALAM OPINI BPK
1. 2010 4 Saldo Persediaan
Aset Tetap
Aset Lainnya, Fasum dan Fasos Pasar Kajen
Belanja Bantuan Sosial
2. 2011 3 Saldo Persediaan
Aset Tetap
Aset Lainnya, Fasum dan Fasos Pasar Kajen
3. 2012 2 Saldo Persediaan
Aset Tetap
Sumber : Inspektorat Kabupaten Pekalongan, 2013
(b) Prosentase jumlah temuan pemeriksaan BPK-RI yang telah ditindaklanjuti dari tahun 2010 sampai dengan 2012 adalah sebesar 100%, terlihat pada tabel berikut
Tabel.2.136
Tindak Lanjut Hasil Temuan BPK-RI Kabupaten Pekalongan Tahun 2010 – 2012
NO. TAHUN TEMUAN JUMLAH TINDAK LANJUT JUMLAH PROSENTASE TINDAK LANJUT
1. 2010 51 51 100%
2. 2011 27 27 100%
3. 2012 42 42 100%
Sumber : Inspektorat Kabupaten Pekalongan, 2013 (3) Fasilitasi Kegiatan Legislatif
Capaian kinerja dalam rangka Fasilitasi Kegiatan DPRD tahun 2013 dibandingkan tahun 2012 digambarkan secara jelas pada tabel sebagai berikut :
Tabel 2.137
Realisasi Kinerja DPRD Kabupaten Pekalongan Tahun 2012-2013
NO INDIKATOR KINERJA SATUAN
CAPAIAN TAHUN 2012 TAHUN 2013 NAIK / TURUN (%) TARGET REALISASI %
1 Peraturan Daerah yang telah ditetapkan
Raperda 6 14 9 65 50,00
2 Heraing/dialog dan
koordinasi dengan Pejabat Pemerintah daerah dan tokoh masyarakat / tokoh agama
kali 8 18 18 100 125,00
3 Keputusan Dewan
NO INDIKATOR KINERJA SATUAN CAPAIAN TAHUN 2012 TAHUN 2013 NAIK / TURUN (%) TARGET REALISASI % 4 Reses DPRD Kali - 3 3 100 -
5 Hasil Rapat Alat kelengkapan dewan a. Keputusan Badan Anggaran buah 20 14 14 100 (30,00) b. Keputusan Badan Musyawarah buah 12 21 21 100 75,00 c. Keputusan Panitia Khusus buah 33 39 39 100 18,18
d. Keputusan Komisi A buah 54 65 65 100 20,37
e. Keputusan Komisi B buah 52 58 58 100 11,54
f. Keputusan Komisi C buah 51 45 45 100 (11,76)
g. Keputusan Komisi D buah 56 61 61 100 8,93
h. Keputusan Gabungan Komisi A,B,C,D buah 29 32 32 100 10,34 i. Keputusan Badan Legislasi buah - 7 7 100 -
Sumber : Sekretariat DPRD Kabupaten Pekalongan, 2013
21) Ketahanan Pangan
a) Program dan Kegiatan
Program dan kegiatan pada urusan Ketahanan Pangan yang dilaksanakan oleh Badan Ketahanan Pangan Dan Penyuluhan Kabupaten Pekalongan pada tahun 2013 adalah sebagai berikut :
(1) Program Peningkatan Ketahanan Pangan, dengan
kegiatan
(a) Peningkatan Mutu dan Keamanan Pangan; (b) Penguatan Kemandirian Pangan Masyarakat; (c) Penguatan Distribusi dan Pemantauan pangan; (d) Penyusunan Peta Ketahanan dan Kerentanan
Pangan;
(e) Penyusunan Angka Pola Pangan Harapan;
(f) Pembangunan dan Pengembangan Lumbung Pangan (DAK).
(2) Program Peningkatan Diversifikasi dan Ketahanan Pangan, dengan kegiatan :
(a) Pemanfaatan Pekarangan untuk Cadangan Pangan;
(c) Pembinaan Kelompok Wanita Dalam Pemanfaatan Pekarangan.
b) Realisasi Pelaksanaan Program dan Kegiatan
Urusan Wajib di Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Kabupaten Pekalongan dilaksanakan dengan alokasi anggaran Belanja Langsung (tidak termasuk Belanja Langsung rutin SKPD) sebesar Rp.1.015.470.350,00 dan dapat direalisasikan sebesar Rp.1.010.688.122,00 atau 99,53%.
Capaian target indikator sasaran Urusan Ketahanan Pangan tercermin dari terelaisasinya indikator kinerja berupa outcome yang menunjukkan keberhasilan pelaksanaan program-program dan kegiatan-kegiatan yang mendukungnya dalam tahun 2013 sebagai berikut :
Tabel 2.138
Data/ Informasi Pembangunan Bidang Ketahanan Pangan Kabupaten Pekalongan Tahun 2012 – 2013
NO URAIAN TAHUN 2012 2013 1 Ketersediaan Pangan - Beras (ton) 139.473 140.779 - Jagung (ton) 7.587 12.047 - Kedele (ton) 35,49 40,00 2 Kebutuhan Pangan - Beras (ton) 72.286 72.294 - Jagung (ton) 2.825 2.825 - Kedele (ton) 9.043 9.044 3 Surplus / Defisit - Beras (ton) 67.187 68.484 - Jagung (ton) 4.642 9.222 - Kedele (ton) (9.007,5) (9.004)
4 Pola Pangan Harapan 87,3 88,6
5 Kecamatan Rawan Pangan (berdasar peta ketahanan dan kerentanan pangan)
- Kerentanan cukup rendah 3 Kecamatan 2 Kecamatan
- Kerentanan rendah 10 Kecamatan 11 Kecamatan
- Kerentanan sangat rendah 6 Kecamatan 6 Kecamatan
6 Produk Pangan Segar Bersertifikat 2 2
7 Lumbung Pangan Masyarakat Desa Kriteria
- - Baik 4 5
- - Sedang 11 11
- - Kurang 45 44
- Prestasi Tk. Kab. 3 Kelp.
(Juara I,II,III) (Juara I,II,III) 3 Kelp.
- Prestasi Tk. Prov. 1 Kelp.
(Juara II )
1 Kelp. (Juara II)
NO URAIAN 2012 TAHUN 2013
8 Lembaga Distribusi Pangan Masyarakat 4 LDPM 4 LDPM
9 Desa Mandiri Pangan
- Desa 5 Desa 5 Desa
- Kelompok Afinitas 16 kelompok 16 Kelompok
10 Peningkatan Mutu dan Keamanan Pangan
- Pemantauan Lapangan 1 kali 1 kali
- Jumlah temuan tidak layak konsumsi 10 jenis -
- Sampel pangan olahan yang di uji laboratorium
Tidak Diujikan Tidak Diujikan - Hasil sampel positif pangan olahan dari
formalin
Tidak Diujikan -
- Sampel pangan segar yang di uji di laboratorium
3 jenis 4 jenis
- Hasil sampel positif pangan segar organopospat dan logam berat
Nihil Nihil
Sumber : Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Kabupaten Pekalongan, 2013
Tabel 2.139 Ketersediaan Pangan
Kabupaten Pekalongan Tahun 2012 – 2013
NO KETERSEDIAAN PANGAN 2012 2013 % KENAIKAN
1. Beras (ton) 139.473 140.779 0,94
2. Jagung (ton) 7.587 12.047 58,78
3. Kedelai (ton) 35,49 40,00 12,68
Sumber : Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Kabupaten Pekalongan, 2013 Angka ketersediaan beras, jagung dan kedelai pada tahun 2013 menunjukan persentase kenaikan, dimana komoditas jagung mengalami kenaikan yang sangat signifikan. Sementara untuk komoditas beras juga mengalami kenaikan 0,94%. Produksi GKG sebesar 224.420 ton dengan angka konversi Gabah Kering Giling menjadi beras 62,73% diperoleh angka ketersediaan beras 140.779 ton.
Tabel 2.140 Kebutuhan Pangan
Kabupaten Pekalongan Tahun 2012 – 2013
NO KEBUTUHAN PANGAN 2012 2013
1. Beras (ton) 72.286 72.294
2. Jagung (ton) 2.825 2.825
3. Kedelai (ton) 9.043 9.044
Jumlah konsumsi /kebutuhan pangan dihitung berdasarkan data jumlah penduduk dikalikan konsumsi per kapita. Data konsumsi perkapita untuk beras, jagung dan kedelai masing-masing adalah 83,93 kg, 3,28 kg dan 10,5 kg. Data konsumsi tahun 2013 dihitung dengan dasar angka jumlah pendudiuk sebagaimana dalam Daerah Dalam Angka Kabupaten Pekalongan tahun 2012, karena BPS belum mengeluarkan data jumlah penduduk tengah tahun maupun akhir tahun 2013.
Tabel 2.141
Surplus/Defisit Pangan
Kabupaten Pekalongan Tahun 2012 – 2013
NO KOMODITAS PANGAN 2012 2013
1. Beras (ton) 67.187 68.484
2. Jagung (ton) 4.642 9.222
3. Kedelai (ton) (9.007,5) (9.004)
Sumber : BKPP Kabupaten Pekalongan, 2013
Dari ketiga komoditas pangan berupa beras, jagung dan kedelai tersebut hanya komoditas kedelai yang mengalami defisit, hal ini disebabkan produksi kedelai lebih kecil dari kebutuhannya.
22) Pemberdayaan Masyarakat dan Desa