B. EVALUASI PELAKSANAAN PROGRAM DAN KEGIATAN RKPD TAHUN 2013 DAN REALISASI RPJMD
22) Pemberdayaan Masyarakat dan Desa a) Program dan Kegiatan
Program dan kegiatan pada urusan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa yang dilaksanakan oleh Badan Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Keluarga Berencana Kabupaten Pekalongan pada tahun 2013 adalah sebagai berikut :
(1) Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja dan Keuangan, dengan
Kegiatan Dokumen Penanggulangan Kemiskinan (Laporan Kinerja, LP2KD, Pemantauan dan Evaluasi);
(2) Program Pengembangan Data/Informasi, melalui
kegiatan :
(b) Penyusunan Data SIP (Sistem Informasi Posyandu);
(c) Pengumpulan, Up Dating dan Analisis Data Kemiskinan;
(d) Bimbingan teknis analisis penanggulangan kemiskinan.
(3) Program Peningkatan Keberdayaan Masyarakat Perdesaan, melalui kegiatan :
(a) Pemberdayaan Lembaga dan Organisasi Masyarakat pedesaan (BOP ADD, dan Operasional Bantuan Keuangan);
(b) Penyelenggaraan Pendidikan dan Pelatihan Tenaga Teknis dan Masyarakat (Pelatihan PSAB, Bintek Profil Desa / Kelurahan);
(c) Pendampingan PNPM Mandiri Perdesaan.
(4) Program Pengembangan Lembaga Ekonomi Pedesaan, melalui Kegiatan Fasilitasi Permodalan
Bagi Usaha Mikro Kecil Dan Menengah di Pedesaan.
(5) Program Peningkatan Partisipasi Masyarakat dalam Pembangunan Desa, melalui kegitan :
(a) Pembinaan Kelompok Masyarakat Pembangunan Desa Melalui Lomba Desa / Kelurahan, Pembinaan BP SPAMS (Badan Pengelola Sarana Penyediaan Air Minum dan Sanitasi) dan BBGRM; (b) Fasilitasi Kelembagaan Posyandu;
(c) Rakor Dewan Penyantun.
(6) Program Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga, melalui kegiatan :
(a) Fasilitasi peningkatan kapasitas dalam rangka pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga;
(b) Peningkatan partisipasi masyarakat dalam rangka pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga.
(7) Program Pengembangan Teknologi Tepat Guna,
b) Realisasi Pelaksanaan Program dan Kegiatan
Urusan Wajib Pemberdayaan Masyarakat dan Desa dilaksanakan dengan anggaran Belanja Langsung (tidak termasuk Belanja Langsung rutin SKPD) sebesar Rp.1.382.879.500,00 dan terealisasi sebesar Rp.1.360.577.500,00 atau 98,39%.
Tabel 2.142
Realisasi Kinerja Urusan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Pekalongan Tahun 2012-2013
NO.
URUSAN DAN INDIKATOR
KINERJA SATUAN
CAPAIAN 2012
TAHUN 2013
TARGET REALISASI %
1 Jumlah kelembagaan masyarakat / organisasi masyarakat pedesaan yang dibina
unit 323 343 350 102,04
2 Persentase PKK aktif % 80 85 89 104,71
3 Jumlah LSM aktif unit 26 17 26,00 152,94
4 Persentase Posyandu aktif % 99,42 85 90,88 106,92
5 Swadaya masyarakat terhadap program pemberdayaan
masyarakat
% 83 88 95,03 107,99
6 Jumlah peserta pendidikan dan pelatihan pengurus lembaga-lembaga desa/kelurahan bagi peningkatan partisipasi dan penguatan kelembagaan di tingkat desa/kelurahan
orang 380 425 430,00 101,18
7 Jumlah lembaga ekonomi di desa / kelurahan (LKM, simpan pinjam, BUMDes dan lain-lain) dan
kesejahteraan rakyat yang telah mendapatkan bantuan pembinaan
kelompo k
1.871 172 2.339 1.360
Sumber : Badan Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Keluarga Berencana Kabupaten Pekalongan, 2013
Dari data tersebut diketahui bahwa pada tahun 2013 terdapat kenaikan jumlah kelembagaan masyarakat / organisasi masyarakat yang dibina sebanyak 350 unit lebih tinggi dibanding tahun 2012 (323 unit). Kenaikan signifikan juga terjadi pada kelompok PKK. Pada tahun 2013, persentase PKK aktif mencapai 89%, lebih tinggi dibandingkan dengan tahun 2012 (80%). Sebaliknya aktivitas Posyandu justru mengalami penurunan sebesar 8,59% yaitu dari 99,42% pada tahun 2012 menjadi 90,88% pada tahun 2013. Hal ini perlu menjadi perhatian bersama karena Posyandu menjadi pintu pertama pelayanan di masyarakat khususnya bagi ibu dan anak.
Tingkat swadaya masyarakat pada tahun 2013 mencapai 95,03%, mengalami kenaikan dibanding tahun 2012 sebesar 83%. Hal ini memberi gambaran pada makin meningkatnya kepedulian masyarakat terhadap pembangunan desa.
Intensifikasi pembinaan terhadap lembaga desa / kelurahan tampak dari makin meningkatnya jumlah pengurus lembaga desa / kelurahan yang mengikuti diklat pada tahun 2013 yaitu sebanyak 430 orang, lebih banyak dibandingkan pada tahun 2012 (380 orang). Juga dapat dilihat dari makin banyaknya lembaga ekonomi dan kesejahteraan di desa / kelurahan yang mendapatkan bantuan pembinaan. Pada tahun 2013 ada 2.339 lembaga / kelompok ekonomi di desa yang mendapat bantuan, lebih banyak dibanding tahun 2012 yakni 1.871 kelompok atau ada kenaikan sebesar 25,01%.
23) Statistik
a) Program dan Kegiatan
Program dan kegiatan urusan statistik yang dilaksanakan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah pada tahun 2013 adalah melalui Program Pengembangan
Data/Informasi dengan kegiatan :
(a) Penyusunan Buku Kestatistikan; (b) Penyusunan Buku PDRB;
(c) Penyusunan Profile Daerah.
b) Realisasi Pelaksanaan Program dan Kegiatan
Urusan statistik dilaksanakan dengan anggaran Belanja Langsung sebesar Rp.320.000.000,00 dan direalisasikan sebesar Rp.319.410.000,00 atau 99,82%.
Capaian indikator kinerja Urusan Statistik merupakan kerjasama Bappeda dan BPS Kabupaten Pekalongan dan pada tahun 2013 telah menghasilkan data dan informasi berupa Buku Statistik Daerah yang terdiri dari :
(1) Buku Kabupaten Dalam Angka Tahun 2012; (2) Buku Kecamatan Dalam Angka Tahun 2012;
(3) Buku Potensi Pertanian Tahun 2012;
(4) Buku Indeks Harga Konsumen dan Inflasi Tahun 2012;
(5) Buku Profile Tenaga Kerja Tahun 2012; (6) Buku Nilai Tukar Petani Tahun 2012; (7) Buku Indeks Harga Bangunan.
Dokumen yang merupakan hasil program dan kegiatan untuk urusan statistik adalah buku PDRB yang terbagi menjadi PDRB Penggunaan dan PDRB Sektoral. Sedangkan buku Profile Daerah merupakan dokumen up
date data informasi pembangunan daerah berupa :
(1) Buku 8 Kelompok Data Kabupaten Tahun 2009-2012; (2) Buku 8 Kelompok Data Persebaran Kecamatan Tahun
2012-2013;
(3) Buku Profile Daerah Kabupaten Pekalongan Tahun 2013;
(4) Peta Tematik.
Dokumen – dokumen tersebut telah digunakan secara luas baik oleh kalangan pemerintah daerah sebagai bahan pertimbangan, perumusan, dan analisis kebijakan dalam perencanaan pembangunan juga perencanaan keuangan daerah, maupun oleh kalangan akademisi sebagai bahan referensi.
24) Kearsipan
a) Program dan Kegiatan
Program dan kegiatan pada Urusan Kearsipan yang dilaksanakan oleh Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Pekalongan pada tahun 2013 adalah sebagai berikut :
(1) Program Perbaikan sistem Administrasi Kearsipan,
dengan Kegiatan Pembangunan Gedung Depo Arsip.
(2) Program Penyelamatan dan Pelestarian Dokumen/Arsip Daerah, dengan kegiatan :
(a) Pendataan dan Penataan Dokumen/Arsip Daerah; (b) Pembenahan Arsip Desa.
(3) Program Pemeliharan Rutin/Berkala Sarana dan Prasarana Kearsipan, dengan kegiatan :
(a) Pemeliharaan Rutin/Berkala Sarana pengolahan dan Penyimpanan Arsip;
(b) Pemeliharaan Rutin/Berkala Arsip Daerah.
(4) Program Peningkatan Kualitas Pelayanan Arsip,
dengan kegiatan :
(a) Penyusunan dan Penerbitan Naskah Sumber Arsip;
(b) Penyediaan Sarana Layanan Informasi Arsip; (c) Pembinaan Arsip Daerah;
(d) Pameran Arsip Daerah.
b) Realisasi Pelaksanaan Program dan Kegiatan
Urusan wajib Kearsipan dilaksanakan dengan anggaran Belanja Langsung (tidak termasuk Belanja Langsung rutin SKPD) sebesar Rp.1.341.372.000,00 dan terealisasi sebesar Rp.1.329.246.450,00 atau 99,10%
Capaian target indikator sasaran pada urusan kearsipan yaitu pengelolaan arsip secara baku 77% pada 2012, pada tahun 2013 menjadi 80% naik 3,90 %, peningkatan SDM pengelola arsip pada tahun 2012 sebanyak 15 orang pada tahun 2013 sebanyak 23 orang naik 53,33% sedangkan pada capaian indikator kinerja jumlah penyelamatan arsip tekstual pada tahun 2012 sejumlah 69.583 berkas pada tahun 2013 menjadi 89.083 berkas naik 28,02%.
Tabel 2.143
Realisasi Kinerja Urusan Kearsipan Kabupaten Pekalongan Tahun 2012-2013
NO URUSAN, INDIKATOR KINERJA SATUAN TAHUN 2012 TARGET REALISASI TAHUN 2013 % 1. Pengelolaan arsip secara
baku (SKPD) SKPD 77% 78% 80% 102,56
2. Peningkatan SDM pengelola kearsipan
orang 15 20 23 115,00
3. Jumlah penyelamatan arsip
tekstual berkas 69.583 73.233 89.083 121,64
25) Komunikasi dan Informatika