B. EVALUASI PELAKSANAAN PROGRAM DAN KEGIATAN RKPD TAHUN 2013 DAN REALISASI RPJMD
6) Perencanaan Pembangunan a) Program dan Kegiatan
Pembangunan urusan perencanaan pembangunan di Kabupaten Pekalongan dilaksanakan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah yang pada tahun 2013 melaksanakan program dan kegiatan sebagai berikut :
(1) Program Kerja Sama Pembangunan, dengan
kegiatan :
(a) Forum Pengembangan Ekonomi dan Sumber Daya (FPESD);
(b) Fasilitasi Kerjasama Pengembangan Pertanian dengan Perguruan Tinggi.
(2) Program Perencanaan Pembangunan Daerah,
dengan kegiatan :
(a) Koordinasi Penyusunan Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ);
(b) Penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD);
(c) Penyusunan KUA dan PPAS;
(d) Monitoring, Evaluasi dan Pelaporan Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah;
(e) Penyusunan Memorandum Program Sektor Sanitasi (MPSS);
(f) Evaluasi RPJMD.
(3) Program Perencanaan Pembangunan Ekonomi,
dengan kegiatan :
(a) Koordinasi Perencanaan Pembangunan Bidang Ekonomi;
(b) Studi Potensi Investasi Kabupaten Pekalongan; meliputi :
Studi Potensi Investasi Pengembangan Pinus Rakyat;
Studi Potensi Investasi Makanan Olahan dan Air Minum dalam Kemasan;
Studi Potensi Investasi Pengembangan Objek Wisata; serta
Studi Potensi Investasi Ruminansia.
(4) Program Perencanaan Sosial dan Budaya, dengan
kegiatan :
(a) Koordinasi Pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD);
(b) Fasilitasi Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD);
(c) Fasilitasi Kuliah Kerja Nyata (KKN);
(d) Fasilitasi Pengarus Utamaan Gender (PUG);
(e) Fasilitasi Pengembangan Pendidikan Untuk Semua (PUS);
(f) Persiapan Pendirian Akademi Komunitas.
(5) Program Perencanaan Prasarana Wilayah dan Sumber Daya Alam, dengan kegiatan :
(a) Penyusunan Rencana Induk Sistem Penyediaan air Minum (SPAM) Kabupaten Pekalongan;
(b) Koordinasi Penanganan Program Air Minum dan Penyehatan Lingkungan Berbasis Masyarakat (AMPL-BM);
(c) Penyusunan Dokumen Perencanaan Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B);
(6) Program Sosialisasi dan Pengembangan Kreativitas dan Inovatif, dengan kegiatan :
(a) Fasilitasi Riset Daerah;
(b) Lomba Kreativitas dan Inovasi (KRENOVA) dan Pameran Produk Inovasi (PPI).
b) Realisasi Pelaksanaan Program dan Kegiatan
Alokasi anggaran belanja langsung untuk melaksanakan urusan perencanaan pembangunan (tidak termasuk anggaran belanja langsung rutin SKPD) sebesar
Rp.3.586.566.500,00 dan terealisasi sebesar Rp.3.340.840.450,00 atau 93,15%.
Dalam perencanaan pembangunan dokumen perencanaan yang telah disusun tahun 2013 antara lain Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Pekalongan Tahun 2014; Kebijakan Umum Anggaran (KUA); serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) dan Evaluasi RPJMD Kabupaten Pekalongan Tahun 2011-2016.
Selain itu untuk pemenuhan data-data dalam perencanaan pembangunan telah disusun dokumen studi potensi investasi kabupaten Pekalongan, dan data-data perencanaan di bidang sosial budaya, bidang ekonomi serta bidang fisik prasarana.
Kinerja makro urusan perencanaan pembangunan dapat dilihat dari indikator tersedianya dokumen perencanaan RPJPD yang telah ditetapkan dengan Perda; tersedianya dokumen perencanaan RPJMD yang telah ditetapkan dengan Perda; dan penjabaran program RPJMD ke dalam dokumen perencanaan RKPD yang telah ditetapkan dengan Peraturan Bupati.
Urusan Perencanaan Pembangunan pada tahun 2013 juga telah melaksanakan evaluasi perencanaan pembangunan yaitu Evaluasi Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) dan Evaluasi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) pada akhir tahun 2013. Maksud dan tujuan dari evaluasi ini adalah untuk memperoleh gambaran capaian kinerja dan pendanaan RKPD Tahun 2014; mengidentifikasi permasalahan dalam pelaksanaan RPJMD; serta merumuskan rekomendasi dan tindak lanjut sebagai masukan dalam penyusunan RKPD tahun berikutnya. Evaluasi ini penting, karena hasil evaluasi tersebut sebagai bahan penyusunan RKPD untuk periode selanjutnya; indikator penilaian kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah; indikator penilaian kinerja SKPD; dan bahan penilaian pencapaian rencana
aksi program dan kegiatan pembangunan daerah dalam rangka mendukung pencapaian sasaran Pembangunan Nasional.
Secara rinci target capaian indikator kinerja urusan perencanaan pembangunan dapat dilihat pada tabel sebagai berikut :
Tabel 2.104
Capaian Indikator Kinerja Perencanaan Pembangunan Kabupaten Pekalongan Tahun 2012-2013
NO U R A I A N SATUAN CAPAIAN 2012 TARGET REALISASI TAHUN 2013 %
1 Tersedianya dokumen perencanaan RPJMD yang telah ditetapkan dengan PERDA
Buku 1 - - -
2 Tersedianya dokumen perencanaan
RKPD yang telah ditetapkan PERKADA Buku 1 1 1 100
3 Penjabaran Program RPJMD ke dalam
RKPD Buku 1 1 1 100
Sumber : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Pekalongan, 2013
7) Perhubungan
a) Program dan Kegiatan
Program dan kegiatan untuk mendukung Urusan Perhubungan yang dilaksanakan oleh Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dinhubkominfo) pada tahun 2013 adalah sebagai berikut:
(1) Program Pembangunan Prasarana dan Fasilitas Perhubungan, dengan kegiatan :
(a) Perencanaan Pembangunan Prasarana dan Fasilitas Perhubungan;
(b) Koordinasi Dalam Pembangunan Prasarana dan Fasilitas Perhubungan;
(c) Sosialisasi kebijakan di bidang perhubungan.
(2) Program Rehabilitasi dan Pemeliharaan Prasarana dan Fasilitas LLAJ, dengan kegiatan :
(a) Rehabilitasi/Pemeliharaan Sarana Alat Pengujian Kendaraan Bermotor;
(b) Rehabilitasi/Pemeliharaan Terminal/Pelabuhan; (c) Rehabilitasi/Pemeliharaan Sarana dan Prasarana
(3) Program Peningkatan Pelayanan Angkutan,
dengan kegiatan :
(a) Uji Kelayakan Sarana Transportasi Guna Keselamatan Penumpang;
(b) Kegiatan Pengendalian Disiplin Pengoperasian Angkutan Umum di Jalan Raya;
(c) Survey Lalu Lintas Harian Rata-Rata.
(4) Program Pembangunan Sarana dan Prasarana Perhubungan, dengan Kegiatan Pembangunan Gudang Sarana Prasarana Dan Tempat Parkir.
(5) Program Pengendalian dan Pengamanan Lalu Lintas, dengan kegiatan :
(a) Pengadaan Rambu-Rambu Lalulintas; (b) Pengadaan Barikade Jalan;
(c) Pengadaan Bahan Marka Jalan; (d) Pengadaan Warning Lamp;
(e) Pengembangan Sarana Dan Prasarana Lalulintas Angkutan.
b) Realisasi Pelaksanaan Program dan Kegiatan
Urusan Perhubungan dilaksanakan dengan anggaran Belanja Langsung Urusan (tidak termasuk Belanja Langsung rutin SKPD) sebesar Rp.1.283.975.000,00 dan terealisasi sebesar Rp.1.222.002.650,00 atau 95,17%.. Capaian program dan kegiatan Urusan Perhubungan tahun 2013 dapat dilihat pada tabel berikut :
Tabel 2.105
Capaian Indikator Kinerja Urusan Perhubungan Kabupaten Pekalongan Tahun 2012-2013
NO INDIKATOR KINERJA SATUAN
CAPAIAN TAHUN
2012
TAHUN 2013
TARGET CAPAIAN %
1 Jumlah arus penumpang
angkutan umum orang 1.246.658 1.342.835 1.055.945 78,64
2 Rasio ijin trayek (jumlah izin trayek/jumlah penduduk)
Persentase 0,0034 0,0067 0,00 50,00
3 Jumlah uji kir angkutan umum
unit 655 500 (5,50) 124,00
4 Jumlah Terminal Bis Tipe
NO INDIKATOR KINERJA SATUAN CAPAIAN TAHUN 2012
TAHUN 2013
TARGET CAPAIAN %
5 Jumlah Terminal Tipe C unit 6 6 0,00 100,00
6 Jumlah angkutan darat dibandingkan dengan jumlah penumpang
Persentase 6,84 8,16 0,00 83,82
Sumber : Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kabupaten Pekalongan, 2013
Dari data tabel diatas, maka dapat dilihat rata – rata kurang dari target. Hal ini disebabkan karena beberapa faktor antara lain :
(1) Jumlah arus penumpang angkutan umum tahun 2013 sebanyak 1.055.945 orang, menurun dibanding tahun tahun 2012 dan di bawah target tahun 2013 sebanyak 1.342.835 orang. Menurunnya jumlah penumpang angkutan umum ini disebabkan jumlah angkutan umum yang berkurang, karena beralihnya moda transportasi dari kendaraan umum ke kendaraan pribadi. Perpindahan modal transportasi inilah yang juga mengakibatkan turunnya jumlah kir angkutan umum di tahun 2013. Jumlah kendaraan umum yang diuji tahun 2012 sebanyak 655 unit dan mengalami penurunan di tahun 2013 sebanyak 619 unit kendaraan;
(2) Jumlah rasio ijin trayek dari tahun 2012 sampai akhir 2013 tidak mengalami kenaikan dan di tahun 2013 sendiri juga tidak memenuhi target, dikarenakan tidak adanya pembukaan trayek baru karena lesunya bisnis angkutan umum.
Untuk pencapaian target pendapatan Urusan Perhubungan secara keseluruhan dapat dijelaskan pada tabel sebagai berikut :
Tabel 2.106
Realisasi Retribusi Urusan Perhubungan Kabupaten Pekalongan Tahun 2012-2013
NO JENIS RETRIBUSI CAPAIAN 2012
TAHUN 2013 NAIK /
TURUN (%)
TARGET REALISASI %
1. Retribusi Pelayanan Parkir di Tepi Jalan Umum 209.088.000,00 200.000.000,00 176.367.000,00 88,18 (15,65) 2. Retribusi Pengujian Kendaraan Bermotor 253.251.220,00 253.769.000,00 270.520.500,00 106,60 6,82 3. Retribusi Pengendalian Menara Telekomunikasi 314.544.561,00 896.216.323,00 951.378.121,00 106,15 202,46 4. Retribusi Terminal 263.423.000,00 285.500.000,00 290.978.000,00 101,92 10,46 5. Retribusi Tempat Khusus Parkir - 12.875.000,00 949.000,00 7,37
6. Retribusi Ijin Trayek 4.267.000,00 3.860.000,00 4.090.000,00 105,96 (4,15)
7. Retribusi Izin Usaha Angkutan Bermotor di Jalan
275.000,00 - - - (15,65)
JUMLAH 1.044.848.781 1.652.220.323 1.694.282.621 Sumber : Dinhubkominfo Kabupaten Pekalongan, 2013
Realisasi PAD Tahun Anggaran 2013 sebesar Rp.1.694.282.621,00 atau 102,54% dari target angggaran sebesar Rp.1.652.220.323,00, meningkat sebesar Rp.649.433.840,00 atau 38.33% dari realisasi tahun anggaran 2012 sebesar Rp1.044.848.781,00. Dari semua retribusi/pendapatan Urusan Perhubungan tahun 2013, Retribusi pelayanan parkir ditepi jalan umum dan Retribusi tempat khusus parkir tidak memenuhi target yang telah ditentukan. Semula kedua jenis retribusi ini tidak dibedakan, akan tetapi pada tahun 2013 retribusi tempat khusus parkir dipisahkan dari retribusi pelayanan parkir di tepi jalan umum. Dengan adanya pemisahan kedua jenis retribusi ini, maka target dan realisasi retribusi pelayanan parkir ditepi jalan umum pada tahun 2013 mengalami penurunan. Penurunan ini juga disebabkan karena pada tahun 2013 lokasi parkir mengalami pengurangan sejumlah 54 titik parkir yang tersebar di 8 pasar dalam wilayah Kabupaten Pekalongan.
Retribusi pelayanan parkir di tepi jalan umum yang pada tahun 2012 mencangkup parkir dalam lingkup pasar, pada tahun 2013 lokasi ini tidak lagi masuk dalam retribusi pelayanan parkir ditepi jalan umum karena hak pengusahaan parkir di dalam lingkup pasar pada tahun 2013 telah ditangani sendiri oleh pasar di bawah Dinas Perindustrian, Perdagangan dan UMKM Kabupaten Pekalongan. Hal ini mengakibatkan target dan realisasi perolehan retribusi pelayanan parkir di tepi jalan umum pada tahun 2013 mengalami penurunan di banding tahun 2012.
Sedangkan untuk Retribusi tempat khusus parkir yang tidak mencapai target dikarenakan target awal penetapan diperuntukkan untuk RSUD Kajen, sedangkan RSUD Kajen telah berubah status menjadi BLUD sehingga semua pendapatan termasuk parkir dikelola oleh RSUD Kajen sendiri dan dalam target perubahan tahun 2013, target tersebut belum dihapus.
8) Lingkungan Hidup
a) Program dan Kegiatan
Program dan Kegiatan untuk mendukung urusan lingkungan hidup yang dilaksanakan oleh 3 SKPD, yaitu Dinas Pekerjaan Umum (DPU), Kantor Lingkungan Hidup (KLH) dan Bagian Perekonomian Setda pada tahun 2013 adalah sebagai berikut
Dinas Pekerjaan Umum
(1) Program Perlindungan Konservasi Sumber Daya Alam, dengan kegiatan Fasilitasi dan Koordinasi
Pengelolaan RTH dan TPA Regional.
(2) Program Pengembangan Kinerja Pengelolaan Persampahan, dengan kegiatan :
(a) Pemeliharaan TPA Bojonglarang;
(b) Pengadaan Sarana Pengelolaan Persampahan; (c) Penunjang Kebersihan Lingkungan Alun-alun
(d) Pengadaan Sarpras Penunjang Kebersihan Lingkungan Alun-alun Kajen dan Kedungwuni.
(3) Program Pengelolaan Ruang Terbuka Hijau (RTH),
dengan kegiatan Pemeliharaan Rutin/Berkala Taman.
Kantor Lingkungan Hidup
(1) Program Pengembangan Kinerja Pengelolaan Persampahan, dengan kegiatan :
(a) Menunjang Program Adipura;
(b) Pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu.
(2) Program Pengendalian Pencemaran dan Perusakan Lingkungan Hidup, dengan kegiatan :
(a) Peningkatan Peringkat Kinerja Perusahaan (PROPER);
(b) Pembinaan Tentang Peraturan di Bidang Lingkungan Hidup Dan Pengelolaan Limbah Bagi Pengusaha Industri Kecil;
(c) Pengujian Dalam Rangka Pengendalian Pencemaran Air;
(d) Operasional IPAL Industri Kecil; (e) Pengadaan Reagen Laboratorium;
(f) Penunjang Menuju Akreditasi Laboratorium Lingkungan;
(g) Pembangunan Reaktor Biogas;
(h) Penyediaan Sarana Adaptasi Dan Mitigasi Perubahan Iklim;
(i) Penyediaan Prasarana Alat Pemantauan Dan Pengawasan Lingkungan Hidup;
(j) Pengendalian Pencemaran Lingkungan Akibat Industri Kecil Tekstil;
(k) Pengadaan Mobil Tangki Penyedot Limbah;
(3) Program Peningkatan Kualitas dan Akses Informasi Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup,
(a) Program Sekolah Adiwiyata Pelatihan Dasar Kader Lingkungan Hidup dan Peran Serta Guru Dalam Pembelajaran Lingkungan Hidup;
(b) Penyediaan Informasi Lingkungan Hidup;
(c) Program Advis Kebijakan Untuk Lingkungan Hidup dan Perubahan Iklim (PAKLIM).
(4) Program Peningkatan Kualitas dan Akses Informasi Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup, dengan
kegiatan Inventarisasi Ruang Terbuka Hijau.
Bagian Perekonomian Setda
(1) Program Perlindungan dan Konservasi Sumber Daya Alam, dengan kegiatan Koordinasi Pengelolaan
Konservasi Sumber Daya Alam
(2) Program Peningkatan Kualitas dan Akses Informasi Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup, dengan
kegiatan Fasilitasi dan Koordinasi Lingkungan Hidup.
b) Realisasi Pelaksanaan Program dan Kegiatan
Urusan Lingkungan Hidup dilaksanakan dengan anggaran belanja langsung urusan (tidak termasuk belanja langsung rutin SKPD) sebesar Rp.9.343.201.450,00 dan dapat direalisasikan sebesar Rp.3.838.026.977,00 atau 41,08%. Rendahnya capaian realisasi ini disebabkan antara lain pada kegiatan Fasilitasi dan Koordinasi Pengelolaan RTH dan TPA Regional dengan realisasi 0% serta kegiatan Pembangunan IPAL Jeans Wash dengan realisasi 1,2
Capaian indikator program dan kegiatan Urusan Lingkungan Hidup dapat dilihat pada tabel berikut :
Tabel 2.107
Capaian Indikator Urusan Lingkungan Hidup Kabupaten Pekalongan Tahun 2012-2013
NO URUSAN, INDIKATOR KINERJA SATUAN
CAPAIAN TAHUN 2012 TAHUN 2013 NAIK / TURUN (%) TARGET REALISASI %
1 Pencemaran status mutu air Titik 30 33 36 109,09 20,00
2 Cakupan pengawasan
terhadap pelaksanaan AMDAL.
% 100 100 100 100,00 -
NO URUSAN, INDIKATOR KINERJA SATUAN CAPAIAN TAHUN 2012 TAHUN 2013 NAIK / TURUN (%) TARGET REALISASI % 4 Pelayanan pencegahan pencemaran air % 93,7 80 92,62 115,78 (1,15)
5 Pelayanan tindak lan-jut pengaduan masya-rakat akibat adanya dugaan pencemaran dan/atau
perusakan lingkungan hidup
% 100 100 100 100,00 -
Sumber : Kantor Lingkungan Hidup Kabupaten Pekalongan, 2013
(1) Pencemaran Status Mutu Air
Status mutu air dihitung dari jumlah titik sungai dan air limbah industri kecil yang diuji setiap tahunnya oleh Kantor Lingkungan Hidup Kabupaten Pekalongan. Hasil pengujian ini diinformasikan kepada masyarakat dengan dukungan APBD Kabupaten Pekalongan melalui kegiatan pengujian dalam rangka pengendalian pencemaran air dengan alokasi anggaran sebesar Rp.40.000.000,00. Pengujian dilakukan untuk mengetahui kualitas air sungai-sungai yang sudah mengalami pencemaran yaitu : Sungai Meduri, Sungai Sengkarang, Sungai Sragi, dan Sungai Slempeng. Selain itu air limbah industri kecil sebanyak 10 lokasi. Jumlah pengujian mengalami peningkatan, pada tahun 2012 sebanyak 30 titik sedangkan pada tahun 2013 sebanyak 36 titik. Jumlah ini melebihi target yang telah ditetapkan karena dibutuhkan jumlah titik yang lebih banyak untuk perbandingan hulu dan hilir sungai yang diuji. (2) Cakupan Pengawasan Terhadap Pelaksanaan AMDAL
Jumlah usaha/kegiatan yang wajib AMDAL pada tahun 2012 dan 2013 di Kabupaten Pekalongan 4 jenis yaitu kegiatan pembuatan kawasan wisata kali pencongan, kegiatan pembangunan double track jalur kereta api, kegiatan pembangunan Sutet Ungaran Madirancan (yang melewati Kabupaten Pekalongan) dan kegiatan pembangunan TPA regional. Pada tahun 2012 cakupan pengawasan terhadap pelaksanaan
AMDAL mencapai target 100%. Sedangkan selama tahun 2013 sesuai dengan tupoksinya telah melaksanakan pengawasan terhadap 4 kegiatan tersebut dengan realisasi target mencapai 100%.
(3) Penegakan Hukum Lingkungan
Penegakan hukum lingkungan berupa sanksi kepada industri besar dan menegah yang telah melakukan pelanggaran. Dari hasil kajian terhadap laporan yang masuk tiap 3 (tiga) bulan dari pemilik industri besar dan menengah, pada tahun 2012 ada 1 industri yang melanggar hukum lingkungan dan telah dilaksanakan sanksi kepadanya. Target pencapaian sebesar 100%. Untuk tahun 2013 mengalami peningkatan sebanyak 13 industri telah melanggar hukum lingkungan dan semuanya telah mendapatkan sanksi. Target pencapaiannya sebesar 100%.
(4) Pelayanan Pencegahan Pencemaran Air
Pelayanan pencegahan pencemaran air berupa pelayanan penyedotan limbah cair industri kecil. Pencapaiannya dihitung prosentase hasil retribusi penyedotan limbah cair yang diperoleh. Pada tahun 2012 jumlah realisasi sebesar Rp.16.000.000,00 dari target yang ditetapkan sebesar Rp.17.059.000,00 atau sebesar 93,7%. Sedangkan tahun 2013 mengalami penurunan jumlah realisasi yaitu sebesar Rp.15.800.000,00 dari target yang ditetapkan sebesar Rp.17.059.000,00. Penurunan ini disebabkan karena jumlah industri kecil yang disedot berkurang karena beberapa berhenti dan ada juga yang mengalami penutupan sementara.
(5) Pelayanan tindak lanjut pengaduan masyarakat akibat adanya dugaan pencemaran dan/atau perusakan lingkungan hidup
Pada tahun 2012 jumlah pengaduan masyarakat akibat adanya dugaan pencemaran dan/atau perusakan lingkungan hidup ada 29 aduan dan telah
ditangani semuanya (100%) pada tahun tersebut. Sedangkan pada tahun 2013 jumlah pengaduan mengalami penurunan menjadi 5 aduan. Jumlah aduan pada tahun 2013 telah diselesaikan semuanya pada tahun 2013 tersebut (100%)
(6) Pada tahun 2013, rasio Tempat Pembuangan Sampah (TPS) per satuan penduduk mencapai 19,03% atau 78,31% di bawah target 24,30% serta mengalami penurunan jika dibandingkan dengan capaian tahun 2012 sebesar 8,91%.
Pada tahun 2013, berdasarkan kondisi fisiknya, terdapat 26 buah kontainer dengan kondisi baik, 18 buah kontainer dengan kondisi kurang baik, dan 12 buah kontainer dengan kondisi rusak ringan serta 16 buah kontainer dengan kondisi rusak berat.
Tabel 2.108
Kontainer Berdasarkan Kondisi Fisiknya Kabupaten Pekalongan Tahun 2012-2013
NO URAIAN JUMLAH (BUAH) NAIK /TURUN (Angka) (%) 2012 2013 1 Kontainer Baik 10 26 16 160,00
2 Kontainer Kurang Baik 22 18 (4) (18,18)
3 Kontainer Rusak Ringan 15 12 (3) (20,00)
4 Kontainer Rusak Berat 9 16 7 77,78
TOTAL 56 72
Sumber : DPU Kabupaten Pekalongan, 2013
(7) Pada Tahun 2013, persentase penanganan sampah 14,14% atau 97,65% di bawah target 14,48% serta mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan capaian tahun 2012 sebesar 0,71%.
(8) Pada Tahun 2013, jumlah armada sampah dan pertamanan 29 buah. Berdasarkan kondisi fisiknya terdapat 10 buah dalam kondisi baik (Arm Roll 4 buah, Dump Truck 3 buah dan 3 buah Pick Up L-300), 16 buah dalam kondisi kurang baik (1 buah Bulldozer, 5 buah Arm Roll, 4 buah Dump Truck, 2 buah Truck Air, 1 buah Truck Listrik, 1 buah Pick Up L-300 dan 2 buah Kijang), serta 3 buah dalam kondisi
rusak berat (1 buah Arm Roll dan 1 buah Dump Truck).
Tabel 2.109
Armada Angkutan Sampah dan Bulldozer Kabupaten Pekalongan Tahun 2013
NO. JENIS KENDARAAN NOMOR POLISI KONDISI
1 Arm Roll H 9545 FG Rusak Berat
2 Arm Roll H 9548 HG Kurang Baik
3 Arm Roll H 9552 HG Kurang Baik
4 Arm Roll G 9530 BB Kurang Baik
5 Arm Roll G 9538 DB Kurang Baik
6 Arm Roll G 9539 DB Kurang Baik
7 Arm Roll G 9596 FB Baik
8 Arm Roll G 9598 EB Baik
9 Arm Roll G 9534 AB Baik
10 Arm Roll G 9539 AB Baik
11 Dump Truck H 9534 CG Rusak Berat
12 Dump Truck H 9553 HG Kurang Baik
13 Dump Truck H 9554 HG Kurang Baik
14 Dump Truck G 9534 DB Kurang Baik
15 Dump Truck G 9597 FB Kurang Baik
16 Dump Truck G 9537 AB Baik
17 Dump Truck G 9538 AB Baik
18 Tangki Air G 9530 AB Baik
19 Tangki Air G 9536 DB Kurang Baik
20 Tangki Air G 9537 DB Kurang Baik
21 Tangki Tinja G 9540 DB Kurang Baik
22 Truck Listrik H 9533 CG Kurang Baik
23 Pick Up L-300 G 9574 DB Kurang Baik
24 Pick Up L-300 G 9566 AB Baik
25 Pick Up L-300 G 9509 ZB Baik
26 Pick Up L-300 G 9510 ZB Baik
27 Kijang G 9567 DB Kurang Baik
28 Kijang G 9569 DB Kurang Baik
29 Bulldozer Kurang Baik
Sumber : DPU Kabupaten Pekalongan, 2013
9) Pertanahan
a) Program dan Kegiatan
Urusan Pertanahan pada tahun 2013 dilaksanakan oleh Bagian Tata Pemerintahan Setda melalui program dan kegiatan sebagai berikut :
(1) Program Penyelesaian Konflik-Konflik Pertanahan,
dengan kegiatan Fasilitasi Penyelesaian Permasalahan Pertanahan;
(2) Program Peningkatan dan Pengembangan Pengelolaan Keuangan Daerah, dengan kegiatan
b) Realisasi Pelaksanaan Program dan Kegiatan
Urusan Pertanahan dilaksanakan dengan anggaran belanja langsung urusan (tidak termasuk belanja langsung rutin SKPD) sebesar Rp.360.000.000,00 dan terealisasi sebesar Rp.297.929.155,00 atau 82,76%.
Capaian realisasi program dan kegiatan Urusan Pertanahan adalah sebagai berikut :
a. Terfasilitasinya penyelesaian pengadaan tanah untuk kepentingan umum dan pemerintah, penanganan permohonan alih fungsi lahan, penetapan lokasi, tukar menukar tanah Pemda dan penyelesaian permasalahan tanah lainnya;
b. Tercapainya pendapatan lelang tanah grantungan pada tahun 2013 sebesar Rp.194.590.000,00 melebihi dari target yang telah ditetapkan sebesar Rp.188.190.000,00 atau 103,40%.
10) Kependudukan dan Catatan Sipil