• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB XI KESIMPULAN DAN SARAN 141 10.1 Kesimpulan

KESIMPULAN DAN SARAN

11.1. Kesimpulan

Kebun Wisata Pasirmukti (KWP) sebagai wisata agro yang baru berdiri mampu bersaing dengan wisata agro lainnya yang lebih dahulu berkembang. KWP semakin menunjukkan perkembangan yang baik, terbukti dari meningkatnya jumlah pengunjung setiap bulan, perkembangan fasilitas yang dapat memuaskan pengunjung dan sesuai dengan kebutuhan pengunjung.

Perkembangan yang ditunjukkan KWP tidak terlepas dari peranan Public Relations (PR) yang selama ini melakukan upaya untuk menghadapi persaingan dengan wisata agro lainnya, khususnya di Kabupaten Bogor. Meskipun posisi PR KWP berada di bawah divisisales danmarketing tetapi tidak membatasi PR KWP untuk melakukan kegiatan-kegiatan internal dan eksternal untuk meningkatkan keuntungan perusahaan.

Kegiatan internal yang dilakukan PR KWP adalah special events, family gathering dan forum komunikasi rapat. Kegiatan eksternal yang dilakukan PR KWP adalah promosi, press release dan Corporate Social Responsibility (CSR). Kegiatan promosi dilakukan PR KWP melalui periklanan (below the line), print ad, website, Customer Relationship Management (CRM), publisitas, promosi penjualan melalui seminar, personal selling, direct marketing dan metode

PR KWP telah efektif melakukan peranannya sebagai komunikator, bagi publik internal (seluruh karyawan KWP) dan publik eksternal (pengunjung, pemerintah dan masyarakat). Peranan PR sebagai komunikator diwujudkan dengan kegiatan yang dapat memotivasi karyawan danpress release.

Peranan PR sebagai fasilitator pun menunjukkan bahwa keberadaan PR dapat mempertahankan eksistensi perusahaan melalui peranannya sebagai jembatan penghubung antara perusahaan dengan karyawan. Kegiatan lainnya yang dilakukan PR sebagai fasilitator adalah dengan melakukan kegiatan promosi. Kegiatan promosi ini efektif dapat meningkatkan jumlah pengunjung KWP.

Peranan PR KWP sebagai informator tidak menonjol karena dalam melakukan peranannya PR KWP bekerjasama oleh divisi Human Resources Departement (HRD) dan Umum, divisisales dan marketing dan divisi Pendidikan dan Pelatihan (diklat). Peranan PR dalam menyediakan dan menyebarkan informasi untuk publik internal bekerjasama oleh divisi HRD dan Umum sedangkan peranan PR dalam menyediakan dan menyebarkan informasi untuk publik eksternal bekerjasama oleh divisisales danmarketing dan divisi diklat.

Peranan PR KWP sebagai komunikator, fasilitator maupun informator dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal dari perusahaan. Faktor internal yaitu jumlah target pengunjung yang ditetapkan oleh perusahaan, jenis fasilitas yang tersedia untuk mendukung aktivitas PR, ketersediaan dana dari perusahaan untuk mengadakan kegiatan-kegiatan mempengaruhi peranan PR sebagai komunikator, fasilitator dan informator. Sumber daya PR sendiri sebagai karyawan perusahaan dalam hal kemampuan berkomunikasi dan kemampuan

membina relasi PR mempengaruhi peranan PR sebagai komunikator dan fasilitator.

Faktor eksternal perusahaan pun mempengaruhi peranan PR. Faktor eksternal perusahaan berasal dari luar perusahaan, yaitu hubungan dengan relasi dan media mempengaruhi peranan PR baik sebagai komunikator, fasilitator dan informator.

Peranan Public Relations (PR) Kebun Wisata Pasirmukti (KWP) secara keseluruhan, baik sebagai komunikator, fasilitator dan informator dapat mempertahankan eksistensi perusahaan. Eksistensi perusahaan ini ditunjukkan dengan produktivitas perusahaan yang semakin meningkat, terciptanya kepercayaan publik dan terwujudnya tanggung jawab sosial perusahaan.

Produktivitas perusahaan meningkat ditunjukkan dengan kemampuan perusahaan untuk menambah fasilitas, keuntungan, pelayanan dan target pengunjung selalu dapat terpenuhi. Terciptanya kepercayaan publik ditunjukkan dengan kemampuan perusahaan untuk menarik perhatian, menumbuhkan pengertian dan mengadakan kerjasama dengan publiknya, baik publik internal (seluruh karyawan) maupun publik eksternal (pengunjung, masyarakat sekitar, pemerintah, pers dan pihak media massa). Terwujudnya tanggung jawab sosial perusahaan dibuktikan dengan kemampuan perusahaan untuk melaksanakan kewajibannya sebagai anggota masyarakat melalui kegiatan pengembangan masyarakat.

11.2. Saran

Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat ditarik beberapa saran untuk pihak perusahaan danPublic Relations Kebun Wisata Pasirmukti (KWP):

1. Pihak perusahaan sebaiknya mempertahankan kegiatan edukatif yang merupakan keunggulan perusahaan di mata pengunjung dibandingkan dengan obkjek wisata lainnya.

2. PR KWP sebaiknya memperluas media promosi. PR KWP sebaiknya tidak hanya memasang iklan pada koran saja tetapi pemasangan iklan dapat dilakukan melalui televisi, mengingat iklan sangat efektif menjangkau jumlah pengunjung.

3. PR KWP sebaiknya memperbanyak penerbitan press release sebagai media informasi untuk masyarakat, agar masyarakat lebih mengenal KWP. 4. PR KWP sebaiknya melakukan perluasan promosi, tidak hanya melakukan promosi di wilayah Jabodetabek (Jakarta-Bogor-Depok-Tangerang- Bekasi).

5. Bagi pihak perusahaan KWP sebaiknya terus meningkatkan kinerja PR untuk mengadakan hubungan dengan publik eksternal, terutama masyarakat sekitar KWP, mengingat KWP berada di dekat pemukiman penduduk.

6. Pengunjung banyak mengeluhkan masalah faslitas yang kurang terawat, sebaiknya PR KWP bersama divisi Human Resources Departement dan Umum meningkatkan motivasi karyawan harian dalam melaksanakan tugasnya sehingga dapat meningkatkan kepuasan pengunjung.

DAFTAR PUSTAKA

Afdhal, Ahmad Fuad. 2004. Tips dan Trik Public Relations. Jakarta: PT. Grasindo.

Deptan. 2006. Direktori Agrowisata Indonesia. http://database. Deptan.go.id.27 November 2006.

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bogor. 2007. Laporan Tahunan Perkembangan Obyek Wisata Kabupaten Bogor. Bogor: Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bogor.

. 2007. Profil Pariwisata Kabupaten Bogor. Bogor: Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bogor.

Djaja, Danan. 1985.Peranan Humas dalam Perusahaan. Bandung: PT Alumni.

Effendy, Onong Uchajana. 1998. Ilmu Komunikasi Teori dan Praktek. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Emily, Turangan-Senduk. 2002. Sinergisme Usaha Pertanian dan Wisata. Jakarta: Makalah disampaikan dalam Agro Tourism Expo dan Seminar Nasional di Gajah Mada Plaza.

Greener, Tony. 2002. Kiat Sukses Public Relations dan Pembentukan Citranya. Jakarta: PT. Bumi Aksara.

Gregory, Anne. 2004. Kampanye Public Relations. Edisi 2 (terjemahan Dewi Damayanti. Jakarta: PT Gelora Aksara Pratama.

Jefkins, Frank. 1992.Public Relations. Edisi Keempat. Jakarta: Erlangga. . 2003.Public Relations. Edisi Kelima. Jakarta: Erlangga.

Koswara, I. H. 2005. Karakteristik dan Potensi Wisata Agro Jawa Barat. Bandung: Makalah disajikan dalam Forum Koordinasi Pengembangan Wisata Agro Jawa Barat tanggal 7 Desember 2005.

Kusumastuti, Frida. 2001.Dasar-Dasar Humas. Jakarta: Ghalia Indonesia. . 2002.Dasat-Dasar Humas. Jakarta: Ghalia Indonesia.

Reksohadiprodjo, Sukanto, Heidjrachman Ranupandojo dan Irawan. 1991.

Pengantar Ekonomi Perusahaan. Edisi Kedua. Yogyakarta: BPFE.

Racmadi, Firman. 1992. Teori dan Praktek Public Relations. Jakarta: PT Gramedia.

Rumanti, Maria Assumpta. 2005. Dasar Public Relations Teori dan Praktik. Jakarta: PT. Gramedia Widiasarna Indonesia.

Ruslan, Rosady. 2003. Manajemen Public Relations dan Media Komunikasi. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

. 2005. Kiat dan Strategi Kampanye Public Relations. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

. 2006. Metode Penelitian Public Relations dan Komunikasi. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Singarimbun, Masri dan Sofian Effendi (Editor). 1995. Metode Penelitian Survai. Edisi Revisi. Jakarta: LP3ES.

Soemirat, Soleh dan Elvinaro Ardianto. 2005. Dasar-Dasar Public Relations. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Suhandang, Kustadi. 2004. Public Relations Perusahaan:Kajian, Program, dan Implementasi. Bandung: Penerbit Nuansa

Tim Penyusun Kamus: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. 1991. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Edisi Kedua. Jakarta: Balai Pustaka.

Tirtawinata, Reza dan Lisdiana Fachrudin. 1996. Daya Tarik dan Pengelolaan Agrowisata. Jakarta: PT. Penebar Swadaya.

Umar, Husein. 2005. Riset pemasaran dan Perilaku Konsumen. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Wahyuni, Ekawati Sri dan Pudji Mulyono. 2006.Modul Metode Penelitian Sosial. Bogor: Departemen Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat. Institut Pertanian Bogor.

Lampiran 1. Kuesioner Karyawan Kebun Wisata Pasirmukti

Dokumen terkait