BAB IV PELAKSANAAN, ANALISIS DATA, DAN PEMBAHASAN
E. Keterbatasan
Pelaksanaan penelitian ini diupayakan semaksimal mungkin sesuai dengan tujuan penlitian. Namun, masih dirasakan adanya keterbatasan dalam penelitian ini, yaitu:
1. Masalah yang diberikan pada tes kemampuan pemecahan masalah untuk nomor 5 masih perlu dibenahi. Pada saat pelaksanaan tes masih nampak
persepsi siswa terhadap permasalahan nomor 5 tidak sama. Hal ini sebaiknya daerah arsiran pada gambar dihilangkan dan garis tepi pada gambar I dan II dicetak tebal agar lebih jelas dan persepsi siswa selaras dengan yang ditanyakan.
2. Penentuan jumlah subjek wawancara telah dipilih berdasarkan masing-masing kelompok sebagai perwakilan agar dapat menggambarkan semua kemampuan semua siswa. Namun, lebih baik jika penentuan jumlah subjek wawancara untuk masing-masing kelompok disamaratakan berdasarkan porsi masing-masing kelompok sehingga jumlah siswa lebih proporsional.
3. Instrumen pembelajaran dan tes sebagai instrumen penelitian telah dikembangkan melalui validitas logic. Namun, lebih baik apabila instrumen penelitian diuji secara empirik sebelum digunakan untuk penelitian. Hal ini tidak sempat peneliti lakukan karena keterbatasan waktu. Namun, setelah penelitian selesai peneliti melakukan validitas secara empirik dengan menghitung validitas empirik menggunakan rumus korelasi product moment menurut Suharsimi Arikunto (2012:87) dan reliabilitas instrumen tes yang telah dibuat menggunakan rumus Alpha menurut Suharsimi Arikunto (2012:122), hasilnya dapat dilihat pada Lampiran 12. Berdasarkan data tersebut diperoleh bahwa semua butir soal vali dengan πβππ‘π’ππ masing-masing adalah 0,56, 0,86, 0,85, 0,90, 0,56. Sedangkan reliabilitas instrumen tes masuk dalam kategori tinggi yaitu, 0,78
88 BAB V
KESIMPULAN DAN SARAN
A. Kesimpulan
Berdasarkan hasil analisis dan penelitian yang telah diperoleh tentang deskripsi kemampuan pemecahan masalah matematika dikalangan siswa kelas VIII B SMPK Santa Maria Sawangan pada materi lingkaran, sesuai dengan rumusan masalah yang telah disusun dapat disimpulkan, sebagai berikut:
1. Berdasarkan hasil yang telah paparkan, dikatakan bahwa kemampuan pemecahan masalah dikalangan siswa kelas VIII B SMPK Santa Maria Sawangan secara umum belum tuntas atau rendah. Hal ini ditunjukkan dari hasil analisis tes dan wawancara. a) Dari analisis hasil tes menunjukkan bahwa sebagian kecil (8 dari 21 siswa) tuntas, dengan sebaran capaian nilai dari 75,00 sampai dengan 86,25. Sedangkan sebagian besar siswa yang lain (13 dari 21 siswa) tidak tuntas karena memperoleh nilai dibawah nilai ketuntasan minimal yaitu 75, dengan sebaran capaian nilai dari 32,50 sampai dengan 73,75. Selain itu, secara keseluruhan persentase capaian untuk masing-masing tahap pemecahan masalah masih di bawah 75%, yaitu untuk tahap memahami masalah mencapai 60%, tahap menyusun strategi mencapai 34%, tahap melaksanakan strategi penyelesaian mencapai 42%, dan tahap memeriksa kembali mencapai 39%. b) Dari hasil analisis wawancara menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah yang dimiliki siswa masih rendah. Siswa sebagian besar mampu melakukan tahap memahami masalah. Ada 5 dari 6 siswa yang konsisten
sudah mampu memahami masalah. Untuk tahap merencanakan strategi sebagian besar belum mampu menyusun dengan lengkap. Dari 6 siswa yang diwawancara hanya ada 3 siswa yang konsisten mampu menentukan strategi penyelesaian. Pada tahap melaksanakan strategi atau penyelesaian kemampuan siswa masih rendah, karena sebagian besar siswa kurang lengkap menuliskan strategi dan hanya 2 dari 6 siswa yang konsisten mampu menyelesaikan dengan benar sesuai strategi. Dan kemampuan siswa pada tahap memeriksa kembali juga masih rendah karena sebagian besar siswa hanya mampu menuliskan kesimpulan dari hasil yang diperoleh tetapi tidak memeriksa kembali pekerjaannya. Pada tahap memeriksa kembali hanya ada 1 siswa yang mampu menuliskan kesimpulan dan memeriksa kembali pekerjaannya. Dari pemaparan tersebut, maka secara umum kemampuan pemecahan masalah menurut teori Polya di kalangan siswa kelas VIII B SMPK Santa Maria Sawangan dapat dikatakan masih rendah.
2. Dalam proses pemecahan masalah beberapa siswa mengalami hambatan untuk menyelesaikan. Hambatan yang dialami siswa yaitu, 1) siswa belum pernah mendapati pembahasana masalah sejenis sebelumnya (masalah nomor lima), 2) siswa kebingungan menentukan strategi atau langkah penyelesaian, 3) Siswa kesulitasn dalam mengoperasikan pembagian pecahan bilangan desimal, 4) siswa tidak hafal rumus, 5) siswa kebingungan dalam menentukan penggunaan luas atau keliling, dan 6) siswa kebingungan dalam membaca gambar.
B. Saran
Berdasarkan hasil pembahasan penelitian dan kesimpulan di atas, penulis akan memberikan beberapa saran sebagai berikut:
1. Guru diharapkan lebih sering mengenalkan dan menerapkan proses pemecahan masalah secara runtut dari mulai mencermati informasi yang terdapat pada masalah, menentukan strategi penyelesaian, proses penyelesaian, dan memeriksa kembali sehingga siswa terbiasa melakukan proses pemecahan masalah dan berpikir secara runtut.
2. Guru diharapkan sering memberikan latihan soal dengan model masalah yang variatif, tidak hanya latihan soal yang terdapat pada buku pegangan sehingga siswa lebih terlatih dan terampil dalam memecahan masalah matematika mengingat kemampuan pemecahan masalah dalam matematika sangat penting dimiliki oleh siswa selain pemahaman konsep.
3. Untuk penelitian selanjutnya, sebaiknya instrumen yang akan digunakan dilakukan validitas secara empirik sehingga instrumen yang digunakan lebih valid
DAFTAR PUSTAKA
Djamilah Bondan Widjajanti. 2009. Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Mahasiswa Calon Guru Matematika: Apa Dan Bagaimana Mengembangkannya. Yogyakarta: Jurusan Pendidikan Matematika, FMIPA Universitas Negeri Yogyakarta.
Herman Hudojo. 1988. Mengajar Belajar Matematika. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Proyek Pengembangan Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan Herman Hudojo. 2001. Pengembangan Kurikulum dan Pembelajaran Matematika.
Malang:Jurusan Pendidikan Matematika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang
I Putu Wisna Ariawan. 2014. Geometri Bidang. Yogyakarta: Graha Ilmu
Kemendikbud. 2016. Hasil Survei PISA: Peningkatan Capaian Indonesia Termasuk . https://www.kemdikbud.go.id/main/blog/2016/12/peringkat-dan-capaian-pisa-indonesia-mengalami-peningkatan (diakses 16 Juni 2019)
Leo Adhar Effendi. 2012 .Pembelajaran Matematika Dengan Metode Penemuan Terbimbing Untuk Meningkatkan Kemampuan Representasi Dan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Smp. Vol. 3, No. 2, Oktober 2012.
Pendidikan Matematika Sekolah Pascasarjana UPI
Rani Widyastuti. 2015. Proses Berpikir Siswa dalam Menyelesaikan Masalah Matematika berdasarkan Teori Polya ditinjau dari Adversity Quotient Tipe Climber. Vol: 6, No: 2, 2015, Hal 183 β 193.
Resmi Rianti. 2018. Profil Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa SMP Pada Materi Bangun Ruang Sisi Datar. Vol: 2 No: 4, 2018, Hal 802-812.. Jurnal Pendidikan Tambusai.
Riduwan. 2008. Dasar-Dasar Statistik. Bandung: Alfabeta
Sepriani Liliana. 2017. Profil Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Kelas VII SMP Stella Duce 2 Yogyakarta Pada Soal Cerita Segiempat.
Skripsi. Universitas Sanata Dharma Yogyakarta.
Siti Komariyah, dkk. 2018. Analisis Pemahaman Konsep Dalam Memecahkan Masalah Matematika Ditinjau Dari Minat Belajar Siswa. Volume-4.
Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta.
Sri Harmini, dkk. 2017. Pemecahan Masalah Matematika Untuk PGSD. Bandung:
PT Remaja Rosdakarya
Sugiyono. 2013. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung:
Alabeta
Suharsimi Arikunto. 2003. Manajemen Penelitian.Jakarta: PT Adi Mahasatya Suharsimi Arikunto. 2012. Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan. Edisi 2.
Jakarta:Bumi Aksara
Sukardi. 2003. Metodologi Penelitian Pendidikan Kompetensi dan Praktiknya.
Jakarta: PT Bumi Aksara
Tatag Yuli Eko Siswono. 2018. Pembelajaran Matematika Berbasis Pengajuan dan Pemecahan Masalah. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya
Trianto. 2011. Pengantar Penelitian Pendidikan Bagi Pengembangan Profesi Pendidikan dan Tenaga Kependidikan. Jakarta: Kencana
Zainal Abidin. Pemahaman Konseptual dan Prosedural.
http://matunisma,blogspot.com/2012/05/pemahaman-konseptual-dan-prosedural.html. (Diakses 16 Juni 2019)
Zainal Arifin. 2011. Penelitian Pendidikan Metode dan Paradigma Baru. Bandung:
PT Remaja Rosdakarya
1
LAMPIRAN
PROSES PEMBELAJARAN DI KELAS
Pertemuan ke:
Petunjuk:
1. Berdasarkan pengamatan saudar/i deskripsikan hasil pengamatan tersebut pada tempay yang telah disediakan.
No Aspek yang Diamati Deskripsi Kegiatan 1 Masalah
Guru memberikan soal terkait pemecahan masalah
Model soal yang diberikan memerlukan analisis dalam penyelesaiannya.
2 Pemecahan Masalah
Guru melibatkan siswa dalam pemecahan masalah
Guru membiasakan siswa mengenali dan memecahkan masalah secara runtut
Siswa belajar dengan kondisi siap untuk belajar.
Pembelajaran berjalan sesuai dengan waktu yang ditentukan.
Catatan lain proses pembelajaran dikelas:
...
...
...
...
Mengetahui,
Observer Guru Pengampu
(_______________________) (______________________)
PEDOMAN WAWANCARA
TES KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH PADA PEMBELAJARAN LINGKARAN
Pelaksanaan:
Wawancara dilakukan setelah pelaksanaan tes kemampuan pemecahan masalah dilaksanakan.
Sesuai dengan waktu yang telah disepakti, sejumlah siswa diwawancarai terkait hasil pengerjaan tes yang telah dilaksanakan sebelumnya dengan pertanyaan sebagai berikut:
1. Diawal siswa diminta untuk menjelaskan proses pengerjaannya.
2. Untuk mengetahui kemampuan siswa dalam memahami masalah Pertanyaan:
a. Apakah kamu membaca soal terlebih dahulu sebelum mengerjakan soal?
b. Apa yang diketahui pada soal?
c. Apa yang ditanya pada soal?
3. Untuk mengetahui tahap dimana siswa membuat rencana penyelesaian masalah.
Pertanyaan:
a. Apakah kamu pernah melihat atau menyelesaikan permasalahan yang sama sebelumnya?
b. Bagaimana strategi kamu untuk menyelesaikan masalah tersebut?
4. Untuk mengetahui tahap menyelesaikan masalah.
Pertanyaan:
a. Bagaimana langkah-langkah penyelesaian yang kamu gunakan?
b. Apakah kamu sudah yakin bahwa langkah dan jawabanmu sudah benar?
5. Untuk mengetahui tahap mengecek kembali hasil pekerjaan siswa.
Pertanyaan:
b. Apakah kamu mencari cara lain untuk menyelesaikan permasalahan tersebut jika ada hambatan dalam penyelesaian masalah atau berhenti mencari cara untuk meyelesaikan?
6. Untuk mengetahui hambatan siswa dalam memecahkan masalah
a. Bagaimana perasaanmu ketika diminta untuk mengerjakan soal pemecahan masalah ini? Mengapa?
b. Apakah kamu mengalami hambatan dalam memecahkan masalah dari permasalahan yang telah diberikan?
c. Bagaimana kamu mengatasi hambatan tersebut?
d. Apa faktor yang menimbulkan adanya hambatan (atau tidak adanya hambatan bagi yang tidak ada hambatan)?
Kasus-kasus Untuk Siswa Memastikan Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa
1. Amir ingin mengukur sekeliling kolam ikan yang berbentuk lingkaran menggunakan tali.
Setelah diukur, pangjang tali sama dengan 15,4 m. Berapakah jari-jari kolam ikan tersebut?
2. Sebuah Gerobak dengan diameter roda 1,4 m, berjalan sehingga rodanya berputar sebanyak 100 kali. Berapa jarak yang telah ditempuh Gerobak?
3. Sebuah taman berbentuk lingkaran berdiameter 28 meter. Di dalam taman itu terdapat sebuah kolam yang permukaannya berbentuk persegi panjang berukuran 8 m x 6 m. Pada bagian taman di luar kolam akan ditutup rumput dengan harga Rp 6.000,00/m2, maka berapakah biaya keseluruhan penutupan taman dengan rumput?
KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SMPK SANTA MARIA SAWANGAN
Kelas : VIII Waktu : 80 menit
Hari/ Tanggl : Senin, 11 Maret 2019 Guru : V. Rinik D, S.Pd.
Petunjuk Pengerjaan:
a. Berdoalah sebelum mengerjakan b. Periksa soal-soal sebelum mengerjakan c. Tulis identitas diri dengan jelas
d. Kerjakan soal-soal berikut secara mandiri dan runtut menggunakan kalimat jawab pada lembar jawab yang telah disediakan.
e. Tes bersifat closed book
SOAL TES
1. Mina mengukur panjang tepi kolam ikan yang berbentuk lingkaran dengan tali.
Setelah diukur, ternyata panjangnya sama dengan 44 m. Berapakah jari-jari kolam ikan tersebut?
2. Sebuah mobil mempunyai roda memiliki jari-jari 30 cm. Jika mobil menempuh jarak 37,68 km, berapa kali roda mobil berputar?
3. Ayah akan membuat taman berbentuk lingkaran dengan jari-jari 35 m. Di sekeliling taman akan ditanami pohon cemara dengan jarak 2 m. Jika 1 pohon memerlukan biaya Rp 25.000,00, maka berapakah seluruh biaya penanaman pohon cemara tersebut?
4. Di pusat sebuah kota rencana akan dibuat sebuah taman berbentuk lingkaran dengan diameter 56 m. Di dalam taman itu akan dibuat kolam berbentuk lingkaran berdiameter 28 m. Daerah luar kolam dalam taman akan ditutup dengan rumput. Biaya yang digunakan untuk menutup daerah tersebut dengan rumput adalah Rp 6.000,00/
m2. Hitunglah seluruh biaya yang harus dikeluarkan untuk menutup daerah dengan rumput.
5. Pada gambar lapangan di samping, daerah yang diarsir akan dicat. Diketahui panjang lintasan gambar I dan II sama yaitu 22 m. Jika 1 liter cat dapat mengecat 50 m2, berapa liter banyak cat yang diperlukan?
RUBRIK PENILAIAN
TES KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SMPK SANTA MARIA SAWANGAN
No Indikator Kunci Jawaban Keterangan Skor
1
Peserta didik mampu menentukan panjang
jari-jari lingkaran jika diketahui kelilingnya dari
permasahan sehari-hari. menuliskan hal yang diketahui dan ditanyakan dengan lengkap dan benar - Siswa mampu
menuliskan salah satu diketahui dan ditanya kurang lemgkap atau salah - Siswa tidak
- Siswa menuliskan strategi penyelesaian secara lengkap dan benar
- Siswa menuliskan strategi kurang lengkap atau salah - Siswa tidak
- Siswa menyelesaikan dengan proses dan hasil yang benar - Siswa menyelesaikan
proses benar namun hasil salah
- Siswa menyelesaikan proses sebagian benar dan hasil salah - Siswa menyelesaikan
dengan proses dan hasil salah
dan hasil benar - Siswa menuliskan
kesimpulan jawaban namun hasilnya salah - Siswa tidak
Peserta didik mampu menyelesaikan permasalahan sehari-hari
yang berkaitan dengan keliling lingkaran
Diketahui:
- Jari-jari roda 30 cm
- Jarak tempuh mobil 37,68 km Ditanya:
- Banyak roda mobil berputar
- Siswa mampu menuliskan hal yang diketahui dan ditanyakan dengan lengkap dan benar - Siswa mampu
menuliskan hal yang diketahui dan ditanyakan namun kurang lengkap - Siswa mampu
menuliskan salah satu (diketahui atau ditanya) saja dengan benar
- Siswa mampu menuliskan salah satu (diketahui atau ditanya) saja namun salah
- Mencari keliling roda
- Mencari banyak roda berputar dengan
π½ππππ πΎπππππππ ππππ
- Siswa menuliskan strategi penyelesaian secara lengkap dan benar
- Siswa menuliskan sebagian strategi penyelesaian dan benar
- Siswa menuliskan strategi namun salah - Siswa tidak
Keliling lingkaran πΎ = 2ππ
πΎ = 2 Γ 3,14 Γ 30 πΎ = 188,4 ππ Banyak putaran roda
= π½ππππ
πΎπππππππ ππππ
=3.768.000 ππ 188,4 ππ
= 20.000 putaran
dengan proses dan hasil yang benar - Siswa menyelesaikan
proses benar namun hasil salah
- Siswa menyelesaikan dengan proses benar sebagian namun hasil benar
- Siswa menyelesaikan dengan proses sebagian benar hasil salah
- Siswa menyelesaikan dengan proses dan hasil salah
20.000 putaran.
- Siswa menuliskan kesimpulan jawaban dan hasil benar - Siswa menuliskan
kesimpulan jawaban namun hasilnya salah - Siswa tidak
Peserta didik mampu menyelesaikan permasalahan sehari-hari
yang berkaitan dengan keliling lingkaran
Diketahui:
- Jari-jari taman 35 m
- Sekeliling taman ditanami pohon cemara dengan jarak 2 m
- 1 pohon memerlukan biaya Rp menuliskan hal yang diketahui dan ditanyakan dengan lengkap dan benar - Siswa mampu
menuliskan hal yang diketahui dan ditanyakan namun kurang lengkap - Siswa mampu
menuliskan salah satu (diketahui atau ditanya) saja dengan benar
- Siswa mampu menuliskan salah satu (diketahui atau ditanya) saja namun salah
(0) Strategi:
- Mencari keliling taman
- Mencari banyak pohon dengan cara
πΎπππππππ π‘ππππ
2
- Mencari biaya total dengan cara Jumlah pohon kali 25.000
- Siswa menuliskan strategi penyelesaian secara lengkap dan benar
- Siswa menuliskan sebagian strategi penyelesaian dan benar
- Siswa menuliskan strategi namun salah - Siswa tidak
Banyak Pohon cemara
=πΎπππππππ π‘ππππ
- Siswa menyelesaikan dengan proses dan hasil yang benar - Siswa menyelesaikan
proses benar namun hasil salah
- Siswa menyelesaikan dengan proses benar sebagian namun hasil benar
- Siswa menyelesaikan dengan proses sebagian benar hasil salah
- Siswa menyelesaikan dengan proses dan hasil salah
seluruhnya adalah Rp 2.750.000.-
- Siswa menuliskan kesimpulan jawaban dan hasil benar - Siswa menuliskan
kesimpulan jawaban namun hasilnya salah - Siswa tidak
4
Peserta didik mampu menyelesaikan permasalahan sehari-hari
yang berkaitan dengan luas lingkaran. rumput dengan biaya Rp 6.000/m2 Ditanya:
- Biaya keseluruhan yang harus dikeluarkan untuk menanam rumput.
menuliskan hal yang diketahui dan ditanyakan dengan lengkap dan benar - Siswa mampu
menuliskan hal yang diketahui dan ditanyakan namun kurang lengkap - Siswa mampu
menuliskan salah satu (diketahui atau ditanya) saja dengan benar
- Siswa mampu menuliskan salah satu (diketahui atau ditanya) saja namun salah
- Siswa menuliskan strategi penyelesaian secara lengkap dan benar
- Siswa menuliskan sebagian strategi penyelesaian dan benar
- Siswa menuliskan strategi namun salah - Siswa tidak
Luas daerah yang akan ditanami rumput
= L.Taman - L.Kolam
- Siswa menyelesaikan dengan proses dan hasil yang benar - Siswa menyelesaikan
proses benar namun hasil salah
- Siswa menyelesaikan dengan proses benar sebagian namun hasil benar
- Siswa menyelesaikan dengan proses sebagian benar dan hasil salah
- Siswa menyelesaikan dengan proses dan hasil salah
(10)
(8)
(5)
Biaya total
= 1848 m2 x 6.000
= Rp 11.088.000.-
(1)
(0) Jadi, biaya keseluruhan yang dikeluarkan
untuk menanam rumput adalah Rp 11.088.000.-
- Siswa menuliskan kesimpulan jawaban dan hasil benar - Siswa menuliskan
kesimpulan jawaban namun hasilnya salah - Siswa tidak
Peserta didik mampu menentukan luas lingkaran
dari permasalahan sehari-hari yang diberikan dalam
ilustrasi gambar bangun datar gabungan.
Diketahui:
- Keliling setengah lingkaran (bangun datar I dan II) sama
- Banyak cat yang diperlukan
- Siswa mampu menuliskan hal yang diketahui dan ditanyakan dengan lengkap dan benar - Siswa mampu
menuliskan hal yang diketahui dan ditanyakan namun kurang lengkap - Siswa mampu
menuliskan salah satu (diketahui atau ditanya) saja dengan benar
- Siswa mampu menuliskan salah satu (diketahui atau ditanya) saja namun salah
- Mencari luas lingkaran tengah - Mencari jari-jari setengah
- Siswa menuliskan strategi penyelesaian secara lengkap dan benar
- Siswa menuliskan sebagian strategi penyelesaian dan benar (minimal 2 langkah)
- Siswa menuliskan strategi namun salah - Siswa tidak
menuliskan strategi
(3)
(2)
(1)
(0) Penyelesaian:
Luas lingkaran tengah πΏ = ππ2
Jari-jari setengah lingkaran πΎ = 2ππ
Luas 2 setengah lingkaran πΏ = ππ2
Banyak cat yang digunakan
= 7750
= 1,54 liter
- Siswa menyelesaikan dengan proses dan hasil yang benar - Siswa menyelesaikan
proses benar namun hasil salah
- Siswa menyelesaikan dengan proses benar sebagian namun hasil benar
- Siswa menyelesaikan dengan proses sebagian benar dan hasil salah
- Siswa menyelesaikan dengan proses dan hasil salah
Jadi, banyak cat yang diperlukan adalah 1,54 liter.
- Siswa menuliskan kesimpulan jawaban dan hasil benar - Siswa menuliskan
kesimpulan jawaban namun hasilnya salah - Siswa tidak
49 No Subjek
Nomor Soal
Skor Total Nilai
1 Skor 2
Skor 3
Skor 4
Skor 5
Skor
A B C D A B C D A B C D A B C D A B C D
1 S1 1 2 4 2 9 4 3 1 2 10 4 2 5 3 14 3 2 1 2 8 3 2 1 2 8 49 61,25
2 S2 2 2 4 2 10 4 3 2 2 11 4 2 4 2 12 4 0 1 2 7 3 2 1 2 8 48 60,00
3 S3 2 1 4 2 9 4 3 5 3 15 4 3 5 3 15 4 2 10 3 19 3 1 1 2 7 65 81,25
4* S4 2 1 4 2 9 4 3 4 2 13 3 3 5 3 14 4 1 10 3 18 3 2 1 0 6 60 75,00
5 S5 2 0 2 0 4 4 3 3 0 10 4 3 5 0 12 3 3 10 0 16 3 1 1 0 5 47 58,75
6 S6 1 2 2 1 6 4 2 2 2 10 4 3 5 3 15 4 2 1 2 9 3 1 1 2 7 47 58,75
7* S7 2 2 4 2 10 4 3 4 2 13 4 3 5 3 15 4 2 10 3 19 3 1 1 0 5 62 77,50
8 S8 2 1 4 2 9 4 2 4 2 12 3 2 5 3 13 3 2 10 3 18 3 0 1 0 4 56 70,00
9 S9 2 1 2 1 6 3 1 1 2 7 3 1 1 2 7 3 1 1 2 7 3 1 1 0 5 32 40,00
10 S10 2 1 4 2 9 4 1 1 0 6 3 1 1 2 7 4 1 1 2 8 3 1 1 2 7 37 46,25
11* S11 2 2 4 2 10 4 1 1 2 8 3 1 1 2 7 3 1 1 2 7 3 0 1 2 6 38 47,50
12* S12 2 1 4 2 9 4 3 5 3 15 4 3 5 3 15 4 3 10 3 20 3 2 3 2 10 69 86,25
13 S13 2 1 4 2 9 4 2 5 3 14 4 2 5 3 14 4 2 10 3 19 3 1 5 3 12 68 85,00
14* S14 2 2 4 2 10 4 3 4 2 13 4 2 5 3 14 3 2 10 3 18 3 1 1 2 7 62 77,50
15* S15 2 1 4 2 9 3 2 2 2 9 4 2 2 2 10 4 1 1 2 8 3 0 1 2 6 42 52,50
16* S16 2 0 4 0 6 3 0 1 0 4 3 0 5 0 8 3 0 1 0 4 3 0 1 0 4 26 32,50
17 S17 2 2 4 2 10 4 2 2 2 10 4 3 5 3 15 4 3 8 2 17 3 3 1 2 9 61 76,25
18* S18 1 1 1 2 5 3 2 1 2 8 4 1 1 2 8 3 0 1 0 4 3 1 1 2 7 32 40,00
19* S19 2 2 4 2 10 4 3 5 3 15 4 2 1 2 9 4 3 3 2 12 3 2 1 2 8 54 67,50
20* S20 2 1 4 2 9 4 3 5 3 15 4 3 5 3 15 4 3 5 2 14 3 2 3 2 10 63 78,75
21 S21 2 2 4 2 10 4 1 1 2 8 4 3 4 2 13 4 3 10 3 20 3 2 1 2 8 59 73,75
Subjek
Total Nilai
1 2 3 4 5
S1 9 10 14 8 8 49 61,25
S2 10 11 12 7 8 48 60,00
S3 9 15 15 19 7 65 81,25
S4 9 13 14 18 6 60 75,00
S5 4 10 12 16 5 47 58,75
S6 6 10 15 9 7 47 58,75
S7 10 13 15 19 5 62 77,50
S8 9 12 13 18 4 56 70,00
S9 6 7 7 7 5 32 40,00
S10 9 6 7 8 7 37 46,25
S11 10 8 7 7 6 38 47,50
S12 9 15 15 20 10 69 86,25
S13 9 14 14 19 12 68 85,00
S14 10 13 14 18 7 62 77,50
S15 9 9 10 8 6 42 52,50
S16 6 4 8 4 4 26 32,50
S17 10 10 15 17 9 61 76,25
S18 5 8 8 4 7 32 40,00
S19 10 15 9 12 8 54 67,50
S20 9 15 15 14 10 63 78,75
S21 10 8 13 20 8 59 73,75
Validitas 0,56 0,86 0,85 0,90 0,56
r tabel 0,43 0,43 0,43 0,43 0,43
Kriteria valid valid valid valid valid
Variansi Xi 3,46 10,49 9,60 33,45 4,19 61,19
Variansi
Total 165,51
Reliabilitas 0,79
115 Lampiran 12. Dokumentasi
Gambar 1. Observasi Pembelajaran Gambar 2. Observasi Pembelajaran Gambar 3. Wawancara S12
Gambar 4. Wawancara S14 Gambar 5. Wawancara S20 Gambar 6. Wawancara S7
116
Gambar 7. Wawancara S4 Gambar 8. Wawancara S19 Gambar 9. Wawancara S15
Gambar 10. Wawancara S11 Gambar 11. Wawancara S16