BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
D. Keterbatasan Penelitian
Penelitian ini sudah dirancang dan dilaksanakan sedemikian rupa agar bisa berjalan dengan baik. Peneliti telah berusaha secara optimal agar penelitian ini dapat berjalan sesuai yang diharapkan tetapi peneliti tetap manusia yang memiliki keterbatasan dan kekurangan. Ada beberapa faktor yang membuat penelitian ini mempunyai beberapa keterbatasan, diantaranya :
1. Pembelajaran menggunakan model Connected Mathematics Project (CMP) memerlukan waktu yang cukup banyak, sedangkan waktu yang ada terbatas sehingga perlu ada perencanaan dan manajemen waktu yang baik.
2. Kondisi siswa di awal diberikannya model CMP yang sedikit kesulitan beradaptasi dengan pembelajaran, mengingat dalam proses pembelajaran yang biasa diterima sebelumnya siswa cenderung pasif dan berpusat pada guru. 3. Penelitian hanya dilaksanakan pada materi bangun datar segi empat, sehingga
hasil penelitian ini belum bisa digeneralisir ke semua materi ajar lainnya. 4. Keterbatasan waktu, dana penelitian serta kemampuan yang dimiliki oleh
peneliti, yang menyebabkan alat dan bahan ajar yang digunakan mungkin belum maksimal dan terbatas sehingga masih harus dikembangkan lagi.
64
Berdasarkan hasil penelitian yang dilaksanakan di SMP Muhammadiyah 17 Ciputat, Tangerang Selatan mengenai pembelajaran matematika dengan model pembelajaran Connected Mathematics Project (CMP) terhadap kemampuan representasi matematis siswa, diperoleh beberapa kesimpulan sebagai berikut : 1. Kemampuan representasi matematis siswa yang diajarkan dengan model
pembelajaran CMP memiliki nilai rata-rata 68,56. Kemampuan representasi matematis tiap indikator memiliki skor rata-rata sebesar 2,68 (67,01%). Pencapaian indikator kemampuan representasi matematis dari yang paling tinggi adalah indikator ekspresi matematis dengan skor rata-rata sebesar 3,01 (75,35%), indikator visual dengan skor rata-rata 2,53 (63,19%), dan indikator teks tertulis dengan skor rata-rata 2,50 (62,50%). Berdasarkan data tersebut, kemampuan representasi matematis siswa yang menggunakan model pembelajaran CMP memiliki kemampuan ekspresi matematis yang lebih tinggi dibandingkan kemampuan representasi pada indikator yang lainnya 2. Kemampuan representasi matematis siswa yang diajarkan dengan model
pembelajaran konvensional memiliki nilai rata-rata 61,25. Kemampuan representasi matematis tiap indikator memiliki skor rata-rata perindikator sebesar 2,35 (58,74%). Indikator kemampuan representasi matematis dari yang paling tinggi adalah indikator ekspresi matematis dengan skor rata-rata sebesar 2,71 (67,71%), indikator visual dengan skor rata-rata sebesar 2,20 (55,03%), dan indikator teks tertulis dengan skor rata-rata sebesar 2,14 (53,47%). Berdasarkan data tersebut, kemampuan representasi matematis siswa yang menggunakan model pembelajaran konvensional memiliki kemampuan ekspresi matematis yang lebih tinggi dibandingkan kemampuan representasi pada indikator yang lainnya.
3. Kemampuan representasi matematis siswa yang diajarkan dengan pembelajaran CMP lebih tinggi dibandingkan dengan kemampuan representasi matematis siswa yang diajarkan dengan pembelajaran secara konvensional terlihat dari pengujian hipotesis thitung= 2,35 dan ttabel = 1,67 dengan taraf singnifikan 5% sehingga thitung = 2,35 ttabel = 1,67. Dengan demikian kemampuan representasi matematis siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran Connected Mathematics Project (CMP) lebih tinggi dibandingkan dengan kemampuan representasi matematis siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran konvensional
B. Saran
Berdasarkan hasil penelitian yang telah diperoleh serta pengamatan peneliti selama melakukan penelitian, peneliti dapat memberikan saran-saran sebagai berikut :
1. Model pembelajaran CMP dapat menjadi salah satu variasi pembelajaran yang dapat diterapkan guru dalam kelas.
2. Model pembelajaran CMP sebaiknya lebih sering digunakan dalam proses pembelajaran matematika agar siswa dapat terbiasa menemukan solusi dari permasalahan yang dihadapi serta mampu menggunakan kemampuan representasi matematis mereka dengan baik.
3. Dengan adanya beberapa keterbatasan dalam melaksanakan penelitian ini, sebaiknya dilakukan penelitian lanjutan yang meneliti tentang penerapan model pembelajaran CMP pada materi/pokok bahasan lain, untuk mengukur aspek kemampuan matematis yang lain atau tingkatan sekolah yang berbeda.
66
Fadillah A, Syarifah. “Meningkatkan Kemampuan Representasi Multipel Matematis, Pemecahan Masalah Matematis, dan Self Esteem siswa SMP melalui Pembelajaran Pendekatan Open Ended”, Laporan Penelitian pada Sekolah Pascasarjana UPI Bandung. Bandung: 2009. tidak dipublikasikan. Harries, Tony and Barmby, Patrick. Representing Multiplication, Proceeding of
British Society for Research into Learning Mathematics 26(3) November 2006, 2006,
Hudiono, Bambang. Peran Representasi dalam Meningkatkan Pemahaman Siswa pada materi Persamaan Garis, Didaktika, Vol.9,2008,
Hudiono, Bambang. Pembudayaan Pendekatan Open-Ended Problem Posing dalam Pengembangan Daya Representasi Matematik pada Siswa Sekolah Menengah Pertama, Jurnal Pendidikan Dasar Vol. 9 No.1 Maret 2008, 2008.
Jaenudin, Pengaruh Pendekatan Kontekstual terhadap Kemampuan Representasi Matematik Beragam Siswa SMP, (Jurusan Pendidikan Matematika UPI, 2010).
Kadir. Statistika untuk Penelitian Ilmu-ilmu Sosial. Jakarta: Rosemata Sampurna, 2010
Kamus Besar Bahasa Indonesia Online, http://kbbi.web.id/representasi, diakses pada 24 Februari 2014.
Kartini, Peranan Representasi dalam Pembelajaran Matematika, Prosiding Seminar Nasional Matematika dan Pendidikan Matematika Jurusan Pendidikan Matematika FMIPA UNY, 2009.
Lappan, Glenda. et al. Getting to know Connected Mathematics: an Implementation Guide. New Jersey: Prentice Hall, 2002.
Latterell, Carmen M. Math Wars A Guide for Parents and Teachers. Westport: Praeger, 2005.
Lawrence Mark Lesser, “Representations of Reversal An Exploration of
Simpson’s Paradox”, in The Roles of Representation in School
Mathematics,NCTM.
Ristontowi, Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa dalam Pembelajaran Connected Mathematics Project pada Siswa SMPN 3 Bengkulu. Prossiding Seminar KNM XVI UNPAD, 2012.
Rohendi, Dedi., dan Dulpaja, Jojon. Connected Mathematics Project(CMP) Model Based on Presentation Media to the Mahematical Connection Ability Junior High School Student, Journal of Education and Practice, Vol. 4, 2013
Sanjaya, Wina. Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta:Kencana, 2009.
Standar Isi untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar SMP/MTs, Jakarta : BSNP, 2006.
Sudjana. Metoda Statistika, Bandung: Tarsito, 2005.
Suharsimi Arikunto, Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan, Jakarta: Bumi Aksara, 2010
Trianto, Model Pembelajaran Terpadu Konsep, Strategi, dan Implementasinya dalam Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP),Cet. 2. Jakarta: Bumi Aksara, 2010.
Van de Walle, John A. et. al., Elementary and Middle School Mathematics Teaching Developmentally. Seventh Edition, Boston: Pearson, 2010.
(Kelas Eksperimen)
Nama Sekolah : SMP Muhammadiyah 17 Ciputat Kelas : VII (Tujuh)
Semester : 2 (Genap) Mata Pelajaran : Matematika
Alokasi Waktu : 2 x 40 menit (1 pertemuan)
A. Standar Kompetensi
6. Memahami konsep segiempat dan segitiga serta menentukan ukurannya.
B. Kompetensi Dasar
6.2. Menghitung keliling dan luas bangun segitiga dan segi empat serta menggunakannya dalam pemecahan masalah.
C. Indikator
1. Mendeskripsikan bangun datar segi empat dengan kata-kata dan atau gambar.
2. Membuat gambar bangun datar segi empat jika diketahui sifat-sifatnya. 3. Membuat model, gambar atau persamaan matematis dari masalah yang
diberikan.
4. Menggunakan model, gambar atau persamaan matematis untuk menghitung keliling dan luas bangun segi empat.
5. Menggunakan model, gambar atau persamaan matematis yang didapat untuk menyelesaikan masalah.
D. Tujuan Pembelajaran
Setelah proses pembelajaran dengan model Connected Mathematics Project, diharapkan siswa dapat :
1. Mendeskripsikan bangun datar segi empat dengan kata-kata dan atau gambar.
2. Membuat gambar bangun datar segi empat jika diketahui sifat-sifatnya. 3. Membuat model, gambar atau persamaan matematis dari masalah yang
menghitung keliling dan luas bangun segi empat.
5. Menggunakan model, gambar atau persamaan matematis untuk menyelesaikan masalah.
Karakter siswa yang diharapkan : 1. Kerja sama
2. Disiplin
3. Percaya Diri.
E. Materi Pembelajaran
Bangun Datar Segi Empat : Identifikasi Sifat-sifat Bangun Datar Segi Empat, Luas dan Keliling Bangun Datar Segi Empat.
F. Model Pembelajaran
Model : Connected Mathematics Project (CMP) Metode : Diskusi Kelompok
G. Kegiatan Pembelajaran 1. Kegiatan Awal
1. Guru mengucapkan salam dengan semangat. 2. Siswa menjawab salam dengan semangat
3. Guru mengajak siswa membaca doa sebelum belajar. 4. Siswa berdoa dalam hati bersama-sama dengan khidmat.
5. Guru memberitahukan kepada siswa materi yang akan dipelajari yaitu tentang Bangun Datar Segi Empat dan manfaat yang akan diperoleh jika siswa memahami materi dengan baik.
6. Siswa mendengarkan dengan seksama.
7. Guru membagi siswa dalam beberapa kelompok dan meminta siswa duduk berdasarkan kelompoknya.
8. Siswa duduk berdasarkan kelompoknya dengan tertib. 2. Kegiatan Inti
a. Eksplorasi Launch
1. Guru bertanya kepada siswa apa yang mereka ingat dan ketahui tentang bangun datar segi empat.
guru memberikan masalah tentang materi yang dipelajari pada pertemuan ini kepada siswa untuk didiskusikan dalam kelompok. Explore
4. Siswa berdiskusi dalam kelompok untuk membahas dan menemukan solusi dari masalah yang diberikan.
5. Guru berkeliling kelas dan membimbing siswa yang mengalami kesulitan selama diskusi berlangsung.
b. Elaborasi Summarize
1. Setelah siswa selesai berdiskusi dan telah mendapatkan solusi dari masalah yang diberikan, siswa berdiskusi bersama dalam kelas. 2. Perwakilan siswa menyampaikan hasil diskusi kelompoknya
sementara siswa lain memperhatikan dan menanggapi hasil diskusi kelompok yang maju sehingga terjadi interaksi antar siswa.
3. Guru membimbing serta memberikan koreksi dan masukan apabila ada kesalahan dari diskusi yang dilakukan.
4. Guru memberikan respon positif bagi perwakilan siswa yang berani maju ke depan dan kepada siswa lain yang berani memberikan tanggapan kepada kelompok yang maju.
c. Konfirmasi
1. Siswa diarahkan untuk membuat kesimpulan dari pembelajaran yang telah dilakukan.
2. Guru membantu siswa untuk membuat kesimpulan.
3. Setelah mendapatkan kesimpulan, guru memberikan kesempatan kepada siswa yang ingin bertanya.
4. Guru memastikan semua siswa memahami materi tentang bangun datar segi empat.
1. Guru memberikan pekerjaan rumah kepada siswa sebagai bahan penguatan.
2. Guru mengingatkan siswa materi ajar yang akan dipelajari pada pertemuan selanjutnya.
3. Guru menutup pelajaran dengan membaca hamdalah dan mengucapkan salam.
H. Alat dan Sumber Belajar
Alat : Lembar Kerja Siswa (LKS), Papan tulis, Spidol, Penggaris. Sumber :
1. Matematika Konsep dan Aplikasinya, untuk kelas VII SMP/MTs, Dewi Nuharini dan Tri Wahyuni, (Depdiknas, Jakarta : 2008)
2. Contextual Teaching and Learning Matematika SMP/MTs Kelas VII edisi 4, Atik Wintarti dkk, (Depdiknas, Jakarta : 2008).
3. Sumber lain yang relevan. I. Penilaian
Indikator
Penilaian
Teknik Bentuk
Instrumen Contoh Instrumen Mendeskripsikan
bangun datar segi empat dengan kata-kata dan atau gambar
Tes Tertulis
Uraian
Berdasarkan gambar diatas, buatlah sebuah cerita dengan kata-katamu sendiri! (dengan menyebutkan bentuk bangun datar yang ada beserta
ukurannya) Membuat gambar
bangun datar segi empat jika
diketahui sifat-sifatnya.
Tes Tertulis
Uraian Diketahui sebuah persegi panjang yang mempunyai luas 42 cm2. Buatlah gambar persegi panjang itu!
gambar atau persamaan matematis dari masalah yang diberikan
Tertulis panjang KL = 6 cm, LM = 5 cm, dan besar ∠A = 600.
a. Buatlah sketsa jajargenjang KLMN
b. Tentukan panjang sisi-sisi yang lain
c. Tentukan besar sudut-sudut yang lain. Menggunakan model, gambar atau persamaan matematis untuk menghitung keliling dan luas bangun segi empat
Tes Tertulis
Uraian Sebuah persegi panjang mempunyai ukuran panjang (3x+4) cm dan lebar (x+6) cm. Jika diketahui keliling persegi panjang itu adalah 36 cm. Tentukan luas persegi panjang itu!
Menggunakan model, gambar atau persamaan matematis yang didapat untuk menyelesaikan masalah Tes Tertulis
Uraian Sebuah lapangan sepakbola dengan ukuran 100 m x 50 m. Disekeliling lapangan tersebut akan dibuat jalan dengan lebar 2 m. Biaya pembuatan jalan tersebut sebesar Rp 275.000,00 per m2. Tentukan besar total biaya yang dibutuhkan untuk membuat jalan tersebut!
Tangerang Selatan, Mei 2014
Guru Bidang Studi, Mahasiswa Peneliti,
Siti Rusdiah, S.Pd. Mulyoko
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(Kelas Kontrol)Nama Sekolah : SMP Muhammadiyah 17 Ciputat Kelas : VII (Tujuh)
Semester : 2 (Genap) Mata Pelajaran : Matematika
Alokasi Waktu : 2 x 40 menit (1 pertemuan)
A. Standar Kompetensi
6. Memahami konsep segiempat dan segitiga serta menentukan ukurannya. B. Kompetensi Dasar
6.2. Menghitung keliling dan luas bangun segitiga dan segi empat serta menggunakannya dalam pemecahan masalah.
C. Indikator
1. Mendeskripsikan bangun datar segi empat dengan kata-kata dan atau gambar.
2. Membuat gambar bangun datar segi empat jika diketahui sifat-sifatnya. 3. Membuat model, gambar atau persamaan matematis dari masalah yang
diberikan.
4. Menggunakan model, gambar atau persamaan matematis untuk menghitung keliling dan luas bangun segi empat.
5. Menggunakan model, gambar atau persamaan matematis yang didapat untuk menyelesaikan masalah.
D. Tujuan Pembelajaran
Setelah proses pembelajaran dengan model pembelajaran pemberian contoh, diharapkan siswa dapat :
1. Mendeskripsikan bangun datar segi empat dengan kata-kata dan atau gambar.
3. Membuat model, gambar atau persamaan matematis dari masalah yang diberikan.
4. Menggunakan model, gambar, atau persamaan matematis untuk menghitung keliling dan luas bangun segi empat.
5. Menggunakan model, gambar atau persamaan matematis untuk menyelesaikan masalah.
Karakter siswa yang diharapkan : 1. Kerja sama
2. Disiplin
3. Percaya Diri.
E. Materi Pembelajaran
Bangun Datar Segi Empat : Identifikasi Sifat-sifat serta Luas dan Keliling Bangun Datar Segi Empat.
F. Model Pembelajaran
Model : Konvensional Metode : Ekspositori G. Kegiatan Pembelajaran
1. Kegiatan Awal
1. Guru datang dan mengucapkan salam dengan semangat. 2. Siswa menjawab salam dengan semangat
3. Guru mengajak siswa membaca doa sebelum belajar. 4. Siswa berdoa dalam hati bersama-sama dengan khidmat.
5. Guru memberitahukan kepada siswa materi yang akan dipelajari dan manfaat yang akan diperoleh jika siswa memahami materi dengan baik. 6. Siswa mendengarkan dengan seksama.
2. Kegiatan Inti a. Eksplorasi
1. Guru bertanya kepada siswa apa yang mereka ingat dan ketahui tentang bangun datar segi empat.
3. Guru meminta siswa menyebutkan benda-benda di sekitar yang berbentuk bangun datar segi empat.
b. Elaborasi
1. Guru menyampaikan materi tentang identifikasi sifat-sifat, luas dan keliling bangun datar segi empat.
2. Siswa menyimak penjelasan guru dengan seksama.
3. Guru bertanya apakah siswa sudah memahami materi identifikasi sifat-sifat, luas dan keliling bangun datar segi empat.
4. Setelah siswa memahami materi yang diberikan, guru memberikan contoh soal yang dilanjutkan dengan latihan soal tentang bangun datar segi empat.
5. Guru berkeliling memeriksa siswa mengerjakan latihan, dan memberikan bimbingan dan arahan jika siswa masih belum mengerti. 6. Setelah siswa selesai mengerjakan latihan, guru dengan siswa membahas
latihan soal bersama-sama. c. Konfirmasi
1. Guru bertanya kepada siswa apa yang telah mereka pelajari hari ini. 2. Guru membantu siswa untuk membuat kesimpulan dari pembelajaran
yang telah dilakukan.
3. Guru memberikan kesempatan kepada siswa yang ingin bertanya.
4. Guru memastikan semua siswa memahami materi tentang bangun datar segi empat.
3. Kegiatan Akhir
1. Guru memberikan pekerjaan rumah kepada siswa sebagai bahan penguatan.
2. Guru mengingatkan siswa materi ajar yang akan dipelajari pada pertemuan selanjutnya.
3. Guru menutup pelajaran dengan membaca hamdalah dan mengucapkan salam.
H. Alat dan Sumber Belajar
Alat : Lembar Kerja Siswa (LKS), Papan tulis, Spidol, Penggaris. Sumber :
1. Matematika Konsep dan Aplikasinya, untuk kelas VII SMP/MTs, Dewi Nuharini dan Tri Wahyuni, (Depdiknas, Jakarta : 2008)
2. Contextual Teaching and Learning Matematika SMP/MTs Kelas VII edisi 4, Atik Wintarti dkk, (Depdiknas, Jakarta : 2008).
3. Sumber lain yang relevan. I. Penilaian
Indikator
Penilaian
Teknik Bentuk
Instrumen Contoh Instrumen Mendeskripsikan
bangun datar segi empat dengan kata-kata dan atau gambar.
Tes tertulis
Uraian
Berdasarkan gambar diatas, buatlah sebuah cerita dengan kata-katamu sendiri! (dengan menyebutkan bentuk bangun datar yang ada beserta
ukurannya) Membuat gambar
bangun datar segi empat jika
diketahui sifat-sifatnya.
Tes tertulis
Uraian Diketahui sebuah persegi panjang yang mempunyai luas 42 cm2. Buatlah gambar persegi panjang itu!
Membuat model, gambar atau persamaan matematis dari masalah yang diberikan Tes Tertulis
Uraian Sebuah jajargenjang KLMN, diketahui panjang KL = 6 cm, LM = 5 cm, dan besar ∠A = 600.
a. Buatlah sketsa jajargenjang KLMN
b. Tentukan panjang sisi-sisi yang lain
c. Tentukan besar sudut-sudut yang lain. Menggunakan model, gambar atau persamaan matematis untuk menghitung keliling dan luas bangun segi empat
Tes Tertulis
Uraian Sebuah persegi panjang mempunyai ukuran panjang (3x+4) cm dan lebar (x+6) cm. jika diketahui luas keliling persegi panjang itu adalah 36 cm. Tentukan luas persegi panjang itu!
Menggunakan model, gambar atau persamaan matematis yang didapat untuk menyelesaikan masalah Tes Tertulis
Uraian Sebuah lapangan sepakbola dengan ukuran 100 m x 50 m. Disekeliling lapangan tersebut akan dibuat jalan dengan lebar 2 m. Biaya pembuatan jalan tersebut sebesar Rp 275.000,00 per m2. Tentukan besar total biaya yang dibutuhkan untuk membuat jalan tersebut!
Tangerang Selatan, Mei 2014
Guru Bidang Studi, Mahasiswa Peneliti,
Siti Rusdiah, S.Pd. Mulyoko
Kelompok : Anggota : . ……… . ………... . ……… . ……… . ……… . ………
Materi : Bangun Datar Segi Empat ; Sifat-sifat persegi panjang, persegi, jajar genjang.
Tujuan pembelajaran : Mengidentifikasi dan menentukan sifat-sifat bangun datar persegi panjang, persegi, dan jajar genjang.
Bagian I
Launch
Berbentuk apakah papan tulis yang ada di depan kelas ?
dibawah ini dengan cara mengikuti dan mencermati langkah-langkahnya!
Masalah :
Rina membeli sebuah buku di toko INSAN, buku yang dia beli berbentuk persegi panjang yang berukuran 27 cm x 15 cm.
Jika setiap sisi pada buku disebut sisi persegi panjang dan setiap pertemuan dua sisi atau sudut-sudut buku disebut sudut persegi panjang. Selesaikan pertanyaan-pertanyaan dibawah ini!
Explore
a. Gambarlah bentuk buku yang dibeli oleh Rina! Kemudian tandai setiap pertemuan dua sisinya dengan huruf yang kalian suka. ( misal : A, B, C, D)
b. Berdasarkan gambar yang kalian buat, Sebutkan sisi persegi panjang itu? Berapakah jumlah sisinya?
Apakah semua sisinya mempunyai panjang yang sama? Sebutkan sisi-sisi yang mempunyai panjang yang sama?
d. Hubungkan dua titik sudut yang tidak saling berdekatan dengan sebuah garis. Garis inilah yang disebut dengan diagonal persegi panjang. Sebutkan diagonal persegi panjang yang kalian dapat?
Ukur menggunakan penggaris, apakah semua diagonalnya mempunyai panjang yang sama?
Dari pertanyaan-pertanyaan diatas, apakah yang dapat kalian simpulkan tentang sifat-sifat persegi panjang?
Persegi panjang itu adalah bangun datar segi empat yang :
1. Memiliki sisi sebanyak ……….., yang terdiri dari ……. pasang sisi yang sama panjang.
2. Memiliki titik sudut sebanyak ……….. yang masing-masing mempunyai sudut
sebesar ………0.
Launch
Pak Sukirman mempunyai sebidang tanah yang berbentuk seperti bangun ABCDEFG disamping. Dengan cara membagi bangun tersebut dengan membuat garis yang menghubungkan titik B dengan titik E, perhatikan! berbentuk apakah tanah milik pak Sukirman itu?
Untuk dapat menentukan sifat-sifat bangun datar segi empat, selesaikan masalah-masalah yang diberikan dibawah ini dengan cara mengikuti dan mencermati langkah-langkahnya!
Masalah :
Pak Andi ingin merenovasi rumahnya, dia ingin mengganti ubin lama yang sudah mulai retak dengan ubin baru. Pak Andi membeli ubin di toko bangunan, ubin yang dia beli berbentuk persegi dengan ukuran 20 cm x 20 cm.
Jika setiap sisi pada ubin disebut sisi persegi dan setiap pertemuan dua sisi atau sudut-sudut ubin disebut sudut persegi. Selesaikan pertanyaan-pertanyaan dibawah ini!
a. Gambarlah bentuk ubin yang dibeli oleh pak Andi! Kemudian tandai setiap pertemuan dua sisinya dengan huruf yang kalian suka. ( misal : A, B, C, D)
c. Sebutkan semua titik sudut persegi itu? Berapa jumlah titik sudutnya?
Dengan menggunakan busur derajat, hitung besar masing-masing sudutnya? Apakah semua sudutnya mempunyai ukuran yang sama?
d. Hubungkan dua titik sudut yang tidak saling berdekatan dengan sebuah garis. Garis inilah yang disebut dengan diagonal persegi. Sebutkan diagonal persegi yang kalian dapat?
Ukur menggunakan penggaris, apakah semua diagonalnya mempunyai panjang yang sama?
Dari pertanyaan-pertanyaan diatas, apakah yang dapat kalian simpulkan tentang sifat-sifat persegi?
Persegi itu adalah bangun datar segi empat yang :
1. Memiliki sisi sebanyak ……….., yang memiliki panjang yang ………….
2. Memiliki titik sudut sebanyak ……….. yang masing-masing mempunyai sudut
sebesar ………0.
3. Memiliki diagonal sebanyak ………… yang memiliki panjang yang …………
Setelah kalian mengidentifikasi sifat-sifat persegi dan persegi panjang, perbedaan apa yang kalian dapatkan dari dua bangun tersebut?
Apakah kalian masih ingat, bangun apakah gambar di samping ini?
Untuk dapat menentukan sifat-sifat bangun datar segi empat, selesaikan masalah-masalah yang diberikan dibawah ini dengan cara mengikuti dan mencermati langkah-langkahnya!
Ilustrasi :
Sebelum mengidentifikasi sifat-sifat jajargenjang, apakah kalian tahu apakah jajargenjang itu? Untuk lebih memahami tentang jajargenjang, perhatikan penjelasan di bawah ini!
Perhatikan gambar di samping!
Terdapat gambar segitiga sebarang ADB. Segitiga ADB diputar 1800 melalui titik O yang berada di sisi BD sehingga menghasilkan segitiga BCD yang merupakan bayangan dari segitiga ADB. Terbentuklah bangun yang merupakan gabungan dari segitiga ADB dan bayangannya. Bangun ABCD yang terbentuk inilah yang disebut jajargenjang.
Kalian telah mengetahui bagaimana sebuah jajargenjang terbentuk, dengan cara yang sama saat menentukan sifat persegi panjang dan persegi, tentukan sifat-sifat jajargenjang
dengan cara menjawab pertanyaan-pertanyaan serta mengikuti langkah-langkah di bawah ini!
b. Sebutkan dan ukur masing-masing titik sudutnya dengan menggunakan busur derajat!
Apakah ukuran semua sudutnya sama? Sebutkan sudut-sudut yang mempunyai ukuran yang sama! Apakah sudut yang mempunyai ukuran yang sama saling berhadapan?
Jumlahkan dua sudut yang saling berdekatan, dan periksa hasil penjumlahannya apakah mempunyai besar yang sama? Berapakah hasil penjumlahan dua sudut yang saling berdekatan?
c. Hubungkan dua titik sudut yang saling berhadapan dengan sebuah garis, garis inilah yang disebut dengan diagonal jajargenjang. Sebutkan diagonal jajargenjang yang kalian dapat?
sifat-sifat jajargenjang?
Jajargenjang itu adalah bangun datar segi empat yang :
1. Memiliki sisi sebanyak ……….. buah, yang terdiri dari ………. pasang sisi yang sama.