• Tidak ada hasil yang ditemukan

E. Pembahasan Hasil Penelitian

6. Keterbatasan Penelitian

Terdapat beberapa keterbatasan dalam penelitian ini, yaitu:

1. Jumlah responden dalam penelitian ini cukup banyak, yaitu 48 kepala sekolah yang merupakan kepala-kepala sekolah IPS SMP di Kota Yogyakarta. Peneliti mengalami hambatan dalam pengumpulan data (pengedaran angket penelitian kepada kepala sekolah tersebut), karena jangkauan yang cukup luas, kesibukan kepala sekolah, dan urusan dengan birokrasi setiap sekolah.

2. Terdapat beberapa sekolah yang menolak untuk dilakukan penelitian. Sekolah tersebut yaitu SMP Muhammadiyah 1, SMP Muhammadiyah 2,

SMP Islam, SMP Budya Wacana, SMP Stella Duce 2, SMP BOPKRI 2, SMP BOPKRI 3, SMP IT Abu Bakar. Penyebab dari penolakan tersebut karena kesibukan dari kepala sekolah dan aturan dari sekolah yang mengijinkan adanya penelitian hanya pada semester ganjil.

3. Pengumpulan data dalam penelitian ini hanya dilakukan dengan angket tertutup. Angket penelitian tersebut berisi 77 pernyataan beserta alternatif jawaban, sehingga responden hanya memilih salah satu alternatif. Peneliti mengalami hambatan apabila harus menggunakan angket terbuka maupun teknik pengumpulan data lain. Penggunaan angket tertutup dimaksudkan untuk mempermudah analisis data.

106

Berdasarkan pembahasan hasil penelitian yang telah dilakukan pada Bab IV, maka dapat disimpulkan yaitu kinerja guru IPS SMP di Kota Yogyakarta dapat dilihat dari kompetensi yang dimiliki oleh guru. Kompetensi tersebut yaitu kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi profesional, dan kompetensi sosial. Hasil penelitian menunjukan bahwa persepsi kepala sekolah terhadap kinerja guru IPS berdasarkan berada dalam kategori baik dengan persentase 44,74%, hal tersebut didukung dengan nilai rata-rata kinerja guru sebesar 86,25 yang berada dalam kategori baik, namun masih terdapat 12, 28% guru IPS SMP di Kota Yogyakarta yang perlu untuk ditingkatkan kinerjanya.

Penelitian tersebut menunjukan bahwa secara keseluruhan guru IPS SMP di Kota Yogyakarta memiliki kinerja yang baik. Kepala sekolah menilai bahwa guru IPS SMP di Kota Yogyakarta memiliki kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi profesional, dan kompetensi sosial. Perolehan rata-rata nilai untuk setiap indikator pada persepsi kepala sekolah terhadap kinerja guru IPS SMP di Kota Yogyakarta, yaitu: a) Kompetensi Pedagogik sebesar 84,25; b) Kompetensi Kepribadian sebesar 94,43; c) Kompetensi Profesional sebesar 83,20; d) Kompetensi Sosial sebesar 86,37.

B.Implikasi

Jika guru IPS SMP di Kota Yogyakarta memiliki kinerja yang baik yang terlihat dalam penguasaan kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi profesional, dan kompetensi sosial, maka guru IPS SMP di Kota Yogyakarta tersebut dapat disebut sebagai guru yang profesional.

C.Saran

Guru yang sudah berada dalam kategori amat baik harus tetap mempertahankan kinerjanya, sedangkan yang masih berada dalam kategori kurang sebaiknya dapat semakin meningkatkan kinerjanya. Guru dapat meningkatkan kinerja dengan secara teratur melakukan evaluasi diri untuk menilai dan meningkatkan kualitas kinerja yang dimiliki dan dapat pula melalui organisasi perkumpulan guru (MGMP) sehingga guru dapat berbagi informasi dan pengalaman yang bermanfaat untuk peningkatan kinerja.

Sebaiknya sekolah turut serta dalam peningkatan kinerja guru dengan memberikan dukungan dan fasilitas yang diperlukan. Sekolah juga sebaiknya memantau dan memberikan penilaian terhadap kinerja guru yang dapat dilakukan secara berkala.

108 Anwar Prabu mangkunegara. 2005. Evaluasi Kinerja SDM. Bandung: Refika

Aditama.

Arifin. 1995. Kapita Selekta Pendidikan( Islam dan Umum). Jakarta: Bumi Aksara.

Arum Mita Pertiwi. 2011. “Persepsi Kepala Sekolah Terhadap Kinerja Guru Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan di SD/MI se-Kecamatan

Wadaslintang Kabupaten Wonosobo” Abstrak Hasil Penelitian UNY.

Yogyakarta:Lembaga Penelitian.

Asih Rahayu. 2014. “Peran Kepala Sekolah sebagai Motivator dalam Pengoptimalan Kinerja Guru dan Karyawan di SMK Yayasan Pendidikan

Ekonomi (YPE) Cilacap” Abstrak Hasil Penelitian UNY.

Yogyakarta:Lembaga Penelitian.

Ayusita Mahanani.2011. Buku Pintar PLPG (Penidikan & Latihan Profesi Guru). Yogyakarta: Araska.

Baharuddin. 2009. Psikologi Pendidikan: Refleksi Teoritis terhadap Fenomena. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Bimo Walgito. 2010. Pengantar Psikologi Umum. Yogyakarta: Andi Offset. Daryanto. 2006. Administrasi Pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta.

Dwi Siswoyo, dkk. 2011. Ilmu Pendidikan. Yogyakarta: UNY Press.

Hadari Nawawi. 2006. Evaluasi Kinerja di lingkungan Perusahaan dan Industri.

Yogyakarta: Gajah Mada Press.

Irfan Fahmi. 2010. Manajemen Kinerja teori dan Aplikasi. Bandung: Alfabeta. Jasmani & Syaiful Mustofa. 2013. Supervisi Pendidikan: Terobosan Baru dalam

Kinerja Peningkatan Kerja Pengawas Sekolah dan Guru. Yogyakarta: Ar- Ruzz Media.

Kemendikbud.2016. 7 Provinsi Raih Nilai Terbaik Uji Kompetensi Guru 2015. Diakses dari http://www.kemdikbud.go.id/main/blog/2016/01/7-provinsi-raih-nilai-terbaik-uji-kompetensi-guru-2015, pada 20 Juli 2016

Kemendiknas. 2011. Pedoman Pelaksanaan Penilaian Kinerja Guru (PK Guru).

Jakarta.

Kunandar. 2011. Guru Profesional Implementasi Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) dan Sukses Sertifikasi Guru. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Marselus R. Payong. 2011. Sertifikasi Profesi Guru Konsep Dasar, Problematika, dan Implementasinya. Jakarta: PT Indeks.

Martinis Yamin & Maisah. 2010. Standarisasi Kinerja Guru. Jakarta: Gaung Persada.

Martinis Yamin. 2007. Profesionalisasi Guru dan Implementasi KTSP. Jakarta: Gaung Persada Press.

Miftah Thoha. 2003. Perilaku Organisasi Konsep Dasar dan Aplikasinya. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Moch. Idochi Anwar. 2003. Administrasi Pendidikan dan Manajemen Biaya Pendidikan (Teori, Konsep, dan Isu). Bandung: Alfabeta.

Moh. Roqib & Nurfuadi. 2009. Kepribadian Guru. Yogyakarta: Grafindo Litera Media.

Mulyasa. 2005. Menjadi Kepala Sekolah Profesional dalam Konteks Menyukseskan MBS dan KBK. Bandung: Remaja Rosdakarya.

_______ 2011. Standar Kompetensi dan Sertifikasi Guru. Bandung: Remaja Rosdakarya.

_______ 2013. Uji Kompetensi dan Penilaian Kinerja Guru. Bandung: Remaja Rosdakarya.

M. Uzer Usman. 2010. Menjadi Guru Profesinal. Bandung: Remaja Rosdakarya. Nanang Priatna & Tito Sukamto. 2013. Pengembangan Profesi Guru. Bandung:

Remaja Rosdakarya.

Nana Syaodih S. 2005. Landasan Psikologi Proses Pendidikan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Ngalim Purwanto. 2005. Administrasi dan Supersvisi Pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi No. 16 Tahun 2009 Tentang Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya.

Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 13 Tahun 2007 Tentang Standar Kepala Sekolah/Madrasah

Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 16 Tahun 2007 Tentang Standar Kualifikasi dan Kompetensi Guru.

Peraturan Pemerintah No. 19 Tahun 2005 Standar Nasional Pendidikan. Peraturan Pemerintah No. 28 Tahun 1990 Tentang Pendidikan Dasar.

Radar Jogja. 2015. Guru Tenaga Bnatuan Khawatir Kembali Jadi GTT Murni.

Diakses dari http://www.radarjogja.co.id/blog/2015/11/26/guru-tenaga-bantuan-khawatir-kembali-jadi-gtt-murni/, pada 3 Januari 2016

Saifuddin Azwar. 2007. Tes Prestasi Fungsi dan Pengembangan Pengukuran Prestasi Belajar. Yogyakarta: Pustaka Belajar.

_______ 2014. Metode Penelitian. Yogyakarta: Pustaka Belajar.

Sardiman. 2010. Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Sjarkawi. 2006. Pembentukan Kepribadian. Jakarta: PT Bumi Aksara.

Sudarwan Danim. 2013. Profesionalisasi dan Etika Profesi Guru. Bandung: Alfabeta.

Suharsimi Arikunto. 2006. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik edisi Revisi VI. Jakarta: Rineka Cipta.

_______ 2009. Manajemen Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta.

Sugiyono. 2013. Metode Penelitian Kombinasi (Mixed Method). Bandung: Alfabeta.

Supardi. 2013. Kinerja Guru. Jakarta:Raja Grafindo Persada.

Suyadi Prawirosentono. 2008. Manajemen Sumber Daya Manusia Kebijakan Kinerja Karyawan Kiat Membangun Organisasi Kompetitif Era Perdagangan Bebas Dunia edisi Kedua. Yogyakarta : BPFE-Yogyakarta.

Syaiful Sagala. 2010. Supervisi Pembelajaran Dalam Profesi Kependidikan.

Bandung: Alfabeta

_______ 2011. Kemampuan Profesional Guru dan Tenaga Kependidikan.

Bandung: Alfabeta.

Uhar Suharsaputra. 2013. Administrasi Pendidikan. Bandung: Refika Aditama. Undang-Undang No. 14 Tahun 2005 Tentang Guru dan Dosen.

Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Wahjosumidjo. 2010. Kepemimpinan Kepala Sekolah Tinjauan Teoritik dan Permasalahannya. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Wartakota. 2016. Tahun 2016, 72.000 Guru Akan Disertifikasi. Diakses dari

http://wartakota.tribunnews.com/2016/01/11/tahun-2016-72000-guru-akan-disertifikasi, pada tanggal 22 Juli 2016.

112 IPS

1 SMP Negeri 1 Yogyakarta 3 Jln. Cik Ditiro 29, Terban, Gondokusuman

2 SMP Negeri 2 Yogyakarta 4 Jln. P Senopati 28-30, Prawirodirjan, Gondomanan 3 SMP Negeri 3 Yogyakarta 3 Jln. Pajeksan 18 Sosromenduran, 4 SMP Negeri 4 Yogyakarta 4 Jln. Hayam Wuruk 18

Bausasran, Danurejan 5 SMP Negeri 5 Yogyakarta 6 Jln. Wardhani 1Kotabaru

Gondokusuman

6 SMP Negeri 6 Yogyakarta 4 Jln. RW. Munginsidi 1 Cokrodiningratan, Jetis 7 SMP Negeri 7 Yogyakarta 4 Jln. Wiratama 38 Tegalrejo

Tegalrejo

8 SMP Negeri 8 Yogyakarta 6 Jln. Kahar Muzakir 2 Terban Gondokusuman

9 SMP Negeri 9 Yogyakarta 3 Jln. Ngeksigondo 30 Prenggan Kotagede

10 SMP Negeri 10 Yogyakarta 3 Jln. Tri Tunggal 2 Sorosutan Umbulharjo

11 SMP Negeri 11 Yogyakarta 3 Jln. HOS. Cokroaminoto 127 Tegalrejo, Tegalrejo

12 SMP Negeri 12 Yogyakarta 3 Jln. Tentara Pelajar 9 Bumijo Jetis

13 SMP Negeri 13 Yogyakarta 2 Jln. Minggiran

Suryodiningratan, Mantrijeron 14 SMP Negeri 14 Yogyakarta 2 Jln. Tentara Pelajar 7 Bumijo

Jetis,

15 SMP Negeri 15 Yogyakarta 4 Jln. Tegal Lempuyangan 61 Bausasran, Danurejan 16 SMP Negeri16 Yogyakarta 5 Jln. Nagan Lor 8 Patehan

Kraton

17 SMP Muh. 3 Yogyakarta 4 Jln. Kapten P. Tendean 19 Wirobrajan, Wirobrajan 18 SMP Muh. 4 Yogyakarta 2 Jln. Ki. Mangunsarkoro 43

Gunungketur, Pakualaman 19 SMP Muh. 5 Yogyakarta 1 Jln. Patehan Lor 25 Patehan

Kraton

20 SMP Muh. 6 Yogyakarta 1 Jln. Wahid Hasyim 87 Notoprajan, Ngampilan

113 21 SMP Muh. 7 Yogyakarta 3 Jln. Purbayan Kotagede

Purbayan, Kotagede

22 SMP Muh. 8 Yogyakarta 2 Jln. Kenari Miliran Mujamuju Umbulharjo

23 SMP Muh. 9 Yogyakarta 2 Jln. Karangkajen MG III/1039 Brontokusuman, Mergangsan 24 SMP Muh. 10 Yogyakarta 2 Jln. Sagan GK V/1046 Terban

Gondokusuman 25 MTS Muhammadiyan Karang Kajen 2 Jln. Sisimangaraja Gg. Kalijaga No. 4 Mergangsan 26 MTS Muhammadiyah Gedong Tengen

1 Jln. Dagen No. 82, Sosrome duran, Gedong Tengen 27 SMP Piri 1 Yogyakarta 2 Jln. Kemuning 14 Baciro

Gondokusuman 28 SMP Piri 2 Yogyakarta 1 Jln. Nalen 1 Sorosutan

Umbulharjo 29 SMP Budi Luhur