DA IBU •BAPANJA •.
1. Melindungin ajah dan bonda, 2.Lakukan segala kewadjiban jang perlu terhad a pmereka . 3 Mendjundjung kehormatanda
ri familie,
4 Lakukan upatjara penguburan jang pan tal kapan mercka
meninggal dunia, .
Kewadjiban no.I pastilah un-tuk anak-anak dewasa terhadap ajah atau ibunja jang sudah berusia tinggi.Ada penting akan diperhatikau, Buddha tidal: bi -lang tentang anak - anak harus horrnat, tjin ta dan berbakti pa -da ibu-bapanja, Ini sernua su-dab term asuk dalam kewadji-ban 110 2, jaitu lakukan segala apajang perlu dun no :i, akan mendjundjung kehormatan fam i-H. Sa tu anak jang Put - hauw
. tidak bisa mendjundjung kehor-ma~a~1 dar,i familienja, sebab dari l~punJakelakuan jang dur-haka la merusak nama ibu-ba-pa dan lain lain keluarganja , Di dalam "mendjundjung kriIiorma-tan dari familie" ada terdapat segala apa jang diutamakan da-lam Khong Kauw,
l,ang paling mirip dengan pe-ladj aran Khonjr Tju adalah ke-wa dj iba llno 4 untuk mengu-b.ur Iibu-b:.IU· apa menurut upatjara' Jang pantas, Disini oraug bisa liha t ~agimana sederhana dan pand~1 Buddha punja tjara me-ngadJ:,r, Buddha pun tahu itu peladja ra n bakal tersiar antara banjak bangsa jang upatjaranja dala~ hal mengubur majit ada berlainan, maka Buddha tid ak teta~ka~harus diatur bagimana . hanj a bilang sadja orang mesti I~kukan up a tJara penguburan
"j an,g pantas" hiingga maslDg-. ma.mg bangsa boleh gunakan 46.
upatjara atau aturannja send iri jang dirasa "panms" dalam pe-mandangan penduduk ditempat kediamannja, tidak usah kudu dibakar menurut tjara Hindu-stan,
Seorang Tionghoa jang sudab masuk Kristen, atau peluk aga-ma Islam, kebanjakan atau ham-pir semua dimestikan untuk di-kubur menurut aturan Kristeu atau Islam, tidak boleh pake aturan dan upatjara Tionghoa hal mana bikin familienja jang bukan Kristen" atau Islam,
~endjadi kurang senen g, Teta-pi seorang Buddhist diberi ke-merdeka.rn untuk gunakan atu-ran scn~iri, menurut sukanja, asal.sadJa anak-anak dari jang meninggal merasa "pantas" ata u tidak ketjiwa, Djikalau anak-aaak dan familienjapikir lebih baik dan pantas kalau itu ma-jit dibakar sadja, it u pun tidak ada halangan; tapi djikala u
orang mau .pake upatjara dan ada t kabiasaan Tiong hoa , dju-ga tidak melanggar pada Pela-djaran Buddha, jang tidakmeng gunakan keku kuhan setjnra fa-na tiek !
IIJ. KEWADJlBAN MURID TERHADAP GURUNJA I.Berbangkit dari ternpat du-duknja kapan melihat guru-nja datang,
2. Melajani kepadanja, 3. Turut segala prentahnja, 4 Adakan segala keperluanuja, 5.Beladjar setjara pandei,
Ini lima kewadjiban dari se-ora ng murid terhadap gurunja se mua adapa n tas dan sed erh a -na, dan bukan sadja tidak ber-. tentangan,malah sangat tjotjok sarna aturan dari kasopanan Tionghoa dan lain-lain bangsa 48.
Timur, Oran g-oran g Tion ghoa jang sop a n pun selalu menga·
djar anak-nnaknja, untuk lekas berdiri kapan ada datangorang ora ng pernah tua maskipun ja n g tidak dikenal, satu kabiasaa n bagus jang sajang seka li lama-lama sernakin kurang dip erha-tikan oleh unak-a nak rnuda mo o dern, jangkema su ka nsa m aadat kabiasaau Barat , Memang hetIII seoraug jang asik bekerdja, k~.
pan kedatangan seoraug tua 11-dak terkenal jang bukunhen dak berurusan padanja, boleh ber-duduk tcrus akan tungkulin pe-ker dj aa n ; tetapi banjak .kali ke.ljadian, sa tu pe rnu d a jang rebah di korsi males la g i mern-barja buku, kapa n dat an gorang ora ng lebih tua kenalan dari ajahnja, tinggal uerdud'l ~ tern s dengan tidak mall ambil per-duli sama seka li pada itu tet a-mu, up alag i kal u mclih at ada lain oran g jang sambut ,
49.
Kewadjibanno,2 sampeno 4 pun ada aturan j.mg berlaku dengan umum ant a ra Bang s,a Timur di djam an dulu! terh i-lUng dj uga bangsa .TlOug hoa, lant a ran berbeda dari sekara n g, guru-gur u tidak trima gadj i t~.
tap dan untu k perrolongannja memberi pengadjaran. sang mu-rid harus membalesdengan me-laja nin, tur u t titahnja, clan ad a-kan san gguru pun ja segala lee-perlua n. Dala m sekol ah.sekcl ~h Tiongho;,.~odel kuno. mUfl?
murid (l1 glll1 akan masakin na!I, menja pu , ambil atuu belah ~n kaju , tju tji piring da n lai n.la~1l keperluan un t uk me re~a p,unJa guru.jan g dengan begiru di per-lakukan hampir sepe r ti orang tuania sendiri, Maskiiniaturan seka rang tirlak. usah di~lj~hlll' kan lagi,.letapl sa tu murid.Iapg baik, jang dengar kata suka t~
rnh perharinn sang guru punj a kaperluan dan enteng kaki
ta-50
ngannja untuk menolong dan melajani, pastil ah akan disajang dan dapa t pe gharga an peu uh dari sang gur u hingga mend a:
tan gkan banjak kebaika n bagI dirinja,
Soal melaj ani, tur ut prenla,h dan adakansegala keper luannj a itu guru, ada djuga orang jaug bikin kaberata nj sebab anggap itu perbu a ta n sama djugn suru murid mem bu dakin diri, Ana la gi jang undj u k hal banjak guru moraalnja rendah atau djadi pemeres dari murid-~Iu
ridnja hingga tid... k h~rus dllU:
rutin sadja kemau annja, Tet ~.P!
ende rw ijzcr, simhe atau kijai jan g begitu, tida k hur us disebut
"Guru", karena maksud nja itu perka taan "Gu ru " ad u 1I111Uk
rnelukiskan seorang jane. ber-maksud baik, rnenj inta dan ber-sedia untuk memimpin murid
-muridnja supaja mendjadi I.>~i\(, pintar dan sopan, Ada banjak 51
radj a jang djahat, ajah jang ber ba tin rendah, ibu jang dur-haka, sa u da ra ruajang kedjam, da n pem besar atau pernim p in bangsa ja ng seper ri badjingan.
Tetapi ad anj a itu beberapa ke-tjualian tidak membikin Khong Tju punja Djin Lun Sip Gi djadi dipa nd an g tidak bergu na , sebab dengan kelalluannjajang tidak pllnta~, mereka hikin hi-lang haknja untukdaparkan ke-hormatan dan perendahan dari golongan sebelah hawah.
Demikian pun soal perhu-buugan antara murid dengan guru. Sedallj{ fihak murid ha-rus djalankan itu lima kewa-djiban sepert]diluturkandiatas, Budd ha puu ada tundj uk dj uga lima maljam kewadjiban untuk didjalllllka n ole h orang•oran g jang men dj a di guru terhadnp murid- murid nja sepern diba-wa h in i,
52.
IV. KEWADJInAN GURU
TERHADAP MUR ID -MURIDNJA.
1.Didik mereka setjara pandei, 2 Adjarin mereka biar tjuku p rentang i1mu pengatahuan [we tensehap ).
S. Mengadjar murid-murid d e-ngan tidak ada' perbedaan satu apa, dalam i1mu seni, 4.Pudji mereka punja kebedj
i-kau pada mereka punja sa -habat sa-habat dan orang sa-atasan,
5.Memberi perlindungan pada mer eka,
Dad ini lima kewadjibanada ternjata, satu guru jang tidak mengadjar setjara pandei atau
Iembarangan sadja; tidak memo 53.
beri peladjaran tjukup apa jang sang mu rid harus dapar; jang membeda-bcdakall tjarauja men.
didik itu murid-murid, misa lllja .dajan//; disajang atau dibemji;
jang suka omongin Ijaljal dan kadJelek.ulnja mereka, dan ri-dak memhcri perlind ungall ka-pan itu murld-murid h..dapkan bahaja atau kesukaran, - guru jang demikian tandanja "li<Jak mengenal kewadjibannja".
Dalam ini lima kewadjiban ada penting untuk diperhatikan, Buddha tidak rebut tentanz mendjalankan kebengis an a'a~
kekeralan Bebl'lgi hukuman pada murid murid jallg nakal, Seba-liknja, ha], memudji pada mu-rid-murid jllng baik, radjin dan dengar kala, ada didjadikan satu kemestian supaja dikelahui oleh murid punja lahabat -sa-ha bat dan orang saatasannja, seperti ibu bapa, wali atau 54.
saudara-saudaranja tua. Inila h ada sematjam rapper seko~ah jang didasarkan atas ke!"e~t1an untuk menjiarkan sa~IJa Ja~g baik, Kapan itu mU~ld pUI~Ja kelakuan tid.1t baik, tidak gli\1 beladjar atau otalwja lumpul!
sang guru tidak perlu ~e~b~rJ rapJ?or, seb~~ ada djadi la-punja kewadjiban akan sedapar mungkin merobah ~a!l memper-baiki itu tjatjat -IJatJa~, ,sebab dalam sekolah-sekolahdi dj:lma~
dulu, mutid-murid sama sekali diserahkan ke dalam kekuasa~n
nja sang guru, malah banjak djuga jang tinggal sama-sama dengan gurunja, jang den.8a:n begitu ada djadi peugganlJnJa ibu bapa atau wall.
Sekarang .marilah kita lihat apajan g Buddha bilang tentang kewadjiban dala m persaha bat aa atau perhubungan mania dari sa tu pada lain orang.
55.
V KEWADjIBAN SEORANG PRIJA ATAU WANITA TEKHADAP SAHABAT . SAHABATNJA ATAU LA-IN - LALA-IN ORANG.
I. Memberi bingkisan pada me-reka,
2. Biljara man is dengan mereka, 3 I;-a~uk~n perbualan jang men
-tjotjoki mereka,
4.Djangan suka bertengkaran lama mereka.
VI. KEWADjlBAN SEORANG SAHABAT TERHADAP PRIjA ATAU WANITA jANG UNDJUK }'ERSA-HABATAN KEPADANjA.
Melindungi itu prija atau wanita kapan mereka berlaku kura ng hati-hati,
56.
'L Mendjaga mereka pun ja rni-Iik kapan mereka berlaku
le-ngah. '
3 Memberi tempat berlinduo g kapan mereka Lerada dala m bahaja,
4 Tidak tinggulkanmereka sen -dirian kapan katerdjang na-sif buruk,
:. Menolongmerekapunja anak-anak atau sanak-anak,
Disini kita melihat ada dua runtunan kewadjiban jang ber-lainan, Jang pertama ada per-sahabatan jang dilakukan oleh golungan~orang jaug leb.ih~las, jang harta.... an, berderadjat nng-gi atau terpeladjar, tegasnja go-longan jang dieudahkan j jan~
kedua, ada pembalesan dari jang lebih rendah, jang trima persahabatau dari golon gan .ala-san, Untuk orang - orall!t Jang sama deradjat atau I,;::dllduka n-nja, itu kewadjiban fasal VI
bisa saling digun ak a n satu sam a lai n.
Soa l me rnheri bingki-an bu-ka n sadja ad " kewadj ibau an -lam orang jang mam p u pada sahabar- ahabatnja j:mg lebih mi kin. ha nja djuza anta ra go -longan jang s.a ma deradja t .I!all kem a m puan nja dan Aemlklan pun karnest ian aka n bitjaiam u-nis, Snal djan gnn berren g karan, ad a ratu kewadjibanja n!:Bud -dha seug.idja tondjolka n ke mu -ka , seh~b rupanja lud h men
-cij:\oikenasaun llIllUIII-- .bl!ka n sadja ditem podul u 1:lp1 djuga di dj a ll1lln sekaraug - akan se-orang hartawan ata u ber d era-djat lin ggisub memba ntahatau tja ri pe rteigka ran padasal.a ba t-sahaba tnja jaug be,kadudukan reudah, jaitu membnntah orno-ngan jang- k~pall dIUIJi.l"k~n oleh seo ra ug Jang deradjar nja tillggi barangkali in tidak Ilr:llli t.i1a:lit npa-upa, jang paling 58.
penting, ringkes dan In,\! ma k-sudnja, nda kewadjiban UQ 3 .d a ri fa sal V,ja lru scora n gjang berad a diticgkara n alas hurus lakukan perbuatanjang mentju -tjoki pada sahabarnjaj;:nglebih rendah dei adj at. kerlu d ukau atau kema m puannja, n:silu ti-dak disebu t mesi berlaku "s a-ma- ra a" "se,Jcrli saidara",
"men olongscdap at-dapat den gnn sean tero tena ga", "bela samp c mati"dau lam-lain utjapan her-ge rnilauc jang hia sa digu nakan dalam baijnk:J.:Iadjaran rnora al te n tang persaha batan , Buddha rnerasa tjukup dengan rnembi -lang sadj a "Ia!mk cnlah p-r bua-ra n jang meutjotjoki untuk me-reka", I nila h ad" peladj aran jang lebi h practisc h, Ada banjak Radj a-radjn atau craug ba ngsa-wan ja ng rap e! bati dengan sL"o rangjang herd e ra dj a tren d ah, sat u tuan rana h dengan seorung tan i, scoraug kepa la ruma
h-59.
tangga pada buruh atau dj o-ngosnja jang mereka sajan& dan ur ukin dengan segala kebaikan, lanpa kudu langkahi atau men-tiadakan perbedaan dari dera-djat dan kedudukan,
Dalam fasal "VI, tent ang ke-wadjiban dari seorang jan g suo da h trima kebaikan atau persa-habatan da ri golong an jaeg le-bih atas, umpamanja p'egawai jang uisajang oleh madjikannja, kita lihat bag imunamereka
ha-TUS memberi pcrlindungan le.
da pa t mungkin kap an itu saha-ba t, lantaran berlaku kurang hati-hati, ada hadepkan kasu-sahan, hingga milik, djiwaatau keluarga nja berada dalam ba -haja, Disini kitadapatkan Bud-dha ada mengadjar apa jang Khong Tju namakan Giedan Sin, jaitu Kadjudjuran dan Ka-setiaan, tjuma h .itu kadudukan sebagi menteri atau pegawai ang harus berl a ku djudj u r dan 60.
setia pada rad ja atau madj i-kannja, Buddha na~akansa:
habat jang sudah trrrna ~ud l dan kebaikan dui sahabat~ang bcrderadjal tinggi, S~al tidak meninggalkan sababat jang . da-pat tjilaka lantaran k~tradjang nasif buruk dan tulungi mereka punja anak-anak atau sanak, inilah ada menuudjukkan sifat keseriaan jangsanzat utama. Itu perkataan "karerdjang nasif bu-ruk" ada lain maksudnja d.~.
ngan orang jang tanggu!!g
tjt-laka lantaran perbuatannja sen-diri upamanja perampok, p~m
bun'uh, pentjuri, atau. pempu jang dapat hukuman•.DJu~,~ per-kataan "kurang hati-hati bu-kan dimaksudkan kedj~hat al!
dengan sengadjajang ler~llclan ba ti n buruk, Seorang balk pun bisa berbuat kekliruan lan ta ran kura ng hati-hatl , upa ma ken.a dib udju k ole h omongn n ma ills dit ipu uta udirug ikanoleh orang 61.
orall g djahat ata u sahauat-sa -habai ja n g pa lsu, untuk mana sa iu sahabat jaug se tia tidak ha, us tinggal Jiha tin sadja, h a-nia wadjib menluer i naseh a t supaja ia mendj ad i insjaf',
Dj uga ada penting akan di -perhOllikall , dalam itu lim a ke-wadjib:lIl Buddha tj u rna seb ut sadja sea l melindu n~i, mendj a-roa mernbcri te rup a t berlindun g, tidak ting galJu.n sendiri a n, dan member] pertolongan pada iru sahabatpun ja ana k-anak atau sanalr, Saua seka li tida l: ada pc:rkata a n "rnem bel a mati-ma -tian " "pi ku l ba h aja bersama-sarna" dan lain.lai n utjap an IIIuJuk.lni kewndjib anaJ a lebih miri p dengausilw p njasat u bang. sa jang be rsah abat pad abau gsr, lain ja ng lagi berpernng, Ja ng dibantu bukan dengan tur ut mt'malumk illl pera ng pada iru saha!>at punja rn usuh , han ja ki-rim pasukan roodekr uis aka n 62.
menolong oran g luka, memb eri tu ndjangan unngata u obatakan meriuga nkan itu ban gsa-ba!1 gsa puuja kesan gsaraan. Buddlllm~c uuja pengadj a ran selam a n1a Fidak miring kesat ufiha kh!'uja men ga m b il ha lu an t~n ga h jau g berdas ar etas pikir an _seha t, jan g lidak. dipe~garul ll ?It'h gOlllj :lIIgallllJa hallterh a.rll,YIIIJ;
bisa membikin orang dja di ne-kat untuk menolon g s.ahahat dengan tidak taku t babaja , VII. KEWADJ IBAN SEC
-RANGI'E:'\GANlJTBUD DHISTER HADAP SEC-RANG BH I~·KH U .
I.Bekerdja akan ~.u n a n.i a de-ngan perasaan tj uit a, 2.Bitjara padanj a dengan
pel'a-sa an tjin ta,
3 Mem ikir tentang ia den gan perasaan tjlnra ,
63.
4 Senantiasa bersedia akan trio ma dan merawat padanja.
5. Memberi padanja empat rna-tjam hadiah: djubah, ma-kanan, pr a bota n dan obar-obatan.
Kembali dilini kita Iihat di-gunakannja perkataan jang ber-bcda dari pada aturannja aga-rna-agama lain. Dalam lima ke-wadjiban diatas tidak ada die minta supaja penganutBuddhist member] hormat dan rnendjun-djung pada mereIta punja llhik-khu, hanjadaJamsegala perbua-tan orang ha rus kandung pera-I~an tjinta atau ra pet hati [afec-tion] padanja, Didalam itu ka-tjintaan kerapetan hati ada ter-gcnggam segala apa jang perlu untuk undjukkesudjuian, perin-dahan dan kehor m a la n pada itu llhikkhu· bhikkhu.
Jang dibilang "bekerdja" bu-kan berarti mcndjongosin hanja
lakukan apa-apa akan gunanja, terhitung djuga memberi per-tolongan, tundjangan dan seba-ginja,
Itu empat matjam hadiah han, ada penting akan diper-hatikan, samasekali tidak ter-masuk pemberian uang jang ~ sat u Bhikkhu tidak perlu punja-kan, hanja ada barang kaper-luan seha ri -hari, Pemberian dju-bah ada dipernahkan lebih de-pan dari makanan, sebab satu Bhikkhu ha rus berpakaian pan-tas kapan hendak kluar akan minta-minta,
VIII. KEWAlJ.JIBAN BHIK-KHU TERHADAP SE-ORANG BIASA .JANG DJADI PENGANUT BUDDlST.
I. Tjoba tahan ia melakukan kadosaan,
2. Tempatkan ia dalam keder-mawaan,
65
,"
3.Adjarin padanja Dh rma de-ngan dj elas,
,1.Singkirkan ke angsiauuja te n-tang Dharma jang ia pela.
djarin. . ' "
5.Undjukin padanja ItU dJal!"
mID benar un tuk menudju pada kaberkaha n,
Disin i kit" bisaliha t pulalain ma tjam-pcrbedaan dari kabia -saan umum jang ter ta m pak ~a
la m lain.lain aga m a . Itu Bhik-khu tidak diwadjibkan un tu k tjinta padajenganut-pengan ur.
uja, kar ena itu. rasa men)lll ta pun bisa mengiket; tetapi de -ngan tjoba tahan (rest ra in ) ka -pan sipenga nut lakukan per bu-atan berdosa , dau bikin ia bisa mendjad i seorang bedjik dan derma wun , dengan dit arnbah lagi sama mengadj ar kenal.pa -.danja Kabe na ran den ga n.dJel~s lam pe ia tidak bersan gsi lagi, serta diundjukiu djalan untuk 66.
menda pa t ka b er",halt,[tu Bhik-khu sudah Iakuxan segala ap a jang bisa dikerdjaka n oleh se-orangjang menjinta pada sesa-ma manusia,
Djuga ada penting d iperha-tikan kapan sat u penganu t me-Iaku ka n perbuata nja ngberdosa , itu Bhikkhu buka n tjegah ata u Iarang ia djal an kan itu , hanja tjoba tah an jaitu am bil at.ur~1I dengan setjara halus supaja la
mend usin ataskeklirua n nj a atau tid a l: baiknja itu perbua ta n .
Denga n berch otbah tentang Dha r m a itu Bhikkhu tid ak bo-leh dianggap sll.dah p~nnl~kaIl kewadj iba nn j a djisalau la lId~k rnau mem ber i keterangan sedJ~' lar-djelasnja sampe 3a~g murid punja s~gala kesangslan,. atus kabenarannja itu peladJara~, mendjad i leujap, Dengan de rni-kiau ora n g bisa me~lge~ti kapan sntu Hweeshio hanjabisa Liam king pag i clan sore dimuka al
-67.
taar Kwan Im jang perkataan dan maksudnja ia tahu sendi-rian sadj a, inilah belum boleh dib ilang suda h penuhkan kewa-djibannja.
IX.KEWADJIBAN SEORANG