• Tidak ada hasil yang ditemukan

KINERJA PELAYANAN PERANGKAT DAERAH

Dalam dokumen BAB I PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG (Halaman 44-48)

SEKRETARIS DAERAH

2.3 KINERJA PELAYANAN PERANGKAT DAERAH

45

Pada lima tahun terakhir, umumnya kualitas penyelenggaraan pemerintahan di lingungan Sekretariat Daerah Pemerintahan Kota Palangka Raya mengalami peningkatan yang cukup baik. Beberapa indikator yang menyebabkan adanya peningkatan kualitas tersebut adalah, sebagai berikut :

1. Meningkatnya intensitas keterlibatan berbagai unsur pemangku kepentingan dalam menjalankan pemerintahan di lingkup sekretariat daerah kota palangka raya.

2. Terselenggaranya forum kerja sama Satuan Kerja Perangkat Daerah dan gabungan beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah Kota atau Propinsi.

3. Meningkatnya konsistensi antara dokumen perencanaan dengan mekanisme penyusunan anggaran dan perencanaan.

4. Meningkatnya kualitas sistem perencanaan dengan terselenggaranya mekanisme perencanaan partisipatif yang berkelanjutan dan berkesinambungan.

Peningkatan kualitas penyelenggaraan perencanaan tidak lepas dari meningkatnya kapasitas kelembagaan dilingkungan Sekretariat Daerah Pemerintahan Kota Palangka Raya meliputi kapasitas sumber daya manusia, sarana dan prasaran serta sistem perencanaan dan anggaran yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, meliputi :

1. Peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui pendidikan formal, bimbingan teknis,konsultasi, maupun diklat kepemimpinan.

2. Tersedianya hasil-hasil kajian dari perencanaan, yang meliputi: master plan, grand design, data base, dan kajian sektor lainnya sebagai bahan data pendukung dari perencanaan.

3. Pemanfaatan teknologi informasi yang baik dan berkelanjutan dalam perencanaan pengelolaan data dan informasi yang dibutuhkan dalam rencana kerja.

4. Meningkatnya fasilitasi diberbagai forum multistakholders dibidang perencanaan dan perumusan kebijakan pemerintahan dilingkungan sekretariat daerah kota palangka raya.

Namun terdapat beberapa fakor yang memperlambat kinerja pelayanan pemerintahan dilingkungan Sekretariat Daerah Pemerintahan Kota Palangka Raya, karena peningkatan kualitas penyelenggaran perencanaan ini belum secara signifikan diikuti oleh peningkatan kualitas produk-produk perencanaan. Hal ini disebabkan oleh adanya beberapa tantangan dan permasalahan pokok, antara lain sebagai berikut ini :

1. Perubahan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan pedoman yang mengatur mekanisme perencanaan.

2. Belum terbangunnya komunikasi yang baik pada tiap bagian-bagian dalam urusan menjalankan mekanisme perencanaan di lingungan Sekretariat Daerah Pemerintahan Kota Palangka Raya.

3. Mengendurnya semangat masyarakat akibat dari menurunnya kepercayaan terhadap jaminan kepastian akan direalisasikannya rencana kerja

4. Internal birokrasi yang memiliki lemahnya koordinasi dan masih adanya ego sektoral antar bagian bidang-bidang urusan, rendahnya kapasitas dan komitmen dilingkungan Sekretariat Daerah Kota Palangka Raya dalam proses kebijakan perencanaan pemerintahan.

46

6. Lemahnya kapasitas kelembagaan perencanaan di tingkat basis yang menyebabkan kurang efektifnya proses perencanaan dan berakibat prilaku nerabas (shortcutting).

Berikut ini gambaran anggaran dan realisasi anggaran berserta rasio antara anggaran dan realisasi anggaran di lingkungan pemerintahan Sekretariat Daerah Kota Palangka Raya selama 5(lima) tahun terakhir, adalah sebagai berikut ini:

Tabel 2.5

Anggaran dan Realisasi Anggaran Sekretariat Daerah Kota Palangka Raya Tahun Anggaran 2013-2018

DPA (Tahun)

Pagu Anggaran Realisasi Anggaran Sisa Pagu Anggaran Rasio Antara Anggaran dan Realisasi (%) (1) (2) (3) (4) (5) 2014 Rp 22.438.891.351,00 Rp 17.318.250.230,00 Rp 5.120.641.121,00 77,18 2015 Rp 52.088.386.003,66 Rp 40.689.108.555,89 Rp 11.399.277.447,77 78,11 2016 Rp 68.941.334.712,09 Rp 61.900.139.109,00 Rp 7.041.195.603,09 89,79 2017 Rp 48.071.508.667,09 Rp 45.066.448.147,00 Rp 3.005.020.520,09 93,75 2018 Rp 41.673.517.411,09 Rp 35.722.535.516,00 Rp 5.950.981.895,09 85,72

2.4 TANTANGAN DAN PELUANG PENGEMBANGAN PELAYANAN PERANGKAT

DAERAH

Bentuk tantangan pelayanan Sekretariat Daerah Kota Palangka Raya yang dihadapi,

47

1. Meningkatkan Penyelenggaraan Pemerintahan Umum dan Otonomi Daerah, berupa peningkatan penyelenggaraan pemerintahan daerah dan Kewilayahan.

2. Menata produk hukum daerah dan meningkatkan budaya taat hukum, berupa upaya mewujudkan Harmonisasi dan sinkronisasi Rancangan Produk Hukum yang sesuai dengan Peraturan Perundang-undangan, kebutuhan masyarakat dan penyelenggaraan pemerintah daerah.

3. Meningkatkan efektivitas penyelenggaraan tugas dan fungsi perangkat daerah, berupa penataan kelembagaan, ketatalaksanaan, pelayanan publik dan akuntabilitas kinerja.

Untuk memenuhi harapan di atas, maka Sekretariat Daerah Kota Palangka Raya akan berperan mengkoordinasikan dalam perumusan kebijaksanaan Pemerintahan Daerah, penyelenggaraan administrasi pemerintahan, pengelolaan sumber daya aparatur, keuangan, prasarana dan sarana Pemerintah Daerah, yang menjadi komitmen bersama mulai dari unsur pimpinan sampai dengan unsur pelaksana.

Dengan mengoptimalkan pemanfaatan potensi yang dimiliki Sekretariat Daerah Kota Palangka Raya diharapkan dapat menjadi lebih responsif, kreatif, dan inovatif agar mampu dan siap menjawab perubahan lingkungan dan tantangan untuk mewujudkan perencanaan yang berkualitas dengan mengedepankan pendekatan perencanaan partisipatif yang diawali dengan meningkatnya kualitas perencanaan, memantapkan kelembagaan perencanaan di tingkat basis, serta koordinasi dan komunikasi antar pemangku kepentingan. Untuk dapat mewujudkan harapan diatas, beberapa kondisi yang harus disiapkan antara lain sebagai berikut ini :

1. Meningkatnya koordinasi antara bagian bidang-bidang urusan dalam perencanaan dan otoritas pengganggaran, untuk menjaga konsistensi antara perencanaan dan penganggaran, dengan cara menyikapi secara arif, cerdas, dan bijaksana dalam pemberlakuan peraturan perundang-undangan tentang perencanaan dan keuangan negara.

2. Meningkatnya tingkat partisipatif dan kepercayaan masyarakat dan pemangku kepentingan lainnya terhadap sistem dan mekanisme perencanaan serta kredibiltas dan transparansi intitusi perencanaan.

3. Meningkatnya kapasitas dan kredibilitas serta profesionalitas sumber daya manusia dan kelembagaan di tiap bagian bidang-bidang urusan pemerintahan dilingkungan Sekretariat Daerah Kota Palangka Raya dengan harapan dapat meningkatnya efektivitas dan efisiensi proses perencanaan.

4. Tersusunnya standar operasi pelayanan (SOP) yang baik dan bagus pada tiap bagian bidang-bidang urusan pemerintahan dilingkungan Sekretariat Daerah Kota Palangka Raya.

5. Tersedianya peralatan dan metode penilaian kelayakan dan penetapan skala prioritas progam dan kegiatan .

6. Meningkatnya kualitas dan daya saing antar Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam perencanaan terhadap penguasaan keahlian/ skill yang sesuai dengan tugas pokok dan fungsi dilingkungan pemerintahan Sekretariat Daerah Kota Palangka Raya.

48

7. Terbukanya kesempatan dalam mengikuti program beasiswa pendidikan formal dalam meningkatnya tingkat pendidikan pada setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan pemerintahan Sekretariat Daerah Kota Palangka Raya.

8. Mantapnya pengelolaan dan pemanfaatan data dan informasi, penguasaan teknologi informasi dan komunikasi, penelitian dan pengembangan, serta pengendalian dan evaluasi perencanaan pemerintahan dilingkungan Sekretariat Daerah Kota Palangka Raya.

BAB III

Dalam dokumen BAB I PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG (Halaman 44-48)

Dokumen terkait