Tantangan yang dihadapi bidang komunikasi adalah semakin tinggi kebutuhan sarana prasana komunikasi dan informasi. Tercukupinya kebutuhan sarana dan prasarana komunikasi informasi diharapkan dapat meningkatkan kelancaran arus informasi yang pada akhirnya dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah. Disamping itu dengan pertumbuhan sarana komunikasi yang baik diharapkan Pemerintah Daerah dapat segera membangun jaringan e-gov guna meningkatkan efisiensi pemerintahan.
3. Urusan Otonomi Daerah, Pemerintahan Umum, Administrasi Keuangan Daerah, Perangkat Daerah, Kepegawaian dan Persandian
Otonomi Daerah dan Pemerintahan Umum
Tantangan kedepan yang dihadapi bidang otonomi daerah di Kabupaten Brebes adalah meningkatnya tuntutan dari masyarakat untuk meningkatkan pelayanan terutama pelayanan dasar yang menjadi kewajiban bagi Pemerintah Daerah. Disamping itu Pemerintah Daerah diharapkan dapat menjalankan kewenangannya sesuai dengan ketenturan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Perangkat Daerah
Dibidang organisasi tantangan yang dihadapi dimasa datang adalah tuntutan agar reformasi birokrasi dimasa datang dapat mewujudkan orgnisasi birokrasi yang efektif, efisien dan akuntabel. Oleh karena itu diharapkan reformasi birokrasi dapat mewujudkan struktur yang sesuai dengan regulasi terkait yang selalu berubah.
RPJPD Kabupaten Brebes 2005 - 2025 60 Keuangan Daerah
Tantangan dibidang pendapatan daerah adalah terus meningkatnya belanja Pemerintah Daerah sehingga menutut peningkatan pendapatan daerah terutama Pendapatan Asli Daerah. Usaha untuk meningkatkan PAD dilakukan dengan melakukan intensifikasi dan ekstenfikasi sumber-sumber pendapatan daerah.
Tantangan didalam pengelolaan keuangan dimasa depan adalah makin tingginya tuntutan agar pengelolaan keuangan daerah dapat dilakukan efisien, transparan dan akuntabel. Disamping itu pengelolaan keuangan daerah diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan stabilitas serta pemerataan pembangunan di daerah. Sedangkan dibidang pengelolaan aset daerah pada masa yang akan datang dihadapkan pada tantangan pengelolaan aset yang efektif, efisien serta produktif; termasuk kemungkinan untuk pengembangan kerjasama pemanfaatan aset daerah yang menunjang kemajuan dan kesejahteraan daerah dan masyarakat.
Kepegawaian Daerah
Tantangan utama yang dihadapi bidang kepegawaian adalah masih belum rendahnya kinerja pegawai, rendahnya kinerja pegawai tersebut akan mempengaruhi kinerja pelayanan dan efektifitas serta efisiensi pemererintahan daerah. Tantangan lain yang masih dihadapi dibidang kepegawaian dimasa depan adalah makin tingginya tuntutan kesejahteraan pegawai yang harus dipenuhi oleh Pemerintah Daerah. Disamping itu juga, belum pastinya sistem kelembagaan dan ketatalaksanaan pemerintahan, belum diterapkannya analisis jabatan, belum jelasnya standar kemampuan dan pengembangan pola karier pegawai, serta belum proporsionalnya beban kerja aparatur pemerintah menjadi hal yang perlu mendapatkan perhatian guna pengembangan kepegawaian dimasa datang.
Pengawasan Daerah
Tantangan yang dihadapi didalam pengawasan adalah makin besar dan luasnya objek pengawasan baik dari segi dana, kegiatan, personal maupun sumber daya lainnya. Hal tersebut menuntut sistem pengawasan yang lebih baik sehingga kemungkinan terjadinya penyimpangan dapat diminimalkan. Perbaikan sistem pengawasan tersebut dilakukan dengan memperbaiki metode atau tehnik pengawasan dan kemampuan serta integritas personalnya.
Penelitian dan Pengembangan
Tantangan yang dihadapi pada masa yang akan datang dibidang penelitian adalah semakin pesat perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang menutut penelitian yang lebih intensif dari pemerintah maupun lembaga lainnya untuk menemukan teknologi tepat guna dan sesuai dengan perkembangan teknologi. Disamping itu hasil penelitian diharapkan dapat disebarkan dan diaplikasikan didalam kehidupan masyarakat.
RPJPD Kabupaten Brebes 2005 - 2025 61 4. Statistik
Tantangan yang dihadapi didalam pembangunan bidang statistik adalah adanya tuntutan kelengkapan data statistik yang semakin banyak dan kompleks untuk mendukung perencanaan dan pembuatan kebijakan publik daerah. Tuntutan tersebut menuntut perbaikan data base dan koordinasi antar SKPD untuk memyediakan kelangkapan data di bawah koordinasi BPS.
5. Kearsipan
Tantangan dibidang kearsipan dan dokumentasi dimasa datang adalah semakin tingginya tututan akan kualitas kearsipan dan dokumentasi baik untuk pelayanan terhadap pengambilan keputusan daerah maupun masyarakat yang membutuhkan. Perbaikan kualitas pelayanan kearsipan menutut perbaikan fasilitas penyimpanan, teknologi informasi serta sarana prasarana kearsipan dan dokumentasi lainnya.
2.2.4. EKONOMI
1. Kondisi dan Struktur Ekonomi
Kondisi perekonomian Kabupaten Brebes diperkirakan terus meningkat tahun demi tahun dan diperkirakan PDRB riil akan mencapai Rp.11.500–12.000 juta pada tahun 2025 yang akan datang. Tantangan kedepan adalah semakin meningkatnya persaingan dengan kompetitor regional dan global. Di sisi lain, perekonomian daerah sangat mengandalkan sumberdaya alam dan lingkungan yang dalam jangka panjang akan menghadapi kelangkaan. Dan sektor pertanian sebagai penopang utama perekonomian rakyat dalam jangka panjang akan semakin melambat pertumbuhannya.
Hal ini menuntut perbaikan fundamental ekonomi daerah di seluruh aspek sejak dari produksi hingga pasar dan dukungan berbagai macam infrastruktur sosial, ekonomi, kelembagaan, sistem investasi dan keuangan, pelayanan pemerintah yang good governance, pengelolaan sumberdaya alam dan lingkungan yang berkelanjutan, dan berbagai jasa lainnya. Dalam 20 tahun kedepan juga diperlukan transformasi struktur perekonomian dengan mendorong industri pengolahan berbasis pertanian yang melibatkan usaha mikro, kecil dan menengah melalui fasilitasi akses kepada sumberdaya teknologi, pendidikan entrepreneurship dan permodalan. Dengan berkembangnya sektor industri pengolahan berbasis pertanian diharapkan dapat meningkatkan permintaan bahan baku dari sektor pertanian, menciptakan lapangan kerja dan penyerapan tenaga kerja, meningkatkan nilai tambah sektor industri serta mendorong sektor perdagangan, keuangan dan jasa.
RPJPD Kabupaten Brebes 2005 - 2025 62 2. Penanaman Modal
Pertumbuhan penanaman modal atau investasi pada tahun 2025 diperkirakan mencapai 867.316,64 juta yang pada tahun 2007 hanya sebesar 414.915,25 juta, namun prekiraan pertumbuhan yang posistif tersebut harus menghadapi tantangan yang cukup berat. Tantangan yang dihadapi pada urusan penanaman modal adalah masih lesunya kegairahan untuk melakukan investasi, baik perluasan usaha maupun investasi baru pada masa resesi global ini. Kemudian bagaimana menghilangkan prosedur perijinan investasi yang panjang dan menimbulkan ekonomi biaya tinggi, serta dimasa datang informasi penanaman modal harus gencar untuk disampaikan ke publik, dalam dan luar daerah.