KEMAHASISWAAN DAN ALUMNI 4. Pendahuluan
2. Komunitas Mahasiswa
Untuk lebih mengembangkan pengetahuan, pengalaman, dan kegiatan mahasiswa di Universitas Trilogi (diluar UKM atau ORMAWA), maka dimungkinkan untuk terbentuknya sebuah komunitas mahasiswa yang memiliki pemikiran, minat, dan tujuan yang sama terhadap sesuatu hal/kegiatan. Komunitas ini nantinya akan menjadi cikal bakal sebuah UKM baru, walaupun menjadi UKM bukan merupakan suatu keharusan.
Pada tahun 2016 bermunculan beberapa komunitas yang berpotensi menjadi UKM di antaranya adalah, Parkour, Teater (Analogi), Dance, Musik akustik (Mitologi). Perbedaan Komunitas dan UKM terletak pada sumber pendanaanya. Jika UKM adalah
Buku Pedoman Universitas Trilogi 2017 55 Dalam melaksanakan tugasnya, BEM melakukan koordinasi dan
konsultasi dengan Kepala Bagian Kemahasiswaan. Ketua Umum BEM disebut Presiden yang dipilih dan ditetapkan secara langsung oleh mahasiswa melalui Pemilihan Umum yang diselenggarakan oleh MPM.
Masa bakti kepengurusan BEM satu tahun dan Ketua Umum tidak dapat dipilih kembali untuk kepengurusan masa bakti berikutnya. Kepengurusan BEM disahkan oleh MPM dengan Surat Keputusan. Pengurus BEM bertanggungjawab kepada MPM.
4. Himpunan Mahasiswa
Himpunan Mahasiswa adalah wadah kegiatan mahasiswa dalam satu bidang peminatan keilmuan dalam satu program studi dan berada dalam pembinaan Kepala Program Studi (Kaprodi).
Himpunan mahasiswa di Universitas Trilogi terdiri dari Himpunan Mahasiswa Program Studi Manajemen (HIMAMEN) dan Himpunan Mahasiswa Program Studi Akuntansi (HIMAKSI), Himpunan Mahasiswa Fakultas Bio Industri (HIMABIOTRI), Himpunan Mahasiswa Fakultas Industri Kreatif (HIMA-INDIE), Himpunan Mahasiswa Sistem Informasi (HIMASI), Himpunan Mahasiswa Telematika (HIMTI), dan Himpunan Mahasiswa Ekonomi Pembangunan (HIMEPA).
5. Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM)
Unit Kegiatan Mahasiswa adalah wadah kegiatan mahasiswa dalam satu bidang peminatan yang bertanggung jawab kepada Badan Eksekutif Mahasiswa. UKM mempunyai tugas pokok melaksanakan kegiatan ekstra kurikuler dalam bidang tertentu, sesuai dengan tugas dan tanggung jawab yang ditetapkan oleh BEM. Adapun UKM yang sudah terbentuk dan aktif di Universitas Trilogi sampai sekarang adalah sebagai berikut:
a. Bidang Kerohanian
UKM As-Salam (Rohani Islam) UKM Rohkris (Rohani Kristen) b. Bidang olah Raga
UKM Sepak Bola/Futsal UKM Basket
UKM Harsha Pratala (Pencinta Alam) UKM Kempo
UKM Bulu Tangkis c. Bidang Kesenian
UKM Paduan Suara (Trilogi Choir)
UKM Bengkel Seni (Saman: Smarties , Modern Dance, Teater)
d. Bidang Informasi/Jurnalistik UKM Warta Trilogi e. Bidang Bahasa
English Club Community (Pra-UKM/komunitas) f. Bidang Khusus
Menwa (Resimen Mahasiswa)
SIGAP (Simpul Gerakan Mahasiswa Pancasila) Satgas Anti Narkoba
Sejak tahun 2016 untuk pertama kalinya terjadi perubahan struktur organisasi kemahasiswaan, dari semula Dewan Mahasiswa menjadi Dewan Perwakilan Mahasiswa dan Senat Mahasiswa menjadi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Trilogi. Perubahan bentuk ini dilakukan dalam rangka penyesuaian bentuk organisasi dari Sekolah Tinggi (STEKPI) menjadi Universitas Trilogi. Perubahan bentuk ini secara sistematis akan mengubah struktur organisasi intra kampus di Universitas Trilogi pada umumnya.
Selain itu, terdapat juga organisasi mahasiswa lainnya (diluar struktur organisasi yang ada), yaitu:
1. Koperasi Mahasiswa Universitas Trilogi
Dalam rangka menumbuhkan kesadaran berkoperasi dan berupaya aktif meningkatkan kualitas sumber daya mahasiswa dalam hal perkoperasian, maka pada bulan April 2013, telah dibentuk Koperasi Mahasiswa Universitas Trilogi sebagai sebuah badan hukum yang dikelola langsung oleh mahasiswa. Jenis koperasi yang dijalankan oleh mahasiswa adalah koperasi konsumsi.
Namun dalam upaya membumikan koperasi, pada tahun 2016 dimulai wacana untuk menyatukan koperasi mahasiswa dan koperasi karyawan menjadi satu koperas Trilogi. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan daya saing dan jaringan wira usaha bagi civitas universitas Trilogi, dimana koperasi mahasiswa akan berada dalam divisi wirausaha di koperasi Trilogi nantinya.
2. Komunitas Mahasiswa
Untuk lebih mengembangkan pengetahuan, pengalaman, dan kegiatan mahasiswa di Universitas Trilogi (diluar UKM atau ORMAWA), maka dimungkinkan untuk terbentuknya sebuah komunitas mahasiswa yang memiliki pemikiran, minat, dan tujuan yang sama terhadap sesuatu hal/kegiatan. Komunitas ini nantinya akan menjadi cikal bakal sebuah UKM baru, walaupun menjadi UKM bukan merupakan suatu keharusan.
Pada tahun 2016 bermunculan beberapa komunitas yang berpotensi menjadi UKM di antaranya adalah, Parkour, Teater (Analogi), Dance, Musik akustik (Mitologi). Perbedaan Komunitas dan UKM terletak pada sumber pendanaanya. Jika UKM adalah
Buku Pedoman Universitas Trilogi 2017 56
ormawa yang berkecimpung di bidang minat bakat yang telah mendapatkan dukungan penganggaran dana pelatihan, komunitas adalah bentuk kumpulan mahasiswa yang memiliki minat yang sama dan melakukan kegiatan bersama tanpa dukungan dana dari Universitas. Oleh karena itu, UKM harus mengikuti rapat tahunan anggaran dan melakukan laporan pertanggungjawaban setiap kali mengajukan pendanaan pelatihan dan kegiatan dari kampus.
Untuk menjadi UKM, komunitas setidaknya harus melalui beberapa tahapan, diantaranya: harus telah berdiri dan aktif berkegiatan setidaknya 2 tahun, namun hal tersebut bisa dipercepat jika dalam prosesnya, komunitas memenuhi beberapa kriteria, seperti memiliki kegiatan yang berkaitan dengan publikasi, berpartisipasi dengan komunitas antar kampus, bahkan mengikuti kompetisi tingkat nasional dan kegiatan lainya yang dapat menunjukkan komitmen keseriusan komunitas untuk menjadi UKM. Jika dalam masa yang sudah ditentukan komunitas tersebut masih berjalan, maka syarat berikutnya adalah membentuk AD-ART, susunan organisasi, pengajuan pelatih dan pembina, dan program kerja yang disusun dalam proposal pengajuan pembentukan UKM. Jika semua telah terpenuhi, maka komunitas tersebut dapat disahkan menjadi UKM dengan diturunkannya SK dari rektor.
Ikatan Alumni Universitas Trilogi 4.2
Pada tanggal 20 Oktober 2001 bertepatan dengan Wisuda Universitas Trilogi d/h STEKPI ke-X beberapa alumni mengadakan pertemuan dan sepakat untuk meneruskan gagasan alumni pada tahun 1994 tentang perlunya dibentuk suatu wadah/organisasi alumni agar para alumni dapat saling berkomunikasi dan bertukar informasi, serta memberikan kontribusi kepada almamater guna peningkatan kualitas lulusan dan sumber daya manusia.
Pada tahun 2016 dirancang sebuah kegiatan pemilihan ketua ikatan alumni yang akan dilaksanakan pada awal tahun 2017. Kegiatan ini adalah salah satu cara untuk merangkul keluarga besar ikatan alumni STEKPI dengan alumni TRILOGI sehingga menjadi sebuah ikatan kekeluargaan yang berkesinambungan.
Layanan Karir 4.3
Pada tahun 2016 layanan karir dibentuk menjadi sebuah badan khusus di bawah kemahasiswaan yang bertempat di ruang samping perpustakaan. Organisasi layanan karir telah bekerjasama dengan Kementerian Tenaga Kerja Jakarta Selatan dengan bentuk layanan yang disebut Bursa Kerja Khusus (BKK), dimana lembaga ini akan menjadi penghubung antara informasi tenaga kerja dan lowongan kerja yang didukung oleh Kementrian Tenaga Kerja.
Tugas dari pusat karir ini adalah sebagai sebuah unit yang berfungsi sebagai fasilitator utama bagi perusahaan dan calon tenaga kerja profesional dari Universitas Trilogi, terutama untuk proses rekrutmen di lingkungan kampus. Layanan yang difasilitasi antara lain:
1. Publikasi lowongan pekerjaan kepada mahasiswa tingkat akhir dan alumni 2. Penyediaan database lulusan Universitas Trilogi
3. Penyediaan ruangan untuk rekrutmen langsung (campus hiring)
4. Career Day/ bursa kerja
5. Serta pembekalan mahasiswa sebelum melangkah ke dunia kerja.
Informasi mengenai Layanan Karir (Career Service) Universitas Trilogi dapat diperoleh melalui:
Telpon : 021-7980011/021-7981364 Facebook : Universitas Trilogi Karir Email : [email protected] Website : www.trilogi.ac.id
Dual Transkrip 4.4
Dalam perkembangannya, institusi atau perusahaan tidak lagi hanya melihat nilai Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) seorang mahasiswa, tetapi juga prestasi, pengalaman kerja, dan riwayat organisasi melalui curriculum vitae yang dicantumkan pelamar. Biasanya, hal ini dilakukan perusahaan untuk menilai kemampuan sosial, manajerial, dan kepemimpinan si calon pegawai.
Oleh karena itu, berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor: 81 Tahun 2014 tentang ljazah, Sertifikat Kompetensi, dan Sertifikat Profesi Pendidikan Tinggi, dalam Pasal 5, disebutkan bahwa ijazah diberikan kepada lulusan perguruan tinggi disertai paling sedikit dengan Transkrip Akademik dan Surat Keterangan Pendamping ljazah (SKPI).
SKPI atau suplemen diploma akan terdiri atas dua lembar halaman, yaitu lembar rekaman prestasi mahasiswa dan lembar halaman penjelasan isi keterangan level kualifikasi universitas. "Lembar halaman penjelasan SKPI ini dibuat agar dapat memberikan penjelasan tambahan, tentang proses pendidikan di kampus. Dengan membaca SKPI, universitas atau calon employer di luar negeri dapat memperoleh gambaran utuh tentang kualifikasi lulusan dari Universitas Trilogi.,
SKPI di Universitas Trilogi akan mulai diberlakukan bagi lulusan tahun 2016. Sebelumnya SKPI dikenal dengan istilah Transkrip Pengembangan Mahasiswa (TPM) yang mulai diberlakukan untuk Angkatan 2013 dan seterusnya.
Tata Tertib Kehidupan di Kampus Universitas Trilogi 4.5
1. Mahasiswa wajib mengindahkan norma-norma sopan santun, bersikap saling menghormati, baik kepada pimpinan, para dosen, karyawan maupun kepada sesama mahasiswa Universitas Trilogi, serta memupuk rasa persaudaraan dan kekeluargaan dengan seluruh sivitas akademika Universitas Trilogi.
2. Mahasiswa wajib memakai sepatu, berpakaian bersih, rapi dan sopan, dan tidak memakai kaos oblong.
Buku Pedoman Universitas Trilogi 2017 57 ormawa yang berkecimpung di bidang minat bakat yang telah mendapatkan
dukungan penganggaran dana pelatihan, komunitas adalah bentuk kumpulan mahasiswa yang memiliki minat yang sama dan melakukan kegiatan bersama tanpa dukungan dana dari Universitas. Oleh karena itu, UKM harus mengikuti rapat tahunan anggaran dan melakukan laporan pertanggungjawaban setiap kali mengajukan pendanaan pelatihan dan kegiatan dari kampus.
Untuk menjadi UKM, komunitas setidaknya harus melalui beberapa tahapan, diantaranya: harus telah berdiri dan aktif berkegiatan setidaknya 2 tahun, namun hal tersebut bisa dipercepat jika dalam prosesnya, komunitas memenuhi beberapa kriteria, seperti memiliki kegiatan yang berkaitan dengan publikasi, berpartisipasi dengan komunitas antar kampus, bahkan mengikuti kompetisi tingkat nasional dan kegiatan lainya yang dapat menunjukkan komitmen keseriusan komunitas untuk menjadi UKM. Jika dalam masa yang sudah ditentukan komunitas tersebut masih berjalan, maka syarat berikutnya adalah membentuk AD-ART, susunan organisasi, pengajuan pelatih dan pembina, dan program kerja yang disusun dalam proposal pengajuan pembentukan UKM. Jika semua telah terpenuhi, maka komunitas tersebut dapat disahkan menjadi UKM dengan diturunkannya SK dari rektor.
Ikatan Alumni Universitas Trilogi 4.2
Pada tanggal 20 Oktober 2001 bertepatan dengan Wisuda Universitas Trilogi d/h STEKPI ke-X beberapa alumni mengadakan pertemuan dan sepakat untuk meneruskan gagasan alumni pada tahun 1994 tentang perlunya dibentuk suatu wadah/organisasi alumni agar para alumni dapat saling berkomunikasi dan bertukar informasi, serta memberikan kontribusi kepada almamater guna peningkatan kualitas lulusan dan sumber daya manusia.
Pada tahun 2016 dirancang sebuah kegiatan pemilihan ketua ikatan alumni yang akan dilaksanakan pada awal tahun 2017. Kegiatan ini adalah salah satu cara untuk merangkul keluarga besar ikatan alumni STEKPI dengan alumni TRILOGI sehingga menjadi sebuah ikatan kekeluargaan yang berkesinambungan.
Layanan Karir 4.3
Pada tahun 2016 layanan karir dibentuk menjadi sebuah badan khusus di bawah kemahasiswaan yang bertempat di ruang samping perpustakaan. Organisasi layanan karir telah bekerjasama dengan Kementerian Tenaga Kerja Jakarta Selatan dengan bentuk layanan yang disebut Bursa Kerja Khusus (BKK), dimana lembaga ini akan menjadi penghubung antara informasi tenaga kerja dan lowongan kerja yang didukung oleh Kementrian Tenaga Kerja.
Tugas dari pusat karir ini adalah sebagai sebuah unit yang berfungsi sebagai fasilitator utama bagi perusahaan dan calon tenaga kerja profesional dari Universitas Trilogi, terutama untuk proses rekrutmen di lingkungan kampus. Layanan yang difasilitasi antara lain:
1. Publikasi lowongan pekerjaan kepada mahasiswa tingkat akhir dan alumni 2. Penyediaan database lulusan Universitas Trilogi
3. Penyediaan ruangan untuk rekrutmen langsung (campus hiring)
4. Career Day/ bursa kerja
5. Serta pembekalan mahasiswa sebelum melangkah ke dunia kerja.
Informasi mengenai Layanan Karir (Career Service) Universitas Trilogi dapat diperoleh melalui:
Telpon : 021-7980011/021-7981364 Facebook : Universitas Trilogi Karir Email : [email protected] Website : www.trilogi.ac.id
Dual Transkrip 4.4
Dalam perkembangannya, institusi atau perusahaan tidak lagi hanya melihat nilai Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) seorang mahasiswa, tetapi juga prestasi, pengalaman kerja, dan riwayat organisasi melalui curriculum vitae yang dicantumkan pelamar. Biasanya, hal ini dilakukan perusahaan untuk menilai kemampuan sosial, manajerial, dan kepemimpinan si calon pegawai.
Oleh karena itu, berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor: 81 Tahun 2014 tentang ljazah, Sertifikat Kompetensi, dan Sertifikat Profesi Pendidikan Tinggi, dalam Pasal 5, disebutkan bahwa ijazah diberikan kepada lulusan perguruan tinggi disertai paling sedikit dengan Transkrip Akademik dan Surat Keterangan Pendamping ljazah (SKPI).
SKPI atau suplemen diploma akan terdiri atas dua lembar halaman, yaitu lembar rekaman prestasi mahasiswa dan lembar halaman penjelasan isi keterangan level kualifikasi universitas. "Lembar halaman penjelasan SKPI ini dibuat agar dapat memberikan penjelasan tambahan, tentang proses pendidikan di kampus. Dengan membaca SKPI, universitas atau calon employer di luar negeri dapat memperoleh gambaran utuh tentang kualifikasi lulusan dari Universitas Trilogi.,
SKPI di Universitas Trilogi akan mulai diberlakukan bagi lulusan tahun 2016. Sebelumnya SKPI dikenal dengan istilah Transkrip Pengembangan Mahasiswa (TPM) yang mulai diberlakukan untuk Angkatan 2013 dan seterusnya.
Tata Tertib Kehidupan di Kampus Universitas Trilogi 4.5
1. Mahasiswa wajib mengindahkan norma-norma sopan santun, bersikap saling menghormati, baik kepada pimpinan, para dosen, karyawan maupun kepada sesama mahasiswa Universitas Trilogi, serta memupuk rasa persaudaraan dan kekeluargaan dengan seluruh sivitas akademika Universitas Trilogi.
2. Mahasiswa wajib memakai sepatu, berpakaian bersih, rapi dan sopan, dan tidak memakai kaos oblong.
Buku Pedoman Universitas Trilogi 2017 58
3. Mahasiswa wajib menjaga ketertiban, kebersihan kelas dan kampus, tidak mencoret-coret dinding dan bangku kuliah serta menjunjung sopan santun dan etika pergaulan akademik.
4. Mahasiswa yang berada di luar kelas, tidak diperkenankan mengganggu mahasiswa lain yang sedang kuliah dan hendaknya turut menjaga ketenangan agar perkuliahan tidak terganggu.
5. Mahasiswa tidak diperkenankan mengadakan kegiatan ekstra kurikuler pada hari dan jam kuliah, kecuali seijin pimpinan. Kegiatan ekstra kurikuler diadakan pada waktu yang telah ditetapkan sesuai dengan program kerja kemahasiswaan dan kalender akademik.
6. Tidak melakukan tindakan yang tidak terpuji, seperti tindakan asusila, merokok di dalam gedung kampus, membuat keributan, tindakan kriminal, dan atau penyalahgunaan narkoba.
7. Tidak melakukan pemalsuan/manipulasi nilai transkrip dan atau ijazah.
Penghargaan dan Sanksi 4.6
Penghargaan 4.6.1
1. Setiap Mahasiswa yang berprestasi dan memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan dapat memperoleh penghargaan berupa beasiswa dan/atau bentuk-bentuk lain yang ditetapkan oleh pimpinan.
2. Beasiswa dapat berasal dari Universitas Trilogi (beasiswa internal) atau dari lembaga lain (beasiswa eksternal) yang bekerjasama dengan Universitas Trilogi. 3. Beasiswa internal dapat diberikan kepada mahasiswa yang berprestasi dalam
bidang akademik, maupun non akademik seperti prestasi dalam bidang olahraga, kesenian atau kegiatan Ilmiah, pada tingkat propinsi, nasional dan/atau internasional.
4. Bagi mahasiswa yang telah mengikuti dan memenangkan kompetisi yang bertaraf nasional maupun internasional, berhak mendapatkan penghargaan dan dana insentif penghargaan sesuai dengan peraturan yang berlaku, setelah dapat menunjukan bukti juara melalui sertifikat kompetisi.
Tata cara dan persyaratan mendapatkan beasiswa bagi mahasiswa yang berprestasi dalam bidang akademik:
1. IPK ≥ 3,50 (untuk mahasiswa lama)
2. Untuk Mahasiswa Baru diatur sesuai Surat Keputusan (SK) Rektor Universitas Trilogi
Persyaratan untuk mendapatkan Beasiswa Eksternal ( DIKTI/ KOPERTIS, dll) bagi mahasiswa lama:
1. Terdaftar sebagai mahasiswa aktif pada semester berjalan 2. Duduk pada semester 3 - 8 bagi mahasiswa Program S1
3. Indeks Prestasi Kumulatif ≥ 2,50 (tergantung ketetapan dari lembaga pemberi beasiswa)
4. Tidak pernah terkena sanksi akademik dan berkelakukan baik (dibuktikan dengan Surat Keterangan Berkelakuan Baik dari Kepolisian dan Program Studi)
5. Mengajukan surat permohonan beasiswa kepada Kepala Bagian Kemahasiswaan 6. Berasal dari keluarga kurang mampu
7. Tidak sedang menerima beasiswa dari instansi/lembaga lain manapun 8. Penerima beasiswa ditetapkan berdasarkan SK Rektor yang berlaku
Tata cara dan persyaratan mendapatkan Beasiswa bagi Mahasiswa yang berprestasi dalam bidang non akademik; olahraga, Kesenian dan Kegiatan Ilmiah: 1. Persyaratan bagi Mahasiswa Baru:
a. Lulus tes masuk
b. Meraih Juara I, II atau III pada Kejuaraan tingkat Propinsi, Nasional, Regional dan atau Internasional sebelum menjadi Mahasiswa Universitas Trilogi, yang dibuktikan dengan Piala/ Piagam/Penghargaan lain yang sah
c. Tidak melakukan kejahatan atau melanggar Peraturan Perundangan yang berlaku
2. Persyaratan bagi mahasiswa lama :
a. Meraih Juara I, II atau III pada Kejuaraan tingkat Nasional, Regional atau Internasional selama menjadi Mahasiswa Universitas Trilogi, yang dibuktikan dengan Piala/Piagam/Penghargaan lain yang sah
b. Tidak melanggar Tata Tertib dan Peraturan Universitas Trilogi. c. IPK ≥ 2,50
3. Pencabutan pemberian beasiswa apabila:
a. Sudah tidak berstatus sebagai Mahasiswa Universitas Trilogi b. Tidak mencapai prestasi akademik (IPS/IPK) yang dipersyaratkan
c. Menggunakan keterangan/dokumen tidak sah, palsu atau bertentangan dengan hukum
d. Melakukan pelanggaran akademik, atau tata tertib dan peraturan yang berlaku e. Melakukan kejahatan dan/atau pelanggaran terhadap perundangan yang
berlaku
4. Ketentuan mengenai pemberian penghargaan diatur lebih lanjut dengan Surat Keputusan Rektor.
Sanksi Pelanggaran Tata Tertib Kehidupan Kampus 4.6.2
Terhadap mahasiswa yang melakukan pelanggaran tata tertib akademik, kode etik dan tata tertib kehidupan kampus, Pimpinan Universitas Trilogi dapat memberikan sanksi sesuai dengan berat-ringannya pelanggaran yang dilakukan dengan tetap memperhatikan cara-cara yang bersifat mendidik serta mempertimbangkan kepentingan Universitas Trilogi secara keseluruhan.
Buku Pedoman Universitas Trilogi 2017 59 3. Mahasiswa wajib menjaga ketertiban, kebersihan kelas dan kampus, tidak
mencoret-coret dinding dan bangku kuliah serta menjunjung sopan santun dan etika pergaulan akademik.
4. Mahasiswa yang berada di luar kelas, tidak diperkenankan mengganggu mahasiswa lain yang sedang kuliah dan hendaknya turut menjaga ketenangan agar perkuliahan tidak terganggu.
5. Mahasiswa tidak diperkenankan mengadakan kegiatan ekstra kurikuler pada hari dan jam kuliah, kecuali seijin pimpinan. Kegiatan ekstra kurikuler diadakan pada waktu yang telah ditetapkan sesuai dengan program kerja kemahasiswaan dan kalender akademik.
6. Tidak melakukan tindakan yang tidak terpuji, seperti tindakan asusila, merokok di dalam gedung kampus, membuat keributan, tindakan kriminal, dan atau penyalahgunaan narkoba.
7. Tidak melakukan pemalsuan/manipulasi nilai transkrip dan atau ijazah.
Penghargaan dan Sanksi 4.6
Penghargaan 4.6.1
1. Setiap Mahasiswa yang berprestasi dan memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan dapat memperoleh penghargaan berupa beasiswa dan/atau bentuk-bentuk lain yang ditetapkan oleh pimpinan.
2. Beasiswa dapat berasal dari Universitas Trilogi (beasiswa internal) atau dari lembaga lain (beasiswa eksternal) yang bekerjasama dengan Universitas Trilogi. 3. Beasiswa internal dapat diberikan kepada mahasiswa yang berprestasi dalam
bidang akademik, maupun non akademik seperti prestasi dalam bidang olahraga, kesenian atau kegiatan Ilmiah, pada tingkat propinsi, nasional dan/atau internasional.
4. Bagi mahasiswa yang telah mengikuti dan memenangkan kompetisi yang bertaraf nasional maupun internasional, berhak mendapatkan penghargaan dan dana insentif penghargaan sesuai dengan peraturan yang berlaku, setelah dapat menunjukan bukti juara melalui sertifikat kompetisi.
Tata cara dan persyaratan mendapatkan beasiswa bagi mahasiswa yang berprestasi dalam bidang akademik:
1. IPK ≥ 3,50 (untuk mahasiswa lama)
2. Untuk Mahasiswa Baru diatur sesuai Surat Keputusan (SK) Rektor Universitas Trilogi
Persyaratan untuk mendapatkan Beasiswa Eksternal ( DIKTI/ KOPERTIS, dll) bagi mahasiswa lama:
1. Terdaftar sebagai mahasiswa aktif pada semester berjalan 2. Duduk pada semester 3 - 8 bagi mahasiswa Program S1
3. Indeks Prestasi Kumulatif ≥ 2,50 (tergantung ketetapan dari lembaga pemberi beasiswa)
4. Tidak pernah terkena sanksi akademik dan berkelakukan baik (dibuktikan dengan Surat Keterangan Berkelakuan Baik dari Kepolisian dan Program Studi)
5. Mengajukan surat permohonan beasiswa kepada Kepala Bagian Kemahasiswaan 6. Berasal dari keluarga kurang mampu
7. Tidak sedang menerima beasiswa dari instansi/lembaga lain manapun 8. Penerima beasiswa ditetapkan berdasarkan SK Rektor yang berlaku
Tata cara dan persyaratan mendapatkan Beasiswa bagi Mahasiswa yang berprestasi dalam bidang non akademik; olahraga, Kesenian dan Kegiatan Ilmiah: 1. Persyaratan bagi Mahasiswa Baru:
a. Lulus tes masuk
b. Meraih Juara I, II atau III pada Kejuaraan tingkat Propinsi, Nasional, Regional dan atau Internasional sebelum menjadi Mahasiswa Universitas Trilogi, yang dibuktikan dengan Piala/ Piagam/Penghargaan lain yang sah
c. Tidak melakukan kejahatan atau melanggar Peraturan Perundangan yang berlaku
2. Persyaratan bagi mahasiswa lama :
a. Meraih Juara I, II atau III pada Kejuaraan tingkat Nasional, Regional atau Internasional selama menjadi Mahasiswa Universitas Trilogi, yang dibuktikan dengan Piala/Piagam/Penghargaan lain yang sah
b. Tidak melanggar Tata Tertib dan Peraturan Universitas Trilogi. c. IPK ≥ 2,50
3. Pencabutan pemberian beasiswa apabila:
a. Sudah tidak berstatus sebagai Mahasiswa Universitas Trilogi b. Tidak mencapai prestasi akademik (IPS/IPK) yang dipersyaratkan
c. Menggunakan keterangan/dokumen tidak sah, palsu atau bertentangan dengan hukum
d. Melakukan pelanggaran akademik, atau tata tertib dan peraturan yang berlaku e. Melakukan kejahatan dan/atau pelanggaran terhadap perundangan yang
berlaku
4. Ketentuan mengenai pemberian penghargaan diatur lebih lanjut dengan Surat Keputusan Rektor.
Sanksi Pelanggaran Tata Tertib Kehidupan Kampus 4.6.2
Terhadap mahasiswa yang melakukan pelanggaran tata tertib akademik, kode etik dan tata tertib kehidupan kampus, Pimpinan Universitas Trilogi dapat memberikan sanksi sesuai dengan berat-ringannya pelanggaran yang dilakukan dengan tetap memperhatikan cara-cara yang bersifat mendidik serta mempertimbangkan kepentingan Universitas Trilogi secara keseluruhan.
Buku Pedoman Universitas Trilogi 2017 60
Sanksi terhadap pelanggaran tata tertib tersebut dapat berbentuk skorsing atau pencabutan kedudukan sebagai mahasiswa (drop-out), pencabutan beasiswa dan/atau sanksi lainnya yang ditetapkan oleh Pimpinan Universitas Trilogi, sesuai dengan tingkat pelanggaran yang dilakukan, seperti:
1. Teguran lisan disertai dengan pemberian nasehat dan bimbingan 2. Teguran tertulis disertai dengan pemanggilan orang tua atau wali mahasiswa 3. Peringatan keras
4. Penundaan pemberian ijasah 5. Pembatalan nilai akademik
Buku Pedoman Universitas Trilogi 2017 61 Sanksi terhadap pelanggaran tata tertib tersebut dapat berbentuk skorsing
atau pencabutan kedudukan sebagai mahasiswa (drop-out), pencabutan beasiswa dan/atau sanksi lainnya yang ditetapkan oleh Pimpinan Universitas Trilogi, sesuai dengan tingkat pelanggaran yang dilakukan, seperti:
1. Teguran lisan disertai dengan pemberian nasehat dan bimbingan 2. Teguran tertulis disertai dengan pemanggilan orang tua atau wali mahasiswa 3. Peringatan keras
4. Penundaan pemberian ijasah