BAB II TINJAUAN UMUM MENGENAI SEMANTIK, MAKNA, SINONIM,
2.4 Konsep Verba Bahasa Jepang
2.4.1 Konsep Nuansa Makna Verba Narau
Di dalam buku Gaikokuji No Tame No Kihongo Yurei Jiten (Morita, 1962:754-755), menyebutkan makna dari verba narau adalah:
1. 知識や技術をおぼえる。おそわる。
Chishiki ya gijutsu wo oboeru. Osowaru.
Belajar pengetahuan dan keterampilan dari seseorang dengan caramenghafal.
Contohnya,
a) 学校では毎日五時間ずく日本語を習っています。
Gakkou dewa mainichi go jikan zuku nihongo wo naratteimasu.
Setiap hari belajar bahasa Jepang selama 5 jam di sekolah.
b) 来週から自転車で学校に通って自転車の運転を習うつもりです。
Raishuu kara jitensha de gakkou ni kayotte jitensha no unten wonarautsumoridesu.
Mulai minggu depan saya bermaksud belajar menggunakan sepeda untukpulang pergi ke sekolah.
c) あの先生にピアノを習えばもっと上手になるでしょう。
Ano sensei ni piano wo naraeba motto jouzu ni narudesho.
Menjadi pintar bermain piano kalau diajar oleh guru itu.
d) 私たちは英語をスミス先生に習っています。
Watashitachi wa eigo wo sumisu sensei ni naratteimasu.
Kami belajar bahasa Inggris dari pak Smith.
2. 勉強する。Benkyou Suru. Belajar
a) きのうは35ページまで習いましたね。きょうはその先をやりましょう。
Kinou wa 35 peeji made naraimashitane. Kyou wa sono saki woyarimashou.
Kemarin belajar sampai halaman 35, kan. Sekarang, mari kita selesaikanlanjutannya.
Berdasarkan contoh-contoh kalimat diatas, yang menggunakan verba narau dapat diketahui bahwa verba narau mempunyai arti mengingat belajar suatu hal dengan adanya seorang guru/pengajar. Dan juga menunjukkan aktifitas belajar secara sistematis dan adanya proses pengulangan.
Kemudian,di dalam Kokugo Jiten (Matsumura, 2010:1077), makna narau adalah:
“教えられたとおりに繰り返し練習して知識や技術を身に付ける。稽古する。
”
“Oshierareta toorini kurikaeshirenshuushite chishiki ya gijutsu wo mini tsukeru.Keikosuru.”
“Belajar adalah proses pengulangan yang berhubungan dengan pengetahuan danketerampilan.”
Dalam Kamus Pemakaian Bahasa Jepang Dasar (Nomoto, 1988), naraumempunyai dua makna yaitu,
1. Mempelajari sesuatu keahlian atau pengetahuan yang sistematis denganbimbingan seseorang atau guru. Contohnya,
a) ピアノを小さいころから習った。
Piano wo chiisai koro kara naratta.
Belajar bermain piano sejak kecil.
b) 大学で英語とフランス語を習った。
Daigaku de eigo to furansugo wo naratta.
Telah belajar bahasa Inggris dan Perancis di Universitas.
2. Meniru sebagai teladan. Digunakan pada situasi formal.Contohnya:
a) 前例に習って処置する。
Zenrei ni narrate shochisuru.
Membereskan sesuatu menurut contoh terdahulu.
Berdasarkan contoh kalimat di atas, terlihat juga bahwa kalimat yang mengandung verba narau terdapat unsur adanya pengajar,yang menunjukkan tindakan belajar tersebut adalah tindakan langsung. Hal ini jugaberdasarkan teori (Izuhara 1998:625), yaitu,
”「習う」は直接行為に使われ、「先生に(から.について)習っている」と いった形で学校授けられる知識や、けいこ事などを身につけることを表す。”
“Narau wa chokusetsu koui ni tsukaware, “sensei ni (kara.ni tsuite) naratteiru”to itta katachi de gakkou sazukerareru chishiki ya, keiko koto nado wo mi ni tsukerukoto wo arawasu.”
“(Narau digunakan pada tindakan langsung, mencerminkan hal yangpembelajaran pengetahuan yang diberikan di sekolah, keterampilan, dan sebagainyayang bermakna
“belajar” (dari-berdasarkan) guru). “
Dan juga dapat diketahui daribeberapa contoh di atas bahwa kata narau adalah kegiatan mempelajari sesuatu atauhal yang berhubungan dengan keterampilan dan dilakukan untuk menjadi mahir.Dan narau termasuk dalam kata kerja golongan I (五段動詞godan-doushi)karena kelompok ini mengalami perubahan dalam lima deretan bunyi bahasa Jepang.Dan termasuk kalimat transitif (tadooshi) yang di tandai dengan partikel wo sebelumkata kerja dan membutuhkan objek.
Sedangkan teori makna verba narau menurut Kyousuke (1993: 342), narau ( 習う / belajar) adalah
“:繰り返し経験することによって身につける。体験する。体得する。”
“Kurikaeshi keikensurukotoni yotte mi ni tsukeru. Taikensuru. Taitokusuru.’’
“Memperoleh sesuatu dari pengalaman yang terjadi secara berulang-ulang.
Mengalami sesuatu. Menguasai sesuatu dari pengalaman.”
Menurut Masayoshi Hirose (1994:168),narau adalah:
“ものごとの技術ややり方を、先生や専門の大あるいは、そのことをよく知っ ている人に教えてもらうことです。ある程度の期間をかけるという感じがあります
。”
“Monogotono gijyutsuya yarikatawo, senseiya senmonno hito aruiwa, sonokotowo yokushitteiru hitoni oshiete moraukotodesu. Aruteidono kikanwo kakerutoiu kanjiga arimasu .”
“Untuk mempelajari suatu skill/keterampilan, teknik atau metode melakukan sesuatu dari seorang guru atau ahli. Itu disarankan secara tidak langsung bahwa waktu tertentu diperlukan.”
Contohnya:
a) 私は子供のころバレエを習っていました。
Watashiwa kodomono koro bareewo naratteimashita.
Saya belajar ballet sejak kecil.
b) 私は習ったことはないけれど、ギターが弾ける。
Watashiwa naratta kotowa naikeredo, gitaaga hikeru.
Saya karena pernah belajar, bisa bermain gitar.
c) 私は最近スペイン語を習い始めました。
Watashiwa saikin supeingowo narai hajimemashita.
Saya akhir-akhir ini memulai belajar bahasa Spanyol.
d) 料理なんて習わなくても、慣れればじょうずになりますよ・
Ryourinante narawanakutemo, narereba joozuni narimasuyo.
Walaupun tidak belajar, jika pandai menjadi bisa.