• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

F. Pembahasan

2. Kualitas Produk

Pengembangan media pembelajaran garis roda telah melalui beberapa tahap pengujian berdasarkan pengembangan dan penelitian model prosedural Borg and Gall (R&D). Setelah peneliti berhasil menyelesaikan pengerjaan produk media pembelajaran garis roda, maka peneliti menyerahkan kepada ahli media dosen PGSD dan guru kelas III untuk divalidasi, dengan maksud untuk mendapatkan kritik dan saran perbaikan produk dari ahli media dosen PGSD dan guru kelas III.

Hasil validasi I oleh ahli media (dosen PGSD Universitas Sanata Dharma) pada produk media pembelajaran menunjukkan bahwa produk media pembelajaran garis roda tergolong dalam kriteria “Baik” dengan perolehan skor 4,24. Hasil validasi video media pembelajaran garis roda juga tergolong dalam kriteria “Baik” dengan perolehan skor 3,50.

Hasil validasi II oleh ahli media (Guru wali kelas III) pada produk media pembelajaran menunjukkan bahwa produk media pembelajaran garis roda tergolong dalam kriteria “Baik” dengan perolehan skor 3,59.

Hasil validasi video media pembelajaran garis roda juga tergolong dalam kriteria “Baik” dengan perolehan skor 3,36.

Hasil akhir pengembangan dan penelitian ini yaitu media pembelajaran garis roda yang dijadikan sebagai penyampai pesan pembelajaran kepada peserta didik dan membantu guru dalam memberikan suasana belajar yang asik, kreatif, dan kondusif.

Setelah melalui tahapan penilaian validasi, peneliti menemukan kelebihan dan kekurangan dari produk media pembelajaran garis roda.

Kelebihan media pembelajaran garis roda yaitu produk media pembelajaran bisa digunakan untuk kelas 3, dapat merangsang keaktifan peserta didik, dan bisa membangkitkan semangat belajar siswa serta membantu kreativitas guru dalam mengembangkan penggunaan media pembelajaran dalam proses mengajar Produk media pembelajaran garis

roda berisikan penggaris bilangan yang dapat membantu siswa dalam menjumlah, mengurangi, dan membagi dengan dibantu arahan jalan ke kiri dan ke kanan serta roda putar untuk menjawab hasil dari pertanyaan yang telah dihitung.Selain kelebihan, peneliti juga menemukan kekurangan dalam media pembelajaran garis roda yaitu warna yang kurang cerah dan kurang bervariasi.

56 BAB V PENUTUP

Pada bab ini menguraikan tentang kesimpulan, keterbatasan peneliti, dan saran untuk penelitian sebagai berikut.

A. Kesimpulan

Berdasarkan hasli penelitian dan pembahasan pada bab sebelumya, peneliti menyimpulkan sebagai berikut.

1. Pengembangan media pembelajaran garis roda dikembangkan menurut prosedural Borg and Gall (dalam Sugiyono, 2011). Terdapat 10 langkah prosedur pengembangan menurut Borg and Gall, peneliti hanya sampai pada langkah keenam antara lain, (1) potensi dan masalah, (2) pengumpulan data, (3) desain produk, (4) validasi desain, (5) revisi desain, dan (6) ujicoba produk. Peneliti tidak dapat melaksanakan langkah keenam dikarenakan pada saat penelitian siswa kelas III sedang menghadapi masa Penilaian Akhir Semester (PAS) sehingga peneliti hanya melakukan uji kelayakan pada ahli media dosen PGSD dan guru kelas III. 4,25 4,45, 4,11

2. Kualitas media pembelajaran garis roda dan video media pembelajaran garis roda dari hasil validasi skala 5 adalah “Baik”.

Berdasarakan hasil penilaian dari kedua ahli media dosen dan guru kelas III, media garis roda memperoleh skor rerata 3,92 dan video media garis roda memperoleh skor rerata 3,43.

Kesimpulan yang dapat diambil dari hasil skor validasi yang didapat dari kedua ahli yaitu ahli media I (Dosen PGSD) dan ahli media II (Guru Wali Kelas III). Produk media pembelajaran garis roda yaitu layak digunakan sebagai media pembelajaran pada mata pelajaran matematika materi garis bilangan kelas III.

B. Keterbatasan penelitian

1. Peneliti tidak dapat melakukan uji coba produk kepada siswa dikarenakan siswa kelas III sedang dalam masa Penilaian Akhir Semester (PAS).

2. Penelitian ini dihasilkan hanya untuk digunakan pada mata pelajaran matematika terkhusus materi garis bilangan dan tidak dapat digunakan pada mata pelajaran lain.

C. Saran

1. Untuk penelitian selanjutnya dapat merancang dan mendesain kembali media pembelajaran garis roda agar terlihat lebih menarik sesuai dengan kebutuhan guru dan siswa.

2. Untuk peneliti selanjutnya dapat membuat media dan mengujicobakan produk pada mata pelajaran matematika dengan materi yang lain.

58

Daftar Pustaka

Ahmad Susanto. (2016). Teori Belajar dan Pembelajaran di Sekolah Dasar. Jakarta:

Kencana.

Ali Mudlofir, Evi Fatimatur Rusyidiyah. (2017). Desain Pembelajaran Inovatif dari Teori ke Praktik. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Arsyad, A. (2014). Media Pembelajaran (edisi ke-17). Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Azhar Arsyad. (2016). Media Pembelajaran, Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Depdiknas. (2003). Undang-undang RI No.20 tahun 2003 tentang pendidikan nasional. Jakarta:Depdiknas

Esti Ismawati, Faraz Umaya. (2017). Belajar Bahasa di Kelas Awal. Yogyakarta:

Penerbit: Ombak.

Hamalik. (1994). Encyclopedia of Education research. Bandung: Penerbit PT. Citra Aditya Bakti.

Hamalik, Oemar. (2011). Proses Belajar Mengajar. Jakarta: PT Bumi Aksara.

Haryati Sry. (2012). Research and Development (R&D) Sebagai Salah Satu Model Penelitian Dalam Bidang Pendidikan. Jurnal Research And Development (R&D) Vol. 37 No.1.

Imam Asrori, Moh. Ahsanuddin. (2016). Media Pembelajaran Bahasa Arab Dari Kartu Sederhana Sampai Web Penjelajah Dunia, Malang: CV. Bintang Sejahtera.

Iskandar. (2012). Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Gaung Persada Press Group.

Khairunnisa, W. (2017). Pengembangan Media Permainan Roda Putar Berbasis Website Untuk Keterampilan Membaca Bahasa Prancis Siswa Kelas XI SMA Angkasa Adisutjipto. Skripsi Jurusan Pendidikan Bahasa Prancis Universitas Negeri Yogyakarta.

Kurniadewi, N. (2019). Penggunaan Media Roda Putar Puzzle Pintar untuk Meningkatkan Hasil Belajar Mata Pelajaran IPS Peserta Didik Sekolah Dasar (SD). Jurnal: Teknodik.

Muliana, S. (2021). Pengembangan Media Roda Putar Kebudayaan (ROTAN) pada Tema 7 Subtema 2 Pembelajaran 3 untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik Kelas IV SDN Inpres O,o Donggo. Nusa Tenggara Barat:

Universitas Muhammadiyah Mataram.

Noni istifar, R. dkk. (2015). Penerapan Pembelajaran TGT Dengan Roda Untuk Meningkatkan Aktivitas Belajar Akuntansi Siswa SMKN I Tempel. Universitas Negeri Yogyakarta, 14(1).

Rayandra, A. (2012). Kreatif Mengembangkan Media Pembelajaran. Tersedia di http://scholar.google.co.id/citations?user=UfwRFjkAAAAJ&hl=en

Rifa’i dan Ani. (2016). Psikologi Pendidikan. Semarang: UNNES Press.

Rifa, Iva. (2012). Koleksi Game Edukatif di Dalam dan Luar Sekolah. Jogjakarta:

FlashBook.

Rusman. (2013). Model-Model Pembelajaran. Jakarta: Raja Grafindo.

Rusman. (2013). Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi.

Jakarta:Rajawali Pers.

Sari, Mery Yanti Victoria. (2011). Penggunaan Media Mobil-mobilan dan Jalan Bilangan pada Materi Operasi Penjumlahan Bilangan Bulat untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas IV SDN Made I/475 Surabaya.

Surabaya: PGSD UNESA.

Silalahi, A. (2017). Development Research (Penelitian dan Pengembangan). Jurnal:

Pendidikan,3.

Sugiyono. (2010). Statistika untuk Penelitian. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2011). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung:

Alfabeta.

Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sugiono, & Yustiyani, S. (2015). Metode Penelitian dan Pengembangan R&D.

Bandung: Alfabeta.

Sururunni’mah, S.M. (2019). Pengembangan Media Roda Putar Aksara

“ROPUSA” untuk Meningkatkan Hasil Belajar Bahasa Jawa Kelas III MI

Baitur Rohman Bentengan Bandung Tulungagung. Tulungagung: Institut Agama Islam Negeri Tulungagung.

Susanto, Ahmad. (2013). Teori Belajar dan Pembelajaran di Sekolah Dasar.

Jakarta:

Prenamedia Group.

Susanto, Ahmad. (2016). Teori Belajar & Pembelajaran di Sekolah Dasar. Jakarta:

Prenatamedia Group.

Suyono & Hariyanto. (2015). Belajar Dan Pembelajaran. Bandung: PT Remaja Rosdakarya, Cet Ke 5.

Tegeh, I. M., Nyoman, I., & Pudjawan, K. (2014). Model Penelitian Pengembangan.

Yogyakarta: Graha Ilmu.

Widiasworo, Erwin. (2017). Strategi Dan Metode Mengajar Siswa Di Luar Kelas.

Yogyakarta: Ar-ruzz Media.

Widoyoko, Eko Putro. (2012). Teknik Penyusunan Instrumen Penelitian.

Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Wisudawati, Asih Widi dan Eka Sulistyowati. (2015). Metodologi Pembelajaran IPA. Jakarta: Bumi Aksara.

61 LAMPIRAN

Lampiran 1. Surat Pengantar Observasi dan wawancara

Lampiran 2. Surat pengantar izin penelitian

Lampiran 3. Surat pengantar ahli media (dosen PGSD)

Lampiran 4. Surat pengantar ahli media ( guru kelas 3 SDN Terbansari 1)

Lampiran 5. media garis roda

Lampiran 6. Video media garis roda

https://drive.google.com/file/d/1MGYt1LSKLdTktZgSJy6H6YSYHIm3ZwBD/view?u sp=sharing

Lampiran 7. Validasi guru

Lampiran 8. Validasi dosen

Dokumen terkait