BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
A. Hasil penelitian
2. Kualitas Soal-Soal Tes Asesmen Hasil Pendidikan Karakter Berbasis
Sebagaimana dipaparkan pada Bab III, untuk menguji kualitas soal-soal tes asesmen hasil pendidikan karakter pada penelitian ini (validitas dan reliabilitas), peneliti menggunakan analisis faktor konfirmatori. Maka, untuk melihat kualitas soal tes, peneliti menghitungnya dengan cara masing-masing faktor / per-faktor seperti yang telah dijelaskan pada Bab III.
a. Validitas Soal Tes
1) Hasil Analisis Faktor Variabel 1 Tabel 4.1
KMO and Bartlett’s Test Nilai Karakter Hubungan dengan Tuhan
Kaiser-Meyer-Olkin Measure of Sampling Adequacy. .502 Bartlett’s Test of Sphericity Approx. Chi-Square 36.020
Df 6
Sig. .000
Pada tabel di atas, menunjukkan bahwa nilai KMO-MSA yaitu 0,502 dan faktorisasinya termasuk golongan buruk. Akan tetapi, walaupun faktorisasinya termasuk dalam kategori buruk, item-item soal tes asesmen pada faktor 1 ini masih layak untuk digunakan dan dapat dilanjutkan untuk analasis faktor. Terbukti bahwa nilai KMO-MSA ≥ 0,50 dan signifikansi Barlett 0,000 atau ≤ 0,05, maka 4 butir soal tes ini tergolong layak untuk digunakan.
Tabel 4.2
Hasil Uji Validitas Soal Tes Nilai Karakter Hubungan dengan Tuhan
Rotated Component Matrixa Component 1 2 f1.65 .664 f1.66 .823 f1.67 .662 f1.68 .784
Extraction Method: Principal Component Analysis. Rotation Method: Varimax with Kaiser Normalization. a. Rotation converged in 3 iterations.
Pada table rotated component matrix menunjukkan item-item yang membentuk faktor baru yang sejenis. Nilai factor loading yang berada dalam satu kolom mengartikan item tersebut dalam jenis faktor yang sama. Hasil keempat item soal pada variabel 1 memiliki factor loading ≥ 0,5, sehingga seluruh item valid dan membentuk 2 faktor. Faktor pertama terdiri dari item soal nomor 65 dan 68, sedangkan faktor kedua terdiri dari item soal nomor 66 dan 67. Hal tersebut berarti item soal nomor 65 dan 68 memiliki keterkaitan/kemiripan, begitupun dengan item soal nomor 66 dan 67.
2) Hasil Analisis Faktor Variabel 2 dan Variabel 3 Tabel 4.3
KMO and Bartlett's Test Nilai Karakter Hubungan dengan Diri Sendiri dan Hubungan dengan Sesama
Kaiser-Meyer-Olkin Measure of Sampling Adequacy. .954 Bartlett's Test of Sphericity Approx. Chi-Square 19133.516
Df 2278
Pada tabel 4.4 menunjukkan bahwa nilai KMO-MSA yaitu 0,954 dan termasuk dalam golongan sangat baik. Artinya, apabila nilai KMO-MSA ≥ 0,50 dan signifikansi Barlett 0,000 atau ≤ 0,05, maka soal tes asesmen pada variabel faktor 2 dan 3 dalam penelitian ini sangat layak digunakan dan dapat dilanjutkan pada analisis faktor.
Tabel 4.4
Hasil Uji Validitas Soal Tes Nilai Karakter Hubungan dengan Diri Sendiri dan Hubungan dengan Sesama
Rotated Component Matrixa Component 1 2 f2.1 .720 f2.2 .621 f2.3 .577 f2.4 .658 f2.17 .601 f2.18 .509 f2.19 .666 f2.20 .595 f2.21 .577 f2.22 .602 f2.23 .605 f2.24 .634 f2.25 .659 f2.26 .566 f2.27 .671 f2.28 .524 f2.29 .621 f2.30 .600 f2.31 .555 f2.32 .647 f2.33 .503 f2.34 f2.35 .586 f2.36 .560 f2.37 .556
f2.38 .584 f2.39 f2.40 .525 f2.41 .504 f2.42 .551 f2.43 .556 f2.44 .520 f2.45 .542 f2.46 .531 f2.47 .654 f2.48 .590 f3.5 .819 f3.6 .545 f3.7 .639 f3.8 .710 f3.9 .716 f3.10 .632 f3.11 f3.12 .584 f3.49 .606 f3.50 .612 f3.51 .546 f3.52 .620 f3.53 .617 f3.54 .526 f3.55 .501 f3.56 .576 f3.57 .684 f3.58 .505 f3.59 .578 f3.60 .569 f3.61 .614 f3.62 .727 f3.63 .633 f3.64 .656 f3.81 .624 f3.82 .575 f3.83 .556 f3.84 f3.85 f3.86 .690 f3.87 .548 f3.88 .574
Extraction Method: Principal Component Analysis. Rotation Method: Varimax with Kaiser Normalization. a. Rotation converged in 3 iterations.
Pada Table rotated component matrix menunjukkan item-item yang membentuk faktor baru yang sejenis. Namun, hasil di atas menunjukkan bahwa tidak ada item-item soal karakter yang membentuk faktor baru yang sejenis. Selanjutnya, nilai factor loading yang berada dalam satu kolom di atas mengartikan bahwa item-item tersebut termasuk dalam jenis faktor yang sama atau item soal yang berkaitan satu dengan yang lainnya. Maka, dari hasil diatas diperoleh banyaknya 2 item tidak valid pada variabel faktor 2 dan 3 item tidak valid variabel faktor 3.
3) Hasil Analisis Faktor Variabel 4 Tabel 4.5
KMO and Bartlett's Test Soal Tes Nilai Karakter Hubungan dengan Lingkungan
Kaiser-Meyer-Olkin Measure of Sampling Adequacy. .502 Bartlett's Test of Sphericity Approx. Chi-Square 20.878
Df 6
Sig. .002
Tabel di atas menunjukkan bahwa nilai KMO-MSA yaitu 0,502 dan faktorisasi termasuk golongan buruk. Artinya, walaupun termasuk dalam kategori buruk, akan tetapi item-item soal tes asesmen pada faktor 4 ini masih layak untuk digunakan. Terbukti bahwa nilai KMO-MSA ≥ 0,50 dan signifikansi Barlett 0,000 atau ≤ 0,05, maka ke empat butir soal tes asesmen pada faktor 4 ini
tergolong layak untuk digunakan dan dapat dilanjutkan analisis faktor.
Table rotated component matrix di atas menunjukkan item-item yang membentuk faktor. Nilai factor loading yang berada dalam satu kolom, mengartikan item tersebut dalam faktor baru yang sama. Hasil keempat item pada variable 4 memiliki factor loading ≥ 0,5, sehingga seluruh item valid. Dari tabel di atas juga dapat dilihat bahwa telah terbentuk 2 faktor baru, dimana faktor pertama terdiri dari item soal nomor 15 dan 16, sedangkan faktor kedua terdiri dari item soal nomor 13 dan 14. Hal tersebut berarti item soal nomor 15 dan 16 memiliki keterkaitan/kemiripan, begitupun dengan item soal nomor 13 dan 14.
Tabel 4.6
Uji Validasi Soal Tes Nilai Karakter Hubungan dengan Lingkungan Rotated Component Matrixa
Component 1 2 f4.13 .704 f4.14 .731 f4.15 -.715 f4.16 .707
Extraction Method: Principal Component Analysis. Rotation Method: Varimax with Kaiser Normalization. a. Rotation converged in 3 iterations.
4) Hasil Analisis Faktor Variabel 5
Nilai KMO-MSA yaitu 0,758 dan masuk dalam golongan biasa. Artinya, walaupun termasuk dalam kategori biasa saja, akan tetapi item-item soal tes nilai karakter yang berhubungan dengan kebangsaan ini masih layak untuk digunakan. Terbukti bahwa nilai KMO-MSA ≥ 0,50 dan signifikansi Barlett 0,000 atau ≤ 0,05, maka ke 12 butir soal tes asesmen pada faktor 5 ini tergolong layak untuk digunakan dan dapat dilanjutkan mengenai analisis faktor.
Tabel 4.8
Uji Validasi Soal Tes Nilai Karakter Hubungan dengan Kebangsaan Rotated Component Matrixa
Component 1 2 3 f5.69 .641 f5.70 .635 f5.71 .652 f5.72 .630 f5.73 .592 f5.74 .560 f5.75 f5.76 .553 f5.77 .533 f5.78 .580 f5.79 Tabel 4.7
KMO and Bartlett's Test Soal Tes Nilai Karakter Hubungan dengan Kebangsaan
Kaiser-Meyer-Olkin Measure of Sampling Adequacy. .758 Bartlett's Test of Sphericity Approx. Chi-Square 693.702
Df 66
f5.80 .684 Extraction Method: Principal Component Analysis.
Rotation Method: Varimax with Kaiser Normalization. a. Rotation converged in 5 iterations.
Table rotated component matrix menunjukkan item-item yang membentuk faktor. Nilai factor loading yang berada dalam satu kolom mengartikan item tersebut membentuk variabel yang sama. Hasil diatas terdapat 10 item pada variable 5 memiliki factor loading ≥ 0,5. Selanjutnya, 10 item valid tersebut membentuk 3 faktor. Faktor pertama terdiri dari item soal nomor 69,70,71, dan 72. Faktor ke dua terdiri dari item soal nomor 73,74,76 dan faktor ketiga terdiri dari item soal nomor 77,78, dan 80. Sedangkan, terdapat 2 item yang tidak valid yaitu pada nomor soal 75 dan 79.
b. Reliabilitas Soal Tes
Reliabilitas soal tes ini telah peneliti hitung dengan bantuan Program SPSS Alpha’s Cronbach, sehingga diperoleh hasil sebagai berikut:
Tabel 4.9 Reliability Statistics
Cronbach's Alpha N of Items
,933 88
Dari hasil tersebut di atas, diperoleh nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,933. Artinya bahwa produk soal tes ini memiliki tingkat reliabilitas yang sangat baik.