BAB IV PEMBAHASAN
B. Respons Pembaca Remaja Terhadap novel Negeri 5 Menara
1. Kuesioner A
Kuesioner A menggunakan pengembangan suatu metodologi sebagai landasan untuk menentukan rasionalisasi value judgements yang diberikan pembaca terhadap suatu teks sastra. Alasan yang mendasari orientasi yang lebih diarahkan kepada pembaca karena adanya kenyataan bahwa dari pembaca itulah kita harus membuktikan reaksi evaluatif.
Dalam kuesioner ini terbagi menjadi dua pertanyaan. Pertama mengenai frekuensi responden dalam membaca novel. Kedua pertanyaan berpusat pada kriteria apa yang digunakan pembaca sebagai dasar penilaian pembaca terhadap teks sastra khususnya novel dan apakah pembaca menentukan fungsi estetis suatu teks sastra sebagai suatu hal dominan. Hal ini juga berkaitan erat dengan jenis pembaca yang menjadi fokus penelitian ini. Maka diberikan pula penilaian mengenai tingkat kebiasaan pembaca remaja dalam membaca novel.
Tabel 1
Pertanyaan: Seberapa sering Anda membaca novel?
No. Pilihan Jawaban Jumlah Persentase
1 Sangat sering 1 4%
2 Sering 10 40%
3 Kadang-kadang 12 48%
5 Tidak pernah sama sekali -
-Jumlah 25 100%
Dari tabel 1 terlihat bahwa 1 informan dari 25 informan menyatakan bahwa sangat sering dalam membaca novel dan 10 informan menyatakan bahwa frekuensi sering menjadi pilihan dalam membaca novel. Informan terbanyak menyatakan kadang-kadang dalam membaca novel dengan jumlah 12 informan dan 2 informan dari 25 informan menyatakan diri jarang dalam membaca novel. Pada kategori tidak pernah sama sekali, tidak ada informan yang memilih kategori tersebut.
Dari persentase keseluruhan maka dapat dinyatakan dalam membaca novel kebanyakan dari informan memilih frekuensi kadang-kadang dengan jumlah persentase 48%, sedangkan informan yang memprioritaskan kegiatan membaca yang diisi dengan membaca novel dengan frekuensi sangat sering hanya 4% dari 100%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa membaca novel bagi informan bukan menjadi kegiatan membaca hal yang lain sebagai kegiatan utama membaca atau memang kegiatan membaca bukanlah menjadi prioritas dari kegiatan yang dikhususkan bagi informan.
Tabel 2
Pertanyaan: Kriteria apa sajakah yang menurut Anda harus terdapat dalam novel yang baik atau berkualitas?
a. Informan 1
No. Kriteria Emosional Kriteria Intelektual 1. Novel tersebut membawa
pembacan ikut dalam peristiwa
Alur ceritanya masuk akal
2. Menginspirasi dan memotivasi Mengandung unsur moral 3. Bisa menjadi teladan yang baik Bahasanya mudah dimengerti 4. Penuh dengan kejutan Alur ceritanya jelas
5. Tidak membosankan
b. Informan 2
No. Kriteria Emosional Kriteria Intelektual 1. Novel yang dapat menginspirasi
pembacanya
Tokoh dalam menyelesaikan masalahnya
2. Novel yang dapat membawa pembaca ke dunianya (ceritanya)
Karakter tokoh menonjol
3. Membuat pembaca penasaran Akhir cerita sulit untuk di tebak 4. Membuat pembaca ingin
meneruskan bacaan
Alur cerita yang tidak membuat bingung
5. Novel yang membuat pembaca merasakan situasinya
Alur cerita menarik untuk dibaca
c. Informan 3
No. Kriteria Emosional Kriteria Intelektual 1. Menunjang semangat Alur ceritanya tidak bertele-tele 2. Dapat memotivasi siapa saja yg
membacanya
Latar menarik
3. Tidak hanya mengharukan, juga mengandung humor yang membuat tertawa
Penokohannya berkarakter
4. Dapat mememerbaiki karakter dan moral masyarakat pembaca
Bahasa mudah dipahami
d. Informan 4
No. Kriteria Emosional Kriteria Intelektual 1. Terkesan ketika membacanya Bahasa mudah dipahami 2. Terinspirasi oleh tokoh Karakter tokohnya menarik 3. Prihatin terhadap kehidupan
tokoh
Banyak nasehat yang disampaikan
4. Menumbuhkan semangat dalam belajar
Terdapat banyak makna kehidupan
5. Merasa termotivasi Latar tempatnya menarik
e. Informan 5
No. Kriteria Emosional Kriteria Intelektual 1. Memotivasi Alur runtut
2. Menyentuh Bahasa mudah dipahami 3. Bisa membuat pembaca terbawa
suasana novel
Penokohan jelas
4. Membuat pembaca ingin terus melanjutkan membaca
Pemilihan kata yang sesuai
5. Tidak membuat pembaca berpikir keras
Alur cerita sederhana tapi berisi
f. Informan 6
No. Kriteria Emosional Kriteria Intelektual 1. Novel yang menggugah emosi
pembaca
Unsur ilmu menambah pengetahuan pembaca
2. Kesan emosional kedekatan manusia dengan pencipta-Nya
Unsur keagamaan membuat novel lebih religius dan menarik
3. Memancing emosi pembaca segingga pembaca hanyut dalam
Penokohan yang berkarakter memeperkuat cerita dalam novel
cerita
4. Komedi dapat menjadi hiburan yang terselip dalam novel
Mengandung unsur kebudayaan
5. Membuat seorang larut dalam cerita sebuah novel
Pemilihan kata menarik menambah nilai estetika novel g. Informan 7
No. Kriteria Emosional Kriteria Intelektual 1. Novel terkesan menarik Gaya bahasa cukup menarik 2. Menambah motivasi Bahasa yang mudah dimengerti 3. Memberi banyak nasihat hidup Penokohan: Semua karakter
terdapat dalam novel
4. Judul unik sehingga membuat penasaran untuk membacanya
Pencerita harus paham setiap apa yang diceritakannya agar pembaca tidak bingung
5. Terdapat alur yang runtut (Tidak terputu-putus)
h. Informan 8
No. Kriteria Emosional Kriteria Intelektual 1. Mampu membangkitkan emosi
pembaca
Tokoh dalam novel dapat dijadikan panutan
2. Sulit ditebak jalan ceritanya Memiliki unsur IPTEK 3. Cerita sesuai dengan
perkembangan zaman
Mampu menampilkan konflik yang kompleks
4. Mampu membangkitkan semangat keilmuan pembaca
Memiliki alur lebih dari satu
5. Menekankan pada diksi
No. Kriteria Emosional Kriteria Intelektual 1. Membuat pembaca berpikir
sehingga dapat mencerna kata-katanya
Peristiwa dalam alurnya tidak mudah di tebak namun bisa diterima secara jelas oleh akal 2. Novel yang baik menyinggung
perasaan pembacanya
Memberikan informasi dan ilmu pengetahuan yang jarang di dapatkan dari sumber lain
3. Novel yang baik membuat pembaca tetap memikirkannya meskipun telah lama selesai membacanya
Menceritakan sisi positif dan negatif tokoh utama dalam novel
4. Memberikan kesempatan kepada pembacanya untuk masuk ke dalam novel dan terlibat sebagai tokoh utama
Kalimat yang digunakan sederhana, sedikit majas namun tajam
5. Terdapat kalimat menarik yang di simpan dalam hati
Membuka wawasan pembaca
j. Informan 10
No. Kriteria Emosional Kriteria Intelektual 1. Menginspirasi pembacanya Gaya bahasa mudah dipahami 2. Membuat pembaca ikut hanyut
dan merasakan apa yg di rasakan didalam novel tersebut.
Pemilihan kata tepat dan sesuai.
3. Memotivasi untuk tidak putus asa dalam meraih cita-cita
Terkandung hal-hal yang positif yang dapat diambil
4. Menghanyutkan pembaca sehingga terbayang menjadi tokoh utama
Banyak pesan bijak yang di sampaikan penulis kepada pembaca
5. Kesungguhan tokoh meraih cita-cita
k. Informan 11
No. Kriteria Emosional Kriteria Intelektual 1. Membuat pembacabahagia Tema menarik
2. Membuat pembaca semangat Penokohan berkarater 3. Novel membuat pembaca ikut
ke dalam cerita
Konflik juga harus menarik
4. Novel harus membuat membuat pembaca marah dengan tokoh yang “antagonis
Alur dan latar tidak terlalu berbelit-belit
5. Novel membuat
pembacaberimajinasi
Gaya penulisan tidak terlalu rumit tapi jangan terlalu sederhana
l. Informan 12
No. Kriteria Emosional Kriteria Intelektual
1. Membuat pembaca tidak bosan Memiliki pesan tersirat maupun tersurat yang sarat makna
2. Selalu mempunyai kejutan disetiap bagiannya
Penokohan karakter mengasyikkan
3. Novel membuat pembaca larut didalamnya
Sudut pandang selalu berubah ubah
4. Novel begitu mengasyikkan kadang memiliki beberapa kesamaan antara pribadi saya dengan salah satu tokohnya
Konflik diselesaikan dengan cara yang hebat
5. Novel bisa dijadikan penyemangat
Gaya bahasa lugas dan memiliki bahasa kiasan.
m. Informan 13
No. Kriteria Emosional Kriteria Intelektual 1. Sangat menyentuh hati. Alur cerita jelas
2. Memotivasi, sehingga ingin menjadi seperti tokoh utama
Alur cerita tidak bertele-tele
3. Membuat pembaca masuk ke dalam cerita
Mengandung amanat yang baik
4. Membuat pembaca greget Kata-katanya mudah dipahami 5. Cerita menarik Ending cerita tidak terduga
n. Informan 14
No. Kriteria Emosional Kriteria Intelektual 1. Membuat pembaca larut dalam
cerita secara emosional
Memiliki alur cerita yang kuat
2. Membangkitkan emosi para pembacanya
Mengungkapkan hal-hal baru
3. Menggugah pembacanya berbuat positif, memerbaiki akhlak dan moral masyarakat pembaca
Tema yang tidak biasa
4. Novel dikatakan bagus apabila ceritanya membuat pnasaran pmbaca.
Tokohnya berkarakter
5. Memberi inspirasi mencerahkan Alurnya tidak berbelit-belit
No. Kriteria Emosional Kriteria Intelektual 1. Ingin cepat menyelesaikan
bacaan
Alur cerita mudah ditebak
2. Judul membuat penasaran Amanantnya dapat dimanfaatkan dalam kehidupan.
3. Cover novelnya menarik perhatian dibuat animasi
Bahasa mudah dipahami dan diselipkan majas.
4. Setiap peergantian bab diselipkan peribahasa, puisi, syair atau lainnya
5.
p. Informan 16
No. Kriteria Emosional Kriteria Intelektual 1. Novel yang membuat pembaca
penasaran
Dapat mendeskripsikan suasana novel tersebut dengan jelas dan logis
2. Memancing emosi pembaca, membuat pembaca benar-benar sedih atau benar-benar senang
Tidak terlalu banyak tokoh yang masuk ke dalam cerita tersebut dan pendeskripsian tokoh sesuai dengan karakter yang semestinya 3. Membawa pembaca ke dalam
suasana cerita
Banyak mengandung pesan
4. Ceritanya menarik untuk dibaca (banyak peminatnya)
Konflik yang diiringi penyelesaiannya
5. Membuat pembaca seolah-olah menjadi tokoh dalam cerita
Alur cerita yang tidak dapat ditebak
q. Informan 17
1. Inspiratif Bahasa mudah diphami 2. Membaca yang menyimpulkan
akhir cerita
Menambah pengetahuan pembaca terutama pada bahasa
3. Dapat menambah semangat para pembaca
Alur cerita jelas
4. Arti persahabatan saling melengkapi dan memotivasi
Tokoh-tokohnya memberikan inspirasi
5. Novelnya asik Dialognya tidak bertele-tele
r. Informan 18
No. Kriteria Emosional Kriteria Intelektual 1. Novel itu memiliki nilai
inspirasi yang tinggi
Tema novel sangat cocok untuk pelajar
2. Tidak bosan untuk membaca, meskipun sudah selesai membacanya 2x
Karakter tokoh sangat beragam & menarik
3. Meningkatkan semangat belajar Latar / Setting seperti nyata dan mendukung jalan cerita
4. Memiliki nilai tambah yang bermanfaat bagi pembaca
Gaya bahasa dan pemilihan diksi menarik
5.
s. Informan 19
No. Kriteria Emosional Kriteria Intelektual 1. Berkesan mendalam Watak tokoh bervariasi 2. Tidak mudah dilupakan Bahasanya mudah dipahami. 3. Ada humornya Settingny campuran
4. Banyak kata-kata yang memotivasi
Banyak memberikan nasihat-nasihat
t. Informan 20
No. Kriteria Emosional Kriteria Intelektual 1. Mampu mendramatisirkan
suasana sebenarnya
Mampu menampilkan suasana sebenarnya
2. Mampu memainkan suasana hati pembaca
Dapat menangkap sudut pandang penulis dengan mudah
3. Novel tersebut mampu mempengaruhi emosional pembaca
Dapat menangkap maksud peristiwa dalam cerita dengan mudah
4. Dapat menentukan tema dengan
mudah
5. Dapat menentukan latar yg
menarik
u. Informan 21
No. Kriteria Emosional Kriteria Intelektual 1. Membuat pembaca dapat
merasakan kesenangan bahkan kesedihan yang dirasakan oleh para tokoh
Memiliki penjelasan yang lengkap pada kalimat-kalimat asing.
2. Ceritanya menarik, membuat pembaca tidak cepat bosan
Bahasa yang ringan agar mudah dimengerti pembacanya.
3. Memiliki humor pada bagian tertentu untuk menghibur pembaca
Karakter tokoh unik
4. Ceritanya dapat membuat kita terinspirasi
Alur yang digunakan mudah untuk dipahami
5. Mengandung kalimat-kalimat yang baik membuat pembaca
semangat membaca atau mengingatnya
v. Informan 22
No. Kriteria Emosional Kriteria Intelektual 1. Sampul menarik, pengetikan
katanya tepat, tulisan jelas
Novel itu memiliki pesan moral bagi pembaca
2. Ada catatan kakinya jika menggunakan bahasa yang sekiranya jarang di gunakan
Novel yang di dalam nya sarat akan makna
3. Isi dari ceritanya bisa membangkitkan tekad, niat, dan emosii pembaca
Alurnya jelas
4. Novel yang tidak membosankan dan membuat pembaca ingin terus membacanya
Penggunaan bahasa dan gaya bahasa yang menarik dan tepat
5. Ada rasa penasaran yang timbul dan juga muncul rasa geregetan setiap kali membacanya
Penjelasan tokoh harus jelas
w. Informan 23
No. Kriteria Emosional Kriteria Intelektual 1. Dapat membuat pembaca larut
dalam cerita
Penokohan berkarakter
2. Judulnya tidak mudah di tebak isinya,sehingga membuat penasaran untuk membaca
Menggunakan bahasa yang mudah dipahami oleh pembaca.
3. Kisahnya unik dan tidak membuat bosan.
Alur cerita menarik dan mudah dipahami
4. Dapat membuat pembaca seolah olah mengalami kejadian yang diceritakan
5. Judul dan isi ceritanya bukan kategori cerita latah atau musiman
x. Informan 24
No. Kriteria Emosional Kriteria Intelektual 1. Kata-kata dalam bacaan bisa
diingat atau dikenang
Penyusunan bahasa dan kata kata baik/ sesuai
2. Bisa menciptakan khayalan tentang cerita yang dibaca
Mengandung makna
3. Bisa memancing emosional pembaca
Alur cerita sesuai
4. Menjadikan pembaca menghayati bacaan
Bahasa mudah dipahami
5. Penulisan model huruf yang menarik untuk dibaca
Cover dan isi cerita sepadan (sesuai)
y. Informan 25
No. Kriteria Emosional Kriteria Intelektual
1. Cerita mudah dipahami Perwatakan tokoh yang tergambar jelas atau tidak meragukan.
2. Menggunakan cover yang mendukung agar menarik pembaca saat melihatnya
Menggunakan bahasa yang baik, benar dan mudah di fahami pembaca
3. Menggugah emosional pembaca Alur cerita jelas 4.
5.
Tabel 2 menggambarkan dasar penilaian pembaca terhadap teks sastrayaitu novel. Dalam tabel ini informan diminta memberikan dasar kriteria novel yang baik menurut masing-masing informan. Dasar kriteria ini dibagi menjadi dua bagian, yaitu kriteria emosional dan kriteria intelektual.
Penggambaran tabel ini menggunakan saran Alan C. Purves dalam buku Evaluasi Teks Sastra karya Rien T. Segers yang menyatakan bahwa dengan menanyakan pendapat mengenai kriteria novel ideal itu lebih memberikan harapan daripada menanyakan daftar nama novel favorit pembaca.171 Dari perkiraan saran Purves bahwa dua kategori yang paling besar dan penting dari kriteria sastra yaitu segi intelektual dan emosional. Maka, kriteria tersebut menjadi dasar penelitian tabel dalam kuesioner ini.
Dari tabel 2 dapat diambil simpulan yang digambarkan pada tabel 3 di bahwah ini.
Tabel 3
Kriteria Emosional Kriteria Jumlah Pemunculan
Kriteria
Keterangan
Keterlibatan Emosi
9 Membawa perasaan pembaca larut/ hanyut dalam cerita
1 Membuat pembaca sedih/ prihatin 1 Membuat pembaca senang/ bahagia 2 Membuat pembaca terkejut
5 Membuat pembaca terharu/
171
Total
tersentuh
3 Membuat pembaca terkesan/ terkenang
3 Membuat pembaca tertawa/ terhibur
13 Menggugah/ membangkitkan emosi pembaca
37
Keterlibatan Personal
Total
5 Membawa pembaca masuk ke dalam cerita
2 Membuat pembaca berimajinasi 5 Membuat pembaca berpikir 6 Membuat pembaca bersemangat 8 Membuat pembaca terinspirasi 8 Membuat pembaca termotivasi 4 Membuat pembaca terlibat sebagai
tokoh cerita
2 Menggugah pembacanya berbuat positif
1 Pembaca yang menyimpulkan akhir cerita
41
Ketertarikan/ minat
7 Cerita asyik/ menarik untuk dibaca 3 Cover novel menarik
3 Judul novel unik/ menarik 5 Membuat pembaca penasaran 5 Membuat pembaca tidak bosan 3 Membuat pembaca ingin
Total
1 Penulisan model huruf menarik 4 Terdapat kalimat/ kata-kata yang
menarik 31
Lain-lain
Total
1 Ada catatan kakinya
2 Bisa menjadi teladan yang baik 1 Cerita sesuai perkembangan zaman 1 Cerita diselingi kisah percintaan 1 Dapat memperbaiki karakter dan
moral masyarakat 6
Total
Keseluruhan
115
Ket: Pada bagian keterangan tabel tidak semua bentuk penemuan faktor disebutkan, jika penemuan faktor tersebut sama atau mirip maka tidak ditulis kembali.
Kriteria Intelektual Kriteria Jumlah Pemunculan
Kriteria
Keterangan
Tema
Total
2 Tema menarik 1 Tema tidak biasa 1 Tema tentang pelajar 4
Alur 6 Alur cerita jelas
5 Alur cerita menarik 3 Alur cerita masuk akal
Total
3 Alur cerita runtut/ runtun 1 Alur cerita sederhana tapi berisi 4 Alur cerita tidak membingungkan 2 Alur cerita tidak dapat ditebak 1 Alur cerita campuran
2 Konflik diiringi penyelesian 26
Tokoh dan Penokohan
Total
3 Deskripsi tokoh/ penokohan jelas 3 Karakter tokoh dan penokohan
beragam
3 Karakter tokoh menarik
2 Pendeskripsian tokoh sesuai dengan karakter
3 Tokoh menginspirasi/ dapat dijadikan panutan
6 Tokoh dan penokohan berkarakter 20
Latar/ setting
Total
2 Deskripsi suasana novel jelas/ logis 1 Latar jelas
3 Latar (tempat, waktu, sosial) menarik
1 Latar/ setting seperti nyata 1 Setting campuran
8 Sudut
Pandang
Total
2 Pencerita harus paham dengan apa yang diceritakan
2 Sudut pandang jelas
1 Sudut pandang lebih dari satu 5
Gaya Bahasa
Total
15 Bahasa mudah dipahami
3 Gaya bahasa lugas dan memiliki bahasa kiasan
4 Gaya bahasa dan diksi menarik 4 Diksi/ pemilihan kata tepat/ sesuai 1 Memilik penjelasan untuk kalimat
asing
1 Diselipkan peribahasa, puisi, syair atau lainnya
28
Amanat/ pesan
Total
6 Memberikan informasi dan ilmu pengetahuan kepada pembaca 2 Mengandung unsur moral yang
baik
1 Mengandung unsur keagamaan 1 Mengandung unsur kebudayaan 9 Mengandung pesan tersirat/ tersurat 4 Mengandung hal-hal positif yang
dapat diambil 23
Lain-lain 2 Cover dan isi cerita sepadan (sesuai)
Total
Keseluruhan
117
Ket: Pada bagian keterangan tabel tidak semua bentuk penemuan faktor disebutkan, jika penemuan faktor tersebut sama atau mirip maka tidak ditulis kembali.
Pada tabel 3 yang merupakan simpulan dari tabel 2 dapat dilihat pada bagian kriteria emosionalbahwa faktor keterlibatan personal atau tindakan merupakan faktor yang sangat penting menurut informan dengan penemuannya sebanyak 41 kali. Sedangkan keterlibatan emosional perasaan penemuannya sebanyak 37 kali. Dilanjutkan dengan faktor ketertarikan atauminat pembaca dengan penemuannya sebanyak 31 kali dan faktor lainnya sebanyak 6 kali.
Adapun pada kriteria intelekual, bahwa faktor gaya bahasa merupakan faktor yang sangat penting menurut informan dengan penemuannya sebanyak 28 kali. Dilanjutkan dengan faktor alur dengan penemuannya sebanyak 26 kali. Faktor amanat atau pesan dengan penemuannya sebanyak 23 kali. Faktor tokoh dan penokohan dengan penemuannya sebanyak 20 kali. Faktor latar atausettingdengan penemuannya sebanyak 8 kali. Faktor sudut pandang dengan penemuannya sebanyak 5 kali dan faktor lainnya dengan penemuannya sebanyak 2 kali.