IV. HASIL DAN PEMBAHASAN
3 Kurangnya jumlah kantor cabang
Kurangnya jumlah kantor cabang sangat berpengaruh terhadap sistem komunikasi dengan pelanggan, yaitu dari segi distribusi dan segi perluasan pasar. Adanya kantor cabang di sejumlah kota besar di Indonesia dapat mempermudah koordinasi dalam hal distribusi sehingga produk dapat sampai kepada konsumen tepat waktu dan perluasan pasar di kota-kota besar lainnya di
Indonesia dapat menambah jumlah konsumen perusahaan, sehingga dapat meningkatkan penjualan. Kantor cabang yang dimiliki perusahaan saat ini hanya terdapat di Surabaya dan Bali. 4. Harga yang berfluktuasi
Harga yang berfluktuasi atau mudah berubah disebabkan karena harga yang ditetapkan perusahaan ditentukan berdasarkan biaya produksi. Apabila biaya produksi naik, maka harga produk towels juga akan mengalami kenaikan atau pun sebaliknya. Harga yang ditetapkan perusahaan dapat berubah sewaktu-waktu, yaitu satu atau dua kali dalam setahun.
4.3.3. Peluang
1. Pertambahan jumlah penduduk yang cukup tinggi
Jumlah penduduk di Indonesia setiap tahunnya mengalami kenaikan yang relatif tinggi. Kenaikan jumlah penduduk di Indonesia dapat memberikan peluang pasar bagi perusahaan sehingga dapat meningkatkan penjualan. Dengan bertambahnya jumlah penduduk kebutuhan masyarakat mengenai jaminan kesehatan akan meningkat. Hal ini akan mengakibatkan banyak dibukanya rumah sakit di Indonesia, sehingga dapat memberikan peluang pasar bagi perusahaan.
2. Hambatan untuk masuk industri tekstil
Ancaman masuk pendatang baru dalam industri tekstil khususnya untuk produk towels yang dijual perusahaan berdasarkan pesanan khusus untuk konsumen bisnis tidak terlalu besar. Bagi pendatang baru perlu beroperasi dalam skala ekonomi yang besar, sehingga modal yang dibutuhkan juga cukup besar. Sulitnya mendapatkan konsumen bisnis juga merupakan hambatan, karena konsumen biasanya sudah mempunyai langganan sendiri. Besarnya hambatan untuk masuk dalam industri tekstil ini merupakan peluang bagi perusahaan karena perusahaan tidak terlalu banyak menghadapi kompetitor atau pesaing.
3. Pembeli yang terdiri dari konsumen bisnis
Pembeli yang membeli produk towels perusahaan terdiri dari konsumen bisnis. Konsumen bisnis yang menjadi pasar sasaran perusahaan, yaitu jasa perhotelan, restoran, jasa penerbangan, dan rumah sakit. Pasar sasaran yang dimasuki oleh perusahaan tersebut merupakan peluang bagi perusahaan dalam mengembangkan usahanya.
4. Teknologi mesin yang canggih
Dalam memproduksi produknya, perusahaan menggunakan mesin-mesin yang berteknologi tinggi. Mesin-mesin tersebut di impor oleh perusahaan dari negara Jerman dan Swiss, dimana negara-negara tersebut terkenal dengan mesin yang memiliki teknologi yang canggih sehingga dapat menghasilkan produk yang memiliki kualitas yang bagus.
4.3.4. Ancaman
1. Tingkat inflasi
Tingkat inflasi yang terjadi di Indonesia sebesar 17,11 persen pada tahun 2005 telah membawa sebagian masyarakat pada kondisi yang makin memprihatinkan. Kondisi ini ditandai dengan meningkatnya harga barang-barang secara umum. Hal ini merupakan ancaman bagi perusahaan karena mengakibatkan biaya produksi perusahaan meningkat sehingga dapat mengakibatkan harga produk menjadi meningkat.
2. Kenaikan harga BBM
Kebijakan pemerintah mengenai pencabutan subsidi BBM dan kenaikan harga BBM berpengaruh terhadap biaya produksi towels PT Sadetex. Kenaikan biaya produksi berdampak pada harga jual produk towels.
3. Faktor keamanan dalam negeri
Faktor keamanan dalam negeri di Indonesia sangat mempengaruhi penjualan produk perusahaan. Adanya bom disejumlah tempat menjadi ancaman bagi perusahaan.
Terjadinya bom disejumlah tempat dapat mengurangi tingkat penjualan perusahaan karena masyarakat akan merasa waspada dan takut untuk berpergian.
4. Pasokan bahan baku dari supplier
Perusahaan dalam memproduksi produknya membutuhkan bahan baku. Bahan baku utama yang dibutuhkan tersebut diperoleh dari perusahaan lain. Perusahaan tidak memiliki jaminan yang pasti dalam hal pasokan bahan baku utama, sehingga apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan atau diluar kemampuan perusahaan akan dapat menghambat proses produksi.
5. Persaingan antara perusahaan sejenis
Persaingan yang terjadi antara perusahaan yang memasuki industri yang sama dan memiliki pasar sasaran yang sama bagi PT Sadetex dapat berpengaruh terhadap kinerja perusahaan. Hal ini merupakan suatu ancaman bagi PT Sadetex dalam mengembangkan usahanya.
6. Produk pengganti towels
Produk subtitusi dapat menjadi suatu ancaman bagi produk perusahaan. Konsumen dapat beralih kepada produk subtitusi apabila produk subtitusi memiliki harga yang lebih murah atau kualitas produk yang sama.
4.4. Perumusan Strategi Pemasaran PT Sadetex 4.4.1. Tahap Input
Pada tahap input dilakukan identifikasi terhadap faktor internal dan eksternal dalam perusahaan, kemudian disusun matriks IFE dan matriks EFE. Kuesioner penelitian dalam penentuan bobot dan rating faktor strategis internal dan eksternal perusahaan dapat dilihat pada Lampiran 2. Hasil pengisian kuesioner pembobotan dan penilaian rating faktor internal dan eksternal perusahaan dapat dilihat pada Lampiran 3 dan 4.
a. Matriks IFE
Matriks IFE disusun berdasarkan identifikasi terhadap faktor- faktor internal perusahaan berupa kekuatan dan kelemahan yang berpengaruh terhadap penjualan produk towels perusahaan. Hasil identifikasi menunjukkan bahwa perusahaan mempunyai lima kekuatan dan empat kelemahan. Kekuatan yang dimiliki perusahaan antara lain citra perusahaan yang baik, produk yang berkualitas, melakukan distribusi produk sendiri, menjaga hubungan yang baik dengan departemen lain, dan penjualan produk melalui sistem online. Kelemahan yang dimiliki perusahaan antara lain kurangnya promosi, target pasar yang terbatas, kurangnya jumlah kantor cabang, dan harga yang berfluktuasi.
Berdasarkan hasil identifikasi faktor kekuatan dan kelemahan yang dimiliki perusahaan, maka perhitungan pada matriks IFE PT Sadetex dapat dilihat pada Tabel 13.
Tabel 13. Matriks IFE PT Sadetex
No Faktor-Faktor Internal Kunci Bobot Rating Skor Terbobot
Kekuatan
1 Citra perusahaan yang baik 0,132 4 0,528
2 Produk yang berkualitas 0,132 4 0,528
3 Melakukan distribusi produk
sendiri 0,105 3 0,315
4 Menjaga hubungan yang baik
dengan departemen lain 0,132 4 0,528
5 Penjualan produk melalui sistem
online 0,105 3 0,315
Kelemahan
1 Kurangnya promosi 0,105 2 0,21
2 Target pasar yang terbatas 0,105 2 0,21
3 Kurangnya jumlah kantor cabang 0,079 2 0,158