• Tidak ada hasil yang ditemukan

Laporan Komite Audit

DAN REMUNERASI (NRC)

6. Laporan Komite Audit

Sepanjang tahun 2011, Komite Audit melaksanakan tugasnya sesuai dengan peraturan Pasar modal Indonesia sebagaimana dirumuskan dalam Piagam Komite Audit.Untuk memenuhi ketentuan dari Peraturan Bapepam-LK No.IX.I.5, Lampiran Surat Keputusan Ketua Bapepam-LK No.Kep-29/PM/2004 tanggal 24 September 2004, dan Peraturan No.I-A. Lampiran Surat Keputusan Direksi BEJ No.Kep. 305/BEJ/07-2004, Komite Audit memberikan sejumlah laporan berikut: • Pemeriksaan atas kepatuhan terhadap perundang-

undangan dan peraturan yang berlaku

Komite Audit memeriksa hasil penilaian sendiri yang dilakukan oleh Manajemen XL atas kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku. Berdasarkan pada hasil penilaian sendiri oleh Manajemen tersebut, Komite Audit tidak menemukan adanya ketidakpatuhan (selain potensi terkena dampak, sebagaimana dijelaskan dalam catatan pada laporan keuangan yang sudah diaudit untuk tahun iskal yang berakhir pada 31 Desember 2011) oleh Manajemen XL sehubungan dengan sejumlah regulasi yang dikeluarkan oleh Bapepam-LK, Bursa Efek Indonesia, dan perundang- undangan serta peraturan-peraturan lainnya yang berkaitan dengan sektor usaha tempat XL bekerja. Lebih lanjut, Komite Audit mencatat bahwa Manajemen XL terus berusaha untuk menerapkan tata kelola perusahaan yang baik di sepanjang tahun 2011. • Tinjauan Kinerja Keuangan

Berdasarkan pada hasil pemeriksaan Auditor Independen terhadap proses audit XL dan representasi Direksi, maka Komite Audit berkesimpulan bahwa laporan keuangan tahunan konsolidasian telah disusun sesuai Prinsip Akuntasi Yang Berlaku Umum di Indonesia. Melalui Dewan Komisaris, Komite Audit telah merekomendasikan agar Direksi memasukkan laporan keuangan konsolidasian untuk tahun iskal yang berakhir pada 31 Desember 2011 ke dalam Laporan Tahunan XL kepada Pemegang Saham dan mengajukannya kepada Bapepam-LK.

• Tinjauan Pengendalian Internal dan Penilaian Risiko

Komite Audit juga memeriksa dan melaporkan kelayakan, keefektifan, dan kehandalan sistem pengendalian internal dengan mengacu pada hasil penilaian sendiri oleh Manajemen XL. Komite Audit juga memeriksa Surat Jaminan Pengendalian Internal Tahunan yang diserahkan kepada Komite Audit. Untuk proses evaluasi ini, XL mengadopsi COSO (Committee of the Sponsoring Organizations of the Treadway Commission) Internal Control Integrated Framework.

2011 ANNUAL REPORT

124

PT XL Axiata Tbk.

The BAC also reviewed the overall Risk Management process and received updates on XL’s Risk Profile and the action taken by management to manage the risks. XL adopted the ISO 31000 Enterprise Risk Management Standards for this evaluation process.

A key element of the BAC’s review and evaluation of risk and internal controls was the activities of the Audit and Risk Management Division. In 2011, the Audit and Risk Management Division completed its required program and worked with XL’s Management Team to improve the risk and internal control framework. The BAC was pleased with the progress made by XL. It noted the progress in improving the overall risk and internal control assurance process in 2011.

Based on the work of and subsequent report from the Audit and Risk Management Division, the Independent Auditor and XL’s Management, the BAC considers XL’s system of internal control and risk management to be adequate and at an acceptable level within the context of XL’s business environment. It does highlight that as the business environment changes and further complexity arise, the control and risk management framework will require further enhancements.

• Review of the independence of XL’s auditors

The BAC has reviewed the independence of Public Accounting Firm (KAP) of Tanudiredja, Wibisana & Rekan, a member firm of PricewaterhouseCoopers. It has secured confirmation from KAP Tanudiredja, Wibisina & Rekan, a member firm of PricewaterhouseCoopers, attesting to their full independence and absence of any conflict of interest for the financial audit engagement of XL’s financial statements.

Review of the implementation of the total remuneration package for the Directors and Commissioners

The BAC noted that the review on the implementation of the total remuneration package for the BoC and BoD has been carried out by the NRC as reported in this Annual Report.

The BAC is required to submit the following reports to the BoC:

a. A management report and a quarterly BAC activity report;

b. An annual BAC activity report, submitted at the end of each financial year – the report included in XL’s Annual Report.

Komite Audit memeriksa seluruh proses Manajemen Risiko dan menerima laporan terkini mengenai Proil Risiko XL dan langkah-langkah yang diambil oleh manajemen untuk mengelola risiko tersebut. XL telah menerapkan ISO 31000 Enterprise Risk Management Standards untuk proses evaluasi ini.

Bagian penting dari pemeriksaan dan eveluasi resiko serta pengendalian internal oleh Komite Audit adalah kegiatan Divisi Audit dan Manajemen Risiko. Pada tahun 2011, Divisi Audit dan Manajemen Risiko menyelesaikan program wajib dan bekerja sama dengan Tim Manajemen XL untuk meningkatkan kerangka kerja manajemen risiko dan pengendalian internal. Komite Audit merasa puas dengan kemajuan yang dicapai XL, terutama dalam meningkatkan proses kepastian pengendalian risiko dan internal di sepanjang tahun 2011.

Berdasarkan pada hasil kerja dan laporan dari Divisi Audit dan Manajemen Risiko, Auditor Independen, dan Manajemen XL, Komite Audit berpendapat bahwa sistem pengendalian internal dan manajemen risiko XL sudah memadai dan berada pada level yang bisa diterima untuk lingkungan bisnis XL. Komite Audit juga menekankan bahwa seiring dengan berubahnya lingkungan usaha dan masalah-masalah baru bermunculan, maka kerangka manajemen risiko dan pengendalian internal perlu masih harus ditingkatkan lebih lanjut.

• Pemeriksaan Terhadap Independensi Auditor XL

Komite Audit telah memeriksa independensi Kantor Akuntan Publik Tanudiredja, Wibisana & Rekan, salah satu perusahaan anggota PricewaterhouseCoopers, dan mendapatkan konirmasi dari Kantor Akuntan Publik Tanudiredja, Wibisana & Rekan bahwa mereka bekerja secara independen dan tidak mempunyai benturan kepentingan dalam mengaudit laporan keuangan XL.

• Tinjauan atas Penerapan Paket Remunerasi untuk Direktur dan Komisaris

Komite Audit mencatat bahwa NRC telah memeriksa penerapan kebijakan remunerasi bagi Dewan Komisaris dan Direksi seperti dilaporkan dalam Laporan Tahunan ini.

Komite Audit diminta menyerahkan laporan-laporan di bawah ini kepada Dewan Komisaris:

a. Laporan Manajemen dan laporan kegiatan triwulanan Komite Audit;

b. Laporan kegiatan tahunan Komite Audit, diserahkan pada akhir setiap tahun iskal – laporan tersebut dimasukkan dalam Laporan Tahunan XL.

2011 ANNUAL REPORT 125

PT XL Axiata Tbk.

KomiTe-KomiTe Dan funGsi-funGsi

Di BaWaH DireKsi