BAB 1 PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Laporan Kinerja Triwulan II Tahun 2021 Inspektorat Jenderal KKP | 1
BAB 1
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Sebagai upaya mendukung Terwujudnya Indonesia Maju yang Berdaulat, Mandiri dan Berkepribadian Berlandaskan Gotong Royong melalui Pembangunan Politik, Hukum, Pertahanan dan Keamanan (Polhukhankam) Indonesia yang diarahkan menuju terwujudnya konsolidasi demokrasi; supremasi hukum, penegakan hak asasi manusia; birokrasi yang bersih dan terpercaya; rasa aman dan damai bagi seluruh rakyat; serta keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia dan kedaulatan negara dari berbagai ancaman, baik dari dalam maupun luar negeri.
Kondisi tersebut merupakan prasyarat untuk mendukung terlaksananya pembangunan nasional. Beberapa isu domestik yang perlu diwaspadai adalah intoleransi, demokrasi prosedural, kesenjangan tingkat reformasi birokrasi, perilaku koruptif, dan potensi ancaman keamanan dan kedaulatan Negara.
Arah Kebijakan dan Strategi dalam Reformasi Birokrasi dan Tata Kelola salah satu pilarnya adalah Reformasi sistem akuntabilitas kinerja, melalui penguatan akuntabilitas kinerja organisasi dan reformasi sistem perencanaan dan penganggaran serta pengawasan.
Namun demikian, masih terdapat permasalahan pada tatanan birokrasi, seperti:
pelanggaran disiplin, penyalahgunaan wewenang dan maraknya praktek KKN, rendahnya kinerja sumber daya manusia aparatur, sistem kelembagaan dan ketatalaksanaan pemerintahan yang belum memadai, rendahnya efisiensi dan efektivitas kerja, serta rendahnya kualitas pelayanan umum.
Untuk itu, diperlukan upaya keras dan sistematis untuk memperbaikinya.
Pembangunan birokrasi yang kuat merupakan elemen penting dan diperlukan juga terobosan kinerja secara terpadu, penuh integritas, akuntabel, taat kepada hukum yang berwibawa, dan transparan. Hal-hal tersebut penting karena bermuara pada pencapaian cita-cita pembangunan nasional untuk terwujudnya peningkatan kesejahteraan rakyat.
Selaras dengan fungsinya sebagai Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP), Inspektorat Jenderal Kementerian Kelautan dan Perikanan (Itjen KKP) berkewajiban untuk memberikan kontribusi dan kinerja terbaik untuk mewujudkan agenda pembangunan nasional dalam RPJM 2020-2024, yaitu perbaikan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, demokratis, dan terpercaya serta reformasi sistem dan penegakan hukum yang bebas dari korupsi, bermartabat, dan terpercaya.
Laporan Kinerja Triwulan II Tahun 2021 Inspektorat Jenderal KKP | 2 B. DASAR HUKUM
Inspektorat Jenderal KKP melaksanakan tugas dan fungsi, antara lain berdasarkan:
1. Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2008 tentang Sistem Pengendalian Intern Pemerintah;
2. Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia Nomor 7/PERMEN-KP/2021 tentang Tata Kelola Pengawasan Intern di Lingkungan Kementerian Kelautan dan Perikanan;
3. Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia Nomor 48PERMEN-KP/2020 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Kelautan dan Perikanan.
C. TUGAS DAN FUNGSI
Sesuai Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor : 48PERMEN-KP/2020 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Kelautan dan Perikanan, Itjen KKP memiliki tugas menyelenggarakan pengawasan intern dilingkungan KKP. Dalam melaksanakan tugas tersebut Itjen KKP menyelenggarakan fungsi sebagai berikut:
1. Penyusunan kebijakan teknis pengawasan intern di lingkungan KKP;
2. Pelaksanaan pengawasan intern di lingkungan KKP terhadap kinerja dan keuangan melalui audit, reviu, evaluasi, pemantauan, dan kegiatan pengawasan lainnya;
3. Pelaksanaan pengawasan untuk tujuan tertentu atas penugasan Menteri;
4. Penyusunan laporan hasil pengawasan di lingkungan KKP;
5. Pelaksanaan administrasi Inspektorat Jenderal; dan 6. Pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh Menteri.
Sesuai PermenKP tersebut, struktur Organisasi Itjen KKP terdiri atas enam unit kerja Eselon II, yaitu:
1. Sekretariat Itjen KKP
Sekretariat Itjen KKP mempunyai tugas menyelenggarakan pelayanan teknis dan administratif kepada seluruh satuan organisasi lingkup Itjen KKP.
2. Inspektorat I
Inspektorat I mempunyai tugas melaksanakan penyusunan kebijakan teknis dan pelaksanaan pengawasan intern, serta penyusunan laporan hasil pengawasan terhadap pelaksanaan kebijakan, peraturan perundang-undangan, dan administrasi lingkup Sekretariat Jenderal (Setjen) dan Badan Riset dan Sumber
Laporan Kinerja Triwulan II Tahun 2021 Inspektorat Jenderal KKP | 3 Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BRSDM), serta seluruh UPT lingkup BRSDM.
3. Inspektorat II
Inspektorat II mempunyai tugas melaksanakan penyusunan kebijakan teknis dan pelaksanaan pengawasan intern, serta penyusunan laporan hasil pengawasan terhadap pelaksanaan kebijakan, peraturan perundang-undangan dan administrasi lingkup Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap (DJPT) dan Direktorat Jenderal Pengawasan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan (DJPSDKP), serta seluruh UPT lingkup DJPT dan DJ PSDKP.
4. Inspektorat III
Inspektorat III mempunyai tugas melaksanakan penyusunan kebijakan teknis dan pelaksanaan pengawasan intern, serta penyusunan laporan hasil pengawasan terhadap pelaksanaan kebijakan, peraturan perundang-undangan, dan administrasi lingkup Ditjen Perikanan Budidaya (DJPB) dan Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut (DJPRL), serta seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) lingkup DJPB dan Ditjen PRL.
5. Inspektorat IV
Inspektorat IV mempunyai tugas melaksanakan penyusunan kebijakan teknis dan pelaksanaan pengawasan intern, serta penyusunan laporan hasil pengawasan terhadap pelaksanaan kebijakan dan peraturan perundang-undangan serta administrasi lingkup Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (DJPDSPKP) dan Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu, dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM), serta seluruh UPT lingkup Ditjen PDSPKP dan BKIPM.
6. Inspektorat V
Inspektorat V mempunyai tugas melaksanakan penyusunan kebijakan teknis dan pelaksanaan pengawasan intern, serta penyusunan laporan hasil pengawasan terhadap pelaksanaan kebijakan dan peraturan perundang-undangan serta administrasi lingkup Itjen, pelaksanaan pengawasan untuk tujuan tertentu atas penugasan Menteri, serta audit investigasi dan tindak lanjut pengaduan masyarakat di lingkungan KKP.
Struktur organisasi Itjen KKP secara lebih terperinci disajikan pada Gambar 1 berikut ini:
Laporan Kinerja Triwulan II Tahun 2021 Inspektorat Jenderal KKP | 4 Gambar 1. Struktur Organisasi Inspektorat Jenderal KKP
D. AGENDA INSPEKTORAT JENDERAL KKP
Salah satu agenda pembangunan nasional adalah perbaikan tata kelola pemerintahan. Perbaikan tata kelola pemerintahan yang baik menjadi isu yang penting dalam konteks nasional dan internasional. Wujud dari perbaikan tata kelola pemerintahan ini antara lain berupa penurunan tingkat korupsi, perbaikan pelayanan publik, dan pengurangan ekonomi biaya tinggi. Tantangan di masa mendatang, perlu upaya yang lebih keras dan sistematis untuk memperbaiki praktik tata kelola pemerintahan.
Pembangunan birokrasi yang kuat merupakan elemen penting dalam pemantapan tata kelola pemerintahan untuk menjaga agar kelangsungan pembangunan tetap berkelanjutan. Pemantapan tata kelola pemerintahan yang lebih baik dilaksanakan melalui terobosan kinerja secara terpadu, penuh integritas, akuntabel, taat kepada hukum yang berwibawa, dan transparan. Selama ini, terdapat permasalahan pada tatanan birokrasi, seperti: pelanggaran disiplin, penyalahgunaan wewenang dan maraknya praktek KKN, rendahnya kinerja sumber daya manusia aparatur, sistem kelembagaan dan ketatalaksanaan pemerintahan yang belum memadai, rendahnya efisiensi dan efektivitas kerja, serta masih rendahnya kualitas pelayanan umum.
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), melalui Inspektorat Jenderal KKP melaksanakan misi Presiden dan Wakil Presiden dalam agenda pembangunan nasional yang berupa Pengelolaan Pemerintahan yang Bersih, Efektif, dan
Laporan Kinerja Triwulan II Tahun 2021 Inspektorat Jenderal KKP | 5 Terpercaya melalui Peningkatan Tata Kelola Pemerintahan di KKP, dengan melakukan kegiatan sebagai berikut:
1. Pengawasan intern terhadap pelaksanaan kebijakan dan peraturan perundang-undangan serta administrasi di lingkungan Sekretariat Jenderal dan Badan Riset Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BRSDMKP), serta seluruh unit pelaksana teknis di lingkungan BRSDMKP;
2. Pengawasan intern terhadap pelaksanaan kebijakan dan peraturan perundang-undangan serta administrasi di lingkungan Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap (DJPT) dan Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (DJPSDKP), serta seluruh unit pelaksana teknis di lingkungan DJPT dan DJPSDKP;
3. Pengawasan intern terhadap pelaksanaan kebijakan dan peraturan perundang-undangan serta administrasi di lingkungan Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya (DJPB) dan Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut (DJPRL), serta seluruh unit pelaksana teknis di lingkungan DJPB dan DJPRL;
4. Pengawasan intern terhadap pelaksanaan kebijakan dan peraturan perundang-undangan serta administrasi di lingkungan Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (DJPDSPKP) dan Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM), serta seluruh unit pelaksana teknis di lingkungan DJPDSPKP dan BKIPM;
5. Perumusan kebijakan pengawasan dan pelaksanaan pengawasan untuk tujuan tertentu atas petunjuk Menteri serta pengawasan terhadap pelaksanaan kebijakan dan peraturan perundang-undangan serta administrasi di lingkungan Inspektorat Jenderal;
6. Pelayanan teknis administratif kepada seluruh satuan organisasi di lingkungan Itjen.
E. DASAR PENGUKURAN KINERJA
1. Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor : 7/PERMEN-KP/2021 tentang Tata Kelola Pengawasan Intern di Lingkungan Kementerian Kelautan dan Perikanan.
2. Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor : 68/PERMEN-KP/2017 tentang Pedoman Pengelolaan Kinerja Organisasi di Lingkungan Kementerian Kelautan dan Perikanan
3. Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor : 48/PERMEN-KP/2020 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Kelautan dan Perikanan.
4. Peraturan Kementerian PAN dan RB No. 53 Tahun 2014 tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja dan Tata Cara Reviu Atas Laporan Kinerja.
5. Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Inspektorat Jenderal Kementerian Kelautan dan Perikanan Nomor : SP DIPA- 032.02.0/2021 tanggal 23 November 2020.
Laporan Kinerja Triwulan II Tahun 2021 Inspektorat Jenderal KKP | 6 F. TUJUAN PENGUKURAN KINERJA
Pengukuran kinerja bertujuan untuk:
1. Menilai capaian kinerja yang telah dicapai Inspektorat Jenderal sampai dengan Triwulan II Tahun 2021 sesuai yang tercantum dalam dokumen penetapan kinerja.
2. Menilai capaian upaya untuk pencapaian Indikator Kinerja Utama dan Indikator Kinerja Kegiatan masing-masing Inspektorat dan Sekretariat Itjen KKP.
G. RUANG LINGKUP
Ruang lingkup Evaluasi kinerja mencakup pengukuran dokumen Penetapan Kinerja (Tapja) Inspektorat Jenderal KKP dan Perjanjian Kinerja level 1 yang disepakati Inspektur Jenderal KKP dengan Menteri Kelautan dan Perikanan RI.
H. WAKTU PENGUKURAN KINERJA
1. Periode yang dinilai : Januari s.d. Juni 2021 2. Waktu pelaksanaan penilaian : Juli 2021
I. METODOLOGI PENGUKURAN KINERJA Pengukuran kinerja dilaksanakan dengan:
1. Pengukuran atas Sasaran Kinerja Itjen KKP sampai dengan 30 Juni 2021 berdasarkan Penetapan Kinerja Berbasis Balanced Score Card (BSC) Tahun 2021.
2. Pengukuran atas Rencana Aksi Kinerja Pencapaian IKU sampai dengan 30 Juni 2021.
J. SISTEMATIKA LAPORAN
Sistematika penyusunan laporan meliputi: 1) Pendahuluan yang mencakup latar belakang, dasar hukum, tugas dan fungsi, ruang lingkup dan metodologi pengukuran kinerja; 2) Perencanaan dan Perjanjian Kinerja mencakup Renstra KKP dan Itjen KKP, Rencana Kinerja, Penetapan Kinerja, dan Rencana Aksi Pencapaian IKU; 3) Akuntabilitas Kinerja yang berisi mengenai pengelolaan kinerja Itjen KKP, Capaian Kinerja Triwulan II Tahun 2021, dan Realisasi Rencana Aksi s.d. Triwulan II Tahun 2021; dan 4) Penutup yang berisi mengenai kesimpulan, kendala/permasalahan dan saran untuk perbaikan kinerja.
Laporan Kinerja Triwulan II Tahun 2021 Inspektorat Jenderal KKP | 7
BAB 2
PERENCANAAN & PERJANJIAN KINERJA
A. RENCANA STRATEGIS KKP DAN ITJEN KKP TAHUN 2020 - 2024
Sejalan dengan perkembangan dunia global dan dinamika organisasi yang ada di KKP, Rencana Strategis KKP mengalami beberapa perubahan. Penyusunan Rancangan Renstra KKP 2020-2024 menjadi dasar bagi unit Eselon I dibawahnya untuk melakukan penajaman terkait dengan Sasaran Strategis (SS) dan Indikator Kinerja Utama (IKU) sejalan dengan diterapkannya pengelolaan kinerja berbasis Balanced Scorecard (BSC) di lingkungan KKP.
Adapun Visi-Misi KKP berdasarkan Rancangan Renstra 2020-2024 dan turunannya pada Itjen KKP sebagai bagian dari unit Eselon I di bawahnya dapat disampaikan sebagai berikut:
1. Visi KKP dan Itjen KKP
Rancangan Visi KKP, adalah keadaan yang ingin dicapai oleh KKP selama 5 (lima) tahun yang merupakan perwujudan Visi Presiden yang gambaran menyeluruh mengenai peranan dan fungsi KKP adalah:
Visi tersebut agar dapat mewujudkan masa depan bangsa Indonesia yang mampu mengandalkan kemampuannya untuk dapat bersaing dengan bangsa lain. Untuk mendukung visi KKP tersebut, Itjen KKP merancang visinya sebagai berikut :
Visi tersebut dilatarbelakangi oleh adanya keinginan seluruh pegawai KKP dan komitmen pimpinan yang kuat terhadap pelaksanaan tata pemerintahan yang bersih dan berwibawa dengan menjunjung tinggi prinsip good governance dalam rangka mendukung pencapaian visi dan misi KKP.
Pernyataan visi tersebut merupakan idealisme, cita-cita, dan harapan dari segenap personil Itjen KKP. Disamping komitmen dan profesionalitas, juga diperlukan dukungan dan kerjasama yang konstruktif dari mitra kerja lingkup KKP.
“Terwujudnya Masyarakat Kelautan dan Perikanan yang Sejahtera dan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan yang Berkelanjutan untuk mewujudkan Indonesia Maju yang Berdaulat, Mandiri, dan Berkepribadian,
berlandaskan Gotong Royong”
”
“Terwujudnya KKP yang Berintegritas dan Akuntabel dalam Mewujudkan Masyarakat Kelautan dan Perikanan yang Sejahtera”
Laporan Kinerja Triwulan II Tahun 2021 Inspektorat Jenderal KKP | 8 2. Misi Itjen KKP
Misi Itjen KKP dirancang sebagai rumusan umum mengenai upaya-upaya yang akan dilaksanakan untuk mewujudkan visi Itjen, yaitu:
Dalam misi tersebut, semakin jelas komitmen Itjen dalam mengawal pelaksanaan program-program KKP antara lain: Peningkatan Kehidupan Nelayan, Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Kelautan dan Perikanan, serta Industrialisasi Kelautan dan Perikanan. Hal tersebut diperlukan demi meningkatkan kinerja KKP yang memiliki visi Pembangunan Kelautan dan Perikanan yang Berdaya Saing dan Berkelanjutan untuk Kesejahteraan Masyarakat.
3. Tujuan Itjen KKP
Tujuan strategis disusun berdasarkan hasil identifikasi potensi dan permasalahan yang dihadapi dalam rangka mewujudkan visi dan melaksanakan misi Itjen. Adapun tujuan strategis Itjen KKP adalah:
Tujuan yang ingin diwujudkan sudah pada tahapan yang tinggi yaitu efektifitas peran pengawasan internal. Keberhasilan capaian tujuan tersebut di indikasikan dengan capaian Sasaran Strategis.
Visi, Misi, dan Tujuan Strategis Itjen KKP yang disampaikan di atas tertuang dalam rancangan Renstra Itjen KKP 2020-2024 yang belum ditetapkan seiring dengan penetapan Renstra KKP 2020-2024.
4. Sasaran Strategis Itjen KKP
Sebagai bagian dari unit kerja di lingkup KKP, Inspektorat Jenderal harus mendukung sasaran strategis pada tingkat Kementerian. Sasaran Strategis (SS) lingkup Itjen merupakan mendukung capaian kinerja level kementerian, (level 0). Selanjutnya, hal tersebut cascading ke level di bawahnya dan di-alignment antar Inspektorat I-V dan Sekretariat Inspektorat Jenderal
Secara keseluruhan, Inspektorat Jenderal melakukan revisi Sasaran Strategis menjadi 2 (dua) SS seperti disajikan pada tabel berikut.
a. Terwujudnya Kinerja KKP yang Efektif dan Efisien;
b. Terciptanya Suatu Sistem dan Tata Kelola KKP yang Baik;
c. Terwujudnya Budaya Integritas di Lingkungan KKP.
a. Memberikan Pengawasan Intern Terbaik Untuk Peningkatan Kinerja KKP;
b. Mendorong Pengendalian Intern Yang Efektif Terhadap Sistem dan Tata kelola KKP;
c. Mendorong Terwujudnya Sumber Daya Aparatur KKP Yang Berintegritas dan Berorientasi Pelayanan Prima.
”
Laporan Kinerja Triwulan II Tahun 2021 Inspektorat Jenderal KKP | 9 Tabel 1. Sasaran Strategis Inspektorat Jenderal Tahun 2020-2024
SASARAN STRATEGIS
1 Tata Kelola Pemerintahan yang Baik di Lingkungan KKP dan Inspektorat Jenderal
2 Pengawasan Intern KKP yang Handal
B. RENCANA KINERJA TAHUNAN
Sebagai wujud pelaksanaan Program Dukungan Manajemen Internal Lingkup KKP pada tahun 2021, Itjen KKP melaksanakan 2 (dua) kegiatan utama dengan alokasi anggaran yang mencapai Rp86.767.955.000,00. Kedua kegiatan tersebut adalah:
1. Pengawasan Akuntabilitas Aparatur dan Pelaksana Pembangunan KP dengan alokasi anggaran senilai Rp35.490.114.000,00 dengan rincian output sebanyak 33 Laporan.
2. Dukungan Manajemen Internal Lingkup Inspektorat Jenderal dengan alokasi anggaran senilai Rp51.277.841.000,00.
C. PENETAPAN KINERJA TAHUN 2021
Sebagai penjabaran sasaran kinerja yang hendak dicapai dalam pengawasan pembangunan kelautan dan perikanan, telah ditetapkan target tiap Indikator Kinerja pada masing-masing sasaran kinerja yang tertuang dalam Penetapan Kinerja berbentuk Perjanjian Kinerja (PK) tahun 2021 sebagaimana disampaikan pada Tabel 2 berikut.
Tabel 2. Target Kinerja Inspektorat Jenderal KKP TA 2021
No Sasaran Strategis Indikator Kinerja Target
1 Tata Kelola Pemerintahan yang Baik di Lingkungan KKP dan Inspektorat Jenderal
1 Batas Tertinggi Nilai Temuan LHP BPK atas Laporan Keuangan KKP
≤ 1%
2 Level Kapabilitas Itjen KKP (Level) 3 3 Level Maturitas SPIP KKP (Level) 3 4 Unit Kerja KKP Berpredikat Menuju
WBK (jumlah akumulasi)
56 5 Nilai Penilaian Mandiri Pelaksanaan
Reformasi Birokrasi KKP
80 6 Nilai Penilaian Mandiri SAKIP KKP A (83) 7 Nilai Integritas KKP (Nilai) 70 8 Indeks Profesionalitas ASN (Indeks)
lingkup Itjen
73 9 Persentase Implementasi Sistem
Manajemen Pengetahuan Lingkup Itjen
84%
10 Persentase Implementasi Sistem Informasi Pengawasan Lingkup Itjen KKP
82%
11 Nilai Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran Itjen
89 12 Nilai Kinerja Anggaran (NKA) Itjen
KKP
86
Laporan Kinerja Triwulan II Tahun 2021 Inspektorat Jenderal KKP | 10
No Sasaran Strategis Indikator Kinerja Target
2 Pengawasan Intern KKP yang Handal
13 Tingkat Efektivitas Pengawasan Terhadap Pelaksanaan Kegiatan Prioritas/Strategis lingkup KKP
72,5%
14 Tingkat Efektifitas Pengawasan Pengelolaan BMN Lingkup KKP
72,5%
15 Tingkat Efektifitas Pengawasan Pengadaan Barang/Jasa Lingkup KKP
72,5%
16 Persentase Jumlah Rekomendasi Hasil Pengawasan yang Dimanfaatkan Untuk Perbaikan Kinerja Lingkup Itjen
65%
17 Jumlah Rekomendasi Perbaikan Kebijakan Lingkup KKP (rekomendasi)
18 18 Persentase Pelaksanaan Penugasan
dan Pelaporan Pengawasan yang Memenuhi Standard Mutu Pengawasan Lingkup Itjen
86%
19 Persentase Tingkat Kepatuhan Pelaksanaan PKPT Lingkup Itjen KKP
80%
20 Indeks Persepsi Pegawai KKP Terhadap Kinerja Pengawasan Itjen (Indeks)
4,05
Penetapan kinerja Inspektorat Jenderal TA 2021 dalam bentuk Perjanjian Kinerja antara Inspektur Jenderal KKP dengan Menteri Kelautan dan Perikanan tersaji dalam Lampiran 1.
D. PROGRAM DAN KEGIATAN PENGAWASAN
Dalam rangka pencapaian Sasaran Kinerja sebagai unsur pengawasan intern lingkup KKP, Itjen KKP melaksanakan program “Dukungan Manajemen” dengan rincian kegiatan sebagai berikut:
1. Pengawasan Akuntablitas Aparatur dan Pelaksana Pembangunan KP;
2. Dukungan Manajemen Internal Lingkup Inspektorat Jenderal.
Terhadap kegiatan yang telah ditetapkan di atas, dijabarkan lagi dalam beberapa komponen kegiatan, antara lain :
1. Audit (Kinerja dan Tujuan Tertentu);
2. Reviu Laporan Keuangan (LK) KKP dan Mitra Itjen KKP;
3. Reviu SAKIP/Laporan Kinerja (LKj) KKP dan Mitra Itjen KKP;
4. Pemantauan Tindak Lanjut;
5. Pembinaan Pengelolaan Keuangan dan BMN;
6. Pembinaan Sistem Pengendalian Intern;
7. Evaluasi unit Kerja berstatus WBK/WBBM
8. Reviu Perencanaan Program/Kegiatan Mitra Itjen KKP;
9. Reviu Penganggaran Mitra Kerja Itjen KKP 10. Evaluasi Sistem Pengukuran Kinerja;
11. Pemantauan implementasi Reformasi Birokrasi;
12. Penanganan Pengaduan Masyarakat;
Laporan Kinerja Triwulan II Tahun 2021 Inspektorat Jenderal KKP | 11
13. Pendampingan Program Pembangunan KP;
14. Pemantauan Program Strategis bidang KP;
15. Pengawalan Pengadaan Barang dan Jasa Bidang KP.
E. RENCANA AKSI PENCAPAIAN TARGET KINERJA
Untuk mencapai sasaran kinerja sesuai harapan, diperlukan perencanaan kinerja yang matang dan terukur. Itjen KKP telah menyusun sebuah Rencana Aksi Kinerja berdasarkan Penetapan Kinerja yang telah diperjanjikan untuk memberikan informasi dan pedoman dalam pelaksanaan kegiatan pencapaian sasaran kinerja. Rencana Aksi Kinerja ini memberi informasi mengenai jenis dan waktu pelaksanaan kegiatan pada tahun berjalan untuk mengetahui sejauh mana hasil pelaksanaan kegiatan tersebut menuju pencapaian sasaran kinerja.
Dengan adanya Rencana Aksi diharapkan setiap unit kerja di lingkungan Itjen KKP dapat melaksanakan pencapaian kinerja melalui pelaksanaan kegiatan yang terarah dan terukur sesuai rencana aksi yang telah ditetapkan. Rincian Rencana Aksi Kinerja Tahun 2021 disajikan pada tabel dalam Lampiran 2.
Laporan Kinerja Triwulan II Tahun 2021 Inspektorat Jenderal KKP | 12
BAB 3
AKUNTABILITAS KINERJA
A. PENGELOLAAN KINERJA INSPEKTORAT JENDERAL
Pengelolaan kinerja merupakan sebuah sistem manajemen yang perlu dilakukan organisasi didalam mencapai sasaran kinerja yang diharapkan. Dalam hal ini, Itjen KKP membentuk tim pengelola kinerja dari perwakilan masing-masing unit kerja lingkup Itjen untuk melaksanakan pengumpulan data kinerja, kemudian mengukur, dan mengevaluasi perkembangan capaian kinerja secara berkala setiap 3 bulan. Hasil pengukuran tersebut akan memberikan gambaran tingkat keberhasilan dan hambatan dalam pencapaian seluruh sasaran kinerja yang telah diperjanjikan. Data capaian kinerja diolah dan disajikan dalam aplikasi manajemen kinerja berbasis website di kinerjaku.kkp.go.id dengan kategorisasi (penentuan posisi) tingkat capaian kinerja sebagaimana disajikan pada tabel berikut:
Tabel 3. Rentang Penilaian Capaian Kinerja
No Kode Warna Rentang Nilai Arti
1. Hijau ≥ 100 Baik
2. Kuning 70 s.d < 100 Cukup
3. Merah < 70 Kurang
4. Abu Abu Belum Ada Capaian
5. Putih Belum Input Capaian
Berdasarkan standar penilaian yang disajikan pada tavel 3 di atas dikethaui bahwa untuk mencapai kinerja yang baik maka capaian masing-masing indikator kinerja maupun capaian kinerja secara keseluruhan, minimal harus mencapai nilai 100. Oleh karena itu, untuk mencapai kinerja yang optimal, Itjen melakukan pengendalian secara berkala melalui monitoring dan evaluasi pencapaian target kinerja berdasarkan Perjanjian Kinerja yang telah ditetapkan. Pada Tahun 2021, Itjen menetapkan dua Sasaran Strategis (SS) yang keberhasilannya diukur melalui capaian target dari 20 Indikator Kinerja (IK) yang telah ditentukan.
B. CAPAIAN KINERJA
Capaian kinerja Triwulan II Tahun 2021 merupakan hasil dari pelaksanaan program/kegiatan Itjen dari Januari sampai dengan Juni 2021. Berdasarkan pengukuran kinerja Itjen sampai dengan Triwulan II, terdapat sembilan IK pada kedua SS yang dapat dilakukan pengukuran. Rekapitulasi capaian kinerja Itjen sampai dengan Triwulan II beserta perbandingannya dengan target tahunan disajikan pada tabel berikut.
Laporan Kinerja Triwulan II Tahun 2021 Inspektorat Jenderal KKP | 13 Tabel 4. Capaian Kinerja Itjen s.d Triwulan II Tahun 2021
Tabel capaian kinerja di atas menunjukan bahwa sembilan indikator kinerja yang dilakukan pengukuran pada Triwulan II dapat melampaui target Triwulanan yang telah ditetapkan. Dari kesembilan capaian IK tersebut, sebanyak enam IK telah mencapai dan melampaui target Tahunan (warna hijau). Adapun 11 IK lainnya yang belum memiliki capaian akan dilakukan pengukuran pada Triwulan III dan IV. Sebagai bentuk akuntabilitas dan alat pengendalian pimpinan, hasil pengukuran kinerja tersebut beserta dokumen bukti dukungnya telah diinput ke dalam aplikasi pengelolaan kinerja KKP dengan alamat www.kinerjaku.kkp.go.id.
Berdasarkan pengukuran kinerja pada aplikasi tersebut, diketahui bahwa sebanyak 2 IK melampaui nilai capaian maksimal yang ditetapkan pada aplikasi sebesar 120%, yaitu IK-16 dan IK-17 (warna biru).
SASARAN PROGRAM INDIKATOR KINERJA TARGET
2021
1. Tata Kelola Pemerintahan yang Baik di Lingkungan KKP dan Inspektorat Jenderal
1. Batas Tertinggi Nilai Temuan LHP BPK atas Laporan Keuangan KKP
≤ 1% - - - - Diukur TW 3
2. Tingkat Kapabilitas Itjen KKP Level 3 - - - - Diukur TW 4 3. Tingkat Maturitas SPIP KKP Level 3
(3,6)
- - - - Diukur TW 4
4. Unit Kerja KKP Berpredikat Menuju WBK
56 Unit - - - - Diukur TW 4
5. Nilai PMPRB KKP 80 80 86,17 107,71 107,71 107,71
6. Nilai Penilaian Mandiri SAKIP KKP
83 (A) - - - - Diukur TW 3
7. Nilai Integritas KKP 70 - - - - Diukur TW 4
8. Indeks Profesionalitas ASN
8. Indeks Profesionalitas ASN