• Tidak ada hasil yang ditemukan

Liabilitas Jangka Panjang Long-term Liabilities a. Utang bank dan lembaga keuangan

jangka panjang

a. Long-term loan to banks and financial institution

Disajikan kembali/

30 September/ As restated

September 30, (Catatan/Note 39)

2016 31 Desember/

(Tidak Diaudit/ December 31,

Unaudited ) 2015

Pihak berelasi (Catatan 33) Related party (Note 33)

Dolar Amerika Serikat U.S. Dollar

Asia Star Fund Ltd. - 34.767.292 Asia Star Fund Ltd.

Pihak ketiga Third parties

Rupiah (Catatan 34) Rupiah (Note 34)

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 88.990.615 89.285.974 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk

PT Bank Syariah Mandiri 7.078.012 7.104.023 PT Bank Syariah Mandiri

Jumlah 96.068.627 96.389.997 Total

Biaya transaksi yang belum

diamortisasi (414.099) (229.729) Unamortized transaction costs

Bersih 95.654.528 96.160.268 Net

Dolar Amerika Serikat U.S. Dollar

China Development China Development

Bank Corporation 304.512.328 314.820.000 Bank Corporation

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 99.375.000 15.000.000 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk

Industrial and Commercial Industrial and Commercial

Bank of China Limited 64.069.435 40.284.592 Bank of China Limited

PT Bank Mega Tbk 49.000.000 49.700.000 PT Bank Mega Tbk

PT Sarana Multi Infrastruktur 26.500.000 22.250.000 PT Sarana Multi Infrastruktur

Jumlah 543.456.763 442.054.592 Total

Biaya transaksi yang belum

diamortisasi (9.568.921) (6.397.035) Unamortized transaction costs

Bersih 533.887.842 435.657.557 Net

Jumlah 629.542.370 531.817.825 Total

Jumlah 629.542.370 566.585.117 Total

Dikurangi bagian yang akan jatuh

tempo dalam satu tahun Less current portion

China Development Bank Corporation 31.800.000 31.800.000 China Development Bank Corporation

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 19.242.345 7.549.003 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk

PT Bank Syariah Mandiri 1.019.388 579.920 PT Bank Syariah Mandiri

PT Sarana Multi Infrastruktur 1.000.000 1.000.000 PT Sarana Multi Infrastruktur

PT Bank Mega Tbk 1.000.000 950.000 PT Bank Mega Tbk

Jumlah 54.061.733 41.878.923 Total

Biaya transaksi yang belum diamortisasi (352.658) (294.412) Unamortized transaction costs

Bersih 53.709.075 41.584.511 Net

Bagian yang akan jatuh tempo lebih

dari satu tahun 575.833.295 525.000.606 Long-term portion

Asia Star Fund Ltd. (ASF) Asia Star Fund Ltd. (ASF)

Pada tanggal 12 Januari 2011, GEAR (dahulu UFS) memperoleh fasilitas pinjaman dari ASF sebesar US$ 35.000.000. Jangka waktu fasilitas pinjaman tersebut adalah selama 1 tahun dari tanggal pertama kali penarikan. Pinjaman ini dijamin dengan gadai saham dan share charge atas modal ditempatkan dan disetor di entitas anak tertentu.

On January 12, 2011, GEAR (formerly UFS) obtained a loan facility of US$ 35,000,000 from ASF. This term loan has a tenor of 1 year from date of first draw down. The loan is secured by a share pledge and a share charge over the entire issued and paid up share capital in certain subsidiaries.

Pinjaman diharapkan akan dilunasi melalui

hasil yang diterima dari Compliance

Placement.

The loan is expected to be repaid through the proceeds received from the Compliance Placement shares.

Pada tanggal 23 November 2015, ASF telah menyetujui untuk memperpanjang jangka waktu pelunasan utang menjadi tanggal 15 April 2017 atau tiga hari kerja setelah

tanggal penyelesaian Compliance

Placement, mana yang lebih dahulu dan

menghapus utang bunga jatuh tempo GEAR.

On November 23, 2015, ASF has agreed to extend the repayment date of the Existing Indebtedness to the earlier of April 15, 2017 or three business days after the date of the completion of the Compliance Placement and to waive any default interest payable by GEAR.

PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI)

Pada tanggal 14 September 2015,

Perusahaan memperoleh fasilitas pinjaman

dari SMI, dengan jumlah maksimum

pinjaman sebesar US$ 40.000.000.

Pinjaman ini dijamin dengan tanah tertentu yang dimiliki Perusahaan dan jaminan perusahaan dari PT Sinar Mas Tunggal, entitas induk Perusahaan.

On September 14, 2015, the Company obtained loan facilities from SMI, with maximum credit facility of US$ 40,000,000. This loan facility is collateralized with certain land owned by the Company and a corporate guarantee from PT Sinar Mas Tunggal, a parent entity of the Company.

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (MANDIRI) PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (MANDIRI)

Pada tanggal 18 Mei 2016, SLK dan MANDIRI menandatangani Fasilitas Kredit Investasi (KI) senilai US$ 265.700.000, dengan jangka waktu 10 tahun, dan fasilitas Bank Garansi sebesar Rp 45.000.000.000 untuk membiayai pembelian aset dan pembangunan pembangkit listrik dan fasilitas penunjangnya di Desa Tumbang Kajuei, Kecamatan Rungun, Kabupaten Gunung

Mas, Provinsi Kalimantan Tengah.

Saldo pinjaman atas fasilitas KI pada tanggal

30 September 2016 adalah sebesar

US$ 100.000.

On May 18, 2016, SLK and MANDIRI signed

Credit Investment Facilities (KI) of

US$ 265,700,000, with term of ten years,

and Bank Guarantee Facility of

Rp 45,000,000,000 to finance the project relating to the development supply and

construction of power plant and its

related facilities located in Tumbang Kajuei

Village, District Rungun, Regency

Gunung Mas, Central Kalimantan Province.

The outstanding loan as of

September 30, 2016 amounted to

Pinjaman ini dijamin antara lain dengan jaminan perusahaan dari Perusahaan dan PT Sinar Mas Tunggal dan jaminan secara fidusia atas piutang yang timbul sehubungan dengan Power Purchase Agreement antara SLK dan PT PLN (Persero), dan atas aset bergerak dan tanah SLK, serta gadai saham SLK yang dimiliki oleh para pemegang sahamnya.

The loan is collateralized by, among others, corporate guarantees from the Company and PT Sinar Mas Tunggal and fiduciary securities on receivables incurred in relation to Power Purchase Agreement between SLK and PT PLN (Persero), SLK’s movable assets and land, and pledge of SLK shares owned by SLK’ stockholders.

Pada bulan Desember 2014, Perusahaan memperoleh fasilitas KI dari MANDIRI

dengan jumlah maksimum sebesar

Rp 1.250.000.000.000. Jadwal pembayaran pokok pinjaman setiap triwulan mulai 2015 sampai dengan 2020. Fasilitas KI ini dijamin

dengan aset tetap (Catatan 13).

Saldo pinjaman atas fasilitas KI pada

tanggal 30 September 2016 dan

31 Desember 2015 adalah masing-masing

sebesar Rp 1.156.700.000.000 dan

Rp 1.231.700.000.000.

In December 2014, the Company obtained KI facilities from MANDIRI with a maximum credit facility of Rp 1,250,000,000,000. The loan principle repayment schedule is on a quarterly basis from 2015 until 2020. These loans are secured with property, plant and equipment (Note 13). The outstanding loan

as of September 30, 2016 and

December 31, 2015 amounted to

Rp 1,156,700,000,000 and

Rp 1,231,700,000,000, respectively.

Pada bulan Desember 2015, Perusahaan memperoleh fasilitas Pinjaman Transaksi Khusus dari MANDIRI dengan jumlah

maksimum sebesar US$ 100.000.000.

Jadwal pembayaran pokok pinjaman setiap triwulan mulai 2016 sampai dengan 2021. Fasilitas Pinjaman Transaksi Khusus ini dijamin dengan aset tetap (Catatan 13). Saldo pinjaman atas fasilitas Pinjaman

Transaksi Khusus pada tanggal

30 September 2016 dan 31 Desember 2015

adalah sebesar US$ 99.275.000 dan

US$ 15.000.000.

In December 2015, the Company obtained Special Transaction Loan facilities from MANDIRI with a maximum credit facility of

US$ 100,000,000. The loan principle

repayment schedule is on a quarterly basis from 2016 until 2021. These loans are secured with property, plant and equipment (Note 13). The outstanding loan as of September 30, 2016 and December 31, 2015 amounted to US$ 99,275,000 and US$ 15,000,000, respectively.

PT Bank Syariah Mandiri (BSM) PT Bank Syariah Mandiri (BSM)

Pada tanggal 24 Desember 2014,

Perusahaan memperoleh fasilitas

pembiayaan investasi (PI) dari BSM dengan jumlah maksimum Rp 100.000.000.000. Fasilitas PI ini dijamin dengan aset tetap (Catatan 13) Perusahaan. Saldo pinjaman pada tanggal 30 September 2016 dan 31 Desember 2015 adalah masing-masing

sebesar Rp 92.000.000.000 dan

Rp 98.000.000.000.

On December 24, 2014, the Company obtained investment financing facilities (PI) from BSM with maximum credit facility of Rp 100,000,000,000. These facilities are secured with property, plant and equipment (Note 13) of the Company. The outstanding loans as of September 30, 2016 and

December 31, 2015 amounted to

Rp 92,000,000,000 and Rp 98,000,000,000, respectively.

China Development Bank Corporation (CDBC)

China Development Bank Corporation (CDBC)

Pada tanggal 3 Juni 2016, DSSP PK memperoleh fasilitas pinjaman berjangka (term loan facility) maksimum sebesar

US$ 150.000.000 dari CDBC untuk

membiayai pembelian aset dan

pembangunan power plant dan fasilitas penunjangnya di Desa Tanjung Tiram dan

Wawatu, Kecamatan Moramo Utara,

Kabupaten Konawe Selatan, Provinsi

Sulawesi Tenggara.

On June 3, 2016, DSSP PK obtained a term loan facility with a maximum amount of US$ 150,000,000 from CDBC to finance the project relating to the development supply and construction of power plant and its related facilities located in Tanjung Tiram and Wawatu Village, North Moramo District,

South Konawe Regency, Southeast

Sulawesi Province.

Pinjaman ini dijamin antara lain dengan jaminan perusahaan dari Perusahaan dan SMT dan jaminan secara fidusia atas klaim asuransi, piutang yang timbul sehubungan

dengan Power Purchase Agreement antara DSSP PK dan PT PLN (Persero), dan atas

aset bergerak dan tanah DSSP PK.

The loan is collateralized by, among others, corporate guarantees from the Company and SMT and fiduciary securities on insurance claims, receivables incurred in relation to

Power Purchase Agreement between

DSSP PK and PT PLN (Persero),

DSSP PK’s movable assets and land.

Pada tanggal 4 Desember 2012,

DSSP PSumsel memperoleh fasilitas

pinjaman berjangka (term loan facility) maksimum sebesar US$ 318.000.000 dari

CDBC untuk membiayai proyek

pembangunan dan konstruksi power plant dan fasilitas penunjangnya di Kabupaten Musi Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan. Pinjaman tersebut berjangka waktu 10 (sepuluh) tahun.

On December 4, 2012, DSSP PSumsel obtained a term loan facility with a maximum amount of US$ 318,000,000 from CDBC to

finance the project relating to the

development and construction of power plant and its related facilities located in Regency Musi Banyuasin, South Sumatera Province. The loan with term of ten (10) years.

Pinjaman ini dijamin antara lain dengan jaminan perusahaan dari Perusahaan dan MAL dan jaminan secara fidusia atas klaim asuransi, piutang yang timbul sehubungan dengan Power Purchase Agreement antara DSSP PSumsel dan PT PLN (Persero), dan

atas aset bergerak dan tanah

DSSP PSumsel, serta gadai saham

DSSP PSumsel yang dimiliki oleh DSSE.

The loan is collateralized by, among others, corporate guarantees from the Company and MAL and fiduciary securities on insurance claims, receivables incurred in relation to

Power Purchase Agreement between

DSSP PSumsel and PT PLN (Persero), DSSP PSumsel’s movable assets and land, and pledge of DSSP PSumsel shares owned by DSSE.

PT Bank Mega Tbk (MEGA) PT Bank Mega Tbk (MEGA)

Pada tanggal 25 Maret 2015, GEM

memperoleh fasilitas pinjaman dari Mega sebesar US$ 50.000.000. Fasilitas ini digunakan untuk investasi aset tetap. Jangka waktu fasilitas pinjaman tersebut adalah selama 10 (sepuluh) tahun dengan suku bunga 10% per tahun namun dapat berubah karena adanya revisi suku bunga dari waktu ke waktu. Efektif tanggal 1 Juli 2016, suku

bunga untuk fasilitas ini mengalami

penurunan menjadi 9,50%.

On March 25, 2015, GEM obtained a term loan facility of US$ 50,000,000 with Mega. This credit facility is intended to be deployed for investments in fixed assets. This term loan has a term of ten (10) years at an interest rate of 10% per annum and subject to rate revisions from time to time. Effective July 1, 2016, the interest rate for this facility decreased to 9.50%.

Jaminan untuk fasilitas ini adalah aset tetap tertentu yang dimiliki oleh GEM dan entitas anak dan gadai saham serta jaminan perusahaan dari GEM Grup.

The collaterals for this loan include certain property and equipment of GEM and the subsidiaries and pledge of shares and corporate guarantee from GEM Group.

Industrial and Commercial Bank of China Limited (ICBC)

Industrial and Commercial Bank of China Limited (ICBC)

Pada tanggal 30 April 2015, IMI telah menandatangani perjanjian fasilitas pinjaman sebesar US$ 160.000.000 dengan ICBC untuk jangka waktu 8 tahun.

On April 30, 2015, IMI has signed loan

facility agreement amounting

US$ 160,000,000 with ICBC with a term of 8 years.

Jadwal pembayaran utang bank jangka panjang pada tanggal 30 September 2016 dan 31 Desember 2015 adalah sebagai berikut:

The payment schedule for the long-term bank loans as of September 30, 2016 and December 31, 2015 follows:

30 September/

September 30,

2016 31 Desember/

(Tidak Diaudit/ December 31,

Unaudited ) 2015

Jatuh tempo dalam: Due within:

Satu tahun 54.061.733 41.878.923 One year

Dua tahun 72.931.094 84.446.524 Two years

Tiga tahun 101.808.644 59.650.768 Three years

Empat tahun 150.129.250 70.947.304 Four years

Lima tahun 113.724.011 140.773.362 Five years

Lebih dari lima tahun 146.870.658 175.515.000 More than five years

Jumlah 639.525.390 573.211.881 Total

Biaya transaksi yang belum diamortisasi (9.983.020) (6.626.764) Unamortized transaction cost

Bersih 629.542.370 566.585.117 Net

Sesuai dengan ketentuan dalam perjanjian kredit, Grup diharuskan untuk menjaga beberapa rasio keuangan tertentu. Grup juga diharuskan memenuhi beberapa persyaratan serta ketentuan mengenai Anggaran Dasar, kegiatan usaha, dividen, aksi korporasi, kegiatan pembiayaan dan lainnya. Pada tanggal 30 September 2016, Grup telah

memenuhi persyaratan dan ketentuan

tersebut.

In accordance with the loan agreement, the Group is required to maintain certain financial ratio. The Group is also required to comply certain terms and conditions relating to its Articles of Association, the nature of the business, dividen, corporate actions, financing activities and other matters. As of September 30, 2016, the Group is in compliance with the related terms and conditions.

b. Utang jangka panjang lainnya b. Other long-term payables

30 September/

September 30,

2016 31 Desember/

(Tidak Diaudit/ December 31,

Unaudited ) 2015

Pihak ketiga Third party

Dolar Amerika Serikat U.S. Dollar

Cisco Systems Capital Asia Pte. Ltd. 8.283.768 6.908.610 Cisco Systems Capital Asia Pte. Ltd.

Dikurangi bagian yang akan jatuh tempo

dalam satu tahun Less current portion

Cisco Systems Capital Asia Pte. Ltd. 1.879.837 1.101.796 Cisco Systems Capital Asia Pte. Ltd.

Bagian yang akan jatuh tempo lebih

dari satu tahun 6.403.931 5.806.814 Long-term portion

Cisco Systems Capital Asia Pte. Ltd. (CISCO)

Cisco Systems Capital Asia Pte. Ltd. (CISCO)

IMI melakukan perjanjian dengan CISCO dimana CISCO menyetujui untuk membiayai pembelian peralatan telekomunikasi IMI dari PT Dimension Data Indonesia. Berdasarkan perjanjian, pokok pinjaman dan bunga akan dibayar secara triwulan selama 5 tahun dan bunga 2% - 7,1% per tahun.

IMI entered into agreements with CISCO wherein CISCO agreed to finance IMI’s purchase of telecommunication equipment from PT Dimension Data Indonesia. Based on the agreements, the principal and interest are payable quarterly for 5 years and bear interest ranging from 2% - 7.1% per annum.

22. Pengukuran Nilai Wajar 22. Fair Value Measurement

Tabel berikut menyajikan pengukuran nilai wajar aset dan liabilitas Grup:

The following table provides the fair value

measurement of the Group’s certain assets and

liabilities:

Input yang tidak dapat Input yang dapat diobservasi

Harga kuotasian di observasi signifikan

dalam pasar aktif signifikan (Level 3)/

(Level 1)/ (Level 2)/ Significant

Quoted prices Significant unobservable

Nilai Tercatat/ in active markets observable inputs inputs Carrying Values (Level 1) (Level 2) (Level 3)

Aset yang diukur pada nilai wajar: Assets measured at fair value:

Aset tetap dengan model revaluasi Revalued property, plant and equipment

Pembangkit listrik (Catatan 13) 207.005.340 - 210.454.200 - Power plants (Note 13)

Aset keuangan yang diukur pada

nilai wajar melalui laba rugi Financial assets at FVPL

Piutang derivatif 4.696.917 - 4.696.917 - Derivative receivables

Investasi jangka panjang Long-term investments

Obligasi konversi (Catatan 11) 80.782 - - 80.782 Convertible bonds (Note 11)

Aset keuangan tersedia untuk dijual AFS financial assets

Investasi jangka panjang Long-term investments

Investasi saham (Catatan 11) 59.845.888 59.705.888 - 140.000 Investments in shares of stocks (Note 11)

Aset yang nilai wajarnya disajikan : Assets for which fair values are disclosed:

Pinjaman yang diberikan dan piutang Loans and receivables

Aset tidak lancar lain-lain 4.864.503 - - 4.725.100 Other noncurrent assets

Liabilitas yang diukur pada nilai wajar: Liabilities measured at fair value:

Liabilitas keuangan yang diukur pada

nilai wajar melalui laba rugi Financial liabilities at FVPL

Liabilitas derivatif 963.777 - 963.777 - Derivative liabilities

Liabilitas yang nilai wajarnya disajikan: Liabilities for which fair values are disclosed:

Utang bank dan lembaga keuangan Long-term loan to banks and financial

jangka panjang 639.525.390 - 628.371.780 - institution

Fair value measurement using:

(Tidak Diaudit/Unaudited )

Pengukuran nilai wajar menggunakan:/ 30 September 2016/September 30, 2016

Input yang tidak dapat Input yang dapat diobservasi Harga kuotasian di observasi signifikan dalam pasar aktif signifikan (Level 3)/ (Level 1)/ (Level 2)/ Significant

Quoted prices Significant unobservable

Nilai Tercatat/ in active markets observable inputs inputs

Carrying Values (Level 1) (Level 2) (Level 3)

Aset yang diukur pada nilai wajar: Assets measured at fair value:

Aset tetap dengan model revaluasi Revalued property, plant and equipment

Pembangkit listrik (Catatan 13) 210.454.200 - 210.454.200 - Power plants (Note 13)

Aset keuangan yang diukur pada

nilai wajar melalui laba rugi Financial assets at FVPL

Investasi jangka panjang Long-term investments

Obligasi konversi (Catatan 11) 76.114 - - 76.114 Convertible bonds (Note 11)

Aset keuangan tersedia untuk dijual AFS financial assets

Investasi jangka panjang Long-term investments

Investasi saham (Catatan 11) 58.595.229 43.020.242 - 15.574.987 Investments in shares of stocks (Note 11)

Aset yang nilai wajarnya disajikan : Assets for which fair values are disclosed:

Pinjaman yang diberikan dan piutang Loans and receivables

Aset tidak lancar lain-lain 20.055.960 - - 18.291.305 Other noncurrent assets

Liabilitas yang diukur pada nilai wajar: Liabilities measured at fair value:

Liabilitas keuangan yang diukur pada

nilai wajar melalui laba rugi Financial liabilities at FVPL

Liabilitas derivatif 6.054.712 - 6.054.712 - Derivative liabilities

Liabilitas yang nilai wajarnya disajikan: Liabilities for which fair values are disclosed:

Utang bank dan lembaga keuangan Long-term loan to banks and financial

jangka panjang 573.211.881 - 560.925.020 - institution

Fair value measurement using:

31 Desember 2015/December 31, 2015 Pengukuran nilai wajar menggunakan:/

Nilai wajar instrumen keuangan yang

diperdagangkan di pasar aktif adalah berdasarkan kuotasi harga pasar pada tanggal pelaporan. Pasar dianggap aktif apabila kuotasi harga tersedia sewaktu-waktu dan dapat diperoleh secara rutin dari bursa, pedagang efek, perantara efek, kelompok industri atau badan penyedia jasa penentuan harga, atau badan pengatur, dan harga tersebut mencerminkan transaksi pasar yang aktual dan rutin dalam suatu transaksi yang wajar. Kuotasi harga pasar yang digunakan untuk aset keuangan yang dimiliki oleh Grup adalah harga penawaran (bid price) terkini. Instrumen keuangan seperti ini termasuk dalam hirarki Level 1.

The fair value of financial instruments traded in active markets is based on quoted market prices at the reporting date. A market is regarded as active if quoted prices are readily and regularly available from an exchange, dealer, or broker, industry group pricing service, or regulatory agency, and those prices represent actual and regularly occurring market transaction on an arm’s lengths basis. The quoted market price used for financial assets held by the Group is the current bid price. These instruments are included in Level 1.

Nilai wajar instrumen keuangan yang tidak

diperdagangkan di pasar aktif ditentukan

menggunakan teknik penilaian. Teknik penilaian ini memaksimalkan penggunaan data pasar yang dapat diobservasi yang tersedia dan sedikit mungkin mengandalkan estimasi spesifik yang dibuat oleh entitas. Jika seluruh input signifikan yang dibutuhkan untuk menentukan nilai wajar dapat diobservasi, maka instrumen tersebut termasuk dalam hirarki Level 2. Nilai wajar liabilitas derivatif dan utang bank dan lembaga keuangan diestimasi berdasarkan analisa arus kas diskonto menggunakan suku bunga pasar. Dalam melakukan penilaian terhadap aset pembangkit listrik, penilai menggunakan pendekatan biaya.

Pendekatan biaya merupakan pendekatan

penilaian dimana nilai suatu aset diperoleh dengan menghitung biaya yang dikeluarkan untuk

mengganti baru (new replacement/new

reproduction cost) aset yang sebanding dikurangi

nilai penyusutan fisik, penyusutan fungsional dan penyusutan ekonomis dari aset tersebut pada saat survei dilakukan.

The fair value of financial instruments that are not traded in an active market is determined by using valuation techniques. These valuation techniques maximize the use of observable market data where it is available and rely as little as possible on entity’s specific estimates. If all significant inputs required to fair value an instrument are observable, the instrument is included in Level 2. The fair value of derivative liabilities and loan to banks and financial institution are estimated based on discounted cash flow analysis using market interest rates. In assessing the power plant assets, appraiser using the cost approach. The cost approach is an approach in which the fair value is determined by calculating the costs incurred to replace a comparable asset less physical deterioration, functional obsolescence and economic obsolescence of the related assets at the time of survey conducted.

Jika satu atau lebih input signifikan tidak diambil dari data pasar yang dapat diobservasi, maka instrumen tersebut termasuk dalam hirarki Level 3.

If one or more of the significant inputs is not based on observable market data, the instrument is included in Level 3.

23. Modal Saham 23. Capital Stock

Susunan kepemilikan saham Perusahaan pada

tanggal 30 September 2016 dan

31 Desember 2015 berdasarkan catatan yang

dibuat oleh PT Sinartama Gunita, Biro

Administrasi Efek, adalah sebagai berikut:

As of September 30, 2016 and December 31, 2015, the share ownership in the Company, based on the record of PT Sinartama Gunita, share’s registrar, are as follows:

Jumlah Persentase Jumlah

Saham/ Kepemilikan/ Modal Disetor/

Number of Percentage of Total Paid-up Shares Ownership Capital Stock

%

PT Sinar Mas Tunggal 461.552.320 59,90 48.078.367 PT Sinar Mas Tunggal

Masyarakat lainnya (kepemilikan

masing-masing kurang dari 5%) 309.000.000 40,10 24.420.261 Public (each less than 5%)

Jumlah 770.552.320 100,00 72.498.628 Total

Name of Stockholders Nama Pemegang Saham

Perusahaan telah mencatatkan seluruh sahamnya pada Bursa Efek Indonesia.

All of the shares of the Company are listed in the Indonesia Stock Exchange.

Manajemen Permodalan Capital Management

Tujuan utama dari pengelolaan modal Grup

adalah untuk memastikan bahwa Grup

mempertahankan rasio modal yang sehat dalam rangka mendukung bisnis dan memaksimalkan nilai pemegang saham.

The primary objective of the Group’s capital management is to ensure that it maintains healthy capital ratios in order to support its business and maximize shareholder value.

Grup mengelola permodalan untuk menjaga

kelangsungan usahanya dalam rangka

memaksimumkan kekayaan para pemegang

saham dan manfaat kepada pihak lain yang berkepentingan terhadap Grup dan untuk menjaga struktur optimal permodalan untuk mengurangi biaya permodalan.

The Group manages its capital to safeguard the Group’s ability to continue as a going concern in