jangka panjang
a. Long-term loan to banks and financial institution
Disajikan kembali/
30 September/ As restated
September 30, (Catatan/Note 39)
2016 31 Desember/
(Tidak Diaudit/ December 31,
Unaudited ) 2015
Pihak berelasi (Catatan 33) Related party (Note 33)
Dolar Amerika Serikat U.S. Dollar
Asia Star Fund Ltd. - 34.767.292 Asia Star Fund Ltd.
Pihak ketiga Third parties
Rupiah (Catatan 34) Rupiah (Note 34)
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 88.990.615 89.285.974 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank Syariah Mandiri 7.078.012 7.104.023 PT Bank Syariah Mandiri
Jumlah 96.068.627 96.389.997 Total
Biaya transaksi yang belum
diamortisasi (414.099) (229.729) Unamortized transaction costs
Bersih 95.654.528 96.160.268 Net
Dolar Amerika Serikat U.S. Dollar
China Development China Development
Bank Corporation 304.512.328 314.820.000 Bank Corporation
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 99.375.000 15.000.000 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Industrial and Commercial Industrial and Commercial
Bank of China Limited 64.069.435 40.284.592 Bank of China Limited
PT Bank Mega Tbk 49.000.000 49.700.000 PT Bank Mega Tbk
PT Sarana Multi Infrastruktur 26.500.000 22.250.000 PT Sarana Multi Infrastruktur
Jumlah 543.456.763 442.054.592 Total
Biaya transaksi yang belum
diamortisasi (9.568.921) (6.397.035) Unamortized transaction costs
Bersih 533.887.842 435.657.557 Net
Jumlah 629.542.370 531.817.825 Total
Jumlah 629.542.370 566.585.117 Total
Dikurangi bagian yang akan jatuh
tempo dalam satu tahun Less current portion
China Development Bank Corporation 31.800.000 31.800.000 China Development Bank Corporation
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 19.242.345 7.549.003 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank Syariah Mandiri 1.019.388 579.920 PT Bank Syariah Mandiri
PT Sarana Multi Infrastruktur 1.000.000 1.000.000 PT Sarana Multi Infrastruktur
PT Bank Mega Tbk 1.000.000 950.000 PT Bank Mega Tbk
Jumlah 54.061.733 41.878.923 Total
Biaya transaksi yang belum diamortisasi (352.658) (294.412) Unamortized transaction costs
Bersih 53.709.075 41.584.511 Net
Bagian yang akan jatuh tempo lebih
dari satu tahun 575.833.295 525.000.606 Long-term portion
Asia Star Fund Ltd. (ASF) Asia Star Fund Ltd. (ASF)
Pada tanggal 12 Januari 2011, GEAR (dahulu UFS) memperoleh fasilitas pinjaman dari ASF sebesar US$ 35.000.000. Jangka waktu fasilitas pinjaman tersebut adalah selama 1 tahun dari tanggal pertama kali penarikan. Pinjaman ini dijamin dengan gadai saham dan share charge atas modal ditempatkan dan disetor di entitas anak tertentu.
On January 12, 2011, GEAR (formerly UFS) obtained a loan facility of US$ 35,000,000 from ASF. This term loan has a tenor of 1 year from date of first draw down. The loan is secured by a share pledge and a share charge over the entire issued and paid up share capital in certain subsidiaries.
Pinjaman diharapkan akan dilunasi melalui
hasil yang diterima dari Compliance
Placement.
The loan is expected to be repaid through the proceeds received from the Compliance Placement shares.
Pada tanggal 23 November 2015, ASF telah menyetujui untuk memperpanjang jangka waktu pelunasan utang menjadi tanggal 15 April 2017 atau tiga hari kerja setelah
tanggal penyelesaian Compliance
Placement, mana yang lebih dahulu dan
menghapus utang bunga jatuh tempo GEAR.
On November 23, 2015, ASF has agreed to extend the repayment date of the Existing Indebtedness to the earlier of April 15, 2017 or three business days after the date of the completion of the Compliance Placement and to waive any default interest payable by GEAR.
PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI)
Pada tanggal 14 September 2015,
Perusahaan memperoleh fasilitas pinjaman
dari SMI, dengan jumlah maksimum
pinjaman sebesar US$ 40.000.000.
Pinjaman ini dijamin dengan tanah tertentu yang dimiliki Perusahaan dan jaminan perusahaan dari PT Sinar Mas Tunggal, entitas induk Perusahaan.
On September 14, 2015, the Company obtained loan facilities from SMI, with maximum credit facility of US$ 40,000,000. This loan facility is collateralized with certain land owned by the Company and a corporate guarantee from PT Sinar Mas Tunggal, a parent entity of the Company.
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (MANDIRI) PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (MANDIRI)
Pada tanggal 18 Mei 2016, SLK dan MANDIRI menandatangani Fasilitas Kredit Investasi (KI) senilai US$ 265.700.000, dengan jangka waktu 10 tahun, dan fasilitas Bank Garansi sebesar Rp 45.000.000.000 untuk membiayai pembelian aset dan pembangunan pembangkit listrik dan fasilitas penunjangnya di Desa Tumbang Kajuei, Kecamatan Rungun, Kabupaten Gunung
Mas, Provinsi Kalimantan Tengah.
Saldo pinjaman atas fasilitas KI pada tanggal
30 September 2016 adalah sebesar
US$ 100.000.
On May 18, 2016, SLK and MANDIRI signed
Credit Investment Facilities (KI) of
US$ 265,700,000, with term of ten years,
and Bank Guarantee Facility of
Rp 45,000,000,000 to finance the project relating to the development supply and
construction of power plant and its
related facilities located in Tumbang Kajuei
Village, District Rungun, Regency
Gunung Mas, Central Kalimantan Province.
The outstanding loan as of
September 30, 2016 amounted to
Pinjaman ini dijamin antara lain dengan jaminan perusahaan dari Perusahaan dan PT Sinar Mas Tunggal dan jaminan secara fidusia atas piutang yang timbul sehubungan dengan Power Purchase Agreement antara SLK dan PT PLN (Persero), dan atas aset bergerak dan tanah SLK, serta gadai saham SLK yang dimiliki oleh para pemegang sahamnya.
The loan is collateralized by, among others, corporate guarantees from the Company and PT Sinar Mas Tunggal and fiduciary securities on receivables incurred in relation to Power Purchase Agreement between SLK and PT PLN (Persero), SLK’s movable assets and land, and pledge of SLK shares owned by SLK’ stockholders.
Pada bulan Desember 2014, Perusahaan memperoleh fasilitas KI dari MANDIRI
dengan jumlah maksimum sebesar
Rp 1.250.000.000.000. Jadwal pembayaran pokok pinjaman setiap triwulan mulai 2015 sampai dengan 2020. Fasilitas KI ini dijamin
dengan aset tetap (Catatan 13).
Saldo pinjaman atas fasilitas KI pada
tanggal 30 September 2016 dan
31 Desember 2015 adalah masing-masing
sebesar Rp 1.156.700.000.000 dan
Rp 1.231.700.000.000.
In December 2014, the Company obtained KI facilities from MANDIRI with a maximum credit facility of Rp 1,250,000,000,000. The loan principle repayment schedule is on a quarterly basis from 2015 until 2020. These loans are secured with property, plant and equipment (Note 13). The outstanding loan
as of September 30, 2016 and
December 31, 2015 amounted to
Rp 1,156,700,000,000 and
Rp 1,231,700,000,000, respectively.
Pada bulan Desember 2015, Perusahaan memperoleh fasilitas Pinjaman Transaksi Khusus dari MANDIRI dengan jumlah
maksimum sebesar US$ 100.000.000.
Jadwal pembayaran pokok pinjaman setiap triwulan mulai 2016 sampai dengan 2021. Fasilitas Pinjaman Transaksi Khusus ini dijamin dengan aset tetap (Catatan 13). Saldo pinjaman atas fasilitas Pinjaman
Transaksi Khusus pada tanggal
30 September 2016 dan 31 Desember 2015
adalah sebesar US$ 99.275.000 dan
US$ 15.000.000.
In December 2015, the Company obtained Special Transaction Loan facilities from MANDIRI with a maximum credit facility of
US$ 100,000,000. The loan principle
repayment schedule is on a quarterly basis from 2016 until 2021. These loans are secured with property, plant and equipment (Note 13). The outstanding loan as of September 30, 2016 and December 31, 2015 amounted to US$ 99,275,000 and US$ 15,000,000, respectively.
PT Bank Syariah Mandiri (BSM) PT Bank Syariah Mandiri (BSM)
Pada tanggal 24 Desember 2014,
Perusahaan memperoleh fasilitas
pembiayaan investasi (PI) dari BSM dengan jumlah maksimum Rp 100.000.000.000. Fasilitas PI ini dijamin dengan aset tetap (Catatan 13) Perusahaan. Saldo pinjaman pada tanggal 30 September 2016 dan 31 Desember 2015 adalah masing-masing
sebesar Rp 92.000.000.000 dan
Rp 98.000.000.000.
On December 24, 2014, the Company obtained investment financing facilities (PI) from BSM with maximum credit facility of Rp 100,000,000,000. These facilities are secured with property, plant and equipment (Note 13) of the Company. The outstanding loans as of September 30, 2016 and
December 31, 2015 amounted to
Rp 92,000,000,000 and Rp 98,000,000,000, respectively.
China Development Bank Corporation (CDBC)
China Development Bank Corporation (CDBC)
Pada tanggal 3 Juni 2016, DSSP PK memperoleh fasilitas pinjaman berjangka (term loan facility) maksimum sebesar
US$ 150.000.000 dari CDBC untuk
membiayai pembelian aset dan
pembangunan power plant dan fasilitas penunjangnya di Desa Tanjung Tiram dan
Wawatu, Kecamatan Moramo Utara,
Kabupaten Konawe Selatan, Provinsi
Sulawesi Tenggara.
On June 3, 2016, DSSP PK obtained a term loan facility with a maximum amount of US$ 150,000,000 from CDBC to finance the project relating to the development supply and construction of power plant and its related facilities located in Tanjung Tiram and Wawatu Village, North Moramo District,
South Konawe Regency, Southeast
Sulawesi Province.
Pinjaman ini dijamin antara lain dengan jaminan perusahaan dari Perusahaan dan SMT dan jaminan secara fidusia atas klaim asuransi, piutang yang timbul sehubungan
dengan Power Purchase Agreement antara DSSP PK dan PT PLN (Persero), dan atas
aset bergerak dan tanah DSSP PK.
The loan is collateralized by, among others, corporate guarantees from the Company and SMT and fiduciary securities on insurance claims, receivables incurred in relation to
Power Purchase Agreement between
DSSP PK and PT PLN (Persero),
DSSP PK’s movable assets and land.
Pada tanggal 4 Desember 2012,
DSSP PSumsel memperoleh fasilitas
pinjaman berjangka (term loan facility) maksimum sebesar US$ 318.000.000 dari
CDBC untuk membiayai proyek
pembangunan dan konstruksi power plant dan fasilitas penunjangnya di Kabupaten Musi Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan. Pinjaman tersebut berjangka waktu 10 (sepuluh) tahun.
On December 4, 2012, DSSP PSumsel obtained a term loan facility with a maximum amount of US$ 318,000,000 from CDBC to
finance the project relating to the
development and construction of power plant and its related facilities located in Regency Musi Banyuasin, South Sumatera Province. The loan with term of ten (10) years.
Pinjaman ini dijamin antara lain dengan jaminan perusahaan dari Perusahaan dan MAL dan jaminan secara fidusia atas klaim asuransi, piutang yang timbul sehubungan dengan Power Purchase Agreement antara DSSP PSumsel dan PT PLN (Persero), dan
atas aset bergerak dan tanah
DSSP PSumsel, serta gadai saham
DSSP PSumsel yang dimiliki oleh DSSE.
The loan is collateralized by, among others, corporate guarantees from the Company and MAL and fiduciary securities on insurance claims, receivables incurred in relation to
Power Purchase Agreement between
DSSP PSumsel and PT PLN (Persero), DSSP PSumsel’s movable assets and land, and pledge of DSSP PSumsel shares owned by DSSE.
PT Bank Mega Tbk (MEGA) PT Bank Mega Tbk (MEGA)
Pada tanggal 25 Maret 2015, GEM
memperoleh fasilitas pinjaman dari Mega sebesar US$ 50.000.000. Fasilitas ini digunakan untuk investasi aset tetap. Jangka waktu fasilitas pinjaman tersebut adalah selama 10 (sepuluh) tahun dengan suku bunga 10% per tahun namun dapat berubah karena adanya revisi suku bunga dari waktu ke waktu. Efektif tanggal 1 Juli 2016, suku
bunga untuk fasilitas ini mengalami
penurunan menjadi 9,50%.
On March 25, 2015, GEM obtained a term loan facility of US$ 50,000,000 with Mega. This credit facility is intended to be deployed for investments in fixed assets. This term loan has a term of ten (10) years at an interest rate of 10% per annum and subject to rate revisions from time to time. Effective July 1, 2016, the interest rate for this facility decreased to 9.50%.
Jaminan untuk fasilitas ini adalah aset tetap tertentu yang dimiliki oleh GEM dan entitas anak dan gadai saham serta jaminan perusahaan dari GEM Grup.
The collaterals for this loan include certain property and equipment of GEM and the subsidiaries and pledge of shares and corporate guarantee from GEM Group.
Industrial and Commercial Bank of China Limited (ICBC)
Industrial and Commercial Bank of China Limited (ICBC)
Pada tanggal 30 April 2015, IMI telah menandatangani perjanjian fasilitas pinjaman sebesar US$ 160.000.000 dengan ICBC untuk jangka waktu 8 tahun.
On April 30, 2015, IMI has signed loan
facility agreement amounting
US$ 160,000,000 with ICBC with a term of 8 years.
Jadwal pembayaran utang bank jangka panjang pada tanggal 30 September 2016 dan 31 Desember 2015 adalah sebagai berikut:
The payment schedule for the long-term bank loans as of September 30, 2016 and December 31, 2015 follows:
30 September/
September 30,
2016 31 Desember/
(Tidak Diaudit/ December 31,
Unaudited ) 2015
Jatuh tempo dalam: Due within:
Satu tahun 54.061.733 41.878.923 One year
Dua tahun 72.931.094 84.446.524 Two years
Tiga tahun 101.808.644 59.650.768 Three years
Empat tahun 150.129.250 70.947.304 Four years
Lima tahun 113.724.011 140.773.362 Five years
Lebih dari lima tahun 146.870.658 175.515.000 More than five years
Jumlah 639.525.390 573.211.881 Total
Biaya transaksi yang belum diamortisasi (9.983.020) (6.626.764) Unamortized transaction cost
Bersih 629.542.370 566.585.117 Net
Sesuai dengan ketentuan dalam perjanjian kredit, Grup diharuskan untuk menjaga beberapa rasio keuangan tertentu. Grup juga diharuskan memenuhi beberapa persyaratan serta ketentuan mengenai Anggaran Dasar, kegiatan usaha, dividen, aksi korporasi, kegiatan pembiayaan dan lainnya. Pada tanggal 30 September 2016, Grup telah
memenuhi persyaratan dan ketentuan
tersebut.
In accordance with the loan agreement, the Group is required to maintain certain financial ratio. The Group is also required to comply certain terms and conditions relating to its Articles of Association, the nature of the business, dividen, corporate actions, financing activities and other matters. As of September 30, 2016, the Group is in compliance with the related terms and conditions.
b. Utang jangka panjang lainnya b. Other long-term payables
30 September/
September 30,
2016 31 Desember/
(Tidak Diaudit/ December 31,
Unaudited ) 2015
Pihak ketiga Third party
Dolar Amerika Serikat U.S. Dollar
Cisco Systems Capital Asia Pte. Ltd. 8.283.768 6.908.610 Cisco Systems Capital Asia Pte. Ltd.
Dikurangi bagian yang akan jatuh tempo
dalam satu tahun Less current portion
Cisco Systems Capital Asia Pte. Ltd. 1.879.837 1.101.796 Cisco Systems Capital Asia Pte. Ltd.
Bagian yang akan jatuh tempo lebih
dari satu tahun 6.403.931 5.806.814 Long-term portion
Cisco Systems Capital Asia Pte. Ltd. (CISCO)
Cisco Systems Capital Asia Pte. Ltd. (CISCO)
IMI melakukan perjanjian dengan CISCO dimana CISCO menyetujui untuk membiayai pembelian peralatan telekomunikasi IMI dari PT Dimension Data Indonesia. Berdasarkan perjanjian, pokok pinjaman dan bunga akan dibayar secara triwulan selama 5 tahun dan bunga 2% - 7,1% per tahun.
IMI entered into agreements with CISCO wherein CISCO agreed to finance IMI’s purchase of telecommunication equipment from PT Dimension Data Indonesia. Based on the agreements, the principal and interest are payable quarterly for 5 years and bear interest ranging from 2% - 7.1% per annum.
22. Pengukuran Nilai Wajar 22. Fair Value Measurement
Tabel berikut menyajikan pengukuran nilai wajar aset dan liabilitas Grup:
The following table provides the fair value
measurement of the Group’s certain assets and
liabilities:
Input yang tidak dapat Input yang dapat diobservasi
Harga kuotasian di observasi signifikan
dalam pasar aktif signifikan (Level 3)/
(Level 1)/ (Level 2)/ Significant
Quoted prices Significant unobservable
Nilai Tercatat/ in active markets observable inputs inputs Carrying Values (Level 1) (Level 2) (Level 3)
Aset yang diukur pada nilai wajar: Assets measured at fair value:
Aset tetap dengan model revaluasi Revalued property, plant and equipment
Pembangkit listrik (Catatan 13) 207.005.340 - 210.454.200 - Power plants (Note 13)
Aset keuangan yang diukur pada
nilai wajar melalui laba rugi Financial assets at FVPL
Piutang derivatif 4.696.917 - 4.696.917 - Derivative receivables
Investasi jangka panjang Long-term investments
Obligasi konversi (Catatan 11) 80.782 - - 80.782 Convertible bonds (Note 11)
Aset keuangan tersedia untuk dijual AFS financial assets
Investasi jangka panjang Long-term investments
Investasi saham (Catatan 11) 59.845.888 59.705.888 - 140.000 Investments in shares of stocks (Note 11)
Aset yang nilai wajarnya disajikan : Assets for which fair values are disclosed:
Pinjaman yang diberikan dan piutang Loans and receivables
Aset tidak lancar lain-lain 4.864.503 - - 4.725.100 Other noncurrent assets
Liabilitas yang diukur pada nilai wajar: Liabilities measured at fair value:
Liabilitas keuangan yang diukur pada
nilai wajar melalui laba rugi Financial liabilities at FVPL
Liabilitas derivatif 963.777 - 963.777 - Derivative liabilities
Liabilitas yang nilai wajarnya disajikan: Liabilities for which fair values are disclosed:
Utang bank dan lembaga keuangan Long-term loan to banks and financial
jangka panjang 639.525.390 - 628.371.780 - institution
Fair value measurement using:
(Tidak Diaudit/Unaudited )
Pengukuran nilai wajar menggunakan:/ 30 September 2016/September 30, 2016
Input yang tidak dapat Input yang dapat diobservasi Harga kuotasian di observasi signifikan dalam pasar aktif signifikan (Level 3)/ (Level 1)/ (Level 2)/ Significant
Quoted prices Significant unobservable
Nilai Tercatat/ in active markets observable inputs inputs
Carrying Values (Level 1) (Level 2) (Level 3)
Aset yang diukur pada nilai wajar: Assets measured at fair value:
Aset tetap dengan model revaluasi Revalued property, plant and equipment
Pembangkit listrik (Catatan 13) 210.454.200 - 210.454.200 - Power plants (Note 13)
Aset keuangan yang diukur pada
nilai wajar melalui laba rugi Financial assets at FVPL
Investasi jangka panjang Long-term investments
Obligasi konversi (Catatan 11) 76.114 - - 76.114 Convertible bonds (Note 11)
Aset keuangan tersedia untuk dijual AFS financial assets
Investasi jangka panjang Long-term investments
Investasi saham (Catatan 11) 58.595.229 43.020.242 - 15.574.987 Investments in shares of stocks (Note 11)
Aset yang nilai wajarnya disajikan : Assets for which fair values are disclosed:
Pinjaman yang diberikan dan piutang Loans and receivables
Aset tidak lancar lain-lain 20.055.960 - - 18.291.305 Other noncurrent assets
Liabilitas yang diukur pada nilai wajar: Liabilities measured at fair value:
Liabilitas keuangan yang diukur pada
nilai wajar melalui laba rugi Financial liabilities at FVPL
Liabilitas derivatif 6.054.712 - 6.054.712 - Derivative liabilities
Liabilitas yang nilai wajarnya disajikan: Liabilities for which fair values are disclosed:
Utang bank dan lembaga keuangan Long-term loan to banks and financial
jangka panjang 573.211.881 - 560.925.020 - institution
Fair value measurement using:
31 Desember 2015/December 31, 2015 Pengukuran nilai wajar menggunakan:/
Nilai wajar instrumen keuangan yang
diperdagangkan di pasar aktif adalah berdasarkan kuotasi harga pasar pada tanggal pelaporan. Pasar dianggap aktif apabila kuotasi harga tersedia sewaktu-waktu dan dapat diperoleh secara rutin dari bursa, pedagang efek, perantara efek, kelompok industri atau badan penyedia jasa penentuan harga, atau badan pengatur, dan harga tersebut mencerminkan transaksi pasar yang aktual dan rutin dalam suatu transaksi yang wajar. Kuotasi harga pasar yang digunakan untuk aset keuangan yang dimiliki oleh Grup adalah harga penawaran (bid price) terkini. Instrumen keuangan seperti ini termasuk dalam hirarki Level 1.
The fair value of financial instruments traded in active markets is based on quoted market prices at the reporting date. A market is regarded as active if quoted prices are readily and regularly available from an exchange, dealer, or broker, industry group pricing service, or regulatory agency, and those prices represent actual and regularly occurring market transaction on an arm’s lengths basis. The quoted market price used for financial assets held by the Group is the current bid price. These instruments are included in Level 1.
Nilai wajar instrumen keuangan yang tidak
diperdagangkan di pasar aktif ditentukan
menggunakan teknik penilaian. Teknik penilaian ini memaksimalkan penggunaan data pasar yang dapat diobservasi yang tersedia dan sedikit mungkin mengandalkan estimasi spesifik yang dibuat oleh entitas. Jika seluruh input signifikan yang dibutuhkan untuk menentukan nilai wajar dapat diobservasi, maka instrumen tersebut termasuk dalam hirarki Level 2. Nilai wajar liabilitas derivatif dan utang bank dan lembaga keuangan diestimasi berdasarkan analisa arus kas diskonto menggunakan suku bunga pasar. Dalam melakukan penilaian terhadap aset pembangkit listrik, penilai menggunakan pendekatan biaya.
Pendekatan biaya merupakan pendekatan
penilaian dimana nilai suatu aset diperoleh dengan menghitung biaya yang dikeluarkan untuk
mengganti baru (new replacement/new
reproduction cost) aset yang sebanding dikurangi
nilai penyusutan fisik, penyusutan fungsional dan penyusutan ekonomis dari aset tersebut pada saat survei dilakukan.
The fair value of financial instruments that are not traded in an active market is determined by using valuation techniques. These valuation techniques maximize the use of observable market data where it is available and rely as little as possible on entity’s specific estimates. If all significant inputs required to fair value an instrument are observable, the instrument is included in Level 2. The fair value of derivative liabilities and loan to banks and financial institution are estimated based on discounted cash flow analysis using market interest rates. In assessing the power plant assets, appraiser using the cost approach. The cost approach is an approach in which the fair value is determined by calculating the costs incurred to replace a comparable asset less physical deterioration, functional obsolescence and economic obsolescence of the related assets at the time of survey conducted.
Jika satu atau lebih input signifikan tidak diambil dari data pasar yang dapat diobservasi, maka instrumen tersebut termasuk dalam hirarki Level 3.
If one or more of the significant inputs is not based on observable market data, the instrument is included in Level 3.
23. Modal Saham 23. Capital Stock
Susunan kepemilikan saham Perusahaan pada
tanggal 30 September 2016 dan
31 Desember 2015 berdasarkan catatan yang
dibuat oleh PT Sinartama Gunita, Biro
Administrasi Efek, adalah sebagai berikut:
As of September 30, 2016 and December 31, 2015, the share ownership in the Company, based on the record of PT Sinartama Gunita, share’s registrar, are as follows:
Jumlah Persentase Jumlah
Saham/ Kepemilikan/ Modal Disetor/
Number of Percentage of Total Paid-up Shares Ownership Capital Stock
%
PT Sinar Mas Tunggal 461.552.320 59,90 48.078.367 PT Sinar Mas Tunggal
Masyarakat lainnya (kepemilikan
masing-masing kurang dari 5%) 309.000.000 40,10 24.420.261 Public (each less than 5%)
Jumlah 770.552.320 100,00 72.498.628 Total
Name of Stockholders Nama Pemegang Saham
Perusahaan telah mencatatkan seluruh sahamnya pada Bursa Efek Indonesia.
All of the shares of the Company are listed in the Indonesia Stock Exchange.
Manajemen Permodalan Capital Management
Tujuan utama dari pengelolaan modal Grup
adalah untuk memastikan bahwa Grup
mempertahankan rasio modal yang sehat dalam rangka mendukung bisnis dan memaksimalkan nilai pemegang saham.
The primary objective of the Group’s capital management is to ensure that it maintains healthy capital ratios in order to support its business and maximize shareholder value.
Grup mengelola permodalan untuk menjaga
kelangsungan usahanya dalam rangka
memaksimumkan kekayaan para pemegang
saham dan manfaat kepada pihak lain yang berkepentingan terhadap Grup dan untuk menjaga struktur optimal permodalan untuk mengurangi biaya permodalan.
The Group manages its capital to safeguard the Group’s ability to continue as a going concern in