MEMBUAT SLOGAN
TIP 65... TAG LINE
“Pembeli Biasanya Memutuskan Membeli Setelah Melihat Tag Line, Tag Line Biasanya Di Lihat Tidak Lebih Dari 3 Detik.”
~Tung Desem Waringin~
Mungkin masih banyak dari Anda para pembaca yang belum mengerti apa itu tag line oleh karena itu saya akan menjelaskan terlebih dahulu apa itu tag line, tag line sendiri adalah sebuah kalimat yang harus selalu ada di bawah nama barang atau jasa yang dipromosikan.
Tag line berisi tentang apa yang Anda jual, apa keuntungan untuk
konsumen, dan kenapa konsumen harus percaya kepada Anda. Salah satu cara untuk membuat tag line adalah harus menyentuh emosi calon
costumer dimana di antaranya :
1. Harus ada batasan waktu, maksudnya harus ada batasan waktu adalah barang atau jasa yang Anda jual hanya di jual sampai tanggal sekian atau jika seseorang membeli tanggal sekian bisa mendapatkan diskon sampai 55% misalnya.
2. Jangan menulis benefit atau manfaat, misalnya saat Anda berjualan air mineral dan Anda menulis bahwa air Anda bersih terus so what gitu? Yang lain juga jual air yang bersih. Oleh karena itu Anda harus memiliki nilai tambah yang pasti orang harus berpikir bahwa air Anda lebih baik dari tempat lain.
Anda juga bisa membuat tag line dengan memodifikasi tag line produk sejenis atau jasa sejenis yang bisa Anda dapatkan banyak sekali di pencarian google, saya sarankan Anda praktek agar Anda juga bisa merasakan betapa dahsyatnya effect dari tag line ini.
TIP 66...
MENDETAIL...
“Salah Satu Syarat Untuk Sukses Di Satu Bidang Adalah Mendetail, Mendetail Adalah Anda Memperhatikan Hal-Hal Kecil Dan Penting Karena
Mengabaikan Hal-Hal Kecil Dapat Berdampak Pada Masalah Besar.”
~Billy Boen~
Tahukah Anda bahwa aktivitas sehari-hari yang sering dilakukan oleh orang-orang Amerika adalah menghabiskan waktu untuk email dan Google? 93% orang Amerika menggunakan sosial media untuk
mempromosikan bisnis mereka karena menetapkan strategi pemasaran dalam sosial media sangatlah penting. Sosial media adalah peluang emas untuk bisnis kamu. Jika kamu tidak membuat promo dan memasarkan barang kamu melalui sosial media, maka kamu sama halnya dengan orang yang hanya menyia-nyiakan kesempatan emas yang ada.
Sebagai generasi yang tumbuh di era canggih, sangat mudah dimengerti mengapa orang-orang sangat terobsesi dengan sosial media. Sosial media yang potensial untuk menumbuhkan bisnis anda tidak terbatas jumlahnya. Saat ini sosial media seperti Facebook, Twitter, Pinterest, Instagram, Google+ adalah beberapa yang segala jenis perusahaan wajib gunakan untuk menjual produk anda.
Isi sosial media kamu dengan konten-konten yang menarik, pelayanan pelanggan yang berkualitas, dan visual yang memuaskan mata. Ketika kamu sukses mengoptimasi sosial media, kamu akan mengubah visitor menjadi customer.
Untuk Anda yang masih belajar bagaimana cara mengontrol sosial media secara mendetail agar efektif, maka inilah cara mengontrolnya sehingga dapat bekerja secara efektif :
1.Strategi Pemasaran Melalui Sosial Media #1: Buat Rencana dan Lakukan Secara Konsisten
Tetapkan batas tweet yang akan publish tiap hari. Jumlah tweet dapat diubah sesuai kebutuhan, namun memiliki batasan tweet walaupun hanya sebatas 4 tweet per hari akan memberikan anda sebuah tolak ukur dan setidaknya sebuah pencapaian.
Tips: lakukan investigasi mengenai seberapa sering para competitor bisnis melakukan update di sosial media yang mereka miliki. Anda tentu ingin aktif namun tidak berlebihan. Gunakan aplikasi untuk melakukan manajemen jadwal posting dan akses analisa performa seperti
Hootsuite, Buffer, dan TweetDeck.
2.Strategi Pemasaran Melalui Sosial Media #2: Perlakukan Tiap Sosial Media Sebagai Kesatuan Individu yang Terpisah
Setiap sosial media adalah satuan yang berbeda sehingga perlakuannya juga harus berbeda. Sebagai contoh, LinkedIn cenderung memiliki penonton yang fokus terhadap bisnis dan konten edukasi, sedangkan Instagram lebih memiliki penikmat konten visual. Perhatikan kriteria follower di setiap sosial media yang Anda miliki, lalu lakukan publikasi konten yang sesuai dengan keingan mereka.
3.Strategi Pemasaran Melalui Sosial Media #3: Lampaui Pelayan Pelanggan
Jka pengunjung memberikan post atau komentar di halaman Facebook namun tidak mendapatkan respon apapun dari anda, rasa percaya pun hilang. Lebih buruknya, miskin komunikasi tersebut dapat dimanfaatkan oleh kompetitor untuk menjawab pertanyaan para pelanggan dengan cara mereka sendiri sehingga pelanggan pun berpindah ke lain hati. Membalas berbagai pertanyaan dan memberi tanggapan adalah hal yang manusiawi. Feedback negatif yang diberikan pelanggan juga harus
ditanggapi dengan sebaik mungkin. Pikirkan sosial media anda sebagai lahan untuk menunjukkan betapa mengaggumkannya pelayanan anda untuk pelanggan.
Berikut beberapa cara yang patut dilakukan untuk membuat pelanggan merasa bahagia di sosial media anda:
1. Utus seseorang untuk selalu siap sedia memberi respon dan
mengontrol kegiatan yang berlangung di seluruh sosial media anda. 2. Ciptakan troubleshooting library untuk memberikan solusi
terhadap permasalahan yang sering timbul. Berikan informasi mengenai email support atau nomor yang dapat dihubungi jika terdapat permasalahan yang membutuhkan investigasi lebih jauh. 3. Jadi lah kreatif – berikan giveaway atau sekedar lelucon untuk
membuat para pelangga tetap ‘betah’.
4. Jangan abaikan setiap respon atau komentar di post sosial media anda!
4.Strategi Pemasaran Melalui Sosial Media #4: Rangkul Kesalahan
Kita semua manusia, jadi masalah pasti tidak terhindarkan, terutama ketika berada di dunia sosial media. Jika anda melakukan update dengan Bahasa Inggris dan grammar anda salah, maka JANGAN HAPUS
publish dan para follower telah melihatnya. Para follower akan
senantiasa menyadari bahwa kamu telah melakukan kesalahan. Namun, sikap untuk memperbaiki kesalahan tersebut lah yang terpenting.
Perbaiki bukan dengan menghapus, melainkan dengan melakukan update di sosial media kamu dengan post minta maaf.
5.Strategi Pemasaran Melalui Sosial Media #5: Lacak dan Bicara!
Lacak segala rincian di sosial media anda mengenai kenaikan jumlah follower, jumlah klik ke website perusahaan, jumlah pageviews, likes yang diberikan di tiap post, impresi, dan lain sebagainya. Lihat dan bandingkan hasilnya dengan pesaing anda, apakah sudah seimbang,
tertinggal, atau bahkan lebih maju. Untuk analisa hal tersebut, gunakan Google Analytics dan Hootsuite. Bagikan hasilnya dalam rapat dan
rancang strategi pemasaran yang berbeda ke depannya untuk mencapai hasil yang lebih baik.
6.Strategi Pemasaran Melalui Sosial Media #6: Tetap Aktif di Google+
Anda pasti heran mengapa untuk menambahkan angka penjualan harus aktif di Google+ yang fungsinya hampir sama seperti Facebook?
jawabannya adalah, jika anda secara aktif melakukan posting di Google+ maka secara otomatis akan mendapatkan space iklan gratis ketika
pelanggan mencari informasi tentang anda di Google. Sangat menguntungkan bukan?
Ilmu tidak akan berguna dan akan membusuk jika Anda tidak
mempraktekkannya, oleh karena itu sekali lagi saya tekankan Anda untuk PRAKTEK!!! PRAKTEK!!! Dan PRAKTEK!!!