• Tidak ada hasil yang ditemukan

H. Definisi Operasional

2) Uji Linearitas

Pengujian ini dilakukan untuk mengetahui antar variabel X dan Y mempunyai hubungan yang linear atau tidak. Dasar untuk mengetahui hal tersebut, dapat dilihat melalui nilai signifikansi dari hasil pengujian yang telah dilakukan, apabila nilai signifikansi yang diperoleh > α = 0,05 maka kedua variabel tersebut berhubungan secara linear, begitu juga sebalikanya jika nilai signifikansi yang diperoleh < α = 0.05 maka kedua variabel tersebut tidak berhubungan secara linear (Damyati, 2019: 22).

Y1 = a + bX

31

3)

Uji Heteroskedastisitas

Uji heteroskedastisitas dilakukan untuk menguji apakah ada ketidaksamaan varian dari residual pada satu pengamatan ke pengamatan lainnya di dalam model regresi yang digunakan (Ghozali, 2018: 137). Model regresi yang baik adalah bersifat homoskedastisitas dan tidak terjadi heteroskedastisitas. Dasar untuk mengetahui asumsi heteroskedastisitas terpenuhi yaitu dengan melihat nilai signifikansi yang dihasilkan, apabila nilai signifikansi < α = 0,05, maka asumsi heteroskedastisitas terpenuhi, maka model regresi dinyatakan tidak valid. c. Uji Korelasi

Uji korelasi merupakan pengujian yang dilakukan untuk mengetahui hubungan antar dua variabel. Tujuan pengujian ini juga untuk mengukur pola dan keeratan atau kekuatan hubungan antar variabel yang diteliti (Ghozali, 2018: 95). Sugiyono (dalam Septiawan, 2016: 112) menyatakan bahwa variabel berkorelasi sangat kuat apabila memiliki nilai di antara 0,80 – 1,000, berkorelasi kuat apabila berada di antara 0,60 – 0,799, berkorelasi sedang apabila di antara 0,40 – 0,599, berkorelasi rendah apabila di antara 0,20 – 0,399, dan berkorelasi sangat rendah apabila berada di antara 0,00 – 0,199. d. Analisis Koefisien Determinasi

Analisis koefisien determinasi (R2 atau R Square) digunakan untuk mengetahui seberapa besar kemampuan variabel bebas dalam mempengaruhi atau menjelaskan variasi yang terjadi pada variabel terikat (Al Ijie dan Santoso, 2015: 6).

e. Uji F

Uji F dilakukan untuk mengetahui pengaruh dari variabel bebas secara serentak terhadap variabel terikat (Dimyati, 2019: 23). Selain itu juga, uji F digunakan untuk menguji apakah model regresi yang dibuat bersifat baik/ signifikan/ layak digunakan atau tidak baik/ non signifikan/ tidak layak digunakan. Apabila nilai signifikansi yang diperoleh < α = 0.05, maka model regresi layak digunakan/ signifikan.

f. Uji T

Uji T dilakukan untuk menguji seberapa jauh pengaruh dari variabel bebasnya secara individual terhadap variabel terikatnya (Ghozali, 2018: 98). Uji ini dapat dilakukan dengan mambandingkan t hitung dengan t tabel atau

32 dengan melihat kolom signifikansi pada masing-masing t hitung. Apabila nilai signifikansi < α = 0.05, maka terdapat pengaruh signifikan antara variabel X (independen) terhadap variabel Y (dependen), sebaliknya apabila nilai signifikansi > α = 0.05 maka tidak terdapat pengaruh signifikan antara variabel X (independen) terhadap variabel Y (dependen).

g. Uji Hipotesis

Uji hipotesis dilakukan guna mengambil keputusan terhadap dugaan atau asumsi yang telah dibuat sebelumnya, apakah dugaan atau asumsi tersebut diterima atau ditolak berdasarkan bukti berupa data-data yang telah terkumpul.

33 BAB II

GAMBARAN UMUM BRAND MALE.ID

Male.id merupakan salah satu brand fashion lokal pria yang di-founder-i oleh Dimas Mairyan pada tahun 2015. Jika dilihat dari namanya, tentunya Male.id merupakan brand fashion yang memproduksi produk fashion khusus untuk pria. Dalam berseluncur di dunia fashion Indonesia, Male.id mengusung konsep “basic club”, di mana produk-produk yang dibuat dapat dipastikan polos atau serba basic tanpa tambahan desain lainnya atau identik dengan minimalis (kaskus.co.id, 2019). Walaupun yang dijual hanya produk-produk serba basic, namun Male.id tetap mementingkan kualitas produk-produknya dan harga yang ditawarkan cukup terjangkau, karena spirit dari Male.id sendiri yaitu agar mampu dihargai oleh lebih banyak orang bukan harganya yang lebih tinggi (BRODO, 2020, 4:45).

Sumber: kaskus.co.id, 2020 Gambar 2.1

Logo Male.id

Dalam aktivitasnya, Male.id melakukan penjualan secara online melalui instagramnya yaitu @male.id kemudian mengarahkan konsumen ke website-nya yaitu heymale.id ketika akan diadakan yang namanya “open order” terjadwal. Sistem open order terjadwal di Male.id merupakan adaptasi dari pola yang biasa dilakukan oleh brand-brand perempuan (BRODO, 2020, 19:15), kemudian diterapkan oleh Male.id kepada konsumennya yang ingin membeli produk dari Male.id dan hal tersebut hanya dapat dilakukan di waktu tertentu yang telah ditetapkan. Walaupun sistem open order masih belum lazim diterapkan oleh brand-brand pria, namun sistem tersebut terbilang cukup berhasil di Male.id. Salah satu faktor yang membuat sistem open order terjadwal cukup berhasil karena kualitas produk yang dikeluarkan oleh Male.id sangat dijamin, sehingga hal tersebut membuat tingkat repeat order cukup tinggi juga (BRODO, 2020, 20:30). Repeat order oleh konsumen juga bermuara dari kualitas produk atau rasa kepuasan. Male.id menggambarkan produknya kepada konsumen yaitu “beyond expectation”, artinya jika konsumen ingin membeli produk yang

34 dikeluarkan oleh Male.id, mereka menaruh ekspektasi yang tidak terlalu tinggi. Kemudian ketika produk yang dibeli telah sampai ke tangan konsumen, maka konsumen melihat produk tersebut melebihi apa yang dibayangkan sebelumnya, sehingga hal tersebut juga yang membuat konsumen menjadi repeat order atau dengan kata lain “ketagihan” (BRODO, 2020, 21.24).

Dalam sekali open order, dapat dibilang Male.id sudah cukup banyak menyediakan stok produk yang akan dikeluarkan bahkan hingga ribuan, namun masih banyak peminat yang tidak mendapatkan. Hal tersebut juga karena antusias yang tinggi dari para konsumen, sehingga satu sama lain seakan-akan harus bersaing untuk mendapatkan produk yang diinginkan. Ketika akan dilakukan open order, Male.id selalu memberikan informasi melalui instagram stories maupun feeds instagram terkait kapan dan produk apa yang akan dikeluarkan.

Male.id memiliki pola interaksi yang diadaptasi dari para influencer, kemudian diterapkan di Male.id (BRODO, 2020, 26.20). Ketika kebanyakan online shop menggunakan sebutan admin untuk orang yang berinteraksi dengan followers atau menjalankan akun instagram mereka, maka berbeda dengan Male.id. Akun instagram Male.id dipegang oleh owner-nya sendiri yaitu Dimas Mairyan, dan uniknya Ia memiliki panggilan tersendiri dari followers Male.id, di mana Ia biasa dipanggil dengan sebutan “masdim”. Dalam aktivitasnya, Male.id tidak hanya memberikan informasi kapan dan produk apa yang akan dikeluarkan, tetapi juga sangat aktif berinteraksi dengan followers-nya seperti mengajak “ngobrol” melalui instagram stories terutama ketika menjelang dan sesudah dilakukannya open order. Interaksi yang dilakukan melalui instagram stories biasanya menampilkan screenshot-an direct Message (DM) berupa honest review (testimoni) hingga pertanyaan dari followers yang kemudian ditambahkan teks sebagai balasan untuk DM tersebut. Selain itu, Male.id juga memanfaatkan fitur question box di instagram stories untuk tanya jawab seputar Male.id. Sehingga hal tersebut membuat Male.id memiliki engagement cukup baik dengan followers, di mana Male.id sangat aktif melibatkan konsumen untuk berinteraksi secara online melalui instagram stories.

35 Sumber: instagram/male.id, 2020

Gambar 2.2

Interaksi yang dilakukan oleh Male.id

Terdapat hal menarik yang dilakukan oleh Male.id untuk memberikan hal yang berbeda ketika berinteraksi dengan followers, yaitu dengan menggunakan sebutan-sebutan tertentu, seperti:

1. Pemain Lama atau Senior

Pemain lama atau senior merupakan sebutan untuk followers Male.id yang sudah sejak lama mengikuti Male.id, biasanya mereka telah memahami kualitas produk yang dikeluarkan oleh Male.id.

2. Pendatang Baru atau Junior

Pendatang baru atau junior merupakan sebutan untuk followers Male.id yang baru mengikuti Male.id.

3. Eksekusi

Eksekusi merupakan sebutan yang digunakan terkait pelaksanaan open order produk Male.id.

36 Sejak awal didirikan, Male.id hanya berfokus untuk melakukan penjualan secara online dan tidak memiliki offline store. Kemudian dalam menarik konsumen untuk mencoba membeli produk dari Male.id yaitu dengan meningkatkan kekuatan di konten, dan hal tersebut yang menjadi fokus Male.id dari awal (BRODO, 2020, 22:00). Hal tersebut juga menjadi salah satu faktor yang membuat Male.id belum membuka offline store, karena Male.id belum menemukan pola yang sesuai dengan apa yang dilakukan secara online. Untuk mendongkrak promosi, Male.id juga bekerja sama dengan influencer seperti Arief Muhammad, sehingga mampu membuat Male.id lebih di kenal oleh banyak orang, dan banyak dari followers Male.id yang hadir dan mendapatkan informasi mengenai Male.id dari influencer yang diikuti. Selain itu, Male.id juga menggunakan fitur instagram ads untuk mengenalkan Male.id ke lebih banyak orang (BRODO, 2020, 26:40).

Dalam perkembangannya, Male.id terus melakukan berbagai inovasi. Hingga saat ini produk-produk yang ditawarkan oleh Male.id terbilang cukup lengkap mulai dari atasan hingga bawahan. Bahkan terdapat satu produk “legend” dari Male.id berupa kemeja polos yang sangat dinanti oleh para peminatnya yaitu MYD series. Walaupun hanya sebuah kemeja polos, namun produk tersebut sangat ditunggu oleh para peminatnya.

Sumber: instagram/male.id, 2020 Gambar 2.3

37 Selain itu untuk menyambut hari raya Idul Fitri, Male.id juga telah beberapa kali mengeluarkan produk EID Series, bahkan hingga kini series tersebut masih sering dikeluarkan karena peminat yang juga cukup banyak.

Sumber: instagram/male.id, 2020 Gambar 2.4

EID Series Male.id

Selain kedua produk di atas, selama ini Male.id juga telah mengeluarkan banyak produk dengan style basic yang tidak melupakan kualitas dan harga yang terbilang cukup terjangkau. Tentunya kualitas produk dari Male.id yang menjadi pembeda dengan produk dari merek lain, karena menurut sang owner, persaingan style basic tentunya berada di kualitas sehingga kualitas dari produk-produk Male.id terus dijaga (BRODO, 2020, 5:00). Dengan koleksi produk dari atasan hingga bawahan yang cukup lengkap, serta kualitas yang sangat dijaga, sehingga membuat Male.id mampu memenuhi kebutuhan konsumen terutama bagi kaum pria yang menyukai style basic.

38 BAB III

Dokumen terkait