• Tidak ada hasil yang ditemukan

TEMUAN PENELITIAN

C. Variabel Brand Awareness (Y1)

Sangat Aktif 42 – 50 53 53% Aktif 34 – 41 36 36% Cukup Aktif 26 – 33 7 7% Kurang Aktif 18 – 25 3 3% Tidak Aktif 10 – 17 1 1% Jumlah 100 100%

Sumber: Data Primer yang Diolah, 2020

Pada tabel 3.12 di atas memaparkan klasifikasi kategori untuk variabel penggunaan instagram stories yang terdiri dari sangat aktif, aktif, cukup aktif, kurang aktif, dan tidak aktif. Lebar interval pada tiap kategori ditetapkan berdasarkan perhitungan yang telah dilakukan.

Berdasarkan pengelompokkan data pada tiap kategori seperti tabel 3.12 di atas, dapat dilihat bahwa persepsi responden atas penggunaan instagram stories yang dilakukan oleh male.id berada pada kategori sangat aktif. Hal ini terbukti dari persentase paling besar berada pada interval 42 – 50 yaitu sebesar 53%. Artinya mayoritas responden menilai bahwa male.id telah menggunakan fitur instagram stories dengan sangat aktif sebagai media dalam melakukan promosi produk maupun berinteraksi dengan followers. Selanjutnya di bawah ini akan dibahas mengenai temuan penelitian untuk variabel kedua yaitu variabel brand awareness.

C. Variabel Brand Awareness (Y1)

Variabel selanjutnya dalam penelitian ini yaitu variabel brand awareness. Pada variabel ini terdiri dari empat indikator sebagai tolak ukur yaitu indikator unaware of brand, brand recognition, brand recall, dan top of mind. Dari keempat indikator tersebut kemudian dikembangkan menjadi 10 pernyataan. Berikut temuan yang didapatkan untuk variabel ini.

49 Tabel 3.13

Persebaran Persentase Responden yang Mengetahui Merek Male.id

Kategori Frekuensi Persentase (%)

Sangat Tidak Setuju (STS) 1 1%

Tidak Setuju (TS) 2 2%

Ragu-Ragu (RG) 6 6%

Setuju (S) 28 28%

Sangat Setuju (SS) 63 63%

Total 100 100%

Sumber: Data Kuesioner Nomor 11 Diolah, 2020

Pada tabel 3.13 di atas menunjukkan bahwa dari total 100 responden yang dijadikan sampel, mayoritas telah mengetahui merek male.id. Artinya male.id cukup terkenal di kalangan mahasiswa Universitas Islam Indonesia. Hal ini ditunjukkan melalui jawaban yang diberikan oleh responden, di mana banyak dari responden yang memberikan jawaban sangat setuju dengan persentase sebesar 63%.

Setelah mayoritas responden mengetahui merek male.id, pengukuran selanjutnya pada indikator unaware of brand yaitu terkait jawaban responden atas pernyataan mengetahui bahwa basic club merupakan tagline dari merek male.id yang akan dipaparkan pada tabel 3.14 berikut ini.

Tabel 3.14

Persebaran Persentase Responden yang Mengetahui Tagline Merek Male.Id

Kategori Frekuensi Persentase (%)

Sangat Tidak Setuju (STS) 2 2%

Tidak Setuju (TS) 12 12%

Ragu-Ragu (RG) 17 17%

Setuju (S) 25 25%

Sangat Setuju (SS) 44 44%

Total 100 100%

Sumber: Data Kuesioner Nomor 12 Diolah, 2020

Berdasarkan data pada tabel 3.14 di atas, sebanyak 44% responden memilih jawaban sangat setuju, dan 25% lainnya menjawab setuju atas pernyataan pada kuesioner nomor 12, yaitu mengetahui bahwa basic club merupakan tagline dari merek male.id. Seperti yang diketahui, male.id merupakan brand fashion lokal pria yang

50 mengusung konsep basic club, di mana produk-produk yang dijual tentunya serba basic, mulai dari warna, bentuk, hingga style.

Melihat data hasil temuan pada tabel 3.14 di atas, dapat diketahui bahwa tagline dari male.id telah diketahui oleh sebagian besar responden. Selanjutnya di bawah ini akan dipaparkan mengenai pengukuran terakhir pada indikator unaware of brand yaitu persepsi responden atas pernyataan terkait mengetahui nama produk legend atau yang menjadi andalan di male.id.

Tabel 3.15

Persebaran Persentase Responden yang Mengetahui Nama Produk Legend atau yang Menjadi Andalan Di Male.Id

Kategori Frekuensi Persentase (%)

Sangat Tidak Setuju (STS) 3 3%

Tidak Setuju (TS) 17 17%

Ragu-Ragu (RG) 24 24%

Setuju (S) 30 30%

Sangat Setuju (SS) 26 26%

Total 100 100%

Sumber: Data Kuesioner Nomor 13 Diolah, 2020

Sebagai salah satu brand fashion pria, male.id tentunya memiliki produk yang menjadi andalan dan selalu ditunggu-tunggu oleh peminatnya. Dari tabel 3.15 di atas, menunjukkan bahwa banyak dari responden yang telah mengetahui nama produk legend atau yang menjadi andalan di Male.id. Hal ini terbukti dengan persentase jawaban yang diberikan, di mana jawaban setuju sebesar 30%, kemudian jawaban sangat setuju 26%.

Setelah memperoleh temuan penelitian pada tabel-tabel di atas mengenai indikator unaware of brand, selanjutnya dapat dilihat terkait indikator lainnya yang dijadikan sebagai tolak ukur untuk memperkuat temuan pada variabel brand awareness, yaitu indikator brand recognition yang akan dipaparkan pada tabel-tabel berikut ini.

51 Tabel 3.16

Persebaran Persentase Responden yang Mengenali Male.Id dari Nama Produknya

Kategori Frekuensi Persentase (%)

Sangat Tidak Setuju (STS) 1 1%

Tidak Setuju (TS) 8 8%

Ragu-Ragu (RG) 18 18%

Setuju (S) 42 42%

Sangat Setuju (SS) 31 31%

Total 100 100%

Sumber: Data Kuesioner Nomor 14 Diolah, 2020

Berdasarkan tabel 3.16 di atas, memperlihatkan bahwa dari total 100 responden yang dijadikan sebagai sampel, sebagian besar responden menjawab setuju bahwa dapat mengenali male.id dari nama-nama produknya dengan persentase sebesar 42%. Hal ini menunjukkan bahwa aktivitas penyampaian informasi yang dilakukan oleh male.id cukup efektif sehingga membuat mayoritas responden telah mengenali male.id dari nama produknya.

Setelah melihat data perolehan jawaban responden di atas, berikut akan dijelaskan terkait penilaian responden tentang mengenali male.id dari tampilan visual/ desain produknya yang merupakan bagian dari indikator brand recognition.

Tabel 3.17

Persebaran Persentase Responden yang Mengenali Male.Id dari Tampilan Visual/ Desain Produknya

Kategori Frekuensi Persentase (%)

Sangat Tidak Setuju (STS) 1 1%

Tidak Setuju (TS) 11 11%

Ragu-Ragu (RG) 15 15%

Setuju (S) 47 47%

Sangat Setuju (SS) 26 26%

Total 100 100%

Sumber: Data Kuesioner Nomor 15 Diolah, 2020

Setiap brand fashion tentunya memiliki ciri khas tersendiri dari produk-produk yang ditawarkan. Sebagai salah satu brand fashion pria, male.id juga memiliki sesuatu yang menjadi ciri khas produk-produknya, salah satunya tampilan visual/ desain produknya. Dari data pada tabel 3.17, menunjukkan bahwa mayoritas responden dapat

52 mengenali male.id dari tampilan visual/ desain produknya. Hal ini terbukti dengan jawaban setuju yang diberikan oleh responden sebesar 47%.

Setelah melihat data perolehan jawaban responden atas pernyataan-pernyataan pada indikator brand recognition seperti pada tabel-tabel di atas, selanjutnya di bawah ini akan dibahas mengenai tingkatan selanjutnya yang juga merupakan salah satu indikator pada variabel brand awareness yaitu brand recall.

Tabel 3.18

Persebaran Persentase Responden tentang Male.Id Adalah Merek yang Mudah Diingat Ketika Responden Akan Berbelanja Produk Fashion Pria

Kategori Frekuensi Persentase (%)

Sangat Tidak Setuju (STS) 3 3%

Tidak Setuju (TS) 5 5%

Ragu-Ragu (RG) 11 11%

Setuju (S) 35 35%

Sangat Setuju (SS) 46 46%

Total 100 100%

Sumber: Data Kuesioner Nomor 16 Diolah, 2020

Pada tabel 3.18 di atas, memaparkan seberapa besar jawaban responden dari setiap kategori atas pernyataan untuk kuesioner nomor 16. Dari tabel tersebut menunjukkan mayoritas responden sangat setuju bahwa male.id adalah merek yang mudah diingat ketika akan berbelanja produk fashion pria. Hal ini dibuktikan dari sebesar 46% responden menjawab sangat setuju, kemudian yang menjawab setuju sebesar 35%. Nama sebuah brand merupakan hal yang paling utama dan sangat penting agar nama brand tetap berada diingatan konsumen. Perolehan jawaban sangat setuju dan setuju pada kuesioner nomor 16 menunjukkan bahwa mayoritas responden telah mengenal merek male.id, dan dengan mudah untuk mengingat kembali ketika akan berbelanja produk fashion pria.

Sebagai brand fashion lokal pria yang bertemakan basic, tentunya produk yang dihadirkan oleh male.id pun serba basic, seperti dari warnanya. Untuk itu, pengukuran selanjutnya pada indikator brand recall yaitu terkait menjadikan male.id sebagai merek yang mudah diingat ketika responden akan berbelanja produk fashion pria berwarna basic. Di mana data perolehan jawaban responden terkait hal tersebut akan dipaparkan pada tabel 3.19 berikut ini.

53 Tabel 3.19

Persebaran Persentase Responden tentang Male.Id Adalah Merek yang Mudah Diingat Ketika Responden Akan Berbelanja Produk Fashion Pria Berwarna

Basic

Kategori Frekuensi Persentase (%)

Sangat Tidak Setuju (STS) 2 2%

Tidak Setuju (TS) 1 1%

Ragu-Ragu (RG) 16 16%

Setuju (S) 33 33%

Sangat Setuju (SS) 48 48%

Total 100 100%

Sumber: Data Kuesioner Nomor 17 Diolah, 2020

Dari data temuan penelitian pada tabel 3.19 di atas, dapat dilihat bahwa sebesar 48% responden memberikan jawaban sangat setuju bahwa male.id adalah merek yang mudah diingat ketika akan berbelanja produk fashion pria berwarna basic. Seperti yang telah disinggung sebelumnya bahwa nama sebuah brand merupakan hal yang paling utama dan sangat penting agar nama brand tetap berada diingatan konsumen. Perolehan jawaban sangat setuju dan setuju yang mendominasi menunjukkan bahwa sebagian besar responden telah mengenal merek male.id, dan dengan mudah untuk mengingat kembali ketika akan berbelanja produk fashion pria berwarna basic.

Setelah responden telah melakukan pengingatan kembali terhadap merek male.id yang dapat dilihat melalui data jawaban responden di atas, selanjutnya akan dibahas terkait penilaian responden atas pernyataan-pernyataan untuk indikator top of mind yang merupakan indikator terakhir pada variabel brand awareness. Data terkait indikator tersebut akan dibahas pada tabel-tabel berikut.

54 Tabel 3.20

Persebaran Persentase Responden tentang Melekatnya Merek Male.Id dalam Benak Responden

Kategori Frekuensi Persentase (%)

Sangat Tidak Setuju (STS) 6 6%

Tidak Setuju (TS) 11 11%

Ragu-Ragu (RG) 29 29%

Setuju (S) 27 27%

Sangat Setuju (SS) 27 27%

Total 100 100%

Sumber: Data Kuesioner Nomor 18 Diolah, 2020

Berdasarkan data pada tabel 3.20 tersebut, menunjukkan cukup banyak dari responden yang setuju bahwa merek male.id sudah melekat di benak responden. Terbukti dari jawaban yang diberikan oleh responden di mana sebesar 27% memberikan jawaban setuju dan sangat setuju. Dengan perolehan jawaban-jawaban tersebut, dapat dikatakan bahwa merek male.id sudah melekat di benak mayoritas responden, walaupun terdapat responden yang memberikan jawaban ragu-ragu dengan persentase sebesar 29%. Hal ini dapat terjadi karena male.id belum sepenuhnya melekat di benak beberapa responden tersebut.

Selain mengenai melekatnya merek male.id dalam benak responden, pernyataan selanjutnya yang menjadi tolak ukur pada indikator top of mind yaitu merek fashion pria yang muncul pertama kali di benak responden adalah male.id. Di mana data perolehan jawaban responden terkait hal tersebut dapat dilihat melalui tabel 3.21 di bawah ini.

Tabel 3.21

Persebaran Persentase Responden tentang Merek Fashion Pria yang Muncul Pertama Kali Di Benak Responden adalah Male.id

Kategori Frekuensi Persentase (%)

Sangat Tidak Setuju (STS) 8 8%

Tidak Setuju (TS) 20 20%

Ragu-Ragu (RG) 30 30%

Setuju (S) 29 29%

Sangat Setuju (SS) 13 13%

Total 100 100%

55 Dapat dilihat pada tabel 3.21 di atas yang memaparkan data temuan penelitian terkait pernyataan merek fashion pria yang muncul pertama kali di benak responden adalah male.id. Berdasarkan data yang diperoleh, responden memberikan jawaban ragu-ragu sebesar 30%. Melalui jawaban responden yang didominasi oleh jawaban ragu-ragu tersebut, menunjukkan bahwa mayoritas responden masih ragu-ragu untuk menjadikan male.id sebagai merek fashion pria yang muncul pertama kali di benak responden.

Selanjutnya pengukuran yang terakhir untuk indikator top of mind dilihat berdasarkan penilaian responden atas pernyataan lebih memilih produk male.id dibandingkan produk fashion pria dari merek lain. Di mana data penilaian responden mengenai hal tersebut dapat dilihat sebagai berikut.

Tabel 3.22

Persebaran Persentase Responden tentang Preferensi Male.Id Dibandingkan Produk Fashion Pria dari Merek Lain

Kategori Frekuensi Persentase (%)

Sangat Tidak Setuju (STS) 3 3%

Tidak Setuju (TS) 21 21%

Ragu-Ragu (RG) 42 42%

Setuju (S) 19 19%

Sangat Setuju (SS) 15 15%

Total 100 100%

Sumber: Data Kuesioner Nomor 20 Diolah, 2020

Pada tabel 3.22 di atas, menunjukkan perolehan data jawaban atas pernyataan responden lebih memilih produk dari male.id dibandingkan produk fashion pria dari merek lain. Berdasarkan data yang diperoleh, mayoritas responden menjawab ragu-ragu dengan persentase sebesar 42%. Hal ini memperlihatkan bahwa mayoritas responden masih ragu-ragu untuk lebih memilih produk dari male.id dibandingkan produk fashion pria dari merek lain karena beberapa faktor, seperti responden yang masih memiliki preferensi terhadap produk dari merek lain, dan belum menjadikan produk male.id sebagai pilihan utama.

Berdasarkan keseluruhan temuan penelitian untuk variabel brand awareness yang dilihat dari masing-masing indikator, dapat diketahui bahwa tiap pernyataan pada variabel ini mendapatkan jawaban yang cukup baik. Namun, masih terdapat jawaban

56 responden yang menunjukkan tidak setuju maupun sangat tidak setuju yang dapat dilihat melalui tiap tabel pada variabel brand awareness di atas.

1. Kategori Variabel Brand Awareness (Y1)

Berdasarkan persebaran skor jawaban responden atas 10 pernyataan mengenai brand awareness, diperoleh lebar interval sebagai berikut:

𝑖 =𝑅 𝑘 𝑖 =(10 x 5) − (10 x 1) 5 𝑖 =50 − 10 5 𝑖 =40 5 𝑖 = 8 Keterangan: 𝑖 = Lebar Interval 𝑅 = Jarak Pengukuran 𝑘 = Jumlah Interval

Berdasarkan perhitungan mengenai lebar interval di atas, diperoleh lima kategori skor yang diklasifikasikan sebagai berikut:

Sangat Baik = 42 – 50

Baik = 34 – 41

Cukup Baik = 26 – 33 Kurang Baik = 18 – 25 Tidak Baik = 10 – 17

Dari lima kategori skor yang telah dipaparkan di atas, selanjutnya peneliti melakukan pengolahan jawaban responden atas pernyataan-pernyataan pada variabel brand awareness yang telah terkumpul sebelumnya. Kemudian hasil yang diperoleh dijabarkan dalam bentuk data dan dilakukan kategorisasi berdasarkan intervalnya, yang dapat dilihat melalui tabel berikut:

57 Tabel 3.23

Persentase Skor Jawaban Responden untuk Variabel Brand Awareness

Kategori Interval Frekuensi Persentase

(%) Sangat Baik 42 – 50 32 32% Baik 34 – 41 48 48% Cukup Baik 26 – 33 14 14% Kurang Baik 18 – 25 6 6% Tidak Baik 10 – 17 0 0% Jumlah 100 100%

Sumber: Data Primer yang Diolah, 2020

Pada tabel 3.23 di atas memaparkan klasifikasi kategori untuk variabel brand awareness yang terdiri dari sangat baik, baik, cukup baik, kurang baik, dan tidak baik. Lebar interval pada tiap kategori ditetapkan berdasarkan perhitungan yang telah dilakukan.

Berdasarkan pengelompokkan data pada tiap kategori seperti tabel 3.23 di atas, dapat dilihat bahwa frekuensi paling banyak berada pada kategori baik dengan persentase di interval 34 – 41 sebesar 48%. Hal ini menunjukkan bahwa pembentukan brand awareness atau kesadaran merek terhadap merek male.id berada pada kategori baik. Selanjutnya di bawah ini akan dibahas mengenai temuan penelitian untuk variabel ketiga yaitu variabel minat beli.

Dokumen terkait