BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
4.4. Awal Mula Fanboy Menyukai K-Pop
4.5.4. Macam-Macam Imitasi Yang Dilakukan Oleh Fanboy
Fans tidak bisa lepas dari namanya imitasi. Karena seorang idola pasti menjadi inspirasi bagi fansnya untuk melakukan perilaku imitasi. Mulai dari style pakaian, aksesoris yang digunakan idolanya juga ikut diimitasi oleh fansnya. Model rambut, bahkan apa saja yang ada di diri seorang idol, apa yang dilakukan dan apapun yang berkaitan dengan idolnya akan diimitasi oleh fansnya. Hal tersebut sudah
menjadi lumrah yang terjadi dikalangan fans, dan itu bukanlah merupakan hal yang diherankan lagi. Imitasi yang dilakukan oleh fanboy penelitian ini ialah sebagai berikut:
1. Style Pakaian Dan Penampilan Fisik Dari Idolanya.
Style pakaian dan beberapa aksesoris yang seperti digunakan oleh idolanya merupakan poin utama yang menjadi perhatian para untuk mengimitasi yaitu dari segi style pakaian yang digunakan oleh idola maupun itu style di panggung, bandara, style ketika lagi latihan dance bahkan style di mana sang idol mengenakan pakaian yang santai walaupun pergi ke mana saja bisa inspirasi fans untuk mengimitasi pakaiannya.
Karena bagi mereka style pakaian yang digunakan oleh idolnya, terlihat unik dan menarik. Tidak hanya sampai pada pakaian, model rambut juga menjadi daya tarik bagi fans untuk mengikutinya. Tidak hanya itu, terdapat imitasi yang dilakukan dengan menggunakan tindik di telinga. Hal tersebut dipertegas dengan pernyataan informan dalam penelitian ini yang bernama Dio (21):
“yang saya imitasi dari idola saya yaitu style pakaiannya, saya kadang juga suka ngikutin style fashionnya yang di panggung. Kayak pake sweater yang kerah lehernya tinggi itu sampai nutup leher terus baru pake kemeja di luarnya tapi kancing kemeja cuma di bawah aja yang dikancing, atasnya ngga. Ngga cuma model itu aja yang saya ikuti, ada model lain lah yang biasa di pake artis-artis Korea. Terus karena kebiasaan di dance cover pake ear pierce, di kehidupan sehari-hari pun jadi kebiasaan. Tapi kalo di kampus saya ngga berani pake. Kalo lagi jalan baru saya pake, itu pun kadang-kadang aja. Selain itu juga model rambut,”
Selain itu juga diperjelas oleh informan penelitian yang bernama Dzikri (22):
“bentuk imitasi yang saya lakukan ialah style pakaiannya, model rambut, bahasa, serta cara menyapanya juga. Menurut saya lebih
terlihat fashionable gitu sih, terus ootd juga jadi suka aja lihatnya … Lalu, yang terakhir itu rambut. Ngga tahu kenapa berani aja ngikutin model sama warna rambut mereka.”
Selain style pakaian, model rambut serta aksesoris yang mereka imitasi, penggunaan skincare juga mereka ikuti. Termasuk penting juga seorang laki-laki merawat wajah serta tubuh mereka agar terlihat terawat. Skincare yang diproduksi sekrang tidak hanya diperuntukkan untuk perempuan saja, laki-laki juga bisa menggunakan skincare. Sekarang skincare sudah ada yang dirancang khusus untuk kulit laki-laki, sehingga laki-laki bisa menggunakan produk pewaratan wajah dan tubuh khusus untuk laki-laki. Ada juga produk perawatan tubuh yang bisa digunakan untuk unisex (bisa digunakan oleh laki-laki dan perempuan). Hal tersebut dipertegas dengan pernyataan informan penelitian yang bernama Topik (21):
“…. Selain itu, saya juga mengikuti serangkaian skincare apa saja yang mereka gunakan untuk merawat wajah sama badan dan parfum juga saya gunakan, biar wangi aja gitu badannya. Menurut saya, laki-laki juga perlu melakukan perawatan terhadap dirinya, biar tidak buluk-buluk kali. Seenggaknya memberikan kesan yang enak dilihat sama orang lain.”
Pernyataan informan lain yang memperkuat penjelasan tersebut ialah, Bilham (21):
“…. Selain itu juga saya pake nature republic yang aloe vera itu biar kulit saya juga terawat. Sejak pakai aloe vera itu jerawat sama bekas sudah mulai hilang, jadi kelihatan kinclong gitu muka saya.”
Pernyataan informan lain yang memperkuat penjelasan tersebut ialah, Dio (21):
“…. skincare saya pake juga yang aloe vera dari natrep, kalo ke kampus saya juga kadang mau pake lipbalm gitu …”
2. Penggunaan Bahasa Korea
Selain style pakaian dan penampilan, yang tidak kalah menarik setelahnya adalah percakapan yang menggunakan bahasa Korea, meskipun hanya beberapa kata bahkan beberapa kalimat yang mereka mengerti, mereka akan menggunakannya dalam percakapan dengan lawan bicara yang memiliki kesamaan hobi dengan dirinya.
Hal tersebut juga dinyatakan oleh informan penelitian ini yang bernama Dio (21):
“… Bahasa juga sih. Sekali-sekali mau pake bahasa Korea beberapa kata gitu atau kalimat yang bisa saya translatekan dalam bahasa Korea.”
Pernyataan lain yang dinyatakan oleh informan penelitian ini yang bernama Dzikri (22):
“… Kemudian bahasa Korea itu cukup unik, tambah lagi penulisan bahasanya yang menarik untuk dipelajari.”
3. Kepribadian yang hangat dari idolanya.
Fanboy juga tertarik dengan personality (kepribadian) yang baik dari sang idolanya. Hal ini menyebabkan fanboy juga tertarik untuk mengimitasi kepribadian yang baik agar bisa menjadi pribadi yang humble terhadap orang lain. Hal ini juga dinyatakan oleh informan penelitian ini yang bernama Putra (18):
“…saya juga suka sama personalitnya, baik serta ramah sama orang.
Banyak juga sih idol lain yang punya good in personality, tapi ngga tahu kenapa saya menyukai personalitynya.”
4. Jiwa Kepemimpinan.
Bentuk imitasi lain yang diimitasikan oleh fanboy ialah jiwa-jiwa seorang pemimpin yang mampu mengayomi anggota yang ada di grup dance itu. Maksud dari bentuk imitasi ini adalah di dalam boy/girlgroup K-Pop, ada sebuah peran yang harus
diambil oleh salah satu anggota kelompoknya untuk menjadi seorang leader atau pemimpin dalam grup itu baik dalam pekerjaannya maupun kehidupan sehari-harinya.
Jadi, fanboy yang menjadi informan penelitia ini menerapkan bagaimana menjadi seorang pemimpin yang baik untuk anggota grupnya dalam grup dance cover dan juga dapat mengayomi anggota grupnya. Pernyataan yang menyatakan bahwa informan penelitian ini mengimitasi jiwa seorang pemimpin yang diaplikasikan ke grup dance covernya yang bernama Bilham (21):
“terus saya juga terinspirasi untuk mempraktekkan bagaimana seorang leader itu bisa mengarahkan anggotanya, mengayomi anggota-anggota grupnya.”
5. Talenta yang dimiliki oleh idolanya.
Bentuk imitasi lain yang diimitasikan oleh fans yaitu talenta yang dimiliki oleh idolanya menginspirasikan dirinya untuk latihan dance lebih giat agar bisa menjadi dancer yang handal seperti idolanya atau hanya sekedar latihan dance untuk pengganti bentuk olahraga. Menurutnya talenta yang dimiliki oleh idolanya menjadi sebuah motivasi untuk bisa menjadi seorang dancer yang handal seperti idolanya. Hal tersebut dijelaskan oleh informan penelitian ini yang bernama Danu (18):
“kalo saya terisnpirasi dari Jungkook, pengen kayak dia yang vocal sama dancenya keren.”
Pernyataan lain juga dijelaskan oleh informan penelitian yang bernama Angga (22):
“… Kalo Lay saya suka liat cara dancenya. Terkadang saya mau juga coba ngedance sendiri dirumah. Hanya iseng-iseng aja sih. Hitung-hitung sambil olahraga juga …”
6. Membentuk Tubuh Seperti Idolanya.
Memiliki bentuk tubuh yang ideal seperti idolanya merupakan dambaan bagi setiap fans, baik itu fangirl maupun fanboy. Fanboy dalam penelitian ini juga tertarik terhadap bentuk tubuh ideal yang dimiliki idolanya. Hal tersebut juga memotivasi dirinya untuk membentuk tubuh agar terlihat lebih ideal seperti idola yang digemarinya. Hal tersebut diperkuat dengan pernyataan seorang informan penelitian yang bernama Danu (18):
Selain itu fashion dia juga yang keren gitu, sama bentuk badannya keren juga. Ada niatan gitu mau ngebentuk badan kayak Jungkook.”
7. Perjalanan Karir Sang Idola.
Bentuk imitasi lain yang diimitasikan oleh fanboy yaitu tertarik dengan proses perjalanan karir yang harus ditempuh oleh seorang idola agar menjadi idola yang terkenal. Bahkan perjuangan seorang idola yang harus bertahan hidup dalam dunia entertainment. Penjelasan tersebut diperjelas dengan pernyataan yang dinyatakan oleh informan penelitian yang bernama Irgi (18):
“kalo itu saya lebih ke proses aja. Misalnya proses dia menjadi seorang idol kayak bagaimana, karena pernah saya baca artikel gitu, pernah dia bilang kalo Bigbang itu susah buat terima di tv. Jadi saya yang ke prosesnya aja sih.”
Pernyataan lain yang dikemukakan juga oleh informan penelitian yang lain untuk mendukung pernyataan sebelumnya yang bernama Arya (19):
“… Terus saya juga melihat Jonghyun, bagaimana perjuangan dia mencoba melawan penyakit depresinya yang kambuh di musim tertentu.
Dia sendiri padahal juga butuh support dari orang lain, justru malah
dia yang mensupport orang lain untuk tetap kuat. Itu yang saya salutkan dari dia. Meskipun banyak juga artis yang mengidap penyakit depresi. Tapi saya menyukai personalitynya. Dari dia juga lah saya belajar untuk cara berempati dengan orang lain, padahal kita juga membutuhkan hal yang sama.
8. Attitude Idola.
Attitude merupakan sikap yang ditunjukkan oleh seseorang terhadap orang lain, baik atau buruknya tergantung oleh orang lain yang menerima perlakuan sikap dari seseorang itu. Attitude dari seorang idol juga termasuk dalam hal yang diimitasi oleh fansnya. Hal ini diperjelas juga oleh pernyataan seorang informan penelitian yang bernama Angga (22):
“…saya juga ngikutin attitude mereka yang positif …”
9. Penggunaan Sumpit Ketika Makan.
Table manner merupakan tata cara termasuk etika dalam makan. Salah satu bentuk table manner yang diimitasikan oleh fanboy juga bisa berupa cara makannya yang menggunakan sendok dan sumpit. Memang hal tersebut tidak hanya dari Korea, bahkan Jepang dan China juga menggunakan sumpit ketika makan. Namun, semenjak negara Korea sudah menarik perhatian negara lain hal tersebut menjadi makin diikuti oleh orang lain. Seperti pernyataan yang dikemukakan oleh informan peneliti yang bernama Angga (22):
“…Terkadang saya juga suka ngikutin makan pake sumpit.”
10. Tata Krama Ketika Menyapa Orang Lain.
Bentuk budaya lain yang termask dalam daftar imitasi adalah cara seseorang menyapa orang lain dengan cara membungkukkan badannya dengan maksud untuk menghormati orang yang lebih tua dari dirinya atau menghormati lawan bicaranya.
Hal tersebut sudah menjadi budaya di negara ginseng ini pada saat menyapa orang lain. Bukan hanya Korea saja yang menerapkan budaya ini, negara Jepang juga menerapkan cara sapaan seperti itu. Fanboy pun mengimitasi cara sapaan yang dilakukan oleh orang Korea pada umumnya, kepada orang lain. Hal ini pun dinyatakan dalam hasil wawancara dari informan penelitian yang bernama Dzikri (22):
“bentuk imitasi yang saya lakukan ialah style pakaiannya, model rambut, bahasa, serta cara menyapanya juga …”
Berdasarkan hasil yang didapat dalam penelitian ini adalah banyaknya hal yang diimitasikan oleh fans terhadap idolanya, hal yang paling banyak diimitasikan oleh fanboy dalam informan penelitian ini adalah style yang dikenakan oleh idol K-Pop. Menurut alasan mereka style yang mereka kenakan lebih terlihat fashionable, dan trendy. Sehingga menjadi sumber inspirasi bagi fanboy untuk mengikuti style pakaian yang sesuai dengan tempat. Setelahnya, talenta yang dimiliki idol menjadi pendukung untuk memotivasi diri fanboy agar bisa mengkreasikan diri mereka melalui dance cover yang mereka ikuti, karena ada beberapa fanboy dari informan penelitian ini yang menjadi dancer dalam grup dance cover.
Tabel 4.9.
Bentuk imitasi yang dilakukan oleh fanboy
No Nama Hasil Wawancara stylenya aneh-aneh harus terlihat blink-blinknya, kelihatan mencolok. Tapi kalo Park Chanyeol ini beda. Selain itu, saya juga mengikuti serangkaian skincare apa saja yang mereka gunakan untuk merawat wajah sama badan dan parfum juga saya gunakan, biar wangi aja gitu badannya. Menurut saya, laki-laki juga perlu melakukan perawatan terhadap dirinya, biar tidak buluk-buluk kali.
Seenggaknya memberikan kesan yang enak dilihat sama orang lain.”
2 Azrasyamputra “yang saya imitasi dari dia itu, style yang digunakan si Kai. Style dia tu casual ya, terus trendy gitu. Selain itu saya juga suka sama personalitnya, baik serta ramah sama orang.
Banyak juga sih idol lain yang punya good in
“untuk bentuk-bentuk imitasinya itu, ya ngga jauh-jauh dari fashion ya untuk di dunia dance cover, terus saya juga terinspirasi untuk mempraktekkan bagaimana seorang leader itu bisa mengarahkan anggotanya, mengayomi
anggota-anggota grupnya. Selain itu juga saya pake nature republic yang aloe vera itu biar kulit saya juga terawat. Sejak pakai aloe vera itu jerawat sama bekas sudah mulai hilang, jadi kelihatan kinclong gitu muka saya.”
5 Irgie Nabil Sugesti “kalo itu saya lebih ke proses aja. Misalnya proses dia menjadi seorang idol kayak bagaimana, karena pernah saya baca artikel gitu, pernah dia bilang kalo Bigbang itu susah buat terima di tv. Jadi saya yang ke prosesnya aja sih.”
6 Danu Asmara “kalo saya terisnpirasi dari Jungkook, pengen kayak dia yang vocal sama dancenya keren.
Selain itu fashion dia juga yang keren gitu, sama bentuk badannya keren juga. Ada niatan gitu mau ngebentuk badan kayak Jungkook.”
7 Anggara Syahputra “saya terinspirasi sama style pakaian yang mereka gunakan. Saya yang ngelihatnya keren aja gitu. Apalagi si Johnny, dia itu fashionable.
Jadi ada aja inspirasi style pakaian dia yang bisa kita tiru. Kalo yang lainnya, keren juga cuma untuk melihat fashion dia, lebih banyak inspirasi dari si Johnny. Kalo Lay saya suka liat cara dancenya. Terkadang saya mau juga coba ngedance sendiri dirumah. Hanya iseng-iseng aja sih. Hitung-hitung sambil olahraga juga. Terus saya juga ngikutin attitude mereka yang positif. Terkadang saya juga suka ngikutin makan pake sumpit. Lalu model rambut yang menurut saya cocok sama saya.”
8 Syahfrendio Pratama “yang saya imitasi dari idola saya yaitu style pakaiannya, saya kadang juga suka ngikutin style fashionnya yang di panggung. Kayak pake sweater yang kerah lehernya tinggi itu sampai nutup leher terus baru pake kemeja di luarnya tapi kancing kemeja cuma di bawah aja yang dikancing, atasnya ngga. Ngga cuma model itu aja yang saya ikuti, ada model lain lah yang biasa di pake artis-artis Korea. Terus karena kebiasaan di dance cover pake ear pierce, di kehidupan sehari-hari pun jadi
kebiasaan. Tapi kalo di kampus saya ngga kayak Jungkook. Bahasa juga sih. Sekali-sekali mau pake bahasa Korea beberapa kata gitu tinggal. Selain itu, personalitynya juga saya coba tiru. Terus saya juga melihat Jonghyun, bagaimana perjuangan dia mencoba melawan penyakit depresinya yang kambuh di musim tertentu. Dia sendiri padahal juga butuh support dari orang lain, justru malah dia yang mensupport orang lain untuk tetap kuat. Itu yang saya salutkan dari dia. Meskipun banyak juga artis yang mengidap penyakit depresi.
Tapi saya menyukai personalitynya. Dari dia juga lah saya belajar untuk cara berempati dengan orang lain, padahal kita juga membutuhkan hal yang sama.”
10 Dzikri Fernanda “bentuk imitasi yang saya lakukan ialah style pakaiannya, model rambut, bahasa, serta cara menyapanya juga. Menurut saya lebih terlihat fashionable gitu sih, terus ootd juga jadi suka aja lihatnya. Kemudian bahasa Korea itu cukup unik, tambah lagi penulisan bahasanya yang menarik untuk dipelajari. Lalu, yang terakhir itu rambut. Ngga tahu kenapa berani aja ngikutin model sama warna rambut mereka.”