F. Asumsi dan Keterbatasan Penelitian dan pengembangan
2. Majalah
a. Pengertian Majalah.
Majalah mengandung pesan yang dapat menjadi sumber belajar bagi siswa. Majalah merupakan sumber informasi aktual yang dapat digunakan secara mandiri oleh siswa.
Majalah adalah media komunikasi masa dalam bentuk cetak yang tidak perlu diragukan lagi peranan dan pengaruhnya terhadap masyarakat pembaca pada umumnya. Ditinjau dari segi isinya, majalah dapat dibedakan menajadi majalah umum dan majalah sekolah.30
Kamus Cambridge mengartikan majalah sebagai suatu jenis buku tipis dengan halaman berukuran besar dan sampul yang berisi artikel-artikel dan fotografi, serta dipublikasikan setiap minggu atau setiap bulan.31
Majalah merupakan media yang berisikan informasi yang ditampilkan dalam teks dan gambar yang dipadukan dengan warna menarik. Selanjutnya, majalah adalah bahan ajar cetak yang berisi
29 Nurul Huda Panggabean & Amir danis, Desain Pengembangan Bahan Ajar Berbasis SAINS, 6-8.
30Daryanto, Media pembelajaran Peranannya Sangat penting Dalam Mencapai Tujuan Pembelajaran Edisi Kedua Revisi, (Yogyakarta : Gava Media, 2016), 24.
31Ahmad Faizin karimi, Panduan Praktis Menerbitkan Majalah Sekolah, (Gresik :Caremedia Communication, 2021), 7.
konten yang disertai gambar, dikemas, dan ditampilkan secara menarik dan sederhana agar memudahkan pembaca dalam memahami konsep.
Sehingga dapat disimpulkan bahwa majalah merupakan media cetak yang hanya berisikan teks dan gambar yang ditampilkan dengan menarik sehingga memudahkan pembaca dalam memahami informasi yang terkandung didalamnya.32
Majalah menyerupai buku, tetapi penyajiannya lebih ringan dan lebih menarik, karena porsi gambar biasanya lebih banyak dari pada buku. Bahasa yang digunakan pun juga tidak selalu menggunakan bahasa baku seperti pada buku pelajaran.33 Majalah mengandung pesan yang dapat menjadi sumber belajar bagi siswa. Majalah merupakan sumber informasi aktual yang dapat digunakan secara mandiri oleh siswa.
Majalah pada penelitian ini adalah media yang dapat dipakai untuk alat menguasai materi IPS, majalah juga bisa mendukung pemahaman peserta didik mengenai materi yang dijelaskan oleh pendidik dan agar menciptakan suasana kelas yang menarik.
b. Ciri-ciri Majalah
Tom E Rolnicki, dkk dalam Scholastic Journalism menyebutkan tiga ciri khas majalah yang membedakannya dengan media lain yaitu pada sampul, desain, dan liputan. Sampul majalah berbeda dengan
32Sri Hardiati Sartika, dkk, Teknologi dan Media dalam Pembelajaran, (Yayasan Kita menulis, 2022), 62.
33Muizzudin Rifki Alhanif, Pengembangan Media Pembelajaran Majalah Fisika, 2019. 20
koran. Jika pada koran, di halaman mukanya berisi banyak berita dengan satu berita utama (headline) maka pada majalah, sampul berisi judul-judul dari berita sampul (cover story) saja. Berita sampul adalah tulisan tentang topik tertentu yang menjadi pembahasan utama edisi majalah tertentu. Majalah memiliki desain yang konsisten dan keterkaitan antar rubrik, serta tiap artikel cenderung didukung elemen visual, ini membedakan majalah dengan jurnal ilmiah. Terkait liputan majalah cenderung menggunakan jenis berita feature yang mengedapankan human interest (minat kemanusiaan) sebagai konsekuensi jangka penerbitannya yang tidak secepat koran sehingga sebenarnya berita straigh news tidak tepat diterapkan.34
c. Macam-macam majalah
1) Majalah bergambar yang berbentuk majalah Ini berisi laporan berbasis gambar. itu gambar Acara khusus atau artikel dengan foto.
2) Majalah Anak, yaitu majalah dengan format isi dunia anak.
3) Majalah berita adalah majalah yang memberitakan berita Gaya penulisan yang unik, dilengkapi dengan foto dan gambar.
4) Majalah budaya adalah majalah yang dikhususkan untuk konten dan masalah budaya mereka, diterbitkan secara mingguan, bulanan, atau mingguan reguler.
34Ahmad Faizin karimi, Panduan Praktis Menerbitkan Majalah Sekolah , 8.
5) Majalah ilmiah, yaitu jurnal yang mengkhususkan isinya tentang bidang ilmiah seperti teknik radio, elektronik, ekonomi, hukum,dll.
6) Majalah hiburan, majalah yang berisi Esai, cerita pendek, cerita bergambar, dll.
7) Majalah religi, yaitu majalah yang isinya khusus berkaitan dengan masalah agama.
8) Majalah keluarga, yaitu majalah yang memuat artikel tentang masalah keluarga.
9) Majalah khas, yaitu majalah dengan konten khusus tentang berbagai pekerjaan.
10) Majalah mode adalah itu Berisi pola dan lampiran untuk pola iklan.
11) Majalah Remaja Sebuah majalah yang dikhususkan untuk isu-isu remaja.
12) Majalah Sastra adalah majalah khusus yang isinya secara khusus dibahas Isu-isu sastra dan resensi buku atau peristiwa kontemporer bidang sastra.
13) Majalah pendidikan, yaitu isi dari Unsur Bimbingan dan Pengetahuan.
Majalah pendidikan memuat unsur muatan mengacu kepada aspek tema, isi dan bobot tulisan tulisan yang disajikan diharapkan selalu mangarah kepada tema induk pendidikan dalam setiap edisi. Tema
itu sekaligus menjadi ciri khas majalah pendidikan yang bersangkutan. Kemudian isi majalah hendaknya selalu bervariatif, mengacu pada dunia pendidikan. Bahan ajar berupa majalah untuk Mata Pelajaran IPS dalam penelitian ini dikembangkan dengan tujuan menyampaikan materi tentang Tumbuh dan Berkembangnya Semangat Kebangsaan.35
d. Rubrik Majalah
Rubrik merupakan pembagian dalam sebuah media atau majalah, misalnya rubrik olahraga, rubrik opini dan lain sebagainya. Beberapa rubrik dalam majalah disebut rubrik tetap dan ada juga yang tidak tetap. Rubrik tetap yaitu rubrik yang selalu ada pada tiap edisi, contohnya sebagai berikut: 1) Rubrik salam redaksi yaitu rubrik yang berisi kata-kata pembuka atau pengantar dari redaksi. 2) Rubrik dalam berlangganan yaitu bagian dalam majalah yang berisi keterangan untuk berlangganan dan bisa disertai dengan tempat-tempat pendistribusian majalah tersebut. 3) Rubrik iklan yaitu bagian dalam majalah yang berisi keterangan promosi barang/jasa tertentu. 4) Rubrik mengenal cover yaitu bagaian bagian yang membahas secara khusus mengenai model cover, profile dan kehidupannya, biasanya dalam bentuk hasil tanya jawab atau wawancara dan bisa dalam bentuk laporan atau liputan mengenai model cover tersebut. Namun, untuk beberapa majalah tertentu yang tidak memakai model orang lain sebagai cover,
35Eka Efrida, Pengembangan Media Pembelajaran Berupa majalah Islami Berbasis Digital Untuk Keterampilan Menyimak Peserta Didik Subtema Sumber Energi, 2020, 27-28.
misalnya makanan, interior, rumah, peristiwa, pemandangan atau desain tertentu, isinya juga mengenai apa yang ditampilkan pada cover tersebut. 36
e. Kelebihan dan Kekurangan Majalah
Kelebihan majalah IPS sebagai bahan ajar pada pokok bahasan Tumbuh dan Berkembangnya Semangat Kebangsaan yaitu pertama, peserta didik dapat menggunakan secara langsung tanpa menggunakan perangkat komputer karana majalah IPS ini berupa media cetak. Selain itu dapat menambah variasi bahan ajar yang dapat menunjang proses belajar siswa secara mandiri. Kedua, secara keseluruhan bahan ajar ini berisi materi pokok mengenai Tumbuh dan Berkembangnya Semangat Kebangsaan yang disajikan dalam bahasa yang mudah dipahami.
Selain itu bahan ajar dilengkapi dengan evaluasi berupa teka teki silang mengenai materi Tumbuh dan berkembangnya Semangat keangsaan. Ketiga, majalah disajikan dengan tampilan penuh warna dan gambar dengan penggunaan kerta kilap (glossy) agar dapat menarik minat siswa dalam membaca.
Sedangkan kekurangannya yaitu sulit menampilkan gerak dalam halaman majalah dan dalam proses pembuatan memerluakan waktu yang cukup lama dan biaya tinggi. 37
36Hawani, Pengembangan Majalah Biologi Berbasis Al Quran Hadist Pada Mata Pelajaran Biologi Untuk Peserta Didik Kelas X di Tingkat SMA/MA, (Skripsi, Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung, 2018), 26.
37 Nurjannah Pratiwi, Gardjoto, dan Afreni Hamidah, Pengembangan Majalah Biologi Sebagai Media Pembelajaran Pada Pokok Bahasan Protista Kelas X MIA di SMAN 7 Kota Jambi, Jurnal Biodik, Vol 3 No 1 (Juni 2017), 34.