• Tidak ada hasil yang ditemukan

MAJALAH DAN SURAT KHABAR a. Majalah

Dalam dokumen 1950-1970an D (Halaman 131-138)

BAB V SIMPULAN

III. MAJALAH DAN SURAT KHABAR a. Majalah

The Port Of Makassar, Banjarmasin And Palembang Republic Of Indonesia, Report By The Port Survey Team Of The United State Nations Economis Communication For Asia And The Far East, 1968.

Verzameling Residentie Verordeningen, Zuider En Oosterafdeeling Van Borneo, Banjarmasin: Boemi Poetra, 1941.

III. MAJALAH DAN SURAT KHABAR

B. Wiroguno, “Samudera Hindia Fokus Konfrontasi Super Power”, Analisa, no. 5, Jakarta: CSIS, 1980, hlm. 391-398.

Dick, H. W. “Prabu Shipping In Eastern Indonesia”, part I, Bulletin Of Indonesia Economic Studies, no. 2 (1975), hlm. 69-106.

. “Prabu Shipping In Eastern Indonesia”, part II, Bulletin Of Indonesia Economic Studies, no. 3 (1975), hlm. 81-103.

Endi Rukmo, “Rezim Baru Dalam Hukum Laut dan Implikasinya Terhadap Kekuatan Laut di Asia Tenggara”, Analisa, no. 8.

Jakarta: CSIS, 1981, hlm. 733-741.

Iskandar Alisjahbana, “Teknologi”, Prisma, no. 1, Jakarta: LP3ES, 1980, hlm. 48-50.

M. Idwar Saleh, “Bandarmasih”, Bandarmasih, no. 1. Banjarbaru:

Museum Negeri Lambung Mangkurat, 1983, hlm. 4-7.

. “Sekelimut Mengenai Rumah-rumah Tradisional Banjar”, Bandarmasih, no. 2. Banjarbaru: Museum Negeri Lambung Mangkurat, 1983, hlm. 1-32.

Ronald Nangoi, “Arti Samudera Hindia Bagi Australia”, Analisa, no.

Jakarta: CSIS, 1980, hlm. 134-147.

Sartono Kartodirdjo, “Masyarakat Pedesaan Dalam Pembangunan:

Mengembangkan Teknologi Berwajah Manusiawi”, Prisma, no.

6. Jakarta: LP3ES, 1979, hlm. 3-11.

Shamsher Ali, “Inter-Island Shipping”, Bulletin Of Indonesia Economic Studies, no. 3 (1969). hlm. 27-49.

William, L. Collier, “Lima-puluh Tahun Transmigrasi Spontan Dan Transmigrasi Pemerintah di Tanah Berawa Kalimantan”, Prisma, no. 5. Jakarta: LP3ES, 1980, hlm. 12-35.

b. Surat Khabar

“Akibat Di hantam Gelombang, Sebuah Klotok Tenggelam dan Dua Penumpangnya Hilang”, Banjarmasin Post, 22 September 1983.

“Akibat Gelombang Speed, 10 Pelajar SD Tercebur ke Sungai”

Banjarmasin Post, 26 Agustus 1983.

“Akibat Membawa Penumpang Melebihi Ketentuan: Pengusaha KM Nurlita Akan Diproses Menurut Hukum Yang Berlaku”, Banjarmasin Post, 4 Oktober 1983.

“Anjir Talaran Tak Jadi Dikeruk Akhirnya Para Petani Pergi”, Kompas, 23 Maret 1985.

Berantakan, Dermaga Bis Air di Banjarmasin”, Kompas, 20 Mei 1983.

“Berenteng”, Banjarmasin Post, 3 Agustus 1983.

“Bis Air Sarat Penumpang Tenggelam di S. Kapuas: 32 Tewas, 115 Selamat, Jumlah Penumpang Belum Diketahui”, Kompas, 6 Mei 1983.

“Bus Air Karya Express Tenggelam di Tumbang Nusa”, Banjarmasin Post, 6 Oktober 1983.

“Bus Air KM Setia Budi Tenggelam di Sungai Kapuas: Empat Anak Meninggal, 30 Orang Lainnya Terkurung”, Pelita, 6 Mei 1983.

“Citra „Kota Air‟ Banjarmasin Akan Dihidupakan Lagi”, Kompas, 14 Juni 1985.

“Delapan Buah Rakit Kayu Bulat Ditahan Petugas di Jenamas Karena Kubikasinya Tidak sesuai Dengan Dokumen”, Banjarmasin Post, 23 September 1983.

“Diduga Korban Kecelakaan PLM Sumber Maju: 26 Mayat Ditemukan Terapung di Perairan Tanjung Selatan Kal-Sel”, Banjarmasin Post, 21 Agustus 1983.

Enceng Gondok Di Sungai Negara: Jadwal Pelayaran Terganggu Enceng Gondok”, Kompas, 21 Februari 1983.

Iskandar Alisjahbana, “Indonesia Dan Revolusi Industri II”, Kompas, 25 September 1982.

. “Revolusi Industri Kedua: Benarkah Dampaknya Mulai Terasa”, bag. I, Kompas, 23 Agustus 1982.

. “Revolusi Industri Kedua: Benarkah Dampaknya Mulai Terasa”, bag. II, Kompas, 24 Agustus 1982.

“Ka Kanwil Hubda Kalsel: Tenggelamnya KM Setia Budi Karena Kesalahan Nahkoda”, Sinar Harapan, 9 Mei 1983.

“Kapal Alat Transportasi Yang Tepat Untuk Kalteng”, Banjarmasin Post, 26 September 1983.

“Kapal-kapal TNI AL Bantu Selamatkan Penumpang Dan ABK KM Krakatau dan Sumber Maju”, Banjarmasin Post, 10 Agustus 1983.

“Kapal Layar Bermotor Jaya Murni Bawa penumpang Selundupan”, Banjarmasin Post, 1 Agustus 1983.

“Karena Jukung Terbalik Ditabrak Tugboat: Enam Orang di Bawah umur 7 Tahun Nyaris Lemas Di Sungai Barito”, Banjarmasin Post, 28 Agustus 1983.

“Kasus Tabrakan KM Sinar Harapan Denagan KM Belatuk Disidangkan”, Banjarmasin Post, 12 September 1983.

“Kasus Tenggelamnya KM Setia Budi Disidangkan”, Banjarmasin Post, 22 Juli 1983.

“Kasus Tenggelamnya KM Setia Budi Mulai Diperiksa Pengadilan”, Banjarmasin Post, 28 Juli 1983.

“Kasus Tenggelamnya „Setia Budi‟: Kapal Tampung Penumpang Tiga Bisa Air Lainnya”, Kompas, 9 Mei 1983.

“Kisah Dibalik Tenggelamnya PLM Sumber Maju: Hampir Sebagian Penumpang Kena Tupu”, Banjarmasin Post, 8 Agustus 1983.

“KM Budi Setia Tenggelam, 4 Anak Tewas, 30 Masih Dalam Pencarian”, Banjarmasin Post, 6 Mei 1983.

“KM Nurlita 7 Yang Bocor di P. Sambit Akibat Kelebihan Penumpang”, Banjarmasin Post, 3 Oktober 1983.

“Korban Bis Air Bertambah Seorang: Masih Banyak Mayat Terkurung Dalam Kapal”, Kompas, 7 Mei 1983.

“Korban Yang Tewas Bertambah Menjadi 33 Orang: KM Setia Budi Yang Tenggelam Tidak Memiliki Surat Ijin Berlayar”, Sinar Tenggelam, 7 Mei 1983.

“Lanjutan Sidang Kasus Bus Air KM Setia Budi: Penumpang Bertambah Sesak Setelah Singgah di Pulang Pisau”, Banjarmasin Post, 3 Agustus 1983.

“Lanjutan Sidang Tenggelamnya Bus Air KM setia Budi: Juragan Dan Pembantu Juragan KM Setia Budi Di tuntut Hukuman 9 Tahun Penjagra”, Banjarmasin Post, 1 Oktober 1983.

“53 Mayat Korban PLM Sumber Maju Dimakamkan Di Batakan”, Banjarmasin Post, 1 September 1983.

“L. C. M. Jackyline Milik PT. Sarpatim Tenggelam Di Ambang Barito”, Banjarmasin Post, 24 September 1983.

Loekman Soetrisno, “Sosiologi Industrialisasi Di Negara Sedang Berkembang”, Kompas, 4 Oktober 1982.

Maruli Tobing dan Ibrahimsyah Rahman, “Proses Sosial-Ekonomi Nelayan di Kaltim: „Ponggawa‟ Simpul Kemelaratan Nelayan”, Kompas, 15 Nopember 1982.

“Musibah Di Sungai Kapuas”, Banjarmasin Post, 7 Mei 1983.

Noor Satega Ali, “Dahulu Kendari Perkampungan Sekelompok Kecil Nelayan”, Kompas, 24 Nopember 1982.

Notosutardjo, “Mengikuti Perjalanan Bung Karno Ke Kalimantan Tanggal 14-20 Juli 1957”, Pemuda, 30 Juli-4 Agustus 1957.

Pande Radja Silalahi, Industrialisasi Di Indonesia Dan Revolusi Industri Kedua”, Kompas, 3 September 1982.

“Pembuatan Perahu Merusak Kelestarian Hutan Setempat”, Kompas, 1 Maret 1983.

“Pengangkutan Barang Ekspor Ke Surabaya Terganggu Karena KM Bengawan Bocor”, Banjarmasin Post, 19 Juli 1983.

“Pengusaha Taksi dan Penumpanga Sama-sama Mengeluh”, Kompas, 24 September 1984.

“Perahu Jenis Lampi Akan Diproduksi Galangan Kapal Koperasi”, Kompas, 19 Februari 1983.

“Perbaikan Jalan Kandangan-Negara Tambal Sulam dan Terus Tertunda”, Kompas, 2 Januari 1985.

“Perlu Ditinjau Kembali SK Menhub Tentang Biaya Penyeberangan:

Tidak Ada Kebijaksanaan Di Penyeberangan LLASDP Samarinda”, Banjarmasin Post, 23 Agustus 1983.

“Photo Udara Untuk Pengaliran Sungai Negara”, Banjarmasin Post, 28 September 1983.

“PLM Sumber Wangi Yang Berpenumpang 200 orang Lebih Tenggelam Di Tanjung Selatan”, Banjarmasin Post, 6 Agustus 1983.

“Pos Liar Jasa Raharja Di Muara Sungai Antasari Kuwin”, Banjarmasin Post, 15 Juli 1983.

“Produksi Ikan Kabupatenn Pulau Laut Untuk Tahun 1983 Akan Mengalami Kemerosotan”, Banjarmasin Post, 28 Juli 1983.

Schophuys, H. J. “Polder, Pembukaan Persawahan Pasang Surut Gaja Lama dan Gaja Baru”, Kompas, 7 Nopember 1969.

“Sekitar Tenggelamnya KM Setia Budi: Korban Meningkat Jadi 36 Orang, Pencaharisan Terus Dilakukan, Banjarmasin Post, 8 Mei 1983.

“Sekitar Tenggelamnya KM Setia Budi: 119 Penumpang Selamat, 32 Ditemukan Jadi Mayat, Diperkirakan Masih Banyak Mayat Terkurung Dalam Kapal”, Banjarmasin Post, 6 Mei 1983.

“Sidang Lanjutan KM Setia Budi: Menurut Saksi Yang Memerintahkan Juragan Jalan Marabahan Adalah Cincu”, Banjarmasin Post, 10 September 1983.

Soemarkotjo Soediro, “Ajo Bung, Ke Kalimantan Babat Alas Mertani: „Angkatan Mertani‟ Dan Masalahnya”, Kompas, 1 Oktober 1969.

. “Issue Dan Mesiu Sepanjang Andjir”, Kompas, 4 Oktober 1969.

. “Mungkinkah Mertani Gotong Royong”, Kompas, 2 Oktober 1969.

. “Tiga „Djagoan‟: Schophuys, P. Noor Soenarjo”, Kompas, 3 Oktober 1969.

“Sudah 30 Korban Tewas Ditemukan Di Perairan Barito: KM Setia Budi Yang Tenggelam Diduga Memuat Penumpang Lebih”, Sinar Harapan, 6 Mei 1983.

Terus Jadi Masalah Angkutan Kayu Dengan Tongkang”, Kompas, 1 Maret 1983.

“Tiga Orang Petugas LLASDP Kapuas Dimintai Keterangan Sebagai Saksi Ahli” Banjarmasin Post, 1 September 1983.

“Tukang Rakit Jual Jasa Sarana”, Kompas, 15 Mei 1983.

“74 Ekor Hewan Korban Untuk Banjarmasin Tenggelam Di Muara Sungai Barito”, Banjarmasin Post, 16 September 1983.

“Usaha Penyelundupan Barang-barang Ex Luar Negeri Melalui Pelabuhan Trisakti Dapat Digagalkan”, Banjarmasin Post, 23 Agustus 1983.

Dalam dokumen 1950-1970an D (Halaman 131-138)