• Tidak ada hasil yang ditemukan

Makna verba AMBIL „ X melakukan sesuatu pada

BAB III METODE PENELITIAN

4.3 Makna verba AMBIL

4.3.1 Makna verba AMBIL „ X melakukan sesuatu pada

PADA SESEORANG DENGAN SALAH SATU BAGIAN TUBUH‟). Setiap anggota verba AMBIL memiliki perbedaan komponen dan subkomponen yang tergantung pada maknanya dan perbedaannya dalam skenario ditunjukkan dengan huruf kapital. Lebih lanjut akan dibahas pada subab berikut ini dan cara parafrase makna secara keseluruhan dapat dilihat pada lampiran III.

4.3.1 Makna Verba AMBIL ‘X MELAKUKAN SESUATU PADA SESUATU DENGAN SESUATU

Makna verba AMBIL X melakukan sesuatu pada sesuatu dengan sesuatu mencakup „X melakukan sesuatu pada sesuatu yang besar dengan sesuatu‟ dan „X melakukan sesuatu pada sesuatu yang kecil‟. Walaupun terletak pada ranah semantis yang sama, tetapi tiap verba memiliki perbedaan halus. Misalnya geusuliek „memipil‟ dibandingkan dengan verba lain yang berada pada satu ranah semantis yang sama seperti lheub „mencabut‟. Untuk lebih jelasnya, perhatikanlah perilaku kedua verba pada contoh berikut ini.

(35) a. Mak teungoh geusuliek/?lheub boh jagung keu peugot kolak Ibu PROG memipil/mencabut buah jagung KONJ AKT.buat

„Ibu sedang memipil/?membongkar buah jagung untuk membuat kolak‟.

b. Eumpung manok nyan ka lon lheub/?geusuliek seubab ka brok Kandang ayam DEM sudah1Tg mencabut/memipil KONJ sudah rusak

„Saya ?memipil/membongkar kandang ayam itu karena sudah rusak‟. Berdasarkan skenario di atas, geusuliek „memipil‟ mensyaratkan objeknya berupa buah jagung yang berukuran kecil dan lheub „mencabut‟ berobjek kayu

geusuliek „memipil‟ dan lheub „mencabut‟ sekalipun terletak pada ranah semantis yang sama, isi semantis kedua verba ini memiliki perbedaan pada kombinasi antar komponen dalam mendeskripsikan makna setiap verba, hal tersebut tampak pada ilustrasi berikut.

geusuliek „memipil‟

(a) pada waktu itu seseorang (X) melakukan sesuatu pada sesuatu yang KECIL (Y) dengan sesuatu(Z)

(b) karena ini sesuatu Y berpindah pada X pada waktu yang sama (c) X menginginkan ini

(d) X melakukan sesuatu seperti ini

lheub „mencabut‟

(a) pada waktu itu seseorang (X) melakukan sesuatu pada sesuatu yang BESAR (Y) dengan sesuatu(Z)

(b) karena ini sesuatu Y berpindah pada X pada waktu yang sama (c) X menginginkan ini

(d) X melakukan sesuatu seperti ini

Berdasarkan ilustrasi di atas komponen (a) pada skenario geusuliek „memipil‟ dan lheub „mencabut‟ dapat dipertentangkan. Pada geusuliek „memipil‟ mensyaratkan objek yang berukuran kecil yang ditandai oleh komponen (X melakukan sesuatu pada sesuatu yang KECIL) sedangkan lheub „mencabut‟ mensyaratkan objek yang berukuran besar yang dideskripsikan oleh komponen (X melakukan sesuatu pada sesuatu yang BESAR).

Lebih jauh, verba geucrong „menimba‟, theun‟menadah‟ dan geuseuet „menguras‟ terletak pada ranah semantis yang sama, hal ini terlihat pada objek yang menjadi sasaran dari tindakan yaitu air. Namun, ketiga verba ini memiliki perbedaan yang dapat kita lihat pada contoh berikut ini.

Kakak menimba air PREP sumur ?theun menadah ?geuseuet menguras

„Kakak menimba/?menadah/?menguras air di dalam sumur‟.

geucrong

b. Lon ?theun ie ujeun nyang rheut bak ubong 1Tg ?geuseut air hujan KONJ AKT.jatuh PREP atap

„Saya ?menimba/menadah/?menguras air hujan yang jatuh dari atap‟.

geucrong

?theun

c. Pakwa teungoh ?geuseuet ie bak praho Paman PROG air PREP perahu

„Paman sedang ?menimba/?menadah/menguras air dari dalam perahu‟ Lebih jelas lagi perbedaan dari ketiga verba geucrong „menimba, theun „menadah‟ dan geuseuet „menguras‟ dapat kita lihat pada skenario di bawah ini.

geucrong „menimba

(a) pada waktu itu seseorang (X) melakukan sesuatu pada sesuatu (Y) dengan sesuatu (Z)

(b) karena ini sesuatu Y berpindah pada X pada waktu yang sama (c) X melakukan ini dengan menggerakkan (Z)dari BAWAH KE ATAS (d) X menginginkan ini

(a) pada waktu itu seseorang (X) melakukasn sesuatu pada sesuatu (Y) dengan sesuatu (Z)

(b) karena ini sesuatu Y berpindah pada X pada waktu yang sama (c) ...

(d) X menginginkan ini

(e) X melakukan sesuatu seperti ini

geuseuet „menguras‟

(a) pada waktu itu seseorang (X) melakukan sesuatu pada sesuatu (Y) dengan sesuatu (Z)

(b) karena ini sesuatu Y berpindah pada X pada waktu yang sama (c) X melakukan ini dengan menggerakkan (Z)dari DALAM KE LUAR (d) X menginginkan ini

(e) X melakukan sesuatu seperti ini

Pada skenario di atas, perbedaan geucrong „menimba‟, theun „menadah‟ dan geuseuet „menguras‟ terlihat pada komponen (c). Verba geucrong „menimba‟ mendeskripsikan (X menggerakkan Z dari BAWAH KE ATAS), pada geuseuet „menguras‟ terlihat (X menggerakkan Z dari DALAM KE LUAR) hal ini berbeda pada theun „menadah‟ yang tidak mensyaratkan cara dalam melakukan tindakannya.

Pada verba jiindang „mendulang‟ dan angkot „mengangkut‟ juga memperlihatkan perbedaan di antara keduanya. Hal ini dapat kita lihat pada perilaku kedua verbadi bawah ini.

(37) a. Jih teungoh jiindang/?angkot meuh 3Tg PROG mendulang/mengangkut emas

„Dia sedang mendulang/?mengangkut emas‟

b. Pade i blang gata angkot/?jiindang bandum u gampong Padi PROG sawah 2Tg semua PREP desa

Berdasarkan contoh di atas, verba jiindang „mendulang‟ dan angkot „mengangkut‟ berada pada ranah semantis yang sama yaitu sama-sama menggunakan alat dalam melakukan tindakannya. Selanjutnya untuk mengetahui perbedaan terkandung pada verba jiindang „mendulang‟ dan angkot „mengangkut‟ dilakukan parafrase makna pada ilustrasi berikut ini.

jiindang „mendulang‟

(a) pada waktu itu seseorang (X) melakukan sesuatu pada sesuatu yang KECIL (Y) dengan sesuatu (Z)

(b) karena ini sesuatu Y berpindah pada X pada waktu yang sama (c) X menginginkan ini

(d) X melakukan sesuatu seperti ini

angkot „mengangkut‟

(a) PADASATU WAKTU seseorang(X)melakukan sesuatu pada sesuatu yang BESAR (Y)dengan sesuatu (Z)

(b) karena ini sesuatu Y berpindah pada X pada waktu yang sama (c) X menginginkan ini

(d) X melakukan sesuatu seperti ini

Berdasarkan skenario (37) perbedaan verba jiindang „mendulang‟ dan angkot „mengangkut‟ dapat kita lihat pada komponen (a). Pada komponen (a) verba jiindang „mendulang‟ memiliki objek berupa emas dan berukuran kecil yang ditandai dengan komponen (X melakukan sesuatu pada sesuatu yang KECIL) sedangkan pada verba angkot „mengangkut‟ memiliki objek khusus yaitu padi yang sudah dipanen pada musim tertentu, hal ini dapat kita lihat pada komponen (PADA SATU WAKTU X melakukan sesuatu pada sesuatu yang BESAR).

Selanjutnya, pada verba geujuthok „menjolok‟ dan culek „mencungkil‟ memiliki ciri semantisnya yang sama berdasarkan objeknya. Kedua verba tersebut mensyaratkan buah kelapa sebagai objek dalam tindakan mengambil. Perilaku

verba geujuthok „menjolok‟ dan culek „mencungkil‟ dapat kita lihat pada contoh berikut ini.

(38) a. Cut bang teungoh geujuthok/?culek boh u keu lon Abang PROG menjolok/mencungkil buah kelapa PREP 1Tg „Abang sedang menjolok/?mencungkil buah kelapa untuk saya‟.

b. Lon teungoh culek/? geujuthok u keu manok 1Tg PROG mencungkil/menjolok kelapa PREP ayam

„Saya sedang mencungkil/?menjolok kelapa untuk ayam‟.

Berdasarkan perilaku verba geujuthok „menjolok‟ dan culek „mencungkil‟ pada contoh di atas, selanjutnya akan dijelaskan perbedaan kedua verba tersebut pada parafrase berikut ini.

geujuthok „menjolok‟

(a) pada waktu itu seseorang (X) melakukan sesuatu pada sesuatu (Y) dengan sesuatu (Z)

(b) karena ini sesuatu Y berpindah pada X pada waktu yang sama (c) ………..

(d) X menginginkan ini

(e) X melakukan sesuatu seperti ini

culek „mencungkil‟

(a) pada waktu itu seseorang (X) melakukan sesuatu pada sesuatu (Y) dengan sesuatu (Z)

(b) karena ini sesuatu Y berpindah pada X pada waktu yang sama (c) setelah ini Y MENJADI BEBERAPA BAGIAN KECIL

(d) X menginginkan ini

(e) X melakukan sesuatu seperti ini

Berdasarkan skenario (38), pada komponen (c) telihat bahwa berdasarkan hasil dari tindakan mengambil verba culek „mencungkil‟ menunjukkan bahwa

objek menjadi beberapa bagian yang lebih kecil, hal ini terlihat pada komponen (Y MENJADI BEBERAPA BAGIAN KECIL).

4.3.2 Makna Verba AMBIL ‘X MELAKUKAN SESUATU PADA SESUATU DENGAN

SALAH SATU BAGIAN TUBUH

Komponen X melakukan sesuatu pada sesuatu dengan salah satu bagian tubuh mendeskripsikan objek verba AMBIL yang entitasnya tidak bernyawa tanpa menggunakan alat. Sebagai contoh geucok „mengambil‟, geulhuek „mengambil‟, dan lhut „mengambil‟ berada pada ranah yang sama yaitu sama-sama memiliki objek entitas yang tidak bernyawa dan menggunakan tangan dalam melakukan tindakan. Acuan peristiwa pada geucok „mengambil‟ lebih luas daripada acuan peristiwa geulhuek „mengambil‟ dan lhut „mengambil‟. Verba geucok „mengambil‟ mensyaratkan objek benda, buah-buahan, dan sayur-sayuran, geulhuek „mengambil‟ memiliki objek khusus berupa uang dan lhut „mengambil‟ objeknya adalah pisang khususnya bagian pelepah pisang.

(39) a. Ayah geucok boh mamplam i dapu mengambil buah mangga PREP dapur ?geulhuek

mengambil ?lhut mengambil

„Ayah mengambil/?mengambil/?mengambil buah mangga di dapur‟.

Pencuri sudah ?lhut uang saya-POSS PREP peti

„Pencuri sudah ?mengambil/mengambil/?mengambil uang saya di dalam peti‟.

?geucok ?geulhuek

c. Gata bek lhut peuleupah pisang, treuk mate bak-bak 2Tg jangan pelepah nanti mati batang-batang

„Kamu jangan ?mengambil/?mengambil/mengambil pelepah pisang, nanti batangnya‟.

Pada contoh (39), terlihat bahwa berdasarkan hasil dari tindakan verba geucok „mengambil‟ dan geulhuek „mengambil‟ agen mendapatkan keuntungan, sedangkan pada verba lhut „mengambil‟ pasien mendapatkan kerugian dari tindakan tersebut. Berikut ilustrasi parafrase makna pada geucok „mengambil‟, geulhuek „mengambil‟ dan lhut „mengambil‟.

geucok „mengambil‟

(a) pada waktu itu seseorang (X) melakukan sesuatu pada sesuatu (Y) (b) karena ini sesuatu Y berpindah pada X pada waktu yang sama (c) Setelah ini X merasakan sesuatuyang BAIK

(d) X menginginkan ini

(e) X melakukan sesuatu seperti ini

geulhuek „mengambil‟

(a) pada waktu itu seseorang (X) melakukan sesuatu pada sesuatu (Y) (b) karena ini sesuatu Y berpindah pada X pada waktu yang sama (c) Setelah ini X merasakan sesuatu yang BAIK

(d) X menginginkan ini

lhut „mengambil‟

(a) pada waktu itu seseorang (X) melakukan sesuatu pada sesuatu (Y) (b) karena ini sesuatu Y berpindah pada X pada waktu yang sama (c) setelah ini Y merasakan sesuatu yang BURUK

(d) X menginginkan ini

(e) X melakukan sesuatu seperti ini

Pada skenario di atas, perbedaan geucok „mengambil‟, geulhuek „mengambil‟ dan lhut „mengambil‟ terletak pada komponen (c). Berdasarkan hasilnya pada komponen (c) terdapat persamaan antara verba geucok „mengambil‟ dan geulhuek „mengambil‟, hal ini terlihat pada agen yang mendapatkan keuntungan yang ditandai oleh (X merasakan sesuatu yang BAIK) sedangkan pada verba lhut „mengambil‟ pasien yang dikenai tindakan mendapatkan kerugian yang dideskripsikan oleh (Y merasakan sesuatu yang BURUK).

Selanjutnya, pada verba geucue „mencuri‟, jirampah „merampas‟ dan geuseunoh „merebut‟ juga diterangkan dengan komponen X melakukan sesuatu pada sesuatu. Ketiga verba berada pada satu ranah dan ciri semantis yang sama yaitu menggunakan tangan dalam melakukan tindakannya, namun ketiga verba ini memiliki perbedaan yang dapat kita lihat pada contoh berikut.

(40) a. Maleng nyan beuleuheun-leuheun tamong u rumoh lon Maling DEM pelan-pelan AKT.masuk PREP rumah saya-POSS

wate geucue meuh

KONJ mencuri emas ?jirampah

merampas ?geuseunoh

„Maling itu pelan-pelan masuk ke rumah saya ketika

mencuri/?merampas/?merebut emas‟.

b. Bagah-bagah jih ?geucue dumpet mak wate teungoh beulanja

Cepat-cepat 3Tg jirampah dompet ibu KONJ PROG belanja

?geuseunoh

„Cepat-cepat dia ?mencuri/merampas/?merebut dompet ibu ketika sedang belanja‟.

c. Ban meuntong Alif ?geucue tangen si Zaki Baru saja ?jirampah sepeda

geuseunoh

„Baru saja Alif ?mencuri/?merampas/merebut sepeda si Zaki‟.

Berdasarkan contoh (40) verba geucue „mencuri‟ memiliki ciri khusus dari segi agen yang terdiri dari beberapa orang, berbeda dengan verba jirampah „merampas‟ dan geuseunoh „merebut‟. Selanjutnya berdasarkan objek verba geucue „mencuri‟ berobjek emas atau benda berharga, jirampah „merampas‟ berobjek dompet dan geuseunoh „merebut‟ berobjek sepeda. Dari segi alat yang digunakan ketiga verba menunjukkan bahwa tangan merupakan alat dalam melakukan tindakan.

Berdasarkan pemaparan di atas, parafrase berikut diusulkan untuk membedakan makna geucue „mencuri‟, jirampah „merampas‟, dan geuseunoh „merebut‟.

(a) pada waktu itu BEBERAPA ORANG (X)melakukan sesuatu pada sesuatu (Y) (b) karena ini sesuatu berpindah pada X pada waktu yang sama

(c) X melakukan ini LAMA (d) X menginginkan ini

(e) X melakukan sesuatu seperti ini

jirampah „merampas‟

(a) pada waktu itu seseorang (X) melakukan sesuatu pada sesuatu (Y) (b) karena ini sesuatu berpindah pada X pada waktu yang sama (c) X melakukan ini SEBENTAR

(d) X menginginkan ini

(e) X melakukan sesuatu seperti ini

geuseunoeh „merebut‟

(a) pada waktu itu seseorang (X) melakukan sesuatu pada sesuatu (Y) (b) karena ini sesuatu berpindah pada X pada waktu yang sama (c) ………

(d) X menginginkan ini

(e) X melakukan sesuatu seperti ini

Berdasarkan skenario di atas, perbedaan geucue „mencuri‟, jirampah „merampas‟, dan geuseunoh „merebut‟ dapat kita lihat pada komponen (a) dan (b). Apabila kita pertentangkan komponen (a) pada skenario geucue „mencuri‟, jirampah „merampas‟ dan geuseunoh „merebut‟ memiliki ciri khusus karena agennya beberapa orang (BEBERAPA ORANG) sedangkan jirampah „merampas‟ dan geuseunoh „merebut‟ agennya hanya satu orang (seseorang) dalam melakukan tindakan.

Pada verba geusita „menyita‟ dan leugot „menarik‟ terlihat perbedaan berdasarkan objeknya. Kedua perilaku verba tersebut dapat kita lihat pada contoh berikut ini.

Polisi DEM sudah menyita/menarik semua minuman tadi malam keras

„Polisi itu sudah menyita/?menarik semua minuman keras tadi malam‟.

b. Bek gata leugot/?geusita cabeung nyan treuk patah Jangan 2Tg menarik/menyita cabang DEM nanti patah

„Kamu jangan ?menyita/menarik cabang itu, nanti patah‟.

Berdasarkan contoh di atas, kalimat (41) verba geusita „menyita‟ memiliki objek berupa minuman keras, sedangkan pada verba leugot „menarik‟ kalimat di atas mensyaratkan objek berupa cabang kayu. Untuk melihat perbedaan kedua verba tersebut dapat dilihat dari parafrase berikut ini.

geusita „menyita‟

(a) pada waktu itu BEBERAPA ORANG (X) melakukan sesuatu pada sesuatu (Y) (b)karena ini sesuatu Y berpindah pada X pada waktu yang sama

(c) X melakukan ini LAMA (d) X menginginkan ini

(e) X melakukan sesuatu seperti ini

leugot „menarik‟

(a) pada waktu itu seseorang (X) melakukan sesuatu pada sesuatu (Y) (b) karena ini sesuatu Y berpindah pada X pada waktu yang sama (c) X MELAKUKAN INI SEBENTAR

(d) X menginginkan ini

(e) X melakukan sesuatu seperti ini

Berdasarkan skenario di atas komponen (a) dan (c) dapat dipertentangkan. Pada komponen (a) terlihat bahwa pada verba geusita „menyita‟ mensyaratkan bahwa agen terdiri dari beberapa orang dalam melakukan tindakan yang ditandai oleh komponen (BEBERAPA ORANG melakukan sesuatu pada sesuatu) sedangkan pada leugot „menarik‟ hanya dilakukan oleh satu orang ditandai oleh komponen

(SESEORANG melakukan sesuatu pada sesuatu). Perbedaan lainnya dapat kita lihat pada komponen (c) yang berhubungan dengan ciri temporal. Verba geusita „menyita‟ terikat oleh ciri duratif yang ditandai oleh komponen (X melakukan ini

LAMA) sedangkan pada verba leugot „menarik‟ memiliki ciri pungtual yang dideskripsikan oleh (X MELAKUKAN INI SEBENTAR).

Lebih jauh, perbedaan pada verba AMBIL juga terlihat pada verba geukuet „mengangkat‟, geusiet „mengumpulkan‟ dan geupileh „memungut‟ yang dapat kita lihat pada perilaku ketiga verba pada contoh berikut ini.

(42) a. Adek geukuet ija wate karab ujeun

Adik mengangkat kain KONJ hampir hujan ?geusiet

mengumpulkan ?geupileh memungut

„Adik mengangkat/?mengumpulkan/?memungut kain ketika hampir hujan‟

b. Mak teungoh ?geukuet pade i blang wate musem keumeukoh Ibu PROG geusiet padi PREP sawah KONJ musim panen

?geupileh

„Ibu sedang ?mengangkat/mengumpulkan/?memungut padi di bawah ketika musim panen.‟

?geukuet

c. Ban beungoh aneuk miet ka ?geusiet oon meuh nyang rheut

„Pagi-pagi anak-anak sudah ?mengangkat/?mengumpulkan/memungut daun emas yang jatuh‟.

Berdasarkan perilaku verba geukuet „mengumpulkan‟ yang memiliki objek kain, verba geusiet „mengumpulkan‟ yang mensyaratkan objek padi dan tindakan yang dilakukan pada musim tertentu dan verba geupileh „memungut‟ yang memiliki objek berupa dedaunan, untuk melihat perbedaan diantara ketiganya dapat kita ilustrasikan pada parafrase berikut ini.

geukuet „mengangkat‟

(a) pada waktu itu seseorang (X) melakukan sesuatu pada sesuatu yang BESAR (Y) (b) karena ini sesuatu Y berpindah pada X pada waktu yang sama

(c) X menginginkan ini

(d) X melakukan sesuatu seperti ini

geusiet „mengumpulkan‟

(a) pada SATU WAKTU SESEORANG (X)melakukan sesuatu pada sesuatu yang KECIL (Y)

(b)karena ini sesuatu Y berpindah pada X pada waktu yang sama (c) X menginginkan ini

(d) X melakukan sesuatu seperti ini

geupileh „memungut‟

(a) pada waktu itu BEBERAPA SESEORANG (X)melakukan sesuatu padasesuatu (Y) (b)karena ini sesuatu Y berpindah pada X pada waktu yang sama

(c) X menginginkan ini

(d) X melakukan sesuatu seperti ini

Berdasarkan skenario di atas, terlihat bahwa terdapat perbedaan pada komponen (a). Perbedaan komponen (a) dapat dilihat pada verba geukuet „mengangkat‟ yang memiliki objek berukuran besar dan ditandai oleh (X

berobjek sesuatu yang kecil dan dilakukan pada musim tertentu yang dideskripsikan oleh komponen (PADA SATU WAKTU X melakukan sesuatu pada sesuatu yang KECIL) sedangkan pada verba geupileh „memungut‟ mensyaratkan beberapa orang yang bertindak sebagai agen dalam melakukan tindakan yang ditandai oleh (BEBERAPA ORANG melakukan sesuatu pada sesuatu).

Perbedaan lainnya terlihat pada verba let „mencabut‟, geupet „memetik‟ dan geucutit „memetik‟. Hal tersebut dapat kita lihat pada perilaku ketiga verba pada contoh di bawah ini.

let

(43) a. Lon mencabut naleung bunoe beungoh

1Tg rumput tadi pagi

?geupet memetik ?geucutit memetik

„Saya mencabut/?memetik/?memetik rumput tadi pagi‟.

?let

b. Cut kak geupet boh jambee nyan dum nyang ek jipajoh. Kakak ?geucutit buah jambu DEM sebanyak KONJ sanggup PAS.makan

„Kakak ?mencabut/memetik/?memetik buah jambu itu sebanyak yang sanggup dimakan‟.

?let

c. Mak ?geupet bungong lam pot

Ibu geucutit bunga PREP

„Ibu ?mencabut/?memetik/memetik bunga di dalam pot‟.

Berdasarkan perilaku ketiga verba di atas terlihat bahwa verba let „mencabut‟ mensyaratkan objek berupa rumput, geupet „memetik‟ memiliki objek

buah-buahan, sedangkan pada verba geucutit „memetik‟ berobjek bunga. Ketiga verba berada pada ranah semantis yang sama, hal ini ditandai oleh dalam melakukan tindakan verba let „mencabut‟, geupet „memetik‟ dan geucutit „memetik‟ sama-sama tanpa menggunakan alat. Perbedaan ketiga verba tersebut dapat dilihat pada ilustrasi parafrase berikut ini.

let „mencabut‟

(a) pada waktu itu seseorang (X)melakukan sesuatu pada sesuatu(Y) (b) karena ini sesuatu Y berpindah pada X pada waktu yang sama (c) ……….

(d) X menginginkan ini

(e) X melakukan sesuatu seperti ini

geupet „memetik‟

(a) pada waktu itu seseorang (X)melakukan sesuatu pada sesuatu(Y) (b) karena ini sesuatu Y berpindah pada X pada waktu yang sama (c) setelah ini X merasakan sesuatu yang BAIK

(d) X menginginkan ini

(e) X melakukan sesuatu seperti ini

geucutit „memetik‟

(a) pada waktu itu seseorang (X)melakukan sesuatu pada sesuatu yang KECIL (Y) (b) karena ini sesuatu Y berpindah pada X pada waktu yang sama

(c) ………. (d) X menginginkan ini

Berdasarkan skenario di atas komponen (a), dan (c) dapat dipertentangkan. Pada komponen (a) verba geucutit „memetik‟ mensyaratkan objek yang berukuran KECIL (X melakukan sesuatu pada sesuatu yang KECIL) sedangkan pada verbalet „mencabut‟ dan geupet „memetik‟ tidak ditentukan besar atau kecilnya objek yang dikenai tindakan. Perbedaan lainnya ditunjukkan oleh komponen (c) yang dilihat berdasarkan hasil dari tindakan mengambil bahwa verba geupet „memetik‟ menguntungkan bagi agen sehingga merasakan sesuatu yang baik (Setelah ini X merasakan sesuatu yang BAIK).

4.3.3 Makna Verba AMBIL ‘X MELAKUKAN SESUATU PADA SESEORANG

DENGAN SESUATU

Komponen X melakukan sesuatu pada seseorang dengan sesuatu mendeskripsikan objek verba AMBIL yang entitasnya bernyawa menggunakan alat verba geujeu „menjaring‟, jisawok „menyauk‟ dan kawe „memancing‟ berada pada ranah semantis yang sama. Hal ini dapat kita lihat pada perilaku ketiga verba pada contoh berikut ini.

(44) a. Ureung meueungkot geujeu eungkot i laot Nelayan menjaring ikan PREP laut

?jisawok menyauk ?kawe memancing

„Nelayan menjaring/?menyauk/?memancing ikan di laut‟.

?geujeu

b. Jih jisawok aneuk muloh u laot 3Tg ?kawe anak bandeng PREP laut

„Dia ?menjaring/menyauk/?memancing anak bandeng ke laut‟.

?geujeu

c. Lon teungoh ?jisawok bieng i tambak

1Tg PROG kawe kepiting PREP

„Saya sedang ?menjaring/?menyauk/memancing kepiting di tambak‟.

Seperti pada contoh (44), verba geujeu „menjaring‟ dan kawe „memancing‟ tidak ditentukan objek yang menjadi sasaran dari tindakan berukuran besar ataupun kecil sedangkan pada verba jisawok „menyauk‟ mensyaratkan objek yang berukuran kecil berupa ikan. Selain itu, verba geujeu „menjaring‟ memiliki ciri khusus berdasarkan agen yang melakukan tindakan terdiri dari beberapa orang. Sesuai dengan pemaparan di atas lebih jauh lagi akan dibandingkan perbedaan makna geujeu „menjaring‟, jisawok „menyauk‟ dan kawe „memancing‟ melalui parafrase makna di bawah ini.

geujeu „menjaring‟

(a) pada waktu itu BEBERAPA ORANG (X)melakukan sesuatu pada seseorang(Y) dengan sesuatu(Z)

(b) karena ini sesuatu Y berpindah pada X pada waktu yang sama (c) X menginginkan ini

(d) X melakukan sesuatu seperti ini

(a) pada waktu itu seseorang(X)melakukan sesuatu padaseseoarng yang KECIL (Y) dengan sesuatu(Z)

(b) karena ini sesuatu Y berpindah pada X pada waktu yang sama (c) X menginginkan ini

(d) X melakukan sesuatu seperti ini

kawe „memancing‟

(a) pada waktu itu seseorang (X) melakukan sesuatu pada seseorang (Y) dengan sesuatu(Z)

(b) karena ini sesuatu Y berpindah pada X pada waktu yang sama (c) X menginginkan ini

(d) X melakukan sesuatu seperti ini

Pada skenario di atas perbedaan verba geujeu „menjaring‟, jisawok „menyauk‟ dan kawe „memancing‟ terletak pada (a). Pada komponen (a) verba

geujeu „menjaring‟ mensyaratkan agen yang terdiri dari beberapa orang dalam melakukan tindakan yang ditandai oleh komponen (BEBERAPA ORANG (X) melakukan sesuatu pada seseorang), verba jisawok „menyauk‟ memiliki objek yang berukuran kecil yang dideskripsikan oleh (seseorang (X) melakukan sesuatu pada seseoarng yang KECIL), hal ini berbeda pada verba kawe „memancing‟ yang tidak mensyaratkan objek berukuran besar maupun kecil.

4.3.4 Makna Verba AMBIL ‘X MELAKUKAN SESUATU PADA SESEORANG

DENGAN SALAH SATU BAGIAN TUBUH

Makna verba X melakukan sesuatu pada seseorang dengan salah satu bagian tubuh mendeskripsikan objek verba AMBIL yang entitasnya bernyawa tanpa menggunakan alat dalam melakukan tindakan. Pada bagian ini akan dibahas kelompok verba yang mengandung komponen tersebut, seperti lhueh „mencabut‟

dan jirayeung „mengangkat‟. Berikut akan dijelaskan perbedaan makna kedua verba tersebut.

(45) a. Lon teungoh lhueh/?jirayeung ulee udeung i mon 1Tg PROG mencabut/mengangkat kepala udang PREP sumur

„Saya sedang mencabut/?mengangkat kepala udang di sumur‟. b. Rimueng ka jirayeung/?lhueh bangke keubeu u gle

Harimau sudah mengangkat/mencabut bangkai kerbau PREP hutan „Harimau sudah ?mencabut/mengangkat bangkai kerbau ke hutan‟.

Pada contoh (45), kedua verba mensyaratkan objek berupa entitas bernyawa yang dilakukan tanpa menggunakan alat. Verba lhueh „mencabut‟ memiliki objek binatang yang berukuran kecil sedangkan verba jirayeung „mengangkat‟ mensyaratkan binatang yang berukuran besar. Lebih jauh, parafrase di bawah ini diusulkan untuk membedakan makna lhueh „mencabut‟ dan jirayeung „mengangkat‟.

lhueh „mencabut‟

(a) pada waktu itu seseorang (X) melakukan sesuatu pada seseorang yang KECIL (Y) (b) karena ini sesuatu Y berpindah pada X pada waktu yang sama

(c) X menginginkan ini

(d) X melakukan sesuatu seperti ini

jirayeung „mengangkat‟.

(a) pada waktu itu seseorang (X) melakukan sesuatu pada seseorang yang BESAR (Y)

(b)karena ini sesuatu Y berpindah pada X pada waktu yang sama (c) X menginginkan ini

(d) X melakukan sesuatu seperti ini

„mencabut‟ mensyaratkan objek yang berukuran kecil, hal ini terlihat pada komponen (X melakukan sesuatu pada seseorang yang KECIL) sedangkan verba jirayeung „mengangkat‟ memiliki objek yang berukuran besar yang dideskripsikan oleh (X melakukan sesuatu pada seseorang yang BESAR).

Selanjutnya, perbedaan juga ditunjukkan oleh verba kueb „menangkap‟ dan jisama „menyambar‟. Kedua verba memiliki ciri semantis yang sama yaitu objek yang menjadi sasaran tindakan berupa entitas bernyawa. Untuk melihat perilaku verba verba kueb „menangkap‟ dan jisama „menyambar‟. Dapat kita lihat pada contoh berikut ini.

(47) a. Bak lon kueb/?jisama udeung bunoe, roh meuraba uleu KONJ 1Tg menangkap/menyambar udang tadi kebetulan PAS.raba ular „Saat saya menangkap/?menyambar udang tadi, kebetulan teraba ular‟.

b. Kleueng nyan ka jisama/?kueb meulatang nyang jipeulihara le ayah

Elang DEM sudah menyambar/menangkap binatang KONJ PAS.pelihara KONJ

„Elang itu sudah ?menangkap/menyambar binatang yang dipelihara oleh ayah‟.

Berdasarkan contoh (47) terlihat bahwa verba kueb „menangkap‟ dan

Dokumen terkait