DAFTAR ITEM
G. Pelaksanaan Tindakan dan Observasi Siklus II 1.Materi : Membangun komitmen
3. Materi : Mengungkapkan Perasaan a.Persiapan
Peneliti menyiapkan materi dan alat yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan mengungkapkan perasaan berupa lembar test item yang harus di isi oleh siswa.
94 b. Tindakan dan Pengamatan
Pemeliti memulai kegiatan dengan membuat kelompok kecil yang berjumlah 3 orang seperti pada kelompok yang sebelumnya. Peserta diminta mengerjakan item-item tersebut secara individual, dengan cara : memberikan tanda chek didepan pernyataan yang merupakan deskripsi perasaan pada setiap item.
Berikut ini adalah pengungkapan perasaan yang benar menurut diskusi dan pembahasan secara bersama-sama:
DAFTAR ITEM
1) _______ a. Jangan ngebut! Cepat, kurangi kecepatan.
__√_____ b. Caramu melarikan kendaraan seerti ini membuatku ngeri.
2) _______ a. Haruskah Anda menginjak kaki saya?
_______ b. Anda ini memang sialan. Tenang saja Anda membuat saya tidak dapat bergerak.
___√____ c. Saya sangat jengkel pada Anda. Enak saja Anda menimpakan berat badan Anda yang dua kuintal itu ke atas kaki saya.
3) ___√____ a. Saya sangat gembira sebab memenangkan hadiah cerpen terbaik dimajalah kalam.
_______ b. Indah benar hari ini.
95
_______ b. Saya sungguh-sungguh menghargai gagasan-gagasan Anda. Pengetahuan Anda sangatn luas.
5) _______ a. Semua yang hadir disini senang ngobrol dengan Anda. _______ b. Bila semua merasa, Anda menyenangkan untuk diajak mgobrol.
___√___ c. Kami semua merasa, Anda menyenangkan untuk diajak ngobrol.
6) __√_____ a. Jika Anda tetap jorok, lebih baik saya pindah kos saja. _______ b. Pernahkah Anda melihat kamar sejorok ini?
_______ c. Saya khawatir Anda tidak akan pernah mau ikut memberesi kamar kita.
7) _______ a. Buku ini sangat menarik.
___√___ b. Saya rasa buku ini kurang bermanfaat. _______ c. Saya sangat senang membaca buku ini.
8) ___√____ a. Saya merasa tidak mampu memberikan sumbangan yang berharga bagi kelompok ini.
_______ b. Saya tidak mampu memberikan sumbangan yang berharga bagi kelompok ini.
9) _______ a. Saya ini selalu gagal. Tak ada teman yang menyukai saya.
_______ b. Susi memang jahat. Ia malah menertawakan saya waktu saya tunjukkan nilai saya yang buruk untuk mata pelajaran ini.
96
___√____ c. Saya sedih sebab saya jatuh dalam ujian mata pelajaran ini.
10)_____√__ a. Saya senang dan kerasan berada di tengah teman -teman saya.
_______ b. Rasanya selalu ada yang mendampingi setiap kali saya membutuhkan teman.
_______ c. Saya merasa dihargai oleh teman-teman saya.
Dari hasil yang didapat melalui diskusi antara kelompok dan dibahas langsung di kelas dengan guru. Terlihat sisiwa antusias dalam materi ini, siswa senang karena dapat memahami cara mengkomunikasikan perasaan nya dengan tepat. Pada saat pembahasan dengan guru terlihat jawaban siswa banyak kesalahan tapi siswa tetap bersemangat kemudian meminta guru untuk memberikan pemahaman. 4. Materi : Saling Menerima dan Mendukung
a. Persiapan
Sebelum memulai pelatihan peneliti terlebih dahulu menyiapkan alat yang diperlukan yaitu work street, absensi siswa, lembar observasi kegiatan.
b. Pelaksanaan dan Pengamatan
Ada 30 siswa yang terlibat dalam permainan yang dapat dibagi menjadi 10 kelompok, dan dalam 1 kelompok terdiri dari 3 orang siswa. Kelompok 1 terdiri dari HJ, IR dan CA. Kelompok 2 terdiri dari DA, PM dan RP. Kelompok 3 terdiri dari AN, LG dan ST. Kelompok 4 terdiri dari TA, YOK dan YU. Kelompok 5 terdiri dari DR, ME dan NI. Kelompok 6 terdiri dari NO, VR dan WO. Sedangkan kelompok 7
97
terdiri WI, YOF dan AL. Kelompok 8 terdiri dari NU, RI dan WU. Kelompok 9 terdiri dari AI, AR danMA. Kelompok 10 terdiri dari NA, GS dan IG.
Proses pelatihan “Saling menerima dan mendukung” dilakukan dengan mempersilahkan anggota kelompok untuk duduk melingkar. Peserta diminta untuk memilih salah satu anggota kelompoknya untuk menjadi si A dan si B dan si C. Tugas A diminta membuat pernyataan kepada B, entah tentang dirinya sendiri, tentang B, atau tentang apa saja dan tugas C adalah sebagai pengamat. Diusahakan agar pernyataan-pernyataannya sungguh-sungguh bermakna sehingga kita mampu membangkitkan perasaan bagi mereka berdua.B memprafasekan pernyataan A. Artinya, dengan kata-kata sendiri memantulkan kembali pernyataan A, mengungkapkan kembali apa makna pernyataan A baginya dan diusahakan jangan samapai terjadi debat atau diskusi. Jadi, A sekedar memberikan pernyataan, B memprafasekannya.
Pada sesi ini siswa sudah memeahami bagaimana memparafrasekan, sehingga siswa melakukan kegiatan dengan antusias dan lebih serius. Kelompok pelatihan sudah banyak yang aktif terlihat kelompok 1, 2, 3, 4 dan kelompok 5 sangat antusias dan sebagian yang lain terlihat kurang tetapi sudah banyak yang memahami jalannya pelatihan dan cara memparafrasekan dapat dilakukan dengan baik walaupun melum maksimal.
98
Siswa sudah terlihat memberikan penerimaannya dan dukungan lewat parafrase kepada teman yang sedang bercerita, hal ini menandakan bahwa keterlibatan siswa sudah baik dalam menerima dan mendukung teman yang lain. setiap kelompok sudah memberikan pernyataan bahwa parafrase mudah dilakukan dan membuat orang lain merasa dihargai dan diterima dalam kelompoknya.
5. Tahap Pelaksanaan Tindakan 5
Materi : Strategi dalam Mengatasi Konflik a. Persiapan
Pada tahap ini, dilaksanakan persiapan alat dan bahan yang akan digunakan untuk permainan “lubang perlindungan” yaitu berupa lembar cerita lubang perlindungan dan l kertas sebagai lembar kerja siswa untuk masing-masing kelompok.
b. Pelaksanaan dan pengamatan
Peneliti memulai dengan membentuk kelompok yang terdiri dari 10 orang. Kelompok ke-1 yaitu: AIN, ALF, ANI, ARI, CAR, DA, DR, GSK, HJA, IR. Kelompok 2 yaitu: IGD, LGU, MAR, MEL, NAD, NIN, NOV, NUR, PME, RP. Kelompok 3 yaitu: RIS, STA, TAK, VR, WO, WIS, WUL, YOF, YOK, YUN.
Kemudian setiap anggota kelompok salah satunya diminta membaca teks berjudul “lubang perlindungan”.Setiap kelompok diminta untuk mendiskusikan dan memilih enam orang yang diizinkan masuk lubang perlindungan. Waktu untuk mengambil keputusan: 20 menit. Selama berdiskusi, siswa dalam kelompok terus berusaha keras
99
mempertahankan pendapatnya masing-masing dengan memberikan alasan-alasan yang meyakinkan.
Masa depan umat manusia ditentukan oleh keputusan kelompok siswa. Setiap anggota harus berusaha agar pendapatnya dipilih menjadi keputusan kelompok. Setiap anggota boleh menerima pendapat anggota lain tersebut benar-benar lebih baik dari pendapat mereka sendiri. Masing-masing kelompok terlihat serius dalam berdiskusi mempertimbangkan mana yang akan dipilih dan menentukan alasan mengapa orang-orang tersebut akan diselamatkan kedalam lubang perlindungan.
Tahapan selanjutnya, kegiatan diskusi tersebut setiap kelompok terlihat serius dan penuh pertimbangan dalam memilih orang-orang yang akan diselamatkan dalam situasi serius seperti dalam teks lubang perlindungan.
Secara sendiri-sendiri, setiap peserta diminta menjawab secara tertulis pernyataan-pernyataan dibawah ini:
1) Bagaimana perasaan saya ketika saya terpaksa menentang pendapat teman?
2) Bagaimana perasaan saya ketika pendapat saya ditentang oleh teman?
3) Apa yang saya lakukan untuk membuat teman mau mengubah pendapatnya?
100
4) Apa yang saya lakukan ketika seorang teman mencoba menakan saya agar mengubah pendapat saya?
5) Bagaimanakah strategi saya dalam mengatasi konflik selama diskusi berlangsung?
Secara bergiliran dan searah jarum jam, peserta menjelaskan secara singkat hasil pengamatannya tentang tingkah laku setiap temannya selama diskusi berlangsung. Selama harus mendapatkan umpan balik dari seluruh anggota kelompoknya.
Kelompok I diwakili oleh ARI yang memilih untuk menyelamatkan Atlet terkenal dan serba bisa, pria. Sejarawan terkenal, pria, berumur 42 tahun. Istri si ahli tata buku, sedang hamil 6 bulan. Mahasiswa kedokteran semester empat, pria aktivis. Ahli biokimia, wanita.Siswa SMA, wanita.
Kelompok II diwakili oleh DA yang memilih untuk menyelamatkan istri si ahli tata buku, sedang hamil 6 bulan. Sejarawan terkenal, pria, berumur 42 tahun. Artis nyanyi dan tari terkenal, wanita. Ahli biokimia, wanita. Siswa SMA, wanita. Atlet terkenal dan serba bisa, pria.
Kelompok III diwakili oleh DA yang memilih untuk menyelamatkan Siswa SMA, wanita. Atlet terkenal dan serba bisa, pria. Ahli biokimia, wanita. Artis nyanyi dan tari terkenal, wanita. Sejarawan terkenal, pria, berumur 42 tahun. Mahasiswa kedokteran semester empat, pria aktivis.
101 H. Hasil Tindakan Siklus II
Tabel 20. Kategori Siswa setelah Tindakan Siklus II Kategori Setelah Tindakan
Kategori Frekuensi Persen
Sangat Tinggi 6 20.0 Tinggi 19 63.3 Sedang 5 16.7 Rendah 0 0.0 Sangat Rendah 0 0.0 Total 30 100.0
Siswa yang termasuk kategori sangat tinggi ada 6 siswa (20,0%), tinggi ada 19 siswa (63,3%), dan sedang 5 siswa (16,7%). Tidak ada siswa yang termasuk kategori rendah dan sangat rendah. Hasil ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan mengenai keterampilan komunikasi antar pribadi pada sisiwa penambahan dari kategori tinggi + Sangat tinggi sebesar 63,3% + 20,0% = 83,3% siswa dalam kategori tinggi.
Kriteria keberhasilan dengan standar sebesar 75% sudah tergolong tinggi, penelitian ini menunjukkan bahwa kriteria keberhasilan tindakan kemampuan dan keterampilan komunikasi antar pribadi sudah mencapai 83,3% hal ini dapat disimpulkan bahwa keberhasilan sudah melebihi standar maka siklus ini dihentikan.
Menurut hasil pengamatan pada saat pelatihan respect training
dengan berpedoman pada materi pokok respect training dapat diperlihatkan dalam tabel berikut :
102 I. Observasi
Hasil observasi pada siklusyang kedua menujukkan adanya perubahan yang signifikan. Observer melihat bagaimana siswa memerankan permainan peran pada praktik keterampilan komunikasi antar pribadi lebih mampu mengeksplor lagi kata-kata serta sikap yang menujukkan keterampilan komunikasi antar pribadi dan membuat siswa menjadi lebih respect dalam pelatihan.
Siklus ke II menujukkan siswa sudah mampu memerankan dan mempraktikkan semua keterampilan komunikasi antar pribadi dengan benar, dari hasil tindakan siklus II dapat dilihat dari tabel bahwa terjadi peningkatan skala dari rendah ke sedang, dan sedang ke tinggi dan pada
pra tindakan dan siklus yang pertama tidak adanya hasil kriteria sangat tinggi, sedangkan pada hasil tindakan siklus ke II ada yang dapat mencapai kriteria sangat tinggi yaitu 9 anak. Hasil presentase mencapai 83,3% . hasil ini menyudahi penelitian karena kriteria keberhasilan peneliti yang semula ditargetkan sebesar 75% sudah terlampaui dan nilai rata-rata keterampilan komunikasi anatar pribadi siswa kelas XI Kecantikan Kulit SMKN 6 Yogyakarta sudah mencapai pada kategori tinggi.
Hasil pada siklus II telah berjalan dengan baik dan telah terjadi peningkatan keterampilan komunikasi antar pribadi siswa. Peningkatan tesebut dapat dilihat dari perbadingan hasil pra-tindakan, stelah tindakan siklus I dan II seperti pada tabel berikut :
103
Tabel 21. Hasil Skala Pra-Tindakan,Tindakan Siklus I dan Tindakan Siklus II
No. Nama Pra-Tindakan TindakanI TindakanII
Skor Kategori Skor Kategori Skor Kategori
1 AI 66 Rendah 66 Rendah 92 Sedang
2 AL 107 Tinggi 107 Tinggi 140 Sangat Tinggi
3 AN 68 Rendah 68 Rendah 121 Tinggi
4 AR 65 Rendah 65 Rendah 117 Tinggi
5 CA 68 Rendah 89 Sedang 119 Tinggi
6 DA 93 Sedang 93 Sedang 120 Tinggi
7 DR 106 Tinggi 106 Tinggi 143 Sangat Tinggi
8 GS 95 Sedang 95 Sedang 126 Tinggi
9 HJ 66 Rendah 90 Sedang 119 Tinggi
10 IR 64 Rendah 64 Rendah 97 Sedang
11 IG 67 Rendah 94 Sedang 122 Tinggi
12 LG 66 Rendah 93 Sedang 118 Tinggi
13 MA 66 Rendah 66 Rendah 117 Tinggi
14 ME 95 Sedang 95 Sedang 124 Tinggi
15 NA 117 Tinggi 117 Tinggi 148 Sangat Tinggi
16 NI 104 Tinggi 104 Tinggi 142 Sangat Tinggi
17 NO 67 Rendah 92 Sedang 109 Tinggi
18 NU 68 Rendah 93 Sedang 114 Tinggi
19 PM 96 Sedang 96 Sedang 111 Tinggi
20 RP 96 Sedang 96 Sedang 122 Tinggi
21 RI 66 Rendah 95 Sedang 122 Tinggi
22 ST 95 Sedang 95 Sedang 114 Tinggi
23 TA 96 Sedang 96 Sedang 113 Tinggi
24 VR 96 Sedang 96 Sedang 128 Sangat Tinggi
25 WO 96 Sedang 96 Sedang 117 Tinggi
26 WI 119 Tinggi 119 Tinggi 126 Tinggi
27 WU 67 Rendah 67 Rendah 102 Tinggi
28 YOF 119 Tinggi 119 Tinggi 136 Sangat Tinggi
29 YOK 96 Sedang 96 Sedang 150 Sangat Tinggi
104
Berikut hasil observasi pada siswa selama melakukan training
keterampilan komunikasi antar pribadi pada siklua II: Tabel 22. Aktivitas Pengamatan Siswa Siklus II
No Aspek yang diamati Keterangan
1 Antusias Siswa dalam mengikuti Respect Training
Siswa sudah aktif dalam mengikuti Respect Training, yaitu siswa terlihat bersemangat dan memiliki antusias yang tinggi
2 Keaktifan siswa dalam
materi „membangun
komitment‟
Siswa sudah aktif, berusaha membangun komitmen bersama dengan teman-temannya
3 Pemahaman siswa materi „membangun komitment‟
Siswa sudah mulai memahaminnya untuk berkomitmen menyelesaikan respect-training dengan baik
4 Keaktifan siswa dalam
materi „membangun
sikap respect’
Siswa aktif mengikuti guru dalam mendengarkan materi sikap respect yang diberikan oleh guru
5 Pemahaman siswa dalam
materi „membangun
sikap respect’
Siswa sudah memahami materi-materi cara membangun sikap respect pada oranglain
6 Keaktifan siswa dalam materi „mengungkapkan perasaan‟
Siswa aktif berusaha memahami materi dalam mengungkapkan perasaan
7 Pemahaman siswa dalam materi „mengungkapkan perasaan‟
Siswa sudah memahami dalam mengungkapkan perasaan
8 Keaktifan siswa dalam
materi „strategi
mengatasi konflik‟
Siswa sudah aktif dalam mengikuti materi strategi mengatasi konflik
9 Pemahaman siswa dalam
materi „strategi
mengatasi konflik‟
Siswa sudah memiliki pemahaman yang baik dalam mengatasi konflik
10 Umpan balik positif siswa kepada guru
Respon siswa tinggi dalam menanggapi apa yang disampaikan oleh guru
11 Kemampuan memberi bahan tindak lanjut
Siswa sudah mampu menindak lanjuti materi-materi dalam Respect Training
105 J. Refleksi dan Evalusi
Refleksi dilakukan untuk memberi evaluasi pada perencanaan dan tindakan yang telah dilakukan, dengan melihat hasil pengamatan, proses tindakan, wawancara dan skala.
Respect training yang dilakukan guna membuat perubahan sikap dan untuk memberikan informasi dan respon-respon yang tepat guna membatu meningkatkan keterampilan berkomunikasi pada siswa, sudah diterapkan sesuai RPP dan berjalan sudah cukup baik.
Berikut grafik hasil pra-tindakan dan hasil siklus I dan II dari skala keterampilan komunikasi antar pribadi:
Gambar 4. Grafik Pre-Test, Post-Test Subyek Penelitian
Berdasarkan hasil pengamatan sebelumdiberikan tindakan dan tindakan silkus I siswa belum menunjukan sikap respect dengan teman-teman dikelasnya maupun dengan guru dikelas hal terebut ditujukkan dengan perilaku siswa sebagai berikut:
Sangat Rendah
Rendah Sedang Tinggi Sangat Tinggi 0 14 13 3 0 0 7 20 3 0 0 0 5 19 6