• Tidak ada hasil yang ditemukan

Menyusun Draft Peraturan Bupati Tentang Percepatan

Dalam dokumen SEMINAR PROYEK PERUBAHAN (Halaman 47-0)

BAB III MANAJEMEN PERUBAHAN

3. Menyusun Draft Peraturan Bupati Tentang Percepatan

Untuk legalitas dalam pelaksanaan percepatan pemerataan mutu pendidikan di wilayah pinggiran, maka project leader bersama tim pada hari Selasa 25 Agustus 2020 mendatangi Kantor Bupati Berau, tepatnya di Ruang Rapat Kakaban untuk mengadakan rapat koordinasi penyusunan draft Peraturan Bupati Tentang Percepatan Pemerataan Mutu Pendidikan di Wilayah Pinggiran.

Pembahasan draft Perbup tersebut juga dihadiri stakeholder eksternal terkait dari Bappelitbang, Inspektorat dan dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah selaku Mentor.Beberapa masukan dari peserta rapat koordinasi yang hadir ditampung oleh project leader, sehingga kerangka draft Peraturan Bupati sudah dapat tersusun.

Peraturan Bupati ini menjelaskan tentang langkah-langkah dan strategi yang digunakan dalam melaksanakan percepatan pemerataan mutu pendidikan wilayah pinggiran di Kabupaten Berau.Dinas Pendidikan diharapkan mampu untuk memetakan mutu pendidikan di Kabupaten Berau sehingga program yang nanti dijalankan dapat dilaksanakan secara efektif dan tepat sasaran.

Pembentukan tim khusus untuk melaksanakan program percepataan pemerataan mutu pendidikan wilayah pinggiran menjadi salah satu hal yang paling penting, karena wilayah sasaran pelaksanaan program ini cukup luas sehingga pelaksanaannya memerlukan perhatian dan kompetensi khusus pada tim yang akan dibentuk.

Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Angkatan XII Tahun 2020 LAN RI Samarinda – Kalimantan Timur

37 Gambar 10. Pembahasan Draft Peraturan Bupati Tentang Percepatan

Pemerataan Mutu Pendidikan di Wilayah Pinggiran

Selain itu dalam mengklasifikasikan sasaran program, perlu juga dilakukan pemetaan sehingga program bisa dilaksanakan secara bertahap dan tertib sesuai dengan perencanaan.Untuk penerapan pembelajaran berbasis komputerisasi, maka perlu bantuan dari pemerintah daerah dan sponsor untuk meningkatkan sarana prasarana sekolah (perangkat komputer) serta pendanaan bagi pelatihan-pelatihan yang ditujukan untuk meningkatkan SDM tenaga pendidikan dan kependidikan di wilayah tersebut.

Selesainya penyusunan draft Perbup ini selanjutnya akan disempurnakan kembali sebelum diajukan untuk pengesahannya oleh Bupati Berau melalui Kepala Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kabupaten Berau.

(bukti fisik kegiatan pada Lampiran 3)

Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Angkatan XII Tahun 2020 LAN RI Samarinda – Kalimantan Timur

38 4. Mengkonsultasikan Draft Peraturan Bupati Pada Bagian Hukum

Sekretariat Daerah

Setelah draft Peraturan Bupati tersusun, selanjutnya project leader dan tim internal terkait mengkonsultasikannya kepada Kepala Bagian Hukum dan Perundangan Sekretariat Daerah Kabupaten Berau pada hari 31 Agustus 2020. Pada kesempatan tersebut project leader memohon masukan untuk penyempurnaan draft Peraturan Bupati tersebut.

Gambar 11. Mengkonsultasikan Draft Peraturan Bupati Pada Kepala Bagian Hukum dan Perundangan Sekretariat Daerah Kabupaten Berau Kepala Bagian Hukum hanya mengoreksi redaksi dari draft Peraturan Bupati tersebut agar tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan di atasnya serta memperbaiki tata penulisan agar sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Dengan masukan dari Kepala Bagian Hukum tersebut, project leader memerintahkan kepada anggota tim terkait untuk melakukan revisi dan perbaikan sesuai dengan arahan sebelum dilakukan pembahasan lanjutan.

(bukti fisik kegiatan pada Lampiran 4)

Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Angkatan XII Tahun 2020 LAN RI Samarinda – Kalimantan Timur

39 5. Melakukan Revisi dan Pengajuan Pengesahan Kepada Bupati Berau

Pada hari Selasa 29 September 2020 project leader kembali mengundang stakeholder eksternal terkait untuk melakukan pembahasan lanjutan yang dilaksanakan di Ruang Rapat Semama Kantor Bupati Berau.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Bagian Hukum dan Perundangan Sekretariat Daerah Kabupaten Berau selaku pimpinan rapat menjelaskan isi dan maksud dari draft Peraturan Bupati yang sudah dilakukan harmonisasi oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.

Gambar 12. Pembahasan draft Peraturan Bupati Sebelum Pengajuan Untuk Pengesahan

Pada kesempatan tersebut ada masukan dari beberapa stakeholder diantaranya tentang usulan perbaikan pasal-pasal terutama di pasal mengenai Pengendalian dan Pengawasan terhadap pelaksaan kegiatan implementasi ini terutama yang berkaitan dengan pengawasan mutu pendidikan.

Peraturan Bupati yang sudah final terdiri atas 10 (sepuluh) Bab dan 11 (sebelas) pasal, dengan kerangka sebagai berikut.

BAB I KETENTUAN UMUM BAB II MAKSUD DAN TUJUAN BAB III RUANG LINGKUP

BAB IV PEMBENTUKAN TIM PERCEPATAN PEMERATAAN MUTU PENDIDIKAN DASAR WILAYAH PINGGIRAN

Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Angkatan XII Tahun 2020 LAN RI Samarinda – Kalimantan Timur

40 BAB V PEMETAAN MUTU PENDIDIKAN SATUAN PENDIDIKAN

BAB VI PENDIDIKAN, PELATIHAN DAN PEMBINAAN

BAB VII PEMENUHAN SARANA DAN PRASARANA SEKOLAH BAB VIII PENDANAAN

BAB IX PENGENDALIAN DAN PENGAWASAN BAB X KETENTUAN PENUTUP

Ruang lingkup yang ditetapkan dalam Peraturan Bupati ini antara lain sebagai berikut.

a. pembentukan Tim percepatan pemerataan mutu pendidikan wilayah pinggiran

f. pengendalian dan pengawasan.

Sedangkan tugas yang dibebankan pada Tim Percepatan yang nantinya akan dibentuk antara lain sebagai berikut.

a. Merumuskan kebijakan yang akan diterapkan dalam rangka pemerataan mutu pendidikan wilayah pinggiran dalam wilayah pesisir pantai dan pedalaman;

b. melakukan pemetaan mutu, satuan Pendidikan dasar wilayah pinggiran;

c. melaksanakan Pendidikan, pelatihan dan pembinaan

d. berupaya melengkapi sarana dan prasarana pendidikan bersama kepala satuan pendidikan dasar;

e. berupaya memenuhi kebutuhan pembiayaan bersama kepala satuan Pendidikan;

Gambar 13. Draft Peraturan Bupati

Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Angkatan XII Tahun 2020 LAN RI Samarinda – Kalimantan Timur

41 f. melaporkan kepada Bupati atas pelaksanaan tugasnya.

Dengan nanti disyahkannya draft Peraturan Bupati ini, maka pelaksanaan percepatan pemerataan mutu pendidikan di wilayah pinggiran akan memiliki legalitas dan dapat dipertanggung jawabkan.

(bukti fisik kegiatan pada Lampiran 5)

6. Mensosialisasikan Rencana Penerapan Pembelajaran Berbasis Komputerisasi Pada Lembaga/Sekolah Yang Ditetapkan

Untuk memperkenalkan konsep pembelajaran berbasis komputerisasi, project leader dan tim mengadakan sosialisasi Kamis 10 September 2020 bertempat di Ruang Rapat Lantai II Dinas Pendidikan Kabupaten Berau. Acara yang dihadiri oleh stakeholder eksternal yaitu perwakilan dari sekolah-sekolah di wilayah pinggiran tersebut dimaksudkan untuk memberikan pemahaman terkait dengan rencana pelaksanaan program pemerataan mutu pendidikan pada sekolah-sekolah khususnya yang berada di wilayah pinggiran melaluinpenerapan pembelajaran berbasis komputerisasi.

Gambar 14. Rencana Penerapan Pembelajaran Berbasis Komputerisasi

Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Angkatan XII Tahun 2020 LAN RI Samarinda – Kalimantan Timur

42 Perwakilan sekolah (guru-guru) yang hadir dalam kegiatan sosialisasi tersebut menyatakan dukungannya terhadap program percepatan pemerataan pendidikan ini, selain untuk meningkatkan kualitas kelulusan (peserta didik) juga akan mengembangkan SDM tenaga pendidikan dan kependidikan dalam penguasaan teknologi informasi.

Gambar 15. Dukungan Peserta Sosialisasi Dari Perwakilan Lembaga/Sekolah Pada Wilayah Peinggiran di Kabupaten Berau

Penguasaan teknologi informasi khususnya komputerisasi ini sangat dibutuhkan di masa depan yang mulai dipenuhi dengan kecanggihan teknologi. SDM pendidik maupun peserta didik diharapkan dapat mengikuti dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.

Untuk itu peserta sosialisasi yang hadir memberikan saran agar Dinas Pendidikan selain memperkenalkan metode komputerisasi, juga mengharapkan agar dengan stakeholder terkait Dinas Pendidikan dapat memberikan pelatihan-pelatihan (kursus) serta bantuan dalam hal sarana dan prasarana teknologi.

Project leader sangat mengapresiasi dukungan dari peserta sosialisasi yang hadir dan memberikan penjelasan bahwa program ini adalah proyek jangka panjang yang didukung penuh oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Berau sehingga pelaksanaannya akan dilakukan secara bertahap dengan pengawasan yang intensif dan berkelanjutan. Untuk itu project leader memberikan saran kepada perwakilan sekolah yang hadir

Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Angkatan XII Tahun 2020 LAN RI Samarinda – Kalimantan Timur

43 agar mempersiapkan SDM tenaga pendidik pada lembaga untuk mengikuti pelatihan yang akan diadakan dalam beberapa hari ke depan.

(bukti fisik kegiatan pada Lampiran 6)

7. Mengadakan Rapat Koordinasi Dengan Stakeholder Eksternal Pembahasan Rencana Penerapan Pembelajaran Berbasis Komputerisasi

Dalam rangka persiapan pelaksanaan pembelajaran berbasis komputerisasi, maka pada hari Rabu 23 September 2020 project leader mengundang stakeholder terkait untuk mengadakan rapat koordinasi yang dilaksanakan di Ruang Rapat Lt. II Dinas Pendidikan Kabupaten Berau.

Hadir dalam rapat koordinasi tersebut stakeholder eksternal diantaranya Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pembangunan Kabupaten Berau serta Manajer Rayon PT PLN (Persero) UP3 Berau.

Untuk jangka pendek ini, project leader menjelaskan bahwa penerapan pembelajaran berbasis komputerisasi akan dilaksanakan sebatas pengenalan kepada tenaga pendidikan serta peserta didik tata cara pembelajaran dengan mengguna media komputer untuk meningkatkan semangat belajar mengajar.

Namun di jangka menengah dan jangka panjang, diharapkan terjalin kerjasama antara stakeholder untuk memenuhi kebutuhan jaringan terutama dari Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Berau dalam pembangungan sarana dan prasarana penunjang jaringan (BTS Tower) yang didukung oleh Bappelitbang Kabupaten Berau dalam penyusunan anggaran yang disesuaikan dengan kemampuan daerah.

Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Angkatan XII Tahun 2020 LAN RI Samarinda – Kalimantan Timur

44 Gambar 16. Rapat Koordinasi Rencana Penerapan Pembelajaran Berbasis

Komputerisasi Dengan Melibatkan Stakeholder Eksternal

Dengan adanya rapat koordinasi ini diharapkan antar stakeholder dapat saling bekerja sama dalam menunjang percepatan pemerataan pendidikan di Kabupaten Berau melalui penerapan pembelajaran berbasis komputerisasi.

(bukti fisik kegiatan pada Lampiran 7)

Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Angkatan XII Tahun 2020 LAN RI Samarinda – Kalimantan Timur

45 8. Melakukan Pengadaan Sarana Prasarana Penunjang Pembelajaran

Berbasis Komputerisasi Untuk Pelatihan dan Simulasi

Sarana dan prasarana yang akan diperbantukan pada lembaga /sekolah yang dijadikan sebagai target awal (pioneer) penerapan pembelajaran berbasis komputerisasi berupa perangkat komputer (laptop) dengan spesifikasi sebagai

berikut.

 Chassis base on product: HP 348 G4,

 Processor: Intel Core i3-7020U (3M Cache, 2.30 GHz),

 VGA; HDMI; headphone/microphone combo jack;

 Display: 14 inch HD (1366×768),

 System Operasi: Windows 10 Professional 64bit (Hanya Untuk Pendidikan),

 Dimesi: 34.54 x 24.15 x 2.39 cm, Berat: 2 kg,

 Garansi: 3 Tahun Part & Service – HP Indonesia

Pengadaan dilakukan menyesuaikan anggaran yang tersedia pada Dinas Pendidikan Kabupaten Berau dalam program pengembangan pendidikan di wilayah pinggiran.

Gambar 17. Perangkat Komputer (Laptop)

Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Angkatan XII Tahun 2020 LAN RI Samarinda – Kalimantan Timur

46 Gambar 18. Pengadaan Perangkat Komputer Untuk Kebutuhan Pelatihan dan

Simulasi

Dengan tersedianya perangka elektronik (komputer/laptop) tersebut, maka bisa didistribusikan pada sekolah-sekolah target untuk pelaksanaan pelatihan dan simulasi pembelajaran.

(bukti fisik kegiatan pada Lampiran 8)

9. Memberikan Pelatihan Singkat Terhadap Tenaga Pendidik, Tenaga Teknis Penggunaan Media Pembelajaran Berbasis Komputerisasi

Kegiatan pelatihan penggunaan media pembelajaran berbasis komputerisasi dilaksanakan pada hari Rabu sampai dengan Sabtu tanggal 7 – 10 Oktober 2020 bertempat di SMP Negeri 01 Tanjung Redeb Kabupaten Berau. Peserta pelatihan terdiri atas Kepala Sekolah dan Guru dari SD dan SMP yang berada di wilayah pinggiran sebagaimana rincian dalam Tabel berikut.

Tabel 14. Peserta Pelatihan Pembalajaran Berbasis Komputerisasi No Nama Sekolah Jenjang Kecamatan Kepala

Sekolah Guru

1 SMPN 1 Kelay SMP Kelay 1 2

2 SMPN 2 Kelay SMP Kelay 1 2

3 SDN 001 Merabu SD Kelay 1 2

4 SDN 001 Long Beliu SD Kelay 1 2

Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Angkatan XII Tahun 2020 LAN RI Samarinda – Kalimantan Timur

47

5 SMPN 1 Segah SMP Segah 1 2

6 SMPN 2 Segah SMP Segah 1 2

7 SDN 001 Gunung Sari SD Segah 1 2

8 SMPN 1 Pulau Derawan SMP Pulau Derawan 1 2

9 SMPN 1 Maratua SMP Maratua 1 2

10 SDN 001 Tanjung Batu SD Pulau Derawan 1 2

11 SDN 001 Talisayan SD Talisayan 1 2

12 SMPN 1 Talisayan SMP Talisayan 1 2

13 SDN 001 Baliukup SD Batu Putih 1 2

14 SDN 001 Biduk-biduk SD Biduk-biduk 1 2

15 SMPN 1 Biduk-biduk SMP Biduk-biduk 1 2

16 SMPN Biatan SMP Biatan 1 2

Project leader mendatangkan Instruktur /Narasumber dari eksternal untuk memberikan materi pelatihan dengan struktur program pelatihan sebagaimana dijelaskan dalam Tabel berikut.

Tabel 15. Struktur Program Pelatihan

No Uraian JP

1 Kebijakan pembelajaran berbasis komputerisasi 2

2 Orientasi teknis pembelajaran 2

3 Pengenalan sistem operasi 2

4 Optimalisasi sistem operasi 4

5 Pengenalan sistem aplikasi pengolah kata 2 6 Penerapan aplikasi pengolah kata dalam pembelajaran 4 7 Pengenalan sistem aplikasi pengolah angka 2 8 Penerapan aplikasi pengolah kata dalam pembelajaran 4

Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Angkatan XII Tahun 2020 LAN RI Samarinda – Kalimantan Timur

48 9 Pengenalan aplikasi presentasi dalam pembelajaran 2 10 Penerapan aplikasi presentasi dalam pembelajaran 4 11 Pemanfaatan media video dalam pembelajaran 2

12 Pemanfaatan media penyimpanan awan 2

Jumlah 32

Ket:

JP = Jam Pelajaran

Setiap peserta pelatihan diberikan sertifikat sebagai penghargaan partisipasinya dalam mendukung kegiatan proyek perubahan ini.

Gambar 19. Pelatihan Penggunaan Media Pembelajaran Berbasis Komputerisasi

Dengan selesainya pelatihan ini, selanjutnya project leader dan tim mempersiapkan untuk kegiatan simulasi pembelajaran yang diadakan pada sekolah-sekolah yang dijadikan target.

(bukti fisik kegiatan pada Lampiran 9)

Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Angkatan XII Tahun 2020 LAN RI Samarinda – Kalimantan Timur

49 10. Melakukan Simulasi Pembelajaran Berbasis Komputerisasi

Simulasi dilakukan dengan dukungan dari tenaga pendidik (guru) yang telah mengikuti pelatihan sebelumnya. Kegiatan simulasi ini diadakan di 8 (delapan) sekolah pada tanggal 12 sampai dengan 22 Oktober 2020.

Sekolah yang diadakan kegiatan simulasi pembelajaran berbasis kompetensi antara lain :SMPN 1 Kelay, SMPN 2 Kelay, SDN 001 Merabu, SDN 001 Long Beliu, SMPN 1 Segah, SDN 001 Gunung Sari dan SMPN 1 Pulau Derawan.

Dalam kegiatan simulasi pembelajaran berbasis kompetensi ini, tim telah menyusun instrumen observasi kelas untuk penilaian sebagaimana dijelaskan dalam Tabel berikut.

Tabel 16. Instrumen Observasi Kelas

No Uraian Kegiatan Kriteria Nilai

1 2 3 4 A. PENDAHULUAN

1 Guru memberi persepsi dan motivas

2 Guru memberitahu kompetensi yang akan dicapai (tujuan pembelajaran)

B. KEGIATAN INTI

1 Guru tampak menguasai materi pembelajaran (materi pembelajaran disampaikan dengan jelas) 2 Guru mengelola kelas dengan baik

3 Metode /pendekatan variatif

4 Guru menggunakan alat bantu/media pembelajaran (alat peraga, peta, OHP, kaset & tape recorder, komputer dan LCD, CD interaktif, dsb)

5 Guru berperan sebagai fasilitator dalam membantu mengatasi kesulitas peserta didik

Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Angkatan XII Tahun 2020 LAN RI Samarinda – Kalimantan Timur

50 6 Guru menggunakan teknik bertanya dengan bahasa

yang baik dan benar

7 Guru mendorong peserta didik untuk memanfaatkan teknologi informasi (komputer, internet)

8 Peserta didik berpartisipasi secara aktif dalam pembelajaran

9 Pada kegiatan pembalajaran tampak proses eksplorasi, elaborasi dan konfirmasi

10 Peserta didik tampak ceria dan antusias dalam belajar

11 Ada penilaian untuk mengetahui pencapaian kompetensi (ketercapaian tujuan pembelajaran) 12 Pelaksanaan pembelajaran sesuai RPP

13 Pembelajaran diselesaikan tepat waktu C. PENUTUP

1 Guru membimbing peserta didik membuat rangkuman hasil pembelajaran

2 Pemberian tugas untuk pertemuan berikutnya

Tabel tersebut merupakan instrumen yang digunakan untuk menilai tingkat keberhasilan dan keefektifan pelaksanaan simulasi.Adapun materi kegiatan sudah dibahas dan diberikan kepada masing-masing tenaga pendidik (guru) di saat pelatihan.

Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Angkatan XII Tahun 2020 LAN RI Samarinda – Kalimantan Timur

51 Gambar 20. Simulasi Pembelajaran Berbasis Komputerisasi – 1

Gambar 21. Simulasi Pembelajaran Berbasis Komputerisasi – 2

Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Angkatan XII Tahun 2020 LAN RI Samarinda – Kalimantan Timur

52 Gambar 22. Simulasi Pembelajaran Berbasis Komputerisasi – 3

Dengan selesainya simulasi pembelajaran berbasis komputerisasi, maka project leader dapat melihat gambaran (sampel) jika kegiatan ini dilaksanakan pada seluruh wilayah pinggiran di Kabupaten Berau.Untuk itu perlu dilakukan evaluasi untuk melihat penilaian dan efektifitas kegiatan pembelajaran berbasis komputerisasi di wilayah pinggiran tersebut.

(bukti fisik kegiatan pada Lampiran 10)

11. Melakukan Evaluasi Dari Simulasi Pembelajaran Berbasis Komputerisasi Yang Sudah Dilaksanakan

Evaluasi dilakukan melalui penilaian terhadap hasil simulasi pada sekolah yang ada di wilayah pinggiran. Rapat koordinasi evaluasi kegiatan

Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Angkatan XII Tahun 2020 LAN RI Samarinda – Kalimantan Timur

53 ini dilaksanakan pada hari 23 Oktober 2020 bertempat di Ruang Rapat Lt. II Dinas Pendidikan Kabupaten Berau.

Dari hasil penilaian, didapatkan bahwa efektifitas pembelajaran berbasis komputerisasi menghasilkan hasil positif secara signifikan.Antusiasme peserta didik sangat tinggi dalam memperhatikan dan memahami materi pembelajaran yang diberikan.Selain itu, tenaga pendidik (guru) dalam memberikan materi juga lebih mudah.

Evaluasi juga menjelaskan tentang bentuk dukungan stakeholder terhadap proyek perubahan ini.Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Berau bersedia membantu Dinas Pendidikan dalam merealisasikan media pembelajaran berbasis elektronik.Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Berau menyanggupi dalam mendukung perencanaan pembiayaan /anggaran dan mengusulkannya pada APBD di tahun mendatang.

Selain itu, Kepala Cabang Perusahaan Listrik Negara (PLN) Tanjung Redeb juga bersedia untuk mendukung pemerataan pendidikan di wilayah pinggiran melalui pembelajaran berbasis komputerisasi dengan memasukkan rencana pembangunan tower-tower listrik dan jaringan.

Secara umum kesimpulan dari evaluasi ini adalah keberhasilan pelaksanaan tahapan jangka pendek proyek perubahan, serta bisa dilanjutkan pada tahapan berikutnya.Terutama jika Peraturan Bupati yang mengatur tentang percepatan pemerataan mutu pendidikan Wilayah Pinggiran sudah diterbitkan, maka bisa segera diterapkan secara merata pada titik-titik target yang telah ditetapkan secara bertahap.

B. IMPLEMENTASI STRATEGI MARKETING

Strategi Marketing yang diterapkan selama pelaksanaan tahapan jangka pendek proyek perubahan, meliputi beberapa tahapan sebagai berikut.

Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Angkatan XII Tahun 2020 LAN RI Samarinda – Kalimantan Timur

54 1. Perubahan Kedudukan dan Peran Stakeholder

Perubahan yang terjadi terhadap kedudukan dan peran stakeholder selama pelaksanaan tahapan jangka pendek proyek perubahan, antara lain dijelaskan dalam Tabel berikut.

Tabel 17. Perubahan Kedudukan Stakeholder

Stakeholder Nama Stakeholder

Stakeholder

Primer Stakeholders yang langsung dipengaruhi oleh program yang dijalankan oleh organisasi publik tertentu. Pengaruh disini dapat bersifat positif maupun negatif.

Sekretaris Dinas Pendidikan

Kepala Bidang P2TK

Kebid Pembinaan PAUD, Dikmas, serta Bahasa dan Sasra

Kepala Bidang Pembinaan SD

Kepala Bidang Pembinaan SMP

Kepala Sub Bagian / Kepala Seksi Stakeholder

Sekunder Stakeholders yang tidak langsung dipengaruhi oleh program yang dijalankan oleh organisasi publik tertentu. Pengaruh disini dapat bersifat positif maupun negatif

Kepala Sekolah

Guru

Pengawas Sekolah

Peserta Didik Stakeholder

Utama Stakeholders yang memiliki pengaruh/kewengan legal dalam hal pengambilan keputusan terhadap program yang dijalankan oleh organisasi publik tersebut

Bupati Berau

Perubahan kedudukan stakeholder terjadi pada Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Berau dan Kepala Cabang PLN (Persero) Tanjung Redeb yang berubah kedudukan dari stakeholder sekunder menjadi stakeholder utama.Hal ini dikarenakan pentingnya menjalin kerjasama

Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Angkatan XII Tahun 2020 LAN RI Samarinda – Kalimantan Timur

55 sedini mungkin dengan kedua stakeholder tersebut untuk kepentingan jangka panjang pelaksanaan program pemerataan mutu pendidikan di Kabupaten Tambrauw khususnya di wilayah pinggiran.

Dampak yang terjadi dari perubahan kedudukan tersebut juga terjadi pada tingkat pengaruh dan kepentingannya, sebagaimana pada Gambar berikut.

Gambar 23.Perubahan Pengaruh dan Kepentingan Stakeholder Pengaruh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Berau, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Berau serta Kepala Cabang PLN (Persero) Tanjung Redeb yang cukup tinggi dalam pelaksanaan proyek perubahan di jangka panjang, menjadikannya termasuk dalam jenis LATENS yang sebelumnya ada di DEFENDERS.

Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Angkatan XII Tahun 2020 LAN RI Samarinda – Kalimantan Timur

56 2. Dukungan Stakeholder

Selama pelaksanaan tahapan jangka pendek proyek perubahan, dukungan stakholder dituangkan dalam bentuk penandatanganan komitmen dan dokumentasi, sebagaimana gambar-gambar berikut.

Gambar 24. Dukungan PJs. Bupati Berau Bapak Drs. Ramadhan

Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Angkatan XII Tahun 2020 LAN RI Samarinda – Kalimantan Timur

57 Gambar 25. Dukungan Sekretaris Daerah Kabupaten Berau Bapak Ir.

M. Gazali, S.IP, MM. Selaku Mentor

Gambar 26. Dukungan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Berau

Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Angkatan XII Tahun 2020 LAN RI Samarinda – Kalimantan Timur

58 Gambar 27. Dukungan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika

Kabupaten Berau

Gambar 28. Dukungan Kepala Cabang PT Perusahaan Listrik Negara (PLN-PERSERO) Tanjung Redeb Kabupaten Berau

Dukungan dari stakeholder utama ini merupakan wujud kesuksesan project leader menerapkan Strategi Marketing serta sebagai awal

Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Angkatan XII Tahun 2020 LAN RI Samarinda – Kalimantan Timur

59 terjalinnya kerjasama dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan secara merata di Kabupaten Berau Provinsi Kalimantan Timur.

C. PEMBERDAYAAN ORGANISASI PEMBELAJARAN

Untuk menggambarkan upaya dan hasil yang telah dilakukan oleh project leader dalam mengembangkan pembelajaran organisasi guna memberdayakan stakeholder internal dan eksternal, dapat dilakukan melalui penggunaan tool strategi pemberdayaan organisasi pembelajaran dari Ikujiro Nonaka dalam buknya The Knowledge – Creating Company. Ikujiro Nonaka membuat formulasi yang terkenal dengan sebutan “S E C I” atau Knowledge Spiral, yang kalau digambarkan berbentuk spiral, proses itu disebut dengan Socialization–Externalization–Combination–Internalization.

Gambar 29.Analisis Knowledge Spiral

Pemberdayaan organisasi pembelajar pada proyek perubahan ini, antara lain dijelaskan sebagai berikut :

Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Angkatan XII Tahun 2020 LAN RI Samarinda – Kalimantan Timur

60 1. Socialization

Project leader bersama tim secara kontinyu melakukan sosialisasi tentang kebijakan dan program pemerataan pendidikan melalui pembelajaran berbasis komputerisasi.

2. Externalization

Project leader dan tim melakukan pengawasan dan pengendalian secara intensif terhadap proses pembelajaran berbasis komputerisasi, baik itu melalui penyusunan standar kurikulum pembelajaran maupun bantuan sarana dan prasarana elektronik (jaringan, komputer, dll).

3. Combination

Bekerjasama dengan stakeholder terkait dalam pengembangan program pembelajaran berbasis komputerisasi baik secara online maupun offline.

4. Internalization

Memperkuat kompetensi dan kinerja aparatur /petugas yang bertanggung jawab terhadap jalannya pembelajaran berbasis komputerisasi baik melalui pelatihan-pelatihan maupun pemberian /pembagian pedoman pembelajaran.

Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Angkatan XII Tahun 2020 LAN RI Samarinda – Kalimantan Timur

61

BAB IV PENUTUP

A. KESIMPULAN

Beberapa hal yang dapat disimpulkan dari laporan implementasi tahapan jangka pendek proyek perubahan ini antara lain sebagai berikut.

1. Proyek perubahan ini berangkat dari upaya Pemerintah Kabupaten Berau dalam meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Berau secara merata, baik itu dari segi kualitas pembelajaran maupun kualitas lulusan yang dihasilkan. Untuk itu Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Berau selaku project leader melakukan terobosan /inovasi untuk meningkatkan kualitas pendidikan di wilayah pinggiran melalui penerapan pembelajaran berbasis komputerisasi.

2. Target dalam tahapan jangka pendek proyek perubahan sesuai dengan milestone yang telah ditetapkan adalah tersusunnya draft regulasi (Peraturan Bupati) yang mengatur tentang percepatan pemerataan

2. Target dalam tahapan jangka pendek proyek perubahan sesuai dengan milestone yang telah ditetapkan adalah tersusunnya draft regulasi (Peraturan Bupati) yang mengatur tentang percepatan pemerataan

Dalam dokumen SEMINAR PROYEK PERUBAHAN (Halaman 47-0)

Dokumen terkait