• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III

METODE PENELITIAN

Hal-hal yang berhubungan dengan metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah: (1) tempat penelitian, (2) metode penelitian, (3) sumber data, (4) teknik pengumpulan data, (5) validitas data, (6) teknik analisis data.

A. Tempat Penelitian

Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 2 Selogiri Wonogiri. Sekolah ini dipilih sebagai tempat penelitian dengan alasan: (1) di SMP Negeri 2 Selogiri Wonogiri banyak siswa yang memiliki kebiasaan merokok disekolah, (2) Warga sekitar sekolah menilai banyak siswa berperilaku merokok yang dilakukan di sekitar sekolah.

B. Metode Penelitian

Masalah yang diajukan dalam penelitian ini menekankan pada usaha pengumpulan informasi secara kualitatif tentang siswa yang mempunyai kebiasaan merokok pada kelas VIII di SMP Negeri 2 Selogiri Wonogiri. Penelitian ini termasuk dalam penelitian kualitatif, karena data yang terkumpul berupa bukti-bukti atau penjelasan-penjelasan.

Pendekatan yang di pakai dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif yaitu bertujuan untuk mendapatkan gambaran dari fakta yang nyata di lapangan tentang gejala merokok, sebab-sebab melakukan merokok di sekolah

commit to user

21

dan akibat melakukan merokok disekolah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus. Penelitian studi kasus merupakan penelitian yang mendalam dan mendetail tentang segala sesuatu yang berhubungan dengan subjek penelitian. Melalui penelitian studi kasus di harapkan akan dapat di ketahui mengenai karakteristik siswa yang melakukan pelanggaran berperilaku merokok di SMP Negeri 2 Selogiri Wonogiri, selain itu penelitian studi kasus ini adalah untuk dapat mengetahui faktor-faktor penyebab perilaku merokok di sekolah, serta akibat pelanggaran perilaku merokok di SMP Negeri 2 Selogiri Wonogiri.

C. Sumber Data

Sumber data utama dalam penelitian ini adalah subjek penelitian kedua siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Selogiri yang dapat memberikan informasi. Sumber data primer dalam penelitian ini adalah siswa yang menjadi subjek penelitian yaitu Deri dan Anton yang melakukan pelanggaran tata tertib yaitu perilaku merokok di sekolah.

Sumber data sekunder adalah teman-teman dekat subjek penelitian, wali kelas, guru BK dan orang tua subjek. Sumber data sekunder di gunakan karena guru merupakan orang yang mengetahui segala perilaku subjek selama mengikuti pelajaran dalam kelas, teman dekat subjek merupakan sumber data untuk mengetahui keadaan subjek saat berada di luar kelas dan orang tua adalah sumber data yang dapat memberikan informasi tentang perilaku subjek di rumah.

commit to user

22

D. Teknik Pengumpulan Data

1. Observasi

Maman Rahman (1993: 71) observasi adalah mengamati klien secara sistematik terhadap gejala yang tampak disaat berlangsungnya peristiwa sehingga observasi berada bersama objek yang diteliti. Observasi dilakukan dengan pencatatan data yang di temukan di lapangan. Penggunaan teknik observasi dalam penelitian ini di maksudkan untuk mengetahui perilaku merokok di sekolah dengan cara di buat pedoman observasi. Observasi di lakukan untuk mengamati perilaku subjek di tempat yang biasa merokok. Penelitian ini untuk mengetahui secara langsung mengenai perilaku siswa yang melanggar tata tertib merokok di lingkungan sekolah. Observasi dibantu oleh guru dan guru BK.

2. Wawancara/Interview

Marjuki (1982: 163) interview adalah cara pengumpulan data dengan cara tanya jawab yang dikerjakan dengan sistematika dan berlandaskan pada tujuan penelitian. Penelitian ini menggunakan teknik wawancara langsung karena peneliti ingin mendapatkan data yang akurat dan objektif, Tujuan penggunaan teknik wawancara adalah untuk memperoleh data tentang perilaku dua siswa merokok di sekolah berdasarkan pedoman wawancara yang di gunakan. Teknik wawancara dilakukan di luar jam pelajaran, yaitu pada saat istirahat atau setelah usai sekolah. Wawancara dilakukan pada subjek penelitian, ketua kelas, wali kelas, guru BK dan orang tua.

commit to user

23

E. Validitas Data

Validitas data berguna untuk menetapkan keabsahan data yang diperlukan dalam teknik pemeriksaan data didasarkan atas sejumlah kriteria tertentu. Validitas data diperoleh dalam penelitian ini dengan menggunakan teknik trianggulasi. Trianggulasi merupakan teknik pemeriksaan keabsahan data menggunakan sumber atau teknik untuk mengecek keakuratan data yang diperoleh.

Penelitian ini menggunakan teknik Trianggulasi Sumber dan Trianggulasi Metode. Trianggulasi Sumber yaitu dengan membandingkan dan mengecek derajat kepercayaan suatu informasi yang diperoleh melalui sumber yang berbeda yaitu ketua kelas, guru BK, wali kelas dan orang tua subjek penelitian. Trianggulasi Metode yaitu penelitian yang dilakukan dengan metode yang berbeda guna memperoleh data yang sama dari satu subjek, apabila data yang diperoleh antara hasil wawancara dengan hasil observasi, maka data yang diperoleh dinyatakan valid.

F. Analisis Data

Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis deskriptif fenomenologis yaitu memberi gambaran tentang pelanggaran tata tertib disekolah yaitu kebiasaan merokok berdasarkan temuan-temuan dilapangan. Penelitian dengan pendekatan fenomenologis dilakukan dengan cara mendapatkan informasi perilaku merokok yang diperoleh dari observasi, wawancara dan sumber data dari ketua kelas, wali kelas, guru BK dan orang tua berdasarkan temuan dilapangan. Analisis deskriptif fenomenologis terdiri tiga

commit to user

24

jalur kegiatan, yaitu mereduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan atau verifikasi.

1. Reduksi Data

Reduksi data sebagai proses penelitian, pemusatan perhatian pada penyederhanaan, pengabstrakan, transformasi data dasar yang muncul dari catatan-catatan tertulis di lapangan. Reduksi data merupakan suatu bentuk analisis yang menajamkan, menggolongkan, mengarahkan, membuang yang tidak perlu dan mengorganisasikannya, sehingga data siap disajikan sehingga dapat ditarik kesimpulan finalnya dan selanjutnya diverifikasi.

2. Penyajian data

Setelah data yang terkumpul direduksi yakni dipilih yang dipentingkan, dibuang yang tidak diperlukan dan digolongkan sesuai dengan kebutuhan selanjutnya data disajikan dalam bentuk sekumpulan informasi dari berbagai sumber dan metode. Data yang tersusun dimungkinkan untuk di analisis dan ditarik kesimpulan sebagai langkah verifikasi.

3.Penarikan kesimpulan atau verifikasi

Di dalam menarik kesimpulan harus juga diverifikasi makna-makna yang muncul dari data yang di uji kebenarannya, kekokohannya dan kecocokannya agar dapat diperoleh data yang valid.

commit to user

Dokumen terkait