• Tidak ada hasil yang ditemukan

Lokasi dan Waktu Penelitian

Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April–Mei 2016 di DesaBatu Mbilin dan Desa Sembahe Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Lokasi penelitian dapat dilihat pada Gambar 1.

Gambar 1.Peta Lokasi Penelitian Di Desa Batu Mbilin dan Sembahe Kecamatan Sibolangit.

Profil Desa Pemanfaatan Hasil Hutan dari Praktek Agroforestri

a. Desa Batu Mbilin

Desa Batu Mbilin kecamatan Sibolangit Kabupaten Deli Serdang bisa dicapai dengan menggunakan mobil maupun kendraan bermotor selama ± 1 jam dengan jarak tempuh ke Kecamatan yakni 19 km, jarak tempuh desa ke Kabupaten 74 km ± 2.5 jam. Desa Batu Mbilin terdiri dari tiga Dusun yaitu dusun

14

I, Dusun II dan Dusun III. Desa Batu Mbilin berada di Kecamatan Sibolangit Kabupaten Deli Serdang, deangan luas 4,25 km2. Batas-batas Desa Batu Mbilin terdiri dari :

Sebelah Utara : Desa Sayum Sabah/Kecamatan Sibolangit Sebelah Selatan : Desa Sembahe/Kecamatan Sibolangit Sebelah Timur : Desa Sala Bulan/Kecamatan Sibolangit Sebelah Barat : Desa Kuala/Kecamatan Sibolangit (BPSKab. Deli Serdang, 2015).

Jumlah penduduk Desa Batu Mbilin 703 jiwa (laki-laki 352 jiwa dan perempuan 351 jiwa), dengan jumlah Kepala Keluarga 196 KK. Sarana dan prsarana yang terdapat di desa Batu Mbilin seperti: jalan sebagai penghubung, rumah ibadah dan kantor kepala desa. Desa Batu Mbilin belum memiliki sarana telepon,tetapi pada umumnya Desa Batu Mbilin sudah memiliki dan menggunakan telepon genggam (BPS Kab. Deli Serdang, 2015).

b. Desa Sembahe

Desa Sembahe kecamatan Sibolangit Kabupaten Deli Serdang merupakan kawasan yang berbatasan dengan Taman Wisata Alam Sibolangit. Untuk mencapai ke Desa tersebut bisa dicapai dengan menggunakan mobil maupun kenderaan bermotor selama ± 45 menit dengan jarak tempuh ke Kecamatan yakni 4 km, jarak tempuh desa ke Kabupaten 72 km ± 1,5 jam. Desa Semabahe terdiri dari tiga Dusun yaitu dusun I, Dusun II, Dusun III, Dusun IV dan Dusun V. Desa Sembahe berada di Kecamatan Sibolangit Kabupaten Deli Serdang, dengan luas 2,80 km2. Batas-batas Desa Sembahe terdiri dari :

15

Sebelah Utara : Desa Bingkawan/Kecamatan Sibolangit Sebelah Selatan : Desa Sibolangit/Kecamatan Sibolangit Sebelah Timur : Desa Batu Mbilin/Kecamatan Sibolangit Sebelah Barat : Desa Buah Nabar/Kecamatan Sibolangit (BPSKab. Deli Serdang, 2015).

Jumlah penduduk Desa Sembahe 1.520 jiwa (laki-laki 742 jiwa dan perempuan 748 jiwa), dengan jumlah Kepala Keluarga 380 KK. Sarana dan prasarana yang terdapat di desa Semabahe seperti: jalan sebagai penghubung, rumah ibadah dan kantor kepala desa. Desa Sembahe belum memiliki sarana telepon,tetapi pada umumnya Desa Semabahe sudah memiliki dan menggunakan telepon genggam (Handphone/ponsel) (BPSKab. Deli Serdang, 2015).

Alat dan Bahan

Alat yang digunakan dalam penelitian ini adalah alat tulis untuk menulis, kamera digital untuk dokumentasi, perangkat komputer untuk mengolah data.

Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuisioner untuk wawancara serta dokumen lain yang berhubungan dengan lokasi dan kegiatan penelitian, seperti peta wilayah, laporan-laporan hasil penelitian terdahulu.

Metode Penelitian

Metode Pengumpulan Data

Data yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Data primer yang dikumpulkan antara lain adalah jenis-jenis hasil hutan pada praktek agroforestri, data sosial ekonomi, frekuensi pengambilan, lama dan waktu pengambilan, biaya pengambilan dan bentuk pengolahan serta pemasaran hasil hutan. Data sekunder yang dikumpulkan antara lain: kondisi umum lokasi

16

penelitian atau data umum yang ada pada instansi pemerintah desa dan Kecamatan.

Penentuan pengambilan responden dilakukan dengan metode purpossive

sampling yaitu sampel yang diambil adalah secara sengaja terhadap masyarakat

yang memanfaatkan hasil hutan dari praktek agroforestri di Desa Batu Mbilin dan Desa Sembahe, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang.

Menurut Arikunto (2006) apabila subjeknya kurang dari 100 orang lebih baik diambil semua sehingga penelitiannya merupakan penelitian populasi. Jika jumlahnya lebih besar dari 100 orang maka diambil antara 10-15% atau 20-25%. Berdasarkan angka yang diperoleh, diketahui bahwa jumlahmasing-masing 196 Kepala Keluarga di desa Batu Mbilin dan 380 di desa Sembahe. Berdasarkan tata cara pengambilan sampel diatas, Desa Batu Mbilin sampel yang diambil adalah 10 % x 196 = 19,6 sehingga jumlah sampelnya adalah 19 kepala keluarga.Sedangkan Desa Sembahe sampel yang diambil adalah 10% x 380 = 38, jadi jumlah sampelnya adalah 38 kepala keluarga.

Teknik dan Tahapan Pengambilan Data

Pengambilan data dilakukan secara langsung di lapangan sebagai berikut: a. Survei pendahuluan ke lapangan dan penentuan desa sampel.

b. Identifikasi jenis-jenis hasil hutan padaagroforestriyang dimmanfaatkan oleh masyarakat Desa Batu Mbilin dan Sembahe Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang.

c. Melakukan observasi dan analisis pengolahan data di lapangan untuk mengetahui sistem praktek agroforestridi Desa Batu Mbilin dan Sembahe Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang.

17

d. Wawancara dan diskusi dengan menggunakan kusioner terhadap para pelaku (aktor utama atau yang mewakili) dan para pihak pemangku kepentingan dalam pengolahan praktek agroforestri di Desa Batu Mbilin danSembahe Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang.

e. Keseluruhan data, baik primer maupun sekunder selanjutnya ditabulasikan sesuai dengan kebutuhan sebelum dilakukan pengolahan dan analisis data. Data primer yang bersifat kualitatif selanjutnya dianalisis secara deskriptif sesuai dengan tujuan penelitian, serta dilakukan analisis para pihak yang terkait dalam pengolahan praktek agroforestri. Sedangkan data yang bersifat kuantitatif diolah secara tabulasi.

Teknik untuk memperoleh informasi dan data dari responden dilakukan dengan wawancara, informasi yang di peroleh dari setiap responden meliputi:

a. Faktor sosial, ekonomi, dan budaya responden yang meliputi umur, suku,agama, pekerjaan, pendapatan, mata pencaharian, pendidikan, jumlah tanggungan, usaha pertanian yang dimiliki.

b. Luas lahan yang dimiliki.

c. Jenis dan jumlah hasil agroforestri yang di ambil dari responden adalah

frekuensi pengambilan, lama dan waktu pengambilan, serta metode pemasaran hasil hutan yang di peroleh.

Analisis DataNilai Ekonomi Hasil Hutan

Data yang diperoleh dari hasil pengamatan di lapangan baik melalui wawancara maupun kuesioner kemudian dianalisis secara kuantitatif. Nilai barang hasil hutan untuk setiap jenis per tahun yang di peroleh masyarakat di hitung dengan cara:

18

a. Harga barang hasil hutan yang diperoleh di analisis dengan pendekatan harga pasar, harga relatif dan pendekatan biaya pengadaan.

b. Menghitung nilai rata-rata jumlah barang yang diambil per respon per jenis Rata-rata jumlah barang yang diambil =

c. Menghitung total pengambilan per unit barang per tahun Xi + Xii +….+ Xn

n Keterangan:

Xi: Jumlah barang yang diambil respon

N: Jumlah banyak pengambil per jenis barang

Tp = RJ x FP x JP Keterangan:

TP : Total pengambilan per tahun RJ : Rata-rata jumlah yang diambil FP : Frekuensi pengambilan JP : Jumlah pengambilan

d. Menghitung nilai ekonomi barang hasil hutan per jenis barang pertahun

NH = TP x HH

Keterangan:

NH : Nilai hasil hutan per jenis TP : Total pengambilan (unit/ tahun) HH : Harga hasil hutan

e. Menghitung presentasi nilai ekonomi dengan cara:

% NE = NEi

f. Menghitung pendapatan total, pendapatan dari dalam hutan dan luar hutan. x 100%

∑ NE

Keterangan:

%NE : Presentasi nilai ekonomi

NEi : Nilai ekonomi hasil hutan /jenis

∑NE : Jumlah total nilai ekonomi dari seluruh hasil hutan

Pendapatan total = Penjumlahan antara pendapatan hasil hutan denganpendapatan luar hasil hutan

19

Pendapatan luar hutan = Selisih antara pendapatan total dengan pendapatan dalam hutan

Hasil perhitungan hasil hutan ini menunjukan total pendapatan hasil hutan seluruh jenis per tahun, sehingga dapat di hitung besar nilai kontribusi dari nilai hasil hutan ini terhadap pendapatan masyarakat. Menghitung tingkat kontribusi pemanfaatan hasil hutan (Afandi dan Patana, 2002).

Kontribusi = Pendapatan Hasil Hutan X 100%

20

Dokumen terkait