Metode penelitian kualitatif merupakan metode yang lazim digunakan pada jenis-jenis penelitian ilmu sosial, humaniora, dan ilmu hukum. Penelitian terhadap sebuah karya sastra merupakan penelitian dalam ranah ilmu humaniora. Itulah yang menjadi alasan metode kualitatif tepat digunakan dalam proses penelitian terhadap ketiga novel Djelantik Santha. Selain itu, metode kualitatif dapat memberikan perincian yang detail tentang fenomena yang belum diketahui dalam objek penelitian.
3.1 Rancangan Penelitian
Penelitian memiliki tiga tahapan penting. Tahapan-tahapan tersebut meliputi tahap persiapan, tugas lapangan, dan tahap analisis. Tahap persiapan dalam hal ini meliputi pemilihan judul, studi pustaka, perumusan masalah, perumusan tujuan, penentuan metode penelitian, dan penetapan waktu penelitian. Pemilihan judul dilakukan dengan terlebih dahulu membaca ketiga karya Djelantik Santha. Setelah membaca dan memahani isi dari ketiga karya Djelantik Santha, lalu mencari inti permasalahan yang menjadi titik temu antara ketiga novel tersebut. Tentu saja fenomena yang berusaha dicari di sini adalah fenomena yang belum pernah dibicarakan dalam penelitian sejenis sebelumnya.
Langkah selanjutnya dalam tahap persiapan adalah studi pustaka. Studi pustaka dilakukan untuk mengumpulkan bahan-bahan serta literatur yang menunjang proses penelitian. Pemilihan dan pengumpulan bahan-bahan serta literatur penunjang tentu saja dikaitkan dengan rumusan masalah serta tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini. Perumusan masalah dalam
penelitian ini dilakukan dengan pola pemikiran yang diutarakan oleh Marzuki (1989:26), yaitu manageable (topik penelitian terjangkau oleh peneliti), ontainable (permasalahan dirumuskan dengan mempertimbangkan ketersediaan bahan-bahan pustaka), significance (masalah yang digarap cukup penting untuk diteliti), dan interest (masalah yang diangkat mengaktifkan niat).
Tahap tugas lapangan merupakan tahap selanjutnya. Pada tahapan ini dilakukan proses pengumpulan bahan-bahan pustaka, wawancara dengan pengarang, wawancara dengan orang-orang yang pernah melakukan penelitian terhadap hasil-hasil karya pengarang. Wawancara dengan pengarang bertujuan untuk memperoleh data dalam proses penyusunan biografi pengarang. Tahapan analisis meliputi editing dan coding. Tahapan editing bertujuan untuk melihat keakuratan dan reliabilitas data dengan permasalahan yang hendak dipecahkan. Coding merupakan tahap memberikan tanda pada data-data yang telah ditemukan untuk selanjutnya diklasifikasikan menurut kategori-kategori yang sama.
3.2 Jenis dan Sumber Data Penelitian
Jenis data dalam penelitian ini adalah kualitatif yang berupa teks dan cerita novel karya Djelantik Santha. Ketiga karya ini berjudul novel Sembalun Rinjani (majalah Sarad, 2000), novel Gita Ning Nusa Alit (Balai Bahasa Denpasar, 2002), dan novel Suryak Suwung Mangmung (Balai Bahasa Denpasar, 2005).
3.3 Instrumen Penelitian
Penelitian ini menggunakan instrumen kartu data buatan peneliti, tape recorder, handycam serta media internet. Kartu data menggunakan pengodean terbuka, yaitu pengumpulan data dengan pemberian nama serta pengelompokan data dan fenomena-fenomena yang relevan
dengan masalah penelitian. Tape recorder dan handycam adalah insturmen penelitian yang digunakan untuk menyimpan informasi yang diperoleh dari pegarang. Media internet dimanfaatkan untuk mengumpulkan data penunjang dalam penelitian ini.
3.4 Metode dan Teknik Pengumpulan Data
Metode penyediaan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kepustakaan.
Sementara itu, teknik yang digunakan dalam pengumpulan data pada penelitian ini adalah teknik catat dan teknik wawancara. Hasil wawancara direkam dalam alat perekam (handycam dan tape recorder). Teknik wawancara yang digunakan dalam pengumpulan data adalah wawancara tidak berstruktur atau bebas terbuka. Wawancara untuk mendapatkan keterangan secara lisan melalui percakapan-percakapan dan berhadapan muka dengan pengarang. Wawancara dengan terbuka memberikan kemungkinan responden, yaitu pengarang untuk menjawab sesuai dengan keinginannya dalam pertanyaan yang disampaikan oleh peneliti.
3.5 Metode dan Teknik Analisis Data
Tujuan analisis dalam penelitian ini adalah menyempitkan dan membatasi penemuan-penemuan hingga menjadi satu data yang teratur dan lebih berarti. Data yang telah ditemukan lalu dideskripsikan kemudian dianalisis dengan teori sosiologi sastra serta teori konflik dan integrasi. Langkah awal teori sosiologi sastra bekerja adalah dengan menemukan unsur-unsur sosial yang terdapat dalam teks. Realitas sosial yang terkandung dalam teks selanjutnya diuraikan serta dianalisis untuk selanjutnya dibandingkan dengan realita sosial yang terdapat dalam masyarakat.
Teori konflik dan integrasi turut mendukung dalam proses analisis terhadap data-data yang terdapat dalam teks. Multikulturalisme sebagai sebuah fenomena kebudayaan tentu saja tidak luput dari adanya konflik sebagai akibat dari persinggungan budaya yang berbeda.
Selanjutnya integrasi hadir sebagai solusi positif penyelesaian konflik yang sempat terjadi, sejatinya integrasi merupakan tujuan akhir kehidupan multikultur yang harmonis. Konflik serta integrasi yang terdapat dalam teks dianalisis sebagai satu kesatuan dalam kehidupan masyarakat multikultur.
Pendeskripsian terhadap data yang telah dianalisis akan memperlihatkan bagaimana multikulturalisme yang terdapat dalam trilogi novel Semalun Rinjani. Tentu saja akan terlihat sejauh mana konflik serta integrasi berperan dalam masyarakat multikultur. Selanjutnya hasil yang diperoleh dalam analisis terhadap teks akan dibandingkan dengan kenyataan sosial yang ada di masyarakat.
3.6 Metode dan Teknik Penyajian Hasil Analisis Data
Analisis dituangkan dalam tujuh bab, bab I terdiri atas latar belakang, rumusan masalah, tujuan penelitian, serta manfaat penelitian. Bab II terdiri atas kajian pustaka, konsep, landasan teori, serta model penelitian. Bab III merupakan metode penelitian yang terdiri atas rancangan peneltian, jenis dan sumber data, instrumen penelitian, metode dan teknik pengumpulan data, metode dan teknik analisis data, serta metode dan teknik penyajian analisis. Bab IV merupakan biografi pengarang yang menjabarkan latar belakang kehidupan pengarang serta proses kreatif pengarang. Bab V merupakan bab isi yang menuangkan unsur-unsur multikulturalisme yang terdapat dalam trilogi novel Sembalun Rinjani. Bab VI berisi uraian mengenai respons tokoh terhadap multikulturalisme yang terdapat dalam trilogi novel Sembalun Rinjani. Bab VII
menguraikan bagaimana pandangan dunia pengarang yang terdapat dalam trilogi novel ini. Bab VIII adalah bagian akhir yang berisi simpulan atas proses analisis yang telah dilakukan serta saran-saran yang berkaitan dengan hasil analisis.
BAB IV