• Tidak ada hasil yang ditemukan

METODOLOGI PENELITIAN

Dalam dokumen UNIVERSITAS INDONESIA (Halaman 46-52)

Dalam bab ini dijelaskan tahapan penelitian yang dilakukan dalam mencapai tujuan penelitian seperti dalam Gambar 3.1. Tujuan dibuat tahapan penelitian adalah agar penelitian yang dilakukan dapat memberikan gambaran mengenai analisis dari permasalahan penelitian dan memberikan kesimpulan serta saran berdasarkan data yang akurat.

Gambar 3.1 Gambar tahapan penelitian

Penjelasan akan hal – hal yang dilakukan pada masing – masing tahapan akan diuraikan pada poin- poin berikut ini :

Studi Literatur

Pemilihan topik dilakukan dengan cara memilih satu dari beberapa macam topik yang tersedia dan sesuai dengan minat peneliti. Peneliti akan melakukan studi literatur mengenai topik yang dipilih berdasarkan teori-teori, data yang berasal dari penelitian sebelumnya, serta metode yang sesuai dengan topik penelitian untuk memahami konsep yang diteliti.

Analisis Kondisi Kekinian pada FTI Untar

Pada tahap ini, peneliti melakukan pengumpulan data berdasarkan topik yang dipilih untuk mengetahui penerimaan masing – masing responden terhadap implementasi E-Learning. Data yang dikumpulkan adalah informasi mengenai E-Class yang didapat dari pengelola sistem tersebut.

Teknik pengumpulan data untuk memperoleh informasi yang dibutuhkan dalam mencapai tujuan penelitian adalah :

a) Kuesioner dengan setiap pertanyaan telah disertai sejumlah pilihan jawaban dengan responden sejumlah dosen, mahasiswa, dan web admin.

b) Observasi dan wawancara untuk melihat sistem yang berjalan saat ini c) Studi Literatur dengan mengumpulkan informasi dari buku – buku

sehingga akan membentuk kerangka berpikir

Teknik pengumpulan data dengan cara wawancara dan observasi, serta studi literatur digunakan untuk menganalis permasalahan yang terjadi di dalam organisasi. Adapun teknik pengumpulan data dengan cara pembagian kuesioner digunakan untuk mengubah permasalahan yang telah dianalisis ke dalam bentuk pernyataan.

Perumusan Masalah

Peneliti akan menjelaskan latar belakang penelitian, permasalahan penelitian dan batasan penelitian yang telah dilakukan dengan melakukan pengumpulan data awal dan berdasarkan rekomendasi dari beberapa penelitian sebelumnya yang berkaitan dengan topik E-Learning sehingga mendapatkan research question sebagai topik penelitian.

Pengembangan Kerangka Pemikiran

Peneliti memilih beberapa penelitian terdahulu yang sesuai dengan topik penelitian yang diambil untuk dibandingkan dengan metode 5C ( Concise, Compare, Contrast, Criticize, dan Construct ) sehingga menghasilkan suatu kerangka pemikiran (theoretical framework).

Perumusan Metodologi Penelitian

Peneliti merumuskan metodologi penelitian yang sesuai dengan topik penelitian yang dilakukan sehingga dapat diketahui tahapan penelitian yang dilakukan.

Penentuan Hipotesis Penelitian

Peneliti membuat hipotesis penelitian dengan cara melihat pengaruh positif maupun negatif yang berasal dari hubungan antar variabel yang terdapat di dalam kerangka pemikiran (theoretical framework).

Penentuan Sampel dan Populasi

Peneliti melakukan penentuan sampel dan populasi yang dimaksudkan untuk menjadi responden untuk mengisi kuesioner penelitian ini.

Penentuan sampel dan populasi bertujuan agar peneliti dapat memperkirakan jumlah sampel dan populasi dari penelitian ini.

Untuk menentukan populasi dari penelitian ini, peneliti mengambil populasi yang merupakan mahasiswa dan dosen yang telah menggunakan

E-Class. Populasi pada penelitian ini akan digambarkan pada tabel 3.1 berikut ini.

Tabel 3.1. Populasi Penelitian No Subjek Penelitian Jumlah

1 Dosen 20

2 Mahasiswa 174

Jumlah Populasi 194

Jumlah sampel yang diambil pada penelitian ini akan digambarkan pada tabel 3.2.

Tabel 3.2. Sampel Penelitian No Subjek

Penyusunan Kuesioner

Peneliti melakukan penyusunan kuesioner. Pertanyaan dan pernyataan yang dibuat dalam kuesioner penelitian berdasarkan variabel-variabel dalam UTAUT yang telah dimodifikasi sedemikian rupa sehingga sesuai dengan kondisi organisasi. Variabel-variabel penelitian diukur dengan beberapa pertanyaan sebagai indikatornya. Pengukuran variabel dilakukan dengan menggunakan enam poin skala Likert, dengan prosedur seperti pemberian nilai jawaban 1 (satu) untuk jawaban Sangat Tidak Setuju (STS), dan naik ke nilai jawaban 6 (enam) untuk jawaban Sangat Setuju (6). Kuisioner dapat dilihat pada lampiran 9 dan 10.

Pengujian Kuesioner

Peneliti melakukan pengujian kuisioner yang bertujuan untuk memeriksa apakah terdapat kesesuaian antara pertanyaan, pernyataan dan variabel-variabel yang hendak diukur. Kuesioner diuji dengan cara meminta komentar dari beberapa responden penelitian secara sukarela untuk menemukan masalah serta melakukan face validity apabila menemukan item yang tidak dimengerti dalam pernyataan kuesioner. Jika terdapat masalah, maka kuesioner diperbaiki.

Pengumpulan Data : Penyebaran dan Pengumpulan Kuesioner

Peneliti melakukan penyebaran dan pengumpulan kuesioner. Kuesioner disebarkan kepada sampel yang telah ditetapkan untuk menjadi responden dalam penelitian ini

Pengolahan Data

Peneliti akan melakukan pengolahan data kuesioner yang kemudian akan diuji berdasarkan kerangka pemikiran (theoretical framework) dengan menggunakan dengan menggunakan teknik Partial Least Square (PLS).

Alasan peneliti memilih menggunakan PLS karena telah dipakai dalam berbagai bidang ilmu dan ukuran sampel yang dibutuhkan tidak harus berukuran besar, serta karena merupakan metode analisis yang powerfull dalam menjelaskan dan memprediksi ada atau tidaknya hubungan antar variabel laten dalam satu set blok model penelitian. Selain itu, PLS dapat dipakai pada jenis data nominal, ordinal, interval, dan rasio, dan syarat asumsi yang fleksibel (Yamin dan Kurniawan (2011), Ghozali dan Latan (2012)). Peneliti menggunakan aplikasi bernama SmartPLS versi 3.1.6 yang membantu melakukan pengolahan data. Software ini dapat diunduh pada situsnya, yaitu http://www.smartpls.com. Hasil kalkulasi / pengolahan data ini, yang akan digunakan sebagai masukan untuk dimasukkan ke dalam tahap pengujian hipotesis.

Pengujian Hipotesis

Peneliti melakukan pengujian dengan menggunakan informasi dari sampel dan teori untuk menentukan apakah hasil hipotesis yang menyelidiki hubungan antar variabel laten dapat diterima atau tidak. Pengujian hipotesis dilakukan dengan cara melihat peran dari gender terhadap E-Learning Motivation, Social Influence, dan Content Quality yang direpresentasikan terhadap Behavioral Intention serta Facilitating Conditions terhadap Actual Usage.

Kesimpulan dan Saran

Peneliti memberikan kesimpulan penelitian yang didapatkan dari hasil pengujian hipotesis. Kesimpulan penelitian berisi penjelasan mengenai hasil dari pertanyaan penelitian yang telah ditentukan pada tahap awal.

Dalam tahap ini juga menjelaskan saran untuk hal-hal yang dapat dikembangkan lebih lanjut dari penelitian ini.

BAB 4

Dalam dokumen UNIVERSITAS INDONESIA (Halaman 46-52)

Dokumen terkait